Anda di halaman 1dari 13

TEROR HIV AIDS DAN UPAYA PENCEGAHANNYA

(Makalah disusun dalam Rangka Duta Mahasiswa GENRE)

DWIKY ADOLOF LUDJI NGURU
JURUSAN FARMASI

STIKRS CHMK KUPANG
2016

Para penulis pendahulu yang tulisannya menjadi bahan referensi penulis Kiranya Yuhan memberkati kita semua dalam upaya pencegahan Teror HIV AIDS… Kupang. 1. Penulis menyadari bahwa banyak kekurangan dalam makalah ini oleh sebab itu masukan dari berbagai pihak baik akademisi maupun para praktisi serta relawan HIV AIDS dapat memberikan masukan dalam upaya penyempurnaan dan dalam upaya membantu menurunkan terror HIV AIDS pada bumi tercinta.KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa oleh karena ridhoNya saja maka penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Juni 2016 Penulis . Dosen dan Pegawai Tata Usaha pada Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Citra Husada Mandiri Kupang yang telah memberikan kesempatan dan dorongan kepada penulis untuk menyusun dan menyelesaikan makalah ini 2. Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada .

. Latar Belakang……………………………………………………… 1.2.1. 3 3 4 5 BAB III. 2 Manfaat……………………………………………………………… 2 BAB II PEMBAHASAN 2. 2.DAFTAR ISI KATA PENGANTAR………………………………………………….4.3. Kesimpulan…………………………………………………………. Penyebaran Dan Tanda-tanda Terserang HIV/AIDS……………. 1.. ii BAB I PENDAHULUAN 1. 2 Tujuan……………………………………………………………….4.3.. 1 Rumusan Masalah…………………………………………………. PENUTUP 3.. BahayaAIDS………………………………………………………… 2. Saran………………………………………………………………. 2. Pengertian HIV/AIDS……………………………………………….2. 1. iii ..2. Cara Pencegahan Dan Penanggulangan HIV/AIDS……………….1. 6 DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………. 6 3.1... i DAFTAR ISI…………………………………………………………….

Tapi dari segi mental. Kasus AIDS pertama kali ditemukan oleh Gottlieb di Amerika Serikat pada tahun 1981 dan virusnya ditemukan oleh Luc Montagnier pada tahun 1983. Semua itu menunjukkan bahwa masalah AIDS adalah suatu masalah besar dari kehidupan kita semua.1. orang yang mengetahui dirinya mengidap penyakit AIDS akan merasakan penderitaan batin yang berkepanjangan. yang dikenal dengan infeksi oportunistik. virus (HIV) tetapi juga reaksi/dampak negatif berbagai bidang seperti kesehatan. ekonomi. baik dari segi fisik maupun dari segi mental. Seperti yang kita ketahui bersama. Dengan rusaknya sistem kekebalan tubuh. Hal ini merupakan tantangan yang harus dihadapi baik oleh negara maju maupun negara berkembang. Latar Belakang Penyakit AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) merupakan syndrome/kumpulan gejala penyakit yang disebabkan oleh Retrovirus yang suatu menyerang sistem kekebalan atau pertahanan tubuh. Penyakit AIDS telah menjadi masalah internasional karena dalam waktu terjadi peningkatan jumlah penderita dan melanda semakin banyak negara. Mungkin kita sering mendapat informasi melalui media cetak. politik.Dengan pertimbangan-pertimbangan dan alasan itulah kami . sosial. tentang betapa menderitanya seseorang yang mengidap penyakit AIDS. sehingga penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya bagi kehidupan manusia baik sekarang maupun waktu yang datang. tidak terlihat secara langsung karena gejalanya baru dapat kita lihat setelah beberapa bulan. ataupun seminar-seminar. AIDS adalah suatu penyakit yang belum ada obatnya dan belum ada vaksin yang bisa mencegah serangan virus HIV. Salah satu alternatif dalam upaya menanggulangi problematik jumlah penderita yang terus meningkat adalah upaya pencegahan yang dilakukan semua pihak yang mengharuskan kita untuk tidak terlibat dalam lingkungan transmisi yang memungkinkan dapat terserang HIV.Dari segi fisik.Selain itu AIDS juga dapat menimbulkan penderitaan. Dikatakan pula bahwa epidemi yang terjadi tidak saja mengenai penyakit (AIDS ). maka orang yang terinfeksi mudah diserang penyakit-penyakit lain yang berakibat fatal. elektronik.BAB I PENDAHULUAN 1. penderitaan itu mungkin. Sampai saat ini obat dan vaksin yang diharapkan dapat membantu memecahkan masalah penanggulangan HIV/AIDS belum ditemukan. kebudayaan dan demografi.

