Anda di halaman 1dari 25

P3K

Pertolongan Pertama Pada


Kecelakaan
A presentation by
Indira Suluh Paramita
FK UR 2011

MATERI
PENGERTIAN P3K
TUJUAN P3K
PRINSIP P3K
PERALATAN P3K
GANGGUAN PADA KORBAN KECELAKAAN
PENANGANAN LUKA
PENANGANAN PINGSAN
PENANGANAN MIMISAN

Pengertian P3K
Memberikan pertolongan pertama
kepada korban kecelakaan dengan
cepat dan tepat sebelum korban
dibawa ke tempat rujukan
(dokter/puskesmas/rumah sakit)

Tujuan P3K
Mencegah cedera bertambah parah
Menunjang upaya penyembuhan

PRINSIP P3K
P- Penolong mengamankan diri sendiri
lebih dahulu sebelum bertindak
A- Amankan korban
T- tandai tempat kejadian sehingga
orang lain tahu ada kecelakaan
U- usahakan menghubungi ambulans,
dokter, rumah sakit
T- tindakan pertolongan terhadap
korban dalam urutan yang paling tepat

PERALATAN P3K
BAHAN
Desinfektan :
ALKOHOL, SABUN
Obat untuk mencuci
luka: air bersih,
povidone iodine.
Obat untuk
mengurangi rasa nyeri
: paracetamol
Bahan untuk
menyadarkan: MINYAK
KAYU PUTIH

ALAT ALAT

Kapas
Plester
Kasa steril
Gunting
Pinset

Secara umum korban kecelakaan


dapat mengalami gangguan A-B-C
AIRWAY
BREATHING
CIRCULATION

Gangguan nafas atau


bahkan sampai henti nafas
Untuk mengenal gangguan pada sistem
pernapasan digunakan tahap pemeriksaan
dan penanganan sebagai berikut :
1.Penolong mengetahui apakah penderita
masih bernapas atau tidak. Tindakan ini
dilakukan dengan cara yang sederhana
yaitu LDR(Lihat,Dengar,Rasakan hembusan
nafas korban).

2. Bila sulit bernapas/bahkan tidak


bernapas segera cari
bantuan/telepon ambulance. lakukan
pemeriksaan jalan napas, apakah
terdapat sumbatan atau
tidak(pangkal lidah, muntahan,
kotoran dalam mulut.)
3. Tindakan pertolongan pertama yang
dilakukan adalah membebaskan
jalan napas dengan menarik lidah ke
luar, mengeluarkan benda asing
dalam rongga mulut (gunakan kedua

Bila henti nafas dan henti


jantung
maka harus dilakukan pemberian
pernapasan buatan dari mulut ke
mulut (mouthtomouth) dan
kompresi dada. Tindakan ini harus
dilatih menggunakan alat peraga
(boneka) secara periodik.
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar
(BHD)

Pernafasan Buatan Mulut


ke Mulut
Baringkan penderita dalam posisi terlentang.
Buka mulut penderita dengan cara menguakkan
rahangnya. Jaga agar selama dilakukan
pernafasan buatan mulut selalu dalam keadaan
terbuka. Tutup lubang hidung penderita. Tiup
mulut penderita dan lepaskan mulut anda dari
mulut penderita serta perhatikan apakah mulut
penderita mengeluarkan kembali udara yang
anda tiupkan. Jika tidak, periksa sekali lagi
barangkali masih terdapat sesuatu yang
menghalangi pernafasan di dalam mulut
penderita. Berikan 2x napas bantuan
kemudian

Pijat Jantung
Lakukan pengurutan/pijat jantung.
Letakkan kedua telapak tangan anda
dalam posisi saling bertumpuk di
bagian paling bawah dada penderita.
Tekan dengan telapak tangan bawah
sedalam kurang lebih 5 cm. Ulangi
tekanan. Lakukan dengan rasio 30:2.
(30 kompresi/pijat : 2 tiupan nafas
buatan)

Penanganan Luka
Apa itu Luka?
Luka merupakan adanya diskontinuitas
pada jaringan kulit dan sekitarnya.
Apa yang Menyebabkan Luka?
Beberapa aktivitas rumah dapat
menyebabkan luka antara lain teriris
pisau, gunting, atau cutter, tergores
ujung benda yang tajam atau
tertumpah air panas.

