Anda di halaman 1dari 32

IPD

Tropis Infeksi
1.
Seorang anak datang dengan keluhan lesu lemah, sering menggaruk dubur di
malam hari. Lab anemia, mikrositik hipokrom. Ditunjukan gambar telur cacing
(cokelat, bulat).. Apakah diagnosis etiologi yang memungkinkan?
a. Ancylostoma
b. Enterobius vermicularis
c. Ascaris lumbricoides
d. Taenia saginata
e. Taenia solium
2.

Anak 12 bulan, demam, muncul ruam mulai wajah lalu menyebar ke seluruh
tubuh, batuk, hidung berair, mata merah dan berair. Pemeriksaan fisik suhu 39,
ruam makulo popular konfluen di wajah, pungung, lengan, dan mata, konjungtiva
hiperemis. Apakah diagnosis yang tepat?
a. Eritema infectiosum
b. Infectious mononucleosis
c. Measles
d. Scarlet fever

3.

Anak 6 tahun, tidak mau makan, tidak bisa tidur malam hari, rewel, suka
menggaruk area anus. kata ibunya anak suka main di pasir tanpa alas kaki dan suka
makan tanpa cuci tangan dulu. Pada pemeriksaan fisik ditemukan dark shadow
super eyelid
Apakah diagnosis yang memungkinkan?
a. Amoebiasis
b. Ancylostomiasis
c. Tinea pedis
d. Taeniasis
e. Oxyuriasis

4.

Anak usia 6 tahun datang dengan keluhan susah tidur tidak mau makan,
sebelumnya menginap di rumah sepupunya, sering terbangun malam hari,
menggaruk pantat. Terapi yang diberikan?
a. Pirantelpamoat
b. Albendazol
c. Prazikuantel
d. Amoxicilin
e. Chloramphenicol

5.

Klinis anak gatal di dubur malam hari. Didapati hasil periksa feses Enterobius,
Necator, dan Ancylostoma. Obat apa?
a. Mebendazol
b. Pyrantel pamoat
c. Praziquantel
d. Albendazol

e. Amoxicillin
6.

Anak 5th, minum pil dari lemari di rumahnya. Lalu mengalami penurunan
kesadaran, pemeriksaan lab ALT dan AST meningkat. Apa kemungkinan obat pil yg
diminum anak tersebut?
A. Acetaminophen
B. Aspirin
C. Penicillin
D. Sulfamethoxazole
E. Codeine

Kardio-vaskuler
7.
Terapi untuk Atrial Fibrilation
A. Amiodarone
B. Kardioversi
C. Defibrilasi
D. Beta bloker
E. Epinefrin
8.

Seorang pria 55th datang ke ugd dengan keluhan sesak. sesak terutama datang
saat berbaring dan membaik dengan 2 atau 3 bantal. riwayat hipertensi (+). pada
pemeriksaan rontgen ditemukan pembesaran jantung. Apa obat yang diberikan?
a. Ace inhibitor + diuretik thiazide
b. Ace inhibitor + diuretik loop
c. Beta blocker
d. Asam salisilat
e. Salbutamol

9.

Seorang pria, 55 tahun, datang ke IGD dengan keluhan nyeri dada sejak 4 jam
yang lalu, menjalar ke bahu kiri dan dagu, terasa seperti tertindih beban berat.
Sebelumnya nyeri sudah sering dirasakan sejak 6 bulan yang lalu namun hilang
dengan istirahat. Sejak 1 minggu terakhir, durasi nyeri menjadi semakin lama. Pada
pemeriksaan, didapatkan TD 130/80, N 100x/menit, RR 28x/menit. Apa
kemungkinan diagnosisnya?
a. Gastritis akut
b. Hepatitis akut
c. Pankreatitis akut
d. Appendisitis akut
e. Sindroma koroner akut

10.

Seorang pria, 55 tahun, datang ke IGD dengan keluhan nyeri dada sejak 4 jam
yang lalu, menjalar ke bahu kiri dan dagu, terasa seperti tertindih beban berat, tidak
menghilang dengan istirahat. Sebelumnya nyeri sudah sering dirasakan sejak 6
bulan yang lalu namun hilang dengan istirahat. Sejak 1 minggu terakhir, durasi nyeri
menjadi semakin lama. Pada pemeriksaan, didapatkan TD 130/80, N 100x/menit,
RR 28x/menit. Pemeriksaan penunjang yang pertama kali dilakukan untuk
menegakkan diagnosis?
a. Echocardiografi
b. Elektrokardiografi
c. Darah rutin
d. Kolesterol, trigliserida
e. SGOT, SGPT

11.

Seorang pria, 60 tahun, datang ke IGD dengan keluhan nyeri dada. Dilakukan
EKG dengan hasil: ST elevasi di lead II, III, AVF, V5, V6, ST depresi
(reciprocal/mirror) di lead V1, V2. Apa diagnosis pasien ini?
a. Infark miokard lama
b. Infark miokard akut anterior
c. Infark miokard akut anteroseptal
d. Infark miokard akut inferior
e. BSSD

12.

Seorang pria, 55 tahun, datang ke IGD dengan keluhan nyeri dada sejak 4 jam
yang lalu, menjalar ke bahu kiri dan dagu, terasa seperti tertindih beban berat, tidak
menghilang dengan istirahat. Sebelumnya nyeri sudah sering dirasakan sejak 6
bulan yang lalu namun hilang dengan istirahat. Keluarga menyangkal adanya
riwayat perdarahan atau diare. Sejak 1 minggu terakhir, durasi nyeri menjadi
semakin lama. Pada pemeriksaan, didapatkan TD 80/60, N 120x/menit, RR
28x/menit. Auskultasi jantung didapatkan suara gallop. Jenis syok yang terjadi pada
pasien?
a. Syok distributif
b. Syok hipovolemik
c. Syok kardiogenik
d. Syok neurogenik
e. Syok obstruktif

Pasien sering merasa sesak setelah berjalan agak jauh. 65 tahun. Trauma e. Riwayat hipertensi tidak terkontrol. Hipertensi tak terkontrol c. Kelainan anatomis pada pasien ini? a. CHF kls 3 dgn edema paru e. Diagnosis? a. Pada pemeriksaan jantung. Seorang wanita. Riwayat hipertensi tidak terkontrol. Pada pemeriksaan. didapatkan ictus cordis di SIC VI linea axillaris anterior sinistra. Pada pemeriksaan. datang dengan keluhan sesak nafas saat istirahat. Pembesaran ventrikel kanan dan atrium kanan c. ronchi basah halus di kedua basal paru. tidak kuat angkat. BSSD 14. 65 tahun. Biventrikuler hipertrofi d. datang dengan keluhan sesak nafas saat istirahat. didapatkan ictus cordis di SIC VI linea axillaris anterior sinistra. ronchi basah halus di kedua basal paru. datang dengan keluhan sesak nafas saat istirahat. RR 32x/menit.13. didapatkan TD 180/100 mmHg. didapatkan TD 180/100 mmHg. edema pretibial. namun membaik dengan istirahat. Seorang wanita. Kelainan kongenital 15. namun membaik dengan istirahat. Pada pemeriksaan jantung. Penyakit paru obstruktif kronis b. N 100x/menit. CHF kls 3 dengan efusi pleura d. Seorang wanita. edema pretibial. Penyakit jantung kongestif c. N 100x/menit. Riwayat hipertensi tidak terkontrol. Pasien sering merasa sesak setelah berjalan agak jauh. Pada pemeriksaan jantung. didapatkan TD 180/100 mmHg. Pada pemeriksaan. edema pretibial. Penyakit jantung koroner b. Pembesaran atrium kanan dan atrium kiri . RR 32x/menit. RR 32x/menit. Pasien sering merasa sesak setelah berjalan agak jauh. Penyakt jantung reumatik d. Pembesaran ventrikel kiri dan atrium kiri b. Pembesaran ventrikel kanan dan ventrikel kiri e. didapatkan ictus cordis di SIC VI linea axillaris anterior sinistra. namun membaik dengan istirahat. Faktor risiko pada pasien ini? a. 65 tahun. tidak kuat angkat. ronchi basah halus di kedua basal paru. tidak kuat angkat. N 100x/menit.

