Anda di halaman 1dari 26

Soal Latihan Belajar Mandiri....

SOALSOAL LATIHAN

PPh Orang Pribadi


Soal Nomor 1
Hokianto Saputra menjalankan usaha berdagang peralatan elektronik seperti TV, Tape, Radio, dsb di Harco
Glodok dengan nama toko Suara. Ia mempunyai seorang isteri dan tanggung keluarga sebagai berikut :
No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7

Nama
Heni Surya
Agus Eko
Budi Dwi
Cintya Tri
Lucy Cantika
Linda Ongko
Imah

Tgl. Lahir
15-01-1958
13-04-1982
14-09-1988
02-11-1994
17-08-1985
07-11-1934
26-05-1983

Hubungan Keluarga
Isteri
Anak Kandung
Anak Kandung
Anak Kandung
Istri Agus Eko
Mertua
-------

Keterangan
Kasir toko Suara
Pegawai toko Suara
Mahasiswa
Pelajar
Dosen
Pensiunan
Pembantu

Penghasilan neto Tuan Hokianto dari usaha dagang tahun 2010 sebesar Rp. 250.898.125,00. Dari catatan
Tuan Hokianto, ternyata dalam pos biaya, sebagai pengurang penghasilan bruto, terdapat pengeluaran
untuk membayar :
Pajak Bumi dan Bangunan rumah Tuan Hokianto
Rp.
4.500.000,00
Gaji kasir/Ny. Heni Surya
Rp.
65.000.000,00
Gaji untuk Agus Eko
Rp
78.000.000,00
Upah kuli angkut barang
Rp.
14.500.000,00
Norma penghitungan penghasilan neto untuk jenis usaha perdagangan elektronik adalah 9%
Pertanyaan:
1. Berapa jumlah Penghasilan Tidak Kena Pajak Tuan Hokianto tahun 2010?
2. Berapa jumlah Penghasilan Kena Pajak Tuan Hokianto tahun 2010?
3. Berapa jumlah PPh Tuan Hokianto tahun 2010?
Soal Nomor 2
Tuan Amrianto seorang pengusaha perdagangan eceran pakaian jadi di Pasar Jatinegara Jakarta dengan
dua buah toko outlet/cabangnya, yaitu di Makassar dan Bintaro-Tangerang Selatan. Untuk penghitungan
penghasilan neto tahun 2009 Amrianto diperkenankan mempergunakan Norma Penghitungan Penghasilan
Neto dan wajib menyelenggarakan pencatatan. Tuan Amrianto mempunyai seorang isteri dan menanggung
sepenuhnya seorang adik ipar. Besarnya Norma Penghitungan untuk jenis usaha tersebut adalah sebagai
berikut :
% Penghasilan Neto
Kode
No.
Jenis
Jenis Usaha
10 Ibu Kota
Ibu Kota
Daerah
Urut
Usaha
Propinsi
Prop. Lainnya
Lainnya
111
6233
Perdagangan eceran pakaian jadi
10
9
8
Pada tahun 2009, penerimaan penjualan Tuan Amrianto terdiri atas :
Jakarta
= Rp.2.000.000.000,00
Tangerang Selatan = Rp.1.500.000.000,00
Makassar
= Rp.1.000.000.000,00
Jumlah biaya/ pengeluaran, untuk :
Jakarta
= Rp.1.500.000.000,00
Tangerang Selatan = Rp.1.250.000.000,00
PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri.... 2


Makassar
= Rp. 700.000.000,00
Pada tahun 2010, penerimaan penjualan Tuan Amrianto terdiri atas :
Jakarta
= Rp.3.300.000.000,00
Tangerang Selatan = Rp.2.500.000.000,00
Makassar
= Rp.1.500.000.000,00
Jumlah biaya/ pengeluaran, untuk :
Jakarta
= Rp.2.500.000.000,00
Tangerang Selatan = Rp.1.750.000.000,00
Makassar
= Rp.1.000.000.000,00
Pertanyaan:
Hitung PPh Tuan Amrianto untuk tahun 2009 dan 2010.
Soal Nomor 3
Tuan Arda adalah WP Orang Pribadi yang memiliki usaha produksi mebel rotan di Cirebon. Usaha tersebut
mulai dirintisa sejak tahun 2006. Aset tetap/harta berwujud yang digunakan Tuan Arda untuk usahanya
adalah sebagai berikut :
Sebuah unit bangunan yang digunakan untuk kantor/pabrik permanen diperoleh bulan Januari 2006,
dengan harga perolehannya sebesar Rp. 1.000.000.000,00 termasuk harga tanah Rp. 200.000.000,00
Tiga unit mesin pabrik yang diperoleh bulan April 2006. Masa manfaat ekonomis adalah 14 tahun
dengan total harga perolehannya Rp. 450.000.000,00
Empat unit kendaraan diperoleh bulan Mei 2006. Masa manfaat ekonomis adalah 8 tahun, dengan total
harga perolehannya Rp. 300.000.000,00
Berdasarkan ketentuan, pengelompokan harta berwujud untuk kepentingan penyusutan adalah:
Mesin pabrik termasuk jenis harta berwujud kelompok 3
Kendaraan truk termasuk jenis harta berwujud kelompok 2
Satu unit kendaraan pada tanggal 28 April 2009 mengalami kecelakaan dan terbakar, dan mendapatkan
penggantian asuransi sebesar Rp. 40.000.000,00 yang diterima dalam tahun 2010. Untuk kepentingan
penyusutan fiskal harta berwujud bukan bangunan WP menggunakan metode saldo menurun.
Pertanyaan:
1. Hitung besarnya penyusutan fiskal untuk tahun pajak 2010, apabila WP untuk harga berwujud bukan
bangunan menggunakan metode saldo menurun
2. Hitung besarnya keuntungan/kerugian fiskal akibat terbakarnya satu unit kendaraan tersebut.
Soal Nomor 4
Tuan Rudianto, adalah pengusaha pembuatan genteng keramik. Tuan Rudianto mempunyai dua orang
isteri. Kedua istri Tuan Rudianto adalah pengusaha. Isteri pertama berdagang batik Pekalongan dan isteri
kedua berdagang barang kebutuhan rumah tangga. Tuan Rudianto menanggung :
Seorang anak kandung dari isteri pertama yang masih kuliah di Singapura
Seorang anak tiri dari isteri kedua yang masih berstatus pelajar SMA
Seorang anak asuh yang masih berstatus pelajar SMP
Penghasilan neto Tuan Rudianto dan para isterinya dalam tahun 2010 adalah sebagai berikut :
Tuan Rudianto
dari usaha pabrik genteng keramik
Rp. 450.000.000,00
lain-lain : Deviden dari PT. Indosat Tbk
Rp.
20.000.000,00
Kentungan penjualan truk usaha
Rp.
12.500.000,00
Isteri pertama
dari usaha berdagang batik Pekalongan
Rp.
77.500.000,00
lain-lain : success fee menjual rumah teman
Rp.
10.000.000,00
Isteri kedua
dari usaha berdagang kebutuhan rumah tanggga Rp. 125.000.000,00
lain-lain : komisi konsinyasi
Rp.
15.000.000,00
PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri.... 3


Penghasilan berupa deviden tersebut belum termasuk PPh. Pemotong Pajak telah melaksanakan kewajiban
perpajakannya sesuai ketentuan yang berlaku.
Pertanyaan:
a. Berapa besarnya PPh Tuan Rudianto untuk tahun pajak 2010.
b. Berapa besarnya PPh Tuan Rudianto untuk tahun pajak 2010 jika istri kedua menghendaki pemenuhan
kewajiban perpajakan yang terpisah
c. Berapa besarnya PPh 25 Tuan Rudianto untuk tahun pajak 2011.

====== Selamat Mencoba ======

PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri.... 4

PPh Badan
Soal Nomor 1
Kartika Yuliva membuka usaha perbaikan dan pemeliharaan AC dan sistim pendingin pada tahun 2007
dengan nama UD Wow Sejuk dan telah mempunyai NPWP. Kartika Yuliva tidak mempunyai sumber
penghasilan lain kecuali dari UD Wow Sejuk. Pada akhir tahun 2009, Neraca Saldo (Trial Balance) UD Wow
Sejuk adalah sebagai berikut (dalam Rupiah):
Kas
58.600.000
Piutang usaha
165.200.000
Perlengkapan dan suku cadang
55.360.000
Sewa dibayar dimuka
124.000.000
Iklan dibayar dimuka
4.000.000
Peralatan kerja
558.000.000
Akumulasi Penyusutan Peralatan
235.160.000
Utang usaha
34.480.000
Gaji, tunjangan dan upah yang masih harus dibayar
Utang PPh Usaha
Modal
401.960.000
Pendapatan jasa
956.000.000
Beban gaji, tunjangan dan upah
480.000.000
Beban perlengkapan dan suku cadang
Beban penyusutan
Beban PPh
22.000.000
Beban iklan
Beban utilitis
21.760.000
Beban lain-lain
138.680.000
Informasi untuk penyesuaian per tanggal 31 Desember 2009:
1. Masih terdapat gaji bulan Desember yang belum dibayar Rp. 6.000.000
2. Terdapat PPh bulan Desember yang belum dibayar Rp. 2.000.000
3. Beban iklan tahun 2009 sebesar Rp. 24.000.000
4. Perlengkapan dan suku cadang tersisa Rp. 15.360.000
5. Beban penyusutan Rp. 96.000.000
6. Sewa dibayar dimuka Rp. 124.000.000 untuk masa 4 tahun.
Pertanyaan
a. Buatlah jurnal penyesuaian yang dibutuhkan per 31 Desember 2009
b. Untuk menghitung laba fiskal tahun buku 2009, berikut tambahan informasi :
- semua peralatan disusutkan sesuai dengan ketentuan pajak, kecuali suatu peralatan yang dibeli
tengah tahun (1 Juli 2009) Rp. 20.000.000,- masa manfaat 4 tahun. Disusutkan garis lurus.
- Dalam beban lain-lain termasuk :
Beban piutang tak tertagih Rp. 2.500.000
Pengeluaran untuk cicilan mobil tuan Ronald Rp. 4.000.000
Beban makan catering karyawan Rp. 26.000.000
Sumbangan Rp. 3.500.000
Susunlah rekonsiliasi laba komersial fiskal tahun 2009 ?
d. Berapakah PPh Badan yang harus dibayar?

PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri.... 5


Soal Nomor 2
PT. Kartika Yuliva merupakan pedagang besar barang elektronik dan telah mempunyai NPWP serta
terdaftar sebagai PKP. Tahun buku 2009, perusahaan memperoleh laba komersial sebelum pajak sebesar
Rp 1.200.000.000, dan telah membayar angsuran PPh Pasal 25 berdasar pajak terutang tahun lalu sebesar
Rp 22.500.000. Berikut ini beberapa informasi transaksi pada tahun buku 2009 untuk tujuan rekonsiliasi laba
fiskal :
1. Deposito
Perusahaan telah menerima dan mencatat penghasilan deposito (net of tax) sebesar Rp. 10.200.000.
Penghasilan bunga deposito tersebut berasal dari Deposito Rupiah dan Deposito US Dollar (USD). Khusus
untuk deposito dalam dollar sebesar USD 10.000, terjadi peningkatan nilai pokok karena perubahan kurs
dari Rp. 9.500/USD menjadi Rp. 10.000/USD per 31 Desember. Perusahaan telah mengakui dan mencatat
kenaikan kurs tersebut sebagai penghasilan pada akhir tahun.
2. Investasi sementara dalam saham
Guna memanfaatkan dana yang idle, perusahaan melakukan investasi sementara untuk dijual kembali
dengan membeli saham PT. Bumi Resources Tbk sebanyak 100.000 lembar dan diperoleh dengan harga
keseluruhan sebesar Rp. 100.000.000. Sebagian saham tersebut yaitu sebesar 40% dijual di Bursa Efek
dengan memperoleh laba (gain) Rp. 20.000.000 (belum termasuk pajak). Pajak atas penjualan saham
tersebut oleh perusahaan dicatat sebagai beban (expenses). Perusahaan telah menerapkan standar
akuntansi berbasis IFRS sehingga sisa inventasi 60% di neraca per tanggal 31 Desember 2009 dinilai
berdasarkan standar akuntansi tersebut. Harga pasar per tanggal neraca sebesar Rp. 45.000.000.
3. Investasi sementara dalam obligasi
Guna memanfaatkan dana yang idle, perusahaan melakukan investasi untuk dimiliki hingga jatuh tempo
dengan membeli obligasi Jasa Marga sebanyak 100.000 lembar dan diperoleh dengan harga keseluruhan
sebesar Rp. 100.000.000. Perusahaan telah menerapkan standar akuntansi berbasis IFRS sehingga
inventasi obligasi di neraca per tanggal 31 Desember 2009 dinilai berdasarkan standar akuntansi tersebut.
Harga pasar per tanggal neraca sebesar Rp. 145.000.000.
4. Piutang usaha
Kebijakan pencadangan/penyisihan piutang tak tertagih diterapkan berdasar umur piutang.Sampai dengan
awal tahun 2009, akumulasi pencadangan piutang adalah sebesar Rp. 25.000.000. Pada bulan Juli 2009,
karena situasi dan kondisi yang tak dapat dihindari, dihapuskan piutang sebesar Rp. 5.000.000. Prosedur
penghapusan piutang telah dilakukan sesuai dengan ketentuan pajak. Akumulasi pencadangan piutang tak
tertagih berdasar umur piutang sampai dengan 31 Desember 2009 dihitung Rp. 30.000.000.
5. Persediaan
Kebijakan penilaian persediaan akhir secara komersial menggunakan metode LIFO. Komposisi barang
dagang dan harganya adalah sebagai berikut :
Persediaan awal
300 unit
@ Rp. 1.000.000
Pembelian :
Kwartal 1
550 unit
@ Rp. 1.100.000
Kwartal 2
400 unit
@ Rp. 1.200.000
Kwartal 3
250 unit
@ Rp. 1.250.000
Kwartal 4
300 unit
@ Rp. 1.300.000
Persediaan akhir
300 unit
Penilaian persediaan akhir untuk tujuan pajak menggunakan metode FIFO

PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri.... 6


6. Aktiva Tetap Berwujud
Semua aktiva tetap berdasar masa manfaatnya telah sesuai dengan penggolongan aktiva menurut
ketentuan pajak. Sedangkan metode penyusutan adalah garis lurus.
Tanggal
Harga
Masa
Perolehan
Perolehan
Manfaat
Peralatan Kantor (A)
01-04-2007
36.000.000
4 tahun
Peralatan Kantor (B)
01-04-2009
24.000.000
4 tahun
Peralatan Toko (C)
01-01-2007
30.000.000
4 tahun
Peralatan Toko (D)
01-07-2008
27.000.000
4 tahun
Peralatan Toko (E)
01-10-2009
33.600.000
4 tahun
Mutasi aktiva tetap selama tahun 2009:
Peralatan kantor (jenis A) dijual tanggal 1 April 2009 dengan harga pasar wajar sebesar Rp. 20.000.000.
Peralatan toko (jenis C) dijual tanggal 1 Oktober 2009 dengan harga pasar wajar dan memperoleh laba
(gain) komersial sebesar Rp. 2.000.000.
7. Sewa gudang sebesar Rp. 120 juta dibayar dimuka kepada PT. Harco Mangga Dua terhitung 1 Januari
2007 sampai dengan tanggal 31 Desember 2010..
8. Perusahaan telah mencatat penghasilan dividen sebesar Rp. 2.000.000.
9. Perusahaan telah membebankan gaji dan upah dalam laporan laba-rugi komersial sebesar Rp.
240.000.000. Dalam jumlah tersebut termasuk PPh Pasal 21 sebesar Rp. 18.000.000. Perusahan
membebankan PPh Pasal 21 sebagai beban dengan alasan PPh Pasal 21 telah diperhitungkan sebagai
komponen penerimaan bruto karyawan dalam SPT PPh Pasal 21.
10. Tercatat beberapa faktur pajak senilai Rp. 15.000.000 telah dicatat dan dilaporkan sebagai beban dalam
rugi-laba komersial.
11. Denda bunga atas keterlambatan membayar PPh Pasal 25 sebesar Rp. 500.000 telah dicatat dan
dibebankan dalam rugi-laba komersial.
Pertanyaan:
a. Berapakah laba fiskal tahun 2009
b. Berapakah PPh Badan tahun 2009, dan jumlah yang kurang/lebih bayar, dan buat jurnalnya
Soal Nomor 3
PT. Kartika Yuliva Textile (KYT) adalah perusahaan Penanaman Modal Asing di bidang industri tekstil.
Saham KYT 61% dimiliki oleh Prime Corporation Hongkong, 24% dimiliki oleh PT. Industri Sandang dan
15% oleh Kartika Yuliva . Dalam tahun 2009, PTI melakukan transaksi sebagai berikut:
a. Desain motif tekstil KYT diperoleh dari Prime Corp. yang merupakan induk perusahaan dan memiliki
jaringan pemasaran di Asia Timur. Untuk itu KYT membayar hak cipta per tahun sebesar Rp. 200 juta.
b. Untuk mengembangkan teknik pemasaran yang efektif dan efisien di Indonesia, Prime Corp juga
memberikan jasa konsultasi pemasaran kepada KYT melalui (satu) orang tenaga ahlinya yaitu Mr. David
Chouw Yun Fat selama 2 minggu dengan imbalan sebesar Rp. 100 juta.
c. Untuk penelitian dan pengembangan bahan baku, desain, teknik produksi tekstil, Prime Corp telah
mengeluarkan biaya setara Rp 2 Milyar. Prime Corp membebankan sebagian biaya tersebut kepada
KYT sebesar Rp. 250 juta (asumsi: jumlah tersebut telah proporsional dengan perbandingan omzet KYT
dan Prime Corp.
d. KYT pada tahun 2009 membagikan dividen kepada Prime Corp sebesar Rp 1,2 milyar, kepada PT.
Industri Sandang Rp. 500 juta dan kepada Kartika Yuliva Rp. 300 juta.
Pertanyaan :
Jelaskan aspek pepajakan pada butir a sampai dengan d di atas dengan menyebutkan dasar hukumnya.

PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri.... 7


Soal Nomor 4
PT. Kartika merencanakan akan melakukan penggabungan usaha dengan PT. Yuliva, dimana pada tanggal
efektif penggabungan tersebut, PT. Kartika akan mengambil alih seluruh harta dan menanggung semua
kewajiban dari PT. Yuliva. Adapun perhitungan dari transaksi tersebut adalah sebagai berikut :
No. Uraian
Harga Jual (Milyar) Nilai Buku (Milyar)
1.
Aktiva lancar
500
500
2.
Aktiva tetap (bersih)
2.000
1.750
3.
Aktiva lain
100
50
4.
Harga beli kotor
2.600
2.300
Dikurangi:
5.
Kewajiban total
600
600
6.
Harga beli bersih
2.000
1.700
Pertanyaan:
1. Bagaimana aspek PPh dari sisi PT. Kartika dan PT. Yuliva apabila menggunakan metode pembelian:
a. Transaksi pengambilan harta tersebut dilakukan dengan pembayaran tunai
b. Transaksi pengambilalihan harta tersebut dilakukan dengan pembayaran saham
2. Bagaimana aspek PPh dilihat dari sisi PT. Kartika dan PT. Yuliva apabila menggunakan metode
penyatuan kepentingan (pooling of interest)?
Soal Nomor 5
Pada tahun 2009 PT. Kartika Yuliva memperoleh/menerima penghasilan-penghasilan sebagai berikut:
a. Penghasilan dari persewaan ruangan sebesar
Rp. 7.500 juta
b. Penghasilan dari persewaan peralatan kantor
Rp. 1.500 juta
c. Penghasilan bunga deposito berjangka
Rp. 450 juta
d. Penghasilan berupa deviden dari PT. Alumni Gama
Rp. 550 juta
Pertanyaan:
a. Jelaskan perlakuan perpajakan atas keempat jenis penghasilan di atas!
b. Apakah PT. Kartika Yuliva harus memasukkan SPT Tahunan PPh Badan? Jelaskan alasannya!
c. Jika biaya-biaya sesuai ketentuan fiskal yang dikeluarkan PT Kartika Yuliva pada tahun 2009 adalah
sebesar Rp. 940 juta, apakah biaya tersebut dapat dibebankan ? Jelaskan alasannya!
Soal Nomor 6
Data keuangan tahun 2009 BUT Tohocu Inc yang merupakan sales office Tohocu di Jepang adalah sebagai
berikut :
1. Penghasilan Kena Pajak Rp. 800.000.000,2. Pajak-pajak tahun berjalan yang dipotong oleh pihak ke-3 selama tahun berjalan :
PPh Pasal 22
Rp. 42.000.000,PPh Pasal 22
Rp. 24.000.000,3. Angsuran PPh Pasal 25 yang dibayar selama tahun berjalan Rp. 120.000.000,4. Dalam tahun berjalan BUT Tohocu telah memotong pajak-pajak sebagai berikut:
PPh Pasal 21 atas jasa profesional
Rp.
36.000.000,PPh Pasal 23 atas sewa mesin foto copy
Rp.
28.000.000,Pertanyaan :
a. Berapa jumlah PPh Badan tahun 2009 yang masih harus dibayar diakhir tahun (PPh Pasal 29)
b. Berapa PPh Pasal 26 (4) atau Branch Profit Tax yang terutang?
c. Apa yang dapat diperoleh BUT Tohocu jika Branch Profit tersebut tidak dikirim ke Jepang?
d. Apa syarat yang harus dipenuhi BUT tersebut untuk butir c di atas?

PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri.... 8


Soal Nomor 7
PT. Kartika Yuliva setelah menghitung PPh Badan tahun 2009 kemudian membagi sisa laba sesudah
dikurangi pajak sebagaimana rincian penghitungan di bawah ini :
Laba bersih
200.000.000,PPh terutang
28.000.000,Kredit Pajak :
PPh Pasal 23
10.000.000
PPh Pasal 25
30.000.000
PBB
2.500.000
PPh sewa gedung
2.500.000
Jumlah
45.000.000
PPh kurang bayar
6.250.000
Sisa laba sesudah dikurangi pajak
148.750.000
Sisa laba dialokasikan sebagai berikut:
Ditahan untuk modal kerja
50.000.000
Dibagikan kepada :
Pemegang saham
50.000.000
Dana Pensiun Pegawai
10.000.000
Tugas belajar 10 karyawan ke luar negeri 20.000.000
Pesta 10 tahun PT. Anggrek Indah
5.000.000
Gratifikasi untuk karyawan
3.750.000
Tantiem untuk direksi
10.000.000
Jumlah
148.750.000
Sisa laba sesudah dialokasi
NIHIL
Pertanyaan:
a. Apakah penghitungan PPh terutang tahun 2009 PT. Kartika Yuliva sudah sesuai ketentuan?
b. Jika belum sesuai, hitunglah jumlah PPh PT. Kartika Yuliva yang benar.
c. Bagaimana pengenaan PPh atas pengalokasian sisa laba PT. Kartika Yuliva?
Soal Nomor 8
PT. Kartika menyerahkan tanahnya seluas 3 Hektar yang dibeli sejak tahun 1995 dan s.d. 2008 terlantar,
sebagai setoran modal kepada PT. Yuliva pada tahun 2010. Jika diketahui:
Harga perolehan tanah (1995)
180.000.000
Biaya pematangan tanah (2009)
1.000.000.000
Bunga bank (2009)
200.000.000
Biaya pemagaran (2009)
100.000.000
Upah/gaji pegawai (2009)
100.000.000
Harga jual tanah /NJOP
9.000.000.000
PBB 5% x 9.000.000.000
450.000.000
Nilai Nominal saham yang diserahkan PT. Kartika kepada PT. Yuliva
5.000.000.000
Pertanyaan :
a. Apakah penyerahan tanah PT. Kartika kepada PT. Yuliva terutang PPh? Jelaskan jawaban saudara
b. Jika terutang PPh berapa besar pajak yang harus dibayar oleh PT. Kartika?
c. Apakah atas selisih lebih antara harga jual tanah PT. Kartika dengan harga nominal saham PT. Yuliva
terutang PPh ? Jelaskan jawaban saudara

PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri.... 9


Soal Nomor 9
PT. Kartika Yuliva, perusahaan perdagangan hasil bumi, NPWP 01.234.567.8.001.000 Jl Raden Saleh
Raya No.44 Menteng Jakarta Pusat. Data keuangan selama tahun Pajak 2009 adalah sebagai berikut:
- Penjualan
Rp.2.100.000.000,- Pembelian
Rp. 800.000.000,- Biaya angkut pembelian
Rp. 200.000.000,- Persediaan awal barang dagangan
Rp. 500.000.000,- Persediaan akhir barang dagangan
Rp. 600.000.000,- Gaji & upah tenaga kerja
Rp. 350.000.000,- Biaya sewa
Rp. 120.000.000,- Biaya Iklan
Rp. 30.000.000,- Biaya lain lain
Rp. 450.000.000,- Pendapatan sewa ruko
Rp. 125.000.000,- Pendapatan bunga bank
Rp. 35.000.000,- Potongan PPh bunga bank
Rp. 5.250.000,- Biaya diluar usaha
Rp. 45.000.000,Data pajak: PPh Pasal 23 sebesar Rp 13.750.000,-. PPh Pasal 22 sebesar Rp 5.250.000,-. Angsuran PPh
Pasal 25 sebesar Rp.25.000.000,-. STP Pokok PPh Pasal 25 Rp.5.000.000,- dan bunga Rp 500.000. PPh
penyewaan ruangan Rp 1.200.000
Dalam penjualan terdapat barang yang dikonsiyasikan dan belum didapat laporan penjualannya sebesar Rp
100.000.000. Dalam gaji & upah terdapat rekreasi pegawai dan keluarga Rp.15.000.000,-. Dalam biaya lainlain terdapat sumbangan Rp.10.000.000,-, dari biaya jamuan total Rp 15.000.000 hanya Rp 5.000.000 yang
disertai bukti dan daftar nomonatifnya
Pertanyaan: Buatlah perhitungan PPh Badan.
Soal Nomor 10
PT. Kartika Yuliva adalah perusahaan manufakturing yang didirikan pada tanggal 6 Juni 1995 dan
berkedudukan di daerah Bekasi, Jawa Barat. Pada awal tahun 2010, dalam rangka penyampaian SPT
Tahunan PPh Badan Tahun 2009, perusahaan meminta Saudara, sebagai manajer pajak, untuk melakukan
rekonsiliasi fiskal untuk tahun pajak 2009. Bagian Akuntansi selanjutnya menyajikan laporan keuangan
komersial yang selanjutnya akan dilakukan rekonsiliasi fiskal sehingga dapat diketahui besarnya laba fiskal
untuk tahun pajak 2009. Berikut data yang didapatkan dari laporan laba rugi perusahaan tahun 20009:
PT. Kartika Yuliva
Laporan Laba Rugi
Untuk Tahun Yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2009
(dalam Rupiah)
Perdaran bruto
25.500.000.000,00
Harga pokok penjualan
16.575.000.000,00
Laba kotor
8.925.000.000,00
Beban-beban umum, administrasi, dan penjualan
Beban Karyawan
3.100.000.000,00
Beban operasional kotor
200.000.000,00
Biaya PPh Pasal 21 dan Fiskal Luar Negeri
125.000.000,00
Beban Penyusutan
855.000.000,00
Beban Pemasaran
735.000.000,00
Beban Pengangkutan
185.000.000,00
Beban Sewa
150.700.000,00
Beban Bunga Pinjaman
375.000.000,00
Beban Perjalanan Dinas
216.000.000,00
Beban Penyisihan
150.000.000,00
110.000.000,00
Beban Sumbangan
Beban Penelitian dan Pengembangan
425.000.000,00
PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri....


10
Lain-lain
Jumlah biaya usaha
Laba usaha
Pendapatan lain-lain
Dividen (setelah dipotong PPh)
Bunga deposito
Keuntungan Penjualan Tanah (setelah PPh Rp 12.000.000
Sewa Ruangan
Biaya lain-lain
Biaya perawatan ruangan yang disewakan
Biaya bunga bank
Laba bersih

175.000.000,00
6.801.750.000,00
2.123.250.000,00
475.000.000,00
45.000.000,00
152.000.000,00
285.000.000,00
35.000.000,00
85.000.000,00

975.000.000,00
120.000.000,00
2.978.250.000,00

Selain itu terdapat pula informasi tambahan baik dari bagian akuntansi, pajak maupun bagian-bagian lain
dalam perusahaan sebagai berikut:
1. Harga Pokok Penjualan menunjukkan data (dalam Rupiah) sebagai berikut:
Persediaan awal bahan baku
580.000.000,00
Pembelian
14.784.000.000,00
Persediaan akhir bahan baku
455.000.000,00
Biaya bahan baku
14.909.000.000,00
Upah Langsung
625.000.000,00
Biaya Produksi Tidak Langsung
720.000.000,00
Total Biaya Produksi
16.254.000.000,00
Persediaan Barang dalam Proses Awal
545.000.000,00
Persediaan Barang dalam Proses Akhir
485.000.000,00
Harga Pokok Produksi
16.314.000.000,00
Persediaan Barang Jadi Awal
515.000.000,00
Persediaan Barang Jadi Akhir
254.000.000,00
Harga Pokok Penjualan
16.575.000.000,00
Arus persediaan menggunakan metode FIFO (First In First Out). Data persediaan secara lengkap
adalah sebagai berikut:
Harga Perolehan Nilai Realisasi Bersih
Bahan Baku
Persediaan Awal
580.000.000,00
590.000.000,00
Persediaan Akhir
475.000.000,00
455.000.000,00
Barang Jadi
Persediaan Awal
535.000.000,00
515.000.000,00
Persediaan Akhir
254.000.000,00
281.000.000,00
2. Dalam Biaya Produksi Tidak Langsung termasuk pengadaan pakaian seragam untuk buruh pabrik
senilai Rp 45.000.000,00. Sedangkan untuk karyawan kantor juga diberikan seragam dengan
pertimbangan untuk memudahkan pengawasan yang pelaksanaannya dibagi dalam dua kategori
yaitu :
a. Untuk tingkat manajer ke atas diberikan dalam bentuk uang tunai sehingga menjadi
penghasilan bagi karyawan dan dibebankan dalam beban karyawan.
b. Untuk karyawan kantor biasa diberikan dalam bentuk natura dan telah dibebankan dalam beban
karyawan.
3. Dalam Biaya Produksi Tidak Langsung terdapat pula biaya makanan dan minuman bagi seluruh
buruh pabrik di tempat kerja sebear Rp 180.000.000,00. Namun, pemberian yang serupa tidak
diberikan kepada karyawan kantor.
PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri....


11
4. Dalam Beban Operasional Kantor termasuk biaya pembelian 6 telepon seluler sebesar Rp
27.000.000,00 dan tagihan pulsa sebesar Rp 12.000.000,00.
5. Beban sewa adalah beban sewa gedung adalah untuk periode 18 bulan terhitung sejak 18 Agustus
2009
6. Dalam Beban Penyusutan terdapat beban penyusutan sedan direksi sebesar Rp 65.000.000,00.
Perusahaan membebankan seluruh penyusutan atas mobil sedan yang digunakan direksi sesuai
dengan jumlah penghitungan berdasarkan metode garis lurus.
7. Pada tahun 2009 PT. Kartika Yuliva mendapat pinjaman dari pihak ketiga dengan batas maksimum
sebesar Rp 500.000.000,00 dan tingkat bunga pinjaman 20%. Dari jumlah tersebut telah diambil
pada bulan Maret sebesar Rp 225.000.000,00, pada bulan Juni diambil lagi sebesar Rp
120.000.000,00 dan sisanya (Rp 155.000.000,00) diambil pada bulan September. Disamping itu WP
mempunyai dana yang ditempatkan dalam bentuk deposito dengan perincian sebagai berikut: bulan
Januari s.d. April sebesar Rp 125.000.000,00, bulan Mei s.d. Agustus sebesar Rp 125.000.000,00
dan bulan September s.d Desember sebesar Rp 75.000.000,00.
8. PT. Kartika Yuliva melakukan investasi saham pada beberapa perusahaan yaitu:
Investasi di PT Buana sebesar 15%. Pada tahun 2009 perusahaan menerima dividen setelah
PPh dari PT Buana sebesar Rp 145 Juta
Investasi di PT Monas dengan kepemilikan sebesar 25%. Pada tahun 2009 perusahaan
menerima dividen setelah PPh dari investasinya ini sebesar Rp 250 Juta
Investasi di PT Senen dengan kepemilikan perusahaan sebesar 30%. Pada tahun 2009
perusahaan menerima dividen setelah PPh dari investasinya ini sebesar Rp 80 Juta
Pertanyaan:
1. Lakukanlah analisis atas akun-akun dalam laporan laba rugi PT. Kartika Yuliva dan tentukan akun mana
saja yang harus dilakukan koreksi fiskal positif maupun koreksi fiskal negatif. (Jawaban harus disertai
alasan Saudara melakukan koreksi fiskal dengan merujuk pada ketentuan perpajakan yang berlaku)
2. Hitung besarnya laba fiskal PT. Kartika Yuliva!