Penanganan Luka
CUCI TANGAN!! Jangan panik
Hentikan perdarahan balut tekan pada luka
Bersihkan luka dan kulit sekitar luka siram
dengan air bersih mengalir/ alkohol
basahkan kasa dengan povidone iodine
lakukan gerakan memutar
Tutup luka dengan kasa lembab bila sudah
yakin bersih
Jangan ditutup bila:
luka > 24 jam, luka sgt kotor, ada benda asing,
luka akibat gigitan binatang

cont
Kapan Sebaiknya Harus ke Dokter?
1. Perdarahan yang terjadi terus menerus lebih dari 5 menit.
2. Ketika ada kesulitan untuk menggerakan anggota tubuh yang
terluka.
3. Bengkak pada luka yang bertambah parah.
4. Terlihat adanya luka robek karena memerlukan tindakan
penjahitan untuk menutup luka.

5. Luka disebabkan oleh gigitan hewan.


6. Luka dengan tanda-tanda infeksi: kemerahan, nyeri, bengkak
atau nanah.

Cont
Tanda luka infeksi:
nyeri, bengkak, berwarna
kemerahan, terasa panas dan
mengeluarkan nanah.

PENANGANAN PINGSAN

PINGSAN/ PENURUNAN KESADARAN


Penyebab:
Benturan/pukulan pada kepala
Sinar/ terik matahari yg mengenai
kepala lgsg
Berada dalam ruangan penuh orang
hipoglikemi

1. Pingsan karena sinar matahari


- Gejalanya : Penghentian keringat secara
tiba- tiba, badan lemas, sakit kepala,
tidak dapat berjalan tegak, suhu tubuh
40- 41 0 C, pernapasan cepat dan tidak
teratur.
2. Pingsan karena kelelahan atau kelaparan
- Gejalanya : Kedinginan dan berkeringat,
lemas, pandangan berkunang kunang,
kesadaran menurun.

Cont
Angkat penderita ke tempat yg teduh dan
baik sirkulasi udaranya
Baringkan, bila pucat -> tanpa bantal
bila merah-> diberikan bantal
Bila penderita muntah baringkan dengan
posisi miring
Longgarkan pakaian, SELIMUTI
Cek nadi, suhu
Berikan minya kayu putih
Bila sadar berikan teh / air hangat

MIMISAN

PENANGANAN MIMISAN

Pertahankan jalan nafas


Meminta Penderita duduk atau berdiri, dengan kepala
ditundukkan sedikit ke depan.
Meminta penderita bernapas melalui mulut meminta
korban/ penderita bernafas lewat mulut dengan cara
menjepit hidungnya di bawah pangkal hidung.
Memberi kompres dingin di sekitar hidung.
Berikan penekanan pada cuping hidung (tekan kedua
cuping hidung menjadi satu), atau berikan pembalut
diantara bibir atas dan gusi lalu tekan (ke arah lubang
hidung)

PENANGANAN MIMISAN
Jangan membiarkan korban tiduran, karena darah akan
mengalir menuju kerongkongan dan masuk ke dalam
lambung yang dapat menimbulkan mual dan muntah
Jangan menutup hidung sampai penuh, bedakan
perdarahan hidung dengan kebocoran cairan otak (cairan
serebrospinal, nanti dibahas lebih lanjut di cedera
kepala), yang merupakan petunjuk adanya patah tulang
tengkorak
Jangan mencabut benda apapun yang ada dalam hidung
Bila terjadi avulsi berikan pembalutan penekanan
Bila korban menjadi tidak sadar atau tidak mampu
menjaga jalan nafasnya sendiri, baringkan penderita
pada posisi miring stabil (posisi pemulihan)

FRAKTUR/ PATAH TULANG


DEFINISI FRAKTUR
adalah putusnya kontinuitas tulang,
tulang rawan epifisis dan tulang
rawan sendi
PENANGANAN AWAL
hentikan perdarahan
PEMASANGAN BIDAI diikat
melewati 2 sendi dan diantara 2 luka