Anda di halaman 1dari 10

JURNALPSIKOLOGI

VOLUME36,NO.2,DESEMBER2009:106–115

StudiMetaanalisis:MusikUntukMenurunkanStres
MahargyantariP.Dewi

1

FakultasPsikologi
UniversitasGunadarma
Abstract
Musichasbeenconsideredasawidespreadsocialphenomenonrecently.Ameta‐analysis
review of research articles using music to decrease stress was conducted on 20 quantitative
articles, consisted 40 studies and involving 1555 participants. The participants in this
research consistedfromfourto eighty years old.Theresult showed that music coulddecrease
stress. However, this finding supports previous researches and further analysis revealed that
musiccanimproveaspectsofstress,suchasphysical,behavior,andpsychological.
Keywords:metaanalysis,music,stress
1

Stres merupakan hal yang menjadi
pokok pembicaraan sejak bertahun‐tahun
lamanya.Stres dapat dialamiolehindividu
manapun seperti individu yang bekerja di
lingkungan pendidikan. Menurut peneli‐
tian yang telah dilakukan di universitas‐
universitasAustralia,selamalebihdaridua
dekade didapatkan bahwa stres di
universitassemakinmeluasdanbertambah
jumlahnya. Seldin mengatakan bahwa
lingkungan universitas di negara bagian
Australia pada tahun
1980an memiliki
tingkat stres kerja yang tinggi. Demikian
pula The United Kingdom Association of
UniversityTeacherStudy(AUT)menemukan
bahwa 49% dari karyawan universitas
melaporkan bahwa pekerjaan mereka
merupakan pekerjaan yang penuh dengan
tekanan. Hasil penelitian pada tujuh
Universitas di New Zealand didapatkan
bahwa sebagian dari karyawan universitas
yang dijadikan sampel penelitian merasa
“sering atau selalu” menemukan pekerjaan
mereka membuat stres dan karyawan
1

Korespondensi mengenai artikel ini dapat dila‐
kukandenganmenghubungi:mp_dewi@yahoo.com

106

berpendapat bahwa stres itu akibat dari
bebankerjayangberlebihan.
Stres juga dapat dialami oleh maha‐
siswa yang akan memasuki tingkat
pendidikan di universitas. Bagi beberapa
mahasiswa, memasuki tingkat pendidikan
di universitas merupakan hal yang
membuat stres, hal ini dikarenakan akan
terjadi banyak perubahan dibandingkan
waktu di sekolah menengah. Untuk
mahasiswa yang lain, tinggal jauh dari
rumah merupakan salah satu sumber stres
(Greenberg,2002).
Terapi musik berperan sebagai salah
satu teknik relaksasi untuk memperbaiki,
memelihara,mengembangkanmental,fisik,
dan kesehatan emosi (Djohan, 2006).
Selanjutnya Kemper dan Danhauer (2005)
menjelaskan mengenai manfaat musik.
Musik selain dapat meningkatkan kese‐
hatan seseorang juga dapat meringankan
dari rasa sakit, perasaan‐perasaan dan
pikiran yang kurang menyenangkan serta
membantuuntukmengurangirasacemas.
Sarafino (1994) menjelaskan bahwa
stres merupakan suatu kondisi yang

