Anda di halaman 1dari 17

39

BAB III
TINJAUAN KASUS
I.

PENGKAJIAN
A. Identitas Keluarga
1.

Kepala Keluarga
Tn.E umur 70 tahun, jenis kelamin laki-laki, agama islam, pendidikan
SMA, pekerjaan Pensiun TNI AD, alamat Jln.Randu No 08 Gang

2.

Dermawan Kecamatan Kemiling,Bnandar Lampung


Komposisi Keluarga

no

Nama

umur

Jenis

Hubungungan

agama

pendidikan

pekerjaan

Status

Ny.s

67 th

kelamin
Pr

dengan klien
Istri

Islam

SMA

IRT

kesehatan
DM

3.

Genogram

67th diabetes militus

hipertensi dan asam urat 70th

Keterangan :
: Laki-Laki

40

: Perempuan
: Klien
: Klien
: Garis Keturunan
: Garis Pernikahan
: Tinggal serumah
: Perempuan Yang Meninggal
: Laki Laki Yang Meninggal
Berdasarkan genogram diatas, dari dua generasi sebelumnya tidak ada yang
menderita seperti penyakit keturunan.
4.

5.

Tipe Keluarga
Tipe keluarga Tn.E tergolong keluarga inti, yaitu keluarga yang terdiri dari
ayah dan ibu.
Latar Belakang Budaya
Suku yang terdapat pada keluarga Tn.E adalah jawa. Bahasa yang
digunakan sehari-hari adalah bahasa Jawa dan bahasa indonesia Tidak ada
suku yang berpengaruh pada kesehatan. Gaya hidup keluarga Tn.E tidak
dipengaruhi oleh budaya tradisional atau modern. Keluarga Tn.E

6.

menggunakan fasilitas kesehatan Bidan dan Puskesmas.


Identifikasi Agama
Keluarga Tn.E beragama Islam, tidak ada perbedaan keyakinan agama dan
keluarga Tn.E taat melakukan ibadah dan shalat 5 waktu.karena menurut

7.

mereka shalat 5 waktu itu wajib.


Rekreasi Keluarga
Keluarga Tn.E tidak melakukan rekreasi tetapi mereka menghabiskan
waktu luangnya di rumah saja dengan berkumpul bersama keluarga
menonton televisi dan beristirahat tidur.

B. Riwayat Kesehatan Keluarga


1. Riwayat Kesehatan dalam 6 bulan terakhir

41

Keluarga

Tn.E khususnya Ny.S

mengatakan tiga tahun yang lalu

menderita penyakit diabetes militus, Ny.S sering mengeluh sering lapar,


berat badan menurun , BAK terus menerus dan BAK terasa hangat, Ny.S
hanya minum obat tradisional yaitu daun insulin dan obat dari puskesmas,
dan Ny.S rutin memeriksa gula darah setiap seminggu sekali. Keluarga
Tn.E kususnya Tn.E mengatakan menderita asam urat sekitar 3 tahun yang
lalu, Tn.E sering mengeluh sakit pinggang , sakit pinggang di rasakan
seperti tertimpa benda berat, dan Tn.E juga mengeluh susah tidur dan
Tn.E sering berobat setiap minggu ke puskesmas untuk mengecek kadar
asam uratnya, selain itu Tn.E juga menderita darah tinggi yang dirasakan
sekitar 5 tahun yang lalu keluhan darah tinggi di rasakan seperti sakit
kepala dan klien sering berobat ke puskesmas untuk mengecek tensi
darahnya.
1. Pemeriksaan fisik
No
1

Pemeriksaan
fisik
TTV

Tn E

Ny S

TD = 160/100 mmHg
N = 81 x/menit
RR = 20 x/menit
S = 36,0C
TB =158 Cm
BB = 57 Kg

TD = 140/90 mmHg
N = 82 x/menit
RR = 18 x/menit
S = 36,8C
TB = 153 Cm
BB = 58 Kg

Rambut / kepala

Kepala simetris, rambut bersih,


rambut berwarna putih, rambut
tidak rontok

Kepala simetris, rambut


bersih, rambut berwarna
putih, rambut tidak rontok

Mata

Posisi mata simetris, konjuntiva


ananemis pupil isokor, sklera
anikterik, pergerakan bola mata
normal dan dapat melihat kekiri

Posisi
mata
simetris,
konjuntiva ananemis pupil
isokor, sklera
anikterik, pergerakan bola

2
3

4
5
6

42

dan kenan.

mata normal dapat melihat


kekiri dan kekanan.

