Anda di halaman 1dari 15

Materi dalam diktat ini dipersiapkan berdasarkan atau dikutip langsung dari sumbersumber kepustakaan di bawah ini.

Untuk buku-buku teologi sistematik, utamanya


diambil pada bagian pneumatologinya. Bahan-bahan yang dikmaksud diantaranya:
A. Diktat Kuliah
|
1. Librech Anthony. Teologi V (Doktrin Roh Kudus dan Gereja). Bahan
untuk mengajar Program Sarjana Theologia, STII Jogjakarta.
2. Heru Susanto. Ekklesiohgi dan Pneumatohgi. Bahan untuk mengajar
Program Sarjana Theologia, STII Jogjakarta. .
3. Budi Asali. Karismatik. Bahan unfuk mengajar Program Diploma
Theologia. STRI Malang.
4. Denis Green. Tafsiran Surat I Korintus, Seri Diktat. Malang: Seminari
Alkitab Asia Tenggara, 2001.
B. Buku-buku
1. Charles C. Ryrie. Theologi Dasar II. Jogjakarta: Yayasan Andi. 1991.
2. J. Wesley Brill. Dasar Yang teguh. Bandung: Kalam Hidup, t.t.
3. Ichwei G. Indra. Teologi Sistematis. Bandung: Lembaga Dteratur Baptis,
1999.
.
4. Henry C. Thisssen. Teologi Sistematika. Malang: Gandum Mas, 1992.
William W. Menzies dan Stanley M. Hoi-ton. Doktrin-doktnn Alkitab.
Malang Gandum Mas, 1998.
6. R.C. Sproul. Kehenaran-kebenaran Dasar Iman Kristen. Malang:
Departemen Uteratur SAAT, 1997.
7. Donald Guthrie. Teologi Perjanjian Baru II. Jakarta: BPK Gunung Mulia,
1993
8. Billy Graham. Roh Kudus (Kuasa Allah dalam Hidup Anda). Bandung:
Lembaga Literatur Baptis, 2000
9. L. Sugiri SJ, dkk. Gerakan Kharismatik, Apakah itu? Jakarta: BPK
Gunung Mulia. 1995
10. GC van Niftrik dan BJ Boland. Dogmatika Masakini. Jakarta: 13PK
Gunung Mulia, 1990 .
11. J. Clyde Turner. Pokok-pokok Kepercayaan Kristen. Bandung:
Lembaga Uteratur Baptis, 1978
12. Stephen Tong. Baptisan dan Karunia Roh Kudus. Jakarta: Lembaga
Reformed Injili Indonesia, 1996
13. Elmer L Towns. Nama-nama Roh Kudus. Jogjakarta: Yayasan Andi.
1997
14. John Stott. Baptisan dan Kepenuban (Peranan dan Karya Roh Kuds.s
masa kini). Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1991

15. J.L. Ch. Abineno. Roh Kudus dan Pekerjaan-Nya. Jakarta- BPK Gunung
Mulia, 2000

16. Homan Rubyono. Dan Baptisan Roh Menuju Kepenuhan Roh.


Bandung: Yayasan Kalam Hidup, 2000
17. James A. Bever\ey. Holy Laughter dan Toronto Bless:ng. Jogjakarta:
Yayasan Andi. 1997
18. Traugott G.R. Boeker. Baptisan dalam Roh Kudus dan Second
Bllessing.,Malang: Institut Injili Indonesia, 1991
19. Aril Edvardsen. Baptisan dan Karunia Rohulkudus. Jakarta: Yayasan
Pekabaran Injil, 1991
20.Yunus Datu. Kontroversi. Baptisan Roh Kudus. Bandung: Lembaga
Literatur Baptis, 1999
21. Leslie B. Flynn. 19 Karunia Roh. Batam: Gospel Press, t.t.

PENDAHULUAN
Pertanyaan pengantar perkuliahan:
Apa pengertian Roh?
Allah disebut sebagai Roh (Yoh. 4:24). Donald Guthrie berasumsi bahwa para
pembaca Yohanes telah memahami bahwa pengertian Allah sebagai Roh sama
dengan bahwa Allah tidak bisa didefenisikan dengan kategori-kategori
jasmani.1
Apakah pemahaman kekristenan tentang Allah sebagai Roh sebagai antithesis
pemahaman kuno yang menyembah kayu, dewa, batu, dll ?
Posisi Roh Kudus dalam Trinitas
Apakah Roh Kudus itu pribadi, kuasa, atau perwujudan Allah ?
Latar belakang bahasa Roh dalam Alkitab dan perbandingannya dengan
sekarang ?