fisik. pendidikan.masyarakat. misalnya: ketegangan. stres dapat menyebabkan ketidakpuasan.gelisah dangangguantidur. dan pekerjaan.bicaracepat. cemas. radang usus besar.harga diri yang rendah. penyakit fisik. penyakit kulit kronis. kebosanan. yaitu: ling‐ kungan. 3) Positive stress. Campbell (2001) menjelaskan bahwa musik dapat menyeimbangkan gelombang 107 . energi yang rendah. dan suka menunda‐nunda. radang sendi. merupakanjenisstresyangnetraldantidak merugikan.penyakit. ketidakterlibatan dalam persoalan umum. depresi. sakit kepala.tekanandarahtinggi. baik terhadap fisik maupun psikologis.mempercepatcarabicara.stres dapat menciptakan perubahan dalam metabolisme. tangan gemetar. gugup. Terapi musik dapat digunakan dalam lingkup klinis.keputusan. menurunnya kepuasan hidup. misal‐ nya positive stress membantu mendorong seseorang untuk mengerjakan suatu tugas dalamwaktuyangterbatas. hilangnya ketertarikan JURNALPSIKOLOGI dalam hubungan seksual.Kerugiandari individu yang mengalami distres yang panjang dan berulang adalah menurunnya produktivitas di tempat kerja dan di sekolah. dan tingkat keluarnya karyawan.Penelitianmengenaidam‐ pak negatif stres bagi psikologis seperti yangdilakukanWinefield(2002). mudah marah. (b) gejala psikologis. serta menyebabkan serangan jantung. radang lambung. kecemasan. menimbulkan sakit kepala. mudah marah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres berpengaruh negatif. sakit pinggang. Robbins (2001) menyatakan bahwa stres dapat berpengaruh positif maupun negatif. Schafer (2000). pendidikan atau intervensi pada aspek sosial dan psikologis (Wigram dalamDjohan. keluarga. psikologis dan sosial yang terdapat dalam dirinya. Stres yang berpe‐ ngaruh negatif bagi fisik seperti penelitian yang dilakukan oleh Lindquist (1997) dan Chandola(2006). membagi stres menjadi tiga jenis. 2) Distress. meningkatkan laju detak jantung dan pernapasan. sakit punggung. Stres yang membangun disebut sebagai eustres dan stres yang menjadi ancaman disebut distres. perubahan dalam kebiasaan makan. dan sosial bagi klien atau pasien yang membutuhkan pengobatan. meningkatkan tekanan darah. Stres muncul dalam keada‐ an psikologis lain. terjadi pada saat tuntutan terlalu besar atau terlalu kecil.kurang berkembangnya karir pekerjaan. absensi. Charlesworth dan Nathan (dalam Schafer.STUDIMETAANALISIS:MUSIKUNTUKMENURUNKANSTRES dihasilkan ketika transaksi antara individu dengan lingkungan yang menyebabkan individu tersebut merasakan adanya ketidaksesuaianbaiknyatamaupuntidak– antaratuntutansituasidansumber‐sumber dari sistem biologis. antara lain: sakit kepala. dan (c) gejala perilaku. 2000) menjelaskan mengenai jenis‐jenis stressor. kanker. Gejala‐gejala stres yang biasanya tim‐ bul menurut Robbins (2001). perubahan. adalah jenis stres yang dapat membantu untuk mengerjakan hal‐hal tertentu. gejala stres yang dikaitkan dengan perilaku mencakup perubahan dalam produktivitas. Simtom distres dapat berupa kurangnya daya konsentrasi. yaitu :1) Neustress. tekanan darah tinggi. meningkatnya merokok dankonsumsialkohol.2006).2006). tenaga yang terbuangpercuma. Distres mengarah pada dua jenis gangguan baik fisik maupun psikis. Selanjutnya Schafer (2000) mengartikan stres sebagai gangguan dari pikiran dan tubuh dalam merespontuntutan‐tuntutan. Kata terapi berkaitan dengan serang‐ kaian upaya yang dirancang untuk mem‐ bantuataumenolongorang(Djohan. merasa tidak gembira. dapat dibagi menjaditigayaitu:(a)gejalafisiologis. serangan jantung. hukuman.pekerjaandan hubungan.