Hidung simetris, Tidak terdapat


sekret, tidak ada polip

Hidung
simetris,tidak
terdapat sekret, tidak ada
polip

Tidak terdapat serumen, tidak


ada tanda-tanda peradangan
pada telinga

tidak terdapat serumen,


tidak
ada
tanda-tanda
peradangan pada telinga

Mulut bersih, tidak terdapat


perbesaran tonsil, tidak ada
stomatitis

Mulut bersih, tidak terdapat


perbesaran tonsil, tidak ada
stomatitis

Tidak mengalami kesulitan


menelan,
tidak
terdapat
pembesaran vena jugolaris,
tidak ada luka dan tidak ada
perbesaran tiroid

Tidak mengalami kesulitan


menelan, tidak terdapat
pembesaran vena jugolaris,
tidak ada luka dan tidak
ada perbesaran tiroid

Bentuk dada simetris,palpasi


tidak terdaoat benjolan, perkusi
suara sonor, suara nafas
vesikuler

Bentuk dada simetris,


pakpasi tidak terdapat
benjolan,perkusi
suara
sonor, suara nafas vesikuler

Hidung

Telinga

Mulut

10
Leher
11

Dada

Perut

Ektermitas Atas

Ekstermitas
Bawah

Tidak terdapat luka post op,


bising usus 18x/menit,tidak ada
ancietas,tidak terdapat nyeri
tekan pada abdomen sebelah
kiri atas, suara perut timpani.

Tidak terdapat luka post


op,bising
usus
18x/menit,tidak
ada
ancietas,tidak
terdapat
nyeri tekan pada abdomen
sebelah kiri atas, suara
perut timpani.

Turgor kulit klien kurang


elastic CRT < 2 detik,
pergerakan
tangan
dapat
abduksi dan aduksi.

Turgor kulit klien kurang


elastic, CRT < 2 detik,
pergerakan tangan aduksi
dan abduksi.

Tidak terdapat fraktur, tidak ada


keluhan, reflek patella (+/+),
terdapat nyeri pada sendi sendi
kaki, nyeri dirasakan pada saat
kelelahan.

Tidak terdapat fraktur,


tidak ada keluhan, reflek
patella (+/+),

43

C. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga


1. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Tahap keluarga Tn.E memiliki tahap anak melepaskan ke masyarakat,
tugas keluarga dalam tahap ini yaitu antara lain, melepaskan anak untuk
mandiri, mempertahankan komunikasi, memperluas hubungan antara
orang tua dan menantu, meminta kembali peran dan fungsi keluarga
setelah di tinggal 8 anaknya menikah.
2. Tugas perkembangan yang belum terpenuhi
Tidak ada tahap perkembangan keluarga saat ini yang belum terpenuhi.
3. Riwayat keluarga inti
Dalam keluarga Tn.E dan Ny.S tidak ada masalah-masalah seperti
perceraian, anak cacat, dan Tn.E dan Ny.S menikah atas dasar di
jodohkan oleh orangtua mereka.
4. Riwayat keluarga sebelumnya
Keluarga mengatakan tidak pernah mengalami kawin cerai, Ny.S
mengatakan tidak ada penyakit keturunan dari keluarga mereka baik
diabetes, jantung maupun hipertensi.
D. Lingkungan
1. Karakteristik rumah
Rumah yang ditempati keluarga Tn.E adalah milik sendiri Tipe rumah
permanen, berdinding batu bata, lantai dari keramik, jumlah ruangan ada 6
ruangan, yang terdiri ruang tamu, 3 kamar tidur, tempat makan, dapur,
kamar mandi. Jumlah jendela ada 8 jendela dan jendela tertutup jika
malam hari dan terbuka pada siang hari.. Lingkungan rumah klien bersih,
peletakan

perabotan

rumah

tangga

tertata

rapi.

