Anda di halaman 1dari 8

MARI BELAJAR……

0

BAHAN AJAR A. Kapasitas buffer dipengaruhi oleh dua hal yaitu: 1) Jumlah mol komponen penyangga Semakin banyak jumlah mol komponen penyangga. yaitu ketika garam sama dengan asam. Larutan penyangga adalah larutan yang dapat menahan atau mempertahankan harga pH jika ditambahkan sedikit asam.1-10.1-10. 2) Perbandingan mol komponen penyangga Perbandingan mol antara komponen-komponen penyangga sebaiknya antara 0. bisa juga dipergunakan jika [asam]/ [garam] atau [basa]/[garam] antara 0.(aq) + Na+ (aq) Persamaan tetapan kesetimbangan (Ka): Ka = [H+] = 1 .berasal dari garam yang mengandung asetat seperti CH3COONa. CH3COOH(aq) CH3COO-(aq) + H+(aq) CH3COONa (aq) CH3COO. Ion CH3COO. Perhitungan pH Larutan Penyangga Contoh larutan penyangga yang terbentuk dari campuran asam lemah CH 3COOH dan basa konjugasinya yaitu ion CH3COO-. . semakin besar kemampuan untuk mempertahankan pH. Angka 0. B. sedikit basa dan pengenceran.1-10 ini disebut daerah buffer yaitu daerah yang masih efektif untuk menahan pH. larutan buffer atau larutan dapar. Dalam air kedua senyawa tersebut mengalami ionisasi. Larutan penyangga bekerja paling baik dalam mengendalikan pH pada harga pH yang hampir sama dengan pKa komponen asam atau basa. Definisi Larutan Penyangga Larutan penyangga disebut juga larutan penahan. Kapasitas buffer didefinisikan sebagai jumlah mol per liter asam atau basa monobasa kuat yang diperlukan untuk menghasilkan peningkatan atau penurunan satu unit pH didalam larutan.

maka: 2 . tetapi besarnya bergantung pada jumlah anion yang diikat. maka: [OH-] = Karena pOH = -log [OH-]. maka -log [H+] = pH = pKa – log dengan: Ka = tetapan disosiasi asam lemah a = jumlah mol asam lemah g = jumlah mol basa konjugasi Rumus pH untuk penyangga basa: [OH-] = atau Jika volume sama. [H+] = Atau [H+] = Selanjutnya konsentrasi asam lemah ditulis [a] dan konsentrasi anion yang berasal dari garam ditulis [g]. maka: [H+] = Karena pH = -log [H+].Secara umum persamaan tersebut dapat ditulis sebagai berikut. Rumus pH untuk penyangga asam: [H+] = atau Jika volume sama.

[CH3COO-] berkurang.5 ml CH3COONa 1 M ditambah 1 ml HCl 1 M maka: (Ka CH3COOH = 1. Menghitung pH larutan penyangga dengan penambahan sedikit asam atau sedikit basa atau dengan pengenceran.5 ml CH3COOH 1 M + 12. g = jumlah mol asam konjugasi C. a) Pengaruh Penambahan Sedikit Asam Kuat Larutan penyangga CH3COOH + CH3COONa ketika ditambah sedikit asam kuat maka:  H+ dari asam kuat akan bergabung dengan CH3COO-.0 × 10-5) [CH3COO-] berkurang dan [CH3COOH] bertambah Berkurangnya [CH3COO-] 3 .merupakan basa kuat sehingga lebih suka (lebih kuat) menerima proton. Karena CH3COO. dan [CH3COOH] bertambah untuk mencapai susunan kesetimbangan baru Misalnya larutan penyangga 12.-log [OH-] = pOH = pKb - dengan: Kb = tetapan ionisasi basa lemah b = jumlah mol basa lemah. dan terbentuk CH3COOH  dalam kesetimbangan penyangga.

5 ml CH3COOH 1 M + 12.dari basa kuat akan bergabung dengan H+ menjadi H2O [CH3COOH] berkurang dan [CH3COO-] bertambah 4 .Volume total larutan = 26 ml pH mula-mula dari larutan penyangga adalah 5. Ternyata dengan menambahkan sedikit asam kuat. Meskipun demikian penurunannya tidak > 10%. larutan penyangga sedikit berubah (menurun) menjadi 4.5 ml CH3COONa 1 M ditambah 1 ml NaOH 1 M maka: (Ka CH3COOH = 1.93. [CH3COO-] bertambah. dan [CH3COOH] berkurang untuk mencapai susunan kesetimbangan baru Misalnya larutan penyangga 12.dari basa kuat akan bergabung dengan H+ menjadi H2O  dalam kesetimbangan penyangga. artinya sangat kecil sekali dan dianggap pH larutan penyangga tidak berubah (konstan) b) Pengaruh Penambahan Sedikit Basa Kuat Larutan penyangga CH3COOH + CH3COONa ketika ditambah sedikit basa kuat maka:  OH.0 × 10-5) OH.

Berkurangnya [CH3COOH] Volume total larutan = 26 ml pH mula-mula dari larutan penyangga adalah 5.5 ml CH3COONa 1 M ditambah 1 ml akuades maka: (Ka CH3COOH = 1.07.5 ml CH3COOH 1 M + 12. larutan penyangga sedikit berubah (naik) menjadi 5.0 × 10-5) Ilustrasi 5 . Meskipun demikian kenaikannya tidak > 10%. artinya sangat kecil sekali dan dianggap pH larutan penyangga tidak berubah (konstan) c) Pengaruh Sedikit Pengenceran Larutan penyangga CH3COOH + CH3COONa ketika ditambah sedikit air (pengenceran) maka:  pH larutan akan tetap (konstan) Misalnya larutan penyangga 12. Ternyata dengan menambahkan sedikit basa kuat.

jika perubahan pH-nya lebih dari 10% maka bukan larutan penyangga 6 . ini mengakibatkan konsentrasi berkurang dari konsentrasi awal  keadaan awal  keadaan setelah pengenceran Dalam suatu percobaan untuk mengidentifikai larutan penyangga.Ditambah air artinya pengenceran (volume bertambah).

Kasmadi. Sutresna. Utami. Jakarta: Penerbit Erlangga. 1994.Daftar Pustaka Imam S. Semester 1 dan 2 Program Ilmu Pengetahuan Alam. 2009. Kimia untuk SMA kelas XI: 2B. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Purba. 2006. M. Bandung: Grafindo Media Pratama. Kimia Dasar II. Nana. Budi dkk. dan Gatot L. Memahami Kimia 2: SMA/MA Untuk Kelas XI. Permana. Kimia untuk SMA kelas II Semester 2. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Irvan. Kimia 2: untuk Kelas XI Program Ilmu Alam. Semarang: Unnes Press. 2009. 7 .