Anda di halaman 1dari 23

SIKLUS NITROGEN

(Makalah Mikrobiologi Tanah)

Ade Silvinia

Oleh
KELOMPOK II
1317021002
Gia Kerlin

1317021032

Ambar Prameswari 1217021008

Hafiz Auzar

1317021033

Balqis Ananda P.

1317021012

Sarah Niati

1317021068

Bella Rizcikal L. P

1317021015

Siska Yulianti1317021071

Eka Nurhasanah

1317021021

Tiara Daefi

1317021076

Eva Octarianita

1317021024

Vina Silviana

1317021080

JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS LAMPUNG
2015

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan ke Hadirat Tuhan yang Maha Esa, karena berkat
limpahan rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyusun makalah ini dengan
baik dan tepat pada waktunya. Makalah ini dibuat dengan menggunakan informasi
dari kajian berbagai literatur dan bantuan dari brbagai pihak untuk menyelesaikan
tantangan dan hambatan selama proses penyusunan.
Dalam makalah ini, penulis membahas mengenai “Siklus Nitrogen”. Dengan
dibuatnya makalah ini diharapkan pembaca menjadi lebih mengetahui mengenai
siklus nitrogen tersebut, sehingga dapat menjadi pembelajaran yang bermanfaat.
Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang terdapat dalam makalah
ini. Oleh karena itu penulis berharap pembaca dapat memberikan saran serta kritik
yang dapat membangun untuk penyempurnaan makalah selanjutnya. Semoga
makalah ini dapat berguna bagi kita semua.

Bandar Lampung, November 2015

Penulis

ii

.................................................................................. PENDAHULUAN A................................ Siklus Nitrogen ......... 2 D................................................................... 8 G. Manfaat Nitrogen ... PEMBAHASAN A................................................. 4 C.................................DAFTAR ISI Halaman HALAMAN SAMPUL . Faktor yang Mempengaruhi Siklus Nitrogen........................................................... 2 C......................................................................................... Sumber Nitrogen ... 19 iii .................................. 6 E.................................................. Tujuan ....... 16 III KESIMPULAN .. 1 B...................................... Mikroorganisme dalam Siklus Nitrogen ................................................... 18 DAFTAR PUSTAKA......................................................................................... Latar Belakang .................................... 5 D.................. Manfaat ............................................................................................................................................................ Rumusan Masalah .......... Nitrogen ..... i DAFTAR ISI ................................................... 7 F.......... 2 II........ 3 B................................................................................................................................................................. Proses-Proses dalam Siklus Nitrogen .......................... iii I.....

Unsur-unsur seperti karbon. keberadaan unsur-unsur tersebut tetap ada. belerang. Hewan hanya dapat menggunakan bentuk-bentuk nitrogen organik. Materi yang berupa unsur-unsur terdapat dalam senyawa kimia yang merupakan materi dasar makhluk hidup dan tak hidup. seperti asam amino. Nitrogen bebas juga dapat bereaksi dengan hidrogen atau oksigen dengan bantuan kilat/petir. Jadi. Nitrogen terdapat di alam terutama sebagai dinitrogen (N2). baik dalam tanah ataupun dikembalikan lagi ke udara. ketika organisme-organisme tersebut mati unsur-unsur penyusun senyawa organik tsersebut oleh pengurai akan dikembalikan ke alam. dalam proses tersebut melibatkan makhluk hidup. Gas nitrogen banyak terdapat di atmosfer. hidrogen. Tumbuhan dapat menggunakan dua bentuk nitrogen anorganik ammonia (NH4+) dan nitrat (NO3-) dan beberapa bentuk anorganik. sedangkan unsur yang lain hanya dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit. fosfor. tanah. dan oksigen adalah beberapa di antara unsur yang penting bagi kehidupan. Nitrogen merupakan unsur yang tidak reaktif (sulit bereaksi dengan unsur lain) sehingga dalam penggunaan nitrogen pada makhluk hidup diperlukan 1 . Unsur-unsur tersebut diperlukan oleh makhluk hidup dalam jumlah yang banyak. nitrogen. Meskipun setiap saat unsur-unsur yang ada tersebut dimanfaatkan oleh organisme. Nitrogen bebas dapat ditambat/difiksasi terutama oleh tumbuhan yang berbintil akar (misalnya jenis polongan) dan beberapa jenis ganggang. Meskipun demikian. Latar Belakang Materi yang menyusun tubuh organisme berasal dari bumi.I. PENDAHULUAN A. yaitu 78% dari udara sebagian besar dalam bentuk N 2 yang tidak dapat dimanfaatkan. Hal tersebut dikarenakan unsur yang digunakan oleh organisme untuk menyusun senyawa organik dalam tubuh organisme. Berbagai bakteri dapat menggunakan semua bentuk ini dan Nitrit (NO2-). penggunaan nitrogen pada bidang biologis sangatlah terbatas. dan reaksi-reaksi kimia di dalamnya.