Keluarga Tn.E

44

mengunakan sumur bor ,memiliki WC sendiri. WC yang digunakan adalah


jenis leher angsa. Jarak septic tank dengan sumber air 5 meter.
Denah Rumah :
Keterangan :
A
: Ruang Tamu
B
: Ruang Tengah
C
: Dapur dan WC
C
F
D,E,F
: Kamar Tidur
B

2. Karakteristik
fisik tetangga dan komunitas
D
Lingkungan tempat tinggal keluarga Tn.E masyarakat sekitarnya peduli
A E

dan perhatian karena masih tergolong saudara, peduduk masih rutin


mengadakan pengajian dan yasinan bersama dan menjunjung tinggi
S

norma-norma agama, dan masyarakat memiliki kebiasaan berobat di


puskesmas bila sakit.
3. Mobilitas geografis keluarga
Keluarga Tn.E tinggal di daerah kemiling gang dermawan 53 tahun
yang lalu dan tidak pernah berpindah tempat tinggal.
4. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Keluarga Tn.E mengatakan melakukan sosialisasi dengan masyarakat
sekitar, dan Ny.S mengatakan jarang mengikuti kegiatan di masyarakat
karena sudah tidak kuat berjalan.
5. Sistem pendukung keluarga
Dalam keluarga Tn.E berobat kepuskesmas keluarga Tn.E memiliki kartu
berobat askes.
E.

Struktur Keluarga
1. Pola dan proses komunikasi keluarga
Pola komunikasi pada keluarga Tn.E dilakukan secara terbuka, bahasa
yang digunakan sehari-hari adalah bahasa Indonesia, dalam kegiatan Tn.E
apabila ada masalah didiskusikan bersama Ny.S. Semua anggota keluarga

45

bebas menyatakan pendapatnya tetapi yang mengambil keputusan adalah


Tn.E sebagai kepala keluarga.
2. Struktur kekuatan keluarga
Pengambil keputusan pada keluarga Tn.E adalah Tn.E dan apabila ada
masalah dalam keluarga diselesaikan dengan cara bermusyawarah terlebih
dahulu.
3. Struktur peran
Dalam keluarga yang berperan sebagai kepala keluarga adalah Tn.E, peran
kepala keluarga mencari nafkah, tugas Ny.S merawat Tn.E dan sebagai ibu
rumah tangga. Tidak terdapat masalah dalam menjalankan peran masingmasing dikeluarga.
4. Nilai atau Norma keluarga
Tidak ada aturan atau kesepakatan yang mempengaruhi kesehatan, Tn.E
mengatakan selalu menerapkan hidup bersih seperti mencuci tangan
sebelum makan
F. Fungsi Keluarga
1. Fungsi Afektif
Hubungan antara anggota keluarga Tn.E baik dan harmonis, mereka saling
memiliki, menyayangi dan menghormati antara anggota keluarga.
2. Fungsi Sosialisasi
Hubungan antara anggota keluarga dan tetangga baik, anggota keluarga
disiplin dalam mematuhi norma dan budaya yang ada dimasyarakat.
3. Fungsi Ekonomi
Penghasilan keluarga Tn.E dirasakan sudah cukup untuk biaya hidup
anggota keluarga. Tn.E

sebagai pension TNI AD tetapi sebagai

sampingan Tn.E bekerja di kantor petteran.


