Anda di halaman 1dari 11

REKONSTRUKSI BAGAN AKUN STANDAR

DAN JURNAL PADA LAPORAN KEUANGAN


PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN PELALAWAN

Nama
NIM
Kelas
No. Absen

:
:
:
:

Agus Reza Pahlevi


F1314126
Akuntansi Transfer STAR BPKP
04

Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan disusun untuk


menyediakan informasi yang relevan mengenai posisi keuangan dan seluruh transaksi yang
dilakukan
Pemerintah

oleh

Pemerintah

Kabupaten

Kabupaten

Pelalawan

Pelalawan selama

mempunyai

kewajiban

satu

periode pelaporan.

untuk melaporkan upaya-

upaya yang telah dilakukan serta hasil yang telah dicapai dalam pelaksanaan kegiatan
secara sistematis dan terstruktur pada suatu periode pelaporan. Penggunaan dana sebagai
sumber Tahun pembiayaan kegiatan Pemerintah Daerah harus dipertanggungjawabkan
kepada masyarakat secara transparan, efektif, efisien dan akuntabel.
Laporan Keuangan Pemerintah Daerah terdiri dari:
a. Laporan Realisasi Anggaran
Laporan Realisasi Anggaran merupakan laporan yang menyajikan ikhtisar sumber,
alokasi

dan pemakaian sumber daya ekonomi yang dikelola oleh pemerintah

daerah yang menggambarkan perbandingan antara realisasi dan anggarannya dalam


satu periode pelaporan.
b. Neraca
Neraca pemerintah daerah

merupakan

laporan

yang

menggambarkan

posisi

keuangan pemerintah daerah mengenai aset, kewajiban dan ekuitas dana pada tanggal
tertentu.
c. Laporan Arus Kas
Laporan arus kas merupakan laporan yang menyajikan informasi mengenai sumber
penggunaan dan perubahan kas selama satu periode akuntansi serta saldo kas pada tanggal
pelaporan.
d. Catatan atas laporan keuangan
Catatan atas laporan keuangan menyajikan penjelasan naratif, analisis atau daftar terinci
atas nilai suatu pos yang disajikan dalam laporan realisasi anggaran, neraca dan arus
kas.
Berikut kami lampirkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan Tahun
Anggaran 2014.

BAGAN AKUN STANDAR (BAS) LAPORAN KEUANGAN


PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN PELALAWAN
Bagan Akun Standar adalah daftar kodefikasi dan klasifikasi terkait transaksi keuangan
yang disusun secara sistematis sebagai pedoman dalam perencanaan, penganggaran,
pelaksanaan anggaran, dan pelaporan keuangan pemerintah.
Berikut kami tampilkan Bagan Akun Standar (BAS) Laporan Keuangan Pemerintah
Daerah Kabupaten Pelalawan:
Daftar Kode Rekening
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

2
2
2
2

1
1
1
1
1
1
1
2
2
2
3
3
3
3
3
3
3
3
4
4
5
5
5
5
5
5

1
1
1

1
2
3
4
5

ASET
ASET LANCAR
Kas
Investasi Jangka Pendek
Piutang
Piutang Lain-lain
Persediaan
R/K SKPD
INVESTASI JANGKA PANJANG
Investasi Non Permanen
Investasi Permanen
ASET TETAP
Tanah
Peralatan dan Mesin
Gedung dan Bangunan
Jalan, Jaringan dan Instalasi
Aset Tetap Lainnya
Konstruksi Dalam Pengerjaan
Akumulasi Penyusutan
DANA CADANGAN
Dana Cadangan
ASET LAINNYA
Tagihan Piutang Penjualan Angsuran
Tagihan Tuntutan Ganti Kerugian Daerah
Kemitraan Dengan Pihak Ketiga
Aset Tidak Berwujud
Aset Lain-lain

1
2

KEWAJIBAN
KEWAJIBAN JANGKA PENDEK
Utang Perhitungan Fihak Ketiga (PFK)
Utang Bunga