IA. Pengertian Matakuliah


IB. Arti Kamus. Pneumatologi berasal dari kata (Yun) Pneuma dan Logos.
Pneuma artinya Roh Kudus dan Logos adalah ilmu. Jadi pneumatologi
adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang Roh Kudus.
2B. Arti Istilah. Pneumatologi adalah ajaran atau doktrin iman_Kristen
tentang Roh Kudus_Yang mana ajaran itu meliputi pribadi-Nya, karyaNya dan manifestasi-manifestasi-Nya.
3B. Arti Teologis. Roh Kudus adalah pribadi ketiga dari Allah Tritunggal. Dia
adalah Ilahi setara dengan Allah Bapa dan Anak (Yesus Kristus). Bagi gereja
atau orang percaya Roh Kudus merupakan dinamika sentral dalam
pertumbuhan.
2A. Pentingnya.Matakuliah
IB. Ajaran Pokok Iman Kristen

1C. Trinitas. Keyakinan orang percaya terhadap Roh Kudus, berhubungan erat
Dengan ajaran Trinitas._Apabila doktrin Roh Kudusnya tidak
1 Donald Guthrie, Teologi Perjanjian Baru 1 (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2010), 61

benar, maka ajaran Trinitasnyapun salah.


2C. Bibliologi._Alkitab ditulis oleh para Penulis atas dorongan Roh Kudus.
"bukan karena hikmat manusia (2 Pet. 1:20-21). Oleh karena itu
pemahaman doktrin Roh Kudus setiap orahg percaya, menentukan, apakah
Alkitab itu Firman Allah atau bukan?
3C. Soteriologi. Roh Kudus mempunyai peranan yang sangat strategis dalam
doktrin keselamatan. Disamping Roh Kudus meyakinkan dunia akan dosa,
kebenaran, dan penghakiman (Yoh. 16:7-11), juga melahirkan baru setiap
orang yang percaya (Tit 3:1-5). Kalau pengertian orang percaya terhadap
Roh Kudus itu benar, maka keyakinannya tentang keselamatan juga benar.
Begitu pula sebaliknya.

4C. Ekklesiologi. Roh Kudus adalah merupakan pusat kekuatan atau dinamika
sentral pertumbuhan atau kehidupan gereja_Gereja yang menempatkan Roh
Kudus sebagai pemimpinnya, maka gereja tersebut akan berkembang pesat.
Roh Kudus diposisikan sebagai apa di gereja, itu sangat dipengaruhi oleh
keyakinan dasar tentang siapa Roh Kudus itu?
2B. Adanya ajaran-ajaran sumbang tentang Roh Kudus
1C. Modalistic Monarchianism. Allah adalah satu pribadi dengan tiga nama atau
perwujudan. Dengan demikian pandangan ini menolak Roh Kudus sebagai
pribadi yang ilahi.
2C. Macedonius, Uskup Konstantinopel. Menolak keilahian Roh Kudus dan
menganggap sebagai makhluk yang di bawah Allah, sejajar dengan
malaekat yang melayani Allah.
3C. Arianisme. Roh Kudus adalah hal yang utama yang diciptakn oleh Putra,
karena segala sesuatu diciptakan oleh Putra.
4C. Abelard. Nama_Bapa untuk menyatakan kuasa; Putra untuk menyatakan
hikmat; Roh Kudus untuk menyatakan kebaikan.
5C.Karl Barth. Roh Kudus bukan Pribadi tetapi perwujudan Allah.

ROH KUDUS DAN HAKEKATNYA


1A. Pendahuluan
IB. Timbulnya berbagai kebingungan di kalangan orang-orang percaya,
sehubungan dengan pengajaran-pengajaran Roh Kudus yang menekankan
pada pengalaman, disebabkan karena tidak seimbangnya pengajaran Roh
Kudus
2B. Sebelum berbicara tentang pekerjaan dan manifestasi Roh Kudus, maka
pertanyaan kritis yang harus dijawab terlebih dahulu adalah "Siapakah Roh
Kudus itu? Jawaban dari pertanyaan tersebut sangat mempengaruhi bahkan
menentukan pengertian kita tentang doktrin Roh Kudus.