4. Fungsi Reproduksi

46

Ny.S mengatakan memiliki 8 orang anak dan Ny.S sudah tidak mau
mempunyai anak lagi dan sekarang Ny. S tidakmenggunakan alat
kontrasepsi apapun karena Ny.S sudah menaupose, sejak 10 tahun yang
lalu.
5. Fungsi Pendidikan
Menurut Tn.E dan Ny.S mengatakan bahwa pendidikan adalah hal yang
terpenting demi cita-cita dimasa depan dan berharap anak-anaknya bisa
bersekolah sampai keperguruan tinggi.
6. Fungsi Perawatan kesehatan keluarga dalam bidang kesehatan
a) Kemampuan keluarga mengenal masalah kesehatan
Kemampuan keluarga Tn.E khusunya Ny.S belum menegtahui dan
belum menegerti tentang penyakit diabetes militus yang di
deritanya,Ny.S mengatakan tidak mengerti penyebab penyakit diabetes
militus, Ny.E mengatakan cara mengatasi penyakit diabetes militus
dengan cara menghindari makan gula merah. Tn.E juga mengatakan
sejak tiga tahun terahir

mengalami asam urat, Tn.E mengatakan

belum mengengerti tentang penyakit asam urat, Tn.E juga mengatakan


belum mengerti tentang tanda gejala serta penyebab dari penyakit
asam urat. Tn.E

juga mengatakan mengalami darah tinggi

( hipertensi ) sejak % tahun terahir. Tn.E mengatakan keplanya pusing


dan susah tidur, Tn.E mengatakan belum mengerti tentang penyakit
hipertensi, dan Tn.E juga mengatakan belum mengetahui tentang
penyebab dari hipertensi.
b) Kemampuan keluarga mengambil keputusan

47

Keluarga Tn.E menyadari bahwa penyakit yang diderita oleh keluarga


seperti Diabetes Militus (DM), Asam Urat dan Darah Tinggi
( HIPERTENSI ) merupakan masalah yang harus segera ditangani,
apabila ada permasalahan kesehatan, keluarga merundingkan secara
bersama-sama, keluarga tidak menyerah terhadap masalah yang
dihadapi, keluarga mengatakan jika ada yang sakit segera minum obat
apabila tidak bisa di atasi dengan obat keluarga Tn E pergi ke fasilitas
pelayanan kesehatan terdekat agar sakitnya tidak bertambah parah.
c) Kemampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit
Keluarga Tn.E mengatakan bila ada keluarga yang sakit misalnya
batuk pilek diberikan bodrex, dan untuk diabetes militus (DM)
keluarga Tn.E khusunya Ny.S mengurangi makan gula merah, Tn.A
dan Ny.S seing berobat kepuskesmas kontrol GDS dan asam urat
seminggu sekali, dan penyakitnya sering mendapatkan obat-obatan
dan dapat sembuh jika minum obat dan beristirahat. Ny.S mengatakan
sering meminum obat tradisional yaitu daun insulin, dengan cara di
rebus dan di minum air nya dua kali sehari untuk mengobati penyakit
diabetes militus yang di deritanya.
d) Kemampuan keluarga memelihara lingkungan
Keluarga mengetahui pentingnya kebersihan lingkungan, keluarga
mengetahui pencegahan penyakit diabetes militus (DM) adalah
mengindari makan gula merah dan makan yang manis- manis.
Keluarga belum mengetahui pentingnya kebersihan lingkungan

48

tentang penyakit asam urat, dan keluarga juga belum mengetahui


tentang pencegahan hipertensi.
e) Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas pelayanan kesehatan
Keluarga Tn.E mengetahui fasilitas kesehatan yang ada disekitar dan
mengetahui manfaat yang diperoleh dari fasilitas kesehatan, fasilitas
kesehatan dapat terjangkau oleh keluarga dan keluarga percaya
terhadap petugas kesehatan di puskesmas.
G. Masalah Kesehatan Spesifik
1. Keluarga Berencana
Ny S mengatakan sudah tidak menggunakan alat kontrasepsi.
2. Kesehatan Ibu dan Anak
Di dalam keluarga Tn.E tidak ada ibu hamil atau post partum.
3. Remaja
Didalam Keluarga Tn E tidak terdapat remaja. keluarga.
4. Lanjut Usia
Dalam keluarga Tn.E terdapat lanjut usia yaitu Tn.E dan Ny.S

