Anda di halaman 1dari 6

BAB I

Pendahuluan
Latar Belakang Masalah
Teknologi informasi (Information Technology) biasa disingkat TI, IT atau infotech.
Dalam Oxford English Dictionary (OED2) edisi ke-2 mendefenisikan teknologi informasi
adalah hardware dan software, dan bisa termasuk di dalamnya jaringan dan telekomunikasi
yang biasanya dalam konteks bisnis atau usaha.
Menurut Haag dan Keen (1996), Teknologi informasi adalah seperangkat alat yang
membantu anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan
dengan pemrosesan informasi. Menurut Martin (1999), Teknologi informasi tidak hanya
terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang akan
digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi
komunikasi untuk mengirim/menyebarkan informasi.
Sementara Williams dan Sawyer (2003), mengungkapkan bahwa teknologi informasi
adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi
kecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video.
Dari defenisi di atas, nampak bahwa teknologi informasi tidak hanya terbatas pada
teknologi komputer, tetapi juga termasuk teknologi telekomunikasi. Dengan kata lain bahwa
teknologi informasi merupakan hasil konvergensi antara teknologi komputer dan teknologi
telekomunikasi.
Teknologi komputer merupakan teknologi yang berhubungan dengan perangkat
komputer seperti printer, pembaca sidik jari, CD-ROM, Prosesor, disk, dan lain-lain.
Komputer merupakan mesin serbaguna yang dapat digunakan untuk keperluan pengolahan
data apa saja menjadi informasi yang berguna. Hal ini dimungkinkan karena komputer dapat
dikendalikan oleh program yang terdiri atas sederetan instruksi. Komputer akan bertindak
sesuai instruksi yang diterimanya dari program. Dengan kata lain komputer akan bertindak
sesuai keinginan pembuat program.

Teknologi komunikasi atau telekomunikasi merupakan teknologi komunikasi jarak


jauh. Termasuk teknologi telekomunikasi yang kita gunakan sehari-hari adalah telepon,
televisi, radio, handy-talky, handphone. Dikatakan sebelumnya bahwa teknologi informasi
merupakan konvergensi antara teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi, saat ini
teknologi telekomunikasi yang disebutkan di atas telah dapat digunakan untuk
menghubungkan sejumlah komputer. Sehingga beberapa komputer dapat berkomunikasi satu
sama lain dengan mudah. Inilah makna dari kata konvergensi di atas yang kemudian lazim
disebut sebagai Teknologi Informasi.
Rumusan Masalah
1. Apa saja Teknologi informasi yang berkembang pada saat ini?
2. Apa saja komponen dari teknologi informasi itu?
Tujuan Makalah
Makalah ini disusun agar pembaca dapat lebih mengerti dan menambah wawasan tentang
Teknologi Informasi dan Komunikasi, pembaca juga bisa lebih mengetahui tentang dampak
positif dan negative dari Teknologi di zaman sekarang ini, sehingga pembaca bisa mengerti
bagaimana cara memakai teknologi dengan baik dan benar, tidak salah menggunakannya
BAB II
Pembahasan
I.

Sejarah TIK
Teknologi Informasi dan Komunikasi ( TIK ) sebenarnya telah dikenal oleh manusia sejak

beraabad-abad lalu . Sejak manusia pertama ada dimuka bumi , manusia selalu berusaha
untuk mengkomunikasikan segala sesuatu yang ada disekitarnya dengan berbagai cara.
Zaman prasejarah adalah masa dimana manusia belum mengenal tulisan. Pada masa itu
manusia berkomunikasi dengan bahasa isyarat dan bahasa lisan yang masih sangat sederhana.
Manusia saat itu juga mempunyai tradisi membuat lukisan-lukisan didinding gua. Pada tahun

