Anda di halaman 1dari 15

1

I.

PENDAHULUAN

Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu dengan
yang lainnya. Manusia tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain, merupakan
suatu konsesus mutlak dan tertanam dalam benak setiap insan manusia sehingga
ini bisa dikatakan bahwa manusia tidak mampu bertahan hidup sendiri. Sejak
dilahirkan ke dunia sampai meninggal dunia, manusia selalu terlibat dalam
interaksi. Oleh karena itu manusia cenderung melakukan interaksi dan kerjasama
satu dengan yang lainnya untuk mempermudah mencapai tujuan.
Kumpulan manusia yang memiliki tujuan bersama, harapan bersama,
kegiatan bersama, norma yang disepakati bersama secara umum disebut dengan
kelompok. Kelompok adalah sekumpulan orang atau individu yang terorganisir,
dengan kesamaan kegiatan dan tujuan yang sama sehingga tujuan dari kelompok
ditentukan bersama-sama. Sedangkan dinamika kelompok merupakan suatu
metode dan proses yang bertujuan untuk meningkatkan nilai kerjasama kelompok
untuk menumbuhkan dan membangun kelompok semula terdiri dari kumpulan
individu yang belum saling mengenal satu sama lain menjadi satu kesatuan
kelompok dengan tujuan, satu norma, dan cara penyampaian yang disepakati
bersama.
Partisipasi sering dikaitkan dengan kegiatan pembangunan dalam
masyarakat, digunakan untuk memberi gambaran pada kegiatan penyuluhan dan
pembangunan kapasitas lokal dan kemandirian masyarakat. Dinamika kelompok
dan pengembangan partisipatif memiliki peranan penting dalam pembangunan
masyarakat, adanya peranan Opinion Leader memberikan pengaruh yang cukup
besar terhadap pembangunan tersebut. Oleh karena itu, dalam makalah ini kami
akan membahas mengenai Opinion Leader.

3.2 II.1 Apa saja peranan opinion leader dalam kehidupan? II.3.1.2 Bagaimana pengelompokkan opinion leader? II.4.2.2 Apa Fungsi opinion leader dalam kelompok? .1 Bagaimana karakteristik opinion leader? II.2 Apa saja tipe-tipe opinion leader? II.4.2 Apa definisi opinion leader? II.4 Peranan dan fungsi opinion leader dalam kehidupan II.3 Mengukur dan mengetahui adanya opinion leader serta pengelompokkan opinion leader II. MASALAH Adapun masalah yang ditimbulkan dari pendahuluan diatas adalah: II.1 Sejarah dan definisi opinion leader II.1 Bagaimana sejarah opinion leader? II.2 Karakteristik dan tipe-tipe opinion leader II.1 Bagaimana cara mengukur dan mengetahui adanya opinion leader? II.1.2.

.1 Sejarah Opinion Leader Intelektual amerika begitu ketakutan ketika model jarum hipodermik telah mencapai sasarannya secara jelas dengan implikasi munculnya perang dunia I yang di hembuskan oleh adolf hitler.ternyata melalui suatu penelitian di Ery County.1. opinion leader merupakan perantara berbagai informasi yang diterima dan diteruskan kepada masyarakat setempat. Secara tidak langsung.begitu kuat dan besarnya peran media dalam mempengaruhi perilaku massa. PEMBAHASAN III.teori penelitian ini telah membuyarkan teori jarum hipodermik yang selama ini di kembangkan dan di akui keampuahnnya. Kata opinion leader kemudian menjadi lebih lekat dengan kondisi masyarakat di pedesaan karena tingkat media exposure-nya dan tingkat pendidikannya yang masih rendah. paul lazarfeld dan kawan kawannya mencoba mengkaji kembali kapasitas media massa dalam membawakan perubahan perubahan .1 Sejarah dan Definisi Opinion Leader III. Untuk itu. Sebelumnya dalam istilah komunikasi sering digunakan istilah influentials. Istilah opinion leader menjadi perbincangan dalam literatur komunikasi sekitar tahun 1950-1960an.3 III. Seorang opinion leader berhubungan dengan opinion leadership (kepemimpinan pendapat). Melalui seorang opinion leader-lah informasi yang datangnya dari media diketahui oleh masyarakat awam. Akses dari media lebih memungkinkan dari mereka yang mempunyai tingkat pemahaman yang lebih tinggi. Dua istilah ini saling berkaitan karena dalam setiap kepemimpinan dibutuhkan seorang pemuka pendapat untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan masyarakat. Amerika Serikat tentang “perilaku pemilih” dalam pemilihan presiden pada tahun 1940 menunjukan hasil yang sangat kontras (terutama bagi mereka penganut model jarum hipodermik) di temukan fakta bahwa media mempunyai peran sangat kecil dan terbatas dalam mempengaruhi perilaku pemilih.model tersebut di anggap model yang paling ampuh guna membangkitkan “kemarahan” massa. Ohio. influence atau tastemakers untuk menyebut opinion leader.

