Anda di halaman 1dari 23

Analisis parameter biologis (Plankton dan bentos

)
Di pusat pendidikan lingkungan hidup (pplh)
sololiman, trawas, mojokerto

Kelompok 5 & 6
Rizqi Azizir R.
(081311133009)
Khatherina P. A. P.
(081311133010)
Nanik Muthoharoh
(081311133011)
Skolastika Resti N.
(081311133012)
Wahyu Dalu D. P.A.
(081311133014)
Agus Tiyan Susanto
(081311133026)
Erza Rusvianita
(081311133027)
Fatimah Surtianing T. (081311133038)
Fortunita Nindia Y.
(081311133040)
Marini Fitriana
(081311133041)
Mustofa Sabila R.
(081311133055)
Tria Ali Fahrudin
(081311133058)
Johan Subekti
(081311133059)

*BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang
1

Perairan tawar merupakan ekosistem
penting dalam suatu lingkungan

2

Pencemaran di perairan tawar disebabkan
oleh aktivitas manusia

3

4

Plankton dan bentos digunakan sebagai
salah satu parameter untuk menentukan
kualitas suatu perairan

Kepadatan populasi dan keanekaragaman
plankton dan bentos sebagai gambaran
kondisi perairan

RUMUSAN MASALAH 1. 2. Jawa Timur berdasarkan analisis organisme plankton dan bentos? . indeks keragaman. dan indeks dominansi plankton dan bentos di Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Seloliman. Mojokerto. Trawas. 3. Bagaimana kelimpahan. Trawas. Jawa Timur? Bagaimana tingkat kesamaan indeks sorensen organisme plankton dan bentos? Bagaimana kualitas air di Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Seloliman. Mojokerto.

3. Mojokerto. kelimpahan. Mengetahui 2. Trawas. Jawa Timur. Mengetahui tingkat kesamaan indeks sorensen organisme plankton dan bentos Mengetahui kualitas air di PPLH Seloliman berdasarkan analisis plankton dan bentos sebagai parameter biologi air. indeks keragaman.TUJUAN 1. dan indeks dominansi plankton dan bentos di Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Seloliman. .

. PLANKTON Menurut Nontji (2008). baik yang bersifat melekat maupun bergerak bebas. sangat terbatas hingga organisme tersebut terbawa oleh arus namun. plankton adalah organisme yang hidupnya melayang atau mengambang di dalam air. Perhitungan kelimpahan bentos: Kelimpahan = 2. PARAMETER BIOLOGIS BENTOS Bentos adalah semua organisme air yang hidupnya terdapat pada substrat dasar suatu perairan.BAB II TINJAUAN PUSTAKA  1. kalaupun ada. karena plankton menjadi bahan makanan bagi berbagai jenis hewan laut lainnya. Kemampuan geraknya. mempunyai peranan penting dalam ekosistem laut.

N = Jumlah total individu. ni = Jumlah individu spesies i. 1949): D = ni2/N2 x 100% Dimana : D = Indeks dominansi. Indeks dominansi (D) (Simpson. ni = Jumlah individu jenis ke-i.Perhitungan Kelimpahan Plankton: Kelimpahan = Indeks keanekaragaman (diversitas). . N = Jumlah total individu semua spesies. dengan menggunakan formula Shannon .Wienner berikut: H’ = -Σ[(ni/N) x ln (ni/N)] Dimana : H’ = Indeks diversitas Shannon-Wienner.

C = Jumlah spesies sama pada kedua sampel. B = Jumlah spesies dalam sampel B.Untuk mengetahui tingkat kesamaan komunitas antar dua stasiun penelitian. . A = Jumlah spesies dalam sampel A. data organisme dianalisis dengan indeks Sorensen: S=x100% Keterangan : S = Indeks Sorensen.

Mojokerto.00-10. 112° 35' 0" timur. Jawa Timur.Waktu pelaksanaan praktikum ini dimulai pukul 08.*METODE PRAKTIKUM  TEMPAT DAN WAKTU * Praktikum ini dilaksanakan di Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Trawas. * * Gambar 1.00 WIB pada hari Minggu tanggal 9 November 2014. Indonesia yang terletak pada koordinat geografi 7° 40' 0"barat. Denah Lokasi Praktikum sumber : Anonim (2014) .

