Anda di halaman 1dari 14

Tanah Longsor

• Kelompok : VIII (delapan )
• Anggota : Fikri Pratama (12611010)
Sri Hardianti (14611204)
Yusnandar (14611207)
Erdwika Putri (14611219)
Suci Fauziati (14611198)

Skempton dan Hutchinson (1969). bahan rombakan. Varnes (1978) mengusulkan terminologi gerakan lereng (slope movement) yang dianggap lebih tepat untuk mendifinisikan longsoran yaiitu sebagai gerakan material penyusun lereng ke arah bawah atau keluar lereng dibawah pengaruh gravitasi bumi. Berikut ini adalah define dari beberapa tokohyang telah dipublikasikan di berbagai pustaka: 1. bergerak kebawah atau keluar lereng. Arsyad (1989) mengemukakan bahwa longsor terjadi sebagai akibat meluncurnya suatu volume di atas suatu lapisan agak kedap air yang jenuh air. definisi tanah longsor telah mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Jika air tersebut menembus sampai ke tanah kedap air yang berperan sebagai bidang gelincir. . Dalam hal ini lapisan terdiri dari tanah liat atau mengandung kadar tanah liat tinggi dan juga dapat berupa lapidan batuan seperti napal liat (clay shale) setelah jenuh air akan bertindak sebagai peluncur. tanah. 3. atau material campuran tersebut. 2. tanah longsor atau gerakan tanah didefinisikan sebagai gerakan menuruni lereng oleh massa tanah dan atau batuan penyusun lereng akibat terganggunya kestabilan tanah atau batuan peyusun lereng tersebut. Proses terjadinya tanah longsor diawali oleh air yang meresap ke dalam tanah akan menambah bobot tanah. maka tanah menjadi licin dan tanah pelapukan diatasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng. Definisi Tanah Longsor Menurut Para Ahli Mengutip dari Atika (2009).Pengertian longsor Tanah longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan.

2. Longsor Rotasi Longsoran ini muncul akibat bergeraknya massa tanah dan batuan pada bidang gelincir berbentuk cekung. . Longsor Translasi Longsor ini terjadi karena bergeraknya massa tanah dan batuan pada bidang gelincir berbentuk rata atau menggelombang landai.Jenis – jenis Tanah Longsor 1.

Pergerakan Blok Pergerakan blok terjadi karena perpindahan batuan yang bergerak pada bidang gelincir berbentuk rata. . 4.Runtuhan Batu Runtuhan batu terjadi saat sejumlah besar batuan atau material lain bergerak kebawah dengan cara jatuh bebas.3. Longsor jenis ini disebut juga longsor translasi blok batu. terutama di daerah pantai. Runtuhan batu-batu besar dapat menyebabkan kerusakan parah. Biasanya. longsor ini terjadi pada lereng yang terjal sampai menggantung.

Aliran Bahan Rombakan Longsor ini terjadi ketika massa tanah bergerak didorong oleh air dan terjadi di sepanjang lembah yang mencapai ratusan meter jauhnya. 6. pohon-pohon. .5. posisi tiangtiang telepon. volume air. Longsor ini hampir tidak dapat dikenal. Kecepatan bergantung pada kemiringan lereng. Setelah beberapa lama terjadi longsor jenis rayapan. Rayapan Tanah Longsor ini bergerak lambat serta serta jenis tanahnya berupa butiran kasar dan halus. tekanan air dan jenis materialnya. dan rumah akan miring kebawah.

2 Proses terjadinya gerakan tanah dan komponen komponen penyebabnya (Karnawati.Proses terjadinya Longsor Gambar 2. 2005) .

sangat sangat sensitif mengalami kenaikan tekanan hidrostatis apabila air permukaan meresap ke dalam lereng. Hal ini disebabkan oleh terjadinya gerakan Lempeng Australia dan Lempeng Pasifik yang menumbuk di bawah Lempeng Benua Eurasia.Faktor-faktor pengontrol terjadinya gerakan tanah di Indonesia 1. Kondisi iklim Kondisi iklim di Indonesia sangat berperan dalam mengontrol terjadinya longsor. Meskipun suatu lereng cukup curam. Kondisi geomorfologi (kemiringan lereng) Sebagian besar wilayah di Indonesia merupakan wilayah perbukitan dan pegunungan.Selain itu. Kondisi geologi Sebagian besar wilayah Indonesia merupakan wilayah yang kondisi geologinya dinamis. sehingga banyak dijumpai lahan miring atau perbukitan. Kondisi tanah/batuan penyusun penyusun lereng Kondisi tanah/ batuan penyusun lereng sangat berperan dalam mengontrol terjadinya gerakan tanah. sehingga kuat tanah/ batuan akan sangat berkurang dangerakan tanah terjadi. namun gerakan tanah belum tentu terjadi apabila kondisi tanah/ batuan penyusun lereng tersebut cukup kompak dan kuat 4. Lereng yang air tanahnya dangkal atau lereng dengan akuifiler menggantung. sehingga terjadi zona penujaman 3. .retakan batuan atau kekar sering pula menjadi saluran air masuk ke dalam lereng. 5. Kondisi hidrologi lereng Kondisi hidrologi dalam lereng berperan dalam hal meningkatkan tekanan hidrostatis air. 2. Temperatur dan curah hujan yang tinggi sangat mendukung terjadinya proses pelapukan batuan pada lereng.

