Anda di halaman 1dari 23

CURRICULUM VITAE

Nama
: Dr. W.F.P. Kaunang, MARS
Tempat & Tanggal Lahir : Balikpapan, 23 Oktober 1959
Agama
: Kristen
Jenis Kelamin
: Laki Laki
Status Kawin
: Kawin
Nama
Istri
: Dr. Grace Lengkey
Jumlah Anak
: 2 (Dua)
Alamat
: Jl. Dr. Samratulangi No. 28 RT/RW 02/003
Gondangdia, Kecamatan Menteng
Jakarta Pusat

RIWAYAT PENDIDIKAN :
1970 SD KRIS, JAKARTA
1973 SMP KRIS, JAKARTA
1977 SMA NEGERI 7, JAKARTA
1987 FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS SAM RATULANGI, MANADO
1998 PASCA SARJANA UNIVERSITAS INDONESIA
PROGRAM STUDI KAJIAN ADMINISTRASI RUMAH SAKIT
RIWAYAT PEKERJAAN :
1998 s/d 1991Ka. PKM. Tikala Baru, Dinas Kesehatan Manado
1991 s/d 1993Ka. Sie Pelayanan Kesehatan, Kantor Departemen
Kesehatan Manado
1998 s/d 2000Direktur RSU. Bina Husada, Cibinong
2000 s/d 2002Wadir Medis RSIA Hermina Bekasi
Wadir Umum dan Keuangan RSIA Hermina Bekasi
2002 s/d 2005Direktur RSIA Hermina Bogor
2005 s/d 2006Direktur RSIA Hermina Podomoro
2006 s/d 2014Direktur RSIA Hermina Depok
2014 s/d sekarang
Direktur RSIA Hermina Jatinegara
PELATIHAN :
2009 Surveior Akreditasi 5 Bidang
2014 Surveior Akreditasi KARS 2012

STRATEGI DAN KIAT


RS HERMINA JATINEGARA
SUKSES MERAIH AKREDITASI PARIPURNA

Workshop Kiat dan Strategi Untuk Sukses Mencapai Akreditasi Paripurna


Jakarta, 26 Januari 2016

POKOK BAHASAN
I.
II.
III.
IV.
V.
VI.
VII.

PENDAHULUAN
PERMASALAHAN DALAM PENERAPAN
STRATEGI DAN KIAT
ROADMAP AKREDITASI
PERSIAPAN AKREDITASI
PELAKSANAAN SURVEI
TANTANGAN DAN HAMBATAN DALAM
PELAKSANAAN
VIII. STRATEGI DAN KIAT PASCA SURVEI
IX. MEMPERTAHANKAN AKREDITASI RS
X. KESIMPULAN

I.

PENDAHULUAN

UU No. 44 tahun 2009 mewajibkan seluruh RS di


Indonesia untuk meningkatkan mutu pelayanan melalui
Akreditasi

RS Hermina Jatinegara tahun 2009 telah mengikuti


akreditasi versi 2007 ( 16 bidang pelayanan )

Pemerintah menganggap perlu peningkatan mutu


pelayanan yang berstandar internasional perlu
penyesuaian standar akreditasi yang ada Standar
Akreditasi RS versi 2012

Kebijakan Direksi PT. Medikaloka Hermina Hermina


Jatinegara harus mengikuti standar Akreditasi yang
baru ( versi 2012)

II. PERMASALAHAN DALAM PENERAPAN

Perubahan standar merupakan dilema RS, harus


menata ulang standarnya, sedangkan ada beberapa hal
mendasar yang perlu disesuaikan dalam waktu yang
singkat, seperti :
pemahaman
pimpinan dan staf RS terhadap
Instrumen Akreditasi versi 2012 masih kurang
Beberapa sarana dan prasarana perlu dilakukan
perbaikan bahkan perubahan guna memenuhi standar
yang ditetapkan
keterbatasan SDM ( jumlah dan kompetensinya )

Perlu Strategi (rencana yang cermat) dan Kiat (taktik)


yang tepat untuk bisa mengikuti Akreditasi versi 2012

III. STRATEGI DAN KIAT


1.

2.
3.

4.
5.

