Anda di halaman 1dari 8

SUMBER TEGANGAN DC

JOB 12

Tanggal percobaan

: 26-05-2014

Tanggal penyerahan :
Di susun oleh
Kelompok 3
Namake lompok
Ketua

: Hasby Maariq / 3.31.13.0.10


Anggota :

1. Dona Pramita A / 3.31.13.0.09


2. Juni Prasetyo / 3.31.13.0.11
3. Muhamad Arrouf Munif / 3.31.13.0.12

PRODI TEKNIK LISTRIK


POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
TAHUN 2014

SUMBER TEGANGAN DC
1. Tujuan
Setelah selesai melakukan percobaan ini mahasiswa dapat :
Menghitung besarnya sumber tegangan DC.
Menghitung besarnya hubungan seri sumber tegangan DC.
Menggunakan bermacam-macam resistor sesuai dengan kebutuhan.
2. Pendahuluan
Baterai terdiri dari beberapa cell yang dihubungkan secara bersama. Untuk
menghasilkan tegangan yang lebih besar beberapa battery dihubungkan
secara. Bila beberapa battery dihubungkan secara paralel maka akan
menghasilkan Kapasitas arus yang lebih besar ( baterai dengan type yang
sama ).
Setiap battery mempunyai Kapasitas / kemampuan kerja terhadap waktu
yang terbatas. Kapasitas / kemampuan kerja dari sebuah baterai disebut
ampere jam ( Ah ). Pada baterai ampere jam yang tertera mempunyai
tersebut adalah kondisi pada pemakai arus nominal. Setiap baterai
mempunyai tahanan seperti pada konduktor.
3. Peralatan dan Bahan
NO
1
2
3
4

Nama
Power Supply DC 9 Volt
Multimeter Analog
Saklar
Kabel Hubung

Jumlah
3
2
1
10

Keterangan

4. Gambar Kerja

Gambar 12.1 Pengukuran arus dan tegangan Baterai

Gambar 12.2 Baterai terhubung paralel

Gambar 12.3 Baterai terhubung seri


5. Langkah Kerja
5.1 Buatlah rangkaian seperti pada gambar 12.1
5.2 Onkan catu daya dan ukur tegangan pada terminal baterai (A-B)
pada saat S1 off. Catat pada table 12.1
5.3 Pindah posisi S1 ke posisi on dan perhatikan penunjukkan
Voltmeter 1 dan 2 serta amperemeter. Catat hasil pengamatan pada
table 12.1
5.4 Ulangi langkah 5.3 sebanyak 2 ( dua ) kali dan catat hasil
penngukuran pada table 12.1

5.5 Ulangi langkah 5.2 sampai 5.4 dengan nilai tahanan 3K dan
3K3.
5.6 Buatlah rangkaian seperti pada gambar 12.2
5.7 Onkan catu daya dan ukur tegangan pada terminal baterai (A-B)
pada saat S1 off. Catat pada table 12.2
5.8 Pindah posisi S1 ke posisi on dan perhatikan penunjukkan
voltmeter 1 dan 2 serta amperemeter. Catat hasil pengamatan pada
table 41.2
5.9 Ulangi langkah 5.8 sebanyak 2 (dua) kali dan catat hasil
pengukuran pada table 12.2
5.10
Ulangi langkkah 5.7 sampai 5.9 dengan nilai tahanan 3K
& 3K3
5.11 Buatlah rangkaian seperti pada gambar 12.3
5.12
Onkan catu daya dan ukur tegangan pada terminal baterai
(A-B) pada saat S1 off. Catat pada table 12.3
5.13
Pindah posisi S1 ke posisi on dan perhatikan penunjukkan
voltmeter 1 dan 2 serta amperemeter. Catat hasil pengamatan pada
table 41.3
5.14
Ulangi langkah 5.13 sebanyak 2 (dua) kali dan catat hasil
pengukuran pada table 12.3
5.15
Ulangi langkah 5.11 sampai 5.14 dengan nilai tahanan 3K
& 3K3
6. Lembar Kerja
Tabel 12.1 Pengukuran arus dan tegangan baterai
V1

V2

Ri

(V)

(V)

( mA )

Dihitung

Sebelum V2

Sebelum V1

off
8

off
6.4

( ohm )
3.3

4.8
10
5.1 x
104

R = 1K8

x
4

6.3

3.3

6.4

3.3

4.8 x
104

8.1

5.4

6.5

4.1 x
104

5.4

6.5

4 x 104

7.8

5.2

6.6

3.9 x
104

8.2

7.2

2.05

4.8 x
104

7.1

2.05

4.3 x
4
10

7.1

2.05

4.3 x
4
10

R = 3K

R = 3K3

Tabel 12.2 Baterai hubungan paralel

R = 1K8

R = 3K

R = 3K3

V1

V2

Ri

(V)

(V)

( mA )

Dihitung

8.2
8.2

6.6
6.6

3.5
3.5

( ohm )
0.45
0.45

8.2

6.6

3.5

0.45

8.2

6.8

2.25

0.62

8.2

6.8

2.25

0.62

8.2

6.8

2.25

0.62

8.2

7.1

2.25

5.04

8.2

7.1

2.25

5.04

8.2

7.1

2.25

5.04

Tabel 12.3 Baterai hubungan seri


V1

V2

Ri

(V)

R = 1K8

R = 3K

R = 3K3

(V)

( mA )

Dihitung

15
15

7
7

4
4

( ohm )
2000
2000

15

2000

15.2
15.2

8.6
8.6

3
3

2550
2550

15.2

8.6

2550

15.2

2.7

2300

15.2

2.7

2300

15.2

2.7

2300

7. Pertanyaan dan Tugas


7.1 Jelaskan arti dari ampere jam pada setiap baterai
7.2 Baterai yang terbuat dari bahan yang sama tetapi tegangan yang
berbeda ( V ), maka tahanan dalamnya pun akan berbeda. Jelaskan
pendapat saudara.
7.3 Berikan kesimpulan saudara untuk percobaan di atas dan grafik dari
tahanan dalam antara I dan T
8. Jawaban pertanyaan dan tugas
8.1 Ampere jam berfungsi untuk memberikan arus yang dibutuhkan pada
setiap baterai contoh apabila baterai menyala untuk satu jam dengan
arus 4 A maka ampere meter akan memberikan arus sebesar 4 A pada
baterai selama 1 jam.
8.2 Pendapat saya apabila baterai dengan bahan yang sama di pasang
tegangan yang berbeda akan menghasilkan tahanan dalam yang
berbeda karena baterai tersebut di rangkai secara seri.
8.3 Jika baterai dihubungkan seri akan mendapat tegangan yang besar dan
jika baterai dihubungkan pararel maka akan mendapat arus yang lebih
besar.

9
8
7
6
5

V1

V2
I

3
2
1
0
1K8

3K

3K3

Grafik Arus dan Tegangan Baterai


9
8
7
6
5

V1

V2
Series 3

3
2
1
0
1K8

3K

Grafik Hubungan Pararel

3K3

16
14
12
10
V1

V2
I

6
4
2
0
1K8

3K

Grafik Hubungan Seri

3K3