Anda di halaman 1dari 23

PEMERINTAH KABUPATEN CIREBON

DINAS KESEHATAN

UPT PUSKESMAS KLANGENAN
Jl. Otista No.07 Klangenan – Cirebon 45156
Telp.:( 0231) 341363

SOP
PELAYANAN
BP
UMUM/KLINIK
PUSKESMAS
KLANGENAN
DEFINISI

TUJUAN

KEBIJAKAN
PERSIAPAN ALAT &
BAHAN

PROSEDUR

Nomor Dokumen : SPO/ BP
Umum/KLG/001

Nomor Revisi : 0

Halaman : 1/2

Ditetapkan,
(Penanggung Jawab)
Tanggal Terbit : Maret 2016
dr.H.ASEP FIRMANSJAH, M.HKes
Pembina
NIP. 19700904 200112 1 002
Klinik/BP umum adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan
pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan pelayanan medis
dasar dan/atau spesialistik, diselenggarakan oleh lebih dari satu jenis
tenaga kesehatan dan dipimpin oleh seorang tenaga medis.
1. Memberikan pelayanan kesehatan dasar pada masyarakat yang berkunjung ke
Puskesmas untuk mengatasi masalah penyakitnya yang diderita
2. Untuk melakukan pemeriksaan, mendiagnose, mengobati dan menasehati terkait
masalah kesehatan klien serta melakukan rujukan bila diperlukan
Dalam menjalankan pelayanan kesehatan klinik/BP umum di sesuaikan dengan
Permenkes RI No 75 tahun 2014 tentang Puskesmas dan Permenkes No 28 tahun 2011
tentang klinik kesehatan
1. Alat tulis ( buku register, kertas resep, blangko rujukan, surat keterangan sakit).
2. Stetoskop.
3. Tensimeter.
4. Penlight.
5. Refleks hammer.
6. Thermometer.
7. Timbangan BB.
8. Pengukur TB.
9. Spatel lidah.
10. Hecting set untuk tindakan bila diperlukan.
11. Kapas alkohol.
12. Betadine/kassa betadine.
13. Kassa steril.
14. Plester.
1.

2.

3.

4.

Anamnesis
a. Data umum : Nama, umur dan alamat
b. Keluhan klien
c. Riwayat dan lamanya penyakit
d. Sifat penyakit : acut, kronis atau kumat-kumatan
e. Upaya pengobatan yang telah dilakukan klien
f. Riwayat penyakit keluarga
Pemeriksaan
a. Pemeriksaan fisik :
1). Pemeriksaan tanda vital (TPRS}
2). Gejala/tanda-tanda yang khas (special signs)
b. Pemeriksaan penunjang bila diperlukan (lab, rontgent dll)
Diagnosis
a. Diagnose pasti/ jelas
b. Masih kemungkinan (Diferential diagnosis) diagnosis kerja yang paling
sesuai
Intervensi pengobatan
a. Memerlukan pengobatan
1) Pilih obat yang efek terafinya spesifik
2) Resiko atau efek samping yang minimal
3) Jelaskan kepada klien mengenai jenis dan efek obat, dosis, cara minum

obat dan lamanya minum obat serta cara mengatasinya apabila terjadi
efek samping obat yang tidak diharapkan
b. Tidak memerlukan intervensi obat
1). Berikan nasehat atau anjuran
> cara-cara mengatasi keluhan
> pencegahan dan cara pengobatan yang dapat dilakukan di rumah
2). jelaskan kenapa tidak perlu obat
3) jelaskan akibat jika obat tetap diminum
5. Menuliskan Resep obat
> Menuliskan resep harus jelas dan mudah dibaca
6 Pemberian Informasi.
Menjelaskan mengenai :
a. Jenis penyakit
b. Cara mengatasinya
c. Cara mencegahnya
d. Dampak negatif jika klien tidak taat berobat atau tidak mengikuti nasehat
cara-cara hidup sehat
e. Segera datang kembali ke Puskesmas jika keluhan tidak berkurang atau
malah bertambah berat
7. Tindak lanjut
a. Dalam hal tertentu dan dipandang perlu terhadap klien dilakukan kunjungan
rumah
b. melakukan rujukan bila perlu
UNIT TERKAIT

-

Laboratorium UPT Puskesmas Klangenan.
Rumah Sakit.