H. Stress dan Koping Keluarga


1. Stressor
Di dalam keluarga Tn.E dan Ny.S hawatir terhadap penyakit diabetes
militus (DM) yang di derita oleh Ny.S dan penyakit hipertensi serta asam
urat yang diderita oleh Tn.E.
2. Koping Keluarga

49

Di dalam keluarga jika ada masalah keluarga selalu melakukan


musyawarah keluarga untuk mencapai mufakat dan terus berusaha dan
berdoa agar masalah dapat teratasi.
I. Harapan Keluarga
Keluarga Tn.E berharap petugas kesehatan dapat memeberikan banyak
informasi tentang kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan tentang
penyakit dan pencegahan penyakit di puskesmas.

II. ANALISA DATA


No
1

Data (DS/DO)
DS :
-

Ny.S mengatakan sering lapar


Ny.S mengatakan berat badan

nya turun
BB sebelum : 65 kg
BB sekarang : 58 kg
Ny.S mengatakan sering BAK

( buang air kecil )


Ny.S
mengatakan

sering

mengonsumsi obat herbal rebusan


daun insulin untuk menurunkan
-

gula darahnya.
Keluarga mengatakan

belum

mengerti secara pasti tentang


-

pemeliharaan lingkungan.
Keluarga Tn.E khususnya Ny.S
mengatakan

untuk

mencegah

Masalah
Perubahan Nutrisi

Etiologi
Ketidakmampuan

pada Ny.S

keluarga merawat
anggota keluarga
yang sakit diabetes
militus.

50

diabetes militus yaitu mengurangi


makan gula merah.
DO :
- Tanda tanda vital
TD : 140 / 90 mmhg
N : 81x / menit
RR : 20 x/ menit
S
: 36,7 C
- Hasil GDS pada hari jumat 27
-

mei 2016 adalah 160 mg/dl


Hasil GDS pada hari senin 30 mei
2016 adalah 216 mg/dl

DS :
-

Tn.E

pinggang.
Tn.E mengatakan susah tidur

karena nyeri
Tn.E mengatakan nyeri seperti

mengatakan sakit pada

tertimpa benda berat..


DO :
-

Tanda tanda vital


TD : 160 / 100 mmhg
N : 82x / menit
RR : 22 x/ menit
S
: 36,7 C
Kadar asam urat pada hari jumat

27 mei 2016 adalah 8,2 u/l


Kadar asam urat pada tanggal 30

Gangguan rasa

Ketidakmampuan

nyaman nyeri pada

keluarga merawat

Tn.E

anggota keluarga
yang sakit asam urat.

mei 2016 adalah 8,9 u/l


DS :
-

Tn.E mengatakan sakit kepala


Tn.E mengatakan darahnya tinggi
sejak 5 tahun yang lalu tetapi
tidak terlalu di rasakan.

DO :
3

Tanda tanda vital


TD : 160 / 100 mmhg
N : 82x / menit
RR : 22 x/ menit
S
: 36,7 C

Gangguan rasa

Ketidak mampuan

51

nyaman nyeri pada

merawat anggota

Tn.E

keluarga yang sakit


Darah tinggi
( hipertensi )

III. DAFTAR DIAGNOSA KEPERAWATAN


a.

Perubahan

nutrisi

pada

keluarga

Tn.E

khususnya

Ny.S

b.d

ketidakmampuan keluarga merawat anggota yang sakit diabetes militus


(DM)
b. Gangguan rasa nyaman nyeri pada keluarga Tn.E khususnya Tn.E b.d
ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit asam urat.
c.

Gangguan rasa nyaman nyeri pada keluarga Tn.E khususnya Tn.E b.d
kemampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit hipertensi.