3000 SM, Bangsa Sumeria telah mengenal tulisan dalam bentuk symbol-simbol yang
dinamakan pictograf. Hal ini membuat mereka menjadi bangsa pertama didunia yang
mengenal tulisan. Semenjak bangsa-bangsa didunia mengenal tulisan, cara berkomunikasi
manusia semakin mengalami kemajuan.
Pada zaman modern perkembangan TIK mengalami kemajuan yang sangat pesat. Diawali
dengan penemuan Telegram oleh Samuel Thomas Von Sommering pada tahun 1809 . Lalu
muncul penemuan baru yaitu Telepon oleh Alexander Grahambell pada tahun 1879. Setelah
itu TIK semakin berkembang dengan munculnya computer digital pertama yang diberi nama
ENJAC pada tahun 1946.
Pada tahun 1957 satelit buatan manusia pertama milik Uni Sovyet bernama Sputnik
diluncurkan ke orbit. Dan Pada tahun 1969 ARPANET yang merupakan cikal bakal internet
digunakan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk menghubungkan sejumlah
computer sehingga membentuk suatu jaringan. Pada tahun 1991 World Wide Web (WWW)
mulai dirintis oleh Europen Laboratory for Particel Phisyc atau dikenal dengan CERN .
Pengertian TIK
Teknologi informasi dan komunikasi mencakup dua aspek yaitu , Teknologi Informasi
dan Teknologi Komunikasi. Teknologi Informasi mencakup segala hal yang berkaitan dengan
proses , penggunaan sebagai alat bantu , manipulasi , dan pengelolaan informasi. Sedangkan
Teknologi Komunikasi mencakup segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu
untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Maka Teknologi
Informasi dan Komunikasi adalah suatu kesatuan yang tidak terpisahkan yang mengandung
pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan , manipulasi ,
pengelolaan dan transfer atau pemindahan informasi.
Adapun pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menurut para ahli:
1. Menurut Susanto Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah sebuah media atau alat
bantu yang digunakan untuk transfer data baik itu untuk memperoleh suatu data atau
informasi maupun memberikan informasi kepada orang lain serta dapat digunakan untuk alat
berkomunikasi baik satu arah ataupun dua arah.

2. Menurut Eric Deeson , Harper Vollins Publishers , Dictonary of Information Technology


Information Technology (IT) the handling of information by electric and electronic (and
microelectronic) means. Here handling includes transfer , processing , storage and access, IT
special concern being the use of hardware and software for these tasks for the benefit of
individual people and society as a whole. Dari penjelasan diatas : kebutuhan manusia
didalam mengambil dan memindahkan , mengolah dan memproses informasi dalam konteks
social yang mengungtungkan diri sendiri dan masyarakat secara kesulurahan. Bagaimana
implikasinya agar dapat menguntungkan secara individual dan masyarakat secara
kesuluruhan tidak didefinisikan secara lebih khusus
BAB III
I.

Pemanfaatan TIK Dalam Dunia Pendidikan

1. Alasan TIK dibutuhkan di Dunia Pendidikan


Adanya perkembangan TIK yang menjadi jembatan ilmu. Salah satu peran TIK diera
globalisasi ini adalah sebagai media informasi, misalnya internet. Peserta dapat
mengeksplorasi informasi yang ada diseluruh dunia dengan lebih efisien dan efektif hanya
dengan mengakses internet.
TIK dapat pula dimanfaatkan peserta didik sebagai media komunikasi, Misalnya
memanfaatkan jaringan internet untuk chatting dan mailing , peserta didik dapat
berkomunikasi dengan saling bertukar informasi tentang apa yang sedang dibahas. Tidak
hanya komunikasi antara peserta didik, peserta didik dengan guru atau para ahli pun dapat
dilakukan. Dengan cara ini, peserta didik akan dengan cepat mendapatkan ide dan
pengalaman dari berbagai kalangan.
Dengan adanya perkembangan TIK, belajar menjadi jauh lebih efisien. Proses
pembelajaran tidak harus selalu dengan bertatap muka seperti jaman dahulu.
2. Faktor-faktor Diperlukannya TIK di Indonesia
Berikut adalah faktor-faktor mengapa TIK diperlukan dalam pendidikan di Indonesia:

Keterbatasan kualitas dan kuantitas sumber daya pendidikan di Indonesia. Beberapa

contoh keterbatasan yang dimaksud adalah terbatasnya jumlah guru , terbatasnya jumlah
referensi pendidikan yang dapat digunakan peserta didik, terbatasnya jumlah sekolah
bermutu, terbatasnya jumlah perpustakaan yang dapat diakses dan terbatasnya jumlah sarana
dan prasarana pendidikan lainnya yang dapat menunjang kemajuan pendidikan.