” (Depari dan Andrew. hal ini yang membuatnya lekat dapat menjadi pembentuk opini yang ada dalam masyarakat. Menurut Homanas (1961). Para pemuka pendapat selain mempunyai kharisma dan mempunyai kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki oleh masyarakat yang kebanyakan. yaitu Opinion leader (untuk menunjuk orangnya) dan opinion leadership (untuk menunjuk kepastiannya). sedangkan followers sebagai penerima-penerima informasi atau opini(receivers). 1982). 2000:66). Opinion leader merupakan sumber informasi atau opini. Opinion leaders lebih mudah menyesuaikan diri dengan masyarakatnya. Opinion leaders adalah orang yang mempunyai keunggulan dari masyarakat kebanyakan. Opinion leaders atau pemimpin opini adalah individu yang memimpin dalam mempengaruhi pendapat orang lain tentang inovasi. Perilaku pemimpin opini penting dalam menentukan tingkat adopsi suatu inovasi dalam suatu sistem.1. Salah satu keunggulan opinion leader di bandingkan dengan masayrakat kebanyakan adalah pada umumnya opinion leader itu lebih menyesuaikan diri . Bahkan.4 III.”Seseorang yang memiliki status sosial tinggi (pemimpin pendapat) akan senantiasa memelihara nilai-nilai serta norma kelompoknya sebagai syarat minimal dalam mempertahankan statusnya. Bahwa tidak semua masyarakat dapat berperan menjadi seorang opinion leader dikarenakan tidak mudah pada kenyataannya menjadi panutan dan contoh bagi semua pihak yang ada di dalam wilayah masyarakat desa. tampaknya ada kesempatan untuk memakai istilah yang sama.  Opinion leadership dimaksudkan sebagai kemampuan untuk mempengaruhi secara informal sikap-sikap atau perilaku nyata dari individu-individu lain  melalui cara-cara yang diinginkan serta dengan frekuensi yang relatif intensif. (Wiryanto. lebih kompeten dan lebih tahu memelihara norma yang ada. Kemampuan dirinya memelihara norma menjadi salah satu konsekuensi logis bentuk pelayanan atau suri teladan yang diberikan atau ditunjukkan kepada masyarakatnya. bentuk kurva difusi terjadi karena pemimpin opini sekali mengadopsi kemudian memberitahu orang lain tentang inovasi yang  diadopsinya.2 Definisi Opinion Leader Opinion leader (diterjemahkan sebagai pemimpin pendapat atau pemuka masyarakat).