2A. Roh Kudus adalah Allah


IB. Krusialnya keyakinan bahwa Roh Kudus adalah Allah:
1C. Berhubungan dengan doktrin Trinitas. Apabila Roh Kudus bukan Allah,
maka paham Trinitas menjadi tidak benar. Sebab dalam pengertian
Trinitas, antara Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus adalah sehakekat atau
setara. Ketiganya adalah Allah.
2C. Berhubungan dengan doktrin bibliologi. Apabila Roh Kudus bukan Allah.
maka keyakinan bahwa, Alkitab adalah Firman Allah, benar tanpa salah
dalam teks asli, menjadi gugur. Sebab Alkitab ditulis bukan berdasarkan
hikmat para penulis, tetapi oleh dorongan (hikmat) Roh Kudus (2 Pet.
1:20-21). Dan juga bahwa para penulis itu diilhami oleh Roh Kudus, pada
waktu menulis kitab atau kitab-kitab (2 Tim. 3:16).
3C. Berhubungan dengan praktek penginjilan. Penginjilan adalah kegiatan
memberitakan Yesus Kristus satu-satunya jalan ke surga, kepada setiap
orang yang belum percaya. Dalam penginjilan ini Roh Kudus turut
bekerja dalam hal meyakinkan orang yang sedang diinjili. Apabila Roh
Kudus bukan Allah, maka penginjilan tidak akan mempunyai dampak
kekekalan.

2B. Bukti-bukti bahwa Roh Kudus adalah Allah

1C. Roh Kudus memiliki nama-nama llahi

ID. Nama-nama yang berhubungan dengan Allah


IE. Roh Allah yang hidup (2 Kor. 3:3) .
2E. Roh Allah (1 Kor. 3:16; 2 Kor. 3:17)
3E. Roh-Mu (Maz. 104:30)
4E. Roh Tuhan (Yes. 11:2; 61:1; 2 Kor: 3:18)
2D. Nama-nama yang berhubungan dengan Yesus Kristus
IE. Roh Kristus (Rm. 8:9)
2E. Roh Anak-Nya (Gal. 4:6)
3E. Roh Yesus Kristus (Flp. 1:9)
4E. Roh Yesus (KPR 16:7}
2C. Roh Kudus Mamiliki sifat-sifat Allah
lD. Kekal (Ibr.9:14)
2D. Mahatahu (Yoh. 14:26; 16:13; 1 Kor. 2:10)
3D. Mahakuasa (Ayub 33:4; Zakh. 4:6)
4D. Mahahadir (Maz. 139:7)
.
5D. Kebenaran (Yoh. 14:6; 1 Yoh. 5:6)
6D. Roh pemberi hikmat (Yes. 40:13)
7D. Roh pemberi kehidupan (Rm. 8:2,11)
8D. Kudus (Luk. 11:13)
3C. Roh Kudus melakukan apa yang dikerjakan Allah
ID. Menciptakan (Kej. 1:2)
2D. Pewahyuan Alkitab (2 Pet. 1:21, 2 Tim. 3:16)
3D. Memperkandungkan Yesus Kristus (Luk. 1:35)
4D. Meyakinkan orang (Yoh. 16:8)
5D. Menghibur orang (Yoh. 14:16)
6D. Mengantarai (Rm. 8:26)
7D. Menyucikan (2 Tes. 2:13)
4C. Roh Kudus memiliki kesatuan dengan Allah
ID. Yahweh (Kis. 28:25-27 bdg Yes. 6:1-13 dan Ibr. 10:15-17 bdg
Yer.31: 31-34)
2D. Allah (Mat. 12:31-32; Kis. 5:3-4)
3D. Bapa dan Anak (Mat 28:19; 2 Kor. 13:13; 1 Kor. 12:4-6)

3A. Roh Kudus adalah Pribadi

1B. Bukti-bukti Roh Kudus Pribadi


1C. Roh_Kudus memiliki ciri-ciri kepribadian

1D. Memiliki intelek (Yoh. 14:26; 1 Kor. 2:10-11)