Ventrikel septal defect 17.16. b. bising diastolik ¾ di apeks menjalar ke prekordial. Dirasakan makin lama makin membesar. Pagi hari b. G1P0A0. Atrium septal defect e. 28 tahun. Defibrilasi d. d. Seorang wanita. Sore d. a. hamil 16-20 minggu. RR 28x/menit. Mitral regurgitasi b. Sebaiknya pengambilan darah terbaik untuk dilakukan pemeriksaan tersebut adalah? a. Seorang pria dibawa istrinya ke PKM karena keluhan bengkak pada kaki kanan. Pada pemeriksaan. Siang c. e. Trikuspid regurgitasi c. Pemeriksaan jantung ictus cordis di SIC V linea midclavicula sinistra. Cardioversi e. c. Sulfas atropine c. Sebelum hamil hanya sesak jika berjalan cepat. Epinefrin 19. Kelainan yang mungkin? a. datang dengan keluhan cepat lelah setelah berjalan 10 meter. Malam hari e. Aortic insufficiency d. Apakah kelainan penyakit jantung pada pasien dengan penderita tiroid? Atrial Flutter Atrial fibrilation Ventrikel takikardi Ventrikel fibrilation Pulseless electric activity . Pasien dengan gambaran EKG sebagai berikut : Manajemennya? a. Amiodarone b. N 90x/menit. didapatkan TD 130/80 mmHg. Tengah malam 18. Pemeriksaan ditemukan pitting oedem.

Sakit hilang timbul dirasakan terutama setelah makan makanan berlemak.casei 22. ketika diperiksa terdapat nyeri tekan pada daerah epigaster. Buang air besar lebih dari 3 kali sehari sampai mengganggu akifitas sehari – hari. Limpadenitis 21.tetani d. Kolangitis . N 88. Gastroenteritis reflux disease e. RR 20.coli b. Apakah diagnosis yang paling mungkin? a.pylori c.Gastro-entero-hepatologi 20. seperti terbakar. Apa penyebab penyakit tsb? a. Crohn disease e. perfringens e. 21 th. C. Kolelitiasis b. Seorang perempuan usia 50 tahun datang dengan keluhan sering buang air besar. Kolitis c. nyeri suprapubic (+) hasil lab : eritrosit 1/lp. H. Wanita datang dengan keluhan nyeri pada ulu hati. Gastritis erosif b. Apakah diagnosis yang paling mungkin? a. datang dengan keluhan nyeri saat BAK. pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/8. pada hasil pemeriksaan lab mikrobiologi didapatkan bakteri gram negatif berbentuk batang. Dispepsia c. perempuan. Gastroenteritis 23. Pankreatitis e. Seorang perempuan usia 46 tahun datang dengan keluhan perut sebelah kanan atas menjalar hingga ke bahu kanan. Enteritis c. C. leukosit 2/lp. Pasien. Gastritis d. E. T 38. Apakah diagnosis yang paling mungkin? a. Inflammatory Bowel Disease b. Kolitis ulceratif d. L. Pankreatitis d.

leukosit 12. Marasmus c. dada barrel chest. Pasien usia 65 tahun datang dengan keluhan sesak nafas. Tinggi badan : 160 cm. Laki – laki usia 60 tahun datang dengan keluhan nyeri pada lutut. Apakah diagnosis yang paling mungkin? a. Rheumatoid arthritis d. MCV 66. Nyeri dirasakan saat naik turun tangga. Wanita 35 tahun mengeluh lemas. Anemia hemolitik d. Pemeriksaan lab Hb 7. Diagnosis? a. Gizi lebih e. retikulosit 4. trombosit normal. Anemia defisiensi besi b. menstruasi sangat banyak 1 tahun terakhir. Arthritis gout e. penurunan berat badan. Bagaimana gizi pasien ? a. Sunburst appearance e. jika dilakukan pemeriksaan radiografi akan didapatkan gambaran apa? a.4. Demam rematik 25. MCH 18. Osteofit b. pasien tempak kurus dengan iga terlihat. Marasmus – kwashiorkior b. Pada kasus tersebut. Polisitemia vera . Anemia penyakit kronik c. edema di kaki. Pasien mengeluh hilang nafsu makan. Onion’s skin d. Anemia sideroblast e. berat badan : 72 kg. Tinggi badan : 160 cm. Gizi kurang Hemato-onkologi 27. Laki – laki usia 60 tahun datang dengan keluhan nyeri pada lutut. Callus c. RDW 20%. Nyeri dirasakan saat naik turun tangga.600. Osteoporosis c. Osteoarthritis b. Pasien riwayat PPOK. berat badan : 72 kg. Gizi normal d. Apple core Geriatri 26. conjungtiva anemis.Reumatologi 24.

Anemia karena penyakit kronis d. d. Kemungkinan diagnosis pada pasien ini adalah Anemia defisiensi asam folat Anemia defisiensi besi Anemia defisiensi B12 Anemia penyakit kronis Anemia hemolitik a. d. Dari pemeriksaan darah di dapatkan Hb 9. c. c. Anemia sickle cell . d. Perempuan itu dating ke Puskesmas dengan keluhan mudah lelah.SOAL UNTUK NOMER 28-31 Seorang perempuan 20 tahun sejak 6 bulan mengurangi asupan makan nya karena takut gemuk. MCH 70. lemas. Pasien tampak pucat. Anemia aplastik e.8. Anemia defisiensi besi c. Pagi harinya pasien merasa terkejut karena urinnya berwarna kemerahan. Untuk melihat keberhasilan terapi perlu dilakukan pemeriksaan ulang setelah 1 minggu 2 minggu 4 minggu 6 minggu 8 minggu a. c. b. 31. e. Dari pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis (+). MCV 20. e. b. 32. Untuk mengukur cadangan besi pada pasien ini perlu dinilai feritin TIBC Saturasi Hemoglobin MCH a. b. e. c. d. lemas. Kemungkinan morfologi darah tepinya makrositik hipokromik mikrositik hipokromik anisositosis normositik normokromik makrositik hiperkromik 29. Seorang laki-laki 48 tahun datang dengan kelihan mudah lelah. Anemia hemolitik b. dan tidak bersemangat. b. e. a. 30. Apa diagnosis yg mungkin ditemukan pda pasien ini a. TIBC 490 28.