lebih kompeten dan lebih tahu memelihara norma yang ada. 3. Pemimpin opini lebih kosmopolit (mempunyai pengetahuan yang lebih tinggi) dari pengikut mereka. “seorang yang memilki status sosial tinggi (pemimpin pendapat) akan senantiasa memelihara nilai-nilai serta norma kelompoknya sebagai syarat minimal dalam mempertahankan statusnya.” (depari dan Andrew. 1982). . Namun. menjadi penentang. Pemimpin opini memperoleh kompetensi mereka yang dirasakan dengan melayani sebagai jalan bagi masuknya ide-ide baru ke dalam sistem mereka.1 Karakteristik Opinion Leader Opinion leader adalah orang yang mempunyai keunggulan dari masyarakat kebanyakan.Ia (mereka) berperan sebagai model dimana perilakunya (baik mendukung atau menentang) diikuti oleh para pengikutnya. Dalam kenyataannya. III. Lebih tinggi pendidikan formalnya dibanding anggota masyarakat lain. yakni orang-orang tertentu yang mampu memengaruhi sikap orang lain secara informal dalam suatu sistem sosial. 5. 2. Yang jelas dalam beberapa hal ia lebih unggul dari pada yang lainnya. Opinion leaders dapat dikatakan sebagai orang-orang berpengaruh. Pemimpin opini memiliki partisipasi sosial lebih besar dari pengikut mereka. Sudah sepantasnya jika mereka mempunyai karakteristik yang membedakan dirinya dengan yang lain. mereka harus memiliki link jaringan yang luas interpersonal dengan pengikutnya.2 Karakteristik Opinion Leader dan Tipe Opinion Leader III. 4. Jadi.2. Pemimpin opini memiliki media exposure (lebih tinggi pengenalan medianya) dari pengikut mereka. Beberapa karakteristik yang dimaksud adalah sebagai berikut: 1. karena kemampuannya menjaga kredibilitas (karena wibawa atau wewenang) ia ditokohkan oleh masyarakatnya. Pemimpin opini dalam menyebarkan pesan tentang suatu inovasi. Menurut humans (1961). Pada diri seorang pemimpin opini biasa jadi hanya melekat beberapa ciri saja.5 dengan masyarakatnya. orang berpengaruh ini dapat menjadi pendukung inovasi atau sebaliknya.

2. dll) dalam permasalahan mengenai kesehatan yang sesuai dengan bidangnya. 8. Lebih inovatif dalam menerima dan mengadopsi ide baru.3 Mengukur dan Mengetahui Pengelompokkan Opinion Leaders Adanya Opinion Leader serta . Opinion Monomorphik Monomorfik adalah seorang pemuka pendapat (Opinion Leader) hanya dapat menguasai satu pokok permasalah saja. Contoh: Penyuluh pertanian dalam berbagai pembahasan permasalahan mengenai pertanian. Artinya pemimpin ini hanya bisa memecahkan dan menyelesaikan satu pokok permasalahan yang ada dalam masyarakat. tetapi ekstensi tergantung pada adanya beberapa elevasi sosial yang tinggi. Pemimpin opini memiliki status sosial ekonomi lebih tinggi dari pengikut mereka. Atau juga merupakan orang-orang yang dianggap pemimpin/pemuka opini pada sejumlah isu. jiwa. (syaraf. Pengikut biasanya berusaha mencari pemimpin opini dengan status lebih tinggi. Hal ini dinyatakan oleh Gabriel Tarde (1903): "Penemuan dapat mulai dari jajaran terendah dari orang. 2. yaitu: 1. Contoh: Dokter ahli. Artinya pemimpin ini dapat memecahkan serta mengatasi berbagai macam permasalahan yang ada dalam masyarakat. Opinion Leader Polimorphik Polimorfik adalah seorang pemuka pendapat (Opinion Leader) menguasai lebih dari satu pokok permasalahan yang ada. dan juga dapat menangani sejumlah isu yang beragam.2 Tipe Opinion Leader Merton (1946) menyatakan bahwa ditinjau dari penguasaan materinya. pemimpin pendapat dapat digolongkan menjadi menjadi dua.6 6. III." 7. Kemampuan empatinya lebih besar dari pada masyarakat sekitar. Atau juga merupakan orang-orang yang dianggap pemimpin/pemuka opini dan ahli dalam mengangani satu isu. III.