====== Selamat Mencoba ======

PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri....


12

Pemotongan dan Pemungutan PPh Pasal 21/23/26/22


Soal Nomor 1
Pada awal tahun 2009 Bank of Tokyo Limited (BOT), Jepang, membuka cabang usaha di Indonesia dengan
alamat di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta. BOT Cabang Jakarta telah dikukuhkan sebagai WP oleh KPP
Badora tertanggal 1 Februari 1999, dengan NPWP 1.234.567.8-901. Pada tahun 2009 BOT Cabang Jakarta
mempekerjakan beberapa pegawai sebagai berikut :
1. Mr. Honda (Warga Negara Jepang) ditunjuk sebagai Presiden Direktur BOT Cabang Jakarta, terhitung
mulai Januari 2009 untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun, dengan gaji Rp. 100 juta sebulan. Perusahaan
wajib untuk membayar COLA (cost of living allowance) Mr. Honda sebesar Rp. 5 juta, serta Rp. 15 juta
untuk biaya hidup isteri dan 2 orang anaknya di Tokyo. Mr. Honda pada awal tahun 2009 langsung
membeli rumah tinggal di Kemang seharga USD 500,000.00. Pada akhir Agustus 1999 ia dipecat dari
perusahaan karena dianggap tidak cakap dalam jabatannya, dan ia kembali ke Jepang. Sebagai
kompensasinya ia diberikan kompensasi pesangon oleh BOT Cabang Jakarta sebesar Rp. 500 juta.
Rumah di Kemang dijual kembali seharga USD 600,000.00 .
2. Miss Miyako, belum menikah, yang merupakan salah satu staf BOT Cabang Osaka diangkat sebagai
staf ahli BOT Jakarta mulai awal Januari 2009 dengan gaji Rp. 60 juta sebulan. Dari surat
pengangkatannya tidak diketahui berapa lama ia akan memangku jabatan tersebut. Pada akhir bulan
Agustus 2009 ia berhenti bekerja dan pulang ke Jepang untuk melaksanakan pernikahannya disana.
3. Mulai 1 September 2009 jabatan Ms.Miyako diserahkan kepada Mr. Green, warga negara Amerika yang
tadinya menduduki jabatan yang sama di BOT Cabang Bangkok. Dari data yang ada tidak diketahui ia
ditempatkan di Indonesia berapa lama, namun ia masih menduduki jabatan tersebut pada akhir tahun
2009. Gaji serta tunjangan yang diperoleh sama dengan yang dibayarkan kepada Ms. Miyako.
4. Tuan Joko Santoso yang sejak tahun 2008 telah banyak membantu BOT dalam proses pendirian BOT
Cabang Jakarta, akhirnya diangkat sebagai Vice Presiden efektif per 1 Januari 2009 untuk
mendampingi Mr. Honda, dengan gaji sebesar Rp. 40 juta sebulan. Tuan Joko adalah anak tunggal dan
masih bujangan, yang mempunyai kewajiban membiayai biaya hidup kedua orang tuanya yang tinggal
di kampung. Pada akhir Oktober 2009 Tuan Joko dipindah ke BOT Cabang Surabaya.
Keterangan lain :
1. BOT Cabang Jakarta menerapkan gross method, kecuali pajak Mr. Green ditanggung BOT Cabang
Jakarta. Tarif Jamsostek yang dibayar pekerja adalah 1,5% dari gaji pokok dan yang dibayar BOT
Cabang Jakarta adalah 2% dari gaji pokok. PPh Pasal 21/Pasal 26 yang terutang sudah disetor semua.
2. Seluruh pegawai telah dikukuhkan sebagai WP oleh KPP, sebagai berikut :
Mr. Honda
6.123.456.7-890
Miss Miyako
6.234.567.8-890
Mr. Green
6.345.678.9-890
Tuan Joko Santoso
6.456.789.0-123
Pertanyaan:
1. Hitung pajak yang terutang atas pembayaran gaji, tunjangan serta pesangon kepada Mr. Honda
2. Hitung pajak yang terutang atas penghasilan yang diterima Mr.Honda untuk bulan Januari 2009.
3. Hitung pajak yang terutang atas pembayaran gaji Miss Miyako untuk bulan Januari 2009.
4. Hitung pajak yang terutang atas pembayaran gaji Miss Miyako untuk bulan Juli 2009
5. Hitung pajak yang terutang atas pembayaran gaji Mr. Green untuk bulan Desember 2009.
6. Hitung pajak yang terutang atas pembayaran-pembayaran kepada Mr. Joko Santoso pada bulan
Oktober 2009
Soal Nomor 2
PT. Kartika Yuliva berusaha di bidang perdagangan impor dan eskpor alat-alat kantor, dan penyewaan alatalat kantor. Berikut ini adalah sebagian transaksi perusahaan:
Tanggal 20-03-2009
Melunasi denda bunga pinjaman sebesar Rp. 8.000.000,00 karena untuk bulan Januari s.d. Februari
2009 terlambat membayar bunga pinjaman kepada Bank Mandiri.
PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri....


13

Tanggal 02-04-2009
Membayar bunga pinjaman investasi kepada Bank Mandiri sebesar Rp. 20.000.000,00
Tanggal 15-04-2009
Menerima hasil penjualan mobil operasional perusahaan seharga Rp. 165.000.000,00
Tanggal 05-05-2009
Mengimpor beberapa barang elektronik peralatan kantor tanpa Angka Pengenal Impor sebagai berikut :
1. Printer 200 unit @ US $ 2,500
2. Komputer 200 unit @ US $ 9,000
Bea Masuk 10% dari harga barang. Bea Masuk Tambahan Rp. 60.000.000,00 Kurs USD = Rp. 8.700,00
Tanggal 10-06-2009
Menjual alat tulis kantor dan kertas continuous form untuk komputer kepada Direktorat Jenderal Pajak di
Jakarta seharga Rp. 150.000.000,00 dan pada hari itu juga perusahaan menerima permintaan jasa
perbaikan/service mesin ketik listrik dan komputer sebesar Rp. 30.000.000,00 dari Bendaharawan
Direktorat Jenderal Pajak.
Tanggal 12-08-2009
Perusahaan menerima dividen sebesar Rp. 200.000.000,00 dari PT. Pelayaran Khatulistiwa dimana
perusahaan memiliki 50% dari seluruh saham yang bernilai Rp. 17.000.000.000,00
Tanggal 13-08-2009
Perusahaan membangun peralatan multimedia untuk sebuah kampus Yayasan Pendidikan Bangsa
dengan nilai kontrak sebesar Rp. 3.000.000.000,00. Kontrak ini rampung dalam bulan Desember 2009.
Tanggal 02-09-2009
Dalam membangun Kampus Yayasan Pendidikan Bangsa terdapat pembayaran sebagai berikut :
1) Untuk mengurus perpajakan perusahaan telah membayar jasa Konsultan Pajak setiap bulan Rp.
1.000.000,00 sejak bulan Agustus 2009
2) Membayar sewa alat-alat sebesar 2% dari nilai kontrak.
3) Jasa manajemen Rp. 600.000,00
4) Jasa manajemen hukum 6% dari harga kontrak
5) Jasa teknik 4% dari harga kontrak.
Tanggal 03-09-2009
Perusahaan menyewakan ruangan yang terletak di sebelah ruangan kantornya karena tidak pernah
digunakan kepada Badan Sosial Sejahtera yang membina anak-anak jalanan. Badan ini tidak mencari
laba. Luas ruangan 200 m2 dengan harga sewa Rp. 75.000.000/m2
Pertanyaan :
1. Hitung PPh Pasal 23 yang harus dipotong dari PT. Kartika Yuliva!
2. Hitung PPh Pasal 22 yang harus dipungut dari PT. Kartika Yuliva!
Soal Nomor 3
Pemerintah DKI Jakarta pada bulan Juni 2009 telah melakukan pembayaran-pembayaran sebagai berikut:
Tanggal 16 Juni 2009
Membeli TV LCD merk Panasonic dengan harga Rp. 8.250.000,00 termasuk PPN dan PPn.BM 20%.
Tanggal 17 Juni 2009
Membayar catering untuk rapat dinas untuk masa tiga bulan terakhir ini sebesar Rp. 14.000.000,00
Tanggal 18 Juni 2009
Membeli air minum botol merk Sifer dari PT Sifer sebesar Rp. 2.500.000,00
Tanggal 19 Juni 2009
Membeli Alat Tulis Kantor dan kertas dari Fa. Dua Bersaudara seharga Rp. 4.850.000,00
Tanggal 20 Juni 2009
Membeli printer beserta filing cabinet dari PT Datascript seharga Rp. 12.100.000,00 termasuk PPN.
Pertanyaan : Hitung PPh Pasal 22 yang harus disetor oleh Bendaharawan Pemerintah DKI Jakarta ke Kas
Negara !
PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri....