. Rumusan Masalah Rumusan masalah adalah rumusan yang disusun untuk memahami apa dan bagaimana masalah yang diteliti. 1. Adapun rumusan masalah dari makalah ini adalah: 1.Oleh karena itu kami membahasnya dalam makalah ini dan mengangkat judul “Teror HIV/AIDS Dan Upaya Penanggulangannya”. sebagai bagian dari anggota masyarakat dan sebagai generasi penerus bangsa.2. 2. Tujuan Adapun tujuan penulis mengangkat masalah AIDS dalam Makalah ini adalah: 1. Supaya memahami cara pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS tersebut. merasa perlu memperhatikan hal tersebut. Bagaimana penyebaran dan tanda-tanda terserang HIV/AIDS tersebut? 3. Apakah HIV/AIDS itu? 2. Manfaat Adapun manfaat yang ingin penulis capai adalah: Untuk memberikan informasi kepada para pembaca.sebagai pelajar. Untuk mengetahui HIV/AIDS tersebut. 1. Agar mengerti tentang penyebaran dan tanda-tanda terserang HIV/AIDS.4. Bagaimana cara pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS tersebut? 1. utamanya bagi sesama pelajar dan generasi muda tentang AIDS. sehingga dengan demikian kita semua berusaha untuk menghindarkan diri dari segala sesuatu yang bisa saja menyebabkan penyakit AIDS.3. 3.

walaupun tidak merasa sakit dan tampak sehat. Penderita yang mengidap HIV. HIV (Human Immuno–Devesiensi) adalah virus yang hanya hidup dalam tubuh manusia. BahayaAIDS Orang yang telah mengidap virus AIDS akan menjadi pembawa dan penular AIDS selama hidupnya. 2. adalah suatu retrovirus manusia sitopatik dari famili lentivirus.BAB II PEMBAHASAN 2. AIDS juga dikatakan penyakit yang berbahaya karena sampai saat ini belum ada obat atau vaksin yang bisa mencegah virus AIDS. Secara etiologi. HIV.1. Bahaya AIDS yang lain adalah menurunnya sistim kekebalan tubuh. Sehingga serangan penyakit yang biasanya tidak berbahaya pun akan menyebabkan sakit atau bahkan meninggal. Pengertian HIV/AIDS Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) adalah Syndrome akibat defisiensi immunitas selluler tanpa penyebab lain yang diketahui. tetapi belum menunjukkan gejala klinis (penderita AIDS negatif). AIDS (Acguired Immuno–Deviensi Syndromer) adalah kumpulan gejala menurunnya gejala kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit dari luar. Dan penderitaan itu akan bertambah lagi akibat tingginya biaya pengobatan. yang dahulu disebut virus limfotrofik sel-T manusia tipe III (HTLV-III) atau viruslimfadenopati (LAV). yang dapat merusak daya kekebalan tubuh manusia. Berdasarkan hal tersebut maka penderita AIDS dimasyarakat digolongkan kedalam 2 kategori yaitu : 1. Penderita yang mengidap HIV dan telah menunjukkan gejala klinis (penderita AIDS positif). Retrovirus mengubah asam ribonukleatnya (RNA) menjadi asam .2. ditandai dengan infeksi oportunistik keganasan berakibat fatal. Selain itu orang terinfeksi virus AIDS akan merasakan tekanan mental dan penderitaan batin karena sebagian besar orang di sekitarnya akan mengucilkan atau menjauhinya. 2. Munculnya Syndrome ini erat hubungannya dengan berkurangnya zat kekebalan tubuh yang prosesnya tidaklah terjadi seketika melainkan sekitar 2 -10 tahun setelah seseorang terinfeksi HIV.