METODE PRAKTIKUM ALAT DAN BAHAN oAlat * Alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah jaring plankton. current meter. sikat. stopwatch. kick net. ayakan. oBahan * Bahan yang digunakan dalam praktikum kali ini adalah formalin 40% yang diencerkan menjadi 4%. pipet. dan kunci identifikasi makroinvertebrata. botol untuk koleksi sampel plankton. surber net. . sedgewick rafter counting chamber. kantung plastik. mikroskop. pipet tetes. ember plastik.

dan sampel diambil dengan menggunakan surber net melawan arus perairan. Titik sampling ditentukan sesuai kondisi perairan. Diidentifikasi dan dihitung berdasarkan jumlah dan jenisnya. Metode Kick Net 2. Hasil analisis dapat dilihat pada kunci identifikasi Hasil analisis dapat dilihat pada kunci identifikasi . Selanjutnya sampel dimasukkan ke wadah dan ditambahkan formalin 40%. Diidentifikasi dan dihitung berdasarkan jumlah dan jenisnya. Metode Surber Net Titik sampling ditentukan sesuai kondisi perairan.METODE PRAKTIKUM  CARA KERJA o SAMPLING BENTOS 1. lalu sampel dimasukkan ke wadah dan ditambahkan formalin 40%. Sampel diletakkan di ayakan dan dibersihkan. kemudian sampel diambil dengan menggunakan kick net sejauh 10 meter. Sampel diletakkan di ayakan dan dibersihkan.

o SAMPLING PLANKTON 1. 2. Untuk identifikasi digunakan 1 ml air sampel. Bentuk dan jumlah organisme planton diamati dengan mikroskop. Metode Koleksi Botol koleksi dipasang pada bagian ujung jaring plankton. . Net plankton dimasukkan ke badan air dengan melawan arus tanpa menyentuh dasar sungai Pengambilan sampel dilakukan selama 15 menit. Air sampel dimasukkan kedalam botol film. Identifikasi dilakukan dengan 1 ml sampel. Sampel diletakkan di sedgewick refter counting chamber. Air yang berada pada titik sampling diambil menggunakan ember. Sampel ditambahkam formalin sebanyak 40%. Sampel diletakkan di sedgewick refter counting chamber. Ditambahkan formalin sebanyak 40%. Botol sampel diberi label dan disimpan di laboratorium. Air sampel dituang kedalam jaring plankton. Air diambil sebanyak 10 kali hingga volime total 100 liter. Air sampel dimasukkan ke dalam botol film. Botol diberi label dan disimpan di laboratorium. Bentuk dan jumlah organisme planton diamati dengan mikroskop. Metode Tuang Botol koleksi dipasang pada bagian ujung jaring plankton.

Monhyceta Similis - 22 Jumlah 60 244 . Jumlah Individu Metode Metode Tuang Koleksi 4 13 6 6 11 3 11 8 7 8 9 2 24 12 2 5 - 17 13. Poliphemus Pediculus - 12 15. 9. Asterionella Formosa - 14 17. 3. 11. Naegleria Aquatillis - 7 23. Pleurocapsa Minor - 11 18. 12. Stenostamum Leocops - 19 22. Hasil Identifikasi Sampel Orde 1 No. Meridion Circulare - 21 20. Nama Spesies 1. Paradory Laimus - 19 21. Paramecium Bulsaria Oscillatoria Princeps Oscillatoria Lauterbornil Beggiatoa Alba Thiopedia Rosea Desmidiales 10. 6. Coleps Hirtus Vahlkampfia Guthula Vahlkampfia Limax Blattfu B Krebs Palmella Miniata Bunonema Retikulatum 7. Aphanizomenou FlosAquae - 7 19. 2. 4. Rotaria Neptunia - 8 14. 8. 5. Plumatella Fungosa - 20 16.HASIL PRAKTIKUM  o HASIL HASIL PENGAMATAN PLANKTON Hasil Identifikasi Sampel Orde 1 1.

7. Vahlkampfia Guthula Monhyceta Similis Paramaecium Bulsaria Bunonema Retikulatum Paradory Laimus Oscillatoria Leuterbornil Plantzselia Amphioxys Tubifex – Tubifex 2. Naegleria Aquatillis - 11 13. Nostoc Commune - 22 10. 5. Palmella Miniata - 13 18. Asterionella Formosa 14. Caenomorpha Medusula 15. Spirillum Undulans - 11 37 219 Jumlah . Pleurocapsa Minor - 9 20.HASIL PRAKTIKUM o HASIL PENGAMATAN PLANKTON 2. Hasil Identifikasi Sampel Orde 2 No. Meridion Circulare - 15 - 8 - 13 - 17 17. Peloploca Undulata - 14 12. 3. Jumlah Individu Metode Metode Tuang Koleksi 5 4 - 3 - 7 - 5 5 10 - 8 - 16 19 9. 4. 8. Oscillatoria Princeps - 17 19. Nama Spesies 1. Tribanema Monochioron 16. 6. Suriella Spiralis - 9 11.

Nama Spesies Brotia Testudinaria Melaniodes Torulosa Brotia Spadicea Baetidae Melaoides Granifera Sulcospira Sulcospira Crustacea Brotia Costula Cerithidea Wayersi Melanoides Punctata Jumlah Jumlah Individu Metode Metode Kick Net Surber Net 5 3 1 10 2 1 1 - 2 - 1 1 3 1 1 3 27 8 . 6. 9. 3.HASIL PRAKTIKUM HASIL PENGAMATAN BENTOS 1. 8. 5. 2. Hasil Identifikasi Sampel Orde 1 No. 4. 7. 1. 10.

Nama Spesies Brotia Testudinaria Melaniodes Torulosa Brotia Spadicea Baetidae Melaoides Granifera Melanoides Arteceria Crustacea Anentome Helena Ordo Cleoptera Melanoides Punctata Thiara Sponbea Jumlah Jumlah Individu Metode Metode Kick Net Surber Net 22 32 7 9 11 4 - 15 1 4 1 - 9 3 11 16 3 2 5 5 84 4 80 . 5. 8. 3. 9. 7. 2.2. 11. 4. 1. 6. Hasil Identifikasi Sampel Orde 2 No. 10.

Organisme Metode Kelimpahan Tuang 0. 1.HASIL PRAKTIKUM  ANALISIS DATA o KELIMPAHAN PLANKTON DAN BENTOS No.485 sel per liter Koleksi - Kick Net 37 bentos per m2 Surber Net 880 bentos per m2 Plankton Bentos . 2.

15.070 0.040 0.062 0. Nama Spesies Jumlah (Ni/N) Ln(Ni/N) H 1 D% 1.523   19. Coleps Hirtus Vahlkampfia Guthula Vahlkampfia Limax Blattfu B Krebs Palmella Miniata Bunonema Retikulatum 17 6 17 14 8 7 0.130 0.161 0.882 -3.772 -2.067 0.050 0. 14.070 0.079 -3.324 -3.190 2.020 0. Beggiatoa Alba Thiopedia Rosea Desmidiales Rotaria Neptunia Poliphemus Pediculus Plumatella Fungosa Asterionella Formosa Pleurocapsa Minor Aphanizomenou FlosAquae Meridion Circulare Paradory Laimus Stenostamum Leocops Naegleria Aquatillis Monhyceta Similis Jumlah 2 5 17 8 12 20 14 11 7 0.010 0. 20. .108 0.882 -3.225 -3.150 0.243 0.080 0.882 -3. 16. 2.135 -2.053 21 19 15 7 22 304 0. 17.046 0. 3. 21. 9.087 0.312 0.744 0.212 0.649 -2.161 0. 4.070 0.912 -2.212 0. Indeks Keragaman Plankton Metode Tuang dan Koleksi Orde 1 No.155 0.390 0.034 0.477 0.141 0. 13.023 0.072   -2.141 0.070 1.212 10.733 -3.053 7.781 -2.053 0. 23.130 0.631   0.065 0.312 0.772 0.161 0.046 0.240 0.079 0.010 0.007 0.056 0.218 -2.432 0.016 0.178 0.004 0.120 0. 5.026 0.027 0. 8.026 0.039 0.186 0.HASIL PRAKTIKUM o INDEKS KERAGAMAN PLANKTON DAN BENTOS 1.659 -2.141 0. 22.087 0.046 -3.010 0. Paramecium Bulsaria Oscillatoria Princeps Oscillatoria Lauterbornil 8 33 14 0.036 0.649 -3.023 -2.995 -3.178 0.023 -4. 11.087 0.079 -3.026 0.772 0.961 -4. 18.172 0.312 0.649 -3. 12. 6.056 0.056 0.

603 -2.462 0.220 0.050 0.086 0.772 -2.577 0.718 -2.193 0. 14.270 0.026 0.640 0.014 0.045 -3.133 2.078 0.150 0.847 -3.020 0.509 -3.150 0.762 0.847 -3.193   .551 -4. 18.375 -2. 20.097 0.086 0.031 0.170   0. 8.133 0.042   -2.085 0.360 0.165 0. 13.040 0. 6. 16.198 0.015 0.078 0.912 -2.180 0.462 0.023 0.612 -2.130 0.102 0.066 0.107 0.180 0.023 0.157 0.360 0. 19.050 0.165 0.054 0. 9.062 0.058 0. 2. 10.093 0.050 0. Indeks Keragaman Plankton Metode Tuang dan Koleksi Orde 2 No.130 0.774 0.066 0.192 0.170 -2. 5. Nama Spesies Vahlkampfia Guthula Monhyceta Similis Paramaecium Bulsaria Bunonema Retikulatum Paradory Laimus Oscillatoria Leuterbornil Plantzselia Amphioxys Tubifex – Tubifex Nostoc Commune Suriella Spiralis Peloploca Undulata Naegleria Aquatillis Asterionella Formosa Caenomorpha Medusula Tribanema Monochioron Meridion Circulare Palmella Miniata Oscillatoria Princeps Pleurocapsa Minor Spirillum Undulans Jumlah Jumlah (Ni/N) Ln(Ni/N) H1 D% 20 4 3 7 15 5 24 19 22 9 14 11 15 8 13 17 13 17 9 11 256 0.2.042 0.011 0.074 0. 12. 17.270 0.173 0.918 -3.995 -2. 11.313 0.718 -3.027 0.078 0.772 -3.995 -2. 1. 4.199 -4.473 -2. 7.921 0.058 0. 15. 3.

575 0.171 0.163 0.864 0.081 Brotia Costula 2 0.101 0.210 0. Indeks Keragaman Bentos Metode Kick Net dan Surber Net Orde 1 No 1.363 9.101 0.314 -1.224 Melaniodes Torulosa 1 0.478 0.086 -2.028 -3.247 1.3.864 0.158 0.877 Baetidae 2 0. 7. 3. 2.228 -1. 4.057 -2. 10 Nama Spesies Jumlah (Ni/N) Ln(Ni/N) H1 D% Brotia Testudinaria 8 0.326 Melaoides Granifera 1 0.114 -2.326 Cerithidea Wayersi 3 0.306 35     1.163 0.028 -3.326 Crustacea 1 0.949   Jumlah .163 0.864 0.081 Brotia Spadicea 11 0.575 0.057 -2. 9.453 0. 8.337 5.734 Melanoides Punctata 4 0. 6.101 0.575 0.028 -3.057 -2.081 Sulcospira Sulcospira 2 0. 5.

288 2.772 0.223 0.226 168     2.088 Melaoides Granifera 4 0.353 0. Indeks Keragaman Bentos Metode Kick Net dan Surber Net Orde 2 No 1.079 0.645 0.047 -3.540 0.364 10.907 Melanoides Punctata 21 0.187 0. 10.026 0. 7. 11.057 0. 2.298 0.095 -2.395 Baetidae 5 0.136 0. 4. 9.029 -3.223 0.321 -1.004   Jumlah .871 0.029 -3.353 0.33 Melaniodes Torulosa 16 0.071 -2. Nama Spesies Jumlah (Ni/N) Ln(Ni/N) H1 D% Botia Testudinaria 54 0. 6.143 0.095 -2.023 -3.540 0.4.005 -5.562 Thiara Sponbea 8 0.003 Crustacea 12 0. 5.086 0.102 0.125 -2. 3.088 Ordo Cleoptera 16 0.154 -1.056 Melanoides Arteceria 1 0.510 Anentome Helena 5 0. 8.260 1.102 0.907 Brotia Spadicea 26 0.