vermicularis. Widal d. Laki2 usia 40 tahun mengeluhkan demam hingga menggigil. keringatan. Praziquantel e. Malaria malariae d. Sumsum tulang c. Etambutol e. sama E. 2 mnggu sblmnya demam 5 hri. Pf dbn. Malaria falciparum b. diantara obat berikut yang merupakan obat benzimidil sintetik adalah a. Mebendazole d. Kasus cacingan.33. Apusan darah tepi b. Praziquante e. Mebendazole d. Eritromisin d. Streptomisin 36. Pasien memiliki riwayat ke papua. Pasien dengan diagnosis malaria falciparum mengeluhkan penglihatan terganggu (visual disturbance). Malaria vivax e. obatnya apa untuk kasus diatas? a. Apakah diagnosis pasien tersebut? a. Kasus penyakit cacingan. Pirantel pamoat c. Malaria knowlesi c. Albendazole b. Lab hb 9 al 3800 dan at 35000. ascaris lumbroides. Metronidazole 37. kemudian suhu turun. Malaria ovale 35. Metronidazole . Pirantel pamoat c. Laki2 23 th dtg dengan kluhan lemas sjk 2 hr. Pemeriksaan apa slnjutnya yg dilakukan utk menegakkan diagnosis adalah a.. Elektroforesis hb e. Dua hari kemudian pasien kembali demam menggigil. Kinin c. Albendazole b. Eritropoitin Tropis Infeksi 34. ACT b. Apakah obat yang menyebabkan kondisi tersebut? a. infeksi oleh necator americanus.

b. d. Pasien dx DBD dengan kesadaran compos mentis. Keracunan makanan kaleng bakteri penyebab C. Apakah diagnosis yang memungkinkan? a. e.elektrolit turun. Leukosit turun. Malaria 40. nyeri kepala. Demam tifoid dengan infeksi ganda DBD c. d. albumin turun. Demam Dengue b. a. c. widal anti O 1/160 dan H 1/640. Tanda vital normal.38. DSS b. DBD dengan warning sign d.tetani C. a. Perempuan 30 tahun demam sudah 7 hari. menurut klasifikasi DBD WHO 2009. botulinum C.difficle C. perfringens C. BSSD 42. Terdapat bintik-bintik dikulit. Demam dengue e. c. Apakah diagnosis pasien tersebut? a. Trombosit turun. Malaria e. Demam tifoid c. lidah kotor. Hct naik. diphteriae . Obat untuk neurosistiserkosis Albendazole Pirantel pamoat Mebendazole Praziquantel Metroidazole 39. e. mengeluhkan mual-muntah dan diare sudah 3 hari. Leukosit normal. DBD d. Dilakukan rumpleed test (+) lalu hasil lab Hb normal. Hb normal. Hasil lab. Laki-laki 35 tahun demam sudah 3 hari. nyeri otot. SGOT/PT naik. b. DBD dengan penyulit c. Leptospirosis 41. DSS e. Demam berdarah dengue d. Trombosit turun. Demam tifoid b. kondisi ini termasuk? a.

malariae b.malariae b. d. diperiksa GDS 50 mgdl 46. b. Tanda vital TC 100/70. dx? a.falciparum e. P.falciparum e.vivax c. Kondisi pasien somnolen.ovale d. a. Obat diminum terakhir sebelum makan makan. Menurut dokter diagnosa nya adalah disentri. Pasien menderita DM sudah 10 tahun dan mengaku minum obat rutin. P. b. P.vivax c. a. ada juga titik schuffner. Gambar apusan darah tepi : plasmodium gametosit large ring. b. .RR 24. P. e.43. c. e. c. P. Setelah olah raga pasien merasa lemas kemudian jatuh pingsan. P. P. d. P. knowlesi 45. knowlesi 44. BAB lendir darah. P. P. d. c. Gambar apusan darah tepi : plasmodium gametosit banana a. Diagnosis pasien ini: KAD Hiperglikemi hiperosmolar state Syok hipoglikemik Syok hiperglikemik Stroke a. e.ovale d. suhu afebris. N 92. Obat yang tepat Metronidazol Cotrimoxazole Chloramphenicol Ciprofloxacin Doksisiklin Endokrinologi SOAL UNTUK NOMER 46-48 Pasien 60 tahun laki laki datang ke UGD tidak sadarkan diri setelah olah raga pagi. Tindakan apa yang dilakukan: infuse D5% dalam NaCl Infuse D10% dalam NaCl Bolus D10% Bolus D40% Loading NS secepatnya 47.

N 102. RR 25. Edukasi yang baik untuk pasien ini? a. KAD b. Penanganan yg tepat pada pasien ini? a.48. Sudah rutin makan obat DM oral. Insulin disuntikan setelah makan e. ketonemia ringan. DM sudah 10 tahun. Riwayat minum obat rutin sejak 1 thn namun berhenti sejak 3 bulan yang lalu. pH 7. Perempuan 24 thn datang ke dokter keluarga dengan keluhan berdebar-debar dan terasa panas sejak kemarin. Diagnosis pada pasien ini a. Syok hiperglikemik e. Minum obat oral rutin. Calcium channel bloker 51. Diagnosis yang tepat pada pasien ini a. Dari pemeriksaan laboratorium di dapatkan GDS 600 mg/dl. pH 6. Dari pemeriksaan laboratorium di dapatkan GDS 380 mg/dl. Insulin disuntikan 30 menit sblm makan pagi b. Syok hiperglikemik e.8. Stroke 49. Stroke 50. Dokter menyarankan untuk mengganti dg insulin long acting. Minum obat oral rutin. Propanolol c. Hiperglikemi hiperosmolar state c. ketonuria (+). Pasien laki-laki 60 tahun dating ke IGD dengan penurunan kesadaran. cepat haus. N: 100x/m. S: 37. Bisoprolol d. Insulin disuntikan pd sendok pertama makan pagi c. Insulin disuntikan pd malam hari d. TD 130/80. Insulin disuntikan 2x sehari . DM sudah 10 tahun. Pasien laki-laki 60 tahun dating ke IGD dengan penurunan kesadaran. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 140/90. GDP sekarang 270. PTU b. KAD b. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 140/90. Perempuan 48 thn datang ke puskesmas dengan riwayat cepat lapar. N 102. RR 30.3. Syok hipoglikemik d. Hiperglikemi hiperosmolar state c. Syok hipoglikemik d.8. Thyrax e. dan sering BAK.