Sistem pelayanan harus sesuai Akreditasi


Komitmen Pemilik 4 M (Man, Methode, Machine,
Money)
Komitmen
Direktur
RS
(fokus
untuk
mempersiapkan
9
bulan
terus
menerus
mendampingi pokja pokja )
Direksi mengikuti pelatihan terkait akreditasi versi
2012, yaitu :
* Pengenalan tentang JCI
* Pelatihan tentang akreditasi versi 2012
Menyusun Road Map akreditasi RSH Jatinegara
Bimbingan dan pelatihan

IV. ROADMAP AKREDITASI


2014
Pembuatan PPS

2013
Pembuatan
PPS

2012
2012

2011
Pembentukan
Tim
Akreditasi
(November)

Persiapan
- Dokumen
- Ruangan
- SDM
Self Asesmen
Bimbingan :
- Intenal (DMA)
- Eksternal
(KARS)
(Jan Okt)

Survei :
- Internal (DMA)
- Eksternal
(KARS)
(November)
LULUS
PARIPURNA

Self Asesment
Telusur
Bimbingan DMA
Telusur

Self Asesment
Telusur

Survei Internal

Bimbingan
DMA Telusur

Survei Verifikasi
KARS

Survei Internal

Survei
Verifikasi
KARS

V. PERSIAPAN AKREDITASI
1.

2.

Ada tiga kegiatan utama dalam persiapan Akreditasi :


Pembentukan Tim :
Rapat pembentukan Tim
SK Tim Akreditasi : disesuaikan dengan pengelompokan
survei (Managemen, Medis dan Keperawatan)
Pembuatan Uraian TugasTim
Persiapan :
a. Dokumen
Pembuatan ceklist dokumen per Pokja (Browsing
internet, Pencarian ke DepKes, ke RS yang sudah
Lulus Akreditasi)
Pencocokan ceklist dengan dokumen akreditasi versi
2007 dokumen yang kurang atau perlu revisi,
seperti: kebijakan, pedoman, panduan, program&SPO

...............V. PERSIAPAN AKREDITASI


b.

Ruangan & Fasilitas:


Di sediakan ruangan untuk Tim Akreditasi Jadwal
penggunaan ruangan (hari khusus Akreditasi)
Di sediakan komputer, printer, ATK, Filling Cabinet

c.

SDM
Di sediakan tenaga pengetikan khusus yang stand
by di ruangan

3. Self Asesment & Bimbingan:

Ada jadwal bimbingan dan konsultasi pokja akreditasi


dengan Direksi
SA RS > 60 % Bimbingan Internal (DMA)
Hasil bimbingan > 80 % Bimbingan Eksternal (KARS)

VI. PELAKSANAAN SURVEI


Membentuk EO (event organizer), dengan tugas al :
1. Mengajukan permohonan survei
2. Komunikasi aktif dengan KARS untuk tercapainya
kesesuaian jadwal Roadmap
3. Memastikan pelaksanaan sesuai dengan susunan
acara dari KARS (3 hari), yaitu :
Presentasi Direktur
Presentasi Wadirmed
Presentasi Ketua Komite Medik
Telaah Dokumen
Telusur individu dan BRM
Telusur Lapangan

VII. TANTANGAN & HAMBATAN DLM PELAKSANAAN


1. PERSIAPAN SURVEI
a. Tantangan :
Dalam tahap ini masih ada pemahaman yang
belum sama di dalam rumah sakit yang
dikarenakan belum memiliki dokumen secara
lengkap.
RS mengajukan bimbingan ke KARS untuk
menyamakan pemahaman tentang dokumen
Setelah bimbingan KARS mulai terbentuk
pemahaman yang sama
Sulitnya melibatkan DPJP dalam implementasi
sistem akreditasi

.................VII.TANTANGAN & HAMBATAN DALAM PELAKSANAAN

b. Hambatan :
Ada
persepsi bahwa survei akreditasi
sebaiknya dilaksanakan bersamaan dengan
berakhirnya Izin RS (2017)
Roadmap tidak lagi dijadikan sebagai acuan
pelaksanaan akreditasi
Jadwal pelaksanaan akreditasi memanjang
(rencana 2012 realisasi 2014) Motivasi
karyawan menurun