Misalnya : Apakah seseorang yang memerlukan suatu informasi perlu meminta keterangan kepada ibu/bapak. masyarakat diajukan pertanyaan: “dari mana anda memperoleh informasi tentang difusi inovasi?” Pihak yang mendapat poin banyak dari penunjukan masyarakat itulah yang disebut sebagai opinion leader. Jika link jaringan secara tepat diamati. serta tindakan yang dilakukannya terhadap masyarakat tersebut. Observasi Metode dimana penyidik mengidentifikasi dan mencatat perilaku komunikasi dalam suatu sistem. 3. Self Designing Method Metode ini mengajukan pertanyaan kepada responden dan meminta tendensi (kecenderungan) terhadap orang lain untuk menunjuk siapa yang mempunyai pengaruh. pendidikan. Satu keuntungan dari observasi adalah bahwa data yang biasanya memiliki tingkat validitas yang tinggi.7 III. Jadi dalam hal ini responden tersebut haruslah jeli dalam memilih siapa yang benar-benar harus memimpin dalam masyarakat tersebut. Hal ini sangat bergantung kepada ketepatan (akurasi) responden untuk mengindentifikasi dirinya sebagai pemimpin. masyarakat ditanya kepada siapa mereka meminta nasihat atau mencari informasi mengenai masalah kemasyarakatan yang dihadapinya. tidak ada keraguan tentang apakah mereka . Dari segi kepribadian. Metode Sosiometrik Dalam metode ini. 2. orang tersebutlah yang paling banyak mengetahui dan dimintai nasihat tentang difusi inovasi. Misalnya masalah itu mengenai difusi inovasi.1 Cara Mengukur dan Mengetahui Adanya Opinion Leader Empat metode utama untuk mengukur dan mengetahui adanya opinion leaders dan link jaringan difusi : 1. 4. Jika jawabannya tidak maka hal tersebut belum menunjukkan siapa yang sering dimintai keterangan.3. Informants’ Rattings Metode ini mengajukan pertanyaan tertentu kepada orang atau responden yang dianggap sebagai key informants dalam masyarakat mengenai siapa yang dianggap masyarakat sebagai pemimpin mereka. Sebab.

Apalagi banyak diantara masyarakat yang tingkat pendidikannya masih rendah. serta tidak mempunyai modal yang besar untuk menyakap lahan atau menggarap lahan mereka sendiri. maka masyarakat akan lebih percaya terhadap opinion leader itu sendiri. Opinion leader disebut aktif jika ia sengaja mencari penerima atau followers untuk mengumumkan atau mensosialisasikan suatu informasi.3. Karena anggota dari suatu sistem tahu mereka sedang diamati. Opinion leaders Pasif (Opinion Seeking) Opinion leader pasif (opinion seeking) adalah opinion leader dicari oleh followersnya. Karena Ia menyebarkan informasi bahwa teknik vertikultur merupakan salah satu teknik tanam yang efektif dan efisien bagi mereka yang mempunyai lahan yang sempit. Dalam kondisi demikian memfungsikan opinion leader adalah jalan yang paling baik. dimana pengamat sebenarnya bisa melihat dan merekam interaksi interpersonal yang terjadi. karena opinion leader berasal dari “orang mereka sendiri”. seorang pengamat mungkin harus sangat sabar jika jaringan difusi perilaku yang dia inginkan untuk mengamati jarang terjadi. Adapun contohnya yaitu pengenalan teknik tanam dengan cara vertikultur oleh para penyuluh di suatu daerah. dalam pengamatan sistem seperti kecil dapat menjadi teknik pengumpulan data sangat menonjol. dalam hal ini folowers aktif mencari sumber informasi kepada opinion leader sehubungan dengan berbagai masalah yang telah di hadapi.2 Kelompok Opinion Leader Ada dua pengelompokan opinion leader berdasarkan aktif atau tidaknya berdasarkan pada perilaku. Pengamatan bekerja lebih baik di sistem yang sangat kecil. tergantung mana yang aktif. masyarakat belum tentu mengerti sepenuhnya. jika followersnya yang aktif maka . Selanjutnya. Pada kegiatan itu. Dalam beberapa hal teknik verrtikultur juga dapat dijadikan contoh kasus ini. penyuluh mempunyai peran sebagai opinion leader aktif. Opinion leader aktif (opinion giving). Sebab jika melalui informasi media. mereka mungkin bertindak berbeda. 2. Sayangnya.8 ada atau tidak. III. lahan pekarangan rumah yang tidak dimanfaatkan. Disamping itu. 1.

