Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN

(SAP)
Topik

: Gizi Seimbang Bayi dan Balita

Pokok Bahasan

: Cara Mengatur Gizi Seimbang Untuk Bayi Dan Balita

Sasaran

: Warga RT. 5 Dan 6

Tempat

: Di Rumah ka.RT 6 Desa Muara Aloh

Hari / Tgl

: Rabu, 17 Oktober 2012

Pelaksana

: Mahasiswa POLTEKKES KALTIM

Kelompok III

A. Tujuan Instruksional Umum (TIU) :


Setelah mendapatkan penyuluhan, warga mampu memahami tentang
Gizi seimbang bagi Bayi dan Balita dan dapat mengambil tindakan untuk
mengatasi Kekurangan Gizi.
B. Tujan Instruksional Khusus (TIK) :
Setelah mendapatkan penyuluhan warga mampu :
1. Menjelaskan pengertian pengertian gizi.
2. Menyebutkan zat zat yang terdapat dalam makanan.
3. Menyebutkan triguna makanan.
4. Menyebutkan prinsip- prinsip memilih bahan makanan.
5. Menyebutkan prinsip- prinsip penyajian dan pemberian makanan.
6. Menyebutkan pedoman pemberian makanan pada bayi dan balita.
C. Analisa Situasi
1.

Peserta penyuluhan adalah Ibu-ibu yang mempunyai


bayi dan balita yang berkunjung ke puskesmas remaja.
a.

Peserta

siap

mengikuti

penyuluhan

kesehatan dari mahasiswa


b.

Peserta sangat antusias dalam mengikuti


penyuluhan terbukti dengan adanya beberapa pertanyaan yang
disampaikan.

c.

Penyuluhan dikatakan berhasil karena saat


dievaluasi peserta mampu mengulang kembali penjelasan yang
diberikan oleh mahasiswa yang menyuluh.

2.

Penyuluh Mahasiswa POLTEKKES yang praktek


keperawatan dan bertanggung jawab di
a.

Mahasiswa

menguasai

materi

yang

disampaikan.
b.

Mahasiswa

mampu

membuat

suasana

menarik saat penyuluhan berlangsung.


D. Materi :
Terlampir
E. Metode :
Ceramah dan Diskusi
-

Perawat menjelaskan tentang Gizi seimbang bagi bayi dan balita dan
memberikan kesempatan bertanya pada masyarakat (orang tua).

F. Media :
1. Lembar Balik/ Leaflet
2. Power Point

G. Kegiatan Belajar Mengajar


No
Tahap
1. Pembukaan

Waktu
1 menit

2.

Pengemban
gan

15 menit

3.

Penutup

3 menit

Kegiatan Penyuluh
Kegiatan Peserta
Mengucapkan salam

Menjawab
Menyampaikan topik
salam
dan tujuan yang akan
Mendegarkan/m
dicapai
emperhatikan
Menanyakan

Menjawab/
pendapat peserta tentang
merespon
Gizi seimbang bagi bayi/
balita
Memberi reward pada
Merespon
peserta (anggota Warga)
Menjelaskan

Mendengar/
pengertian
Gizi
memperhatikan
seimbang bagi bayi/ .
balita.

Mendengar
Menjelaskan manfaat
dari Gizi seimbang bagi
bayi/ balita

Merespon/
Memberi kesempatan
mengulang
kepada peserta untuk
penjelasan

Memperhatikan
Memberikan reward
positif

Mendengar/
Menjelaskan
memperhatikan
klasifikasi
Gizi
seimbang bagi bayi/
Merespon/berta
balita
nya
Memberikan
kesempatan
kepada
peserta untuk bertanya

Mendengar
Menjelaskan
/memperhatikan
mengenai akibat tidak
diGizi seimbang bagi
bayi/ balita.

Menjawab
Menanyakan kembali
kepada peserta

Merespon
Memberi reward

Mendengar
/
Menjelaskan
memperhatikan.
mengenai
cara
pemberian
Gizi
seimbang bagi bayi/
balita.
Merangkum metari
Merangkum
yang dijelaskan bersama
metari
bersama
peserta (Anggota Warga)
penyuluh
Memberikan
kesempatan
kembali

No

Tahap

Waktu

Kegiatan Penyuluh
kepada Warga
untuk
bertanya
Memberikan reward
Menanyakan
hal
penting/tujuan
perawatan
Gizi
seimbang bagi bayi/
balita
Memberikan reward
Menutup
dengan
mengucapkan
terima
kasih.
Memberi salam.