Ketidakmerataan kesempatan dalam memperoleh pendidikan yang merupakan hak setiap

manusia . Permasalahan yang terkait dengan pemerataan kesempatan dalam memperoleh


pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia dapat segera terwujud, dengan adanya konsep
Universitas terbuka yang mampu menjangkau daerah terpencil dapat segera diikuti dengan
konsep sekolah terbuka.
II.

Dampak Positif Penggunaan TIK


Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dapat meningkatkan kehidupan

manusia, yang berarti keberadaan teknologi informasi dan komunikasi dapat member manfaat
atau keuntungan bagi kehidupan manusia. Ketika menggunakan telepon , menonton televise,
mengerjakan tugas dengan computer dan menggunakan fasilitas internet, sehingga apapun
masalah kita sangat mudah kita atasi.
Dampak Positif penggunaan TIK juga memungkinkan dan memudahkan manusia untuk
dapat saling berhubungan dengan cepat, mudah dan terjangkau. Informasi dari belahan dunia
lain dengan mudah dapat diterima dengan cepat , aktivitas komunikasi antar dua tempat yang
berjauhan menjadi lebih muda dan cepat menggunakan alat-alat teknologi informasi dan
komunikasi.
Dalam bidang pendidikan , perkembangan TIK berpotensi untuk membangun masyarakat
yang demokratis, hal ini ditandai adanya hubungan guru dengan siswa , guru dan guru , dan
antar guru siswa, orang tua dan masyarakat dalam kaitannya dengan proses pendidikan dalam
dan diluar sekolah.
III.

Dampak Negatif Penggunaan TIK

Perkembangan TIK sering dianggap sebagai kebaikan atau kemudahan bagi para
penggunanya. Namun ,ketika nalar , kemampuan dan iman kita belum memadai atau tidak
siap untuk mengikuti perkembangan tersebut. Perkembangan TIK tidak hanya menimbulkan
efek positif , tetapi juga menimbulkan efek negative. Efek negative tersebut disebabkan oleh
perkembangan ilmu IPTEK. Penguasaan IPTEK bahkan digunakan untuk menggali prosedur
yang jujur sehingga chyber crime. Selain itu Penguasaan IPTEK malah digunakan untuk
memuaskan hasrat duniawi sehingga lahirlah cyber porn.
Adapun efek negative lainnya dari penggunaan TIK adalah semakin maraknya aktivitas
pembajakan program computer dan VCD, CD, DVD aktivitas tersebut merupakan tindak
kriminalitas yang diatur undang-undang karena termasuk kegiatan illegal yang merugikan
pihak lain.
BAB IV
Kesimpulan
Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pemanfaatannya hendaknya
didasari oleh nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan , etika dan estitika , dan kearifan para
pemakainya. Hanya mengembangkan nilai-nilai seperti itu, dampak negative

dari

pemanfaatan TIK khusunya internet dapat diminimalkan terutama bagi para generasi muda
yang masih dalam masa pertumbuhan dan pencarian identitas diri.
Saran

Dalam penggunaan alat TIK diminta kepada pengguna yang dibawah umur, harus ada
bimbingan dari orang tua dan siswa disekolah bimbingan dari guru.

Bagi para pengguna yang lain gunakanlah sesuai dengan kegunaannya masingmasing.

Khusus bagi lembaga pendidik untuk dapat memblokir situs-situs yang tidak boleh
dibuka.