Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM EMBRIOLOGI HEWAN

KEGIATAN 9 METAMORFOSIS KATAK

Disusun oleh :

Ahadia Busyaroh A (K4313005)


Kelompok 11/Kelas A

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI


FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA

2016

Ketentuan Pembagian Tugas dan Pengerjaan Laporan


1. Pembagian gambar yang dibahas setiap kelompok yaitu:
Kelompok 7 gambar no 1-3
Kelompok 8 gambar no 4-6
Kelompok 9 gambar no 7-9
Kelompok 10 gambar no 10-13
Kelompok 11 gambar no 14-17
Kelompok 12 gambar no 18-20
2. Tugas setiap kelompok:
a. Memberi panah pada gambar beserta keterangannya
b. Mencari gambar referensi untuk setiap tahapan dan disertakan sumbernya
dibawah gambar
c. Mencari penjelasan setiap tahapan dan disertakan sumber di bagian
bawahnya
d. Tugas dibuat sesuai dengan format yang sudah diberikan (lihat format di
bawah)
3. File tugas tiap kelompok diupload max Selasa, 17 Mei 2015 pukul 12.00 WIB di
grup FB Kelas A FKIP Biologi dan sudah dijadikan satu berdasarkan tugas
kelompok masing-masing. Format file Gambar No_Kelompok.
4. Pembahasan yang ditulis pada laporan metamorfosis katak yaitu:
a. Tujuan
b. Prinsip kerja
c. Penjelasan setiap tahap perkembangan
*Penjelasan setiap tahap perkembangan yang dimaksud adalah penjelasan pada
tahapan perkembangan yang diperoleh meliputi organ yang terbentuk,
perbandingan dengan gambar referensi dan teori yang ada. Jangan lupa untuk
disertakan daftar pustaka pada setiap kolom pembahasan.
5. Laporan dikumpulkan pada hari Rabu, 18 Mei 2016 (waktu dan tempat
pengumpulan menyusul).
6. Lampiran yang disertakan adalah fotokopi lapsem dari logbook dan dokumentasi
praktikum.
Barangsiapa yang memudahkan urusan orang lain dalam kebaikan, maka Tuhan
senantiasa memudahkan urusannya.
Sekian dan Terimakasih
Selamat Mengerjakan
Good Luck
^_<

Kegiatan 9
Judul
: Metamorfosis Katak
Tujuan
:
- Mengetahui tahap-tahap metamorfosis katak (Rana sp)
Alat dan Bahan
Alat
Bahan
- Alat tulis
- Preparat
awetan
- Kamera
metamorfosis katak

basah

Prinsip kerja
Praktikum dimulai dengan mempersiapkan preparat awetan metamorphosis
katak kemudian mengamatinya secara langsung. Praktikan menggambar hasil
pengamatan pada logbook, kemudian mendokumentasikan preparat awetan
metamorphosis katak dengan kamera.

Data pengamatan
No

Gambar Hasil Pengamatan


Telur dibuahi

Keterangan

Telur dibuahi 3-7 jam

Telur dibuahi 10 jam

Telur dibuahi 13 jam

Telur dibuahi 14 jam

Telur dibuahi 15 jam

Telur dibuahi 16 jam


7

Telur dibuahi 24 jam


8

Fase Pembentukan Tutup Ingsang

Fase Pembentukan Kaki Depan

10

11

Fase Pembentukan Kaki Belakang

Fase Katak Berekor

12

Fase Tail Bud


13

Fase Tail Bud 5 Hari

14

15

Fase ekor memendek

Fase ekor katak mulai menghilang

16

Fase Katak Muda

17

Fase Katak Dewasa

18

19

Fase Permulaan Peredaran Darah

Fase Rotasi
20

Fase : Telur katak yang dibuahi


Hasil Pengamatan

Referensi
1

3
4
1

2
Sumber:

Keterangan

Keterangan
1.
2.
3.
4.