DOKUMEN TERKAIT



Permenkes RI No 75 tahun 2014 tentang Puskesmas
Permenkes No 28 tahun 2011 tentang klinik kesehatan
Pedoman Kerja Puskesmas Depkes RI Tahun 2009

279 tahun 2006 tentang Penyelenggaraan upaya keperawatan kesehatan masyarakat. DOKUMEN TERKAIT Puskesmas Klangenan Pelayanan pemeriksaan dan pengobatan pasien di poli klinik umum Sebagai pedoman kerja bagi petugas/paramedis dalam melakukan pemeriksaan di poli klinik umum Surat Keputusan Kepala Puskesmas Klangenan Nomor : / 2016 Tentang identifikasi kebutuhan dan harapan masyarakat 1.Dokumen : No.HKes Pemerintah Kabupaten Cirebon 1. Melakukan pengukuran tekanan darah dan mencatat hasil pengukuran tekanan darah pada lembar hasil pemeriksaan.hepar. 19700904 200112 1 002 2. Melakukan penimbangan berat badan dan kemudian mencatat hasil penimbangan berat badan pada lembar hasil pemeriksaan 4. PROSEDUR NIP.Riwayat penyakit dahulu 5.Perkusi : Untuk menentukan batas jantung keadaan paru.Spatel 2. 6. .Keluhan utama . : dr.IDENTIFIKASI KEBUTUHAN DAN HARAPAN MASYARAKAT No. 4. KEBIJAKAN 4. Referensi 4. Permenkes Nomor 279 Tahun 2006 Tentang Penyelenggaraan upaya keperawatan kesehatan masyarakat 1 .Inspeksi : Keadaan umum pasien . Tim UKP Permenkes RI No 75 tahun 2014 tentang Puskesmas Permenkes No 36 tahun 2009 tentang kesehatan Permenkes No. M. Persiapan alat : . 5. Melakukan registrasi pada peserta yang datang untuk pemeriksaan 3. bahasa dan gangguan pendengaran. Asep Firmansjah.Keluhan tambahan . Permenkes Nomor 75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas 2.Senter . 3. 2. Permenkes Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan 3.Timbangan . Pemeriksaan fisik : .Palpasi : Perabaan kemungkinan adanya benjolan konsistensi hepar/lien .Tensi meter . Anamnese yaitu wawancara terhadap pasien : . Memberitahukan kepada masyarakat bahwa petugas akan melakukan identfikasi mengenai kebutuhan masyarakat terkait upaya kesehatan yang dibutuhkan masyarakat Menuangkan hasil identifikasi kebutuhan dan harapan masyarakat di dalam rencana kegiatan puskesmas.ATK . Revisi SOP Tanggal Terbit : Halaman DEFINISI TUJUAN 3.Stetoskop . Kemungkinan adanya ascites 1. :    Melakukan analisa tentang hasil identifikasi kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan nilai-nilai dan kepercayaan pasien dan hambatan dan memenuhi kebutuhan masyarakat seperti.

USG Pelayanan Laboratorium Pelayanan Pusling 7. DOKUMEN TERKAIT 1. dll. 2. Persiapan Bahan dan Alat : 1. 6.Dokumen : No. PROSEDUR a. 5. 2. 4. Mengalokasikan pengembalian retribusi untuk jasa pelayanan. Membuat SPJ retribusi pengeluaran 6. 3.HKes Pemerintah Kabupaten Cirebon NIP. membayarkan dan mempertanggungjawabkan uang untuk keperluan belanja daerah dalam rangka pelaksanaan APBD pada unit kerja SKPD Melaksanakan tata laksana keuangan di unit kerja SKPD dalam hal ini puskesmas 3. TUJUAN Bendahara pengeluaran pembantu adalah pejabat fungsional yang ditunjuk menerima. Merencanakan penggunaan uang pengembalian retribusi sesuai proporsi yang sudah di tentukan oleh juknis pengelolaan keuangan 4. 4. UNIT TERKAIT 1. Menerima uang pengembalian retribusi 2. Buku Kas Umum Buku Pembantu Kas Tunai Buku Pembantu Pajak Buku Pembantu rincian objek belanja b. KEBIJAKAN SK Bupati Cirebon tentang tugas dan pengelola bendahara pengeluaran pembantu 4. REFERENSI Dokumen external penyusunan SPO ini : Buku. Asep Firmansjah. Menerima kwitansi pengembalian retribusi 3. Buku petunjuk operasional kegiatan pengelolaan keuangan pengembalian retribusi 2. belanja alat bahan dan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk tiap pelayanan 5. Revisi SOP : Tanggal Terbit : Halaman : dr. menyimpan. 5. Melaporkannya ke Dinas Kesehatan Pelayanan BP Umun Pelayanan BP Gigi Pelayanan KIA Pelayanan PONED. Peraturan UU. Kwitansi pengembalian retribusi Langkah-langkah Prosedur : 1.BENDAHARA PENGELUARAN PEMBANTU No. Memverifikasikan SPJ retribusi ke Dinas Kesehatan 7. M. DEFINISI 2. 3. 6. . 19700904 200112 1 002 Puskesmas Klangenan 1.