2D. Memiliki perasaan (Ef. 4:30)
3D. Mamiliki kehendak (I Kor. 12:11)
2C. Roh Kudus mengerjakan tindakan moral kepribadian
ID. Mengajar (Yoh. 14:26)
2D. Meyakinkan (Yoh. 16:13)
3D. Memimpin (Rm. 8:14)
4D. Mengutus (Kis.13:4)
5D. Memberi perintah (Kis. 8:29)
6D. Mengantarai (Rm. 8:26)
7D. Berbicara (Yoh. 15:26; 2 Pet. 1:21)
3C. Roh Kudus menerima perlakuan sebagai pribadi
ID. Didustai (Kis. 5:3-4)
2D. Didukakan (Ef. 4:30)
3D. Dipadamkan (1 Tes. 5:19)
4D. Ditentang (Kis. 7:51)
5D. Dihujat (Mat. 12:31) .
6D. Dihormati (Maz. 51:12-13)
7D. Dihina (Ibr. 10:29)
4C. Disejajarkan dengan pribadi manusia

1D. Roh Kudus dan kami (Kis. 15.08)


2D. Dipakaikan kata ganti orang yang maskulin (Yoh. 16:13-14; 15:26;
16:7-8)

ROH KUDUS DAN LAMBANG-LAMBANGNYA


1A. Pendahuluan
Perjanjian Baru memaparkan dukungan yang cukup, tentang tipologi dan ilustrasi.
Peristiwa (Ibr. 4:11), lembaga (Ibr. 8:5), pribadi-pribadi (Yak.5:10). Karena tipe atau
ilustrasi mengandung kelemahan dan sering menimbulkan salah tafsir, maka perlu
adanya batasan dan istilah-istilah itu. Yaitu bahwa tipe adalah gambaran
dengan maksud ilahi, yang digambarkan dikaitan dengan realitas. Sedangkan ilustrasi
adalah memperjelas gambaran itu.

2A. Hal-hal yang menggambarkan_Roh Kudus


lB. Angin (Yoh. 3:8). Gambaran ini dikaitkan dengan kelahiran baru seseorang.
Hal ini menjelaskan bahwa Roh Kudus itu bersifat:
1C. Tidak kelihatan tetapi ada akibatnya atau dapat dirasakan.
2C. Berkuasa. la menjamah yang dikehendaki-Nya, tidak seorangpun dapat
mengklaim agar Roh Kudus melahirkan kembali. la bekeja menurut
kehendak Allah dalam anugerah-Nya untuk memilih.
3C. Karya dalam kelahiran .baru bersifat sorgawi (dari atas), kontras dengan
kelahiran duniawi.

4C. Memiliki kekuatan, seperti angin menderu (Kis. 2:2).

2B. Pakaian (Luk. 24:49). Gambaran ini menjelaskan bahwa Roh Kudus sebagai
pribadi yang melindungi tubuh seperti layaknya pakaian.

1C. Diperkmgkapi: dari kata. Yunani endusesthe, artinya dipakaikan

2C. Menggambarkan kekuatan, karena Allah yang memakaikan bukan karena


kita
3C. Menggambarkan perlindungan, sebab pakaian itu menutupi.

4C. Menggambarkan kesucian, sebab ini berasal dari Allah (Ef. 4:24)

5C. Menggambarkan tanda kepemilikan Allah dan sekaligus mewakili Allah


(Luk. 15:22).
3B. Burung Merpati (Mat. 3:16; Mark. 1:10; Luk. 3:22; Yoh. 1:32). Hal ini
menggambarkan bahwa:
1C. Kemurnian (Mat 10:16: akeraios, artinya "tulus, murni, tak tercampur")
2C. Berasal dari surga. Sebab la turun dari langit
3C. Pembawa damai (burung merpati seringkali dipakai untuk even-even
yang bertajuk perdamaian).
4C. Catatan: Tidak semua burung merpati selalu menggambarkan Roh
Kudus, tergantung dari konteksnya.
4B. Panjar (2 Kor. 1:22, 5:5; Ef..l:14). Hal ini menggambarkan bahwa:
1C. Roh Kudus sebagai jaminan. Berbicara tentang semacam "pengikat"
untuk suatu transaksi atau janji.
2C. Roh Kudus sebagai meterai. Berbicara tentang kekuatan hukum, bahwa
suatu perjanjian yang bermeterai (atau apa saja), tidak bisa dibatalkan
demi hukum.

