Anda di halaman 1dari 7

Judul Permasalahan :

Tema
Subtema

: Pribadi Mandiri
: Menjadi Pribadi Yang Mandiri

Materi Permasalahan :
A. Pengertian Pribadi Mandiri
Menjadi pribadi yang mandiri adalah idaman dan cita-cita tiap orang. Pribadi
mandiri secara umum gambarannya adalah pribadi yang tak tergantung pada pihak
lain dalam mengekpresikan diri dalam segala bentuknya.Untuk menjadi pribadi
mandiri diperlukan banyak bekal, baik ilmu, kematangan diri, pengalaman hidup dan
keberanian mengambil keputusan.
Menjadi sukses adalah dambaan setiap orang. Namun, tidak semua orang
dapat mengetahui dan memahami jalan menuju kesana. Kadangkala ada orang yang
masih menggantungkan keinginan suksesnya kepada orang lain. Atau bersandar
kepada lingkungan yang menurutnya dapat membuat ia berhasil.
Ternyata hal ini adalah salah. Kita tidak bisa menggantungkan sepenuhnya
kepada orang lain, kepada faktor diluar diri kita. Kesuksesan hanya bisa diraih dengan
kemampuan sendiri. Bergantung kepada sikap kita, perilaku kita. Sehingga, bukanlah
tindakan bijak jika kita menyalahkan lingkungan atau keadaan di luar kita ketika
kesuksesan belum diraih.
Maka, mulailah berkaca pada diri sendiri. Lihat kemampuan diri, dan sedapat
mungkin meminimalisir ketergantungan kepada orang lain. Sekuat tenaga kita harus
menjadi pribadi mandiri yang mampu meraih sukses dengan usaha sendiri. Bukankah
kita telah dibekali dengan potensi fisik, akal, dan kalbu? Jika semuanya kita
sinergikan dengan baik dan berimbang, insya Alloh kita akan mampu meraih
kesuksesan. Sayangnya, acapkali upaya ini belum optimal dilakukan. Tak jarang, kita
hanya mengandalkan salah satu potensi saja.
Kemandirian seseorang sangat penting di era yang semakin moderen dewasa
ini. Meskipun kemandirian merupakan hal yang tidak mudah untuk diterapkan,
apalagi bagi kaum wanita yang sering di anggap memiliki ketergantungan yang besar
pada kaum pria.
Kemandirian

merupakan

kondisi

pribadi

yang

telah

mampu

memperkembangkan pancadaya kemanusiaan bagi tegaknya hakikat manusia pada


dirinya sendiri dalam bingkai dimensi kemanusiaan. Pancadaya, yaitu daya takwa,
cipta, rasa, karsa dan karya telah berkembang dan terwujudkan sedemikian rupa

sehingga ia menjadi individu yang menjunjung hakikat kemanusiaan (yaitu beriman


dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memanfaatkan kemampuan diri secara
optimal, bermoral tinggi, melaksanakan tugas dan fungsi dalam status dan
kedudukannya, serta menepati kewajiban dan hak dasar diri sendiri dan orang lain),
yang kesemuanya itu terlaksana dalam bingkai dimensi kemanusiaan (yaitu yang
mendukung dan mengutamakan teraktualisasikannya kebenaran dan keluhuran,
potensi diri dan adanya perbedaan dengan orang lain, komunikasi dan kebersamaan
nilai dan moral, yang kesemuanya itu dilandasi oleh keimanan dan ketakwaan kepada
Tuhan Yang Maha Esa).
B. Ciri-ciri Pribadi Mandiri
1. Pribadi mandiri adalah pribadi yang berani, mau belajar, dan mau berlatih
berdasarkan pengalaman hidupnya. Ia melihat, mencoba, dan merasakan sendiri
hal-hal tertentu yang memang seharusnya sudah dilakukan, misalnya :
Seorang siswa dengan kesadaran sendiri mau belajar sesuai dengan jadwal
yang ia tetapkan
Seorang siswa dengan kemauan sendiri berlatih suatu ketrampilan tertentu,
seperti musik, tari, teknologi.
2. Pribadi yang berani menetapkan gambaran hidup yang ia inginkan. Gambaran
hidup ini menjadi tujuan yang hendak dicapai dalam hidupnya
Seorang siswa yang bercita-cita menjadi pakar ekonomi yang dapat membantu
negara untuk mengatsi krisis yang terjadi dibidang ekonomi
3. Pribadi yang berani mengarahkan kegiatan hidupnya untuk mencapai tujuan yang
telah ditetapkan sebelumnya. Ia memiliki langkah-langkah, kegiatan atau tingkah
laku yang efektif untuk mencapi gambaran kehidupan yang diidealkan, misalnya
Siswa yang bercita-cita menjadi ekonomi mulai sekarang belajar dengan
sungguh-sungguh mengenai apa saja yang berkaitan

langsung atau tidak

langsung dengan masalah ekonmi.