dengan HIV-1 menjadi penyebab utama AIDS di seluruh dunia. namun demikian orang tersebut dapat menularkan kepada orang lain.3. virus-virus memiliki perbedaan yaitu bahwa protein HIV-1.deoksiribonukleat (DNA) setelah masuk ke dalam sel pejamu. kolam renang.Tanda-tanda klinis penderita AIDS : 1. 2. Dari segi struktur genomik. berciuman biasa. Infeksi jamur berulang pada alat kelamin wanita . ODHA yaitu pengidap HIV atau AIDS. Diare kronis yang berlangsung lebih dari 1 bulan 3. Genom HIV mengode sembilan protein yang esensial untuk setiap aspek siklus hidup virus. Adanya Herpes zoster multisegmental dan berulang 4. Setelah itu. Sedangkan OHDA (Orang hidup dengan HIV atau AIDS) yakni keluarga (anak. Lebih dari 80% infeksi HIV diderita oleh kelompok usia produktif terutama laki-laki. Berat badan menurun lebih dari 10 % dalam 1 bulan 2. Dimensia/HIV ensefalopati Gejala minor : 1. AIDS mulai berkembang dan menunjukkan tandatanda atau gejala-gejala. Infeksi pada bayi dan anak. Demam berkepanjangan lebih dari1 bulan 4. HIV-2.Vpu. ibu) atau teman-teman pengidap HIV atau AIDS. yang pertama kali diketahui dalam serum dari para perempuan Afrika Barat (warga Senegal) pada tahun 1985. berpelukan. suami. bersentuhan. Penurunan kesadaran dan gangguan-gangguan neurologis 5. penggunaan kamar mandi atau WC/Jamban yang sama atau tinggal serumah bersama Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Penyebaran Dan Tanda-tanda Terserang HIV/AIDS. istri. 90 % terjadi dari Ibu pengidap HIV. yang membantu pelepasan virus. Batuk menetap lebih dari 1 bulan 2.HIV-1 dan HIV-2 adalah lentivirus sitopatik. penggunaan peralatan makan dan minum. menyebabkan penyakit klinis tampaknya kurang patogenik dibandingkan dengan HIV-1. gigitan nyamuk. ayah. tetapi proporsi penderita HIV perempuan cenderung meningkat. Vpr diperkirakan meningkatkan transkripsi virus. Vpx meningkatkan infeksi-vitas (daya tular) dan mungkin merupakan duplikasi dari protein lain. Vpr. tampaknya diganti oleh protein Vpx pada HIV-2. Dermatitis generalisata yang gatal 3. seorang pengidap HIV tidak menunjukkan gejala-gejala klinis tertular HIV. HIV tidak ditularkan atau disebarkan melalui hubungan sosial yang biasa seperti jabatan tangan. Hingga beberapa tahun.

selalu mengalami tensi darah rendah dan Impoten. 3. Bayi yang ibunya positif HIV Http://www. Setelah kondisi membaik. Penderita penyakit AIDS menampakkan tanda dan gejala seperti hilangnya nafsu makan. Orang yang berperilaku seksual dengan berganti-ganti pasangan tanpa menggunakan kondom 2. 2. yaitu : 1.HIV dan AIDS dapat menyerang siapa saja. Penderita mengalami hal yang disebut juga wasting syndrome. susah berkonsentrasi. Saluran pernafasan.com/favicon. Pasangan seksual pengguna narkoba suntik 4. .blogger. Adapun tanda dan gejala yang tampak pada penderita penyakit AIDS diantaranya adalah seperti dibawah ini : 1.Tidak jarang diagnosa pada stadium awal penyakit HIV AIDS diduga sebagai TBC. Terjadinya gangguan pada persyarafan central yang mengakibatkan kurang ingatan. kondisi letih dan lemah kurang bertenaga. Saluran Pencernaan. orang yang terkena virus HIV akan tetap sehat dalam beberapa tahun dan perlahan kekebelan tubuhnya menurun/lemah hingga jatuh sakit karena serangan demam yang berulang. Pada system persyarafan ujung (Peripheral) akan menimbulkan nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki. Namun pada kelompok rawan mempunyai risiko besar tertular HIV penyebab AIDS. System Persyarafan. kerap mengalami penyakit jamur pada rongga mulut dan kerongkongan. penderita hanya mengalami demam selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tahan tubuh saat mendapat kontak virus HIV tersebut. Pengguna narkoba suntik yang menggunakan jarum suntik secara bersama-sama 3.ico menjelaskan bahwa Tanda dan Gejala Penyakit AIDS seseorang yang terkena virus HIV pada awal permulaan umumnya tidak memberikan tanda dan gejala yang khas. batuk. 4. reflek tendon yang kurang. nyeri dada dan demam seprti terserang infeksi virus lainnya (Pneumonia). serta mengalami diarhea yang kronik. mual dan muntah. henti nafas sejenak. Satu cara untuk mendapat kepastian adalah dengan menjalani Uji Antibodi HIV terutamanya jika seseorang merasa telah melakukan aktivitas yang berisiko terkena virus HIV. Berat badan tubuh. Penderita mengalami nafas pendek. sering tampak kebingungan dan respon anggota gerak melambat. sakit kepala. yaitu kehilangan berat badan tubuh hingga 10% dibawah normal karena gangguan pada sistem protein dan energy didalam tubuh seperti yang dikenal sebagai Malnutrisi termasuk juga karena gangguan absorbsi/penyerapan makanan pada sistem pencernaan yang mengakibatkan diarhea kronik.

