Anda di halaman 1dari 37

Magnesium (Mg)

dan
Magnesium Klorida (MgCl)
Kelompok 1
Afiek Mauliani Utami
Herdinan Dimas S
Noorma Nurmalasari
1A D3 Teknik Kimia

Pengertian
Magnesium adalah logam yang kuat, putih keperakan,
ringan(satu
Pertiga lebih ringan daripada aluminium) dan akan
menjadi kusam jika
dibiarkan pada udara. Dalam bentuk serbuk, logam ini
sangat reaktif
dan bisa terbakar dengan nyala putih apabila udaranya
lembab.

Sumber Magnesium (Mg)


Magnesium merupakan elemen terbanyak kedelepan di
kerak bumi.Ia
tidak muncul tersendiri, tapi selalu ditemukan dalam
jumlah deposit
yang banyak dalam bentuk magnesite, dolomite dan
mineral-mineral
lainnya.

Sifat Fisika / Karakterisasi


Magnesium (Mg)

Fase
: Padat
Massa jenis(sekitar suhu kamar) : 1.738 g/cm
Massa jenis cair pada titik lebur : 1.584 g/cm
Titik lebur
: 923 K (650 C, 1202 F)
Titik didih
: 1363 K (1090 C, 1994 F)
Kalor peleburan
: 8.48 kJ/mol
Kalor penguapan
: 128 kJ/mol
Kapasitas kalor
: (25 C) 24.869 J/(molK)

Sifat kimia dari logam magnesium


Reaksi dengan Air
Magnesium bereaksi dengan air dapat berubah menjadi basa secara
perlahan dan gas
hidrogen akan dibebaskan sesuai reaksi:Mg(s) + 2H2O Mg(OH)2 +H2
Reaksi dengan Udara
Logam magnesium terbakar di udara sesuai dengan reaksi:
2Mg(s) + O2 MgO(s)
3Mg(s) + N2 Mn3N2(s)
Reaksi dengan Halogen
Magnesium bereaksi dengan halogen membentuk magnesium (II)
halida, reaksi:
Mg(s) + Cl2 MgCl2
Mg(s) + Br2 MgBr2
Mg(s) + I2 MgI2
Mg(s) + F2 MgF2
Reaksi dengan Asam

Aplikasi dan Manfaat di


masyarakat Magnesium (Mg)
sebagai bahan refraktori untuk menghasilkan besi, kaca,
dan semen.
bahan tambah logam dalam aluminium. -magnesium ini
biasanya digunakan dalam pembuatan kaleng minuman,
digunakan dalam beberapa komponen otomotif dan
truk , serta dapat melindungi struktur besi.
untuk memberi warna putih terang pada kembang api
dan pada lampu Blitz.
Magnesium terdapat dalam klorofil, yaitu yang
digunakan oleh tumbuhan untuk fotosintesis.

Peran Logam Magnesium Bagi


Tubuh
Magnesium membantu menjaga fungsi otot dan syarat yang normal.
Magnesium mempertahankan ritme jantung hingga menjadi stabil.
Magnesium membantu penguatan tulang.
Magnesium dapat menghambat penumbuhan kanker otak
magnesium dapat mengobati sakit asma akut.
Magnesium berfungsi dalam metabolisme energi dan sintesa protein.
Magnesium dapat mengobati migren, gangguan fungsi ginjal dan
prostat, memulihkan kesegaran dan stamina tubuh, serta memulihkan
gairah seksual.
Magnesium berfungsi sebagai zat yang membentuk sel darah merah
berupa zat pengikat oksigen dan hemoglobin.

Pengaruh pada tubuh manusia jika


kekurangan magnesium dalam
tubuh

Menyebabkan peningkatan kadar adrenalin,menimbulkan


perasaan cemas.
Menyebabkan penyembulan katup mitral, meningkatkan
tingkat perasaan cemas.
Kehilangan nafsu makan
Depresi
Menyebabkan darah tinggi dan osteoporosis
Kontraksi otot serta kram
Kejang koroner

Magnesium Klorida (MgCl2)


Magnesium klorida adalah salah satu nama dari senyawa
kimia dengan
rumus MgCl2,dan bentuk hidrat MgCl2.x.H2O.

