Anda di halaman 1dari 4

FITOTERAPI ANTIHIPERTENSI

1. Akar seledri
A. Defenisi
Hipertensi didefinisikan dengan meningkatnya tekanan darah arteri yang
persisten.
Kategori

Sistole (mmHg)

Diastole (mmHg)

Normal

< 120

<80

Prehipertensi

120 - 139

80 - 89

Hipertensi stage 1

139 - 159

90 - 99

Hipertensi stage 2

>160

> 100

B. Senyawa aktif :
Apigenin dan apiin (antiinflamasi, analgetika, vasodilator), senyawa 3-n
butilpthalide.
C. Mekanisme kerja zat aktif sebagai antihipertensi :
 Apigenin : zat yang berefek memperluas diameter pembuluh darah
(vasodilatasi) dengan cara menghambat pelepasan Ca sehingga terjadi
hiperpolarisasi, tekanan darah menurun serta membantu menurunkan
hormon stres didalam darah. Selain juga berfungsi sebagai beta
blocker yang dapat memperlambat detak jantung dan menurunkan
kekuatan kontraksi jantung sehingga aliran darah yang terpompa lebih
sedikit dan tekanan darah menjadi berkurang.
 Manitol : bersifat diuretik yaitu membantu ginjal mengeluarkan
kelebihan cairan dan garam dari dalam tubuh, sehingga berkurangnya
cairan dalam darah akan akan menurunkan tekanan darah.
D. Dosis, aturan pakai dan sediaan
Bentuk sediaan kapsul (berisi ekstrak kering), diberikan secara oral
Dosis: 550 mg, 1 kali sehari maksimal pemakaian 7 hari.
E. Efek samping
a. Pada ibu hamil, penggunaan dalam jumlah besar memungkinkan
menimbulkan kontraksi uterus dan menyebabkan keguguran.
b. Alergi: beberapa pasien alergi terhadap seledri, karena ada penyakit
yang disebut “celery-carrot-mugwort-spice syndrome”
c.
Perdarahan: seledri bisa meningkatkan resiko perdarahan ketika
digunakan dalam jumlah besar.
d. Ginjal: seledri dapat menyebabkan inflamasi, hindari bagi penderita
ginjal
e. Sedasi: hindari penggunaan seledri jika mau operasi. Potensiasi
dengan anastesi.

alkaloid. 2005) yang menyebabkan terjadinya vasodilatasi pembuluh darah dan tekanan darah akan turun. dkk.F. sakit kepala. Yogyakarta 2. Flavonoid mekanisme kerjanya diuretik. Flavonoid dalam daun Kumis Kucing bersifat menyerupai ACE inhibitor sehingga angiotensin I tidak dapat diubah menjadi angiotensin II (V. Yogyakarta . Kumis kucing  Kandungan: flavonoid. 2001. Daftar pustaka Djatmiko M. Uji efek farmakologi dan kisaran dosis jamu tensigard sebagai obat antihipertensi. 2001. saponin Senyawa aktif yang digunakan untuk menurunkan tekanan darah yaitu flavonoid.     Interaksi Seledri + Levothyroxine: menurunkan efikasi levothyroxine Seledri + Lithium: menurunkan bioavailabilitas lithium Seledri + obat yang merangsang sensitifitas terhadap cahaya: efek potensisasi. Penggunaan dalam waktu jangka lama dapat merusak ginjal dan hati Interaksi dengan obat hipertensi yang dikonsumsi tidak dapat dijelaskan karena dalam kasus tidak dijelaskan merk dagang obat yang diminum. Alasan kombinasi 2 bahan tanaman yaitu: karena tanaman kumis kucing memiliki mekanisme kerja sama dengan ARB atau ACEI (jika tekanan darah diatas 150/90).  Sediaan yang akan digunakan yaitu dalam bentuk kapsul dengan dosis ekstrak seledri 92 mg dan kumis kucing 28 mg. Daftar pustaka Djatmiko M. nausea. Seledri + sedatif: efek potensiasi. Ivanov et al. Fakultas farmasi univ gadjah mada. Uji efek farmakologi dan kisaran dosis jamu tensigard sebagai obat antihipertensi. Fakultas farmasi univ gadjah mada.   Efek samping sediaan herbal kumis kucing adalah angina. dkk.  Dosis terapi : 3 x 1 hari  Dosis pemeliharan : 2x1 hari  Lama pemberian 12 minggu tetapi harus tetap dimonitoring tekanan darah jika tekanan darah mulai normal maka menggunakan dosis pemeliharaan.

dianjurkan tidak memakan bawang putih dosis tinggi sampai 10 hari sebelum operasi karena dapat menyebabkan perpanjangan masa perdarahan dan berhubungan dengan hematoma epidural/spinal. c. Daftar pustaka Nitrit oxide mediates the bloods pressure effect of garlic in the rat two kidney. Pengguna antikoagulan harus berhati-hati karena bawang putih mempunyai efek antitrombotik. Selain itu kalium juga mengatur keseimbangan cairan tubuh bersama natrium. Bawang putih juga dilaporkan tidak mempengaruhi efek metabolisme obat. Bawang putih (Allium sativum) a. oligosakarida. one clip model of hypertension. efek samping dan efek toksik .Efek tidak diinginkan bawang putih adalah adanya bau napas dan bau badan. Selain itu. berperan dalam vasodilatasi arteriol. Al-qartan kk. 2006.3. Dosis : Dosis 50-80 mg/kg peroral d. Thonson M. Cara pemberian : pemberian secara peroral. Interaksi. flavonoid. dan perubahan flora usus. dan mengurangi respon vasokontriksi endogen. menghambat pengeluaran renin. Zat aktif : arginin. Daun sirsak  Senyawa aktif : kalium  Mekanisme kerjanya : Ion kalium dalam cairan ekstrasel akan menyebabkan jantung menjadi relaksasi dan juga membuat frekuensi denyut jantung menjadi lambat. flatulensi. 136 (3 suppk) 744-6 4. Konsumsi bawang putih mentah berlebihan. Journal nutria. terutama saat perut kosong dapat menyebabkan gangguan gastrointestinal.Pada pasien yang akan menjalani operasi. e. dan selenium b. meskipun beberapa studi menunjukkan efek dalam farmakokinetik protease inhibitor. dilaporkan juga dermatitis alergi. Mekanisme kerja bawang putih untuk penyakit hipertensi mengandung arginin yang dapat meningkatkan sintesis NO (nitric oxide) melalui nitric oxide synthase (NOS). . terbakar dan melepuh setelah penggunaan topical bawang putih - mentah. sehingga tekanan darah turun.

SEMUA DI UJI SECARA PRAKLINIK .