14
Soal Nomor 4
KY Indonesia adalah BUT broker batubara. Hasil kegiatan usahanya di Indonesia selama tahun 2009
mencapai laba bruto Rp. 5.000.000.000,00 dengan biaya mencapai 35%. Biaya tersebut belum termasuk:
a. Penyusutan atas kelompok aktiva sebesar Rp. 4.000.000,00
b. Hasil penjualan yang terlambat dilaporkan sebesar Rp. 15.000.000,00
c. Biaya administrasi kantor pusat di Korea Selatan sebesar Rp 200.000.000,00
Pertanyaan:
1. Hitung PPh Badan a.n JRG Indonesia untuk tahun 1999 !
2. Berapa besarnya PPh Pasal 26 ayat (4) yang harus disetor ?
3. Apa yang dapat ditempuh KY Indonesia agar ia tidak harus membayar PPh Pasal 26 ayat (4)? Sebutkan
syarat-syaratnya!
Soal Nomor 5
Ari, Ardian dan rekan merupakan Persekutuan Tenaga Ahli yang bergerak dalam bidang jasa konsultasi
hukum yang didirikan pada 1 Maret 2009. Ari, Ardian dan dua orang rekan lain, Joko dan Yusuf, masingmasing menerima bagian keuntungan sebesar Rp. 750 juta pada akhir Desember 2009. Ari, Ardian dan
rekan berdomisili di Ciomas 21 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak
Jakarta Kebayoran Baru dengan NPWP 1.234.567.8-012 mempunyai karyawan sebagai berikut :
No.
Nama
Jabatan
Gaji Sebulan
Mulai Kerja
Status
L/P
1. Allen Fastow
Advisor
USD 10.000
1 Maret 2009
M/O
L
2. Betaria
Manager
Rp. 30.000.000 1 Maret 2009
S/O
P
3. Chairuddin
Professional Staff Rp. 3.000.000
16 April 2009
M/2
L
4. Damaris
Professional Staff Rp. 500.000
1 Mei 2009
M/3
P
5. Eryanto
Manager
Rp. 50.000.000 1 Maret 2009
S/2
L
Keterangan lain:
1. Allen adalah warga negara Australia. Ia berada di Indonesia dan bekerja pada Ari, Ardian dan rekan
sampai akhir Juni 2009.
2. Betaria pada 30 Juni 2009 berhenti bekerja karena kawin dengan Dick Kees dan berniat menjadi warga
negara Belanda dan menetap di sana. Ia mendapat uang jasa dan pesangon dari Ari, Ardian dan rekan
sebesar 2 bulan gaji. Efektif sejak Juni 2009 Betaria memberikan jasa kepada Ari, Ardian dan rekan
perihal informasi hukum internasional dan mendapat imbalan USD 500 per bulan.
3. Pada 1 Januari 2010 Damaris diminta mengundurkan diri dari pekerjannya oleh suaminya yang bekerja
di sebagai anggota tentara karena akan mengikuti suami bertugas di Sulawesi.
4. Ari, Ardian dan rekan belum mengikuti program Jamsostek.
5. Kurs untuk pembayaran pajak adalah Rp 9.000 / USD
Pertanyaan:
1. Berapa PPh Pasal 21/Pasal 26 terutang dan harus dipotong atas pembayaran kepada Ari, Ardian, Joko
dan Yusuf? Jelaskan jawaban saudara.
2. Atas pembayaran gaji dan sebagainya kepada Allen dan Betaria terutang PPh Pasal berapa? Adakah
persamaan/perbedaan antara Allen dan Betaria dipandang dari sudut kewajiban pajak subyektifnya?
Jelaskan jawaban Saudara.
3. Buat perhitungannya, berapa PPh Pasal 21/Pasal 26 yang harus dipotong untuk masa pajak Maret 2009
4. Berapa pajak terutang yang harus dipotong Ari, Ardian dan rekan atas pembayaran-pembayaran
kepada Betaria selama tahun 2009?

PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri....


15
Soal Nomor 6
1. Pada awal tahun 2009 Kartika beserta 3 (tiga) orang temannya, yaitu Septi, Tara dan Ulfa, sepakat
untuk bersama-sama mendirikan suatu home industry bernama CV. Kartika Yuliva dengan usaha
pembuatan cinderamata perkawinan. Perusahaan terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Tanah
Abang dengan NPWP 1.234.567.8.022. Perusahaan belum mendaftar sebagai peserta Jamsostek.
2. Perusahaan dipimpin oleh seorang direktur, Bapak Budi Satria NPWP 6.123.456.7-011, status Kawin
dengan anak 4 (empat) orang yang mulai bekerja sejak awal bulan Januari 2009 dengan gaji Rp.
8.000.000 sebulan.
3. Mulai pertengahan bulan Januari 2009 Pak Budi mempekerjakan Ibu Dian Andriani sebagai sekretaris,
seorang janda muda dengan 2 orang anak. Gaji Rp. 3.000.000 sebulan.
4. Mulai awal bulan Maret 2009, dipekerjakan Marwan dan Hemanu seorang tenaga penjahit dengan gaji
masing-masing Rp 2.500.000 perbulan. Keduanya masih bujangan tetapi menanggung orang tua.
Kedua tenaga penjahit ini sebelumnya bekerja di CV Rajut Apik dengan gaji Rp 2.000.000 perbulan
5. Mulai awal bulan Maret 2009, dipekerjakan seorang tenaga administrasi, yaitu Endang, dengan gaji
sebulan sebesar Rp. 2.500.000. Ia berstatus baru menikah dan belum memiliki anak. Ia merasa bahwa
gaji yang diterimanya terlalu kecil dan tidak mencukupi kebutuhan hidupnya. Oleh sebab itu Endang
mengundurkan pada akhir bulan Oktober 2009 dan berangkat menjadi TKI di Arab Saudi dengan gaji
USD 750 per bulan mulai November 2009.
Pertanyaan
1. Hitunglah PPh Pasal 21 kepada Bapak Budi Satria, Dian Andriani, Marwan, Hermanu dan Endang
setiap bulannya.
2. Hitunglah PPh Pasal 21 yang terutang atas gaji Marwan dan Hermanu bulan Maret 2009
3. Hitunglah PPh Pasal 21 yang terutang atas gaji Endang bulan Oktober 2009
Soal Nomor 7
PT. Kartika Yuliva adalah perusahaan perdagangan umum termasuk impor dan ekspor tetapi belum memiliki
Angka Pengenal Impor (API). Beberapa kegiatan perusahaan sebagai berikut :
Tanggal 11-01-2009
Perusahaan bersepakat dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk kontrak pengadaan 100.000
pasang seragam baju dan celana panjang @ Rp. 150.000,00/pasang plus PPN. Pada tanggal 15 Maret
2009 sebagian pesanan sebanyak 20.000 pasang telah diserahkan oleh Perusahaan tetapi Direktorat
Jenderal Bea dan Cukai belum membayarnya.
Tanggal 30-01-2009
Perusahaan menerima uang pembayaran pembelian berbagai alat-alat elektronik dan mesin ketik/mesin
hitung sebesar Rp. 2.500.000,00 dari Kementerian Negara BUMN.
Tanggal 02-02-2009
Perusahaan mengikuti lelang barang-barang impor yang tak bertuan di Kantor Pelayanan Bea & Cukai
Tanjung Priok yang diselenggarakan oleh Kantor Lelang Negara dan memenangkan lelang atas
beberapa jenis barang dengan harga sebagai berikut :
Harga barang Rp. 65.000.000,00
PPN
6.500.000,00
Harga Lelang Rp. 71.500.000,00
Harga lelang dibayar lunas, biaya lelang tidak diperhatikan.
Tanggal 25-02-2009
Menjual perlengkapan kantor berupa furnitur kepada Kementerian Pertahanan senilai Rp 30.000.000,00
dan tagihan dimasukkan ke Kementerian Pertahanan tanggal 2 Maret 2009
Tanggal 20-07-2009
Menjual kertas dan alat tulis kantor kepada Markas Besar TNI seharga Rp. 4.600.000,00
Tanggal 30-09-2009
Mengimpor alat-alat elektronik termasuk komputer sebanyak 200 unit @ USD 5,000. Ongkus angkut Rp.
600.000/unit dan tarif Bea Masuk 50%, Asuransi sebesar 4% dari harga beli. Kurs USD = Rp. 8.500,00.
PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri....


16

Tanggal 20-10-2009
Membeli kertas dari PT. Surabaya Pulp & Papers di Surabaya yang merupakan perusahaan pembuat
kertas dan karton seharga Rp. 200.000.000,00. Ongkos angkut sebesar 10% dari harga beli. Asuransi
sebesar 2% dari harga beli
Tanggal 21-10-2009
Menjual kertas dan alat tulis kepada Direktorat Jenderal Pajak seharga Rp. 60.000.000,00 dan tagihan
dimasukkan tanggal 29 Oktober 2009
Pertanyaan : Hitunglah PPh Pasal 22 yang timbul dari kejadian tersebut di atas !
Soal Nomor 8
PT. Hitachi Machinery di Bekasi dalam bulan Juni 2009 melakukan kegiatan sebagai berikut :
a. Melakukan penagihan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bontang atas penjualan satu unit
buldozer Rp. 330.000.000,00 termasuk PPN.
b. Melakukan penagihan atas penyewaan excavator kepada PT Indo Tambangraya Megah Tbk selama
bulan Juni 2009 senilai Rp 5.000.000.000 belum termasuk PPN
c. Mengimpor suku cadang alat-alat berat dari Jepang senilai USD 4,000,000.00 dengan Bea Masuk 20%,
ongkos angkut 5% dari harga beli, asuransi 4% dari harga beli. Kurs USD = Rp. 8.700,00
d. Melakukan pembayaran :
1) Sewa bis Sinar Jaya untuk antar jemput karyawan, sebesar Rp. 6.000.000,00
2) Jasa cleaning service ke CV. Resik Asri sebesar Rp. 3.000.000,00
3) Sewa gudang PT Pelindo (Persero) di pelabuhan Tanjung Priok Rp. 22.000.000,00 termasuk PPN
4) Jasa manajemen arsip kepada PT. MMI di Jakarta sebesar Rp. 30.000.000,00
5) Royalti kepada Hitachi Corp di Jepang sebesar USD 20,000. Kurs USD = Rp. 8.700,00
6) Dividen sebesar Rp. 30.000.000,00 ke PT Cakrabuana Wijaya.
7) Bunga pinjaman ke Bank Mandiri Rp. 100.000.000,00
8) Dividen kepada Sakura Kaisha di Jepang sebesar USD 20,000. Kurs USD = Rp. 8.700,00
9) Honor teknisi pemegang paspor Jepang USD 6,000 yang bekerja di Indonesia kurang dari 30 hari.
Pertanyaan:
1. Hitung PPh Pasal 22 yang terutang!
2. Hitung PPh Pasal 23/26 yang terutang!

====== Selamat Mencoba ======

PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri....


17

PPN & PPn.BM


Soal Nomor 1
PT. Kartika Yuliva Mining merupakan perusahaan tambang batubara dan kontraktor pertambangan. Selama
bulan Mei 2010 Pajak Masukan total adalah Rp 1 milyar dan Perusahaan melakukan penyerahan sebagai
berikut :
No
Tanggal
Kuantum
Harga Jual
Tanggal
Keterangan
Penyerahan
(ton)
per Ton
Pembayaran
1.

2 Mei 2010

2.000.000

Rp 400.000

2 Juni 2010

Jasa kontraktor penambangan

2.

9 Mei 2010

300.000

USD 100.00

9 Juni 2010

Pengapalan ke PLN

3.

20 Mei 2000

250.000

USD 100.00

20 Juni 2010

Pengapalan ke PT Holcim Indonesia

4.

25 Mei 2000

300.000

USD 125.00

25 Juni 2010

Penyerahan ke PT Indo Tambangraya

5.

