Anda di halaman 1dari 3

Komposisi

elektrolit
natrium

CIS/CES
Kation/Anion
Kation CES

Normal
CES: 135-145
mEq/l

Kebutuhan
1-2 mEq/kgBB/hari

CIS: 10 mEq/l

Fungsi
mempertahankan keseimbangan
air, keseimbangan asam basa,
fungsi syaraf

Hipo

Hiper

Tanda dan gejala

Tanda dan gejala

Penurunan volume CES
Peka rangsangan, ketakutan,
Pusing, Perubahan
kepribadian, Hipotensi
postural, Membran mukosa
kering, Kulit dingin dan
basah, Tremor, Kejang,
Koma

Rasa haus, Membran mukosa
kering, Kulit kering
kemerahan, Hipotensi (jika
disertai dengan defisit volume
cairan), temuan neurologis
akibat dehidrasi sel otak:
(Kelemahan, letargi,
iritabilitas,kedutan spastisitas,
kejang. Pada kasus ekstrem
terjadi koma dan kematian)

Vol CES meningkat atau
normal Pusing, Malas,
Apatis, Kacau mental,
Kelemahan, Edema,
Peningkatan berat badan,
Peningkatan TD, Kram otot,
Kejang, Koma

Potasium/kalium

Kation dominan
di CIS (98 %)

CIS : 160 mEq/l
CES : 3,5-5,5
mEq/l

0,5 – 0,8 mEq/kgBB

regulasi aktivitas enzim selular
dan air, transmisi impuls saraf
dan otot, metabolisme protein
dan CHO, regulasi
keseimbangan asam basa
melalui pertukaran dgn ion H+

Pemeriksaan diagnostic
Natrium serum: < 137
mEq/L, Osmolalitas serum
menurun, Berat jenis serum
menurun, Natrium urin
menurun (<20 mEq/L)
Pada awalnya terjadi
keletihan yang tidak jelas dan
kelemahan umum,
Kelemahan otot, Kram kaki,
otot lemah dan kendur, Mual,
muntah, Parestesia,
Berkurangnya refleks tendon
dalam, Penurunan bising
usus, Nadi lemah dan tidak
teratur
Kalium serum <3,5 mEq/L,
AGD: Alkalosis metabolik

Pemeriksaan diagnostic
Natrium serum >147 mEq/L,
Osmolalitas serum
MENINGKAT karena
peningkatan natrium serum,
Berat jenis dan osmolalitas
urine meningkat karena upaya
ginjal menahan air

Awalnya terjasi kelemahan
otot yang tidak jelas (biasanya
otot besar pada ektremitas
bawah), Dengan kelemahan
otot skeletal kemungkinan
berlajut menjadi paralisis,
parestesia dan disritmia, Peka
rangsang, Ansietas, Kram
abdomen. Diare, Nadi tidak
teratur
Kalium serum >5 mEq/L,
AGD: asidosis metabolik

Depresi. Tanda trousseau’s positif Disritmia .5-2. SDP dan trombosit.5 mg/dl. Temuan sinar X adanya osteoporosis rongga tulang atau batu ginjal metabolisme CHO dan protein. Kelemahan otot. Kejang. lambung dan pankreas Bekerja bersama Na dlm mempertahankan tekanan osmotik darah. Depresi refleks. Transmisi impuls saraf. Kalsium serum terionisasi < 4.. Apatis. Peningkatan hormon paratiroid. Ekskresi ginjal. aktivasi enzim. aktivitas enzim. Letargi. Koma. Delirium. Regulasi balans asam basa. Poliurianyeri tulang. Buffer selama pertukaran O2 . mempertahankan kadar K dlm CIS.. disritmia Kelemahan. Penurunan kadar magnesium dan peningkatan fosfor Kalsium serum total > 10. sintesis DNA dan protein. Kelemahan otot (termasuk pernafasan dan jantung). penggunaan ATP pd kontraksi serat otot. Vertigo.CO2. aktivitas enzim. mempertahankan aktivitas elektrik jaringan saraf dan membran jaringan otot Hiperekitabilitas dengan kelemahan otot. CES (1.5 mg/dl. Perubahan status kesadaran yang berlanjut menjadi koma Kalsium serum total <8. Vit D hormon paratiroid Magnesium Kation penting dlm CIS Manusia mengandung sekitar 29 gr : 60 % tersimpan di tulang. Konfusi. Iritabilitas. Infeksi. Menjaga ketebalan dan kekuatan membran sel.4 g) per hari Klorida Anion utama dalam CES 1. sekresi hormon. di cairan tubuh : CIS (26 mEq/l). Koagulasi darah. Tremor. Resorbsi tulang. kemotaksis. Tetani (spasme otot). Hipertensi. Adhesi interseluler. Nyeri panggul. Depresi refleks. Keluar melalui feses & urin 30-45 mEq/l per hari Di cairan tubuh BERFUNGSI UNTUK pembentukan energi. Second messenger intrasel utk proses : eksositosis. Katalisator utk kontraksi otot. Perdarahan (akibat kerusakan SDM. Ataksia (kerusakan koordinasi otot). Kalsium serum terionisasi > 5. Penurunan hormon paratiroid. Kejang umum. Perubahan status kesadaran koma Intake Mg 24-32 mEq/l (0. sbg komponen struktural tulang (peningkatan pH dan HCO3-) (penurunan pH dan HCO3-) Membentuk matriks mineral tulang.5 mg/dl. dan fertilisasi Kebas dengan kesemutan jari dan region sirkumoral. Akut = gejala hipokalsemia Kronis = nyeri ketika bergerak .3-0. sintesa asam nukleat Anemia. Gangguan refleks tendon dalam.5 mEq/l) Kofaktor thd reaksi enzimatik spt : fosforilasi glukosa dlm sel.1 g/kgBB dgn konsentrasi 98106 mmol/ L Konsentrasi ion Cltertinggi terdapat pada cairan serebrospinal (otak atau sumsum tulang belakang). Tanda chvostek’s positif. Produksi asam hidroklorid dlm pencernaan >>> pengaturan derajat keasaman lambung Berhubungan dengan defisit natrium dan kalium dan alkalosis metabolik Berhubungan dengan hipermatremia dan asidosis metabolik Fosfat Anion buffer pada CIS dan CES PO42dibutuhkan utk mineralisasi tulang.5 mg/dl.Kalsium Dikendalikan scr ketat oleh interaksi : Absorbsi gastrointestinal.

8-2.6 mEq/l Osteomalaisia .Konsentrasi di plasma 1.