Kegiatan Peserta
Bertanya

Merespon
Menjawab

Merespon

Membalas
ucapan salam

H. Evaluasi
1. Peserta mampu menjelaskan definisi gizi
2. Peserta dapat menyebutkan zat zat yang terdapat dalam makanan
3. Peserta dapat menjelaskan Triguna makanan
4. Peserta dapat menyebutkan prinsip- prinsip memilih bahan makanan
5. Peserta dapat menyebutkan prinsip- prinsip penyajian dan pemberian
makanan
6. Peserta dapat menyebutkan pedoman pemberian makanan pada bayi dan
balita

Muara Aloh, 17 Oktober 2012

Penyuluh

MATERI
GIZI SEIMBANG
BAGI BAYI DAN BALITA

A. Pengertian
Gizi adalah zat zat yang terkandung dalam makanan yang diperlukan
untuk pertumbuhan dan perkembangan seseorang dan berguna bagi
kelangsungan hidupnya.
i. Zat zat yang terdapat dalam bahan makanan
1. Hidrat arang
Terdapat pada bahan makanan pokok seperti : padi padian, jagung, ubi
jalar, singkong dsb.
2. Protein
Dikelompokkan menjadi 2 yaitu :
a. Protein Nabati yaitu protein yang berasal dari tumbuh tumbuhan
seperti kacang kacangan, tempe, tahu dll
b. Protein Hewani yaitu protein yang berasal dari hewan seperti : daging,
ikan dan telur.
3. Lemak
Terdapat dalam minyak, mentega, susu, santan dan lain lain.
4. Mineral
Zat mineral yang penting bagi tubuh manusia yaitu :
Zat kapur : berguna untuk pembentukan tulang dan gigi, terdapat pada
susu, sayuran, iken yang dimakan dengan tulangnya.
Zat besi : berguna untuk pemberntukan darah yang terdapat pada
sayuran hijau, hati, daging dan kacang kacangan.
Zat iodium : Berguna untuk mencegah penyakit gondok, terdapat pada
bahan makanan yang berasal dari laut, misalnya ikan teri.

ii. Triguna Makanan


1. Zat tenaga digunakan untuk bekerja, belajar, bermain dan berolah raga,
dan bersumber dari makanan pokok.
2. Zat pembangun untuk pertumbuhan dan pergantian jaringan tubuh yang
rusak dan bersumber dari lauk pauk.
3. Zat pengatur makanan untuk semua bagian tubuh dan melindungi tubuh
dari penyakit, sayur dan buah berwarna.
iii. Prinsip prinsip memilih bahan makanan
Hal hal yang perlu diperhatikan dalam memilih bahan makanan ialah :
1. Harganya murah
2. Nilai gizinya baik
3. Keadaan bahan makanan memenuhi syarat
4. Mudah didapat
iv. Prinsip penyajian dan pemberian makanan
Hal hal yang perlu diperhatikan dalam penyajian makanan ialah :
1. Jumlahnya harus sesuai dengan kebutuhan
2. Kombinasi makanan hewani dan nabati disesuaikan dengan keuangan.
3. Perhatikan variasi hidangan secara keseluruhan
4. Perhatikan variasi hidangan secara keseluruhan
5. Perhatikan jadwal menu
6. Perhatikan kebersihan makanan.
v. Pedoman pemberian makanan pada bayi dan balita
1. Usia 0 s/d 6 bulan

Bayi hanya diberi ASI, tidak perlu diberi makanan tambahan.

2. Usia 6 s/d 9 bulan

Teruskan pemberian ASI

Berikan makanan pendamping ASI yang lebih padat.

Tambahkan lauk pauk dan sayuran

Mulai secara bertahap sebanyak 1 piring sedang.

3. Usia 10 18 bulan

Teruskan pemberian ASI

Berikan makanan lengkap dan makanan keluarga sehari - hari

4. Usia 18 bulan ke atas

ASI terus diberikan sampai anak berumur 2 tahun

Beri makanan lengkap 3 4 kali sehari dengan porsi orang dewasa.

Berikan makanan selingan.