Sumber Magnesium Klorida (MgCl2)


Magnesium klorida yang diperlukan diperoleh dari air
garam dan reaksi magnesium hidroksida (dari air laut
atau
dolomit) dengan asam klorida. Didalam proses Dow,
magnesium
klorida dapat diturunkan dari magnesium hidroksida.

Sifat Fisika / Karakterisasi


Magnesium Klorida (MgCl2)

Rumus molekul : MgCl2


Massa molekul : 95,211 g/mol (anhidrat)
203,31 g/mol (hexahidrat)
Warna : Putih atau kristal padat tidak berwarna
Densitas : 2,32 g/cm3 (anhidrat)
1,56 g/cm3 (hexahidrat)
Titik lebur : 714 0C
Titik didih : 1412 0C
Kelarutan didalam air : 54,3 g/100 ml (200C)

Sifat kimia dari Magnesium Klorida


(MgCl2)

Larut dalam air dan alkohol


Mudah terbakar
Cukup Mengandung racun
Rumus Bangun :

Reaksi Pembentukan : Mg(OH)2 (s) + 2 HCl MgCl2


(aq) + 2 H2O (l)
Reaksi Hidrolisa : MgCl2 (l) Mg (l) + Cl2 (g)

Bahan BakuMagnesium (Mg)


Magnesium klorida yang diperlukan
diperoleh dari air garam dan reaksi
magnesium hidroksida (dari air laut atau
dolomit) dengan asam klorida.

Alat Magnesium (Mg) dan


Magnesium Klorida (MgCl)
Reactor

Mixer

Evaporator

Kondensor

Spray drier

Furnace

Proses PembuatanMagnesium (Mg)


Elektrolisis air laut
CaO (s) + H2O (l) Ca2+(aq) + 2OH(aq)
Mg2+ (aq) + 2OH(aq)

Mg(OH)2 (s)

Mg2+(aq) + H2O(l) + CaO(s )

Mg(OH)2(s) + Ca2+(aq

Endapan magnesium hidroksida yang terbentuk, disaring


kemudian
direaksikan dengan larutan asam klorida pekat
Mg(OH)2(s) + 2HCl(aq) MgCl2(aq) + 2H2O(l)
Kristalisasi dan dielektrolisis.
MgCl2 (l)
Mg2+(l) + 2Cl(l)
Katoda : Mg2+(l) + 2e
Anoda : 2Cl (l)

Mg(l)
Cl2(g) + 2e

Hasil : Mg2+(l) + 2Cl(l)

Mg(l) + Cl2(g)

Metode Reduksi
Untuk mendapatkan magnesium kita dapat mengekstraksinya dari
dolomit [MgCa(CO3)2] karena dolomite merupakan salah satu
sumber yang dapat menhasilkan magnesium. Dolomite
dipanaskan sehingga terbentuk MgO.CaO.lalu MgO.CaO.
dipanaskan dengan FeSi sehingga menhasilkan Mg.
2[ MgO.CaO] + FeSi 2Mg + Ca2SiO4 + Fe
Thermal proses
1. Reduksi pendahuluan bijih
2. Reduksi penguapan dan pengembunan uap magnesium
3. Peleburan kristal (condensat crystal) menjadi magnesium
kasar.

Flowsheet / Diagram alir


Magnesium (Mg)

Reaksi Terhadap Senyawa / Sifat


Kimianya Magnesium (Mg)
Mg(s) + H2O(g) > MgO(s) + H2(g)
2 Mg(s) + O2(g) > 2 MgO(s)
3 Mg(s) + N2(g) > Mg3N2(s)
MgO(s) + H2O(l) > Mg(OH)2(s)

Identifikasi Ion-ion Magnesium (Mg)


Ion Mg2+ dengan campuran NH4OH, NH4Cl,
dan Na2HPO4akan menghasilkan endapan
putih. Reaksinya sebagai berikut:
Mg2+(aq) + NH4OH(aq) + HPO42-(aq)
MgNH4(s)[putih] +
H2O(l)