Koma ketoasidosis d. TSH naik dan T4 naik d. Terdapat benjolan difus di leher. TD 130/80. Apa diagnosis yang paling mungkin terjadi pada pasien ini? a. Perempuan 44 tahun datang ke IGD dengan keadaan tidak sadar. Koma uremikum e. cepat haus. RR 24x/m. Apa pengobatan yg cocok untuk pasien? a. GDS 300. Komplikasi apa yang mungkin terjadi? a. Obat antidiabetes oral saja e. Perempuan usia 28 tahun datang ke IGD dengan riwayat keluhan berdebardebar dan terasa panas. TSH turun dan T4 naik b. Tekanan darah 100/70. N 100x/m. BSSD 55. TD 90/60 mmHg. TSH naik dan T3 turun . GCS: E1. cepat BAK. riw. Perempuan usia 28 tahun datang ke IGD dengan riwayat keluhan berdebardebar dan terasa panas. Bapak 50 tahun dengan riwayat cepat lapar. N:75. Koma hepatik c. Pemeriksaan TTGO untuk diagnosis c. Antibiotik saja d. Apa pemeriksaan laboratorium yang mungkin ditemukan? a. terdapat benjolan difus di leher. tercium bau buah segar. Apa pengaruh adrenalin pada kasus tersebut? a.52. N 100x/m. RR 24x/m. Vasodilatasi pembuluh kapiler beta c. Menurunkan resistensi vaskular ginjal d. hipertiroid 56. Syok anafilaksis b. cepat lapar. Nadi 90x/m. Meningkatkan CO jantung 53. Insulin dan obat antidiabetes oral 54. Koma hiperosmolar non ketotik b. TSH turun dan T4 turun e. Vasokonstriksi e. sering BAK. GDS sekarang 530. TD 90/60 mmHg. Syok hipovolemik e. Pasien dalam keadaan tidak sadarkan diri. RR:14. Syok kardiogenik c. Antibiotik dan obat antidiabetes oral b. Menurunkan aktivitas jantung b. cepat haus. Respirasi 28x/m. TSH naik dan T4 turun c. Krisis tiroid d. Bapak usia 50 thn datang ke puskesmas dg ulkus di kaki. V1. M1.

Krisis Tiroid 61. d. a. Stroke Hemorrhagik d. IMT d. Adrenalin d. Seorang wanita usia 19 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan tidak sadarkan diri. b. Insulin b. Saat dilakukan pemeriksaan fisik teraba benjolan di leher yang ikut saat pasien menelan. Pemeriksaan darah lengkap c. GNRH e. Wanita 45 tahun gds 350. Koma diabetikum b. Tiroksin c. GCS E1V1M1 Vital sign TD 110/70 nadi 80x RR 20x. Bapak 50 thn datang ke IGD dalam keadaan tidak sadar. c. Kasus (mengarah ke Dm tipe 2) disebabkan oleh Resistensi insulin dan defisiensi insulin relatif defisiensi insulin absolut Kerusakan sel beta pancreas Autodigestive lipase Ada batu penyumbat pada salurannya 59. Apa pemeriksaan pertama yang dilakukan? a. Bb ideal b. GH . TB ideal 60. Perhitungan kebutuhan kalori berdasarkan a. GCS E1V1M1 Vital sign TD 110/70 nadi 80x RR 20x. GCS: E1 M1 V1.57. Pemeriksaan darah rutin b. Saat dilakukan pemeriksaan fisik teraba benjolan di leher yang ikut saat pasien menelan. Pasien mengeluh sering merasa badan panas dan berat badan turun dalam setahun terakhir. Seorang wanita usia 19 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan tidak sadarkan diri. Pasien mengeluh sering merasa badan panas dan berat badan turun dalam setahun terakhir. Gula darah sewaktu e. Analisa gas darah d. Kondisi hormon apa yang mungkin terganggu pada pasien? a. GDS: 500. Bb actual c.. Cek nadi 58.. Hipertiroid c. Luas permukaan tubuh e. Kondisi apa yang mungkin terjadi pd pasien? a. Hipotiroid e. e. Tercium bau buah segar dari mulut. tinggi 155 berat 70 Kg pekerjaan guru aktivitas ringan.

Kalsium dan magnesium naik c. TG 260 mg/dl. magnesium normal b. BSSD 65. datang ke ugd. Kekurangan asupan yodium B. Aspirin PO c. Kalsium dan magnesium turun 64. Apakah hasil pemeriksaan laboratorium yang paling mungkin ditemukan? a. Infeksi D. c. TSH naik T4 turun 63. hamil. mengeluh benjolan di leher sudah lama. e. ada kelemahan anggota gerak. Propanolol e. Indeks Wayne 9. kemudian membaik. keringat banyak. 70 thn. Gemfibrozil PO . 66. TSH turun T4 naik d. Simvastatin PO d. b. Seorang wanita usia 30 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan badan sering terasa panas dan berat badan menurun.Obat yang pertama kali diberikan? a. VS normal. Pada pemeriksaan fisik ditemukan chovstek (+). magnesium naik e. Kondisi hormon apa yang mungkin terganggu pada pasien? a. Struma non toksik E. a. d. bisa digerakkan. magnesium turun d. Captoril sublingual lalu rujuk rs b. Kalsium naik. td 170/100. TSH normal T4 turun e. 20 tahun. Wanita. TSH naik T4 naik b. Pasien memiliki riwayat operasi tiroidektomi 6 bulan yang lalu. Benjolan kenyal. Hal ini disebabkan karena: A.62. maka efek untuk anaknya: Retardasi mental Hipertiroid Hipotiroid Hipoparatiroid Hiperparatiroid Laki-laki. Tidak ada jantung berdebar. Kalsium naik. menderita hipertiroid. Autoimun C. Hasil lab kolesterol total 300 mg/dl. penurunan BB. Wanita. TSH turun T4 turun c. Kalsium turun. Saat dilakukan pemeriksaan fisik teraba benjolan di leher yang ikut saat pasien menelan.

sering kejang. Hipotiroid C. Diagnosis a. Supraventrikular takikardia . sering berdebar-debar. d. dsb. efek paling sering ke janin a. Hipotiroid b. Metamizone d. tidak tahan panas. tidak tahan panas. Autoimun d. Kemungkinan diagnosis.67. b. obat yang paling tepat a. berkeringat. Wanita. e. Sedang hamil 25 minggu. 23 thn. Obat untuk hipertiroid pada ibu hamil? Methymazol PTU Thyrax CCB B-bloker 69. Pasien dtg dgn berdebar2 keringatan (klinis hipertiroid) pasien mengatakan sudah pernah tiroidektomi bbrp bulan lalu. B-bloker 70. Chvostek (+). Hipoparatiroid primer b. 45 thn. dsb. Hipertiroid e. Hiperparatiroid 71. lemah. Infeksi c. tremor pada tangan. ada eksoftalmus. Hipoparatiroid d. sering berdebar-debar. Hiperparatiroid d. Laki-laki. tidak tahan panas. Indeks wayne 23. berkeringat. berkeringat. Atrial fibrilation E. CCB e. Hipoparatiroid sekunder c. Trauma 68. Hipertiroid c. riwayat operasi tirodiektomi beberapa bulan lalu. A. ada eksoftalmus. Sebab dari penyakit ini a. Wanita. Iodin c. Sedang hamil 25 minggu. a. PTU b. Hipotiroid 72. 23 thn. Recurrent hipertiroid B. Kekurangan yodium b. ada eksoftalmus. Wanita. sering berdebar-debar.. Cushing syndrome D. c. Tumor e.

