Anda di halaman 1dari 3

TUGAS

TEKNIK PEMBORAN LANJUT
DIRECTIONAL DRILLING

Dikerjakan oleh :

Ni Ketut Samsiddhimasthita Jyotir
22213063

(Program Studi Teknik Perminyakan)

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
2013

Pertanyaan : 1. What is the relationship between DLS and rock strength? Jawaban : 1. . How is the depth of KOP determined? 2. What is the function of Dog Leg Severity? 3. TVD of KOP is BRT. KOP depth is determined by simple geometrical analysis of the well trajectory (selected by designer).

Batasan dog leg : 3° – 5°/ 100 ft. b. Mengetahui kualitas semen (dog leg yang semakin parah mengindikasikan kualitas semen yang buruk). Mengetahui berapa sudut yang terbentuk oleh trajectory (berapa batasan sudut per 100 ft).Jika sudut dog leg terlalu besar maka dapat menimbulkan terjadinya key seating. Mengetahui kapasitas semen (dog leg yang semakin parah membutuhkan semen dengan kapasitas yang besar). .2. The function of Dog Leg Severity : a. 3. Relationship between DLS and rock strength : .Shallow dog leg : o Tend to wash out o Can increase problem due to high string weights hanging at the dog leg as the well deepens .Deep dog leg : o Not tend to wash out o Reduce severity of the problem . d. Mengetahui kecepatan penambahan sudut deviasi yang dapat memberikan operasi pengeboran sumur directional secara optimal. Key seating ini dapat menyebabkan drill string menggerus formasi sehingga dapat menyebabkan pipe stuck. . c.