1
2
3
4
5
8
1
2
1
2
3
4
5
6
7
1

D
D
D
D
D
D
D
D
D
D
D
D
D
D
D
D
D
D
D
D
D

K
K

2
2
2
2
2
2
2
2
2

1
1
1
1
1
1
2
2
2

3
4
5
6
7
8
1
2

3
3
3
3
3

1
1
1
1

3
3
3
3
3

1
1
2
2
2

4
5

3
3
3

2
3
3

1
2
3

1
2

4
4
4
4
4
4
4
4
4
4
4
4
4

1
1
1
1
1
2
2
2
2
3
3
3

4
4

3
3

5
6

1
2
3
4
1
2
3
1
2

Utang Pajak
Bagian Lancar Utang Jangka Panjang
Pendapatan Diterima Dimuka
Utang Jangka Pendek Lainnya
Utang Kepada Pihak Ketiga
R/K Pusat
KEWAJIBAN JANGKA PANJANG
Utang Dalam Negeri
Utang Luar Negeri
EKUITAS DANA
EKUITAS DANA LANCAR
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA)
Cadangan Untuk Piutang
Cadangan Untuk Persediaan
Dana yang Harus Disediakan Untuk Pembayaran Utang Jangka
Pendek
Pendapatan yang Ditangguhkan
EKUITAS DANA INVESTASI
Diinvestasikan Dalam Investasi Jangka Panjang
Diinvestasikan Dalam Aset Tetap
Diinvestasikan Dalam Aset Lainnya (Tidak Termasuk Dana
Cadangan)
Dana yang Harus Disediakan Untuk Pembayaran Utang Jangka
Panjang
EKUITAS DANA CADANGAN
Diinvestasikan Dalam Dana Cadangan
PENDAPATAN
PENDAPATAN ASLI DAERAH
Pendapatan Pajak Daerah
Hasil Retribusi Daerah
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah
DANA PERIMBANGAN
Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak
Dana Alokasi Umum
Dana Alokasi Khusus
LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH
Pendapatan Hibah
Dana Darurat
Dana Bagi Hasil Pajak Dari Provinsi dan Pemerintah Daerah
Lainnya
Dana Alokasi Tambahan Penghasilan Bagi Guru PNSD dan
Dana Tunjangan Profesi Guru PNSD
Bantuan Keuangan Dari Provinsi atau Pemerintah Daerah
Lainnya
Pendapatan Lainnya

K
K
K
K
K
K
K
K

K
K
K
K
K
K
K
K
K
K

K
K
K
K
K
K
K
K
K
K
K
K
K

5
5
5
5
5
5
5

1
1
1
1
1
1

1
2
3
4
5

5
5
5
5
5
5

1
1
2
2
2
2

7
8

6
6
6
6
6
6
6
6
6
6
6
6
6
6
6
6
6
6
6

1
1
1
1
1
1
1
1
2
2
2
2
2
2
2
2
3
3

6
6

4
4

7
7
7
7
7

1
1
2
2

1
2
3

1
2
3
4
5
6
7
1
2
3
4
5
6
7
1

1
1

Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus


BELANJA
BELANJA TIDAK LANGSUNG
Belanja Pegawai
Belanja Bunga
Belanja Subsidi
Belanja Hibah
Belanja Bantuan Sosial
Belanja Bagi Hasil Kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan
Pemerintah Desa
Belanja Bantuan Keuangan Kepada Provinsi/Kabupaten/Kota,
Pemerintahan Desa dan Partai Politik
Belanja Tidak Terduga
BELANJA LANGSUNG
Belanja Pegawai
Belanja Barang dan Jasa
Belanja Modal
PEMBIAYAAN DAERAH
PENERIMAAN PEMBIAYAAN DAERAH
Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Anggaran Sebelumnya
Pencairan Dana Cadangan
Hasil Penjualan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
Penerimaan Pinjaman Daerah
Penerimaan Kembali Pemberian Pinjaman
Penerimaan Piutang Daerah
Penerimaan dari Pembayaran IWP Dan Taperum
PENGELUARAN PEMBIAYAAN DAERAH
Pembentukan Dana Cadangan
Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah
Pembayaran Pokok Utang
Pemberian Pinjaman Daerah
Pembayaran Kegiatan Lanjutan
Utang Kepada Pihak Ketiga
Pembayaran IWP dan Taperum
PEMBIAYAAN NETTO
Pembiayaan Netto
SISA LEBIH/KURANG PEMBIAYAAN TAHUN
BERKENAAN
Sisa Lebih/Kurang Pembiayaan Tahun Berkenaan
PERHITUNGAN FIHAK KETIGA (PFK)
PENERIMAAN PERHITUNGAN FIHAK KETIGA (PFK)
Penerimaan Perhitungan Fihak Ketiga (PFK)
PENGELUARAN PERHITUNGAN FIHAK KETIGA (PFK)
Pengeluaran Perhitungan Fihak Ketiga (PFK)