Kejang d. dicek BTA hasil +++. Berikan OAT lini 2 e. Aritmia e.31. c.49 . kemudian berhenti selama 3 minggu. HCO3 ↓. Dari pemeriksaan tanda vital di dapat RR 12 x/m dan dangkal.29.Respirologi 73. OAT kategori II b. pH 7. Seorang laki-laki 34 tahun datang ke UGD dengan keluhan sesak napas dan mengi. b. akhir bulan ke-5 dan akhir bulan ke 6 Akhir bulan ke 3. Berikan OAT sisipan 1 bulan d. datang dengan batuk. HCO3 normal. HCO3 ↑. akhir bulan ke-5 atau akhir bulan ke-6 Hari pertama ketika berobat . Temantemannya melaporkan pasien sering mengonsumsi zat psikotropika. Kapan harus dicek BTA? Akhir Bulan ke 2. Tambahkan streptomisin 76. HCO3 ↑ CO2 ↑ e. Diuresis c. pH 7. Dokter UGD memberi teofilin. Dokter menyarankan pengambilan AGD. Apa yg harus diberikan a. Laki laki. Pasien laki-laki 25 tahun datang dengan penurunan kesadaran. CO2 ↑ d. Hco3 ↑ CO2 ↑ b. Ph 7.65. CO2↓ c. d. Laki laki sudah minum OAT fase intensif. akhir bulan ke-5 atau akhir bulan ke 6 Akhir bulan ke-3. berdahak 2 hari yang lalu. pH 7. Gangguan perilaku 75. Berikan OAT sisipan 1 bulan d. Sudah pernah minum OAT selama 2 minggu. Lanjutkan OAT Kategori 1 c. Berikan OAT lini 2 e. Apa efek samping yang harus diperhatikan? a. a. CO2 ↓ 74.50. akhir bulan ke 5 dan akhir bulan ke 6 Akhir bulan ke-2. Teofilin bekerja dengan menghambat PDE3. Apa yg harus diberikan: a. Bagaimana kemungkinan hasilnya: a. Tambahkan streptomisin 77. OAT kategori II b. Lanjutkan OAT Kategori 1 c. Mual dan atau muntah b. e. pH 7.

Disertai penurunan BB. penanganan pertama: a. Bronkodilator saja d. Asma persisten ringan c. Seorang wanita 30 tahun datang ke UGD rs dengan keluhan sesak nafas disertai bunyi mengi. Berikan terapi OAT lini 2 . Hitung jenis leukosit e. Asma persisten sedang d. Fluticason inhalasi b.6. wheezing (+). Aminophillin iv 4g dalam 20 menit dilanjutkan 0. Budesonide inhalasi 100 mcg/puff c. Pasien memiliki riwayat batuk lama dan mengi ambuh-kambuhan. Penanganan awal yang paling tepat diberikan adalah? a.25mg/2 cc d. Asma persisten berat e. Pasien pernah didiagnosa TB kategori 1. Dikatakan orangtuanya. datang dengan batuk 2 bulan. Oksigen 3 lpm 80. SABA b. Steroid aja c. Pasien dengan batuk lama lebih dari 3 minggu. Pasien saat ini sedang hamil 28 minggu. Keluhan malam muncul 2-3x dalam sebulan. diterapi selama 6 bulan.5 mg/jam e. Pada px didapatkan tekanan darah 110/70 mmhg. Asma bronkhial 82. keluhan muncul 2-3x dalam seminggu. Diagnosis yang memungkinkan? a. Seorang anak laki-laki 15 tahun datang ke poli untuk kontrol. dan BB sulit naik. AFB sputum b. Asma intermitten b. Salbutamol nebulisasi 1. PPD test c. Pada auskultasi terdengar pemanjangan suara ekspirasi dan wheezing di seluruh lapang paru. nadi 80 x/menit. Darah rutin d. dan pernafasan 28 x/menit. Berikan terapi OAT kategori 2 dengan edukasi untuk Pengawas Minum obat b. cek sputum d. Pasien datang dengan serangan asma. Pemeriksaan yang diperlukan? a. ro thorax e. Pasien laki-laki dewasa. dan dinyatakan sembuh oleh dokter.78. Mukolitik saja e. Gram sputum c. bicara hanya sepotong kalimat. Sikap dokter sekarang? a. suhu 37. Status gizi 81. Inhalasi ipratropium bromide 200 mg/puff 79.

Glomerulonephritis e. tapi normal). Ureum 34. hasil lab HB 7. Rontgent thorax ulang 84. Pasien. Apakah dx yang paling mungkin? a. laki – laki datang dengan keluhan nyeri di bagian pinggang. 28 x/menit T 37 perut membesar dengan tanda-tanda ascites(+). Pasien menyatakan memiliki hipertensi sudah sejak lama. nadi 98 x/menit RR . Urethrolithiasis e. perempuan. Hasil rontgen tampak air bronchogram.3 . Pasien pernah didiagnosa TB 1 tahun lalu. Ulang cek BTA sputum e. demam ringan. datang dengan batuk 3 minggu. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 160/90 mmHg. Kemudian pasien dilakukan pemeriksaan cek dahak dengan hasil sps +1/-/. Berikan terapi OAT kategori 2 d. hiperinflasi. Kultur dahak karena curiga MDR TB c. sesak nafas dirasakan sejak 3 bulan yang lalu. Pasien. ureum (lupa. Batu kalsium oksalat . RR 22. Bronkitis denhgan asma bronkial c. Diagnosis? a. datang ke dokter. PPOK Ginjal-Hipertensi 85. Chronic Kidney Disease d. pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 140/80mmHg. N 98. Pasien dengan batuk. Kultur darah karena curiga MDR TB b. Apakah dx pasien yg paling mgkn? a. Cystolithiasis d.dan hasil rontgen thorax mengarah TB. creat 1. nyeri ketok ginjal kanan (+) nyeri suprapubic (-) hasil lab didapatkan Hb 12. Bronkopneumonia dengan asma bronkial e. dan dinyatakan sembuh oleh dokter. T 36. Creatinin 5.5. . Apa yang sebaiknya dokter lakukan skrg? a. Bronkopneumoia dengan bronkitis b. Acute on Chronic Kidney Disease b.8. 57 th dating dengan keluhan sesak nafas. dahak banyak. Acute Kidney Failure c. Ureterolithiasis c. Sindrom Nefrotik 86.83. Bronkopneumonia dengan bronkiolitis d. Pasien laki-laki dewasa. dan BB sulit naik. kental warna putih. nyeri menjalar ke paha bagian dalam hingga testis. diterapi OAT kategori 1. Nephrolithiasis b.

Penyakit jantung 89.8. nadi 88x. nyeri terasa sangat hebat. 2RHZ/4R3H3 90. 2RHZES/1RHZE c.87. Antispasmodic c. Laki-laki 24 tahun datang dengan keluhan sesak napas. RHZES/R3H3 d. pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 130/80 N 90 RR 20 T 36. Pada pemeriksaan ditemukan distress pernapasan sedang. nyeri ketok ginjal kanan (+). Hb 11. 2RHZE/4R3H3 b. Pengobatan apa yang diberikan kepada pasien tersebut a. Fibrikistik paru c. Spirometri b.Pemeriksaan apa yang perlu dilakukan? a. Penangan pertama pasien yg paling tepat? a. TD dbn. Bronkietasis d. 88. menetap pada berbagai perubahan posisi. Basofil e. pasien mengaku sering keringat malam. Eosinofil d. RR 28x. LED 120 a. Analgetik b. echo c. Pasien mengaku mempunyai alergi dingin dan debu. pasien sudah tidak dapat BAK sejak 12 jam. Pada pemeriksaan didapatkan ekpirasi mengi (+). disertai dengan demam. TB Paru b. Pasien laki – laki datang dengan keluhan nyeri di bagian pinggang. 2RHZES/RHZ e. Pasien mengaku sedang batuk dan mengalami Penurunan BB 5 kg dalam 1 bln terakhir. Laser PARU Laki – laki 30 tahun. Diuretic d. Skin test . Laki-laki datang ke IGD dengan keluhan batuk. Morphin e. Pemeriksaan lab ditemukan leukosit 9000. Pasien mengaku pernah menjalani pengobatan TB selama 2 bulan. datang ke IGD dengan keluhan sesak napas sejak 3 minggu. Sindrom kartagener e. Sebelumnya pasien sedang membersihkan rumah. namun berhenti karena keluhan mereda dan pasien merasa bosan.5. rhonki basah halus.

Bronchiolitis terinfeksi e. Pengobatan apa yang boleh diberikan untuk pasien tersebut? a.. dengan keluhan sesak napas.. S 37. Biopsi paru c. TD 120/80 mmHg. Insisi paru d. Steroid+bronkodilator+mukolitik nebu 94. d. Asma bronchiale b. a.5 oC. Pada pemeriksaan fisik didapatkan bising suara vaskuler berkurang. Aminophilin IV b. b. ibunya mengaku anaknya sering mengalami ISPA dan mempunyai riwayat alergi dingin dan debu. Rifampisin Pirazinamid Isoniazid Etambutol Streptomisin . Lab Hb 11. Atelektasis 93. Keringat malam (+). Laki-laki 10 th ke poliklinik diantar ibunya.91. Basofil e. Pneumonia c. Diagnosis kerja apa yang sesuai ? a. c.. Aminophilin parenteral c. Pneumonia c. Pemeriksaan penunjang sitologi apa yang sesuai untuk pasien tersebut ? a. Keluhan lain batuk berdahak. RR 24x/menit. nadi 78x/menit. e. TB paru b. Soal sama seperti no 90. Broncietasis d. BB berkurang 5kg dalam 1 bulan. Eosinofil b. Terbutalin d. PPOK 95.. Bronkiolitis e.5 Leu 9000 LED? Diagnosa pasien tersebut adalah. Pasien menderita asma tapi ada penyulit hipertensi. Seorang laiki-laki 30 tahun datang dengan keluhan sesak napas sejak 3 minggu yang lalu disertai demam. a. Aminophilin nebu e. Asma bronkhiale d. Regimen obat TB yang menyebabkan urine berwarna merah adalah. Pedofil 92.

2RHZES/RHZE/5RHE c. Asma persisten serangan ringan b.. a. Streptomisin 98. Pasien juga mengeluh bb turun sejak 2 bulan. Disertai demam.1 tahun yang lalu pasien pernah mengalami hal yang serupa. Asma episodic jarang serangan ringan . sianosis (-) TD100/70 N 98x/menit RR 24 x/menit. Isoniazid b. 2RHZE/4R3H3 b. penurunan berat badan dan keringat malam hari. Pneumothorak c. Rekuren 99. Sudah pernah minum obat dari puskesmas selama 2 bulan dan dihentikan 1 bulan atas kemauan sendiri karena rasanya tidak nyaman. Pasien pria 28 tahun dating ke poli paru dengan keluhan batuk berdahak disertai darah 3 minggu yang lalu. Putus obat c. Pada pemeriksaan fisik didapatkan berat 32 kg. Pilihan obat yang tepat pada pasien tersebut adalah? a. Pasien laki-laki 26 tahun datang dengan keluhan batuk-batuk. Kambuh e. Kasus baru b. pasien hanya minum 2 minggu dan berhenti sendiri. Obat OAT yang dapat menimbulkan efek samping tersebut adalah. 2RHZE/4RHZ e. Drop out d. Termasuk kasus apa? a. 2RHZES/4R3H3 97. riwayat OAT (+). demam (-) pernapasan cuping hidung (+). Seorang pasien laki-laki 40 tahun mengeluh mual muntah. Pneumonia b. Anak usia 8 tahu datang dengan sesak sejak sehari yang lalu. Pasien pernah mengalami keluhan yg sama sebelumnya. Asma bronchial 100.96. Demam. Tuberculosis d. Pasien 30 tahun batuk berlendir disertai sedikit darah sejak 3 minggu yang lalu. Apa diagnosis pasien tersebut? a.. Rifampisin c. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 110/80 N 86 x/menit RR 20 x/ menit. Tumor paru e. Etambutol e. retraksi dinding dada (-). SGOT 540 SGPT 620. a. Pirazinamid d. keringat malam hari +. 2RHZ/6RH d. Asma episodic sering serangan ringan c.

b. Pasien tidak pernah menimbangkan berat badannya tetapi pasien merasa bajunya terasa longgar beberapa waktu terakhir ini. Edema paru dextra 103. Pada pemeriksaan radiologi didapatkan gambaran honeycomb. c. Demam dan berkeringat pada malam hari. Efusi pleura sinistra b. Apa diagnosisnya? a. Asma episodic sering serangan sedang e. Edema paru sinistra e. Niverapin e. CA paru e. SGPT: 80. SGOT: 60. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suara paru kanan menurun. TD 110/ 80 N 80x/menit RR 30x/menit. Foto thorax: infiltrat di apex paru. Pasien laki-laki 30 tahun. Pneumonia b. Pada pemeriksaan radiologi didapatkan sudut costovertebraenya tidak lancip. Asma episodic jarang serangan sedang 101. Obat yang harus diberikan secara hati-hati adalah a. Bronkiolitis e. PPOK 104. Zidofudin c. Evavirens b. Apa diagnosisnya? a. Bronkiektasis 102. Hematothorax d. gerakan tertinggal. Pasien datang dengan keluhan batuk berdarah. Lamifudin d. Untuk melihat replikasi aktif virus hepatitis. Pasien 29 tahun dating diantar istrinya dengan keluhan sesak sejak 1 minggu yang lalu.d. Pemeriksaan fisik lupa. Bronkiektasis d. Pasien dating dengan keluhan batuk berlendir 4 minggu yang lalu dan sejak 3 minggu yg lalu lender berwarna seperti karat. a. Pirazinamid 105. Tuberculosis b. Bronkiektasis d. yang perlu diperhatikan adalah? HbeAg HbsAg IgM anti HAV . Sebelumnya pasien menderita batuk lama. Apa diagnosisnya? a. Tuberculosis c. Efusi pleura dextra c. Pneumonia c. Tes HIV reaktif (+).

