Anda di halaman 1dari 6

PENGARUH PENERAPAN IFRS TERHADAP PENILAIAN PERSEDIAAN

DAN PERHITUNGAN LABA PT XXX

OLEH
ERIEKA SETIANI PRAYITNO
NIM 1411060113

INSTITUT KEUANGAN PERBANKAN DAN INFORMATIKA ASIA
(ASIAN BANKING FINANCE AND INFORMATICTS INSTITUTE)
P E R B A N A S
JAKARTA
PROGRAM STUDI AKUNTANSI

2016

Seorang akuntan harus memiliki kompetensi yang tinggi agar menghasilkan laporan yang akurat sehingga para penggunanya dapat memberikan keputusan yang benar. Standar akuntansi yang digunakan di Indonesia adalah Peraturan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Selain PSAK. ataupun manufaktur. Peraturan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) merupakan pedoman dalam melakukan praktek akuntansi dimana uraian materi di dalamnya mencakup hampir semua aspek yang berkaitan dengan akuntansi. yaitu International Financial Reporting Standard (IFRS). sehingga setiap perusahaan akan membutuhkan jasa akuntan untuk menghasilkan laporan keuangan.Setiap laporan keuangan yang dibuat oleh akuntan harus sesuai dengan standar-standar akuntansi. yang dalam penyusunannya melibatkan sekumpulan orang dengan kemampuan dalam bidang akuntansi yang tergabung dalam suatu lembaga yang dinamakan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).2 BAB I PENDAHULUAN 1. Indonesia memutuskan untuk mengacu pada sistem . dagang. Setiap perusahaan akan membutuhkan pencatatan akuntansi yang digunakan untuk mengetahui kegiatan di perusahaan serta untuk pengambilan keputusan. akuntan di Indonesia juga harus mengacu pada standar laporan international.1 Latar Belakang Indonesia merupakan Negara berkembang yang memiliki banyak perusahaan baik di bidang jasa. Sehingga segala pencatatan akuntansi harus sesuai dengan standar yang ada di PSAK.

Konvergensi IFRS ke dalam PSAK akan berdampak besar bagi dunia usaha. Sebelum IAS 21 ini berlaku di Indonesia. Salah satu akun yang kebijakannya berubah akibat konvergensi dariIFRS ke PSAK adalah akun persediaan. yaitu mengatur tentang kebijakan penilaian persediaan.3 international ini agar Indonesia mendapatkan pengakuan yang maksimal dari Negara yang sudah lama mengacu pada standar ini. yaitu First in First Out (FIFO) dan Wheigted Average. karena LIFO dianggap hanya membuat kerugian bagi Negara. Metode tersebut adalah Last in Fist Out (LIFO). Hal ini akan menjadi jalan bagi perusahaan-perusahaan yang ingin memperkecil beban pajaknya. penilaian persediaan dapat dihitung dengan memilih salah satu dari tiga metode. maka hanya dua metode yang diperbolehkan untuk menilai persediaan.Persediaan diatur dalam IFRS IAS 2. First in First Out (FIFO). IAS 2 berlaku di Indonesia sejak tahun 2012. laba yang dihasilkan akan semakin kecil yang berakibat pajak yang dibayarkan juga akan semakin kecil. karena dengan menggunakan metode ini. Oleh karena itu. metode LIFO tidak diperbolehkan lagi untuk digunakan dalam peraturan perpajakan di Indonesia. Hal ini didasari oleh peraturan perpajakan di Indonesia. Persediaan menurut PSAK 14 adalah segala suatu unsur dalam perusahaan yang paling aktif dan juga memiliki peran penting sebagai investasi sumber daya yang besar nilainya dan signifikan pengaruhnya terhadap aktivitas operasional perusahaan. terutama dari sisi pengambilan kebijakan perusahaan yang didasarkan kepada data-data akuntansi. . dan Wheigted Average. Namun dengan adanya konvergensi ini.

Penelitian ini dikembangakan dalam bentuk skripsi yang berjudul “Pengaruh Penerapan IFRS IAS 2 terhadap Penilaian Persediaan dan Perhitungan Laba PT XXX”. Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan di atas. Salah satu beban yang ada pada laba rugi yaitu harga pokok penjualan.2 Rumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang penelitian di atas. tidak termasuk komponen-komponen pendapatan komprehensif lain.4 Hal ini akan berdampak bagi perusahaan yang sebelumnya telah menggunakan metode Last in Fist Out (LIFO) sebagai penilaian persediannya. Maka perlu penyesuaian untuk mengubah metode yang digunakan dari LIFO menjadi FIFO atau Wheigted Average. Berubahnya harga pokok penjualan akan berdampak pada laba perusahaan. terutama pada perusahaan dagang dan manufaktur. 1. Hal ini akan mempengaruhi harga yang digunakan dan akan berdampak pada perhitungan harga pokok penjualan. Apakah penerapan IFRS berpengaruh terhadap penilaian persediaan PT XXX? . adapun rumusan masalah dari penulisan makalah ini antara lain : 1. Laba rugi menurut PSAK Nomor 1 merupakan total pendapatan dikurangi beban.penulis akan melakukan penelitian yang mengkaji tentang pengaruh IFRS IAS 2.Harga pokok penjualan merupakan unsur yang paling penting untuk perhitungan laba rugi. Harga yang digunakan pada saat menggunakan LIFO akan berbeda dengan perhitungan dengan menggunakan metode FIFO ataupun Wheigted Average.

Apakah penerapan IFRS IAS 2 berpengaruh terhadap perhitungan laba PT XXX? 1. dan studi dokumen.5 Manfaat Penelitian Diadakannya penelitian ini. 1. Penelitian hanya dilakukan pada persediaan di PT XXX periode 2011-2013. diharapkan akan memberi manfaat bagi beberapa pihak. 2. maka batasan masalah dari penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut: 1. 2. maka penelitian ini bertujuan untuk: 1.3 Batasan Masalah Berdasarkan rumusan masalah di atas. studi pustaka.4 Tujuan Penelitian Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah. 1. yaitu sebagai berikut: 1. Pengambilan data berupa observasi. wawancara. Untuk mengetahui pengaruh penerapan IFRS terhadap penilaian persediaan PT XXX. Untuk mengetahui pengaruh penerapan IFRS terhadap perhitungan Laba PT XXX.5 2. untuk menghindari pembahasan tujuan yang tidak terarah. Bagi Dunia Usaha .

Bagi Dunia akademik Sebagai sumber atau referensi untuk para akademik tentang penerapan IFRS terhadap persediaan yang dapat dijadikan acuan.6 Sebagai sumber atau referensi untuk praktisi tentang penerapan IFRS IAS 2 terhadap persediaan yang dapat dijadikan sebagai acuan penerapan IAS ini pada perusahaan. 2. .