Anda di halaman 1dari 7

Aplikasi Jaringan Akses

Fiber To The Building (FTTB)

Kelompok 1
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Rahmatia Safitri
Waldito Febri Ramadhan
Adelin Laila
Wella Sawidwi Oktaviani
Efrizal
Reny Restianda

DIV Teknik Telekomunikasi Teknik Elektro
Politeknik Negeri Padang
2016

4 Gbps disisi pelanggan. efektifitas investasi. PON (Passive Optical Network) adalah jaringan point-tomultipoint berbasis serat optic yang memiliki elemen pembagi optic (optical splitter) yang berfungsi sebagai penyalur data untuk beberapa tujuan. perawatan. Sistem transmisi serat optik yang digunakan pada jaringan lokal tersebut dinamakan Jaringan lokal Akses Fiber (Jarlokaf). teknologi PON salah satunya. fiber to the office (FTTO) dan fiber to the base station (FTTS) sering menggunakan teknologi GPON. Namun ketepatan dalam segi perencanaan dan operasional.Fiber To The Building (FTTB) Fiber optic merupakan kabel serat kaca dengan kecepatan transfer data unlimited. yaitu: suara. Yaitu salah satu teknologi yang dikembagkan oleh ITU-T via G. Hingga saat ini teknologi GPON memiliki keunggulan servis broadband dengan jangkauan yang luas dan memiliki bandwidth yang dapat mencapai 2. FTTx diantaranya yaitu fiber to the home (FTTH). EPON (Ethernet Passive Optical Network) dan GPON (Gigabit Passive Optical Network). serta pemilihan arsitektur dan teknologi jaringan yang digunakan akan sangat mempengaruhi kesuksesan kegiatan operasi. Namun selama ini serat optik hanya dipakai untuk transmisi antar sentral. tetapi juga teknologi ini dapat melayani 3 layanan dalam satu alat (triple play services). video dan data. serta kemudahan pengembangan jaringan dan layanan jasa. Lalu mulai dikembangkanlah suatu jaringan lokal yang sampai ke terminal pelanggan dengan media fiber. Dan teknologi FTTx merupakan salah satu contoh . GPON (Gigabit Passive Optical Network) merupakan teknologi akses yang dikategorikan sebagai akses broadband berbasis serat optik. Ada beberapa macam dari penggunaan teknologi PON ini antara lain adalah BPON (Broadband Passive Optical Network). Teknologi GPON bukan hanya meningkatkan kapasitas bandwidth dan kecepatan akses. Jarlokaf merupakan sebuah solusi strategis bagi jaringan akses pelanggan. Teknologi fiber optic ini telah berkembang banyak. Jaringan FTTx dengan menggunakan teknologi GPON sudah berkembang dengan pesat di negara Indonesia apalagi untuk kebutuhan perusahaan-perusahaan atau rumah-rumah. fiber to the building (FTTB). sebagai jaringan backbone dan digunakan untuk komunikasi jarak jauh.984.

WiFi. TKO terletak di dalam gedung dan biasanya terletak di ruang telekomunikasi di basement. kondisi ini menjamin konvergensi layanan bisa dikirimkan ke pelanggan dengan kualitas yang baik. Perbandingan Teknologi FTTx Pada jaringan FTTB.4 Gbps. Karena perkembangan teknologi yang semakin maju. FTTB sangat cocok digunakan dalam perkembangan teknologi GPON dengan menggunakan fiber optic. FTTB.instalasi dengan beberapa keunggulan diantaranya adalah stabilitas bandwidth untuk menjangkau daerah yang jauh serta tersedianya bandwith kumulatif sampai dengan 2. sehingga pemakaian fiber optic ini sangatlah mudah apalagi dengan menggunakan teknologi GPON. VDSL2. FTTO. VDSL SFU SBU MDU / MTU ONU (Kapasitas Besar) Tabel 1. POTS. POTS. TDM. PERBANDINGAN FTTH FTTO FTTB FTTC Kapasitas ONU 1 – 4 Port 1 – 4 Port Puluhan Ratusan Jarak OLT ke ONU < 20 km < 20 km < 20 km 5 km – 100 km Jarak ONU ke User 0 – 20 m 0 – 50 m < 500 m 1 – 3 km Bandwidth per user 100 Mbps 100 Mbps 2 to 25 Mbps Interface ONU Tipe ONU 100 Mbps to GE FE. FE / GE. Perbandingan antara teknologi FTTH. FE. dan FTTC dapat dilihat pada tabel 1 berikut. FTTN dapat dianalogikan sebagai Daerah Catu Langsung (DCL). POTS. ADSL / ADSL RF WiFi TDM 2+. Jaringan FTTB dapat diterapkan untuk . Terminal pelanggan akan dihubungkan dengan TKO melalui kabel tembaga indoor atau IKR.

Gambar 1. Arsitektur Jaringan FTTB Pada jaringan FTTB. Arsitektur jaringan FTTB dapat dilihat pada gambar 1 berikut. terdapat 3 modus aplikasi yang dapat dilihat pada gambar 2 berikut.pelanggan bisnis di gedung yang bertingkat atau pelanggan yang berada di apartemen. .

Modus Aplikasi Jaringan FTTB FTTB menempatkan PON OLT sama seperti FTTH yaitu pada central office. Splitter terpasang di dalam gedung untuk melayani beberapa lantai sekaligus. FE/GE.Gambar 2. E1. VDSL2. Pada FTTB. basement atau ruang perangkat jika diinstall di gedung. Untuk besar . Sedangkan ONU tersetting di basement atau di tiap lantai tergantung pada jumlah pelanggan serta efektivitas layanan. Interface yang dibutuhkan ONU antara lain POTS. ADSL/ADSL2/ADSL2+. dan SHDSL.

E1. Kebutuhan bandwidth : a. ONU dipasang di basement atau ditiap lantai tergantung pada jumlah pelanggan serta efektivitas layanan 2. basement atau ruang perangkat jika diinstall di gedung b. diatas yaitu: 1. POTS. c. Internet. Bandwidth untuk setiap terminal mengunakan rasio pembagi. Monitor. VPN. CATV. Gedung perkantoran atau pusat bisnis Dengan demikian maka: . VDSL2. FE/GE. IPTV. Service yang disediakan : a. Telepon Analog. Splitter dipasang didalam gedung. TDM leased line 3. PON OLT di pasang di Central Office. untuk melayani beberapa lantai sekaligus. Penempatan Perangkat : a. Gambar 3. SHDSL 4. umumnya antara 50-100 Mbps untuk setiap pelanggan. biasanya antara 50 – 100 Mbps untuk setiap pelanggan 5. Area yang dilayani : a. ADSL/ADSL2/ADSL2+.bandwidth yang disediakan ialah setiap terminal menggunakan rasio pembagi bandwidth. VoIP. Solusi FTTB ( Fiber To Building) Gambaran solusi FTTB terlihat pada gambar 2. Interface yang dibutuhkan di ONU : a.

. perbedannya ada pada letak TKO nya.  Dengan menggunakan jaringan FTTB maka dapat menghemat sumber daya serat dan antarmuka uplink. Jaringan FTTB dengan jaringan FTTH hampir sama. serta biaya konstruksi jaringan FTTB lebih rendah dibandingkan dengan jaringan FTTH.