Anda di halaman 1dari 9

Hubungan antara Kekuatan Asam Basa dengan Derajat Ionisasi dan Kesetimbangan

Ionisasinya, Contoh Soal, Pembahasan, Kimia - Elektrolit kuat dapat memiliki daya hantar listrik
yang kuat karena mengalami ionisasi sempurna. Apa yang dimaksud dengan ionisasi sempurna?
Suatu larutan dapat mengalami ionisasi sempurna jika derajat ionisasinya mendekati satu. Derajat
ionisasi adalah perbandingan antara jumlah zat yang mengion dengan jumlah zat yang dilarutkan.
(Bacalah juga : cara menentukan pH dan pOH)
Ionisasi dan Disosiasi
Istilah ionisasi sering digunakan untuk reaksi penguraian senyawa ion menjadi ionionnya, sedangkan
disosiasi digunakan untuk penguraian semua zat menjadi zat yang lebih sederhana. Tidak hanya
senyawa ion, tetapi molekulpun bisa menghasilkan ion ketika bereaksi dengan air membentuk
elektrolit. Karena hal inilah, istilah disosiasi lebih sering dipakai tanpa membedakan pengionan dari
elektrolit ion maupun molekul. (Brady, 1999, hlm. 175)
Derajat ionisasi dilambangkan dengan α dan dirumuskan sebagai berikut.
α = jumlah zat yang mengion / jumlah mula-mula zat yang dilarutkan
Beberapa contoh larutan elektrolit kuat adalah HCl,

HNO3, H2SO4, NaOH, KOH, Ba(OH)2, dan

Ca(OH)2. Bagaimanakah mencari pH masing- masing larutan? Perhatikanlah penjelasan berikut.
1. Asam Kuat
HCl, HBr, HNO3, dan H2SO4 adalah asam kuat dan tergolong elektrolit kuat sehingga akan
mengalami ionisasi sempurna dan reaksi ionnya berkesudahan, tidak bolak-balik. Secara umum,
apabila suatu asam kuat dilarutkan dalam air, maka reaksi yang terjadi adalah reaksi ionisasi dari
asam kuat tersebut dan dituliskan sebagai berikut.

HnA(aq) n
aM

H+(aq)
(n.a) M

+

An-(aq)
aM

Dengan :
a = konsentrasi asam
M = molaritas larutan
n = jumlah ion H+ yang dihasilkan dari proses ionisasi asam
Sebagai contoh adalah reaksi ionisasi asam klorida berikut.

HCl(aq) → H+(aq) + Cl-(aq)
pH larutan asam klorida di atas dapat ditentukan apabila konsentrasi asamnya diketahui. Secara
umum, untuk asam kuat, konsentrasi H+ dapat dihitung dengan rumus berikut.

log 10-2 = 2 Jadi. Jawaban : HCl(aq) 0. Basa Kuat . Untuk mencari pH asam kuat digunakan rumus berikut. Penyelesaian: Diketahui : [HCl] = 0.01 M Ditanyakan : [H+] dan pH.01 M dan pH-nya 2.01 M adalah 0.[H+] = M x valensi asam dengan M = konsentrasi larutan asam Perhatikan contoh soal di bawah ini agar kalian lebih jelas memahaminya.01 M x 1 = 0. Asam yang mengion sempurna memiliki derajat ionisasi 1 dan disebut sebagai asam kuat.01 M. Bagaimana halnya dengan basa kuat? 2.01 M → H+(aq) 0. konsentrasi H+ dari HCl 0.01 M Konsentrasi ion H+ = 0. Contoh Soal Asam Kuat (1) : Hitunglah konsentrasi ion H+ dan pH dari larutan HCl 0. pH = -log n [H+] dengan n = valensi asam Dari perumusan di atas dapat dinyatakan bahwa pH asam kuat hanya ditentukan oleh banyaknya konsentrasi ion [H+].01 M pH = -log [H+] = .01 M + Cl-(aq) 0.