.................VII.TANTANGAN & HAMBATAN DALAM PELAKSANAAN

2. PELAKSANAAN SURVEI
Pemahaman yang tidak sama antara RS dengan
Surveior Dokumen yang dibuat RS tidak sesuai
dengan yang diinginkan surveior
Anggota Pokja tidak berani menyampaikan atau
menjelaskan isi dokumen kepada surveior
meskipun dokumennya tersedia
2 Bab pencapaian sedikit dibawah nilai kelulusan

LULUS UTAMA

REMEDIALPARIPURNA

.............VII.TANTANGAN & HAMBATAN DALAM PELAKSANAAN

3. PASCA SURVEI
a. Remedial
RS melakukan penyesuaian roadmap
Melakukan pemulihan mental Tim Akreditasi
Memenuhi rekomendasi dari KARS
Self Asesment
Bimbingan terfokus dari KARS
Survei simulasi
Survei terfokus dari KARS masih dlm tahun yang sama
Dukungan pemilik semakin kuat
Pemahaman dan implementasi
semakin baik

LULUS PARIPURNA

karyawan,

dokter

.................VII.TANTANGAN & HAMBATAN DALAM PELAKSANAAN

b. Survei Verifikasi I
Pembuatan PPS
Self Asesment Telusur
Bimbingan (internal ) DMA Telusur
Survei Internal
Survei Verifikasi I KARS

Tidak patuh terhadap jadwal pelaksanaan PPS


Beberapa rekomendasi dari survei awal yang sudah
dipenuhi untuk lulus paripurna masih direkomendasikan
lagi pada survei verifikasi ini

.................VII.TANTANGAN & HAMBATAN DALAM PELAKSANAAN

c. Persiapan Survei Verifikasi II


Pemantauan
PPS,
pemantauan
ketat
pelaksanaannya
Up
date materi-materi terkait PPS (dari
Workshop/seminar KARS, bimbingan & konsultasi
internal dengan DMA)

VIII.STRATEGI DAN KIAT PASCA SURVEI


I. STRATEGI
1. Memperbaiki :
Kembangkan/revisi kebijakan dan prosedur serta format-format
yg didasarkan atas standar dan elemen penilaian
Telusur dilaksanakan secara periodik (bulanan) terhadap :
Pemahaman standar dan keterampilan dalam wawancara
Dibuat pertanyaan-pertanyaan yang beragam untuk
mengetahui konsistensi jawaban
Telusur dilakukan oleh staf bukan oleh manajer
2. Mempertahankan
Edukasi reedukasi
Masukan elemen standar akreditasi kedalam uraian tugas
Implementasi implementasi implementasi
3. Meningkatkan
Sesuai kebutuhan

............VIII. STRATEGI DAN KIAT PASCA SURVEI

II. KIAT
a. Evaluasi komitmen dari pimpinan (Pemilik, Dir RS dan
Pimpinan Klinis) terhadap perjalanan yang tak pernah
berakhir
b. Monitoring yang berkelanjutan terhadap implementasi
dokumen oleh PJ unit dan bagian mutu RS
c. Melakukan telusur dimana hasil telusur unit akan
menjadi salah satu aspek dalam penilaian individu.
d. Melakukan sosialisasi akreditasi yang up date untuk
karyawan baru dan lama
e. Pemantauan mutu oleh PJ Unit dan Bag. Mutu RS

IX. MEMPERTAHANKAN AKREDITASI RS


1. Komitmen direksi grup dalam hal pemenuhan
kebutuhan sumber daya ( 4 M )
2. Komitmen direksi RS dalam hal mendampingi pokja
secara terus menerus

Dilakukan dengan cara :

Melaksanakan pertemuan berkala secara konsisten


Melakukan review dan update dokumen dan sistem
Melakukan diklat secara periodik
Melakukan asesmen dan telusur

X. KESIMPULAN
1. Akreditasi merupakan proses perjalanan tanpa akhir
2. Komitmen Pemilik dan Pimpinan RS sangat
mendukung.

3. Karena RS Hermina adalah grup yang memiliki DMA,


Fungsi DMA untuk melakukan koordinasi, backup,
fasilitasi dan supervisi & pembinaan kepada RS harus
optimal

SERTIFIKAT AKREDITASI
RS HERMINA JATINEGARA

TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai