Anda di halaman 1dari 1

BAB III

KESIMPULAN

3.1 Kesimpulan
Kehamilan postterm adalah kehamilan yang berlangsung sampai 42
minggu lengkap (294 hari) atau lebih, dihitung dari hari pertama haid

terakhir menurut rumus Naegele dengan siklus haid rata-rata 28 hari.


Kehamilan postterm terjadi berkisar antara 3,4% - 14% dengan rata-rata
10% kehamilan, epidemiologi berbeda-beda tergantung dari kriteria

penilaian yang digunakan.


Terdapat berbagai faktor risiko yang dapat menyebabkan kehamilan

postterm
Etiologi kehamilan postterm belum diketahui secara pasti, namun
beberapa teori menjelaskan adanya pengruh dari hormone ibu maupun

janin, saraf uterus, maupun genetik


Penegakan diagnosis dilakukan dengan menilai riwayat haid, riwayat
pemeriksaan antenatal, tinggi fundus uteri, pemeriksaan ultrasonografi,

pemeriksaan radiologi, pemeriksaan laboratorium


Kehamilan postterm dapat menyebabkan berbagai komplikasi baik pada

plasenta, janin, maupun ibu


Penatalaksanaan kehamilan postterm memerlukan penilaian yang

seksama baik dari segi ibu maupun kesejahteraan janin


Penatalaksanaan dapat dilakukan secara aktif maupun ekspektatif
Penatalaksanaan aktif dapat dilakukan dengan induksi persalinan atau

melalui persalinan cesarean


Pengelolaan pada saat persalinan memerlukan pemantauan yang ketat
terhadap ibu serta terutama untuk janin karena tahap ini merupakan tahap
yang paling berbahaya bagi janin postterm.

19

Anda mungkin juga menyukai