Revisi SOP Tanggal Terbit : Halaman : dr. Asep Firmansjah.HKes Pemerintah Kabupaten Cirebon Pengembalian retribusi dari dinas kesehatan : NIP. M.Dokumen : No. 19700904 200112 1 002 Alokasi pengembalian retribusi Verifikasi SPJ Retribusi ke Dinas Kesehatan BP Gigi USG KIA + KB Laboratorium Perawatan Poned Pembukuan dan SPJ Pembayaran Pajak Perbaikan hasil Verifikasi Penyerahan SPJ Retribusi ke Dinas Puskesmas Klangenan .DIAGRAM ALIR BENDAHARA PENGELUARAN PEMBANTU No.

misi. Printer e. buku surat masuk b. Kepala Puskesmas meminta TU untuk membuat surat undangan rapat 2. misi. (Penanggung Jawab) Tanggal Terbit : Maret 2016 dr. tujuan dan tata laksana 3. TU menyampaikan kepada petugas untuk memberikan undangan pada masyarakat 4.07 Klangenan – Cirebon 45156 Telp. Pulpen 1.ASEP FIRMANSJAH.PEMERINTAH KABUPATEN CIREBON DINAS KESEHATAN UPT PUSKESMAS KLANGENAN Jl. MISI. Tujuan dan Nilai tata laksana puskesmas Klangenan a. Laptop/Komputer c. 19700904 200112 1 002 Komunikasi puskesmas dilaksanakan untuk membangun komunikasi dengan masyarakat guna menyalurkan hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan perorangan ataupun kelompok masyarakat Terwujudnya kesamaan pemahaman terhadap kebijakan dasar puskesmas Surat Keputusan Kepala Puskesmas Klangenan Nomor : / 2016 tentang Komunikasi Visi. Misi.HKes Pembina NIP. Kertas HVS d. misi. Penyampaian tentang visi. Petugas memberikan undangan rapat pada pihak terkait 5. Alat tulis ( buku surat keluar.:( 0231) 341363 SOP KOMUNIKASI VISI.H. TUJUAN DAN TATA NILAI PUSKESMAS KLANGENAN DEFINISI TUJUAN KEBIJAKAN PERSIAPAN ALAT & BAHAN PROSEDUR DIAGRAM ALIR Nomor Dokumen : SPO/KOMUNIKASI /KLG/001 Nomor Revisi : 0 Halaman : 1/1 Ditetapkan. tujuan dan tata laksana nilai puskesmas oleh Kepala Puskesmas Kepala Puskesmas Menginstruksikan TU untuk membuat surat Surat Undangan rapat Masyarakat Lintas Program dan Lintas Sektoral Penyampaian tentang visi. tujuan dan tata nilai puskesmas oleh Kepala Puskesmas UNIT TERKAIT - Lintas Program Lintas Sektoral . Otista No. M. TU membuat surat rapat untuk Lintas Program dan Lintas Sektoral guna membicarakan visi.

   DOKUMEN TERKAIT Permenkes RI No 75 tahun 2014 tentang Puskesmas Permenkes No 28 tahun 2011 tentang klinik kesehatan Pedoman Kerja Puskesmas Depkes RI Tahun 2009 PEMBAHASAN UMPAN BALIK No. Petugas menerima keluhan dari pengguna pelayanan puskesmas 2. REFERENSI ALAT-ALAT 6. Revisi SOP Tanggal Terbit : Halaman Pemerintah Kabupaten Cirebon 1. 19700904 200112 1 002 Umpan balik adalah mekanisme penyampaian keluhan dan umpan balik masyarakat atau pengguna pelayanan puskesmas kepada penanggung jawab program dan pimpinan puskesmas untuk perbaikan kinerja Sebagai acuan penerapan langkah-langkah umpan balik dari masyarakat atau pengguna pelayanan dapat di akses puskesmas atau sebaliknya Surat Keputusan Kepala Puskesmas Klangenan Nomor : / 2016 tentang tata cara mendapatkan umpan balik. pembahasan dan tindak lanjut terhadap umpan balik Permenkes No. M. 128 Tahun 2004 tentang Kebijakan Puskesmas 1. Kotak saran 2. Asep Firmansjah. PROSEDUR 7. Petugas mengarahkan informan akan unit pelayanan yang di tuju 4. 5. Petugas mencatat keluhan dan menyampaikan kepada Kepala TU 5. ATK 1. KEBIJAKAN 4. DIAGRAM ALIR : : dr. Tugas TU mencatat di buku rekapan keluhan 6.HKes Puskesmas Klangenan NIP. Petugas mencatat sumber informasi dan identitas informasi 3. TUJUAN 3. Petugas TU menyampaikan kepada Kepala Puskesmas Petugas menerima keluhan dari pengguna pelayanan puskesmas Petugas mencatat sumber informasi dan identitas informasi Petugas mengarahkan informan akan unit pelayanan yang di tuju Petugas mencatat keluhan dan menyampaikan kepada Kepala TU Petugas TU menyampaikan kepada Kepala Puskesmas Tugas TU mencatat di buku rekapan keluhan . DEFINISI 2.Dokumen : No.

Dokumen : : 1.HKes Tanggal Terbit : Halaman 8. M.Dokumen : Puskesmas Klangenan No.PEMBAHASAN UMPAN BALIK No.Rekaman Historis Perubahan NO Yang Dirubah Isi Perubahan Tgl. Mulai Diberlakukan . 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas 2. Pedoman Kerja Puskesmas Depkes RI Tahun 2009 9. Asep Firmansjah. Permenkes RI No. Revisi SOP dr.

dan lain-lain yang disesuaikan dengan kebutuhan dan masalah kesehatan pasien / klien. Alat Balpoint. buku register. UNIT TERKAIT Unit Rawat Jalan 7. anamnesa. PROSEDUR 1. 5. brosur. Menyarankan kepada pasien untuk kunjungan ulang. / /2015 Klien/pasien datang ke ruang konseling dengan membawa status RM dari poliklinik yang ada di Puskesmas Klangenan. DEFINISI Konseling merupakan serangkaian kegiatan sebagai proses komunikasibdua arah antara konselor dan klien/pasien untuk menanamkan dan meningkatkan pengetahuan sikap dan perilaku sehingga membantu klien/pasien mengenali dan mengatasi masalah yang sedang dihadapi 2. Petugas melakukan pencatatan data pasien dalam buku register. 4. 3.HKes Pemerintah Kabupaten Cirebon Puskesmas Klangenan NIP. Petugas memberikan edukasi dan konseling dengan menyiapkan leafleat. TUJUAN Sebagai acuan dalam memberikan bimbingan dengan metode pengarahan 3. Petugas melakukan pengkajian. lembar balik. Revisi SOP : Tanggal Terbit : Halaman : dr. Asep Firmansjah. riwayat kesehatan pasien / klien. food model. REFERENSI Juknis pengelolaan promkes di puskesmas 5. 2.KONSELING No. M.Dokumen : No. 19700904 200112 1 002 1. KEBIJAKAN Surat Keputusan Kepala UPT Puskesmas Klangenan Nomor / 4. 6. leafleat. brosur 6. DOKUMEN TERKAIT Buku register konseling .

KEBIJAKAN Surat Keputusan Kepala Puskesmas Nomor / / / 4. ALAT-ALAT 6.PELAYANAN DI RUANGAN LANSIA No. riwayat penyakit terdahulu. 19700904 200112 1 002 Puskesmas Klangenan 1. 4. M. Revisi SOP : Tanggal Terbit : Halaman : dr. 6. 2.Dokumen : No. REFERENSI Buku Pedoman Lansia dari Kemenkes……. Tensi meter Timbangan ATK Stetoskop Hammer reflex Spatel Peri light Pasien dari loket pendaftaran menuju ruang pemeriksaan untuk menyerahkan kartu rawat jalan yang diterimanya dari loket kemudian menuju ruang tunggu sesuai antrian Petugas di ruang pemeriksaan memanggil pasien untuk masuk ruang periksa sesuai nomer urut Petugas mencocokan identitas pasien dengan kartu rawat jalan Petugas / dokter melakukan anamnesa terhadap pasien sebagai berikut : Keluhan utama. Asep Firmansjah. keluhan tambahan. 1. DOKUMEN TERKAIT Buku register Usila . DEFINISI Pelayanan pemeriksaan dan pengobatan pasien di poli lansia 2. riwayat penyakit keluarga 7. 3. UNIT TERKAIT Unit rawat jalan 8. 3. TUJUAN Sebagai pedoman kerja bagi petugas medis / paramedic dalam melakukan pemeriksaan di poliklinik umum 3. 5. 2. 5. 4. PROSEDUR 1. 7.HKes Pemerintah Kabupaten Cirebon NIP.

2. Persiapan alat : 1. Observasi dilakukan maksimal 2 jam. 4. KEBIJAKAN 3. Revisi SOP : Tanggal Terbit : Halaman : dr. Apabila hasil observasi menunjukan keadaan penderita semakin tidak baik maka paramedis perawat harus lapor kepada dokter yang sedang bertugas (diluar jam kerja/pertelpon) 6. 4.HKes Pemerintah Kabupaten Cirebon NIP. Peraturan UU. Stop watch/jam 5. PROSEDUR 1. Tanda-tanda vital : Tensi. M. Nadi. 2. Pelaksanaan dilakukan oleh perawat. Pelayanan yang cepat dan tepat akan menyelamatkan jiwa seseorang. Thermometer 4. Senter 1. Membawa alat-alat ke dekat pasien. Stetoskop 2. DOKUMEN TERKAIT 1. 1.PELAYANAN UGD No. Kelancaran pemberian O2 e. REFERENSI Dokumen external penyusunan SOP ini : Buku. Hal-hal yang perlu di observasi : a. UNIT TERKAIT Rumah Sakit 6.1. 2.Dokumen : No. Kelancaran tetesan infuse 5. dll. Respirasi/pernafasan dan suhu f. Apabila kasus penyakitnya diluar kemampuan dokter UGD maka perlu dirujuk 7. Keadaan umum penderita b. 3. Penatalaksanaan : 1.2. Kelancaran jalan nafas (air Way) d. Tensimeter 3. ataupun oleh dokter Buku register rujukan Buku register rawat jalan . Asep Firmansjah. TUJUAN Sebagai acuan pemantauan / observasi penderita gawat agar selamat jiwa 3. PENGERTIAN Memantau keadaan pasien gawat 2. Kesadaran penderita c. Mengobservasi kondisi pasien tiap 5-15 menit sesuai dengan tingkat kegawatannya. selanjutnya diputuskan penderita bias pulang atau rawat inap/dirujuk di RS 5. Menjelaskan tujuan pada keluarga pasien. 19700904 200112 1 002 Puskesmas Klangenan 1.

Dokumen : Puskesmas Klangenan No.PELAYANAN UGD No.Rekaman Historis Perubahan NO Yang Dirubah Isi Perubahan Tgl. Mulai Diberlakukan . M.HKes Tanggal Terbit : Halaman : 7. Asep Firmansjah. Revisi SOP : dr.

Alat tulis. Kepada pasien 4. dapat bekerja secara produktif dan mampu memberikan kontribusi untuk komunitasnya. mental. dapat mengatasi tekanan. Revisi SOP Tanggal Terbit : Halaman Pemerintah Kabupaten Cirebon 1. penentuan diagnosis. Rujukan ke RSU /Klinik utama Menerima pendaftaran Pemeriksaa n pasien Pemeriksaa n Pemberian dan penyerahan Rujuk ke RSU/Klinik Utama . pemeriksaan fisik. KEBIJAKAN REFERENSI ALAT . Timbangan digital 1. mengambil sediaan pemeriksaan darah / urin / feses / dahak. Pemberian dan penyerahan obat 5. penulisan resep. menuliskan hasil pemeriksaan dan membuat laporan. memeriksa persyaratan. meliputi : menerima formulir pemeriksaan lab. dan sosial sehingga individu tersebut menyadari kemampuan sendiri. TUJUAN 3. DEFINISI 2.HKes NIP. pemeriksaan tanda vital.ALAT PROSEDUR 6. Untuk mengidentifikasi masalah-masalah pasien dengan gangguan mental psikiatri. 19700904 200112 1 002 Puskesmas Klangenan Kesehatan jiwa adalah kondisi dimana seorang individu dapat berkembang secara fisik. Pemeriksaan pasien. Menerima pendaftaran pasien kunjungan baru/lama. 5. BAGAN ALIR : : dr. dan prognosis 3. 6. meliputi : Anamnesa. menuliskan identitas pasien di buku register dan buku rekam medis. memberikan kartu pendaftaran dan buku rekam medis kepada pasien 2. spritual. M.Dokumen : No. Asep Firmansjah. melakukan pemeriksaan. 4. merencanakan sistematis SK Bupati Cirebon tentang tugas dan pengelola bendahara pengeluaran pembantu Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa Tensimeter. menyerahkan hasil pemeriksaan lab. Pemeriksaan penunjang.KESEHATAN JIWA No.

HKes : 1.Dokumen dr. Rawat jalan 2. Asep Firmansjah. Unit Terkait 8. Revisi Puskesmas Klangenan SOP : Tanggal Terbit : Halaman 7.Rekaman Historis Perubahan NO Yang Dirubah Isi Perubahan Tgl. Rumah Sakit Buku register kunjungan 9.KESEHATAN JIWA No. M.Dokumen : No. Mulai Diberlakukan .

SOP Penyelenggara Imunisasi 5.Dokumen : No.HKes NIP. KIE adalah memberikan konsultasi. Menimbang berat badan bayi. 2. Menyiapkan vaksin sesuai kebutuhan 11.KMS adalah kartu menuju sehat yang berisi catatan tentang pertumbuhan dan perkembangan bayi antara lain berat badan dan imunisasi. Pengertian 1. Permenkes…. Menuliskan tanggal kembali untuk pemberian imunisasi berikutnya 9. Mencatat hasil penimbangan BB bayi pada KMS 7.. Mencatat tanggal imunisasi yang diberikan 8. informasi dan Edukasi kepada pasien tentang tindakan yang dilakukan. Melakukan tindakan imunisasi sesuai jadwal dan jenis imunisasi 12.Tentang pelayanan imunisasi 4. Revisi SOP Tanggal Terbit : Halaman Pemerintah Kabupaten Cirebon : : dr. 6. Memberitahukan untuk kembali pada jadwal imunisasi berikutnya kepada orangtua bayi 14. Menentukan jenis imunisasi yang akan diberikan 4.Kebijakan SK Kepala Puskesmas Nomor….Tujuan Sebagai pedoman kerja petugas imunisasi dalam memberikan pelayanan imunisasi bayi 3..PELAYANAN DI RUANG IMUNISASI No. M. Memberikan antipiretik untuk imunisasi DPT dan menjelaskan aturan pemakaian obat 13. 19700904 200112 1 002 Puskesmas Klangenan 1. 2. 2. Menanyakan keadaan bayi kepada orang tuanya (keadaan bayi yang memungkinkan untuk diberikan imunisasi atau tidak akan dirujuk kepoliklinik anak) 5.Referensi 1. Menerima kunjungan bayii yang membawa KMS setelah mendaftarkan di loket pendaftaran. Memeriksa status imunisasi dalam KMS 3.Prosedur 1. Asep Firmansjah. 2. Mencatat identifikasi bayi pada buku register kunjungan bayi . Memberikan KIE tentang efek samping pasca imunisasi kepada orang tua bayi 10.

Asep Firmansjah.HKes Tanggal Terbit : Halaman : 6.Rekaman Historis Perubahan NO Yang Dirubah Isi Perubahan Tgl.PELAYANAN DI RUANG IMUNISASI No. Buku register kunjungan bayi b. Rawat jalan MTBS 7. Unit Terkait 3.Dokumen : No. KMS 8. Rawat jalan KIA 4.Dokumen a. Mulai Diberlakukan . M. Revisi Puskesmas Klangenan SOP : dr.

Dokumen : No.HKes Tanggal Terbit : Halaman : Pasien datang membawa KMS Alur Proses Periksa status imunisasi dalam KMS Tentukan jenis imunisasi yang akan diberikan Timbang BB anak Tanyakan keadaan bayi Rujuk kepoliklinik anak Catat hasil penimbangan BB Tuliskan tanggal kembali Beritahukan jadwal imunisasi berikutnya Beritahukan kapan harus kembali Berikan KIE tentang efek samping imunisasi Berikan antipiretik Siapkan vaksin kebutuhan Tindakan imunisasi . M.PELAYANAN DI RUANG IMUNISASI Puskesmas Klangenan SOP No. Asep Firmansjah. Revisi : dr.

2. Kepala Puskesmas memberikan sambutan dan arahan acara tinjauan manajemen. agenda. . Wakil manajemen mutu memimpin pertemuan tinjauan manajemen : Melaksanakan sesuai agenda. penanggung jawab program bertanggung jawab menerapkan perbaikan kinerja yang berkesinambungan yang tercermin dalam pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan sehari-hari SK Kepala Puskesmas Nomor….Tujuan 3. Tinjauan terhadap pertemuan tinjauan manajemen yang lalu. tempat. Revisi SOP Tanggal Terbit : Halaman Pemerintah Kabupaten Cirebon 1. Permenkes 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas 5. Sebagai acuan penerapan langkah-langkah pimpinan puskesmas. 3. dengan agenda pembahasan 5. Asep Firmansjah. Kebijakan Mutu Kepala Puskesmas Klangenan 2. untuk memastikan kelanjutan.Tentang pertemuan tinjauan manajemen 4.Referensi 1. 4.Prosedur 1. Wakil manajemen mutu bersama Kepala FKTP mempersiapkan pertemuan tinjauan manajemen : rencana waktu. dan siapa saja yang akan diundang.Dokumen : No. untuk meninjau kinerja system manajemen mutu dan kinerja pelayanan / upaya Puskesmas. dan efektifitas system manajemen mutu dan system pelayanan. memimpin proses paparan / diskusi selama pertemuan barlangsung.Kebijakan : : dr. Pengertian 2. Wakil manajemen mutu mengundang peserta pertemuan. Manual Mutu Puskesmas Klangenan 3. kecukupan.HKes NIP. 19700904 200112 1 002 Puskesmas Klangenan Pertemuan tinjauan manajemen adalah : Pertemuan yang dilakukan oleh manajemen secara periodic. wakil manajemen mutu. M.PERTEMUAN TINJAUAN MANAJEMEN No. kesesuaian..

Rekaman Historis Perubahan NO Yang Dirubah Isi Perubahan Tgl. Petugas Notulensi mendokumentasikan proses rapat tinjauan manajemen. Pembahasan hasil audit internal  Permbahasan umpan balik / keluhan pelanggan  Hasil penilaian kepuasan pelanggan  Hasil penilaian kinerja  Masalah-masalah operasional yang terkait dengan penerapan system manajemen mutu.Unit Terkait Kepala Puskesmas. Wakil Manajemen Mutu. Wakil manajemen mutu membuat rekomendasi dari hasil pembahasan rapat tinjauan manajemen untuk perbaikan selanjutnya 9. Tim Mutu. Revisi : SOP Tanggal Terbit : Puskesmas Klangenan Halaman dr. Penangung Jawab Upaya dan Pelayanan 7. Wakil manajemen mutu memberikan umpan balik/kesimpulan rapat tinjauan manajemen PERTEMUAN TINJAUAN MANAJEMEN No. Mulai Diberlakukan . M. Asep Firmansjah.Dokumen : No. Wakil manajemen mutu sebagai pimpinan rapat menutup rapat dengan doa bersama 6.6. pembahasan. hasil dan rekomendasi 10.HKes : 8. penyelenggaraan pelayanan ( klinis dan UKM)  Rencana perbaikan / perubahan yang perlu dilakukan baik pada system manajemen mutu maupun system pelayanan ( klinis UKM) 7.

TUJUAN KEBIJAKAN 4. Misi. : NIP. buku surat masuk b. TU membuat surat rapat untuk Lintas Program dan Lintas Sektoral guna membicarakan visi. Asep Firmansjah. misi. TUJUAN DAN TATA NILAI No. 19700904 200112 1 002 Puskesmas Klangenan Komunikasi puskesmas dilaksanakan untuk membangun komunikasi dengan masyarakat guna menyalurkan hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan perorangan ataupun kelompok masyarakat Terwujudnya kesamaan pemahaman terhadap kebijakan dasar puskesmas Surat Keputusan Kepala Puskesmas Klangenan Nomor : / 2016 tentang Komunikasi Visi. TU menyampaikan kepada petugas untuk memberikan undangan pada masyarakat 4. M.HKes Pemerintah Kabupaten Cirebon 1. MISI. PERSIAPAN ALAT & BAHAN 5. 3. Pulpen 1. Tujuan dan Nilai tata laksana puskesmas Klangenan a. Penyampaian tentang visi. Petugas memberikan undangan rapat pada pihak terkait 5.Dokumen : No. Printer e. PROSEDUR 6. Kertas HVS d.KOMUNIKASI VISI. misi. Kepala Puskesmas meminta TU untuk membuat surat undangan rapat 2. Laptop/Komputer c. tujuan dan tata laksana 3. tujuan dan tata laksana nilai puskesmas oleh Kepala Puskesmas Kepala Puskesmas Menginstruksikan TU untuk membuat surat Surat Undangan rapat Masyarakat Lintas Program dan Lintas Sektoral . DIAGRAM ALIR : dr. Alat tulis ( buku surat keluar. Revisi SOP Tanggal Terbit : Halaman DEFINISI 2.

UNIT TERKAIT 8. misi. Rekaman Historis Perubahan NO Yang Dirubah Isi Perubahan Tgl.Dokumen : Puskesmas Klangenan No.HKes :    : Lintas Program Lintas Sektoral Permenkes RI No 75 tahun 2014 tentang Puskesmas Permenkes No 28 tahun 2011 tentang klinik kesehatan Pedoman Kerja Puskesmas Depkes RI Tahun 2009 9. Revisi SOP Tanggal Terbit : Halaman 7. M. DOKUMEN TERKAIT dr. MISI. Asep Firmansjah. tujuan dan tata nilai puskesmas oleh Kepala Puskesmas KOMUNIKASI VISI. Mulai Diberlakukan . TUJUAN DAN TATA NILAI No.Penyampaian tentang visi.

Asep Firmansjah. Hasil proses audit internal b. Hasil proses penanganan ketidaksesuaian layanan . Identifikasi ketidaksesuaian 1. Hasil proses analisis data d. di evaluasi dan di tindak lanjuti Sistem manajemen mutu ISO 9001 . M. Revisi SOP Tanggal Terbit : Halaman Pemerintah Kabupaten Cirebon 1.Ketidaksesuaian di identifikasikan melalui :  Proses penanganan keluhan pelanggan  Proses penanganan ketidaktahuan layanan  Proses hasil audit internal  Proses Monitoring  Proses analisi data Temuan / laporan lainnya yang ada kaitannya ketidaksesuaian layanan Sebagai acuan untuk menerangkan mekanisme tindakan perbaikan atas tidak kesesuaian.Tujuan 3.Persyaratan atau recuirement adalah ketentuan yang dipersyaratkan oleh standar atau target dan atau kebutuhan yang di persyaratkan oleh standar atau target dan atau kebutuhan / harapan . supaya setiap tindakan perbaikan yang di ambil dan menghilang penyebab ketidaksesuaian serta menengah berulang kembali Tindakan perbaikan wajib di monitor.Referensi 5. Seluruh karyawan mengidentifikasi ketidaksesuaian yang berasal dari Hasil proses pengukuran kepuasan pelanggan a.HKes NIP.Prosedur - : : dr.2008 A.Ketidaksesuaian adalah tidak terpenuhi suatu persyaratan . Hasil proses monitoring c. Pengertian 2.TINDAKAN PREVENTIF No.Kebijakan 4. 19700904 200112 1 002 Puskesmas Klangenan Tindakan perbaikan ( korektif action ) adalah tindakan untuk menghilangkan penyebab ketidaksesuaian agar tidak terulang lagi .Dokumen : No.

Temuan / laporan lainnya 2. 19700904 200112 1 002 Puskesmas Klangenan 5. Administrasi.Koordinator pelayanan klinis. Koordinator pelayanan klinis.Dokumen : No.e. dan manajemen dan koordinator upaya puskesmas peserta pelaksana / karyawan terkait 2. . menetapkan rencana dan jadwal tindakan perbaikan atas ketidaksesuaian. M. dan manajemen dan koorditanor upaya puskesmas.Koordinator pelayanan klinis. Asep Firmansjah. administras dan manajemen koordinator upaya puskesmas dan pelaksana membahas dan menganalisi penyebab ketidaksesuaian. TINDAKAN KOREKTIF No.Seluruh karyawan menyampaikan ketidaksesuaian kepada bagian terkait 3. Revisi SOP Tanggal Terbit : Halaman Pemerintah Kabupaten Cirebon : : dr.HKes NIP.Koordinator pelayanan klinis administrasi dan manajemen dan koorditaor upaya puskesmas mencatat ketidaksesuaian pada formulir laporan ketidaksesuaian dan penyelesaian ( LKP ) 4.Tindakan perbaikan 1. B. administrasi.