30 Mei 2010

1.000.000

Rp. 400.000

30 Juni 2000

Jasa kontraktor penambangan

Pertanyaan:
1. Hitunglah Pajak Masukan yang dapat dikreditkan
2. Hitunglah Pajak Keluaran yang terutang
Soal Nomor 2
Tanggal 1 Juni 2010 PT. Makita Equipment mengimpor 1000 unit mesin gergaji yang merupakan BKP yang
tergolong mewah dari Taiwan sehingga terutang PPn.BM 15%. Makita telah membayar Rp.
11.600.000.000,00 yang meliputi Nilai Impor, PPN 10% dan PPn.BM 15%, dan Bea Masuk 50%.
Selanjutnya tanggal 8 Juni 2010 Makita menyerahkan 500 unit mesin tersebut kepada Dinas Kehutanan
Kalimantan Tengah dengan harga kontrak Rp. 1.000.000.000,00 termasuk PPN. Pembayaran diterima pada
tanggal 8 Juli 2010 setelah dimasukkan penagihan tanggal 15 Juni 2010.
Pertanyaan:
a.
Berapa harga jual mesin gergaji yang diserahkan kepada instansi pemerintah tersebut?
b.
Berapa PPN dan PPnBM yang terutang pada setiap transaksi di atas?
c.
Pada Masa Pajak apa Makita wajib membuat Faktur Pajak atas penyerahan kepada Dinas Kehutanan
dan pada Masa Pajak apa Makita wajib melaporkan penyerahan ini di SPT Masa PPN?
Soal Nomor 3
PT. Kartika Yuliva menjalankan persewaan kendaraan bermotor. Pada tanggal 30 Desember 2009,
perusahaan mulai melaksanaan pembangunan sendiri sebuah bangunan untuk bengkel dan pool kendaraan
di atas tanah seluas 760 m2, yang terletak di wilayah KPP Depok. Luas bangunan seluruhnya direncanakan
500 m2 untuk gedung dan 500 m2 lapangan parkir. Pengeluaran kegiatan pembangunan ini adalah :
No.
a.
b.
c.
d.
e.
f.

BULAN
Desember 2009
Januari 2010
Februari 2010
Maret 2010
April 2010
Mei 2010

GEDUNG
Rp. 60.000.000,00
Rp. 180.000.000,00
Rp. 177.000.000,00
Rp. 66.000.000,00
Rp. 55.000.000,00
Rp. 42.000.000,00

LAPANGAN PARKIR
Rp. 33.000.000,00
Rp. 45.000.000,00
Rp. 44.000.000,00
Rp. 20.000.000,00

PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri....


18
Berhubung mendapat penawaran yang sangat menarik dari seorang pembeli, pada tanggal 27 Desember
2010, bangunan ini dijual dengan Harga Jual Rp. 1.800 juta. Disamping itu pada bulan yang sama telah
dijual pula beberapa aktiva perusahaan berupa :
a. 3 unit kijang yang merupakan bagian dari kendaraan bermotor yang disewakan, dijual dengan harga Rp.
150.000.000,00. Kedua sedan ini dibeli pada tanggal 12 Mei 2005.
b. 1 unit sedan yang digunakan sebagai mobil dinas direksi yang dibeli tanggal 21 Juni 2005 dijual dengan
harga Rp. 70 juta.
c. 2 unit minibus yang dibeli tanggal 17 Juni 2001 yang semula digunakan untuk usaha antar jemput
karyawan dijual dengan harga Rp. 45 juta.
Pertanyaan: Hitung PPN yang terutang sehubungan dengan seluruh kegiatan transaksi tersebut di atas.
Soal Nomor 4
PT. Kartika Yuliva Textile adalah industri tekstil dengan orientasi ekspor. Selama bulan September 2009
perusahaan melakukan transaksi sebagai berikut:
1. Terima penyerahan bahan baku benang dengan Harga Jual Rp. 80.000.000,00 dari PT. Sarang Sari
sebuah perusahaan pembuatan benang. Faktur Pajak sudah pada bulan yang sama.
2. Impor benang sutera dari India dengan nilai impor Rp 120.000.000,00 yang terutang Bea Masuk 25%.
3. Membayar Rp 1.000.000,00 kepada PT. Data Sentra atas pembelian satu unit mesin facsimili yang
penyerahannya dilakukan pada bulan Agustus 2009. Faktur Pajak diterima pada saat pembayaran.
4. Penyerahan satu unit mesin tekstil yang dibeli oleh PT. Harapan Maju dengan Harga Jual Rp.
300.000.000,00. Faktur Pajak diterima pada bulan yang sama.
Pertanyaan :
Hitung PPN yang terutang atas setiap transaksi tersebut diatas!
Soal Nomor 5
PT. PT. Kartika Yuliva adalah perusahaan perdagangan hasil bumi. Diketahui dalam tiga bulan berturut-turut
telah dilakukan ekspor dengan nilai ekspor sebagai berikut :
Mei 2009
Ekspor kemiri yang dikeringkan
Rp. 500 juta
Ekspor kelapa sawit
Rp. 700 juta
Ekspor minyak kelapa sawit
Rp. 900 juta
Ekspor CPO (Crued Palm Oil)
Rp. 600 juta
Juni 2009
Ekspor kopra
Rp. 650 juta
Ekspor kelapa sawit
Rp. 675 juta
Ekspor minyak kelapa sawit
Rp. 750 juta
Ekspor CPO
Rp. 650 juta
Juli 2009
Ekspor gaplek
Rp. 625 juta
Ekspor kelapa sawit
Rp. 650 juta
Ekspor minyak kelapa sawit
Rp. 700 juta
Ekspor CPO
Rp. 600 juta
Pajak Masukan yang berhubungan langsung dengan kegiatan usaha menghasilkan BKP, sehingga dapat
dikreditkan adalah sebagai berikut :
Mei 2009
Rp. 225 juta
Juni 2009
Rp. 230 juta
Juli 2009
Rp. 215 juta
Kelebihan pembayaran Pajak Masukan yang terjadi dalam Masa Pajak Mei 2009 dikompensasikan ke Masa
Pajak Juni 2009. Demikian pula halnya, kelebihan pembayaran Pajak Masukan yang terjadi dalam Masa
Pajak Juni 2009 dikompensasikan ke Masa Pajak Juli 2009. Sedangkan kelebihan pembayaran Pajak
PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri....


19
Masukkan dalam SPT Masa PPN Masa Pajak Juli 2009 yang merupakan akumulasi dari kelebihan
pembayaran Pajak Masukkan mulai bulan Mei 2009, diajukan permohonan untuk diminta kembali (restitusi).
Dalam pemeriksaan yang dilakukan Pemeriksaan Pajak, tidak ditemukan kesalahan dalam penghitungan
pajak terutang.
Pertanyaan:
Berapa jumlah kelebihan pembayaran Pajak Masukan yang dikembalikan oleh Direktorat Jenderal Pajak?
Soal Nomor 6
PT. Lotte Mart adalah pedagang besar yang sudah dikukuhkan sebagai PKP. Pada tanggal 21 September
2009, perusahaan mengambil alih seluruh aktiva PT. Makro Indonesia yang mengelola beberapa pasar
swalayan. Penyerahan seluruh akiva dimaksud dapat dirinci sebagai berikut :
BKP yang merupakan barang modal
Rp. 30.000.000.000,00
BKP yang merupakan barang dagangan
Rp. 10.000.000.000,00
Barang dagangan non BKP
Rp. 4.000.000.000,00
Pada tanggal 1 Oktober 2009 diterima Faktur Pajak Standar tertanggal 31 Agustus 2000 atas nama PT.
Makro Indonesia dengan PPN sebesar Rp. 8.000.000,00 atas pembelian BKP untuk stok barang dagangan,
yang pembayarannya baru dilakukan pada tanggal 18 September 2009. Pajak Masukan ini merupakan
Pajak Masukan yang dapat dikreditkan. Sehubungan dengan itu PT. Lotte Mart mengajukan permintaan ijin
secara tertulis kepada Direktur Jenderal Pajak agar diperbolehkan mengkreditkan Pajak Masukan tersebut.
Pertanyaan :
a. Hitung PPN yang terutang atas penyerahan BKP tersebut di atas
b. Siapakah yang berhak mengkreditkan Pajak Masukan Rp. 8.000.000,00 tersebut di atas?
c. Jika PT. Lotte Mart, apakah PT. Lotte Mart perlu minta persetujuan Direktur Jenderal Pajak untuk
mengkreditkan Pajak Masukan tersebut?
Soal Nomor 7
KARTIKA mengelola sebuah perusahaan catering RAOS yang sudah memulai usaha sejak 2 Januari 2002.
KARTIKA telah dikukuhkan sebagai PKP. Beberapa transaksi selama bulan Mei 2010 sebagai berikut :
a. Terima pembayaran Rp. 20.000.000,00 dari PT. Sendawar sebuah perusahaan penerbangan perintis di
Kalimantan atas penyediaan catering yang penyerahannya dilakukan dalam bulan Februari 2010.
b. Terima pembayaran Rp 10.000.000,00 dari PT. Hutama Karya (Persero) sesuai surat tagihan tertanggal
17 April 2010 yang dilampiri Faktur Pajak tertanggal 15 April 2010.
c. Menyerahkan catering kepada PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk untuk family gathering dengan harga
kontrak Rp. 35.000.000,00. Pembayaran akan ditransfer pada awal Juni 2010.
d. Menyerahkan catering kepada Mr. Razali, staff kedutaan asing yang menyelenggarakan resepsi
perkawinan anaknya pada tanggal 29 Mei 2010 Pembayaran uang muka catering Rp 25.000.000,00
diterima pada tanggal 4 Mei 2010. Tuan Ismail tidak memiliki NPWP.
e. Menjual unit kompor gas dengan harga jual Rp 2.000.000,00 kepada restoran seafood 99. Kompor gas
ini dibeli pada tanggal 4 Januari 2010.
f. Menjual satu unit mobil box dengan harga jual Rp. 20.000.000,00 kepada Tuan Saleh. Mobil ini dibeli
pada tanggal 17 November 2006.
Pertanyaan :
a. Hitung PPN yang terutang di setiap transaksi di atas
b. Tentukan saat terutang PPN dan saat penerbitan faktur pajak
Soal Nomor 8
YULIVA mengelola usaha rumahan yang memproduksi sprei sejak tahun 2007 dan sudah dikukuhkan
sebagai PKP. Sejak semula, YULIVA selalu memberitahu KPP setempat bahwa dalam penghitungan PPhnya, ia menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan Bersih (Netto) karena jumlah peredarannya
brutonya dalam satu tahun kurang dari Rp 4,8 milyar dan ia tidak mampu menyelenggarakan pembukuan.
Jumlah penyerahan sprei dan pembayaran yang diterima dalam bulan Juli 2010 dapat dirinci sebagai berikut
PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri....


