Anda di halaman 1dari 11

Jurnal Ilmu Hukum, Jilid 11, No 1, April 2016 Peran Masyarakat dalam...

(Satriya Nugraha) 30-40

PERAN MASYARAKAT DALAM PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN


LINGKUNGAN HIDUP MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 32 TAHUN
2009 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN
LINGKUNGAN HIDUP

Oleh: Satriya Nugraha


Dosen Fakultas Hukum Universitas PGRI Palangka Raya
e-mail: nugraha.str@gmail.com

Abstrak: Peran serta masyarakat menjadi sesuatu yang mutlak dalam kerangka
menciptakan lingkungan hidup yang sehat. Makna kesehatan tidak semata secara fisik
dengan lingkungan yang baik. Lebih dari itu kesehatan fisik semata. Dalam kaitan ini,
setiap orang adalah bagian dari masyarakat dan masyarakat memiliki hak, kewajiban
dan peran yang sama dalam pengelolaan lingkungan, tanpa terkecuali. Penelitian ini
menggunakan penelitian normatif. Penelitian ini bertujuan mengkaji aspek hukum
berkenaan dengan perlu dan pentingnya peran masyarakat dalam perlindungan dan
pengelolaan lingkungan hidup.

Kata Kunci: Peran Masyarakat, Pengelolaan Lingkungan Hidup, Hak Atas


Lingkungan Hidup yang Baik dan Sehat.

LATAR BELAKANG MASALAH telah mengancam keberadaan manusia itu


sendiri sebagai penghuni planet bumi
Kehidupan di bumi selalu mengalami beserta isinya ini. Sebagai sesama makhluk
perubahan tatanan alam seperti terjadinya Tuhan Yang Maha Esa maka manusia dan
gempa bumi, meletusnya gunung api, lingkungan hidup (binatang, tumbuh-
stunami, dan bencana-bencana lainnya. tumbuhan, tanah, air, udara, dll)
Disamping ulah manusia, perilaku mempunyai hak yang sama untuk
makhluk hidup jenis lain juga menikmati kehidupan masing-masing.
mengakibatkan keadaan dan masalah Kerusakan lingkungan hidup menyebabkan
kehidupan yang harus kita alami bersama. ketidakseimbangan ekosistem. Dalam
Misalnya beruang menggali lubang, gajah rangka menjamin kelangsungan
menerjang pohon untuk dimakan daunnya, lingkungan hidup diperlukan peran
harimau menerkam mangsa kijang dan manusia yang telah secara langsung atau
sebagainya. tidak langsung telah mnyebabkan
Berbagai keadaan tersebut yang permasalahan lingkungan hidup itu sendiri.
dapat mengakibatkan perubahan sampai Masalah lingkungan hidup
kerusakan lingkungan di bumi. Perilaku merupakan kewajiban asasi manusia untuk
manusia yang tidak ramah dengan tatanan dikelola sebagaimana mestinya menurut
alam di bumi semakin memperparah amanah Tuhan Yang Maha Esa, sehingga
keadaan tersebut. Pada era global seperti setiap manusia baik secara langsung
sekarang masalah lingkungan hidup telah maupun tidak langsung bertanggung jawab
menjadi masalah yang sangat serius karena terhadap kelangsungan lingkungan hidup.

ISSN : 2085-4757 30
Jurnal Ilmu Hukum, Jilid 11, No 1, April 2016 Peran Masyarakat dalam...(Satriya Nugraha) 30-40