dimana warga masyarakat akan lebih sering berkomunikasi sesama mereka dengan memilih tingkat pendidikan yang tidak terlalu tinggi. Bukan dari kedudukan. Misalnya mereka akan lebih tertarik dengan individu yang hanya lulusan SD dan SMP dibanding dengan lulusan universitas. yang jelas keduanya sama sama menjadi sumber informasi dan opini bagi masyarakat. sedangkan jika opinion leadernya yang aktif disebut sebagai opinion giving. Peranan opinion leaders dalam komunikasi. Roger dan Shoemaker “bahwa orang–orang yang paling tinggi status sosialnya dalam sistem sosial jarang sekali untuk berinteraksi langsung dengan orang-orang yang paling rendah status sosialnya. kharisma. untuk itulah selayaknya pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap pemuka pendapat ini.9 dikategorikan sebagai opinion seeking.4 Peranan dan fungsi opinion leader III. Tentang kepercayaan masyarakat pada program pembangunan.” 2. Sebagaimana yang dikatakan Everett M.1 Peranan Opinion leaders Adapun peranan opinion leader dibagi menjadi beberapa peranan yaitu: 1. cukup kita mengetahui bahwa ada dua pengelompokan berdasarkan aktif atau tidaknya opinion leader. jabatan politik tetapi karena kewibawaan. Dalam hal ini. kita tidak akan membedakan dua macam opinion leader tersebut. Khususnya dipedesaan berbagai perubahan dan kemajuan masyarakat sangat ditentukan olehopinion leaders. ketundukan. Di desa ada suatu kecenderungan dalam masyarakat. III. Opinion leaders dalam Kehidupan Politik Pemimpin opini adalah mereka yang punya otoritas tinggi dalam menentukan sikap dan perilaku pengikutnya. mitos yang . selayaknya pemerintah memfungsikan peran opinion leaders sebagai tokoh sentral dalam pembangunan di pedesaan. Misalnya pemimpin opini bisa berperan memotivasi masyarakat agar ikut serta secara aktif dalam pembangunan.4. Bukan sebaliknya malah menjatuhkan opinion leaders tersebut. Peranan opinion leaders dalam komunikasi menjadi salah satu unsur yang sangat mempengaruhi arus komunikasi.

Karena pemimpin opini sangat dipercaya dalam masyarakatnya. bahkan KB dianggap halal dan sah. Secara terang-terangan di sebuah kantor Kepala Desa di Patala. begitu juga Gus Dur bisa menentukan pengikutnya untuk terus mendukung dirinya pada tanda gambar PKB. III. apa pun yang terjadi pada partai tersebut. Kampaye lewat tulisan ini penting agar masyarakat yang semula ragu terhadap program KB tidak sangsi untuk memakai alat kontrasepsi. Sebab pada saat sekarang banyak para pemimpin politik yang hanya disanjung dengan jabatannya saja. Bantul Yogyakarta ditulis bahwa para Kiai dan tokoh masyarakat lain mendukung gerakan program KB tersebut. Kelompok merupakan bagian kehidupan kita sehari-hari. 3. pemimpin opini ikut menentukan apakah program keluarga berencana (KB) yang dikampayekan pemerintah pada tahun 70-an sukses atau tidak.4.10 melekat padanya atau karena pengetahuan serta pengalaman yang dimilikinya.2 Fungsi Opinion Leader dalam Kelompok Sebuah kelompok adalah kumpulan dari beberapa individu yang memiliki tujuan sama untuk membangun sebuah perubahan. Karena keduanya mampu menentukan sikap dan perilaku pengikutnya. Di Indonesia. ssekuat apa pun keinginan pemerintah atau dipaksa dengan cara apa pun masyarakat tentu tidak akan menganggap KB sebagai program baru yang justru membatasi anak. Opinion leaders dalam Kehidupan Sosial Peranan pemimpin opini dalam kehidupan sosial di Indonesia juga tidak bisa dibilang rendah. Ia ikut dalam menentukan berbagai perilaku masyarakatnya. Kelompok adalah wadah untuk mewujudkan harapan dan keinginan barbagai . Padahal filsafat hidup yang pernah berkembang di desa adalah banyak anak banyak rezeki. Ia tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia. Sebagai contoh Megawati dan Gus Dur ditempatkan sebagai pemimpin opini dalam politik. Jetis. Megawati bisa “memaksa” pengikutnya untuk memilih PDI-P. Bisa dibanyangkan bagaimana jika program KB ini tidak mendapat dukungan dari para pemimpin opini.