yang bergetar dari 14 hingga 20 hertz. Periode‐periode puncak kreativitas. 2006).5hingga3hertz. Parr. dan tidur nyenyak. (14) musik meningkatkan daya tahan. kece‐ masan (Ruiz. 2005). Adapun bebe‐ rapa kata kunci yang digunakan adalah music. (10) musik dapat memperkuat ingatan dan pelajaran. serta secara manual melalui penelusuran koleksi beberapa jurnal penelitian. didapatkan 20 hasil penelitian dan berisi40studiyangmemenuhikriteriadata untuk dianalisis dengan menggunakan studimetaanalisisini. Campbell (2001) selanjutnya mene‐ rangkan bahwa musik memiliki beberapa manfaat. meditasi yang dalam. 2007. medi‐ tasi dan tidur dicirikan oleh gelombang theta. Gelombang otak dapat dimodifikasi oleh musik ataupun suara yang ditimbul‐ kan sendiri. Metode ProsedurPengumpulanData KriteriaDatayangDianalisis Dari hasil penelusuran jurnal peneli‐ tian yang dipublikasikan dari tahun 1999‐ 2006. Gelombang beta terjadi apabila kita memusatkan perhatian pada kegiatan sehari‐hari di dunia luar.JournalofBehavioralMedicine. Journal of Music Therapy. (3) mu‐ sik mempengaruhi pernapasan.lib. Journal of Advanced Nursing. serta kea‐ daan tak sadar menghasilkan gelombang delta. Sparks. (11) musik dapat meningkatkan produktivitas. Penelitian mengenai manfaat musik untuk mengu‐ rangi rasa sakit (Richards. dari 4 hingga 7 hertz. Johnsons. & Lan. (8) musik dapat memperkuat ingatan dan pelajaran. 2001. yaitu: (1) musik menutupi bunyi dan perasaan yang tidak menyenangkan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mencari jurnal melalui media elek‐ tronik seperti program EBSCO dan Proquest melalui www. 2003. denyut nadi. & Emerson. Cheek.id. stres (Noguchi.Journal Compilation. 2005. Kenny.ac. & Sheridan. 2000. (15) musik meningkatkan penerimaan tak sadar terhadapsimbolisme. therapy music. Magill.dandamailahperasaan. stress.ugm. (2) musik dapat memperlambat dan menyeimbangkan gelombang otak.(5)musikmengu‐ rangi ketegangan otot dan memperbaiki gerak serta koordinasi tubuh.puas.dan(16)musikdapat menimbulkanrasaamandansejahtera. (9) musik mengubah persepsi kita tentang waktu. Adolescence. Bradley. Stress and Health. 2006). (13) musik merangsang pencernaan.DEWI otak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musikdapatsecaralangsungmaupuntidak langsung mengurangi stres. (6) musik juga mempengaruhisuhubadan. Scheufele. Pleaux. semakin santai. Kriteria bagi suatu artikel untuk bisa memenuhi syarat dilakukan meta analisis pada topik ini adalah studi primer JURNALPSIKOLOGI . 2006. Semakin lambat gelombang otak. (12) musik meningkatkan asmara dan seksualitas.. Jour‐ nal of Mental Health Counseling. juga ketika kita mengalami perasaan negatif yangkuat. Kesadaran biasa terdiri atas gelombang beta.yangberkisardari0.Ketenangandankesadaranyang meningkat dicirikan oleh gelombang alfa.dantekanandarah. (4) musik mempengaruhi denyut jantung. Baryza. Jurnal‐jurnal yang diperoleh peneliti berasal dari Journal Brain Injury. (7)musik dapat mengatur hormon‐hormon yang berkaitan dengan stres. Clark et al. 108 Berdasarkanuraiandiatasmakadapat ditarik kesimpulan bahwa musik dapat menurunkanstres. yang daurnya mulai 8 hingga 13 hertz.

Pada Tabel 3 juga dapat dilihat analisis tambahan mengenai rangkuman hasil koreksi kesalahan dari aspek‐aspek stres yaitu aspek fisik. pada studi metaanalisis ini hanya satu artifak yang dikoreksi. mengoreksi rerata dan standar deviasi daripenelitian. 9 studi yang menghasilkan nilai t. Varians dari koefisien r populasi terbo‐ bot Metaanalisis digunakan sebagai dasar untuk menerima atau menolak hipotesis yang diajukan. membandingkan standar deviasi dan rerata yang sudah dikoreksi untuk menilai berbagai variasi yang ada (Hunter&Schmidt. mengkoreksi varians yang ada. Estimasirpopulasi c. dalam hal ini koreksi kesalahan sampling yang dilaku‐ kanadalah: a. 3. diperoleh nilai F dan t. Walaupun menurut Hunter & Schmidt (1990) ada sebelas artifak. 4. d dan r. Hal ini dikarenakan keterbatasan data yang ada. dapat dilihat pada tabel 3. berupa tritmen terapi musik dan variabel tergantung.STUDIMETAANALISIS:MUSIKUNTUKMENURUNKANSTRES mengandung situasi manipulasi eksperi‐ men berupa pemberian tritmen musik un‐ tuk menurunkan kondisi stres. KoreksiKesalahanSampling(Bare‐BoneMeta Analysis) Adapun rangkuman hasil koreksi kesalahan sampling pada variabel dependen. Selanjutnya. Duapuluh artikel jurnal yang didapatkan terdiri dari 40 studi eksperimen. Varians r populasi kesalahan pengam‐ bilansampel d. Estimasivarianrpopulasi Hasil KarakteristikStudiPrimer Data pada Tabel 1 merupakan gam‐ baran dari karakteristik studi primer yang dijadikan data untuk dianalisis. dalam penelitian metaanalisis. 109 . 5. menghitung statistik deskriptif yang diinginkan untuk setiap studi kemu‐ dianmenghitungreratanya. Hal ini dilakukan untuk mengoreksi adanya kesalahan penelitian yangdisebabkanolehmanusiaataupeneliti itu sendiri. Nilai rxy yang diperoleh dari transformasi nilai F dari studi ekserimen tercantum dalamTabel2. Ada‐ punartifakyangdikajiadalah: IkhtisarProsedurMetanalisis b. seperti tritmen terapi musik yang didapat‐ kan tidak memiliki reliabilitas alat ukur sehingga kesalahan pengukuran (error of JURNALPSIKOLOGI Kesalahan sampling (sampling error atau barebone meta‐analysis). Studi metaanalisis yang dilakukan ini beranjak dari studi‐studi primer yang berbentukstudieksperimenantaravariabel bebas. yaitu stres.ddan r.ddanr. akumulasi hasil penelitian merupakan suatuprosesyangdapatdilakukandengan: 1. TransformasiNilaiFkedalamnilait. karena ada kemungkinan adanya sampling errors. menghitung varians statistik dari studi tersebut. Terdapat 31 studi yang menghasilkan nilai F. yaitu stres. Untuk nilai F perlu ditansformasikan terlebih dahulu ke dalam nilai t.555 dan terdiri dari40studi. yang disebut dengan artifak. aspek perilaku dan psikologis.1990). Jumlah total sampel penelitian 1. sehingga perlu dilakukan tranformasi persamaankedalamnilait. measurement) tidak dapat dilakukan. 2.