Proses Pembuatan Magnesium


Klorida (MgCl2
Pembuatan dari air laut dan kapur (Ca(OH)2)
Untuk memperoleh magnesium hidroksida pada
temperatur 45 0C dan
tekanan 1 atm dengan cara mereaksikan air laut dengan
kapur,
kemudian magnesium hidroksida dipisahkan dari
larutannya dan
direaksikan dengan HCl menghasilkan magnesium
klorida.
Pembuatan dari Dolomite dan Air Laut
Pada proses ini, Dolomite digunakan sebagai bahan
untuk
menyediakan magnesium hidroksida pada temperatur
480C dan

Pembuatan dari Bittern


Bittern adalah larutan sisa proses pembuatan garam dari
air laut dengan
menggunakan energi matahari. Dalam proses pembuatan
garam,
komponen yang diambil dari air laut adalah natrium
klorida. Perlakuan
yang diterapkan pada bittern untuk memperoleh
magnesium klorida ini
sama dengan perlakuan yang diterapkan pada air laut
seperti pada
penjelasan sebelumnya.
Pembuatan dari Carnallitte
Carnallitte adalah salah satu mineral magnesium yang
banyak terdapat
di kerak bumi. Proses utama yang terjadi pada
pembuatan magnesium

Pembuatan dari Air Garam Bawah Tanah


Proses ini diawali dengan menambahkan sedikit bromine
dan chlorine
kedalam air garam. Setelah itu Mg(OH)2 diendapkan
dengan slaker
dolomite. Larutan Mg(OH)2 yang dihasilkan diendapkan,
disaring dan
dicuci untuk menghasilkan lumpur yang mengandung 45
% Mg(OH)2,
Selanjutnya magnesium hidroksida direaksikan dengan
HCl
untuk menghasilkan MgCl2.

Pembuatan dari Magnesium Hidroksida

Flowsheet / Diagram alir


Magnesium Klorida (MgCl2)

Identifikasi Ion-ion Magnesium


Klorida (MgCl2)
Identifikasi ion magnesium - Mg2+
Ion Mg2+ dengan campuran NH4OH, NH4Cl,
dan Na2HPO4akan menghasilkan endapan
putih. Reaksinya sebagai berikut:
Mg2+(aq) + NH4OH(aq) + HPO42-(aq) -->MgNH4(s)[putih] + H2O(l)
Identifikasi ion Klorida ClIon Cl- dengan larutan perak nitrat terjadi
endapan putih, yang larut dalam larutan
amoniak. Reaksi identifikasinya adalah
sebagai berikut:
Ag+(aq) + Cl-(aq) --> AgCl(s)[putih]
AgCl(s) + 2NH3(aq) --> Ag(NH3)2 + Cl-(aq)

Dampak dan Bahaya


Lingkungan Magnesium (Mg)
Dampak penggunaan Mg
terhadap kesehatan
Dampak penggunaan Mg terhadap kesehatan :
Menghirup debu atau asap mengandung magnesium
dapat mengiritasi saluran pernafasan dan dapat
menyebabkan demam fume logam. Gejala dapat
termasuk batuk, sakit dada, demam, dan leukositosis.
Apabila tertelan dapat menyebabkan sakit perut dan
diare.
Molten magnesium dapat menyebabkan luka bakar kulit
serius.
Konsentrasi tinggi dari debu dapat menyebabkan iritasi
mekanis.
Melihat api magnesium dapat menyebabkan cedera

Dampak penggunaan Mg terhadap lingkungan :


Magnesium yang terdapat pada pupuk anorganik
dapat mencemari tanah dan menurunkan tingkat
kesuburan tanah apabila penggunaannya berlebihan.
Polusi yang mengandung magnesium dapat
menyebabkan pencemaran udara.
Kandungan ion Mg dalam air akan menyebabkan air
bersifat sadah
No

1.