Sebagai bagian dari sebuah negara maka perlindungan dan pengelolaan lingkungan
manusia atau individu merupakan warga hidup yang sungguh-sungguh dan
negara tersebut. Permasalahan lingkungan konsisten oleh semua pemangku
hidup dan pengelolaannya menuntut peran kepentingan. Pada kenyataannya bahwa
pemerintah, legislator, penegak hukum, pemanasan global yang semakin
serta masyarakat sebagai warga negara. Di meningkat mengakibatkan perubahan iklim
negara Indonesia lingkungan hidup yang sehingga memperparah penurunan kualitas
baik dan sehat merupakan hak asasi setiap lingkungan hidup karena itu perlu
warga negara Indonesia sebagaimana dilakukan perlindungan dan pengelolaan
diamanatkan dalam Pasal 28H Undang- lingkungan hidup, bahwa agar lebih
Undang Dasar Negara Republik Indonesia menjamin kepastian hukum dan
Tahun 1945. Untuk menjalankan apa yang memberikan perlindungan terhadap hak
telah diamanatkan dalam Undang-Undang setiap orang untuk mendapatkan
Dasar Negara Republik Indonesia Tahun lingkungan hidup yang baik dan sehat
1945 tersebut pemerintah dengan sebagai bagian dari perlindungan terhadap
persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat keseluruhan ekosistem. Berdasarkan hal
telah beberapa kali mengundangkan demikian, peran serta masyarakat menjadi
undang-undang mengenai pengelolaan sesuatu yang mutlak dalam kerangka
lingkungan hidup diantaranya : menciptakan lingkungan hidup yang sehat.
1. Undang-undang Nomor 4 Tahun 1982 Makna kesehatan tidak semata secara fisik
Tentang Ketentuan-ketentuan Pokok dengan lingkungan yang baik. Lebih dari
Pengelolaan Lingkungan; itu kesehatan fisik sebagai akibat
2. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1997 lingkungan yang baik merupakan prasyarat
Tentang Pengelolaan Lingkungan; sehatnya jiwa yang tentunya merupakan
3. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 aset sumber daya manusia yahng sangat
Tentang Perlindungan dan Pengelolaan mendasar dan penting.
Lingkngan Hidup.
Hal-hal yang melatarbelakangi Makna Peran Serta Masyarakat
pembuatan Undang-undang tersebut Kehidupan di bumi selalu mengalami
diantaranya adalah pembangunan ekonomi perubahan tatanan alam seperti terjadinya
nasional yang diselenggarakan berdasarkan gempa bumi, meletusnya gunung api,
prinsip pembangunan berkelanjutan dan stunami, dan bencana-bencana lainnya.
berwawasan lingkungan, bahwa semangat Disamping ulah manusia, perilaku
otonomi daerah dalam penyelenggaraan makhluk hidup jenis lain juga
pemerintahan Negara Kesatuan Republik mengakibatkan keadaan dan masalah
Indonesia telah membawa perubahan kehidupan yang harus kita alami bersama.
hubungan dan kewenangan antara Misalnya beruang menggali lubang, gajah
Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah, menerjang pohon untuk dimakan daunnya,
termasuk di bidang perlindungan dan harimau menerkam mangsa kijang dan
pengelolaan lingkungan hidup, bahwa sebagainya. Berbagai keadaan tersebut
kualitas lingkungan hidup yang semakin yang dapat mengakibatkan perubahan
menurun telah mengancam kelangsungan sampai kerusakan lingkungan di bumi.
perikehidupan manusia dan makhluk hidup Perilaku manusia yang tidak ramah dengan
lainnya sehingga perlu dilakukan tatanan alam di bumi semakin

ISSN : 2085-4757 31
Jurnal Ilmu Hukum, Jilid 11, No 1, April 2016 Peran Masyarakat dalam...(Satriya Nugraha) 30-40

memperparah keadaan tersebut. Pada era undang-undang mengenai pengelolaan


global seperti sekarang masalah lingkungan hidup diantaranya :
lingkungan hidup telah menjadi masalah 1. Undang-undang Nomor 4 Tahun 1982
yang sangat serius karena telah Tentang Ketentuan-ketentuan Pokok
mengancam keberadaan manusia itu Pengelolaan Lingkungan;
sendiri sebagai penghuni planet bumi 2. Undang-undang Nomor 23 Tahun
beserta isinya ini. Sebagai sesama makhluk 1997 Tentang Pengelolaan
Tuhan Yang Maha Esa maka manusia dan Lingkungan;
lingkungan hidup (binatang, tumbuh- 3. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009
tumbuhan, tanah, air, udara, dll) Tentang Perlindungan dan Pengelolaan
mempunyai hak yang sama untuk Lingkngan Hidup.
menikmati kehidupan masing-masing. Hal-hal yang melatarbelakangi
Kerusakan lingkungan hidup menyebabkan pembuatan Undang-undang tersebut
ketidakseimbangan ekosistem. Dalam diantaranya adalah pembangunan ekonomi
rangka menjamin kelangsungan nasional yang diselenggarakan berdasarkan
lingkungan hidup diperlukan peran prinsip pembangunan berkelanjutan dan
manusia yang telah secara langsung atau berwawasan lingkungan, bahwa semangat
tidak langsung telah mnyebabkan otonomi daerah dalam penyelenggaraan
permasalahan lingkungan hidup itu sendiri. pemerintahan Negara Kesatuan Republik
Masalah lingkungan hidup merupakan Indonesia telah membawa perubahan
kewajiban asasi manusia untuk dikelola hubungan dan kewenangan antara
sebagaimana mestinya menurut amanah Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah,
Tuhan Yang Maha Esa, sehingga setiap termasuk di bidang perlindungan dan
manusia baik secara langsung maupun pengelolaan lingkungan hidup, bahwa
tidak langsung bertanggung jawab kualitas lingkungan hidup yang semakin
terhadap kelangsungan lingkungan hidup. menurun telah mengancam kelangsungan
Sebagai bagian dari sebuah negara maka perikehidupan manusia dan makhluk hidup
manusia atau individu merupakan warga lainnya sehingga perlu dilakukan
negara tersebut. Permasalahan lingkungan perlindungan dan pengelolaan lingkungan
hidup dan pengelolaannya menuntut peran hidup yang sungguh-sungguh dan
pemerintah, legislator, penegak hukum, konsisten oleh semua pemangku
serta masyarakat sebagai warga negara. Di kepentingan. Pada kenyataannya bahwa
negara Indonesia lingkungan hidup yang pemanasan global yang semakin
baik dan sehat merupakan hak asasi setiap meningkat mengakibatkan perubahan iklim
warga negara Indonesia sebagaimana sehingga memperparah penurunan kualitas
diamanatkan dalam Pasal 28H Undang- lingkungan hidup karena itu perlu
Undang Dasar Negara Republik Indonesia dilakukan perlindungan dan pengelolaan
Tahun 1945. Untuk menjalankan apa yang lingkungan hidup, bahwa agar lebih
telah diamanatkan dalam Undang-Undang menjamin kepastian hukum dan
Dasar Negara Republik Indonesia Tahun memberikan perlindungan terhadap hak
1945 tersebut pemerintah dengan setiap orang untuk mendapatkan
persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat lingkungan hidup yang baik dan sehat
telah beberapa kali mengundangkan sebagai bagian dari perlindungan terhadap
keseluruhan ekosistem.

ISSN : 2085-4757 32
Jurnal Ilmu Hukum, Jilid 11, No 1, April 2016 Peran Masyarakat dalam...(Satriya Nugraha) 30-40

Berdasarkan hal demikian, peran lain harus memiliki kemauan politik


serta masyarakat menjadi sesuatu yang untuk bersama-sama menjaga kelestarian
mutlak dalam kerangka menciptakan lingkungan hidup dari ulah tangan jahil
lingkungan hidup yang sehat. Makna para preman dan penjahat lingkungan.1
kesehatan tidak semata secara fisik dengan Hal di atas itu harus dibarengi dengan
lingkungan yang baik. Lebih dari itu tindakan hukum yang tegas terhadap
kesehatan fisik sebagai akibat lingkungan pelaku kejahatan lingkungan hidup yang
yang baik merupakan prasyarat sehatnya nyata-nyata telah terbukti menyengsarakan
jiwa yang tentunya merupakan aset sumber banyak umat manusia. Pedang hukum
daya manusia yahng sangat mendasar dan harus benar-benar mampu memancung dan
penting. Seperti halnya di negara-negara memenggal kepala para penjahat
berkembang lainya, bagi Indonesia lingkungan hidup untuk memberikan efek
masalah pencemaran lingkungan sebagai jera dan sekaligus memberikan pelajaran
ganguan terhadap tata kehidupan manusia bagi yang lain. Setiap orang adalah bagian
terutama disebabkan oleh peningkatan dari masyarakat dan masyarakat memiliki
jumlah penduduk yang pesat, pemanfaatan hak, kewajiban dan peran yang sama
sumber daya alam yang berlebihan, dalam pengelolaan lingkungan, tanpa
pemanfaatan teknologi yang tidak sesuai terkecuali masyarakat desa, pelosok
dengan kondisi alam yang ada dan pola maupun kota, karena ruang lingkup
perilaku manusia terhadap alam. Dan lingkungan bukan hanya ditempat-tempat
disisni peran masyarakat dan pemerintah tertentu saja namun seluruh wilayah
akan sangat penting sekali dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
penyeimbangan antara pemanfaatan alam Keberadaan masyarakat akan efektif sekali
dan perbaikan terhadap alam. Masalah jika peranya dalam mengontrol
yang sangat berpengaruh adalah perilaku pengelolaan lingkungan yang ada.
manusia yang tidak lagi mengahargai alam Hak Masyarakat adalah:
dimana manusia adalah bagian dari alam 1. Setiap orang berhak atas lingkungan
dan kondisi riil di mayarakat dicontohkan hidup yang baik dan sehat sebagai
dengan penebangan hutan yang tidak bagian dari hak asasi manusia.
disertai dengan penenaman kembali bibit 2. Setiap orang berhak mendapatkan
tanaman penggantinya, pembuangan pendidikan lingkungan hidup, akses
limbah dan sampah rumah tangga secara informasi, akses partisipasi, dan akses
bebas tanpa mempedulikan implikasi dari keadilan dalam memenuhi hak atas
perbuatan tersebut. Mencari siapa yang lingkungan hidup yang baik dan sehat.
bersalah dan siapa yang mesti bertanggung 3. Setiap orang berhak mengajukan usul
jawab terhadap kerusakan lingkungan dan/atau keberatan terhadap rencana
hidup bukanlah cara yang arif dan bijak. usaha dan/atau kegiatan yang
Lingkungan hidup merupakan persoalan diperkirakan dapat menimbulkan
kolektif yang membutuhkan partisipasi dampak terhadap lingkungan hidup.
semua komponen bangsa untuk mengurus 4. Setiap orang berhak untuk berperan
dan mengelolanya. Pemerintah, tokoh- dalam perlindungan dan pengelolaan
tokoh masyarakat, Lembaga Swadaya
Masyarakat (LSM), semua warga
1
masyarakat, dan komponen bangsa yang Rohmijati. 2010. Kearifan Lingkungan Menuju
Hidup Sehat. Yogyakarta: Waspada. Hal. 32

ISSN : 2085-4757 33
Jurnal Ilmu Hukum, Jilid 11, No 1, April 2016 Peran Masyarakat dalam...(Satriya Nugraha) 30-40

lingkungan hidup sesuai dengan Peran serta Masyarakat Peran


peraturan perundang-undangan. Masyarakat Dalam Perlindungan Dan
5. Setiap orang berhak melakukan Pengelolaan Lingkungan Hidup
pengaduan akibat dugaan pencemaran
dan/atau perusakan lingkungan hidup.2 Pengelolaan lingkungan termasuk
Berdasarkan sifatnya, peran serta pencegahan, penanggulangan kerusakan
masyarakat dalam proses pengambilan dan pencemaran serta pemulihan kualitas
keputusan berkaitan dengan lingkungan lingkungan telah menuntut
dibedakan menjadi dua yaitu konsultatif dikembangkannya berbagai perangkat
dan kemitraan. Pola partisipatif yang kebijakan dan program serta kegiatan yang
bersifat konsultatif ini biasanya didukung oleh sistem pendukung
dimanfaatkan oleh pengambilan kebijakan pengelolaan lingkungan lainnya. Sistem
sebagai suatu strategi untuk mendapatkan tersebut mencakup kemantapan
dukungan masyarakat (public support). kelembagaan,sumberdaya manusia dan
Dalam pendekatan yang bersifat kemitraan lingkungan, disamping
konsultatif ini meskipun anggota perangkat hokum dan perundangan,
masyarakat yang berkepentingan tersedianya informasi serta pendanaan.
mempunyai hak untuk didengar Sifat keterkaitan (interdependensi) dan
pendapatnya dan hak untuk diberitahu, keseluruhan (holistik) dari esensi
tetapi keputusan akhir tetap ada ditangan lingkungan telah membawa konsekuensi
kelompok pembuat keputusan tersebut bahwa pengelolaan lingkungan, termasuk
(pemrakarsa). Pendapat masyarakat di sini sistem pendukungnya tidak dapat berdiri
bukanlah merupakan faktor penentu dalam sendiri, akan tetapi terintegrasikan dan
pengambilan keputusan, selain sebagai menjadi roh dan bersenyawa dengan
strategi memperoleh dukungan dan seluruh pelaksanaan pembangunan sektor
legitimasi publik. Sedangkan pendekatan dan daerah. Sesuai dengan Undang
partisipatif yang bersifat kemitraan lebih Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang
menghargai masyarakat lokal dengan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan
memberikan kedudukan atau posisi yang Hidup dijabarkan pula bahwa penggunaan
sama dengan kelompok pengambil sumber daya alam harus selaras, serasi, dan
keputusan. Karena diposisikan sebagai seimbang dengan fungsi lingkungan hidup.
mitra, kedua kelompok yang berbeda Sebagai konsekuensinya, kebijakan,
kepentingan tersebut membahas masalah, rencana, dan / atau program pembangunan
mencari alternatif pemecahan masalah dan harus dijiwai oleh kewajiban melakukan
membuat keputusan secara bersama-sama. pelestarian lingkungan hidup dan
Dengan demikian keputusan bukan lagi mewujudkan tujuan pembangunan
menjadi monompoli pihak pemerintah dan berkelanjutan. Peran serta masyarakat,
pengusaha, tetapi ada bersama dengan pada dasarnya adalah suatu proses yang
masyarakat. dengan konsep ini ada upaya melibatkan masyarakat umumnya dikenal
pendistribusian kewenangan pengambilan sebagai peran serta masyarakat, yaitu
keputusan. proses komunikasi dua arah yang
berlangsung terus-menerus untuk
2
Nuryanto. 2011. Pencemaran Dan Hak meningkatkan pengertian masyarakat
Masyarakat Atas Ganti Rugi. Solo: Panepen Mukti. secara penuh atas suatu proses kegiatan,
Hal. 43

ISSN : 2085-4757 34
Jurnal Ilmu Hukum, Jilid 11, No 1, April 2016 Peran Masyarakat dalam...(Satriya Nugraha) 30-40

dimana masalah-masalah dan kebutuhan Paham ini dilandasi oleh suatu


lingkungan sedang dianalisa.3 pemahaman bahwa masyarakat yang
Dalam peran serta masyarakat potensial dikorbankan atau
dengan pola hubungan konsultatif antara terkorbankan oleh suatu proyek
pihak pengambil keputusan dengan pembangunan memiliki hak untuk
kelompok masyarakat yang berkepen- dikonsultasikan (right to be consulted).
tingan beserta anggota masyarakat lainnya
yang mempunyai hak untuk didengar b. Peran Serta Masyarakat sebagai
pendapatnya dan untuk diberi tahu, dimana Strategi
keputusan terakhir tetap berada di tangan Penganut paham ini mendalilkan
pembuat keputusan tersebut. Sedang dalam bahwa peran serta masyarakat
konteks peran serta masyarakat yang merupakan strategi untuk
bersifat kemitraan, pembuat keputusan dan mendapatkan dukungan masyarakat
anggota masyarakat merupakan mitra yang (public support). Pendapat ini
relatif sejajar kedudukannya. Mereka didasarkan kepada suatu paham bahwa
bersama-sama membahas masalah, bila masyarakat merasa memiliki akses
mencari alternatif pemecahan masalah dan terhadap pengambilan keputusan dan
membahas keputusan. kepedulian masyarakat kepada pada
Selain hal di atas, penyertaan tiap tingkatan pengambilan keputusan
masyarakat akan juga memberikan didokumentasikan dengan baik, maka
informasi yang berharga kepada para keputusan tersebut akan memiliki
pengambil keputusan, peran serta kredibilitas.
masyarakat juga akan mereduksi
kemungkinan penolakan masyarakat untuk c. Peran Serta Masyarakat sebagai
menerima keputusan. Pemberian akses atas Alat Komunikasi
informasi tentang pengelolaan lingkungan Peran serta masyarakat
juga merupakan bagian yang tidak didayagunakan sebagai alat untuk
terpisahkan dari aspek peran serta mendapatkan masukan berupa
masyarakat dalam pengelolaan lingkungan informasi dalam proses pengambilan
hidup. keputusan. Persepsi ini dilandasi oleh
Menurut Canter (1977), Cormick suatu pemikiran bahwa pemerintah
(1979), Goulet (1989) dan Wingert (1979) dirancang untuk melayani masyarakat,
merinci peran serta masyarakat sebagai sehingga pandangan dan preferensi
berukut: 4 dari masyarakat tersebut adalah
a. Peran Serta Masyarakat sebagai masukan yang bernilai guna
suatu Kebijakan. mewujudkan keputusan yang
Penganut paham ini berpendapat responsif.
bahwa peran serta masyarakat
merupakan suatu kebijaksanaan yang d. Peran Serta Masyarakat sebagai
tepat dan baik untuk dilaksanakan. Alat Penyelesaian Sengketa
Dalam konteks ini peran serta
3
Waluyo. 2002. Pribadi, Peran serta masyarakat didayagunakan sebagai
Masyarakat Dalam Kehidupan Sosial. Yogyakarta: suatu cara untuk mengurangi atau
Pustaka Pelajar. Hal. 33 meredakan konflik melalui usaha
4
Dikutip dari: Waluyo. Op.Cit. Hal. 35 dst.

ISSN : 2085-4757 35
Jurnal Ilmu Hukum, Jilid 11, No 1, April 2016 Peran Masyarakat dalam...(Satriya Nugraha) 30-40

pencapaian konsensus dari pendapat- sebagai upaya terakhir setelah penerapan


pendapat yang ada. Asumsi yang penegakan hukum administrasi dianggap
melandasi persepsi ini adalah bertukar tidak berhasil.5
pikiran dan pandangan dapat Penerapan asas ultimum remedium
menigkatkan pengertian dan toleransi ini hanya berlaku bagi tindak pidana formil
serta mengurangi rasa tertentu, yaitu penindakan terhadap
ketidakpercayaan (misstrust) dan pelanggaran baku mutu air limbah, emisi,
kerancuan (biasess). dan gangguan. Dalam pelaksanaan
e. Peran Serta Masyarakat sebagai penegakkan hukum yang terdapat dalam
Terapi Undang-Undang ini meliputi prinsip-
Menurut persepsi ini, peran serta prinsip perlindungan dan pengelolaan
masyarakat dilakukan sebagai upaya lingkungan hidup yang didasarkan pada
untuk "mengobati" masalah-masalah tata kelola pemerintahan yang baik karena
psikologis masyarakat seperti halnya dalam setiap proses perumusan dan
perasaan ketidak berdayaan (sense of penerapan instrumen pencegahan
powerlessness), tidak percaya diri dan pencemaran dan/atau kerusakan
perasaan bahwa diri mereka bukan lingkungan hidup serta penanggulangan
komponen penting dalam masyarakat. dan penegakan hukum mewajibkan
pengintegrasian aspek transparansi,
Peran serta Masyarakat dan Penegakan partisipasi, akuntabilitas, dan keadilan.
Hukum Lingkungan Melalui Peraturan Perundangan ini juga,
Pemerintah memberi kewenangan yang
Dengan diberlakukannya Undang sangat luas kepada pemerintah daerah
Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang dalam melakukan perlindungan dan
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan pengelolaan lingkungan hidup di daerah
Hidup diharapkan bahwa penggunaan masing-masing yang tidak diatur dalam
sumber daya alam harus selaras, serasi, dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997
seimbang dengan fungsi lingkungan hidup. tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Sebagai konsekuensinya, kebijakan, pengambil keputusan, peran serta
rencana, dan / atau program pembangunan masyarakat juga akan mereduksi
harus dijiwai oleh kewajiban melakukan kemungkinan penolakan masyarakat untuk
pelestarian lingkungan hidup dan menerima keputusan. Pemberian akses atas
mewujudkan tujuan pembangunan informasi tentang pengelolaan lingkungan
berkelanjutan. Penegakan hukum pidana juga merupakan bagian yang tidak
dalam Undang-Undang 32 Tahun 2009 ini terpisahkan dari aspek peran serta
memperkenalkan ancaman hukuman masyarakat dalam pengelolaan lingkungan
minimum di samping maksimum, hidup.6
perluasan alat bukti, pemidanaan bagi Adapun tujuan dari peran serta
pelanggaran baku mutu, keterpaduan masyarakat sejak tahap perencanaan adalah
penegakan hukum pidana, dan pengaturan untuk menghasilkan masukan dan persepsi
tindak pidana korporasi. Penegakan hukum
pidana lingkungan tetap memperhatikan 5
Leden Marpaung. Op.Cit. Hal. 56
6
azas ultimum remedium yang mewajibkan RM. Gatot Soemartono. P. 1996. Hukum
penerapan penegakan hukum pidana Lingkungan Indonesia. Jakarta: Sinar Garafika.
Hal. 17

ISSN : 2085-4757 36
Jurnal Ilmu Hukum, Jilid 11, No 1, April 2016 Peran Masyarakat dalam...(Satriya Nugraha) 30-40

yang berguna dari warga negara dan pengajuan perkara ke pengadilan. Karena
masyarakat yang berkepentingan (public masih ada alternatif pemecahan yang dapat
interest) dalam rangka meningkatkan diambil sebelum sampai pada keputusan
kualitas pengambilan keputusan akhir.7
lingkungan. Karena dengan melibatkan Terhadap hal di atas,
masyarakat yang potensial terkena dampak Hardjasoemantri melihat perlu
kegiatan dan kelompok kepentingan dipenuhinya syarat-syarat berikut agar
(interest groups), para pengambil peran serta masyarakat menjadi efektif dan
keputusan dapat menangkap pandangan, berdaya guna:8
kebutuhan dan pengharapan dari 1. Pemastian penerimaan informasi
masyarakat dan kelompok tersebut dan dengan mewajibkan pemrakarsa
menuangkannya ke dalam konsep. kegiatan mengumumkan rencana
Pandangan dan reaksi masyarakat itu, kegiatannya.
sebaliknya akan menolong pengambil 2. Informasi Lintas-batas (transfortier
keputusan untuk menentukan prioritas, information); mengingat masalah
kepentingan dan arah yang positif dari lingkungan tidak mengenal batas
berbagai faktor. Proses peran serta wilayah yang dibuat manusia, maka ada
masyarakat haruslah terbuka untuk umum, kemungkinan kerusakan lingkungan di
peran serta masyarakat akan satu daerah akan pula mempengaruhi
mempengaruhi kredibilitas (accountability) propinsi atau negara tetangga. Dengan
badan yang bersangkutan. Dengan cara demikian pertukaran informasi dan
mendokumentasikan perbuatan keputusan pengawasan yang melibatkan daerah-
badan negara ini, sehingga mampu daerah terkait menjadi penting;
menyediakan sarana yang memuaskan jika 3. Informasi tepat waktu (timely
masyarakat dan bahkan pengadilan merasa information); suatu proses peran serta
perlu melakukan pemeriksaan atas masyarakat yang efektif memerlukan
pertimbangan yang telah diambil ketika informasi yang sedini dan seteliti
membuat keputusan tersebut. Yang pada mungkin, sebelum keputusan terakhir
akhirnya akan dapat memaksa adanya diambil. Sehingga, masih ada
tanggung jawab dari badan negara tersebut kesempatan untuk memeprtimbangkan
atas kegiatan yang dilakukannya. Perlunya dan mengusulkan altenatif-alternatif
peran serta msyarakat telah pula pilihan;
diungkapkan oleh Prof.Koesnadi 4. Informasi yang lengkap dan
Hardjasoemantri, bahwa selain itu menyeluruh(comprehensive
memberikan informasi yang berharga information); walau isi dari suatu
kepada para pengambil keputusan, peran informasi akan berbeda tergantumg
serta masyarakat akan mereduksi keperluan bentuk kegiatan yang
kemungkinan kesediaan masyarakat untuk direncanakan, tetapi pada intinya
menerima keputusan. Selanjutnya, peran informasi itu haruslah menjabarkan
serta masyarakat akan membantu rencana kegitana secara rinci termasuk
perlindungan hukum. Bila suatu keputusan alternatif-alternatif lain yang dapat
akhir diambil dengan memperhatikan
keberatan-keberatan yang diajukan, maka
7
akan memperkecil kemungkinan Koesnadi. Op.Cit. Hal. 67
8
Ibid.

ISSN : 2085-4757 37
Jurnal Ilmu Hukum, Jilid 11, No 1, April 2016 Peran Masyarakat dalam...(Satriya Nugraha) 30-40

diambil; Informasi yang dapat dipahami hak, kewajiban dan peran yang sama
(comprehensive information); seringkali dalam pengelolaan lingkungan, tanpa
pengambilan keputusan di bidang terkecuali masyarakat desa, pelosok
lingkungan meliputi masalah yang maupun kota, karena ruang lingkup
rumit, kompleks dan bersifat teknis lingkungan bukan hanya ditempat-
ilmiah, sehingga haruslah diusahakan tempat tertentu saja namun seluruh
informasi tersebut mudah dipahami oleh wilayah Negara Kesatuan Republik
masyarakat awam. Metode yang sering Indonesia. Keberadaan masyarakat
digunakan adalah kewajiban untuk akan efektif sekali jika perannya dalam
membuat uraian singkat atas kegiatan mengontrol pengelolaan lingkungan
yang dilakukan. yang ada bisa diwujudkan.
4. Bahwasanya di dalam rangka
KESIMPULAN pelaksanaan tanggung jawab
perlindungan dan pengelolaan
Berdasarkan uraian sebelumnya lingkungan hidup, organisasi
maka dapatlah kiranya disimpulkan hal-hal lingkungan hidup berhak mengajukan
sebagai berikut: gugatan untuk kepentingan pelestarian
1. Masalah lingkungan hidup merupakan fungsi lingkungan hidup. Hak
kewajiban asasi manusia untuk dikelola mengajukan gugatan terbatas pada
sebagaimana mestinya menurut tuntutan untuk melakukan tindakan
amanah Tuhan Yang Maha Esa, tertentu tanpa adanya tuntutan ganti
sehingga setiap manusia baik secara rugi, kecuali biaya atau pengeluaran
langsung maupun tidak langsung riil.
bertanggung jawab terhadap 5. Tujuan dari peran serta masyarakat
kelangsungan lingkungan hidup. Oleh sejak tahap perencanaan sampai
karena itu peran serta masyarakat evaluasi dalam pengelolaan lingkungan
dalam menciptakan lingkungn hidup adalah untuk menghasilkan masukan
juga berkait erat dengan kewajiban dan persepsi yang berguna dari warga
untuk menjaga lingkungan itu sendiri. negara dan masyarakat yang
2. Bahwa setiap orang adalah bagian dari berkepentingan (public interest) dalam
masyarakat dan masyarakat memiliki rangka meningkatkan kualitas
hak, kewajiban dan peran yang sama pengambilan keputusan lingkungan.
dalam pengelolaan lingkungan, tanpa Karena dengan melibatkan masyarakat
terkecuali masyarakat desa, pelosok yang potensial terkena dampak
maupun kota, karena ruang lingkup kegiatan dan kelompok kepentingan
lingkungan bukan hanya ditempat- (interest groups), para pengambil
tempat tertentu saja namun seluruh keputusan dapat menangkap
wilayah Negara Kesatuan Republik pandangan, kebutuhan dan
Indonesia. Keberadaan masyarakat pengharapan dari masyarakat dan
akan efektif sekali jika perannya dalam kelompok tersebut dan
mengontrol pengelolaan lingkungan menuangkannya ke dalam konsep.
yang ada bisa diwujudkan. Posisi dan peranan aturan tersebut
3. Bahwa setiap orang adalah bagian dari hanyalah sebagai sarana penunjang belaka,
masyarakat dan masyarakat memiliki sebagai sarana penunjang maka

ISSN : 2085-4757 38
Jurnal Ilmu Hukum, Jilid 11, No 1, April 2016 Peran Masyarakat dalam...(Satriya Nugraha) 30-40

keampuhan dan kedayagunaannya akan Rangkuti, Siti sundari. 1998. Hukum


selalu tergantung kepada siapa dan dengan Lingkungan di indonesia.
cara bagaimana digunakannya. Betapa pun Surabaya: Airlangga Universitui
ampuh dan sempurnanya sarana, namun Press.
jika yang menggunakannya tidak memiliki
keterampilan dan kemahiran sudah pasti Remellink, Jan. 1978. Hukum Pidana.
keampuhan dan kesempurnaan daripada Bandung:Politeia.
sarana tersebut tidak akan terwujud.
Ridwan HR,2006. Perlindungan Hukum
DAFTAR RUJUKAN Dan Hak Asasi Manusia Di
Indonesia. Jakarta; Gunung
Asshiddiqqie, Jimly. 2006. Pengantar Ilmu
Tata Negara Jilid II, Cetakan RM. Gatot Soemartono. P. 1996. Hukum
Pertama,Jakarta: Sekretariat Lingkungan Indonesia. Jakarta:
Jenderal dan Kepaniteraan Sinar Garafika. Hal. 17
Mahkamah Kinstitusi RI.
Rohmijati. 2010. Kearifan Lingkungan
Gani, Aboel. 1990. Politik Dan Hukum, Menuju Hidup Sehat. Yogyakarta:
Sebuah Catatan. Sebagaimana Waspada.
disebut dalam Padmo Wahjono.
Santoso, Budi. 2011. Peran Polri dari
Hukum Tata Negara. Jakarta;
Tindak Pidana Konvensional ke
Ghalia Indonesia.
Tindak Pidana Trans nasional.
Hamsah, Andi Sudirman.. 2007. Bandung; Sutrindo.
Organisme, Lingkungan dan
Setiawan, Bruce Mitchell, B, Dwita Hadi
Kehidupan Manusia. Makassar:
Rahmi, 2010. Pengelolaan Sumber
Mappanrea. Hal. 97
Daya dan Lingkungan,Yogyakarta:
Hardjasoemantri, Koesnadi. 2003. Hukum Gadjah Mada University Press.
Lingkungan. Yogyakarta;
Silalahi, Daud M. 2001. Hukum
Gadjahmada University Press.
Lingkungan dalam Sistem
Marpaung, Leden Marpaung, 1997. Tindak penegakan Hukum Lingkungan di
Pidana Lingkungan Hidup dan Indonesia. PT. Alumni: Bandung.
Masalah Prevensinya. Jakarta:
Siswanto, Sunarso. 2005. Hukum Pidana
Sinar Grafika.
Lingkungan Hidup Dan Strategi
Nuryanto. 2011. Pencemaran Dan Hak Penyelesaian Sengketa. Jakarta:
Masyarakat Atas Ganti Rugi. Solo: Rineka Cipta.
Panepen Mukti.
Soemartono R.M. Gatot P. 1991.
Rahayu, Umirah. 2010. Ketika Bencana Mengenal Hukum Lingkungan
Lingkungan Datang Silih Berganti. Indonesia. Jakarata: Sinar Grafika.
Apa Yang Harus Dilakukan?.
Salatiga: Satyawacana.

ISSN : 2085-4757 39
Jurnal Ilmu Hukum, Jilid 11, No 1, April 2016 Peran Masyarakat dalam...(Satriya Nugraha) 30-40

Sumarawoto, Otto.. 1992. Hukum


Lingkungan Indonesia. Bandung:
Alumni.

Tanujaya, Patuwi. 2010. Aspek


Administrasi Lingkungan Hidup
dalam UU No. 32 tahun 2009
Tentang Perlindungan dan
pengelolaan Lingkungan Hidup.
Bandung: Lentera.

Tasrifin. 2011. Menerapkan Pidana Untuk


Korporasi Delik Lingkungan
Hidup, Mungkinkah?. Opini pada
Dinamika berita. Banjarmasin. 12
Januari 2011.

Waluyo. 2002. Pribadi, Peran serta


Masyarakat Dalam Kehidupan
Sosial. Yogyakarta: Pustaka
Pelajar.

Wijaya, Sutopo. 2010. Sengketa


Lingkungan dan Penyelesaiannya
berdasarkan Hukum Lingkungan.
Salatiga: Satyawacana.

Wilardi, Romli. 2010. Perkembangan Asas


dan Norma Hukum

ISSN : 2085-4757 40