C.H.H.M 2000 Scheufele.80 24 24 24 12 51 2003 Hirokawa..&McCabe.Tanaka..C..H Robb.C..C..P..&Joyce.A Smith.M..M Mckinney.P.&Hori.M P 2 ‐ 2005 Lai.M Mckinney..T...Kumar.G.74 63 63 63 86 60 2005 Lai.H.P.E.H.C.Antoni.&Good.M Scheufele.E..C.T. M.M Mckinney.A Tan...&Good.74 ‐ 2005 Lai.L.. Tims.M P 2 ‐ ‐ 67 2000 Scheufele.L.74 0...H.J.T P 2 ‐ ‐ 20 2003 Iwaki.H.&Ohira.&Hori.Antoni.Kumar.&Ohira.H Hirokawa. Tims.&Joyce.E P 2 ‐ ‐ 15 2004 Hirokawa.70 0.L.F.E P 3 ‐ 0.H.Kumar..E P 1 ‐ 0.Antoni.F.H.H. M.M P P P P P 1 2 3 ‐ 1 ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ 0.P..&Good.C.M..T P 3 ‐ ‐ 20 2004 Hirokawa.79 15 2004 2004 2004 2004 2005 Smith..H...M P 3 ‐ ‐ 67 2003 2003 2003 2003 2003 P P P P P 1 2 3 ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ 0.M.&Ohira..C.J..P.93 15 2004 Hirokawa.H P 1 ‐ ‐ 28 2005 Ruiz.H..&Good.C.H..Antoni.S.70 0.M P 4 ‐ 0. M.Bradley. Tims.Kumar.L.C.89 15 2004 Hirokawa.M.DEWI Tabel1..70 0.Tanaka.E.T...L Cheek.E P 4 ‐ 0.&Joyce.R. KarakteristikSampelPenelitian Tahun 1997 Peneliti Sumber Publikasi P Studi ke 1 P rxx ryy ‐ 0. M.P.T P 1 ‐ ‐ 20 2003 Iwaki.Parr.&Good.F.P Lai.H P 3 ‐ ‐ 28 1997 1997 1997 110 0.&McCabe.W Iwaki.C.H..M P 3 ‐ 2005 Lai.A Smith.L.&Hori.F.&McCabe..&McCabe.E.L.C.M P 5 ‐ ‐ 60 2005 Ruiz.E.H.H P 2 ‐ ‐ 28 2005 Ruiz.J.P.Tanaka...L.E.J.H.H Hirokawa.C..74 60 60 60 Sampel Karakteristik Orangdewasa(usia23‐45 tahun) Orangdewasa(usia23‐4 tahun5) Orangdewasa(usia23‐45 tahun) Orangdewasa(usia23‐45 tahun) RemajadanDewasa(usia18 –59tahun) RemajadanDewasa(usia18 –59tahun) RemajadanDewasa(usia18 –59tahun) Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Anak‐anak(usia4‐6tahun) Guru Mahasiswa(usia20‐28 tahun) Mahasiswa(usia20‐28 tahun) Mahasiswa(usia20‐28 tahun) WanitaDewasa(usia66‐80 tahun) WanitaDewasausia(66‐80 tahun) WanitaDewasa(usia66‐80 tahun) WanitaDewasa(usia66‐80 tahun) Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa AnakSekolah OrangDewasa(usia63‐80 tahun) OrangDewasa(usia63‐80 tahun) OrangDewasa(usia63‐80 tahun) OrangDewasa(usia63‐80 tahun) OrangDewasa(usia63‐80 tahun) WanitaYangMengalami Kekerasan WanitaYangMengalami Kekerasan WanitaYangMengalami Kekerasan JURNALPSIKOLOGI ..C.. Tims.& Lan.H.J.95 Jumlah(N) 28 2 ‐ ‐ 28 P 3 ‐ ‐ 28 P 4 ‐ ‐ 28 P 1 ‐ ‐ 67 2000 Mckinney.

J.R P ‐ ‐ ‐ 20 2005 Jones.Tims.44 0.C.J.32 2.T.36 2.M.89 1.C Kim.F. Smith.P.Tanaka.J.E.&Matsushita. Lai. Iwaki.A.T P ‐ ‐ ‐ 60 2006 2006 Takahashi..41 1.04 0.K P ‐ ‐ ‐ 62 WanitaYangsedang MenjalaniRehabilitasi Penyalahgunaanobat(usia 19‐42tahun) Priadanwanita(usia21‐69 tahun) Pria(usia24‐29tahun) Priadanwanitayang mengalamistroke AnakSekolah(usia4‐6 tahun) Pasiendimentia Orangdewasayangtelah menjalanibedahjantung (usia65tahunkeatas) Remajasampaiorang dewasa(18‐51tahun) Anak‐anak(usia4–6.21 0.M. Robb..89 1..H.97 1..65 0.59 3.Bradley.&Lan.&Gold.H.57 3.A.L.59 ‐0.H Twiss.M.04 111 .81 6.P.E.T Iwaki.76 JURNALPSIKOLOGI 6. Lai.60 2.P.Antoni.55 0.57 1.. 28 2.98 0.56 4..Tanaka..H.C.M.Tims.08 1.72 7.Tanaka..&Good.M.43 1.28 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 2000 2000 2000 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2003 2004 2004 2004 2004 2004 2004 2004 2004 2005 2005 2005 2005 2005 2005 Scheufele..Antoni.H.& McCabe.D P ‐ ‐ ‐ 26 2005 2005 Baker.Wigram. 28 2..STUDIMETAANALISIS:MUSIKUNTUKMENURUNKANSTRES 2005 Cevasco.C.63 3.40 1997 Mckinney.01 2.L.56 1. Cheek.62 0.46 0.C..&Hori.C.M...P.H.83 ‐0.Kumar.R..L.E.A.C.58 ‐0.&Good..27 4.99 0. Scheufele.C.H..25 0.F.23 ‐0.M.T.P.35 4 1997 Mckinney.C..M.M.A.&Good.H.H..Parr.S.M.2 6.Kumar.Tims.47 1.L..ddanr No Tahun 1 1997 2 Peneliti N F t d rxy Mckinney..35 0.81 ‐0.57 0.&Good.00 0.P.F.36 0.H.J.53 0. Hirokawa.36 0.17 2.H.26 0...70 ‐2.&Joyce.H.29 ‐3.H..J.. Lai.59 0.C...A.E.60 ‐2. Lai.64 0.M. 28 4.P.03 5.H.L.H..C.E.T.&MacDonald.15 5.35 0.&Koh.62 0...I P P ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ 4 10 2006 Lindblad.96 1.28 3 1997 Mckinney.F.. Smith.G.C.& McCabe.&McCaffrey.A.77 5.31 3..43 0.H..N.28 ‐0.A.08 3.74 0.E.H.59 0.44 0.&Joyce.6 6...W.93 1.&Ohira.6 tahun) Keterangan:tanda(‐)padakolomrxxdanryymenandakantidakdidapatkannyareliabilitasalatukur Tabel2 TransformasinilaiFkedalamnilait.&Theorell.M.T(Sleepiness) Iwaki.H.S.Antoni.& Generally.H.H.F..07 39.59 0.Kennedy.J.05 3.&Ohira.58 ‐0.19 5.M.&Good.70 1. Hirokawa.M.R..37 ‐0.76 0.29 ‐3.T Hirokawa. Scheufele. 67 67 67 24 24 24 12 51 20 20 20 15 15 15 15 63 63 63 86 60 60 60 60 60 28 3..Antoni.31 0.. Lai.05 0.J. Hirokawa.81 6.02 2..13 35.48 ‐0.87 0.22 0.. Hirokawa.28 ‐0. 28 5.Seaver.54 1.M.P.& McCabe.L.L..T. Smith.&Joyce.C.Kumar.17 ‐0.F.E.&Hori.Kumar..E.C.T..E.J.L.H.Hogmark..42 ‐0.L.&Hori.38 ‐0.& McCabe.C. Ruiz.20 ‐3.24 1.57 ‐0.98 1.47 0..22 1.R P P ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ ‐ 32 60 2006 Mitchell.1 9.04 0.Tims.46 0.77 0..M.M.M.M.M.M.. Tan.39 2. Hirokawa.2 ‐3.L. Hirokawa.R P ‐ ‐ ‐ 54 2006 Noguchi.40 ‐0.R.&Ohira.24 3.81 2.86 0.

0441 0.39 0.68 0.R.C.. 28 28 20 26 4 10 60 32 60 54 62 Total 17.4039% 18.39 0.52%.6709% 87.T.05 untuk aspek perilaku dan 0.36 2..L.J.223 0.0157 0.M.88 3. Ruiz.32 0..48 2.N.F.61 0.D.7 5..J.86 0.&McCaffrey.39 0.57 4..5961% 81.6416% N JumlahStudi Berdasarkan analisis data secara kese‐ luruhan diperoleh estimasi korelasi popu‐ lasi setelah dilakukan koreksi kesalahan sampling masuk dalam batas interval kepercayaan 95%.70 0.29 0.R. Hasil analisis selanjut‐ nya mengenai variansi yang disebabkan oleh kesalahan sampling pada aspek fisik menunjukkan variansi yang paling besar yaitu 64.33 1555 12.R. Analisis selanjutnya men‐ coba untuk melihat bagaimana peran mu‐ sik pada aspek‐aspek stres yang meliputi aspek fisik.3291% 12.47 0. Baker.22.29 0.20 2. Noguchi.52 11.&Koh.23 1.78 0.39.53 0. Diskusi Studi metaanalisis ini dipandang perlu dilakukan.A.A.4333– 0.Wigram.3548% FaktorLainyangbelumterspesifikasi 78. perilaku dan psikologis.T.68 4.DEWI 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 2005 2005 2005 2005 2005 2005 2006 2006 2006 2006 2006 Ruiz.40%..Seaver. Hasil‐ nya menunjukkan bahwa musik mampu meningkatkan kualitas aspek fisik lebih baik dengan nilai yang diperoleh 0.E.92 2.K.23 4.60% dan pada aspek fisik menunjukkan prosentase yangterkecilyaitu35.A. Jones.R.392 0.Kennedy.A.8770 Variansiyangdisebabkanolehkesalahansampling 21.23 2.&Theorell.23 untuk aspek psikologis.22 5.R.. Takahashi.1111 0.E.1459 0.110 Tabel3 Koreksikesalahansampling Stres Fisik Perilaku Psikologis 1555 370 394 791 40 12 8 20 Estimasikorelasipopulasi 0.H. Twiss.95 3.Prosentasefaktorlain yang belum terspesifikasikan ditemukan pada aspek perilaku sebesar 87.62 0.H.&Gold. Hal ini menunjukkan bahwa musik dapat membantu dalam meningkatkan relaksasi pada situasi yang menimbulkan stres dengan nilai yang diperoleh 0. begitu pula musik dapat meningkatkan kualitas aspek perilaku dan psikologis dengan nilai yang diperoleh 0.35 0.(kualitastidur) Cevasco.28 0.H.59 0.S.479% 35..T. Hasil analisis selanjutnya menunjuk‐ kan bahwa dari berbagai variansi yang disebabkan oleh kesalahan sampling pada 112 stres adalah 21. Variansi yang paling kecil diperoleh pada aspek perilaku yaitu12.I Lindblad.98 3.6378 ‐0.8733 0.521% 64.98 7..&Generally. Kim. selain untuk memberikan petunjuk yang spesifik untuk penelitian berikutnya (Sugiyanto.054 0..&MacDonald.8027 ‐0.329% dibandingkan pada aspek prilaku maupun psikologis.30 0.L.75 1.57 4.4190– 0.74 3.Hogmark. 2006) juga untuk melatihparapenelitilainnyabersikapkritis JURNALPSIKOLOGI .1462– 0.6947– 0.66 1.1093 IntervalKepercayaan ‐0.15 0.1339 EstimasiVarianKorelasiPopulasiSetelahDikoreksi 0.J.1666 0.1349 0.58 0.Prosentaseyangkecilmenun‐ jukkan kemungkinan adanya kesalahan dalam pengambilan sampel pada studi tersebutadalahkecil.F. Mitchell.84 2.61 0.&Matsushita.229 VarianKorelasiPopulasiTerbobot 0..E.67%.

Eck. G..2001).&Lan. maka semakin santai. dan psikologis. Penelitian‐penelitianyangtelahdilaku‐ kanjugamenunjukkanbahwamusikdapat secara langsung maupun tidak langsung mengurangi stres.. (2001). 19 (7). W. Journal ofMusicTherapy. Chronic stress at work and the metabolic syndrome: prospective study.G. puas. Wells. and competitive games on depression. Semakin lambat gelombang otak. perilaku dan psikologis. 2001.Namun.anxiety. *Cevasco. rhythm activities. & Marmot. Berdasarkan hasil studi metaanalisis ini. C.. sehingga hipotesis yang menyatakan bahwa musik dapat menurunkan stres dapat diterima. Kenny.64‐80 Chandola.. 521‐525 *Cheek. Use of 113 . baik pada variabel bebas maupun variabeltergantung.Kennedy. N. Kepustakaan *Baker.Parr. Perbedaan variasi korelasi dapat JURNALPSIKOLOGI disebabkanadanyakesalahanpengambilan sampel. Downton.. Scheufele. Studi metaanalisis ini mendukung studi‐studi terdahulu yang menyatakan bahwa musik dapat menurunkan stres. R. stress. British Medical Journal..STUDIMETAANALISIS:MUSIKUNTUKMENURUNKANSTRES dengan hasil penelitian yang ada karena adakemungkinanhasilpenelitiannyatidak bisa dipercaya sepenuhnya.. S. D. Dengankatalainmusikdapatmenurunkan stres. B. Journal of Mental Health Counseling. meningkatkan kreativitas. F..Pleauxetal.2003.2006). (2003). 2006. 519‐ 528 Campbell.Magil. The effect of a song‐singing programme on the affective speaking intonation of people with traumatic brain injury. Efek mozart memanfaatkan kekuatan musik untuk mempertajam pikiran. peri‐ laku dan psikologis agar menjadi lebih baik. Frazier. I. sehingga mempengaruhi hasildaristudiini. dan timbulnya rasa damaidalamdiri(Campbell. Using music therapy techniques to treat teacher burnout. N. and anger of females in substance abuse rehabilitation.. &Generally. R. T.. Comparison of movement‐to‐music. Dari hasil koreksiterhadapsamplingpadastudi‐studi primer dapat disimpulkan bahwa musik dapat meningkatkan perasaan relaksasi pada situasi yang menimbulkan stres.. Musik dapat menurunkan stres karena musik berperan dalam menyeimbangkan gelombang otak.Clarketal. Hal ini karena adanya artifak atau kemungkinan kesa‐ lahan yang dilakukan peneliti. 1999.L. C. Jakarta:PTGramediaUtama.J. & Chakravarthy. J. Hepworth.. 2005). (2006).J... Wigram. 25 (3). Bila dilihat lebih jauh. studi‐studi primer yang digunakan untuk studi meta‐ analisis ini menunjukkan koefisien korelasi yang tidak tinggi. & Gold. T.42(1).A. Musik juga dapat memperbaiki kualitas dari aspek fisik.2007. (2006).2006). antara lain: penelitian mengenai manfaat musik untuk mengu‐ rangirasasakit(Richardsetal. (2005). M.R. M.. 332. 2005..R. M. (2005).204‐217 Clark. Cheek. Brain Injury.mengurangikece‐ masan (Ruiz. Brunner E. mengu‐ rangi stres (Noguchi..arahhubungan atau korelasi antara variabel bebas dan tergantungmendukungarahberbagaistudi primerdankajianteoritis. maka dapat disarankan bahwa musik dapat digunakan sebagai pilihan pende‐ katan dalam membantu individu yang mengalami hambatan kondisi fisik..Bradley. Berdasarkan analisis tambahan juga didapatkan bahwa musik dapat memperbaiki kualitas aspek fisik. perilaku. dan menyehatkan tubuh. T.