D
D
D
D
D
D
D
D
D
D
D

K
K
K
K
K
K
K
D
D
D
D
D
D
D
D

K
D

JURNAL STANDAR LAPORAN KEUANGAN


PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN PELALAWAN
Jurnal Standar adalah media pencatatan atas transaksi keuangan yang tersusun secara
sistematis yang menggunakan klasifikasi kelompok akun dalam Bagan Akun Standar dalam
rangka penyusunan laporan keuangan pemerintah.
Berikut kami sajikan perkiraan Jurnal Standar Laporan Keuangan Pemerintah Daerah
Kabupaten Pelalawan:
No

A Jurnal Transaksi Pendapatan


Penerimaan pendapatan
1
Pajak Daerah
Penerimaan pendapatan
2
retribusi daerah

Kode
rekening

Transaksi

Penerimaan pendapatan
Hasil Pengelolaan Kekayaan
Daerah yang Dipisahkan
Penerimaan pendapatan
Lain-lain Pendapatan Asli
Daerah yang Sah

Jurnal Standar

Debi
t

1
4
1
4

1
1
1
1

1
1
1
2

Kas di Kasda
Pendapatan Pajak Daerah
Kas di Kasda
Hasil Retribusi Daerah

xxx

Kas di Kasda

xxx

Hasil Pengelolaan
Kekayaan Daerah yang
Dipisahkan

Kas di Kasda

Lain-lain Pendapatan Asli


Daerah yang Sah

5
1
5
1
5
1
5
1
5
1
5
1
5
1
1
2
1

1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1

2
1
3
1
4
1
5
1
6
1
7
1
8
1
1
3
1

Belanja bunga
Kas di Kasda
Belanja subsidi
Kas di Kasda
Belanja hibah
Kas di Kasda
Belanja bantuan sosial
Kas di Kasda
Belanja bagi hasil
Kas di Kasda
Belanja bantuan keuangan
Kas di Kasda
Belanja tidak terduga
Kas di Kasda
Kas di Kasda
Hutang Pajak
Kas di Kasda

Kredit

xxx
xxx
xxx

xxx
xxx
xxx

B Jurnal Transaksi Belanja


1

Belanja bunga

Belanja subsidi

Belanja hibah

4
5

Belanja bantuan sosial


Belanja bagi hasil

Belanja bantuan keuangan

Belanja tidak terduga

Potongan Pajak

Penerimaan Potongan Pajak

xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx

10 Pelunasan Pajak
Pengembalian Kelebihan
11
Belanja Barang Jasa
Pengembalian Kelebihan
12 Belanja diterima pada tahun
berikutnya

2
2
1
1
5

1
1
1
1
2

3
3
1
1
2

Hutang Pajak
Hutang Pajak
Kas di Kasda
Kas di Kasda
Belanja Barang Jasa

Kas di Kasda

Pendapatan Lainnya

xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx

C Jurnal Transaksi Penerimaan Pembiayaan


1

No Entry

Penggunaan SiLPA

Pencairan dana cadangan

Hasil penjualan kekayaan


daerah yang dipisahkan

Penerimaan pinjaman
daerah

Penerimaan kembali
pemberian pinjaman

1
6

1
1

1
2

1
1

4
1

1
1

1
1

2
1

1
1

2
1

2
1

1
1

3
2
1

1
1
1

2
4
1

Penerimaan piutang daerah

D Jurnal Transaksi Pengeluaran Pembiayaan


1 Pengisian dana cadangan
6
2
1

Kas di Kasda
Pencairan dana cadangan
Diinvestasikan Dalam Dana
Cadangan
Dana Cadangan
Kas di Kasda
Hasil Penjualan Kekayaan
Daerah yang Dipisahkan
Diinvestasikan dalam
investasi jangka panjang
Investasi Non Permanen
Kas di Kasda
Penerimaan pinjaman
daerah
Dana yang Harus
Disediakan Untuk
Pembayaran Utang Jangka
Panjang
Utang dalam negeri
Kas di Kasda
Penerimaan kembali
pemberian pinjaman
Cadangan Untuk Piutang
Bagian lancar pinjaman
Kas di Kasda
Penerimaan pembiayaan
Penerimaan piutang daerah
Ekuitas dana lancarCadangan piutang
Piutang

xxx

Pengeluaran pembiayaan
Pengisian Dana
Cadangan

xxx

xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx

xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx
xxx

Penyertaan modal
pemerintah daerah

1
1

1
4

1
1

Kas di Kasda
Dana Cadangan
Ekuitas dana cadanganDiinvestasikan dalam dana
cadangan
Pengeluaran pembiayaan
Penyertaan
Modal daerah
Kas di Kasda
Penyertaan modal
pemerintah daerah
Ekuitas dana investasiDiinvestasikan
dalam investasi jangka
panjang