5B. Api (Kis. 2:3)


1C. Lidah-lidah api turun, perwujudan Roh Kudus yang tampak
ketika memenuhi murid-murid.
2C. Dalam Perjanjian Lama api melambangkan: kehadiran Allah (Kel. 3:2);
Berkat Tuhan (Im. 9:24); Perlindungan dan tuntutan Tuhan (Kel. 13:21):
Penghakiman dan penyucian (Im. 10:2; Yes. 6:1-8).
3C. Penggunaan Yohanes Pembaptis, Kristus akan membaptis dengan "Roh
Kudus dan api' (Mat- 3:11). Yang mana baptisan Roh Kudus terjadi pada
hari pentakosta dan baptisan api, pada penghakiman ketika Yesus
datang.
6B. Minyak (Luk. 4:18; Kis. 10:38; 2 Kor. 1:21; Yoh. 2:20). Minyak adalah tipe
Roh Kudus karena maksud ilahi dalam penggunaannya pada masa Perjjanjian
Lama. dikaitkan dengan pelayanan Roh Kudus, minyak menggambarkan tiga
hal:

IC. Pengurapan. Perlunya karya Roh Kudus dalam persiapan pelayanan


dicontohkan oleh Perjanjian Lama dengan pengurapan minyak pada
pelantikan para imam (Kel. 40:9-16; Im. 8; Yes. 61:1-2 bdg Luk. 4:18).
Pelayanan Roh Kudus atas orang-orang percaya sekarang sangat
diperlukan untuk pelayanan yang berbuah (Kis. 1:8).
2C.Penerang. Lampu dalam Tabemakel memakai minyak zaitun yang murni
(holy) untuk menerangi tempat dimana Allah disembah, yang merupakan
bayang-bayang karya Kristus (Kel. 27:20-21 bdg Yoh. 16:13-15; 1 Yoh
2:20).
3C. Penyucian. Minyak Juga dipakai dalam penyucian para imam dan
pembersihan bagi orang-orang yang sakit kusta (Im. 8:30; 14:17). Dalam
Perjanjian Baru Roh Kudus menyucikan orang-orang percaya masa kini
(Rm. 8:1-2).
7B. Meterai.(2 Kor. 2:3; Ef. 1:13; 4:30). Ketika orang percaya kepada Kristus,
Maka ia dimeteraikan oleh Roh Kudus. Secara teknis Roh Kudus adalah
meterai lebih dari sekedar orang yang dimeteraikan. Meterai adalah tanda
yang sah dalam transaksi yang dikenal dalam Perjanjian Lama (Yer. 32:910). Roh Kudus memeteraikan orang percaya mengandung pengertian:
1C. Tanda kepemilikan Allah (Gal. 2:20; I Kor. 6:19-20)
2C. Perlindungan keamanan, yaitu. jaminan yang utuh sebab hanya Allah
yang dapat membuka meterai dan Dia telah berjanji tidak akan melakukan
sekarang.
3C. Wewenang atas yang la miliki (wewenang pemilik)
4C. Realisasi semua janji berkat pada hari penebusan (Ef. 1:14; 4:30).
8B. Air. (Yoh. 4:14; 7:38-39). Tuhan Yesus membandingkan pelayanan Roh
Kudus di masa mendatang dengan air yang meluap dan mengalir dalam
kehidupan orang percaya. Lambang ini menggambarkan:
IC. Kehidupan kekal yang terpancar
2C. Berlimpahnya kehidupan dari hidup yang berlimpah dalam Kristus
3C. Pelayanan, sebab dari orang percaya akan mengalir kepada orang lain.

9B. Hamba (Kej. 24). Kisah seorang hamba Abraham dalam mencari istri untuk
Ishak menggambarkan banyak hal tentang pelayanan Roh Kudus.
1C. Tugas hamba adalah melayani dan berbicara dari tuannya. Roh Kudus
tidak berbicara tentang diri-Nya sendiri tetapi menyatakan Kristus (Yoh.
6:13).
2C. Tugas hamba hanya mencari mempelai perempuan bagi Ishak. Kini Roh
Kudus menambahkan orang-orang percaya kepada Tubuh Kristus dan
dikumpulkan dalam bentuk mempelai perempuan-Nya.
30. Hamba memberikan hadiah kepada mempelai perempuan.
Demikian juga Roh Kudus memberikan karunia-karunia Rohani
kepada orang-orang percaya (1 Kor. 12:11).