NaOH. pOH yaitu konsentrasi ion OH. simaklah soal di bawah ini. [OH-] = M x valensi basa Sebagai contoh.kita hitung berdasarkan rumus di atas. pOH = -log[OH-] = -log 10-2 = 2 Karena : pH + pOH = pKw = 14 Maka : pH= pKw – pOH = 14-2 = 12 Jadi.01 M x 1 = 0. Sama halnya dengan asam kuat. NaOH(aq) 0.01 M Konsentrasi ion OH. dan Ba(OH)2 merupakan basa kuat dan termasuk dalam elektolit kuat sehingga jika dilarutkan dalam air akan terionisasi sempurna menjadi ion-ionnya. perlu menghitung pOH-nya terlebih dahulu.dan pH dalam larutan NaOH 0. Contoh Soal Basa Kuat (1) : Hitunglah konsentrasi ion OH. [OH-] = 0.01 M Karena valensi basa =1.01 M Penyelesaian: Diketahui : [NaOH] = 0. [OH-] dalam NaOH adalah 0. Jawaban : Kita tuliskan dulu persamaan ionisasinya sebagai berikut. Ca(OH)2. Dari nilai [ OH-] maka pOH dapat dihitung sebagai berikut. maka konsentrasi hidroksida dikalikan dengan angka 1.01 M + OH-(aq) 0. Mg(OH)2. Salah satu contohnya adalah reaksi ionisasi NaOH berikut.01 M dan pH-nya 12.yang dapat dihitung dengan rumus berikut. reaksi ini adalah reaksi berkesudahan.01 M → Na+(aq) 0.01 M Ditanyakan : [OH-] dan pH. . KOH. NaOH(aq) → Na+(aq) + OH-(aq) Untuk menentukan pH NaOH.

L(OH)n(aq) bM → Ln+(aq) bM + n OH-(aq) nbM dengan : b = konsentrasi basa. Banyaknya konsentrasi yang bereaksi/mengion sangat tergantung pada derajat ionisasi (α). Asam Lemah α <1 dan apabila dilarutkan dalam air hanya terurai sebagian. Dengan kata lain. Asam lemah hanya mengalami ionisasi sebagian.pOH Dengan : pOH = -log [OH-] Maka : pH = pKw – (-log [OH-]) Dan dikarenakan pKw = 14. Bagaimana cara perhitungan mereka? 3. Golongan elektrolit lemah adalah zat yang memiliki derajat disosiasi antara 0 < Selanjutnya bagaimanakah menentukan pH asam elektrolit lemah? Tentu saja lain antara perhitungan asam elektrolit lemah dengan asam elektrolit kuat. Akan lain halnya dengan asam dan basa lemah.yang dihasilkan dari proses ionisasi basa. Perhatikanlah persamaan berikut. Sehingga dalam pelarutan asam lemah terjadi kesetimbangan reaksi antara ion yang dihasilkan asam dengan molekul asam yang terlarut dalam air.Selanjutnya. dan dirumuskan sebagai berikut. Karena : pH + pOH = pKw = 14 Maka : pH = pKw . maka pH dapat dirumuskan sebagai berikut. . jadi bukan reaksi berkesudahan. untuk penentuan pH larutan basa dengan valensi berapapun dapat dilakukan tanpa menghitung pOH terlebih dahulu. α = jumlah zat yang mengion / jumlah mula-mula zat yang dilarutkan Jumlah zat yang mengion = α x jumlah mula-mula zat yang dilarutkan. Dalam reaksi kesetimbangan akan diperoleh tetapan kesetimbangan apabila reaksi sudah setimbang. M = molaritas. Salah satu contoh asam lemah adalah C H3COOH. n = jumlah ion OH. pH = 14 – (-log [OH-]) Perhitungan untuk asam kuat dan basa kuat melibatkan konsentrasi asam/basanya dan valensi asam/basanya. konsentrasi reaktan sudah berkurang ketika mengalami reaksi.