1. Telur katak
2. Gelatin

Kutub Animal
Kutub Vegetal
Grey crescent
Gelatin

Pembahasan
Terbentuk membran pembuahan berbentuk bulan sabit dan berwarna abu-abu
(gray crescent) pada bagian permukaan telur yang menjadi tempat masuk
spermatozoon. Setelah mengalami pembuahan, metabolisme sel telur akan
meningkat, sementara permiabilitas dinding sel telur berkurang.
Pada pengamatan telur katak yang sudah difertilisasi bagian- bagian yang nampak
yaitu berupa polus animalis yaitu berwarna hitam dan polus vegetativus yakni yang
berwarna putih kelabu.
Telur terbungkus oleh lapisan gelatin. Bagian telur dapat dibedakan menjadi polus
animalis dan polus vegetativus berdasarkan tingkat pigmentasinya.
Hasil Pengamatan

Referensi
1

3
5

2
4

Sumber:

Keterangan
1. Telur katak
2. Gelatin

Keterangan
1.
2.
3.
4.
5.

Kutub Animal
Kutub Vegetal
Grey crescent
Gelatin
Bidang pembelahan

6. Sel blastomer

Pembahasan
Pada telur katak 3-7 jam setelah fertilisasi terjadi pembelahan sel telur katak pada
tahap morula. Tahapan pembelahan sel telur dimulai sesaat setelah sperma membuahi
sel. Pembelahan pada embrio katak merupakan pembelahan radial holoblastik. Telur
katak mengandung jumlah yolk yang relative banyak dan terkonsentrasi pada kutub
vegetatif.
Pada tahap morula terbentuk batas antara kutub animal dan kutub vegetal di
bagian marginal disebut marginal zone. Terjadi invaginasi yang menyebabkan
blastosoel mulai terdesak yang diikuti oleh invasi sel-sel di daerah marginal yang
akan membentuk dorsal balsto yang kemudian akan membentuk celah blastopora.
Bentuk seperti bola dan membentuk celah blastosoel. Setiap 1 sel penyusun
mempunyai 1 nukleus disebut blastoderm dimana menyusun dari membentuk yolk
dan embrio. Pada lapisan blastoderm ini sel-selnya kecil dan padat. Pada bagian
ventral pada embrio, blastoderm membentuk penebalan dimana akan membentuk
bakal embrio. (Rough, R. 1971). Terjadi pengkutuban sejumlah 32 sel, diamana
pengkutuban berlangsung progresif geometris (12 8 16 32). Terbentuk pula
rongga-rongga (segmentasi cavity) dan perluasan pembelahan sel-sel (epiboli).
Namun, pembelahan sel-sel masih berjalan lambat karena adanya vitelus. Yang perlu
diperhatikan, sel-sel yang mengalami pembelahan hanyalah yang ada di kutub animal.
(Sugiyarto, 1996).

10

Kesimpulan

11

Daftar pustaka
Campbell, Neil A et al. (1999). Biology. Erlangga. Jakarta.
Harlita. (2000). SPH 3. Surakarta: UNS Press
Nurhayati, A.P.D. (2004). Diktat Perkembangan Hewan. Prodi Biologi FMIPA ITS.
Surabaya.
Ramdhina Irsanti Putri, Ardyah, et al. (2013). Pengaruh Hormon Hipofisa Dan Ovaprim
Terhadap Ovulasi Katak Serta Perbedaan Pakan Terhadap Pertumbuhan Berudu
Katak Fejervarya cancrivora. Jurnal Biotropika. Vol 1 No 5
Sastry K. V. & Dr. Shukal. (2007). Developmental Biology. Rastogi Publication India.
Rough, R. (1971). A guide to Vertebrae Development. M : B Publishing
Sugiyarto. (1996). Perkembangan Hewan. Jakarta: Depdikbud
Sudarwati. (1996). Perkembangan Hewan. Bandung: FMIPA ITB
Yatim, Wildan. (1990). Reproduksi dan Embriologi. Bandung: Tarsito

Surakarta, 18 Mei 2016


Mengetahui
Asisten,

Praktikan

(Yunita Nur A)

(Ahadia Busyaroh A)

12

Lampiran
-

Dokumentasi praktikum

Laporan praktikum sementara

13