Anda di halaman 1dari 6

BAB XIII

AGREGATE IMPACT TEST


A. MAKSUD DAN TUJUAN
Tujuan pemeriksaan agregate impact test untuk mengetahui kekuatan agregate
terhadap beban kejut.
B. BENDA UJI
Agregat yang lolos saringan no 3/8 dan tertahan no.4 sebanyak 500 gram
C. PERALATAN
1. Agregat Impact Machine. Alat ini masih digerakkan secara manual dengan tenaga
manusia.
2. Berat total mesin tidak lebih dari 60 kg dan tidak kurang dari 40 kg. Dasar mesin
terbuat dari baja dengan diameter 300 mm dan memiliki berat antara 22 sampai 30 kg.
3. Cylindrial Steel Cup memiliki diameter dalam 102 mm dan kedalaman 50 mm.
Ketebalan cup tidak lebih dari 6 mm.
4. Palu baja yang digunakan memiliki berat antara 13,5 sampai 14,0 kg dengan bagian
bawah (bidang kontak) merupakan lingkaran dan berbentuk datar. Diameter kontak
sebesar 100 mm dan ketebalan 50 mm, dengan chamfer 1,5 mm. Palu diatur hingga
dapat naik turun dengan mudah tanpa gesekan berarti. Palu baja bergerak jatuh bebas
dengan tinggi jatuh 380 5 mm, diukur dari bidang kontak palu sampai permukaan
sample didalam cup.
5. Alat pengunci palu dapat diatur sedemikian rupa untuk dapat memudahkan pergantian
sampel dan pemasangan cup.
6. Saringan dengan diameter 14,0 mm ; 10,0 mm ; dan 2,36 mm.
7. Besi penusuk dengan panjang 230 mm serta memiliki potongan melintang lingkaran
berdiameter 10 mm.
8. Timbangan dengan ketelitian 0,1 gr.
D. PELAKSANAAN
1. Timbang cup (Cylindrial Steel Cup) dengan ketelitian 0,1 gram (W1).
2. Isilah cup dengan agregat lolos saringan no 3/8 dan tertahan no.4 dalam tiga lapis
yang sama tebal. Setiap lapis dipadatkan dengan 25 kali tusukan besi penusuk secara

merata di seluruh permukaan. Tiap lapis, tongkat dijatuhkan secara bebas


denganketinggian tidak lebih dari (>) 5 cm dari permukaan lapisan. Pada lapis
terakhir, isi cup dengan agregat agar tidak menyembul dan padatkan.
3. Ratakan permukaan agregat lolos saringan no 3/8 dan tertahan no.4 dengan besi
penusuk dan timbang (W2).
4. Hitunglah berat awal agregat lolos saringan no 3/8 dan tertahan no.4 (A = W2
W1).
5. Letakkan mesin Impact Agregat pada lantai datar dan keras, seperti lantai beton.
6. Letakkan cup berisi agregat lolos saringan no 3/8 dan tertahan no.4 pada tempatnya
dan pastikan letak cup sudah baik dan tidak akan bergeser akibat tumbukan palu.
7. Atur ketinggian palu agar jarak antara bidang kontak palu dengan permukaan sampel
380 5 mm.
8. Lepaskan pengunci palu dan biarkan palu jatuh bebas ke agregat yang lolos saringan
no 3/8 dan tertahan no.4. Angkat palu pada posisi semula dan lepaskan kembali (jatuh
bebas). Tumbukan dilakukan sebanyak 15 kali dengan tenggang waktu tumbukan tidak
kurang dari satu detik.
9. Setelah selesai saring agregat yang lolos saringan no 3/8 dan tertahan no.4 dengan
saringan 2,36 mm selama satu menit dan timbang berat yang lolos dengan ketelitian
0,1 gram yang dinyatakan sebagai B gr dan yang tertahan sebagai C gr.
10. Ulangi prosedur tersebut untuk sisa agregat yang lolos saringan no 3/8 dan tertahan
no.4 berikutnya.
E. DATA PRAKTIKUM DAN HITUNGAN
Uraian
Berat wadah
Berat wadah+contoh
Berat awal contoh
Setelah tumbukan dan disaring 1 menit

Index
W1
W2
A=W2-W1

Berat contoh lewat saringan 2,36 mm

Berat contoh tertahan saringan 2,36 mm


Total
Selisih total dengan berat awal contoh (<1gram)
Aggregate Impact Value (AIV)
Rata-rata AIV / pembulatan %

C
A=B+C
A- A
AIV=B/A

Contoh I
2574,7 gr
3174,7 gr
500 gr
59,3 gr
434,3 gr
493,6 gr
6,4 gr
12,01 %
12 %

F. PEMBAHASAN
Percobaan impact test dilakukan untuk mengetahui kekuatan agregate terhadap beban
kejut, sehingga struktur yang direncanakan, terutama di persimpangan dan di runway
sehingga nantinya dapat menahan beban kejut tersebut.
G. KESIMPULAN
Menurut SNI 03-4426-1997 syarat maksimum kekuatan agregat = 30%.
Rata-rata Aggregate Impact Value = 12,01 % 12,01 % < 30 % memenuhi
Dari hasil perhitungan diatas dapat disimpulkan kekuatan agregate memenuhi syarat.
Sehingga agregat bisa digunakan untuk campuran aspal.
H. LAMPIRAN
1. Laporan Sementara
2. Flow Chart
3. Gambar Alat

FLOWCHART
PEMERIKSAAN AGREGAT IMPACT TEST
Mulai

Menyiapkan Alat dan benda uji yang lolos saringan 3/8" dan tertahan saringan
no.4

Menimbang cylinder cup, memasukan 1/3 benda uji ke cylinder cup, kemudian
menusuknya 25 kali

Memasukan 2/3 benda uji ke cylinder cup, kemudian menusuknya 25 kali

Memasukan benda uji ke cylinder cup sampai penuh, kemudian menusuknya 25


kali, dan meratakan permukaan dengan besi penusuk lalu menimbangnya

Meletakan cylinder cup yang berisi benda uji pada mesin impact

Menumbuk benda uji dalam cylinder sebanyak 15 kali dengan pembebanan


konstan

Mengeluarkan benda uji dari mesin impact, kemudian menimbang benda uji yang
tertahan dan lolos saringan 2,36 mm

Selesai

GAMBAR ALAT
AGREGAT IMPACT TEST

Gbr. Timbangan

Gbr. Saringan no 3/8"

cylinder cup

Gbr. Cawan

Gbr. Saringan no 4

Gbr. Aggregat Impact Machine

GAMBAR LANGKAH KERJA


AGREGAT IMPACT TEST

ayak agregat di saringan


no.4, gunakan agregat yang
tertahan di dalamnya

timbang cylinder cup,


memasukan 1/3 benda uji
ke cylinder cup, dan menusuknya
25 kali

masukan 2/3
benda uji ke
cylinder cup,
kemudian
menusuknya 25 x

tumbuk sampai 15 kali dengan


pembebanan konstan

masukkan cylinder cup


ke mesin impact, kunci
dengan pengunci di
samping

masukkan benda
uji sampai penuh,
tumbuk dan
timbang

ambil cylinder cup

saring pada saringan no.2,36

timbanglah agregat