xxx
xxx
xxx

xxx
xxx
xxx

xxx

E Jurnal untuk akuntansi aset


1 Jurnal untuk investasi
Pengakuan investasi

Pelepasan investasi
2

xxx

Aset tetap
EDI Diinvestasikan dalam
Aset tetap
EDI Diinvestasikan dalam
Aset tetap
Aset tetap

xxx

xxx
xxx
xxx

Jurnal untuk aset tetap Tanah


Pengakuan Aset Tetap

Pelepasan Aset Tetap

F Jurnal Transaksi Ekuitas Dana


Jurnal untuk Sisa Lebih
1 Pembiayaan Anggaran
(SiLPA)
2 Standar jurnal untuk cadangan piutang
Dari penyesuaian atas
1
1
timbulnya piutang
pendapatan di akhir periode
3
1
akuntansi
1
1
Jurnal untuk cadangan
3
3
1
persediaan
4

Investasi
EDI Diinvestasikan dalam
Investasi
EDI Diinvestasikan dalam
Investasi
Investasi

xxx
xxx
xxx

No Entry

Piutang

xxx

Ekuitas dana lancar


Cadangan piutang
5 Persediaan
xxx
Ekuitas dana lancar3
Cadangan persediaan
Jurnal untuk dana yang harus disediakan untuk pembayaran Utang jangka pendek
2

xxx

xxx

Ekuitas dana lancar-Dana


yang harus disediakan untuk
Penerimaan pinjaman
3
1
4
xxx
pembayaran utang jangka
daerah jangka pendek
pendek
2
1
6 Utang
2
1
6 Bagian lancar utang
xxx
Ekuitas dana lancar-Dana
Pembayaran pokok
yang harus disediakan untuk
3
1
4
pinjaman
pembayaran utang jangka
pendek
Jurnal untuk diinvestasikan dalam investasi jangka panjang
Penyertaan modal
1
2
2
xxx
Penyertaan modal
pemerintah daerah
EDI Diinvestasikan dalam
pemerintah daerah
3
2
1
investasi jangka panjang
EDI Diinvestasikan dalam
3
2
1
xxx
investasi jangka panjang
Hasil penjualan aset daerah
Penyertaan modal
yang dipisahkan
1
2
2 pemerintah daerah/investasi
jangka panjang
Jurnal untuk diinvestasikan dalam aset tetap
1
3
1 Aset tetap
xxx
EDI

Diinvestasikan
dalam
Perolehan aset tetap tanah
3
2
2
aset Tetap
EDI Diinvestasikan dalam
Penjualan aset daerah yang
3
2
2
xxx
aset Tetap
tidak dipisahkan
1
3
1 Aset tetap
EDI Diinvestasikan dalam
3
2
2
xxx
Depresiasi
aset Tetap
1
3
7 Akumulasi depresiasi
Jurnal untuk diinvestasikan dalam aset lainnya
1
5
5 Aset lainnya
xxx
EDI Diinvestasikan dalam
Perolehan aset lainnya
aset lainnya
EDI Diinvestasikan dalam
Penjualan aset daerah yang
xxx
aset lainnya
tidak dipisahkan
1
5
5 Aset lainnya
Jurnal untuk dana yang harus disediakan untuk pembayaran utang jangka panjang
Ekuitas dana Dana yang
harus disediakan untuk
Penerimaan pinjaman
3
2
4
xxx
pembayaran utang jangka
daerah jangka panjang
panjang
2
2
1 Utang jangka panjang
2
1
4 Bagian lancar utang
xxx
Pembayaran pokok
Ekuitas dana lancar Dana
3
1
4
pinjaman
yang harus disediakan untuk

xxx

xxx

xxx

xxx

xxx

xxx

xxx

xxx

xxx

xxx
xxx

Pembayaran utang jangka


pendek
Jurnal untuk diinvestasikan dalam dana cadangan
1
4
1 Dana cadangan
Ekuitas dana cadangan
Pembentukan dana
3
3
1 Diinvestasikan dalam dana
cadangan
cadangan
Ekuitas dana investasi
Diinvestasikan dalam dana
Pencairan dana cadangan
cadangan
1
4
1 Dana cadangan

G Jurnal Transaksi Selain Kas


Koreksi kesalahan
1
pencatatan
2

Pengakuan depresiasi atas


aset tetap

5
5

2
2

3
2

Belanja Modal
Belanja Barang Jasa
EDI Diinvestasi dalam
Aset Tetap
Akumulasi depresiasi

xxx
xxx

xxx
xxx

xxx
xxx
xxx
xxx