Nama Zat kimia

Magnesium oksida
(1309-48-4)

NAB

keterangan

mg/m3

bds

10

uap

MSDS dan Penangulangan


Magnesium (Mg)
Identifikasi bahaya
Potensi Efek Kesehatan Akut: Sedikit berbahaya dalam
kasus kontak kulit (iritan), kontak mata (iritan),
menelan,inhalasi.
Potensi Efek Kesehatan kronis:
Efek karsinogenik: Tidak tersedia.
Efek mutagenik: Tidak tersedia.
Efek teratogenik: Tidak tersedia.
Pembangunan toksisitas: Tidak tersedia. Berulang atau
berkepanjangan tidak diketahui memperburuk kondisi
medis.

Tindakan Pertolongan Pertama


Kontak mata:
Periksa dan lepaskan lensa kontak. Dalam kasus ini,
segera basuh mata dengan banyak air selama minimal
15menit. Dapatkan bantuan medis jika terjadi iritasi.
Kontak Kulit:
Cuci dengan sabun dan air. Tutupi kulit yang teriritasi
dengan emolien. Dapatkan bantuan medis jika terjadi
iritasi.

Inhalasi:
Jika terhirup, pindahkan ke udara segar. Jika tidak bernapas,
berikan pernapasan buatan. Jika sulit bernapas, berikan
oksigen. Dapatkan perhatian medis.
Inhalasi serius:
Evakuasi korban ke daerah yang aman secepatnya.
Kendurkan pakaian ketat seperti kerah, dasi, ikat pinggang
atau pinggang. Jikasulit bernafas, berikan oksigen. Jika
korban tidak bernafas, lakukan mulut ke mulut. Carilah
perhatian medis.
Proses menelan:
JANGAN memaksakan muntah kecuali diarahkan untuk
melakukannya oleh tenaga medis.Jangan pernah
memberikan apapun melalui mulut. Jika sejumlah besar
bahan ini tertelan, panggil dokter segera. Kendurkan pakaian
ketat seperti leher,dasi, ikat pinggang atau pinggang.

Penanganan dan penyimpanan


kewaspadaan:
Jauhkan dari panas. Jauhkan dari sumber api. Jangan
menghirup debu.Jauhkan dari incompatibles seperti
agen pengoksidasi, asam, kelembaban.
Penyimpanan:
Simpan wadah di tempat yang sejuk, berventilasi baik.
Simpan wadah tertutup rapat dan tersegel sampai
siap untuk digunakan. Hindari semua kemungkinan
sumber api (percikan atau api). Kelembaban sensitif.
Berbahaya saat basah.

MSDS dan Penangulangan


Magnesium Klorida (MgCl2)
Identifikasi bahaya
Diklasifikasikan sebagai bahan tidak berbahaya
berdasarkan kriteria Keselamatan Kerja Australia.
Mata :bisa menyebabkan iritasi mata pada orang
yang rentan.
Kulit :Bisa menyebabkan iritasi kulit pada orang yang
rentan.
Penghirupan :Mungkin berbahaya bila terhirup.
Penelanan :bisa berbahaya bila tertelan.

Tindakan pertolongan pertama


Kontak dengan kulit :Bilas secara hati-hati dengan
air selama beberapa menit. Jika terjadi gejala dapatkan
saran medis.
Kontak dengan mata : Segera bilas dengan air yang
banyak, juga di bawah kelopak mata, selama
setidaknya 15 menit. Jika gejala berlanjut, hubungi
dokter.
Penelanan :Jangan memberikan apa pun melalui
mulut kepada orang yang pingsan. Jika gejala berlanjut,
hubungi dokter. Jangan rangsang muntah tanpa saran
medis.
Penghirupan :Pindahkan ke udara segar. Jika gejala
berlanjut, hubungi dokter. Jika tidak bernapas, berikan
pernapasan buatan.

Penanganan dan penyimpanan


Penanganan :Selalu gunakan Peralatan Perlindungan
Diri yang dianjurkan. Tidak diperlukan nasihat
penanganan khusus.
Penyimpanan:Simpan di tempat kering, dingin, dan
berventilasi baik.

Terimakasih