Setiap individu memilih kelompoknya masing-masing berdasarkan ketertarikannya (interest) masing-masing. Kedelapan fungsi tersebut adalah: 1. seorang pemimpin harus dapat mengambil inisiatif (prakarsa) untuk gagasan atau ide baru. benci kepada orang lain atau dapat dikatakan sebagai orang antisosial. berpartisipasi dalam setiap kegiatan dan mengakrabkan diri di tengah-tengah kelompok. Oleh karena itu seorang opinion leader harus dapat melebur ke dalam kelompok agar dapat diterima oleh anggota yang lain. Heston dan Mc. 2. misalnya mengikuti kegiatan rutin. Orang yang memisahkan atau mengisolasi diri dari orang lain adalah orang yang penyendiri. Fungsi seorang komunikator dapat dijabarkan dalam 8 (delapan) aspek menurut Burgoon. Di sinilah fungsi seorang opinion leader untuk dapat menyelesaikan masalah agar anggota kelompok menjadi tenang kembali dan melanjutkan aktivitasnya . Croskey. Melihat betapa pentingnya kelompok bagi individu. Peleburan ini dapat dilakukan dengan banyak cara. Seorang opinion leader mempunyai tanggung jawab atas masyarakat. Fungsi Inisiasi Dalam fungsi ini. Fungsi Keanggotaan Seseorang layak memberi sumbangsih terhadap sebuah kelompok jika ia benar-benar merupakan anggota kelompok tersebut. Dalam sebuah kelompok terdapat opinion leader (komunikator) dan anggota (komunikan). Selain itu juga dapat memberikan pemahaman terhadap gagasan yang kurang layak. kelompok dikatakan sebagai media pengungkapan persoalan-persoalan baik yang bersifat pribadi (keluarga sebagai kelompok primer) maupun yang bersifat umum (kebutuhan pengetahuan semua anggota kelompok). oleh karena itu mereka harus berani mengambil keputusan untuk mengambil atau menolak gagasan baik yang berasal dari dirinya sendiri mapun orang lain.11 informasi dalam hampir semua aspek kehidupan. Fungsi Perwakilan Sebuah kelompok seringkali mendapat ancaman dari luar. 3.

Dengan kemampuan ini diharapkan seorang opinion leader dapat menciptakan suasana yang kondusif untuk tercapainya penyelesaian konflik dan dapat memberi kepuasan untuk semua pihak. Namun tidak semua informasi dapat diterima dan diadopsi oleh suatu kelompok. kelancaran roda organisasi dalam masyarakat dan deskripsi pembagian tugas ada di tangan seorang opinion leader. diperlukan banyak informasi serta wawasan baru dari luar. Fungsi Manajemen Informasi Internal Seorang opinion leader harus dapat menjadi penghubung atau sarana berlangsungnya komunikasi di dalam kelompok. . 5. Fungsi Imbalan Opinion leader melakukan fungsi evaluasi dan menyatakan setuju atau tidak terhadap kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh para anggotanya. pelaksanaan serta pengevaluasian sebuah kegiatan harus dibicarakan dengan keterbukaan.12 seperti sedia kala. Hal ini bertujuan untuk mengurangi konflik yang dapat timbul di dalam kelompok. sehingga ia perlu memiliki keahlian dalam bidang mengelola organisasi dan kelompok. Fungsi Integrasi Dalam fungsi ini seorang opinion leader perlu memiliki kemampuan untuk memecahkan ataupun mengelola dengan baik konflik yang ada dan muncul di kelompoknya. Bagaimana perencanaan. Fungsi Penyaring Informasi Untuk kemajuan dan perkembangan sebuah kelompok. 7. Di sinilah seorang opinion leader bertindak sebagai penyaring informasi baik yang masuk ataupun yang keluar. Fungsi Organisasi Tanggung jawab terhadap hal-hal yang bersangkut paut dengan persoalan organisasional. 6. Opinion leader bertugas sebagai penengah jika anggota kelompoknya bermasalah dengan kelompok yang lain. Untuk itulah diperlukan seorang pemimpin untuk menjadi penghubung serta penengah jika ada kritik serta solusi untuk kegiatan tersebut. 4. 8.

sosial. 2. Kekuatan reward ini terbukti sangat efektif untuk meningkatkan mutu masyarakat. KESIMPULAN Adapun kesimpulan materi mengenai Opinion Leader adalah: 1. IV. Opinion leaders atau pemimpin opini adalah individu yang memimpin dalam mempengaruhi pendapat orang lain tentang inovasi. Secara umum Opinion leader mempunyai karakteristik yang lebih unggul dari masyarakat lain atau pengikutnya dalam bidang intelektual. Perilaku pemimpin opini penting dalam menentukan tingkat adopsi suatu inovasi dalam suatu sistem. maupun dalam bidang ekonominya. Dua istilah ini saling berkaitan karena dalam setiap kepemimpinan dibutuhkan seorang pemuka pendapat untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan masyarakat.13 Hal ini dilakukan melalui imbalan-imbalan materi seperti pemberian hadiah atau pujian ataupun sebuah penghargaan. Opinion leader dibagi menjadi dua kelompok . Seorang opinion leader berhubungan dengan opinion leadership (kepemimpinan pendapat).

3. Gabriel. serta tindakannya terhadap masyarakat sebagai tolak ukurnya. opinion leaders dalam kehidupan politik. kepribadian. Ada dua pengelompokkan opinion leader berdasarkan aktif atau tidaknya perilaku yaitu opinion leader aktif (opinion giving) jika ia sengaja mencari penerima atau followers untuk mensosialisasikan suatu informasi. Jakarta: Kencana. Untuk mengukur dan mengetahui opinion leader dilakukan dengan berbagai metode.14 berdasarkan pemahaman masalah yang dihadapi. Beberapa fungsi opinion leader dalam kelompok diantaranya seperti fungsi inisiasi (pemimpin dapat mengambil inisiatif). menggunakan tingkat pengetahuan.dkk. Fungsi Komunikator dalam Kelompok. Ilmu komunikasi suatu pengantar. fungsi perwakilan. 4. Abu. Tarde. 2007. Mulyana. 2003. yaitu monomorfik dan polimorfik. DAFTAR PUSTAKA Andrew. Bandung: Rafika Aditama. Dinamika Kelompok. opinion pasif (opinion seeking) jika opinion leader dicari oleh followersnya. 1982. fungsi keanggotaan. dalam hal ini folowers aktif mencari sumber informasi kepada opinion leader. Sosiologi komunikasi Mayarakat. Huraerah. . Deddy. Nurudin. Sistem komunikasi indonesia.dkk. Borgoon. Inti dari seluruh metode tersebut.2005. Peranan opinion leader dalam masyarakat yaitu peranan opinion leaders dalam komunikasi. Sebaliknya. Jakarta: Rajawali Pers. dan terapan di dalam media massa edisi 5.. Teori komunikasi sejarah. Bandung: Rosda.metode. pendidikan. 1903. 2003. Jakarta: Bumi Aksara. Jakarta: Kencana Prenada MediaGroup. dan opinion leaders dalam kehidupan sosial. fungsi manajemen informasi internal.

15 .