Vahlkampfia Limax ✔ - Aphanizomenou FlosAquae 4. Poliphemus Pediculus ✔ - - ✔ 15. Naegleria Aquatillis ✔ ✔ 7. Rotaria Neptunia ✔ - 14. Tingkat Kesamaan Indeks Sorensen Plankton di Orde 1 dan Orde 2 No. Pleurocapsa Minor ✔ ✔ 2. Thiopedia Rosea ✔ - 28. Bunonema Retikulatum Paramecium Bulsaria ✔ ✔ 23. Coleps Hirtus ✔ - 17. Nostoc Commune - ✔ 27. Nama Spesies Orde 1 Orde 2 16. ✔ - 3. Meridion Circulare ✔ ✔ 5. Suriella Spiralis - ✔ 11. Asterionella Formosa ✔ ✔ 1. Oscillatoria Lauterbornil Beggiatoa Alba ✔ - 26. Tubifex – Tubifex - ✔ 10.o TINGKAT KESAMAAN INDEKS SORENSEN PLANKTON DAN BENTOS 1. Jumlah . Desmidiales ✔ - 29. - ✔ 13. ✔ ✔ 21. Oscillatoria Princeps ✔ ✔ 24. Blattfu B Krebs ✔ - 19. 31. Palmella Miniata ✔ ✔ 20. Paradory Laimus ✔ ✔ 6. Vahlkampfia Guthula ✔ ✔ 18. Stenostamum Leocops ✔ - 22. Plumatella Fungosa ✔ - Caenomorpha Medusula Tribanema Monochioron Spirillum Undulans - ✔ 23 20 30. Monhyceta Similis ✔ ✔ 8. ✔ ✔ 25. Peloploca Undulata - ✔ 12. Plantzselia Amphioxys - ✔ 9.

Ordo Cleoptera - ✔ 14. Melaoides Granifera ✔ ✔ 6. Melanoides Punctata ✔ ✔ 11. Cerithidea Wayersi ✔ - 10.2. Nama Spesies 1. Melanoides Arteceria - ✔ 12. Crustacea ✔ ✔ 8. Sulcospira Sulcospira ✔ - 7. Melaniodes Torulosa ✔ ✔ 3. Anentome Helena - ✔ 13. Thiara Sponbea - ✔ 10 11 Jumlah . Tingkat Kesamaan Indeks Sorensen Bentos di Orde 1 dan Orde 2 No. Brotia Costula ✔ - 9. Brotia Testudinaria Orde 1 ✔ Orde 2 ✔ 2. Brotia Spadicea ✔ ✔ 4. Baetidae ✔ ✔ 5.

indeks dominansi plbesarankton pada orde 1 sebesar 1.KESIMPULAN 1Kelimpahan plankton pada metode tuang sebesar 0.877% dan orde 2 2 sebesar 10. 3 Kualitas perairan di Kali Maron PPLH Seloliman berdasarkan analisis plankton dan bentos memiliki keanekaragamn dan produktivitas . sedangkan tingkat kesamaan indeks Sorensen bentos sebesar 4.744 dan orde 2 2sebesar 2.33%.762.286%. dan kelimpahan bentos pada metode kick net Indeks keragaman plankton orde 1 sebesar 37 bentos per m2 danpada surber net sebesar 880 2. sedangkan indeks keragaman bentos pada orde 1 sebesar 1.921%.286%.485 sel plankton per liter.178% dan orde 2 sebesar 0. Tingkat kesamaan indeks Sorensen plankton sebesar 4.949 dan orde 2 sebesar 2. sebesar bentos per m .004. sedangkan indeks dominansi bentos pada orde 1 sebesar 9.