4. Pribadi yang berani menyusun langkah kegiatannya melalui tahapan yang realistis,
berproses dan membutuhkan waktu. Ia menyusun program dan menetapkan
rentang waktu yang dibutuhkan, serta mau untuk mengevaluasinya.
Seorang siswa menetapkan target keberhasilan prestasinya pada semester satu,
lalu dilanjutkan pada semester dua, hingga kahirnya lulus dengan prestasi
yang baik sesuai dengan potensinya
5. Pribadi yang berani mengatur dan mengelola waktu dan kesempatan dalam
banyak hal.
Berfikir agar mendapatkan kekuatan diri dan akal terus berkembang

Belajar agar mendapatkan belajar dan ilmu


Bermain agar terjaga keseimbangan hidup yang rileks
6. Pribadi yang berani menata dan menata diri dan menjaga diri. Ia terus berlatih
untuk menjadi berkepribadian yang terpuji. Ia juga menjaga dan merawat
kesehatan tubuhnya
7. Pribadi yang berani mengambil keputusan secara cepat dan cepat. Ia
melakukannya dengan berdasarkan adata dan informasi yang memadai,
mendalami

secara

mandalam

sebab

akibatya,

memperhitungkan

segala

kemungkinan, menenmukan solusi, menganalisi dampak dari solusi dan akhirnya


ia mengambil keputusan dan menjaankan dengan sadar dan bertanggung jawab
8. Pribadi yang berani mengembangkan rasa percaya diri. Matap, tegas dan bijak
9. Pribadi yang berani mengurangi ketergantungan hidupnya dari oang lain untuk
lebih bnayak bersandar pada pada kekuatan sendiri.
C. Sifat yang Mencerminkan Kemadirian
1. Bertanggung jawab
Tampil mandiri berarti memiliki sikap yang bertanggung jawab terhadap apa yang
telah dilakukannya. Berani berbuat berarti berani bertanggung jawab, dan wujud
tanggung jawab adalah sesuatu yang bisa diterima dengan baik oleh banyak orang.
2. Mampu mengatasi kesulitan
Pribadi yang mampu mengatasi kesulitannya sendiri, mampu menyelesaikan
masalahnya sendiri . Meskipun pada awalnya terasa sulit tapi dapat mencari jalan
keluar/solusi dari permasalahan yang dihadapi.
3. Mengenal kemampuan diri sendiri
Menyadari sepenuhnya akan kemampuan yang dimiliki. Pada dasarnya manusia
memiliki kelebihan dan kekurangan. Pribadi mandiri yang mengenal dirinya, pasti
tahu

persis

untuk

memaksimalkan

kelebihannya

dan

meminimalisir

kekurangannya.
4. Senantiasa berpikir positif
Berpikir positif terwujud dalam tindakan positif yang dilakukan pribadi mandiri.
Dapat mengambil keputusan yang positif dan bersikap bijaksana.
5. Berwawasan global
Pribadi mandiri memiliki wawasan global dan tidak berpikiran sempit yang
mengarah pada ketergantungan terhadap orang lain karena kurang percaya diri.
D. Cara Menjadi Orang yang Mandiri
1. Menerima diri sendiri.
Anda tidak dapat membangun kepribadian mandiri yang kuat jika Anda tidak bisa
hidup dengan diri sendiri. Terimalah diri Anda sendiri, kepribadian Anda,
pendapat Anda, pilihan Anda, preferensi Anda, dan kisah hidup Anda. Jangan

mengatakan hal-hal yang melawan kehendak diri sendiri. Setiap orang bisa
menjadi cukup kuat. Semua orang telah menempatkan diri pada sesuatu untuk
membuktikan kekuatan mereka. Lupakan semua kesalahan Anda dan belajarlah
darinya. Berusaha untuk menjadi lebih baik dan yang paling penting mencintai
diri sendiri.

Ini adalah bagian penting untuk menjadi mandiri karena menerima siapa Anda
akan membuat Anda terhindar dari mencoba untuk bertindak seperti orang

lain.
2. Percaya pada diri sendiri.
Jika Anda tidak percaya pada diri sendiri lalu siapa lagi yang akan percaya? Kita
semua berbeda dan memiliki sesuatu yang unik untuk dikatakan. Tidak ada orang
yang disa dengan mudah berbicara dan tidak semua orang akan setuju dengan apa
yang Anda katakana, itu kenapa penting bagi Anda untuk berdiri sendiri, karena
pada akhirnya Anda adalah semua yang Anda punya dan jika Anda percaya pada
sendiri itu merupakan hal yang paling penting. Percaya pada diri sendiri akan
membuat Anda percaya keputusan sendiri - bahkan saat orang lain menentang atau bahkan masyarakat harapan Anda.
Jika Anda tidak memiliki iman dalam diri sendiri, Anda tidak akan bisa
membuat keputusan dan kemudian meminta orang lain untuk membantu setiap
kali Anda harus membuat keputusan. Menjauhlah dari hal tersebut.
3. Menerima dunia.
Orang yang mandiri bukan berarti harus sombong dan tidak percaya kepada orang
lain karena itu sangatlah kejam. Orang mandiri adalah mereka yang mampu
melihat dunia walau baik atau buruk, dan secara sadar memilih untuk menjadi
yang paling kuat untuk dirinya dan maupun bagi orang lain. Anda tidak mandiri
karena Anda tidak mempercayai siapa pun. Anda tidak mandiri karena Anda
berpikir terlalu tinggi dari diri sendiri. Ikuti panduan ini: Belajarlah untuk
menerima dunia, dan memutuskan untuk menjadi kuat.

Menerima dunia dan semua komplikasinya juga akan membantu Anda melihat
bahwa ada banyak cara untuk hidup di luar sana - tidak ada yang memaksa

Anda untuk memenuhi salah satu dari mereka.


4. Jadilah pribadi mandiri secara emosional.
Kemungkinannya adalah, Anda tergantung pada banyak orang untuk dukungan
emosional. Mungkin orang tua Anda, kekasih Anda, teman, atau sahabat terdekat
Anda. Meskipun dimungkinkan untuk terus bergantung pada orang-orang dalam

sisa hidup Anda, namun Anda harus menyadari bahwa tidak akan selamanya
mereka akan selalu tetap berada diantara Anda. Beberapa akan menjauh, beberapa
akan berhenti berbicara dengan Anda, dan mereka semua akhirnya akan mati.
Satu-satunya orang yang akan selalu dengan Anda adalah Anda sendiri. Jika Anda
bergantung pada diri Anda sendiri untuk mendapatkan dukungan, Anda tidak akan
pernah dikecewakan.

Tidak masalah untuk tetap dekat dengan orang-orang terdekat dalam hidup
Anda, tetapi Anda tidak bisa membiarkan orang-orang ini menentukan tingkat

kebahagiaan Anda. Itu terserah Anda.


5. Memotivasi diri sendiri.
Orang lain tidak memiliki dan tidak akan pernah memiliki kepentingan yang sama
dalam keberhasilan Anda. Motivasi dan kesuksesan adalah fungsi dari kebiasaan.
Anda harus menghentikan kebiasaan menunda sesuatu , dan menggantinya dengan
satu perencanaan yang baik. Orang-orang yang paling sukses di dunia tidak selalu
pintar, atau pengamat yang baik, tapi tidak peduli apa bakat atau karunia yang
mereka dapatkan, mereka telah mendasari diri mereka untuk menghargai
kemenangan atas tugas baik besar maupun kecil. Ini adalah bagaimana Anda
belajar sesuatu saat di sekolah, saat berkencan, dan hal lainnya dalam hidup.

Jika Anda ingin mencapai tujuan karir, itu harus bertujuan untuk
menyenangkan diri sendiri, bukan untuk menyenangkan keluarga Anda. Jika
Anda ingin mendapatkan nilai yang luar biasa, maka hal yang sama berlaku
untuk hal tersebut.

Jangan termotivasi untuk menurunkan berat badan, menerbitkan buku, atau


membangun rumah hanya untuk mengesankan orang lain. Lakukan hal itu
karena Anda ingin membuat diri Anda sukses.

6. Menjadi pahlawan bagi diri sendiri.


Sebuah panutan dapat membantu menginspirasi Anda dan menunjukkan cara
untuk menjalani hidup Anda. Bukanlah sesuatu hal yang buruk untuk mengagumi
seseorang dan saling berbagi satu sama lain. Namun pada akhirnya, sangat penting
untuk memikirkan diri sendiri sebagai panutan dalam hidup Anda sendiri, sebagai
orang yang mampu melakukan dan mengatakan apa-apa yang dia inginkan.
Bertujuan untuk menjadi diri sendiri, dan menjadi yang terbaik dariyang Anda

bisa. Jika Anda tidak dapat melihat ke diri Anda sendiri, Anda tidak bisa menjadi
mandiri.

Hindari mengidolakan teman atau kenalan dalam lingkaran sosial Anda. Ini
hanya akan membuat Anda lupa akan hal-hal Anda sendiri.

7. Menerima kenyataan bahwa hidup tidak adil.


Orangtua kita sangatlah peduli kepada kita sehingga mereka melakukan semuanya
semampu mereka untuk membesarkan kita dalam lingkungan yang adil dan baik.
Dunia nyata tidak berjalan sesuai dengan prinsip yang dimana merupakan
permasalahan pada saat ini. Aturan di dunia biasanya melindungi baik mayoritas
(yang mungkin Anda tidak termasuk didalamnya) atau orang-orang dengan uang
dan kekuasaan. Anda akan diperlakukan buruk untuk segala macam hal yang tidak
adil: warna kulit Anda, kecerdasan, tinggi badan Anda, berat badan Anda, berapa
banyak uang yang Anda miliki, pendapat Anda, jenis kelamin, dan hal-hal lainnya
yang menunjukan siapa Anda. Anda harus senang dapat terlepas dari hal itu.

Jangan biarkan ketidakadilan dunia membuat Anda melakukan apa yang ingin
Anda lakukan. Anda ingin menjadi seorang perawat? Seorang perempuan di
militer? Orang pertama dalam keluarga Anda lulus dari perguruan tinggi?
Lakukanlah hal tersebut daripada Anda meyakinkan diri Anda bahwa hal
tersebut tidak mungkin dapat dilakukan di dunia sekarang ini.

8. Berhenti peduli tentang apa yang orang lain pikirkan.


Ini merupakan hal yang paling penting tentang menjadi orang mandiri. Jika Anda
bergantung pada orang lain untuk memberitahu Anda jika lagu yang Anda buat
bagus, atau jika pakaian Anda lucu, Anda tidak akan sangat senang! Selama Anda
suka - tidak ada lagi yang penting! Berhenti mencemaskan penilaian orang lain
tentang hidup Anda, tidak peduli jika mereka berpikir tentang pakaian Anda,
pilihan karir, atau pilihan penting lainnya. Ini adalah keputusan Anda, dan bukan
orang lain.

Jika Anda selalu memiliki pikiran yang mengganggu seperti "Tapi apa yang
akan dipikirkan orang lain jika ..." dalam kepala Anda, maka Anda akan selalu
terkekang dalam diri Anda dari hal-hal yang harus Anda kerjakan.

9. Jangan hanya berpikir bahwa Anda adalah yang terbaik; buktikan kepada diri
sendiri!
Pendapat Anda merupakan hal yang paling penting untuk motivasi diri Anda
sendiri, tapi Anda akan tahu batasa Anda dalam mencapai tujuan Anda. Ini jauh
lebih mudah untuk mulai mengetahui tanggung jawab Anda, dengan iman yang
sangat kuat bahwa Anda dapat menangani masalah yang ada karena Anda telah
mengetahui tujuan Anda, daripada mencoba untuk mencapai tujuan secara
menggebu-gebu tanpa perencanaan yang baik. Mencapai tujuan secara menggebugebu memang baik, tapi tidak dengan cara keras seperti itu.

10. Mendapatkan informasi bagi diri Anda sendiri.


Menonton dan membaca berita dan pastikan Anda mendapatkannya dari berbagai
sumber. Ikuti sesering yang Anda bisa dan selalu memiliki tujuan dengan cara
meganalisis sebelum Anda menentukan opini. Anda juga dapat berbicara dengan
orang dari berbagai latar belakang untuk mendapatkan informasi lebih lanjut
tentang topik yang relevan, namun jangan biarkan orang lain mendikte Anda.
Luangkanlah banyak waktu untuk membaca , apakah Anda membaca literatur atau
The New York Times. Dengan mendapatkan informasi yang baik akan membuat
pikiran Anda menjadi lebih mandiri.

Anda tidak ingin menjadi orang yang tidak memiliki pendirian dan mudah
percaya akan sesuatu hanya karena 50 teman terdekat Anda di Facebook telah
meyakinkan Anda.