Anda di halaman 1dari 5

Tugas Koas Anak RSUD Tarakan

Christian Adiputra Wijaya


11.2014.084

1. TTV normal neonatus


a. Heart rate
Approximate Age Range

Heart Rate

Newborn

100-160

0-5 months

90-150

6-12 months

80-140

1-3 years

80-130

3-5 years

80-120

6-10 years

70-110

11-14 years

60-105

15-20 years

60-100

Adults
b. Respiratory rate

50-80

Approximate Age Range

Respiratory Rate

Newborn

30-50

0-5 months

25-40

6-12 months

20-30

1-3 years

20-30

3-5 years

20-30

6-10 years

15-30

11-14 years

12-20

15-20 years

12-30

Adults

16-20

c. Blood pressure
Approximate Age Range

Systolic Range

Diastolic Range

1-12 months

75-100

50-70

1-4 years

80-110

50-80

3-5 years

80-110

50-80

6-13 years

85-120

55-80

13-18 years

95-140

60-90

Sumber : diunduh dari http://emedicine.medscape.com/article/2172054-overview tanggal 25


Mei 2016 pk 18.00

2. Kriteria asfiksia

Klasifikasi Asfiksia Neonatus dapat dibagi dalam :


klasifikasi asfiksia dibagi menjadi :
a. Asfiksia Ringan
Skor APGAR 7-10. Bayi dianggap sehat, dan tidak memerlukan tindakan istimewa.
b. Asfiksia Sedang
Skor APGAR 4-6. Pada pemeriksaan fisik akan terlihat frekuensi tentang lebih dari 100/menit,
tonus otot kurang baik atau baik, sianosis, reflek iritabilitas tidak ada.
c. Asfiksia Berat
Skor APGAR 0-3. Pada pemeriksaan fisik ditemukan frekuensi jantung kurang dari 100/menit,
tonus otot buruk, sianosis berat, dan kadang-kadang pucat, reflek iritabilitas tidak ada, pada

asfiksia dengan henti jantung yaitu bunyi jantung fetus menghilang tidak lebih dari 10 menit
sebelum lahir lengkap atau bunyi jantung menghilang post partum pemeriksaan fisik sama
asfiksia berat
Sumber : FKUI. 2005. Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta: Infomedika

Evaluasi gawat napas berdasarkan skor Downes

Pemeriksaan
1
Frekuensi napas
Retraksi
Sianosis

< 60 x / menit
Tidak ada retraksi
Tidak ada sianosis

Air entry
Merintih

Udara masuk
Tidak merintih

Evaluasi
Total
13
45
6

Diagnosis
Sesak napas ringan
Sesak napas sedang
Sesak napas berat

Skor
2
60 80 x / menit
Retraksi ringan
Sianosis hilang dengan O2
Penurunan ringan udara masuk
Dapat didengar dengan
stetoskop

Score<4 tidak ada distres pernafasan


Score 4-7 distres pernafasan
Score >7 akan mengalami gagal nafas. Berbagai referensi apabila >6. (analisis gas darah
dilakukan)
Sumber : Mansjoer. (2002). Kapita selekta kedokteran. Edisi III. Jakarta: FKUI.: EGC

3. Skor APGAR
Apgar skor adalah suatu metode sederhana yang digunakan untuk menilai keadaan umum
bayi sesaat setelah kelahiran. Penilaian ini perlu untuk mengetahui apakah bayi menderita
asfiksia atau tidak. Yang dinilai adalah frekuensi jantung (Heart rate), usaha nafas
(respiratory effort), tonus otot (muscle tone), warna kulit (colour) dan reaksi terhadap

> 80 x / m
Retraksi b
Sianosis m
diberikan
Tidak ada
Dapat did
bantu

rangsang (respon to stimuli) yaitu dengan memasukkam kateter ke lubang hidung setelah
jalan nafas dibersihkan (Prawirohardjo : 2002). Setiap penilaian diberi angka 0,1,2. Dari
hasil penilaian tersebut dapat diketahui apakah bayi normal (vigorous baby = nilai apgar
7-10), asfiksia ringan (nilai apgar 4-6), asfiksia berat (nilai apgar 0-3)

Sumber : diunduh dari http://digilib.unimus.ac.id/files/disk1/121/jtptunimus-gdllailinurul-6039-2-apgar-score.pdf pada tanggal 25 Mei 2016


4. Berat Badan Normal pada bayi dan anak

sumber : http://gizi.depkes.go.id/wp-content/uploads/2011/11/buku-sk-antropometri-2010.pdf