The effects of music listening after a stressful task on immune functions. C. Comprehensive stress management (edisi 8). (2005).41(2). M... Southern Medical Association Kenny. (2002). & Ohira. 183‐208 *Kim. (2006). M. C. The effects of preferred familiar music on falling asleep. & McCabe.16‐38* Pleaux. (1997). Journal of MusicTherapy. New Delhi: SAGEPUBLICATION *Iwaki.Adolescence. H.DEWI preferred music to reduce emotional distress and symptom activity during radiation therapy. R.16(4).. K.Theeffectofmusictherapy on pediatric patients’ pain and anxiety during donor site dressing change.390‐400 *Mitchell. A. H. Kumar. Journal of Music Therapy. E & Schmidt.A.J.M. Journal of Music Therapy. JURNALPSIKOLOGI . J. S.34(135). *Lindblad.167‐173 *Mckinney. Hogmark. S.Asystematicreviewof treatments for music performance anxiety.23..L. L. 49 (3). coping.W.M. M. C. (2003). (2006). An experimental investigation of the effects of preffered and relaxing music listening on pain perception. Hypertension. Methods of meta‐analysis. F.. R. (2006). The effect of music on pain perception of stroke patients during upper extremity joint exercise.29.81‐92 Magill. 17 (3). L. neuroendocrine responses. Djohan. T.. Djohan. (1990). Health Psychology. Music improves sleep quality in older adults. Journal of Music Therapy. & MacDonald. 40 (3)... Music as Therapy. T. 189‐ 211.1‐7 Kemper. & Good.15‐26 *Jones.Baryza. M. 42 (1).. H.Journalof MusicTherapy. (2005). J & Danhauer. Terapi musik: Teori dan aplikasi. A. E. J. Massage and music therapies attenuate frontal EEG asymmetry in depressed adolescents.43(3). F. P. Antoni. T. Journal of Palliative Care. K.D. H.T. A..Yogyakarta:Galangpress Greenberg. Influence of lifestyle. I. The use of music therapy to address the suffering in advanced cancer pain. New York:McGraw‐Hill *Hirokawa.. (2001).107‐127 *Hirokawa. 295‐ 316 Noguchi.. Effects of guided imagery and music (GIM) therapy on mood and cortisol in healthy adults. Australian Centre for Applied Research in Music Performance.9‐14 114 Lindquist. S. F. (2006). The effect of music versusnonmusiconbehavioralsignsof distress and self‐report of pain in pediatric injection patients. (1997). and job stress on blood pressure in men and women. 234‐244. R. & Field. S. and emotional states in college students.. (2005).. L. 18 (3). L. Stress and Health. H. Hunter. Tanaka.W. N. Journal of Music Therapy. (2003). Effects of music listeningandrelaxationinstructionson arousal changes and the working memorytaskinolderadults. J & Koh. T. E. (2004). & Knuiman. L. (2005). & Hori. Journal of Music Therapy. M. Music intervention for 5th and 6th graders‐effects on development and cortisol secretion.40(1). T. L. & Theorell. (1999).(2005). 43 (4). Psikologi Yogyakarta:Penerbitbukubaik musik. (2006).247‐265.43(1). Beili..O&Sheridan.529‐ 534 *Lai. Journal of Advanced Nursing. A. Tims.

P.JournalofMusicTherapy. (2001). Long‐term effects of music therapy on elderly with moderate/severe dementia. 23 (2). JURNALPSIKOLOGI 115 . 207‐228 *Smith. Effects of pro‐ gressive relaxation and classical music on measurement of attention. and patient satisfaction.40(4). C. 41 (3). (2006). 11 (5). Johnsons.Theeffectofmusic therapy on patients’ perception and manifestation of pain.140‐158* Sarafino. & McCaffrey. P (1994). Keterangan: Tanda(*)adalahjurnalyangdigunakandalamstudimetaanalisis. and stress responses. Mozart versus new age music: Relaxation states. 136‐ 152 Richards.42(2). relaxation. 43 (2). J. R. Yogyakarta:UniversitasGadjahMada *Takahashi.. Journal of Music Therapy.224‐231. E.Theeffectsofbackground musiconqualityofsleepinelementary school children. A. Wadsworth: BelmontCalifornia *Scheufele. & Matsushita. (2005). Medsurg Nursing. W. T. E.7‐13 *Robb. 16 (1). J.L. Music intervention and group participation skills of preschoolerswithvisualimpairmaents: Raisingquestionsaboutmusic. Metaanalisis. S. The effect of music listening on older adults undergoing cardio‐ vascular surgery. New Jersey: Prentice Hall Schafer. and attention. (2004). 215‐ 224 Sugiyanto. A & Emerson.. C. anxiety.Newjersey:PrenticeHall Ruiz. L. J.STUDIMETAANALISIS:MUSIKUNTUKMENURUNKANSTRES Journal of Music Therapy. Bahan Perkuliahan Metode Kuantitatif.arousal.(2007).128‐150 *Twiss. Organizational beha‐ vior.. & Joyce. (2003). H. H.. E.H.41(2). (2006). Seaver.Journalof MusicTherapy.(2004). (2000).andabcrelaxationtheory. S. Second edition. (2000). Effect of music therapy ontheanxietylevelsandsleeppatterns ofabusedwomeninshelters. Journal of Music Therapy. Journal Compilation. Stress management for wellness.. Journal of Music Therapy. Journal of Behavioral Medicine. Sparks.317‐333 *Tan. Health psycho‐ logy:Biopsychosocial interaction.43 (3). T. M. P.. Fourth edition.266‐282 Robbins. (2006).P.stress.