Lainnya adalah mengalami infeksi jaringan rambut pada kulit (Folliculities). Kamu akan . c) Ibu yang darahnya telah diperiksa dan ternyata mengandung virus. Karena akan memindahkan virus AIDS pada janinnya. Pencegahan melalui Pengobatan a) PEP (Post Exposure Profilaxis ) merupakan obat Antiretroviral sesegera mungkin maksimal 72 jam setelah terexposure oleh virus HIV baik melalui hubungan sex atau akibat kecelakaan kerja. hal ini sebagai tanda awal terinfeksi virus HIV. Apabila hal tersebut terjadi dengan segera maksimal 72 jam harus meminum Obat Antiretroviral dan harus diminum selama 30 hari terus menerus tanpa lupa sama sekali. tindik ) harus dijamin sterilisasinya 2. Penderita mengalami serangan virus cacar air (herpes simplex) atau carar api (herpes zoster) dan berbagai macam penyakit kulit yang menimbulkan rasa nyeri pada jaringan kulit. 2. b) Pergunakan kondom bagi resiko tinggi apabila melakukan hubungan seksual. Lainnya adalah penderita AIDS wanita banyak yang mengalami peradangan rongga (tulang) pelvic dikenal sebagai istilah 'pelvic inflammatory disease (PID)' dan mengalami masa haid yang tidak teratur (abnormal). 6.4.Di Indonesia PEP lebih dikenal di petugas medis . Usahakan hanya berhubungan dengan satu orang pasangan seksual. System Integument (Jaringan kulit). Cara Pencegahan Dan Penanggulangan HIV/AIDS Cara pencegahan ada dua cara yaitu : 1. tidak berhubungan dengan orang lain. hendaknya jangan hamil. Penderita seringkali mengalami penyakit jamur pada vagina. apabila petugas medis terpapar bahan yang dicurigai mengandung virus HIV atau tanpa sengaja tertusuk jarum suntik pada saat melakukan pekerjaan.5. e) Penggunaan jarum suntik dan alat lainnya ( akupuntur. kulit kering berbercak (kulit lapisan luar retak-retak) serta Eczema atau psoriasis. Saluran kemih dan Reproduksi pada wanita. Sebenarnya dengan prinsip yang sama bisa diterapkan pada orang yang dengan tanpa sengaja melakukan hubungan sex tanpa menggunakan kondom. Petugas kesehatan itu akan diminta untuk memeriksakan diri dan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum meminum ARV. d) Kelompok resiko tinggi di anjurkan untuk menjadi donor darah.Luka pada saluran kemih. menderita penyakit syphillis dan dibandingkan Pria maka wanita lebih banyak jumlahnya yang menderita penyakit cacar. tato. Sebelum memulai PEP tentu harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang sudah terlatih dan mengerti tentang PEP. Pencegahan melalui pola hidup a) Hindarkan hubungan seksual diluar nikah.