Pemeriksaan fisik normal. a. Pasien datang dengan penurunan kesadaran. Insulin IV b.d. Uretrolitiasis e. Antasida dengan onset cepat dan durasi lama apa? Alumunium hidroksida Magnesium hidroklorida Magnesium hidroksida Simeticon Koloid bismuth 111. N: 130x/menit. Obesitas tipe 1 b. IgG anti HAV e. Kesadaran somnolen. a. Nefrolitiasis b. e. Ranitidin . b. Obesitas tipe 2 109. Ureterolitiasis c. Terapi yang tepat? a. HBCAg (+) koinfeksi apa yang dapat menyebabkan hepatitis fulminan? HDV HBV HEV HAV HBsAg 108. HBV RNA 106. Simetidin d. Status gizi? a. b. Keton (+). e. Lansoprazole c. D40% bolus d. Obat apa yang sebabkan impotensi dan menurunkan libido? a. Vesicolitiasis d. Wasting e. Overweight c. d. Trauma buli 107. GDS: 300 mg/dl. NaCL secepatnya 110. c. Omeprazole b. Pasien ulkus duodenum minum obat penghambat asam lambung. D10% bolus e. Pasien laki-laki datang dengan keluhan nyeri pinggang menjalar sampai lipat paha. Nyeri hilang timbul. BB 50 kg. Diagnosis? a. Urin merah. c. TB 170 cm. Insulin IM c. d. Pasien laki-laki mengeluh sering buang air kecil dan mengalami penurunan berat badan. Pra obesitas d.

Keluhan memberat dalam 2 minggu ini. Pasien perempuan datang dengan nyeri perut. 2 hari kemudian pasien demam lagi. c. Gastritis massive e. Falciparum d. Pasien adalah seorang dosen muda di FK dan sering stress. Gastroenteritis 113. Terdapat pada ronsen ada gambaran radioopaq dilumbal dextra seperti pelebaran calyx (staghorn appearance). Nefrolitiasis lusen dextra b. Knowlesi 116. Keluhan membaik setelah makan dan minum antasida. Pasien nyeri pinggang. Vesicolitiasis d. Hapusan darah tebal (+) plasmodium. a. d. Nefrolithiasis dextra e. a. b. Ureterolitiasis dextra c. e. mual muntah. Koloid bismuth 112. Vivax b. Obat yang paling aman? Isoniazid PZA Rifampisin Etambutol Streptomisin VARIASI 114. d. Malaria jenis apa? a. c. b. Pasien TB ada peningkatan SGOT dan SGPT. Diagnosis? a. Ovale c. Diagnosis? a. Urin merah. Malariae e. Malaria falciparum terapi pilihan utamanya adalah? Kuinolon Kloroquin Artemisin Kina Clindamicyn .e. e. Peptic ulcer b. Pasien demam 5 hari. Esofagitis d. GERD c. Urethrolitihiasis 115.

Riwayat DM 10 tahun yang lalu. Gastritis massive 118.c hepatoma c. Riwayat DM 10 tahun yang lalu. badan terasa panas. Varises esofagus e. berkeringat. Omeprazole b. Koloid bismuth e. S: 37. Ranitidin d. Langsung debridement e. HR 120 x/menit reguler. GDP c. Krisis tyroid b. Pasien laki-laki datang dengan keluhan luka pada kaki yang tidak kunjung sembuh. Gastritis ulcus drug induce b. Paracetamol d. Terapi? a. Pasien dengan keluhan BAB hitam. Obatnya? a. Pasien dengan keluhan BAB hitam. GDS b. Diagnosis? a.c sirosis hepatis d. Insulin c. Syok kardiogenik e. Amputasi 121. Pasien laki-laki datang dengan keluhan luka pada kaki yang tidak kunjung sembuh. Untuk menegakkan diagnosa pemeriksaan yang dilakukan? a. Seorang perempuan 40 tahun datang dengan keluhan jantung berdebar-debar.117. Ondansentron 119. EKG 120. TTGO d. Riwayat konsumsi obat rematik (+). Syok hipovolemik . Antasida c. Penurunan kesadaran (+). Ulkus duodenum e. HBA1C e. Segera terapi penurunan gula darah dan antibiotik b. Hipertiroid d. Riwayat konsumsi obat rematik (+). tekanan darah 80/60. Varises esofagus e. Diagnosis? a. Hipotiroid c.

Gout artritis b. Anemia aplastik . Rabdomiolisis 124. TD 120/80. Diagnosis? a. Anemia sideroblastik d. OA+RA e. Pasien datang dengan keluhan nyeri pada pergelangan tangan dan jari-jari tangan. Anemi hemolitik b. Gout arthritis d. Tidak teraba sakit dan merah. Nafas bau buah segar. Seorang laki-laki datang dengan keluhan tidak sadarkan diri. Kemungkinan diagnosis paling tepat? a. RA b. takipneu. takipneu. Miositis 123. Pemeriksaan fisik CA (+/+). N 86 x/menit. Sebelumnya demam. Nafas bau buah segar. N 86 x/menit. Splenomegali (+). Penyebab sesak napas pada pasien? a. Dehidrasi c. Pemeriksaan lab Hb: 7. Asam urat 11. Asidosis metabolic d. OA c. SI (+/+). Alkalosis metabolic e. HONK b. TD 120/80. OA d. Pasien datang dengan keluhan bengkak pada pangkal ibu jari (+). GDS 520. Edema paru 125. Seorang laki-laki datang dengan keluhan tidak sadarkan diri. Diagnosis? a. Diagnosis? a.5 MCV (normal). Syok hipovolemik 126. Koma e. Terasa kaku pada pagi hari dan hilang pada siang hari. GDS 520. RA c. MCH (normal).122. Koma uremikum d. Perempuan datang dengan keluhan lemas dan pucat. Asam urat naik 2x. Anemia defisiensi besi e. creatinin naik. Penumpukan benda keton b. OA+RA e. Anemia megaloblastik c. KAD c.