yaitu kesetimbangan asam lemah dan kesetimbangan air. (Mulyono. hlm.. Semakin besar harga Ka.. 2006. Sebagai akibatnya [ H+] dari air makin kecil dan dapat diabaikan .. 410) Dalam larutan asam lemah terdapat dua macam kesetimbangan. sehingga reaksi di atas dapat ditulis sebagai berikut. reaksi kesetimbangan tersebut dapat digambarkan sebagai berikut.... maka jumlah zat yang mengion atau bereaksi adalah α x M = αM. x – ax = x (1 .1 Sesuai perumusan matematika. berarti semakin besar ion H+ yang dihasilkan. 2 Tetapan Ionisasi Asam (Ka) Harga Ka merupakan gambaran kekuatan asam. Ka = Ka = ………………………………………. HA(aq) M(1–α)  H+(aq) αM + A-(aq) αM Sedangkan kesetimbangan air dituliskan sebagai persamaan berikut. H2O(aq)  H+(aq) + OH-(aq) Ion H+ yang berasal dari HA lebih besar dibandingkan H+ yang berasal dari air sehingga kesetimbangan air bergeser ke kiri.. Mula-mula Bereaksi Setimbang : : : HA(aq) M -αM M(1–α)  H+(aq) +αM αM A-(aq) +αM αM + ………..a) Tetapan kesetimbangan untuk reaksi ionisasi asam disebut tetapan ionisasi asam ( Ka) sehingga tetapan kesetimbangan reaksi di atas dapat dinyatakan sebagai berikut. Kesetimbangan asam lemah dituliskan berikut.. HnA(aq)  H+(aq) + A-n(aq) Jika konsentrasi HA mula-mula = M..Secara umum.. atau semakin asam larutan tersebut.

. untuk menghitung besarnya pH kalian harus memperhatikan kembali reaksi ionisasi asam dan tetapan kesetimbangannya... maka berapakah pH larutan CH3COOH 0.terhadap H+ yang berasal dari HA... Karena sangat kecil maka (1 – α) 1 sehingga persamaan kesetimbangannya menjadi : Ka = α2 = atau Ka = α2M sehingga α = Dari persamaan di atas dapat disimpulkan bahwa derajat disosiasi sangat berpengaruh terhadap tetapan ionisasi asam.. Contoh Soal Asam Lemah (3) : Jika kesetimbangan ionisasi asam asetat 1 x 10-5 . semakin besar pula kekuatan asam tersebut.... Ka = jadi.3 Derajat ionisasi (α) asam sangat kecil mendekati nol.. Karena [H+] [A-].. ... Semakin besar derajat disosiasinya. bagaimanakah menghitung pH larutan asam lemah? Seperti telah kita ketahui.. Selanjutnya. [H+]2 = Ka x [HA] sehingga [H+] = [HA]= M (karena konsentrasinya tetap).001 M.. besarnya konsentrasi ion H+ sangat dipengaruhi oleh nilai derajat disosiasi (α) dan tetapan kesetimbangan ionisasi (Ka). sehingga konsentrasi asam HA tetap. sehingga : [H+] = xM Untuk memperjelas uraian di atas.. Dengan demikian. perhatikan baik-baik contoh soal berikut.. Ka = ………………. Reaksi Ionisasi asam : HA(aq)  H+(aq) + A-(aq) Tetapan Kesetimbangan: Ka = . maka tetapan kesetimbangan pada persamaan 3 dapat dituliskan: Ka = ...