Untuk mengetahui dan memahami proses siklus nitrogen 6. Untuk mengetahui dan lebih memahami mengenai proses siklus nitrogen yang terjadi di alam. Apa manfaat nitrogen pada makhluk hidup? 3.berbagai proses. sebagai berikut. 1. Sebagai bahan referensi bagi mahasiswa dalam mencari materi yang berhubungan dengan siklus nitrogen. Untuk mengetahui sumber-sumber nitrogen 4. Manfaat Adapun manfaat dari penulisan makalah ini. 2. Untuk mengetahui pengertian siklus nitrogen 5. Apa yang dimaksud dengan Nitrogen? 2. Tujuan Adapun tujuan dari penulisan makalah ini. Bagaimana peranan mikroorganime dalam siklus nitrogen? 7. B. Untuk megetahui peranan mikroorganisme dalam siklus nitrogen 7. 1. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dari penulisan makalah ini. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi siklus nitrogen D. Apa saja sumber-sumber nitrogen? 4. Bagaimana proses siklus nitrogen? 6. 3. sebagai berikut. 1. Sebagai informasi bagi pembaca dalam hal proses siklus nitrogen 2 . Salah satu syarat bagi penulis dalam mata kuliah Mikrobiologi Tanah sebagai tugas terstruktur pengganti nilai ujian. sebagai berikut. Untuk mengetahui penjelasan mengenai nitrogen 2. Apa yang dimaksud dengan siklus nitrogen? 5. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi siklus nitrogen? C. Untuk mengetahui manfaat nitrogen pada makhluk hidup 3. maka dalam makalah ini akan dibahas lebih lanjut.

3 . mempunyai 5 elektron di kulit terluarnya. Bahasa Yunani Nitron berarti "soda asli". sangat sulit bereaksi dengan unsur atau senyawa lainnya. Nitrogen adalah zat non logam. "gen".0. tidak aktif bereaksi dengan unsur lainnya. Nitrogen Nitrogen adalah unsur yang paling berlimpah di atmosfer (78% gas di atmosfer adalah nitrogen). Nitrogen atau zat lemas adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang N dan nomor atom 7. yang menyebutnya udara beracun atau udara tetap. penggunaan nitrogen pada bidang biologis sangatlah terbatas. Biasanya ditemukan sebagai gas tanpa warna. Nitrogen mengembun pada suhu 77 oK (-196 oC) pada tekanan atmosfir dan membeku pada suhu 63 oK (-210oC). tanpa bau. Nitrogen merupakan unsur yang tidak reaktif (sulit bereaksi dengan unsur lain) sehingga dalam penggunaan nitrogen pada makhluk hidup diperlukan berbagai proses. tanpa rasa. "pembentukan") secara resmi ditemukan oleh Daniel Rutherford pada 1772. Gambar 1. Oleh karena itu trivalen dalam sebagian besar senyawa. Meskipun demikian.II. dan merupakan gas diatomik bukan logam yang stabil. dengan elektronegatifitas 3. Dinamakan zat lemas karena zat ini bersifat malas. PEMBAHASAN A. Nitrogen Nitrogen (Latin Nitrum.

dan dalam produk antara dekomposisi bahan organik atau humus dibangun. dan ini menjadikan nitrogen penting bagi semua kehidupan. 4 .Tabel 1. tumbuh-tumbuhan menyerap nitrogen anorganik dalam salah satu gabungan atau sebagai nitrogen molekuler. nitrat (NO3-). amonium (NH4+). Konsentrasi Nitrogen di Udara Nitrogen hadir di lingkungan dalam berbagai bentuk kimia termasuk nitrogen organik. sementara asam nukleat menjadi salah satu komponen pembentuk DNA dan RNA. Manfaat Nitrogen Nitrogen memegang peranan penting dalam siklus organik dalam menghasilkan asam-asam amino penyusun protein. dan gas nitrogen (N2). nitrit (NO2-). Tumbuh-tumbuhan ini membuat protein yang kemudian dimakan hewan dan diubah menjadi protein hewani. Nitrogen organik dapat berupa organisme hidup. B. termasuk di dalamnya bakteri pengikat nitrogen yang mengikat nitrogen molekuler. Protein disusun dari asamasam amino. Nitrogen merupakan unsur kunci dalam asam amino dan asam nukleat. Jaringan organik yang mati diurai oleh berbagai jenis bakteri. atau humus. Dalam siklus nitrogen.