20
1. Penyerahan secara konsinyasi Rp. 20.000.000,00 kepada grosir sprei di Tanah Abang
2. Ekspor sprei Rp 20.000.000 ke Malaysia
3. Menyerahkan 10 kodi sprei @ Rp 1.000.000 yang dipinjam KARTIKA yang memiliki bidang usaha
serupa dan KARTIKA sudah dikukuhkan sebagai PKP.
4. Penyerahan kepada seorang pemilik rumah kost, pembayaran tunai Rp. 50.000.000,00.
5. Diterima pembayaran Rp. 40.000.000,00 dengan rincian :
a) Rp. 20.000.000,00 sebagai pelunasan sebagian atas penyerahan tanggal 12 Juni 2010 yang
seluruhnya sebesar Rp. 25.000.000,00
b) Rp. 15.000.000,00 sebagai pelunasan sebagian atas penyerahan tanggal 8 Mei 2010 yang
seluruhnya sebesar Rp. 20.000.000,00
c) Rp. 5.000.000,00 sebagai uang muka atas penyerahan tanggal 21 Agustus 2010 berjumlah Rp.
15.000.000,00.
4. Diterima pembayaran Rp. 25.000.000,00 dari grosir sprei di Jatinegara sesuai dengan surat tagihan
tertanggal 5 Juni 2010 yang penyerahannya dilakukan pada tanggal 2 Mei 2010.
Pertanyaan : Hitung PPN yang terutang di setiap transaksi di atas
Soal Nomor 9
Kartika Yuliva memiliki usaha pemborong bangunan skala kecil dan mengelola toko bahan bangunan Usaha
Jaya di Jl. Merapi No. 15 telepon 135270 Bekasi, NPWP 5.111.666.4.132 dan telah dikukuhkan sebagai
PKP sejak 9 Januari 2006. Klasifikasi Jenis Usaha 45678. Transaksi bulan Januari 2010 sebagai berikut :
PENYERAHAN :
4 Januari menyerahkan bahan bangunan seharga Rp. 3.400.000,- kepada Santoso yang sedang
merenovasi rumah. Penyerahan ini memotong uang yang dititipkan Santoso pada bulan
Desember 2009 senilai 10.000.000
9 Januari terima pembayaran Rp. 25.000.000,00 darI PT. Karya Nusa NPWP 1.234.543.1.045 atas
jasa renovasi kantor PT. Karya Nusa, yang penagihannya tanggal 17 Desember 2010.
11 Januari terima pembayaran dari PT. Pasak Bumi NPWP 1.543.321.4.045 sesuai harga kontrak Rp
8.000.000,00 atas penyerahan bahan bangunan tertanggal 18 November 2009.
15 Januari menyerahkan sejumlah keramik kepada karyawan yang sedang merenovasi rumahnya
dengan harga jual Rp. 360.000,00 termasuk laba 20%.
18 Januari terima SSP dari Direktorat Jenderal Pajak sebagai bukti setoran PPN Rp. 6.000.000,00
atas pembayaran yang dilakukan pada tanggal yang sama atas surat tagihan tertanggal
14 Desember 2009.
21 Januari terima SSP tanggal 12 November 2009 dari PLN dengan PPN sebesar Rp. 5.000.000,00
atas pembayaran yang diterima pada tanggal 29 November 2009 yang sudah dilaporkan
dalam SPT Masa PPN Masa Pajak November 2009
26 Januari disumbangkan sejumlah bahan bangunan kepada panti jompo dengan harga jual Rp.
1.800.000,00 termasuk laba 20%.
27 Januari terima pembayaran dari CV. Kusuma NPWP : 1.446.345.6.023 atas penyerahan bahan
bangunan seharga Rp. 5.000.000,00 yang dilakukan tanggal 28 Desember 2009.
28 Januari terima pembayaran dari Agus atas penyerahan Suzuki Carry pada 5 Desember 2009 yang
semula digunakan untuk kegiatan usaha, dengan harga Rp. 40.000.000,00. Mobil ini dibeli
pada 10 Juni 2006
30 Januari diserahkan kepada Rosiyana NPWP : 1.213.456.7.024 jasa renovasi rumahnya seharga
Rp. 30.000.000,00 yang pembayarannya akan dilakukan dua bulan kemudian.
31 Januari terima pembayaran Rp. 15.000.000,00 dari CV. Cemerlang NPWP 1.123.567.8.025 untuk
penyerahan bahan bangunan yang dilakukan 22 Desember 2009.
31 Januari terima kembali dengan nota retur tanggal 28 Januari 2010 dari CV Anugerah sebagai dari
keramik yang diserahkan pada bulan Desember 2009 dengan harga jual sesuai dengan
PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri....


21
31 Januari

yang tercantum dalam Faktur Pajak Rp. 5.000.000,00


Berdasarkan pembukuan selama bulan Januari 2010 telah dikeluarkan biaya Rp.
50.000.000,00 untuk membangun rumah seluas 400 m2 yang dikerjakan menggunakan
tukang-tukang harian dan diawasi sendiri.

Pertanyaan:
a. Hitung PPN yang terutang di setiap transaksi di atas
b. Tentukan saat terutang PPN dan saat penerbitan faktur pajak
Soal Nomor 10
Identifikasi apakah transaksi berikut ini merupakan objek PPN atau tidak dan berikan alasannya
1. PT ABC dibubarkan (likuidasi) dan terdapat persediaan barang dagangan yang tersisa pada saat
pembubaran
2. PT ABC dibubarkan (likuidasi) dan terdapat satu unit Suzuki Carry Van GRV pada saat pembubaran
yang selama ini digunakan untuk distribusi
3. PT BCL mengirimkan satu unit kendaraan sedan ke dealer di Semarang yang merupakan cabang PT
BCL dan diketahui sampai saat ini PT BCL belum mengajukan izin sentralisasi PPN
4. PT BCL menjual sebidang tanah yang selama ini dgunakan untuk tempat penjemuran krupuk produknya
dan tanah itu sebelumnya dibeli dari Alibaba yang non PKP
5. PT ABC melakukan pembayaran angsuran mencakup pokok sewa guna usaha dan bunga atas kontrak
sewa guna usaha (leasing) dengan hak opsi kepada Orix Finance
6. PT ABC menyerahkan jasa konsultan hukum kepada Hankook Ltd yang berkedudukan di Hongkong
7. PT BCL membayar royalti kepada Tomson & Thomson di Amerika Serikat atas penggunaan merek
dagang WOW di Indonesia
8. PT BCL memberikan sumbangan telur kepada korban bencana alam gempa Bengkulu
9. PT ABC memberikan jasa catering untuk acara kawin perak Yosep Purnomo, seorang pengusaha tenar
10. Prigel Kusumawardhani menggunakan jasa angkutan penerbangan Garuda Indonesia dengan rute
terpisah dari Jakarta-Denpasar dan Denpasar-Melbourne Australia
Soal Nomor 11
PT. Kartika Yuliva dikukuhkan sebagai PKP sejak 8-2-1999. Perusahaan memproduksi alat-alat musik
seperti gitar, drum, organ, dan lain-lain. Atas penyerahan produk selain terutang PPN juga dikenakan
PPn.BM 20%. Transaksi yang terjadi di bulan Januari 2010 adalah sebagai berikut:
5-1-2010 Terima pembayaran dari PT Rizki Jaya (PKP), pengelola rumah makan Maknyuss atas
penyerahan 3 unit gitar listrik dengan harga jual seluruhnya Rp 60.000.000,00 yang telah
dilakukan tanggal 13-12-2009
6-1-2010 Terima faktur pajak tanggal 10-12-2009 dengan PPN Rp 10.000.000,00 dari perusahaan mebel
Candra Karya untuk pembelian meja kantor dan lemari arsip
9-1-2010 Bayar listrik sejumlah Rp 2.000.000,00 kepada PLN untuk listrik pabrik dengan daya 20.000
watt. Tanggal kuitansi sama dengan pembayaran
10-1-2010 Terima pembayaran dari bendaharawan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp
78.000.000,00 atas tagihan tanggal 2-1-2010
11-1-2010 Terima pembayaran dari PT Angin Malam (PKP), penyerahan 1 set drum dengan harga jual Rp
45.000.000,00 yang dilakukan pada tanggal 7-1-2010
15-1-2010 Terima Nota Retur dengan Nomor NR-007/JB/10 tanggal 14-1-2010 dari Toko Musik Riang
(PKP) atas pengembalian satu gitar listrik seharga Rp 10.000.000,00 yang penyerahannya
tanggal 10-10-2009
17-1-2010 Diserahkan 2 unit mobil box dengan harga jual seluruhnya Rp 200.000.000,00 kepada PT Suka
Bekas (PKP). Mobil tersebut dibeli 10-1-2009
20-1-2010 Disumbangkan 1 unit organ kepada Yayasan Yatim Piatu Amanah. Harga jual organ Rp
18.000.000,00 termasuk laba sebesar 20%
PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri....


22
22-1-2010 Diekspor 4 set alat musik kepada Justin Bieber di Amerika Serikat dengan nilai keseluruhan Rp
1.800.000.000,00
23-1-2010 Bayar biaya perbaikan mobil box pengangkut barang kepada PT Pasti Rapih (PKP) sebesar Rp
2.650.000 termasuk PPN. Faktur Pajak tertanggal sama
25-1-2010 Impor bahan baku dengan nilai impor sebesar Rp 420.000.000,00. Bea Masuk 15%
30-1-2010 Melakukan penghitungan kembali pajak masukan yang telah dikreditkan atas perolehan satu
unit generator disel untuk pabrik yang diperoleh tahun 2009 dengan harga Rp 261.294.000
termasuk PPN. PPN masukan telah dikreditkan semuanya. Ternyata selama tahun 2009
kapasitas generator terpakai 10% untuk penerangan rumah dinas.
Pertanyaan:
Hitung berapa jumlah DPP, Pajak Keluaran, Pajak Masukan, dan PPN terutang untuk bulan Januari 2010
Hitung berapa PPn.BM terutang

====== Selamat Mencoba ======

PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri....