Wanita 25 tahun datang dengan keluhan nyeri pinggang kiri sejak 1 bulan yang lalu. Calcium oxalate d. Pasien juga mengeluh bb turun 5kg sejak 2 bulan. Kultur BTA . Terapi yang tepat untuk pasien ? a. Pasien wanita 28 tahun dating ke poli paru dengan keluhan batuk berdahak disertai darah 3 minggu yang lalu. trombosit 250. tetapi asien hanya minum 2 bulan saja dan dihetikan sendiri karena bosan. Foto ro thorax b. Cystine c. Penyusun batu yang paling mungkin adalah? a. IgE 128. disuruh meminum obat 6 bulan. terdeteksi cold aglutinin antibody. MCV 90. Pasien pernah mengalami keluhan yg sama sebelumnya. splenomegali (+). 2(RHZ)/4RH e. Pemeriksaan sensitifitas bakteri e.127. Dari pemeriksaan sputum didapatkan BTA +++. Pasien wanita 28 tahun dating ke poli paru dengan keluhan batuk berdahak disertai darah 3 minggu yang lalu. Hb 4 gr/dl. Pasien juga mengeluh bb turun 5kg sejak 2 bulan. IgG b. Yang menyebabkan hemolisis adalah? a. Pemeriksaan penunjang didapatkan gambaran radioopaq. Sebelumnya pasien dirawat akibat ISK. WBC 6000. Normokromik normositer. Demam tidak terlalu tinggi. Uric acid b. disuruh meminum obat 6 bulan. RHZE d. keringat malam hari +. Dari pemeriksaan sputum didapatkan BTA +++. keringat malam hari +. 2RHZES/(RHZE)/5R3H3E3 c. IgA e. RHZES 130. Laki-laki 25 tahun ke UGD mengeluh letih lesu. IgM c. Struvit 129. Kesan ditemukan batu saluran kemih. tetapi asien hanya minum 2 bulan saja dan dihetikan sendiri karena bosan.000. Pemeriksaan sputum c. Pemeriksaan penunjang selanjutnya adalah? a. Pemeriksaan bakteri tahan asam d. Silikat e. 2(RHZE)/4(RH)3 b. IgD d. Pasien pernah mengalami keluhan yg sama sebelumnya. Demam tidak terlalu tinggi.

Mitral regurgitasi c. Diazepam d. Apa diagnosis yang tepat? a. aorta stenosis e. Pria 68 th dengan keluhan pingsan berulang sejak 2th yll. Ranitidine 134. Seorang laki-laki 30 th dating dengan sesak yang memberat saat bekerja dan mengangkat berat.131. Riwayat HT. Apa penyebab sesaknya? . Ondancentron e. Anemia heart disease 132. bising sistolik. Gagal jantung kongestif d. Tidak tampak iktus kordis. Gagal jantung kongestif d. AMI dengan syok hipovolemik c. TD 80/palpasi. HR 150x/m. tidak ada nyeri dada. Lab troponin T +. memberat 1 bulan yll. Miocarditis c. Pria 70th dengan sesak terutama saat berbaring. PJK e. CK-MB 100iu/dl. Obat apa yang tepat untuk pasien ini? a. dan T normal. Mitral regurgitasi e. dan gangguan kesadaran. AMI dengan syok kardiogenik b. Flouxetin b. mital stenosis b. perempuan 43th dating dengan keluhan wajah pucat. Dx nya adalah? a. AMI b. RR 24x/m. Chlobamazepin c. gelombang P. QRS. DM. Opening snap pada SIC 4. nyeri dada. gambaran EKG LBBB. Diagnosisnya? a. regurgitasi aorta c. gelisah. EKG Atrial fibrilasi. Mital stenosis d. HR 150x/m. AMI b. CPCD e. mitral regurgitasi 135. murmur diastolic pada apex jantung. stenosis pulmonal d. Gambaran EKG ST elevasi di semua lead. EKG sinus takikardi. tidak sesak. Perempuan 18 th dengan keluhan mual muntah tanpa sebab sejak 1 bulan yang lalu. Perempan 23 th dengan keluhan nyeri dada disertai demam. Mital stenosis 133. Apa diagnosisnya? a. berdebar debar. Ventrikel takikardi 136. EKG LVH.

captopril b. efedrin c. beri O2. beri O2. HCT+ B bloker d. buang air kecil seperti air cucian daging. c. Awalnya terkena gigi geraham. dopamine 140. captopril 25mg sub lingual. Syok karena obat terapinya? a. b.a.4. mencari pertolongan lain. Riwayat DM. Nifedipine e. Pasien IGD puskesmas 55th dengan keluhan 1 jam yang lalu sesak napas. Laki-laki 25 tahun. Uretrolitiasis b. adrenalin b. setelah dicabut plak tetap tidak dapat hilang. captopril 25mg sub lingual c. Typhoid fever . rujuk ke RS b. Wanita 50 th TD 180/120. Sindrom nefritik e. riwayat HT tidak terkontrol sebelumnya. Sindrom nefrotik 141. beri O2 138. beri O2. Uretritis c. suhu 36. TD 210/120 HR: 100 RR 35. Suhu :37. GDS 180. Obat anti hipertensinya? a. ISDN 139. Fungsi ginjal normal. emboli paru bendungan paru HT pulmonal Pembesaran atrium Gangguan ventrikel kanan 137. Laki-laki terdapat plak putih pada lidah yang tidak hilang. HR 60. HCT c. GNAPS d.1 GCS: E3V5M4. Penanganannya? a. Diagnosa? a. Diagnosa? a. rujuk ke RS e. AB d. Resusitrasi cairan e. d. captopril 25mg d. pasien meracau tidak jelas. e.

Efek pemakaian kortikosteroid jangka panjang mengakibatkan peningkatan hormon? a. DIfteri D. Candida kasey C. Codein e. ACTH b. Lactobasilus e. Typhoid fever 143. GnRH menjalar hingga suprapubik. Diagnosis apa mungkin dari kasus tersebut? . Anak 2 tahun. dapat hilang dan meninggalkan bekas. Wanita nyeri pinggang kemungkinan penyebab? a. Coli b. yang meningkat ALT dan AST. Candidiasis oral Difteri Pertusis BSSD 142. c. e. Laki-laki. riwayat keluarga. Diagnosa? A. GH e.pylori 144.b. dibawah ke RS menelan obat di lemari. Candida albican B. Balita terdapat plak putih pada lidah. TSH d. Bakteri 145. demam. Asetaminophen c. Shigela c. Pertussis E. Amoeba d. TTV normal. Tiroid hormone c. H. PCT 146. kemungkinan obat yang diminumnya? a. Asam mefenamat d. d. ayahnya meninggal karena stroke dan ibunya meninggal mempunyai riwayat tekanan darah tinggi. E. Ampicilin b. usia 50th dengan Tekanan darah 180/100 mmhg.

GDP<126 &GD2PP<200 150. liver span (+4cm). TTGO . Acrbose d. RR: 24. GDP<200 &GD2PP<140 c. b. Glibenclamide c. Apa yang harus dokter dilakukan a. Hepatitis akut b. Laki-laki. Pasien datang ke praktekan dokter umum dengan keluhan kencing sering pada malam hari. S: 36. Obat DM yang cocok untuk pasien dengan hasil lab: urine: reduksi protein (+++) adalah a. sclera ikterik (+). Diet d. 45 th. mengeluh perut terasa sebah. dan sering minum. muntah.a. Ca Hepatoseluler 148. e. Cek GDP ulang b. Pioglitazone 149. N: 90. d. GDP<140 &GD2PP<200 b. c.5. GDS<200 dan GDP < 126 d. Medikamentosa e. GDP<126 &GD2PP<140 e. Insulin e. Metformin b. teraba massa. Hepatis Kronis d. Dari hasil px Gula darah didapatkan GDP>140 Dan GD2PP< 160. Sirosis Hepatis c. Lupa e. Hipertensi stage I Hipertensi stage II Hipertensi stage III Hipertensi urgensi Hipertensi emergensi 147. Target gula darah pada pasien DM a. dari PF: TD: 120/70. Cek GDS ulang c. berat badan menurun. Diagnosis dari kasus di atas? a. mual.