Gambar longsor .

. pelarutan dan tekanan hidrostatika. . 2). erosi dalam. .Kondisi geologi : batuan lapuk. Faktor manusia .Getaran yang diakibatkan oleh gempa bumi. .Sistem pertanian yang tidak memperhatikan irigasi yang aman.Budidaya kolam ikan diatas lereng. akumulasi massa air. .Faktor –faktor terjadiya Longsor 1).Tutup lahan yang mengurangi tahan geser. .Pengembangan wilayah yang tidak di imbangi dengan kesadaran masyarakat. sehingga RUTR tidak ditaati yang akhirnya merugikan sendiri.Sistem drainase daerah lereng yang tidak baik . dan getaran lalu lintas kendaraan.Pemotongan tebing pada penambangan batu di lereg yang terjal. getaran mesin. stragrafi dan gunung berapi. .Keadaan topografi : lereng yang curam.Keadaan air : kondisi drainase yang tersumbat. sisipan lapisan batu lempung. ledakan. . strukutur sesar dan kekar.Penggundulan hutan.Penimbunan tanah urugan di daerah lereng.Kegagalan struktur dinding penahan tanah. kemiringan lapisan. Faktor alam . gempa bumi. . . .Iklim : curah hujan yang tinggi. misalnya tanah kritis. .

Runtuhnya bagian tanah dalam jumlah besar Pohon/ tiang listrik yang miring Pintu dan jendela yang sulit dibuka Halaman/dalam rumah tiba-tiba ambles . Jika musim hujan biasanya air tergenang. Tebing rapuh dan kerikil mulai berjatuhan. Biasanya terjadi setelah hujan Munculnya mata air baru secara tiba-tiba.Tanda – tanda Longsor • • • • • • • • Munculnya retakan –retakan dilereng yang sejajar dengan arah tebing. menjelang bencana itu airnya langsung hilang.

Jangan mendirikan rumah ditepi sungai yang rawan erosi.Pencegahan Tanah Longsor • • • • • • • Jangan membuka lahan persawahan dan membuat kolam dilereng bagian atas di dekat pemukiman. . Jangan memotong tebing jalan menjadi tegak. Buatlah terasering (sengkedan) pada lereng yang terjadi bila membangun pemukiman Segera menutup retakan tanah dan dipadatkan agar air tidak masuk kedalam tanah dan melalui retakan tersebut. Jangan membangun rumah dibawah tebing. Jangan menebang pohon di lereng.

hal ini biasanya dilakukan oleh para ahli geologi.Dampak dari Longsor  • • • • • Dampak negatif longsor : Jatuhnya korban jiwa yang membuat sedih keluarga maupun kerabat. Perekonomian yang tersendat. • Menjadikan sikap waspada dan siaga bagi orang-orang yang tinggal di daerah rawan tanah longsor. Menurunnya harga tanah di daerah setempat. • Meningkatkan kesadaran diri terkait dengan sebab terjadinya tanah longsor seperti penebangan hutan dan perluasan lahan. Kerugian negara akibat rusaknya insfrastruktur yang tertimbun tanah longsor. Trauma psikis bagi para korban selamat sehingga menimbulkan berbagai gangguan jiwa baik ringan maupun berat. • Menambah kepedulian kita terhadap korban tanah longsor dan kepedulian terhadap sesama pada umumnya. khusunya di wilayah terjadinya tanah longsor. .  Dampak positif longsor : • Memotivasi para peneliti untuk meneliti struktur dan kondisi tanah di berbagai tempat.

...Sekarang giliran anda..... Apakah ada pertanyaan?. .

Daftar Pustaka • http:// teguhmaulana8.blogspot.blogspot.com/2008/12/gerakan-tanah-longsoran.html .h tml • http:// www.com/2012/01/longsoran-tanah.html http://geografi-geografi.blogspot.edu/10611158/Penyebab_dan_Kriteria_Longsor_di_Leupung _dan_Lhoong_Aceh • • http://parfikh.academia.com/2012/04/pengertain-longsor-dan-jenis-jenis.