23

PBB, BPHTB, Bea Meterai


Soal Nomor 1
Tanggal 1-8-2009 Dodo membuat perjanjian tertulis bermeterai Rp 6.000,- dengan Didi yang berisi bahwa
Dodo akan membeli dari Didi sepuluh unit Toyota Innova curian senilai Rp 500.000.000,- (lima ratus juta)
dari Didi dengan membayar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta). Ternyata setelah menerima uang Rp.
50.000.000,- Didi ingkar janji tidak menyerahkan Toyota Innova tersebut kepada Dodo.
Pertanyaan :
a. Apakah atas perjanjian tersebut dikenakan Bea Meterai ? Jelaskan.
b. Jika Dodo akan memperkarakan Didi ke Pengadilan apa yang harus dilakukan oleh Dodo atas surat
perjanjian tersebut ? Jelaskan.
Soal Nomor 2
Kartika Yuliva adalah Direktur Operasional Bank Asia Raya berkeinginan melakukan pelunasan Bea Meterai
untuk cek dan bilyet giro banknya melalui pencetakan tanda tunas Bea Materai. Untuk itu, jelaskan apa yang
harus dilakukan Kartika Yuliva ?
Soal Nomor 3
Menurut ketentuan PBB yang berlaku, WP dapat mengajukan keberatan dan atau pengurangan atas
penetapan PBB-nya, untuk itu jelaskan perbedaan ketentuan keberatan dengan pengurangan.
Soal Nomor 4
PT. Wana Sawit Lestari adalah perusahaan bidang perkebunan kelapa sawit di Kalimantan dan Sumatera
yang, memiliki/menguasai/mendapat manfaat dari bumi dan bangunan dengan rincian sebagai berikut :
A. TANAH
1) Areal Produktif
a. tanah seluas 500 Ha, kelas A40, yang ditanam kelapa sawit dan telah menghasilkan
b. tanah yang belum menghasilkan :
- kelapa sawit tahun ke-2 = 300 Ha, kelas A.40
- kelapa sawit tahun ke-3 = 200 Ha, kelas A 40
2) Areal log ponds (perairan) = 50 Ha, kelas A.39
3) Areal log yards = 20 Ha, kelas A.39
4) Areal emplaseman = 30 Ha, kelas A.39
Catatan: Tanah berada di wilayah V dan 1Ha = 10.000 m2
B. BANGUNAN
Pabrik, kantor, perumahan dan lain-lain = 10.000 m2, (NJOP =Rp 25o.000/m2)
Hitung PBB yang harus dibayar PT. Wana Sawit Lestari dengan penggolongan wilayah dan besarnya
standar biaya pembibitan, penanaman, dan pemeliharaan kelapa sawit perhektar (dalam ribuan Rupiah):
831.200
s/d
tahun ke-1
1.031.200
tahun ke-2
1.231.200
tahun ke-3
1.414.200
Tanaman yang menghasilkan
Perhitungan Besarnya NJOP Perairan untuk Pelabuhan, Industri, Lapangan Golf dan Tempat Rekreasi
Kelompok A
Kelas Nilai Jual Permukaan Bumi/Tanah (Rp/M2)
Nilai Jual Permukaan Bumi/Perairan (Rp/M2)
----------------37
100,00
7.150,00
38
71,00
5.000,00
39
50,00
3.500,00
40
35,00
2.450,00
41
----------------42
PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri....


24
Soal Nomor 5
Kartika Yuliva seorang dermawan memiliki 10 Ha tanah dan bermaksud memberikan tanahnya melalui
hibah wasiat dengan akta hibah dibuat oleh Notaris/Pejabat Pembuat Akta Tanah Desria Dwi Hidayani
kepada:
a. Ahmad, anak kandungnya seluas 1 Ha
b. Muhammad, anak kandungnya seluas 1 Ha
c. Rahmat, adik kandungnya, seluas 1 Ha dan
d. Pesantren Ibadurrahman mendapat 1 Ha
Adapun nilai pasar tanah Rp. 1.500.000.000,- dan telah dikenakan PBB. Tanah yang dihibah wasiat
termasuk kelas A.26 (Rp. 200.000/m2)
Pertanyaan :
a. Apa yang dimaksud hibah wasiat ?
b. Berapa BPHTB yang harus dibayar oleh Rahmat, Ahmad, Muhammad dan Pesantren?
Soal Nomor 6
KPP Malang berhasil menghimpun dana dari hasil penerimaan PBB tahun 2009 Kota Malang sebesar
Rp.200.000.000.000,Hitung berapa besarnya pembagian penerimaan yang berasal dari PBB tersebut untuk ;
- Pemerintah Pusat,
- Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan
- Pemerintah Kota Malang
Soal Nomor 7
Undang-undang Bea Materai dan ketentuan pelaksanaannya menetapkan dokumen perbankan beserta
besarnya tarif Bea Materai dan besarnya batas nominal yang dikenakan Bea Materai. Jelaskan dokumen
perbankan tersebut, tarif Bea Materai yang berlaku dan batas nominalnya.
Soal Nomor 8
Desria Dwi Hidayani membeli jam tangan Seiko seharga Rp 2.000.000,- di Pasar Senen Jakarta. Atas
pembelian tersebut pelayan toko memberikan Nota Pembelian kepada Desria Dwi Hidayani untuk
pengambilan jam tangan di Tempat Pengambilan Barang dalam toko tersebut. Ternyata pelayan di Tempat
Pengambilan Barang menolak Nota Pembelian yang ditunjuk Desria Dwi Hidayani. Atas peristiwa tersebut
Desria Dwi Hidayani akan memperkarakan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Jelaskan apa yang harus
dilakukan Desria Dwi Hidayani atas Nota Pembelian tersebut!
Soal Nomor 9
Dalam pelaksanaan PBB WP dapat mengajukan pengurangan atas PBB terutang seperti contoh di bawah
ini.
1. Desria memiliki rumah di Jl. Dadali Kota Bogor dan sawah 1 Ha di desa Sukamulya Kabupaten Cianjur.
2. PT. Sepatu Bata memiliki tiga unit fasilitas produksi sepatu yang terletak di Purwakarta.
Pertanyaan :
Jelaskan obyek pajak mana saja yang mendapat pengurangan dan berapa % (persen) besarnya
pengurangan yang dapat diberikan kepada WP yang bersangkutan.

PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri....


25
Soal Nomor 10
Desria Dwi Hidayani seorang pensiunan Jaksa, memiliki dua obyek PBB di Cinere, Depok yaitu rumah dan
tanah kosong. Adapun penghasilan ibu Rita semata-mata dari pensiunan saja. Sesuai penilaian yang
dilakukan petugas fungsional penilai KPP didapat data sebagai berikut :

a. Rumah
Tanah
= 1000 M2
NJOP/M2
Rp.
1.000.000,2
Banguan
= 500 M
NJOP seluruhnya
Rp. 250.000.000,b. Tanah kosong, seluas 1500M2, kelas tanah A. 16
Hitung PBB masing-masing atas obyek pajak tersebut dengan keterangan sebagai berikut:
Klasifikasi, Penggolongan dan Ketentuan Nilai Jual
Permukaan Bumi (kelompok A)
Kelas
Penggolongan Nilai Jual Permukaan Bumi (Rp/m2)
Ketentuan Nilai Jual Rp. / m2
1.274.000
> 1.207.000 s/d 1.341.000
13
1.147.000
> 1.086.000 s/d 1.207.000
14
1.032.000
> 977.000 s/d 1.086.000
15
916.000
> 855.000 s/d 977.000
16

Kelas
4
5
6
7

Klasifikasi, Penggolongan dan Ketentuan Nilai Jual


Bangunan Kelompok A
Penggolongan Nilai Jual Bangunan (Rp/m2)
Ketentuan Nilai Jual Rp. / m2
700.000
> 656.000 s/d 744.000
595.000
> 534.000 s/d 656.000
505.000
> 476.000 s/d 534.000
429.000
> 382.000 s/d 476.000

Soal Nomor 11
KPP Malang berhasil menghimpun dana dari hasil penerimaan BPHTB tahun 2009 Kota Malang sebesar
Rp.200.000.000.000,Hitung berapa besarnya bagian penerimaan yang berasal dari BPHTB tersebut untuk ;
- Pemerintah Pusat,
- Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan
- Pemerintah Kota Malang
Soal Nomor 12
a. Tanggal 15-2-2009 Kartika Yuliva membeli 1000m2 tanah seharga Rp. 100.000.000,- dengan akta jual
beli. Tanah tersebut termasuk kelas A.27 (NJOP = Rp. 160.000/m2)
b. Tanggal 10-7-2009 di dapat data dari Kantor Pertanahan bahwa luas tanah yang dibeli Kartika Yuliva
adalah 1500m2. Oleh karena itu KPP setempat tanggal 18-7-2009 menerbitkan SKBKB.
Pertanyaan :
a. Berapa BPHTB yang harus dibayar Kartika Yuliva sehubungan dengan butir a dan b di atas
b. Jika tanah tersebut digunakan untuk membangun rumah ibadah, berapa BPHTB yang harus dibayar ibu
Kartika Yuliva, jelaskan jawaban Anda.
Soal Nomor 13
Desria Dwi Hidayani pada tanggal 15-2-2009 membeli sebidang tanah dan bangunan terletak di Jl. Anggrek
Bulan No.99 Kebayoran Baru Jakarta Selatan seluas 450m2 tanah dan 180 m2 bangunan dari Kartika Yuliva.
Transaksi ini dilaporkan ke KPP Kebayoran Baru seharga Rp 325.000.000,- melalui SSB yang telah dibayar
lunas di Bank Mandiri. Pada tanggal 10-11-2009 KPP mendapatkan data masukan dari Lurah setempat
PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)

Soal Latihan Belajar Mandiri....


26
bahwa NJOP tanah di Jl. Anggrek Bulan adalah Rp 2.013.000 per m2 (kelas A8) dan NJOP bangunan
adalah Rp 1.200.000 per m2 (kelas A1). Atas temuan ini KPP Kebayoran Baru tanggal 20-11-2009
menerbitkan SKBKB. Pada tanggal 5-1-2010, KPP Kebayoran Baru melakukan uji silang dengan data di
KPP dimana Kartika Yuliva terdaftar dan diketahui PPh final pengalihan hak atas tanah/bangunan yang
disetor penjual adalah sebesar Rp 60.000.000,00. Atas dasar data tersebut, KPP Kebayoran Baru
menerbitkan SKBKBT pada tanggal 10-1-2010.
Pertanyaan: Hitunglah BPHTB yang harus dibayar Desria Dwi Hidayani berdasarkan data di atas jika
diasumsikan NPOPTKP adalah Rp 50.000.000,00
Soal Nomor 14
Kartika Yuliva melaporkan SPOP pada tanggal 10-10-2008 dan menyatakan luas tanah 210 m2 dan
bangunan 120 m2 dengan NJOP masing-asing Rp 916.000/m2 dan Rp 595.000/m2. SPPT diterima Kartika
pada tanggal 10-3-2009. Pembayaran dilunasi Kartika tanggal 20-10-2010. NJOPTKP Rp 12.000.000,00.
Pertanyaan:
1. Apakah atas pembayaran tersebut, Kartika dikenakan sanksi? Mengapa? Hitung besarnya sanksi.
2. Apabila pada tanggal 11-2-2011 diterbitkan SKP karena ternyata luas tanah dan bangunan masingmasing sebesar 275 m2 dan 145 m2. Berapa jumlah yang masih harus dibayar pada SKP tersebut?

====== Selamat Mencoba ======

PERPAJAKAN INDONESIA (Diaz Priantara, Ak, SE, M.Si.,CPA, CFE)