Anda di halaman 1dari 2

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR

Rumah Sakit Umum Full Bethesda


NOMOR: 127/SK.Dir/RSUFB/VI/2015 HK.03.06/I/04939/2012
TENTANG
KEBIJAKAN PELAYANAN FARMASI
DIREKTUR Rumah Sakit Umum Full Bethesda

Menimbang

a. bahwa pembangunan di bidang pengelolaan perbekalan farmasi dan pelayanan


kefarmasian di Rumah Sakit Umum Full Bethesda bertujuan untuk meningkatkan mutu
dan efisiensi pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Full Bethesda.
b. bahwa untuk meningkatkan mutu dan efisiensi pengelolaan perbekalan farmasi dan
pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit Umum Full Bethesda perlu adanya suatu
Standar Pelayanan yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam pemberian
Pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit.
1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Mengingat
:

2. Undang-Undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit.


3. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 1998 tentang Pengamanan Sediaan Farmasi
dan Alat Kesehatan (Lembaran Negara Tahun 1998 Nomor 138, Tambahan Lembaran
Negara Nomor 3781).
4. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1197/MENKES/SK/X/2004
Tentang Standar Pelayanan Farmasi di Rumah Sakit.
5. Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 012 tahun 2012 tentang Akreditasi Rumah Sakit.

MEMUTUSKAN
Menetapkan

Kesatu

: Instalasi Farmasi memiliki fungsi dalam pengelolaan perbekalan farmasi dan


pelaksanaan pelayanan kefarmasian dalam sistem pelayanan kesehatan Rumah Sakit
yang utuh dan berorientasi kepada pelayanan pasien, penyediaan obat yang rasional,
bermutu dan terjangkau oleh semua lapisan masyarakat.

Kedua

: Tugas Instalasi Farmasi dalam pengelolaan perbekalan farmasi meliputi proses:


1. Pemilihan perbekalan farmasi sesuai kebutuhan pelayanan Rumah Sakit.
2. Perencanaan kebutuhan perbekalan farmasi secara optimal.
3. Pengadaan perbekalan farmasi berpedoman pada perencanaan yang telah dibuat
sesuai ketentuan yang berlaku.
4. Produksi perbekalan farmasi untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan di
Rumah Sakit.

5. Penerimaan perbekalan farmasi sesuai dengan spesifikasi dan ketentuan yang


berlaku.
6. Penyimpanan perbekalan farmasi sesuai dengan spesifikasi dan persyaratan
kefarmasian.
7. Pendistribusian perbekalan farmasi ke unit-unit pelayanan di Rumah Sakit.
8. Pengendalian, penghapusan, administrasi dan pelaporan serta evaluasi yang
diperlukan bagi kegiatan pelayanan.
Ketiga

: Tugas Instalasi Farmasi dalam pelayanan kefarmasian meliputi proses:


1. Pengkajian instruksi pengobatan/resep pasien.
2. Identifikasi masalah yang berkaitan dengan penggunaan obat dan alat kesehatan.
3. Mencegah dan mengatasi masalah yang berkaitan dengan penggunaan obat dan alat
kesehatan.
4. Memantau efektifitas dan keamanan penggunaan obat dan alat kesehatan.
5. Memberikan informasi kepada petugas kesehatan,pasien/keluarga.
6. Memberi konseling kepada pasien/keluarga.
7. Melakukan pencatatan setiap kegiatan.
8. Melaporkan setiap kegiatan

Keempat

: Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dan apabila dikemudian hari terdapat
kekeliruan/kekuarangan dalam surat keputusan ini, maka akan dilakukan perbaikan
sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di
Pada tanggal
Direktur

: Deli Serdang
: 21 Juni 2015

Dr. Antonius Simangunsong, SpA,MHA,PhD.

Tembusan :
1. Wakil direktur Administrasi Umum dan Keuangan Rumah Sakit Umum Full Bethesda
2. Wakil direktur Pelayanan Rumah Sakit Umum Full Bethesda