(nitrit) 2. Meningkatkan mutu tanaman penghasil daun-daunan. antara lain dihasilkan oleh : 1. oleh petir dan hujan. Berperan penting dalam hal pembentukan hijau daun yang berguna sekali dalam proses fotosintesis. 4. enzim dan proses metabolik yang disertakan pada sintesa dan perpindahan energi.Nitrogen merupakan suatu bagian dari sel hidup dan bagian utama dari semua protein. dan tekanan 200 barr. oleh jasad renik (mikroorganisme) simbiotik maupun asimbiotik. 3. Hasil fiksasi alamiah biologis. 4. 5 . Sumber Nitrogen Sumber utama nitrogen adalah nitrogen bebas (N2) yang terdapat di atmosfir. N2 + 3 H2 ======> 2 NH3 NH3 + CO2 =====> CO (NH2)2 (urea) 3. dan lain-lain) Sumber Nitrogen yang diasimilasi oleh tumbuhan. Fiksasi oleh industri pupuk urea (proses Haberbosh) dengan suhu tinggi (400500oC). seperti daun. yang kemudian di bawa air hujan meresap ke bumi. Hasil fiksasi alamiah non biologis. dan oksigen N2 + 3 H2 ======> 2NH3 NH3 + H2O ====> NH4OH ===> NH4+ + OHN2 + 3 O2 ======> 2 NO3. sebagai berikut : 1. Diperlukan untuk pembentukan atau pertumbuhan bagian vegetatif tanaman. Membentuk protein. Pupuk buatan (Urea. C. batang dan akar. lemak dan berbagai persenyawaan organik. 2. sebagai berikut : 1. Mikrobia atau bakteri-bakteri. Adapun manfaat nitrogen bagi makhluk hidup. Adapun sumber-sumber nitrogen lainnya. Sisa-sisa tanaman dan bahan-bahan organis. Meningkatkan perkembangbiakan mikroorganisme di dalam tanah. Terjadi halilintar di udara ternyata dapat menghasilkan zat Nitrat.(nitrat) atau N2 + 2 O2 ======> 2 NO2. 5. 2. 3.

Adanya enzim nitrogense 6 . antara lain terdiri atas rhizobia.N2 + 3 H2 ======> 2NH3 D. Mikroorganisme dalam Siklus Nitrogen Kelompok mikroorganisme ini ada dua menurut cara penambatan nitrogen yang dilakukan yaitu : 1. baik secara simbiosis (rootnodulating bacteria) maupun nonsimbiosis (free-living nitrogen-fixing rhizobacteria). dan bakteri heterotrofik dalam tanah dan zona akar. yaitu mikroorganisme yang sanggup mengubah molekul nitrogen menjadi amonium tanpa bergantung pada organisme lain 2. yaitu mikroorganisme yang menambat nitrogen melalui hidup bersama dalam akar leguminosa dan tumbuhan lain. Bakteri tersebut mampu mengikat nitrogen dari udara. Beberapa organisme yang dapat menambat nitrogen atmosfer Untuk terjadinya proses penambatan nitrogen dibutuhkan beberapa syarat yaitu : 1. Penambat nitrogen nonsimbiosis. cyanobacter (ganggang hijau biru). Penambat nitrogen simbiosis. Berbagai jenis bakteri penambat nitrogen atmosfer secara biologis yang dapat mengubah N2 menjadi amonium (Tabel 1). bakteri fotoautotrofik pada air tergenang dan permukaan tanah. Tabel 1.

Transformasi ini dapat terjadi secara biologis maupun non-biologis.2.ke ekosistem. dan debu yang tertiup oleh anginjuga dapat menyediakan cukup banyak masukan NH4+ dan NO3. Berbagai bakteri dapat menggunakan semua bentuk ini dan Nitrit (NO 2-). serta biomassa organisme hidup. dan seringkali menjadi pembatas pada tumbuhan. konversi N2 oleh bakteri menjadi bentuk-bentuk yang dapat digunakan untuk menyintesis senyawa-senyawa organic bernitrogen. E. Adanya sistem perlindungan enzim nitrogenase dari inaktivasi oleh oksigen 5. Reservoir yang lain adalah tanah dan sedimen danau. sungai. Ketersediaan sumber energi dalam bentuk ATP 3. Pupuk nitrogen. yang terdiri dari 78% gas nitrogen (N2). Reservoir Reservoir utama nitrogen adalah atmosfer. dan asam nukleat. Siklus Nitrogen Siklus nitrogen adalah suatu proses konversi senyawa yang mengandung unsur nitrogen menjadi berbagai macam bentuk kimiawi yang lain. protein. Bentuk yang Tersedia untuk Kehidupan Tumbuhan dapat menggunakan dua bentuk nitrogen anorganik ammonia (NH4+) dan nitrat (NO3-) dan beberapa bentuk anorganik. 7 . Nilai Penting Biologis Nitrogen merupakan bagian dari asam amino. Hewan hanya dapa menggunakan bentuk-bentuk nitrogen organik. air permukaan tanah dan air tanah (nitrogen terlarut). Pemindahan yang cepat nitrogen hasil tambatan dari tempat penambatan nitrogen untuk mencegah terhambatanya enzim nitrogenase. dan lautan (nitrogen terikat) . Adanya sumber penurun potensial dari elektron 4. seperti asam amino. Proses Kunci Jalur utama bagi nitrogen untuk memasuki ekosistem adalah fiksasi nitrogen . Beberapa nitrogen juga difiksasi oleh petir. hujan.

Proses siklus nitrogen mengubah nitrogen dari satu bentuk kimia ke bentuk kimiawi yang lain. Banyak proses yang dilakukan oleh mikroba baik untuk menghasilkan energi atau menumpuk nitrogen dalam bentuk yang dibutuhkan untuk pertumbuhan. dan dalam produk antara dekomposisi bahan organik atau humus dibangun. bakteri denitrifikasi menggunkan NO3. nitrit (NO2-). Proses-Proses Dalam Siklus Nitrogen Nitrogen hadir di lingkungan dalam berbagai bentuk kimia termasuk nitrogen organik. Siklus Nitrogen F. amonium (NH4+).Amonifikasi mendekomposisi nitrogen organic menjadi NH4+ . Nitrogen organik dapat berupa organisme hidup. Dalam kondisi anaerobic. bukan O2 sehingga melepaskan N2 dalam suatu proses yang disebut denitrifikasi. Gambar 2. 8 . Pada nitrifikasi. nitrat (NO3-). atau humus. NH4+ dikonversi menjadi NO3.oleh bakteri nitrifikasi. dan gas nitrogen (N2).dalam metabolismenya.

Fiksasi Nitrogen Fiksasi nitrogen adalah proses alam. telah membentuk asosiasi (simbiosis) dengan diazotrof. fiksasi nitrogen juga terjadi pada proses nonbiologis.Gambar 3.→ 2 NH3 + H2 Mikroorganisme yang melakukan fiksasi nitrogen antara lain: Cyanobacteria. ada empat cara yang dapat mengkonversi unsur nitrogen di atmosfer menjadi bentuk yang lebih reaktif : 9 . dan beberapa hewan (rayap). dan Frankia. Selain itu ganggang hijau biru juga dapat memfiksasi nitrogen. contohnya sambaran petir. Beberapa tanaman yang lebih tinggi. Azotobacteraceae. Mikroorganisme yang memfiksasi nitrogen disebut diazotrof. Daur Nitrogen Adapun penjelasan beberapa proses penting pada siklus nitrogen. biologis atau abiotik yang mengubah nitrogen di udara menjadi amonia (NH3). Lebih jauh. Clostridium. sebagai berikut : 1. Reaksi untuk fiksasi nitrogen biologis ini dapat ditulis sebagai berikut : N2 + 8H+ + 8 e. Rhizobia. Mikroorganisme ini memiliki enzim nitrogenase yang dapat menggabungkan hidrogen dan nitrogen. Selain dilakukan oleh mikroorganisme.

yang melepaskan berbagai nitrogen oksida (NOx). Fiksasi N memerlukan cukup banyak energi dalam bentuk ATP dan koenzim. Spesies ini diazotrof. dll) Komponen yang berperan dalam fiksasi N di habitat perairan adalah heterocyst. Oscillatoria. Pada tanaman yang memiliki hubungan 10 . Jika nitrat diserap. asam nukleat. Lyngbya. 2. 4) Proses lain: Selain itu. yang hidup dalam nodul akar kacang-kacangan. yang digunakan untuk membuat pupuk dan bahan peledak. tapi ada cyanobacteria yg tidak memiliki heterocyst yg juga dpt fiksasi N. Dalam proses Haber-Bosch. Sebuah contoh dari hidup bebas bakteri Azotobacter. Tanaman dapat menyerap ion nitrat atau amonium dari tanah melalui rambut akarnya. 3) Pembakaran bahan bakar fosil : Mesin mobil dan pembangkit listrik termal. Nostoc. pada suhu tinggi. Gloeotrichia. Asimilasi Tanaman mendapatkan nitrogen dari tanah melalui absorbsi akar baik dalam bentuk ion nitrat atau ion amonium. N2 adalah diubah bersamaan dengan gas hidrogen (H2) menjadi amonia (NH3). Pada habitat perairan.1) Fiksasi biologis : Beberapa bakteri simbiotik (paling sering dikaitkan dengan tanaman polongan) dan beberapa bakteri yang hidup bebas dapat memperbaiki nitrogen sebagai nitrogen organik. cyanobacteria adalah kelompok utama yang melakukan fiksasi N (Anabaena. nitrogen atmosfer dan hidrogen (biasanya berasal dari gas alam atau minyak bumi) dapat dikombinasikan untuk membentuk amonia (NH3). dapat memfiksasi nitrogen. Clostridium. pembentukan NO dari N2 dan O2 karena foton dan terutama petir. dan dengan penggunaan katalis besi. 2) Industri fiksasi : Di bawah tekanan besar. pertama-tama direduksi menjadi ion nitrit dan kemudian ion amonium untuk dimasukkan ke dalam asam amino. Sebuah contoh dari bakteri pengikat nitrogen adalah bakteri Rhizobium mutualistik. Hasil penelitian tentang fiksasi N ini menunjukkan bahwa ada cukup banyak genera bakteri yang dapat memfiksasi N termasuk spesies dari Bacillus. dan klorofil. dan Vibrio. Sedangkan hewan memperoleh nitrogen dari tanaman yang mereka makan.

. tidak dijumpai NH 4+ .berarti akar tumbuhan itu tidak mampu mengasimilasi NO3. Amonifikasi adalah proses yang mengubah N-organik menjadi N-ammonia. Proses amonifikasi dari senyawa N-organik pada prinsipnya merupakan reaksi peruraian protein oleh mikroba. dan mikroba dapat melakukan proses amonifikasi. dalam cairan Xylem dijumpai banyak asam amino. Senyawa N organik yang lain adalah khitin. Jenis tumbuhan yang akarnya mampu mengasimilasi N. Secara umum proses perombakan protein dimulai dari peran ensim protease yang dihasilkan mikroba sehingga dihasilkan asamM amino. 3. peptidoglikan. asam nukleat. Jumlah relatif NO3. nitrogen dapat berasimilasi dalam bentuk ion amonium laangsungdari nodul. selain itu juga terdapat senyawa N organik yang banyak dibuat dan digunakan sebagai pupuk yaitu urea. Hewan. Asimilasi merupakan Penyerapan dan penggabungan dengan unsur lain membentuk zat baru dengan sifat baru.mutualistik dengan rhizobia. urine. Nitrogen pada biomassa tumbuhan masuk ke dalam proses biokimia pada manusia dan hewan. jamur dan organism heterotrof lain mendapatkan nitrogen sebagai asam amino. Tumbuhan sebagai produsen dikonsumsi oleh manusia dan hewan. 11 . binatang. Senyawa Nitrat (NO 3-) diserap oleh tumbuhan mengalami proses asimilasi menjadi bahan penyusun organ pada tumbuhan. Sedangkan jika di dalm cairan xylem mengandung NO3. Selanjutnya tergantung macam asam aminonya dan jenis mikroba yang berperan maka asam-asam amino akan dapat terdeaminasi melalui berbagai reaksi dengan hasil akhirnya nitrogen dibebaskan sebagai ammonia. Kalau dalam lingkungan perakaran NO 3. Amonifikasi Berbagai tanaman. Bentuk senyawa N dalam jasad hidup dan sisa-sisa organik sebagian besar terdapat dalam bentuk amino penyusun protein. cairan xylem akan mengandung NO3.terdapat dalam jumlah besar.juga. nukleotida dan molekul organik kecil.dan nitrogen organik dalam xylem bergantung pada kondisi lingkungan.

Amonia dan bentuk nitrogen lain di eko-atmosfer dapat mengalami perubahan kimia dan fotokimia. Tahapan reaksi nitrifikasi menurut Spotte (1979) dalam Pranoto (2007) yaitu : 12 . dimana pada tahap pertama oksidasi amonium menjadi nitrit yang dilakukan oleh mikroba pengoksidasi amonium (Nitrosomonas sp). Nitrifikasi berlangsung melalui 2 tahapan reaksi. selanjutnya diubah menjadi asam amino atau senyawa N lain. dan pada tahap kedua oksidasi nitrit oleh mikroba pengoksidasi nitrit (Nitrobacter sp). Sebagian amonia hasil amonifikasi dibebaskan sebagai gas NH 3 ke atmosfer. sehingga dapat kembali ke litosfer dan hidrosfer bersama-sama air hujan.Reaksi umumnya adalah sebagai berikut: Urea yang mengalami proses amonifikasi akan terhidrolisis oleh adanya ensim urease yang dihasilkan oleh mikroba tanah. ammonia direaksikan oleh glutamat atau glutamin sintase atau mengalami proses aminasi langsung dengan asam-ketokarboksilat sehingga berubah menjadi asam amino. 4. Ion amonium dapat diasimilasi tanaman dan mikroba. Di dalam sel. sehingga lepas dari sistem tanah. 2002). Nitrifikasi Nitrifikasi merupakan proses mikrobial yang mereduksi komponen nitrogen (amonia) menjadi nitrit dan nitrat (EPA. Urea yang dimasukkan ke dalam tanah akan mengalami proses amonifikasi sebagai berikut: Dalam keadaan asam dan netral amonia berada sebagai ion amonium.

Sedangkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses nitrifikasi menurut Ripple (2003) dapat dilihat pada Tabel 5. cahaya. yang mampu memenuhi kebutuhan karbonnya melalui fiksasi CO2 (siklus Calvin). 1999) : Menurut EPA (2002) pertumbuhan bakteri nitrifikasi dipengaruhi oleh konsentrasi amonia. serta sumber energinya berasal dari proses oksidasi reduksi amonia menjadi nitrat. Nitrobacter). pH. suhu.Tahap kedua: Proses kimiawi nitrifikasi berlangsung menurut reaksi sebagai berikut (Van Wyk dan Scarpa. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses nitrifikasi Umum diketahui bahwa bakteri nitrifikasi merupakan chemolithoautotrophic bacteria (ex: Nitrosomonas. Tabel 5. dan komposisi bakteri. konsentrasi oksigen. Namun beberapa strain dari bakteri pengoksidasi nitrit (nitrit oxidizing bacteria) memiliki kemampuan untuk 13 .

Tabel 6. 2000). 1993 dalam Ward. Selain itu nitrifikasi heterotrof juga memiliki mekanisme pembentukan energi yang berbeda dengan bakteri nitrifikasi autotrof (Castignetti. termasuk reaksi yang melepaskan nitrit dan nitrat yang berasal dari dekomposisi nitrogen organik. 2000). namun jumlahnya yang banyak akan mempengaruhi laju sintesis nitrat (Alexander. Beberapa bakteri denitrifikasi. yang melibatkan proses oksidasi dan reduksi. 1990 dalam Ward.melakukan metabolisme heterotrof dengan menggunakan substrat karbon sederhana (Ward. 1981). Walaupun bakteri nitrifikasi heterotrof tidak efisien dalam mengkonversi amonia. Laju nitrifikasi beberapa bakteri nitrifikasi autotrof dan heterotrof 14 . dan fungi memperlihatkan kemampuan nitrifikasi heterotrof (Ward. Perbandingan laju nitrifikasi oleh bakteri nitrifikasi autotrof dan heterotrof dapat dilihat pada Tabel 6. 2000). Diduga bakteri nitrifikasi heterotrof memiliki mekanisme enzim yang berbeda dengan bakteri nitrifikasi autotrof (Wehrfritz et al.. 1999). Oleh karenanya Alexander (1999) mendefinisikan proses nitrifikasi sebagai proses konversi nitrogen baik itu dalam bentuk organik maupun anorganik. Nitrifikasi heterotrof tidak memberikan kontribusi yang besar dalam mengkonversi amonia menjadi nitrit dan nitrat (Atlas dan Bartha. heterotrof. 2000). Nitrifikasi heterotrof memiliki reaksi oksidasi yang berbeda dengan bakteri nitrifikasi autotrof.

Ada dua tipe desimilasi reduksi 15 . Gas tersebut berpengaruh negatif terhadap lingkungan. Sekelompok mikroba heterotrof termasuk bakteri. dan daratan sebesar 33%. Ion nitrat dapat diubah menjadi bahan organik oleh mikroba melalui proses asimilasi reduksi nitrat.7.5. jamur dan algae dapat mereduksi nitrat. Perairan sungai memberikan sumbangan sebesar 55%. 2005). Denitrifikasi ini merupakan proses penting untuk mengatur N (Keeney et al. Lingkungan yang tepat bagi bakteri denitrifikasi adalah lingkungan dengan kandungan oksigen yang rendah atau tidak ada oksigen. Pada keadaan anaerob. yaitu : Nitrat → Nitrit → Nitric oxide → Nitrous oxide → Dinitrogen gas Salah satu produk gas pada proses denitrifikasi adalah gas N 2O (nitrous oksida). nitrat diubah menjadi bahan tereduksi sedang senyawa organik dioksidasi. pH optimum bagi denitrifikasi adalah 6. Proses denitrifikasi optimum ketika DO nol. membentuk ammonia yang kemudian disintesis menjadi protein. reaksi ini lebih banyak menghasilkan energi dibandingkan energi yang dihasilkan oleh reaksi fermentasi. ion nitrit dapat berfungsi sebagai aseptor elektron terakhir. Secara alamiah gas tersebut diemisikan dari ekosistem perairan sungai. Laju denitrifikasi akan meningkat dengan meningkatnya kandungan nitrat pada sedimen (Widiyanto. 1971). Pada lingkungan tanpa oksigen. yaitu sebagai salah satu penyebab terjadinya efek rumah kaca (pemanasan global).5. yang dikenal sebagai proses respirasi nitrat atau asimilasi nitrat. dan daratan. yang pada akhirnya dilepas dari kolom air. Salah satu faktor yang mempengaruhi proses denitrifikasi adalah lingkungan. estuarin.5 .. Denitrifikasi Denitrifikasi merupakan proses dimana nitrat dan nitrit direduksi menjadi gas N2. estuarin 11%. dan akan menurun hingga 70% pada pH 6 dan pH 8. Menurut Woon (2007) proses denitrifikasi berlangsung dalam beberapa tahap. Dalam proses desimilasi reduksi nitrat. Proses ini menggunakan sistem ensim nitrat dan nitrit reduktase.

Flavobacterium. bakteri pendenitrifikasi akan menggantikan nitrat untuk pupuk pertanian. Ensim yang bekerja pada reaksi tersebut melibatkan sistem ensim nitrat reduktase dan nitrit reduktase. Enterobacter. Ketiadaan oksigen sebagai akseptor elektron. Rhodopseudomonas. Denitrifikasi terjadi pada tanah yang kekurangan air dimana ketersediaan oksigen sedikit. 16 . Aeromonas. Mikroba denitrifikasi utama di dalam tanah ialah genera Pseudomonas dan Alcaligenes. Mikroba pereduksi nitrat seperti Paracoccus denitrificans. Faktorfaktor ini meliputi : 1. Bakteri ini merubah sejumlah besar nitrat menjadi nitrogen yang masuk ke dalam atmosfer dan menyebabkan kerugian ekonomi yang sangat berarti. G. Nocardia. dan Propionibacterium.nitrat. Faktor yang Mempengaruhi Siklus Nitrogen Siklus nitrogen dipengaruhi oleh faktor-faktor yang bekerja untuk memfasilitasi konversi nitrogen ke berbagai keadaan dan kembali melalui atmosfer. Bacillus. Spirillum. Spesies Pseudomonas merupakan kelompok bakteri yang paling penting dalam denitrifikasi tanah. Rhizobium. sehingga mikroba dapat mereduksinya melalui hidroksilamin ke ammonium. dan Vibrio mampu mereduksi nitrat menjadi nitrit dalam keadaan anaerob. Nitrit yang dihasilkan diekskresikan. Sekelompok mikroba fakultatif anaerob seperti Alcaligenes. Staphylococcus. Escherichia. Penggunaan pupuk pertanian. Thiobacillus denitrificans dan beberapa Pseudomonas mempunyai tahap reaksi reduksi yang lebih lengkap sebagai berikut: Reaksi denitrifikasi ini dapat terjadi dalam keadaan lingkungan anaerob pada tekanan oksigen yang sangat rendah (reduktif). Walaupun demikian denitrifikasi juga dapat terjadi dalam keadaan aerob apabila terdapat mikrohabitat anion. Mikroba lain yang juga mampu mereduksi nitrat adalah Azospirillum.

Mikroba dalam tanah dan air yang mengubah amonia menjadi nitrit. 8. 9. Bakteri yang disebut Nitrobacter mengubah nitrit menjadi nitrat. 3. 17 . 4. Rayap dan pasangan shipworms dengan bakteri untuk mengubah bentuk nitrogen. Penggunaan nitrat oleh bakteri dalam tanah. Cyanobacteria yang hidup di lingkungan semi-akuatik dapat berpartisipasi dalam siklus nitrogen. Nitrogen bisa diperbaiki diudara melalui petir. Tanaman kacang-kacangan dapat mengubah nitrogen menjadi nitrat dan nitrit. 10.2. 5. Bakteri yang disebut Nitrosomonas yang mengkonversi ammonia menjadi nitrit. Pertumbuhan tanaman kacang-kacangan. 6. Fiksasi industri dapat digunakan untuk mengkonversi nitrogen untuk amonia pada suhu tinggi dengan menggunakan katalis. 7.

