Anda di halaman 1dari 13

ASUHAN

KEPERAWATAN
PADA
GANGGUAN
TRIMESTER 1
KEHAMILAN:
HPEREMESIS
GRAVIDARUM

Daud Al Abror Dewi Fathur R 131311133080 131311133110 Wahyu Novitasari 131311133137 Alfina Maghfiroh 131311133143 KELOMPOK 5 .Anneke Widi P 131311133016 Lisa Choirotus 131311133028 Aida Fitriyah 131311133050 Gabriela Kando R 131311133077 M.

Emesis Gravidarum) adalah mual dan muntah selama kehamilan yang terjadi antara 4 dan 8 minggu kehamilan dan terus berlanjut hingga 14-16 minggu kehamilan dan gejala biasanya akan membaik. .Definisi Mual dan muntah (Morning Sickness.

.Etiologi Hingga saat ini penyebab hiperemesis gravidarum belum diketahui secara pasti dan multifaktorial. Walaupun beberapa mekanisme yang diajukan bisa memberikan penjelasan yang layak. namun bukti yang mendukung untuk setiap penyebab hiperemesis gravidarum masih belum jelas.

Manifestasi Klinis Tingkat I : Ringan Tingkat II : Sedang • • • • • Mual dan muntah • Lemah Tingkat III : Berat • Apatis • Keadaan umum jelek • Kesadaran sangat menurun • Samnolen sampai koma • Nadi kecil. halus dan cepat • Dehidrasi hebat • Suhu badan naik • Tensi turun sekali • Ikterus • • Mual muntah Nafsu makan berkurang Berat badan turun Rasa nyeri di epigastrium Turgor kulit kurang Lidah kering • Turgor kulit mulai jelek • Nadi kecil dan cepat • Suhu badan naik (dehidrasi) • Ikterus ringan • Mata cekung • Tensi turun • Hemokonsentrasi • Oliguri dan konstipasi .

pada saat itu hCG mencapai kadar tertingginya. terutama disebabkan oleh tingginya kadar hCG. khususnya karena periode mual dan muntah gestasional yang paling umum adalah pada 12-16 minggu pertama. .Patofisiologi • Mual dan muntah selama kehamilan biasanya disebabkan oleh perubahan dalam sistem endokrin yang terjadi selama kehamilan.

WOC .

mendeteksi bakteri. ALT dan kadar LDH. . • Urinalisis : kultur. melokalisasi plasenta. • Pemeriksaan fungsi hepar: AST.Pemeriksaan diagnostic • USG (dengan menggunakan waktu yang tepat) : mengkaji usia gestasi janin dan adanya gestasi multipel. mendeteksi abnormalitas janin. BUN.

berdasarkan Cochrane Systematic Review . 2.Penatalaksanaan 1. Meskipun terapi steroid dapat mengurangi mual dan muntah saat kehamilan. Terapi Farmakologi: Pyroxidine (vitamin B6) dan doxylamine dapat diberikan dan terbukti merupakan obat paling efektif dengan efek samping paling sedikit dibandingkan dengan obat lain (Jewell & Young 2002). Terapi Non-farmakologi Terapi non farmakologi yang biasa diterapkan yaitu terapi akupuntur digunakan pada pengobatan tradisi di Cina. tetapi dikhawatirkan dapat meningkatkan resiko malformasi kongenital (Quinlan & Hill 2003).

neurologis atau hati. avulsi limpa. dan preeklampsia begitu juga dengan restriksi pertumbuhan intrauterin dan peningkatan kematian dapat terjadi . neuropai periferal. wanita dengan hiperemesis gravidarum dapat mengalami kerusakan ginjal.Komplikasi Apabila tidak segera diatasi. ruptur esofageal. Pada kasus yang parah.

prognosis sangat memuaskan. namun pada tingkat yang berat dapat menyebabkan kematian ibu dan janin .Prognosis Dengan penanganan yang baik.

Kasus .