misalnya pada kasus kamu akan bepergian dan melakukan party dimana melibatkan alkohol dan drugs. silahan konsultasi dahulu dengan dokter yang mengerti tentang PrEP Adapun usaha-usaha yang dapat dilakukan pemerintah dalam usaha untuk mencegah penularan AIDS yaitu.penyuluhan atau informasi tersebut dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan. akan melindungi kamu dari virus HIV tapi perlu diingat ini tidak melindungi kamu dari Penyakit menular seksual lainnya. agar seluarh masyarakat dapat mengetahui bahaya AIDS. sebelum kamu berangkat kamu akan meminum PrEP selama di sana dan sepulangnya dari sana. tentu kesadaran akan penggunaan kondom akan sangat rendah. kepada semua lapisan masyarakat. namun hingga saat ini penyakit AIDS tidak ada obatnya termasuk serum maupun vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari Virus HIV penyebab penyakit AIDS. yaitu melalui seminar-seminar terbuka. misalnya : memberikan penyuluhan-penyuluhan atau informasi kepada seluruh masyarakat tentang segala sesuatau yang berkaitan dengan AIDS. Apabila status HIV kamu positif segera melakukan pengobatan HIV. sehingga berusaha menghindarkan diri dari segala sesuatu yang bisa menimbulkan virus AIDS. saya ambil contoh bila kamu akan ke Bangkok untuk Songkran atau Mardi Gras di Australia atau yang lainnya. meningkatkan kualitas hidup bagi meraka yang diketahui terserang virus HIV dalam upaya mengurangi angka kelahiran dan kematian. Ada 2 cara penggunaannya yang bisa dilakukan pertama apabila kamu meminumnya terus menerus setiap hari tanpa putus . PEP hanya bisa digunakan apabila status HIV kamu Non reactive atau Negatif. konsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang mengerti tentang PrEP sebelum memulainya. melalui penyebaran brosur atau poster-poster yang berhubungan dengan AIDS. Cara Kedua hanya diminum pada saat tertentu saja. Adapun tujuan pemberian obat-obatan pada penderita AIDS adalah untuk membantu memperbaiki daya tahan tubuh. Pengobatan Penyakit AIDS: Kendatipun dari berbagai negara terus melakukan researchnya dalam mengatasi HIV AIDS.terlebih dahulu akan di tes status HIV kamu . ataupun melalui iklan diberbagai media massa baik media cetak maupun media elektronik. b) PrEP (Pre Expoxure Profilaksis ) merupakan obat antiretroviral yang kamu minum terus menerus untuk mencegah kamu tertular virus HIV. .

Kita semua diharapkan untuk tidak mengucilkan dan menjauhi penderita HIV karena mereka membutuhkan bantuan dan dukungan agar bisa melanjutkan hidup tanpa banyak beban dan berpulang ke rahmatullah dengan ikhlas. .

Diharapkan hasil penulisan makalah ini bisa dijadikan sebagai bahan bacaan. Tanda dan Gejala Penyakit AIDS seseorang yang terkena virus HIV pada awal permulaan umumnya tidak memberikan tanda dan gejala yang khas. 3.BAB III PENUTUP 3.2. yang dapat merusak daya kekebalan tubuh manusia. 3. HIV (Human Immuno–Devesiensi) adalah virus yang hanya hidup dalam tubuh manusia. Diharapkan tulisan mengenai bahaya HIV AIDS dapat dilanjutkan dan dikembangkan demi upaya pencegahannya 2. .1. penderita hanya mengalami demam selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tahan tubuh saat mendapat kontak virus HIV tersebut. Saran Adapun saran dari penulisan makalah ini adalah: 1. Hingga saat ini penyakit AIDS tidak ada obatnya termasuk serum maupun vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari Virus HIV penyebab penyakit AIDS yang ada hanyalah pencegahannya saja. Kesimpulan Adapun kesimpulan yang dapat penulis simpulkan mengenai makalah ini adalah: 1. 2. AIDS (Acguired Immuno–Deviensi Syndromer) adalah kumpulan gejala menurunnya gejala kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit dari luar.

2014 . IMPLEMENTATION IN PRIMARY HEALTH CARE. ARV FOR ADULT. Palang Merah Indonesia.DAFTAR PUSTAKA Samsuridjal Djauzi. SpPD dalam makalah WHO GUIDELINE 2013. Upaya Pencegahan HIV AIDS. Prof.