Anda di halaman 1dari 37

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

Outline
The theories of regulation relevant to

accounting & auditing


How theories of regulation apply to accounting
& auditing practice
The regulatory framework for financial
reporting
The institutional structure for setting
accounting & auditing standards
Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

Pendahuluan
Perusahaan -- L/K -- audit oleh auditor
independen perusahaan menerbitkan audited
L/K bagi investor dan pengguna eksternal
lainnya
Sejauh mana teori dapat menjelaskan hal di atas
Teori diharapkan dpt menjelaskan alasan
pemerintah & sektor swasta terlibat secara aktif
dalam proses penyusunan L/K
Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

Theories of Regulation Relevant


to Accounting & Auditing
Tujuan teori:
Menjelaskan dan memprediksi fenomena yang

ada
Teori yang relevan dg bidang akuntansi & auditing

adalah teori yang dapat menjelaskan dan


memprediksi praktek pelaporan keuangan &
auditing.

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

Theories of Regulation Relevant


to Accounting & Auditing
Teori pasar efisien
(efficient market)
Teori keagenan
(agency theory)

Teori regulasi:
Public interest
Regulatory capture
Private interest

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

Teori pasar efisien (theory of


efficient markets)
Ekonomi pasar bebas
Kekuatan permintaan dan penawaran
Paling baik tanpa intervensi pemerintah utk

mencapai efisiensi maksimum

Intervensi pemerintah diperlukan hanya

untuk membantu perkembangan dan


pertumbuhan pasar

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

Teori pasar efisien (theory of


efficient markets)
Akuntansi:
Industri informasi: akuntansi sebagai penghasil

(pemasok) informasi

Kekuatan pasar dapat menentukan jenis

informasi akuntansi yang harus disajikan


perusahaan dan standar akuntansi yang
diperlukan

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

Teori pasar efisien (theory of


efficient markets)
Pendukung pasar bebas:
Kekuatan supply & demand mempengaruhi jumlah

informasi akuntansi
Demand: permintaan informasi akuntansi oleh

pengguna informasi
Supply: penyediaan informasi akuntansi oleh

perusahaan

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

Teori pasar efisien (theory of


efficient markets)
Kritik atas pendekatan pasar bebas:
Tidak realistis karena mekanisme pasar tidak akan

mampu mencapai titik ekuilibrium yg ideal utk


informasi akuntansi, karena:
Informasi akuntansi adalah public goods. Tdk sama
dg produk/jasa lainnya.
Free-rider problem.
Ketika L/K dipublikasikan, maka informasi akuntansi
dlm L/K tersedia utk semua orang.
Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

Teori pasar efisien (theory of


efficient markets)
Biaya produksi informasi akuntansi tidak mungkin

dibebankan ke semua pemakai, sehingga insentif utk


memberikan informasi tsb sangat kecil.

Diperlukan intervensi pemerintah utk memaksa

perusahaan memberikan informasi yang diperlukan dan


memastikan pasar modal yang efisien

Meskipun tersedia pasar bebas utk informasi akuntansi,

tetap dibutuhkan badan regulator karena para pengguna


yang beragam sulit utk sepakat mengenai informasi yang
diinginkan dan perusahaan belum tentu sepakat atas
informasi yang diinginkan oleh pengguna.

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

10

Efficient market hypothesis (EMH)


Eugene Fama
Tiga bentuk:
Weak : harga saham mencerminkan informasi masa lalu
Semi strong: harga saham mencerminkan semua informasi

yg tersedia bagi publik, baik informasi ttg masa lalu, saat


ini, maupun masa depan

Strong: harga saham mencerminkan semua informasi,

termasuk informasi yang hanya diketahui kelompok


tertentu (insider information)
Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

11

Agency theory
Menjelaskan hubungan antara principal dan

agent
Principal: pemilik
Agent: manajer, CEO

Principal mendelegasikan/ mempercayakan

agent untuk mengelola aset principal

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

12

Agency theory
Ada risiko penyalahgunaan wewenang oleh

agent.
Informasi akuntansi mengurangi

ketidakpastian dan asimetri informasi


Atkinson & Feltham
Standar akuntansi berperan meningkatkan

kesejahteraan pemilik (principal)


Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

13

Agency theory
Agency theory memberi kerangka penelitian

mengenai kontrak antara principal - agent


dan utk memprediksi konsekuensi ekonomi
dari penerapan suatu standar pelaporan
keuangan.
Misal:
Bonus manajer yg didasarkan atas laba akuntansi.