Menghitung basa lemah pada prinsipnya sama dengan menghitung asam lemah.001 M Ditanyakan = pH = . 4...001 M adalah 4. Reaksi kesetimbangan dalam basa lemah dapat digambarkan sebagai berikut. Mula-mula Bereaksi Setimbang : : : LOH(aq) M -αM M(1–α)  L+(aq) +αM αM + OH-(aq) +αM αM α x M = αM .? Jawaban : Mula-mula kita can konsentrasi ion H+. maka jumlah zat yang mengion/ bereaksi adalah sehingga reaksi di atas dapat ditulis sebagai berikut. [H+] = [H+] = = = 10-4 = Dan konsentrasi ion H+ kita hitung pH-nya pH = .yang dihasilkan basa dengan molekul basa yang terlarut dalam air. LOH(aq)  L+(aq) + OH-(aq) Jika konsentrasi LOH mula-mula = M.log [H+] = . Basa Lemah Basa lemah adalah suatu basa yang jika dilarutkan dalam air hanya akan terurai sebagian saja. Karena hanya sedikit yang terurai.Penyelesaian: Diketahui : Ka CH3COOH = 1 x 10-5 [CH3COOH] = 0. maka dalam pelarutan basa lemah terjadi kesetimbangan reaksi antara ion OH..log 10-4 = 4 Jadi pH dart CH3COOH 0.

Jawaban : AgOH merupakan basa lemah karena memiliki Kb.log Contoh Soal Basa Lemah (4) : Hitunglah pH larutan AgOH 0. bagaimanakah menghitung pH larutan basa lemah? Karena besarnya konsentrasi ion OH. maka perhitungannya sebagai berikut. . maka tetapan ionisasi basa (Kb) bisa dirumuskan sebagai berikut.sangat dipengaruhi oleh nilai derajat disosiasi (α) dan tetapan kesetimbangan ionisasi (Kb). maka (1–α) ≈ 1 sehingga persamaan kesetimbangannya menjadi: Kb = α2 = atau Kb = α2M sehingga α = Selanjutnya. [OH-] = .1 × 10-4 Ditanyakan : pH. [LOH] = M Karena konsentrasinya tetap. Penyelesaian : Diketahui : [AgOH] = 0.1 x 10-4).011 M (Kb = 1.Berdasarkan persamaan kesetimbangan di atas.011 M Kb = 1. Mula-mula kita hitung [OH-]nya dahulu. Kb = = Karena α sangat kecil. maka [OH-] = pOH = .

2009.blogspot. (Brady. hlm. Wardani. Menghitung pH larutan dengan rumus dapat dilakukan kalau konsentrasi larutannya diketahui. maka : pH = 14 – pOH =14 – (3-log 1.1 Jadi. sedangkan reaksi kesetimbangan merupakan reaksi bolak-balik sehingga pada penulisannya menggunakan tanda panah 2 arah. http://perpustakaancyber.1) pH = 11 + log 1. baik ke arah produk maupun ke arah reaktan. Departemen Pendidikan Nasional.1 × 10 M - -4 -3 Dengan harga [OH-] yang kita peroleh. p.co. 282. pOH = -log [OH-] = -log 1. S.011 M AgOH adalah 11 + log 1. 173-174) Anda sekarang sudah mengetahui Hubungan antara Kekuatan Asam Basa dengan Derajat Ionisasi dan Kesetimbangan Ionisasi. A.id/2013/06/hubungan-antara-kekuatanasam-basa-dengan-derajat-ionisasi-dan-kesetimbangan-ionisasi. kemudian kita cari nilai pOHnya.1. harga pH dari 0. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber. Kimia : SMA/ MA Kelas XI. 1999. Jakarta.html . Referensi : Premono. dan N. Pusat Perbukuan.1 Karena: pH + pOH = 14.1 × 10-3 = 3-log 1. Hidayati.[OH-] = [OH-] = = [OH ] = 11 × 10 = 1. Lantas bagaimana cara memperkirakan pH suatu larutan yang tidak diketahui konsentrasinya? Baca : Cara Memperkirakan pH Larutan dengan Beberapa Indikator Reaksi Kesetimbangan dan Reaksi Berkesudahan Reaksi berkesudahan merupakan reaksi searah sehingga penulisannya menggunakan tanda panah searah.