NH4+ dikonversi menjadi NO3. Jalur utama bagi nitrogen untuk memasuki ekosistem adalah fiksasi nitrogen . sebagai berikut : 1. Siklus nitrogen adalah suatu proses konversi senyawa yang mengandung unsur nitrogen menjadi berbagai macam bentuk kimiawi yang lain. 3. hujan. Proses dalam siklus nitrogen meliputi fiksasi nitrogen. dan denitrifikasi.dalam metabolismenya.III. Sumber nitrogen berasal dari hasil fiksasi alamiah non biologis (oleh petir dan hujan. 2. amonifikasi. konversi N2 oleh bakteri menjadi bentuk-bentuk yang dapat digunakan untuk menyintesis senyawa-senyawa organic bernitrogen. Pupuk nitrogen. Beberapa nitrogen juga difiksasi oleh petir. Dalam kondisi anaerobic. bukan O2 sehingga melepaskan N2 dalam suatu proses yang disebut denitrifikasi. 18 . 4. bakteri denitrifikasi menggunkan NO3. dan debu yang tertiup oleh anginjuga dapat menyediakan cukup banyak masukan NH4+ dan NO3. Nitrogen adalah unsur yang paling berlimpah di atmosfer (78% gas di atmosfer adalah nitrogen).ke ekosistem. dan oksigen) . hasil fiksasi oleh industri pupuk urea (proses Haberbosh) dengan suhu tinggi (400-500oC) dan tekanan 200 barr . Amonifikasi mendekomposisi nitrogen organic menjadi NH4+ . KESIMPULAN Adapun kesimpulan yang dapat diambil dari makalah ini. Pada nitrifikasi. 5.oleh bakteri nitrifikasi. asimilasi. nitrifikasi. dan hasil fiksasi alamiah biologis oleh jasad renik (mikroorganisme) simbiotik maupun asimbiotik.

M. N. Herbert RA. 2010.net/ojs/index. Addison Wesley Publishing Company. 1971. Danapriatna. Plant physiology.php/cefar/article/download/. SH. 35:363-372. Ladha.K. Pollution of freshwater with organic nutrient. Isolasi Dan Seleksi Bakteri Nitrifikasi Dan Denitrifikasi Sebgai Agen Bioremediasi Pada Media Pemeliharaan Udang Vaname Litopenaeus Vannamei.govogwdwdisinfectiontcrpdfswhitepaper_tcr_nitrification. Ripple W. Atlas RM. Microbial Ecology : Fundamentals and Applications. www lagoonsonline. Office of Ground Water and Drinking Water. Nitrification. Holding AJ.pdf. London: Academic Press. 1999. Taiz. 3rd ed. 19 . Washington DC. Departemen Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor. 2nd Edition. www. Pranoto. comripple. Tersedia pada : www. 4th Annual Lagoon Operators Round Table Discussion Ashland. and P. Reddy.00 WIB. Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Wilayah Vol. Biokimia Penambatan Nitrogen Oleh Bakteri Non Simbiotik. 1981. 2003. L. M.ejournal-unisma./221 EPA. Microbial aspects of pollution. Zeiger. 2002. Di dalam : Sykes G dan Skinner FA.htm.. 1995. and E.. Bartha R. Nitrification basics for aerated lagoon operators. [25 Oktober 2015] Keeney DR. Sinauer Associates.DAFTAR PUSTAKA Alexander. [25 Oktober 2015]. Office of Water. 2002.epa. Bogor. 2. Introduction to Soil Mycrobiology. Massachusetts.S Eviromental Protection Agency. 1 No. Extension of nitrogen fixation to rice: necessity and possibilities. New York. [Internet] diakses pada tanggal 25 Oktober 2015 pukul 19. GeoJournal. U. J. Skripsi. Cornel University. 2007.

D. Scarpa J.00 WIB. 2005. 1999. Kelangsungan Hidup. Disertasi. Water Quality Requirements and Management.ipb. Widiyanto T. http://www.html [25 Oktober 2015]. Removal Of Nitrat Nitrogen In Conventional Wastewater Treatment Plants. 2009.Van Wyk P. Seleksi Bakteri Nitrifikasi Dan Denitrifikasi Untuk Bioremediasi Di Tambak Udang.edu/aqua/training_pubs. Davis-Hodgkins R. [Internet] diakses pada tanggal 25 Oktober 2015 pukul 19. Laramore KL. Main J. Universiti Teknologi Malaysia Yuniasari.id/handle/123456789/11998 20 . Faculty of Civil Engineering. Sekolah Pascasarjana. Dan Pertumbuhan Udang Vaname Litopenaeus Vannamei.ac. Mountain.hboi. Farming Marine Shrimp in Recirculating freshwater Systems. Institut Pertanian Bogor. Di dalam: Van Wyk P. Scarpa J. Tersedia pada: repository. Skripsi. Skripsi. Woon BH. Pengaruh Pemberian Bakteri Nitrifikasi Dan Denitrifikasi Serta Molase Dengan C/N Rasio Berbeda Terhadap Profil Kualitas Air. 2007. Bogor.