Risiko terjadinya earning management


Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

14

Theories of Regulation
PUBLIC INTEREST THEORY
Regulasi bertujuan untuk melindungi
kepentingan individu dan masyarakat secara
keseluruhan
Pemerintah menerbitkan peraturan (regulasi)

untuk mengkompensasi kegagalan pasar.

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

15

Theories of Regulation
PUBLIC INTEREST THEORY
Pemerintah adalah pihak yang netral (tidak
memiliki kepentingan)
Terkait dg pelaporan keuangan:
Regulasi diasumsikan akan memperbaiki arus

informasi yang selanjutnya akan meningkatkan


efisiensi pasar modal

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

16

Theories of Regulation
REGULATORY CAPTURE THEORY
Pihak-pihak yang berkepentingan akan
berusaha untuk mengontrol pemerintah dalam
menerbitkan regulasi
Asumsi:
Setiap individu adalah economic rationalist dan akan

mencari kepentingannya masing2. Setiap individu


akan meningkatkan dan melindungi kekayaannya
dengan cara mengontrol badan yang mengatur
regulasi
Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

17

Theories of Regulation
REGULATORY CAPTURE THEORY
Badan profesi akuntan atau perusahaan
sedapat mungkin berusaha utk mengontrol
penyusunan standar akuntansi

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

18

Theories of Regulation
PRIVATE INTEREST THEORY
Asumsi:
Regulasi pemerintah tidak didasarkan atas
kepentingan publik, tetapi atas
kepentingannya sendiri
Pemerintah tidak netral, melainkan

menggunakan kekuasaannya untuk


memenangkan pemilu berikutnya
Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

19

Theories of Regulation
PRIVATE INTEREST THEORY
Asumsi:
Pemerintah memiliki power to coerce.
Menggunakan kekuasaan/ wewenangnya
untuk mencapai tujuannya.

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

20

Aplikasi public interest theory


terhadap praktek akuntansi &
auditing
Regulasi pemerintah diperlukan utk mengatasi

kegagalan pasar
Intervensi pemerintah dalam proses

penyusunan standar akuntansi bertujuan untuk


memperbaiki kegagalan pasar informasi
akuntansi (supply & demand informasi
akuntansi)
Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

21

Aplikasi public interest theory


terhadap praktek akuntansi &
auditing
Contoh:
Sarbanes-Oxley Act (2002) di US terkait dg kasus

Enron & KAP Arthur Andersen. Pemerintah


menerbitkan standar pelaporan keuangan dan
standar auditing yg menekankan pada GCG.
Public Company Accounting Reform & Investor Protection
Act
Corporate & Auditing Accountability & Responsibility Act

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

22

Aplikasi regulatory capture


theory terhadap praktek
akuntansi & auditing
Standar akuntansi memerlukan kekuatan

hukum agar dipatuhi


Proses penyusunan standar akuntansi

dilakukan oleh badan profesi akuntan, tetapi


standar akuntansi tsb diakui dalam
peraturan/perundangan yg berlaku
Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

23

Aplikasi regulatory capture


theory terhadap praktek
akuntansi & auditing
Profesi akuntan melalui badan penyusun standar
akuntansi mempengaruhi peraturan/perundang2an
terkait pelaporan keuangan perusahaan
Konvergensi IFRS mempengaruhi aplikasi capture
theory thd penyusunan standar akuntansi. Profesi
akuntan & perusahaan lbh sulit utk mempengaruhi
proses penyusunan standar akuntansi
Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

24

Aplikasi private interest


theory terhadap praktek
akuntansi & auditing
Penyusunan standar akuntansi dipengaruhi oleh

berbagai kelompok kepentingan, termasuk


pemerintah

Kepatuhan atas standar akuntansi perlu dukungan dari

peraturan/perundangan dari badan yang berwenang


(misal: BapepamLK, DPR)

Pemerintah memiliki wakil dalam badan penyusun

standar akuntansi

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

25

Keterbatasan aplikasi teori


regulasi thd praktek akuntansi
Tidak bersifat mutually exclusive
Suatu fenomena/kejadian dapat dijelaskan oleh

lebih dari satu teori regulasi

Misal: penyusunan standar akuntansi dapat dijelaskan

oleh capture theory (menjelaskan intervensi badan


penyusun standar akuntansi terhadap regulasi
pemerintah); dan,

Dapat dijelaskan oleh private theory (menjelaskan

campur tangan pemerintah dalam penyusunan standar


akuntansi).

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

26

Indonesia
UU No. 8/1995: Pasar Modal
L/K harus disusun berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku

umum (PABU)
IAI

UU No. 40/2007: Perseroan Terbatas


Penyusunan L/K berdasarkan standar akuntansi keuangan
Peran auditor

SK Bapepam-LK Kep-554/BL/2010
PSAK (diterbitkan oleh DSAK IAI) -- pedoman penyajian L/K emiten

UU No. 5/2011: Akuntan Publik

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

27

Penyusunan standar:
suatu proses politik
Penyusunan standar merupakan proses

politik karena berpotensi mempengaruhi


berbagai kelompok kepentingan

Pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan

standar pelaporan keuangan:

Penyusun L/K: manajer, CEO, direksi perusahaan


Auditor eksternal
Instansi pembuat peraturan/perundangan (spt:

pasar modal, asosiasi industri, pemerintah)


Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

28

Penyusunan standar:
suatu proses politik
Due process penyusunan standar akuntansi

harus dapat mengakomodasi partisipasi


stakeholders, sekaligus mencegah salah satu
kelompok mendominasi proses tsb
Intervensi kepentingan politik

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

29

Penyusunan standar:
suatu proses politik
Contoh:
Standar Instrumen Keuangan (IAS 39)
PSAK 55
Penerapan fair value measurement. Pengakuan

unrealized gains/losses.
Bbrp negara Eropa (spt Jerman, Perancis)
memandang negatif penerapan IAS 39 tsb

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

30

The regulatory framework for


financial reporting
Elemen kerangka regulasi:
Statutory requirements
Corporate governance
Auditors & oversight
Independent enforcement bodies

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

31

Elemen regulatory framework:


statutory requirements
Peraturan/perundangan yang mewajibkan

perusahaan utk menerbitkan L/K yang sudah


diaudit
UU pasar modal
UU perseroan terbatas
Peraturan perpajakan

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

32

Elemen regulatory framework:


corporate governance
Memastikan bahwa pengelola perusahaan bertindak

untuk kepentingan pemilik modal, dan stakeholders


lainnya
Pilar GCG: Transparancy, Accountability,
Responsibility, Independence, Fairness.
Kepatuhan hukum
Best practices

Di Indonesia:
Ketentuan Bapepam-LK, misal terkait:
Komisaris independen
Komite audit
Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

33

Elemen regulatory framework:


auditors & oversight
Peraturan/perundangan mengenai profesi

akuntan publik:
UU No. 5/2011: Akuntan Publik
Kode etik profesi
SPAP

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

34

Elemen regulatory framework:


independent enforcement bodies
Badan/pihak independen yg ikut mendorong

kepatuhan perusahaan terkait pelaporan


keuangan
Misal:
Tim implementasi IFRS IAI

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

35

The institutional structure for


setting accounting & auditing
standards
IASB (International Accounting Standard

Board)
Dibentuk tahun 1973 IASC di London
9 negara pelopor IASC: AS, Australia, Inggris,

Kanada, Belanda, Jerman, Perancis, Jepang,


Meksiko
IASB 2001
2002: Konvergensi IASB dan FASB
2005: European Commission mengadopsi IFRS
Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

36

The institutional structure for


setting accounting & auditing
standards
IOSCO (International Organization of

Securities Commissions)
Mendukung adanya standar akuntansi

internasional

Teori Akuntansi - Yosefa Sayekti

37