IV. PRIORITAS MASALAH


A. Perubahan nutrisi pada keluarga Tn.E khususnya Ny.S b.d ketidakmampuan
keluarga merawat anggota yang sakit diabetes militus (DM).
KRITERIA

BOBOT

PERHITUNGAN

SKOR

PEMBENARAN

52

1. Sifat Masalah
Skala: Actual
Actual = 3
Resiko = 2
Potensial =1

2. Kemungkinan

3/3 X 1

Ny.S

mengatakan

berat

badan menurun
BB sebelum 65 kg
BB sekarang 58 kg

2/2x2

Masalah dapat di ubah

masalah untuk

dilihat dari keluarga yang

diubah : Mudah
Mudah
=

mendukung

2
Sebagian

untuk

mencegah penyakit dengan


penyuluhan.

1
Tidak Dapat =
0
3. Potensial

3/3x1

Masalah untuk

cegah,
kurangnya

masalah
mengingat

pengetahuan

keluarga tentang diabetes


militus.
1

2/2x1

Masalah
Skala : segera

Keluarga Tn.E khususnya


Ny.S

mengatakan

masalahnya tersebut harus

di tangani
Segera

segera di tangani karena


akan semakin parah.

ditangani =2
Tidak perlu
segera
ditangani = 1
Masalah tidak di
rasakan = 0
Jumlah

harapkan

diabtes militus dapat di

dicegah
Skala : Cukup
Tinggi = 3
Cukup = 2
Rendah = 1

4. Menonjolnya

Di

53

B. Gangguan rasa nyaman nyeri pada keluarga Tn.E khususnya Tn.E b.d
ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit asam urat.
NO
1.

KRITERIA
Sifat Masalah

BOBOT
1

PERHITUNGAN
3/3 X 1

SCORE
1

Skala :
Aktual
Actual = 3
Resiko = 2
Potensial =1
2.

Kemungkinan

PEMBENARAN
Penyakit yang di
derita Tn.E sudah
di rasakan sejak 5
tahun yang lalu.

2/2 X 2

Tn.E dan keluarga

masalah untuk
diubah
Skala
Sebagian

mau tahu tentang

Tinggi = 3
Cukup = 2
Rendah = 1

kunjung sembuh.

Potensial Masalah

penyakit asam urat


tetapi penyakit tak

2/2 X 1

3 untuk dicegah
Skala
cukup
Mudah
=2
Sebagian
=1
Tidak Dapat = 0

Penyakit asam urat


yang

di

rasakan

Tn.E terjadi sejak 3


tahun yang lalu dan
Tn.E

berharap

dengan

adanya

penyuluhan

4 Menonjolnya
Masalah
Skala
Segera ditangani
Segera ditangani
=2
Tidak perlu segera

2/2 X 1

kesehatan

di

harapkan

masalah

dapat di cegah.
Keluarga
mengatakan

jika

penyakit asam urat


harus

segera

ditangani agar tidak


terjadi komplikasi

54

ditangani = 1
Masalah tidak di
rasakan = 0
Jumlah

C. Gangguan rasa nyaman nyeri pada keluarga Tn.E khususnya Tn.E b.d
ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit hipertensi
(darah tinggi).
NO
1.

KRITERIA
Sifat Masalah

BOBOT
1

PERHITUNGAN
3/3 X 1

SCORE
PEMBENARAN
1
- Penyakit yang di

Skala : Actual
Actual = 3
Resiko = 2
Potensial =1

derita Tn.E sudah


terjadi dari 5 tahun
yang

lalu

tetapi

tidak di rasakan
TD : 160 /100
2.

Kemungkinan

3/2 X 1

1/5

Masalah dapat di

masalah untuk
diubah
Skala
Sebagian

ubah di lihat dari

Tinggi = 3
Cukup = 2
Rendah = 1

mencegah

keluarga

yang

mendukung untuk
penyakit
hipertensi.

55

3.

Potensial

2/2 X 1

Diharapk

an

Masalah

masalah

untuk dicegah
Skala
Tinggi

hipertensi dapat di
cegah, mengingat
kurangnya

Mudah
=2
Sebagian
=1
Tidak Dapat = 0

pengetahuan
keluarga

tentang

penyakit
hipertensi.

4.

Menonjolnya

2/2 X 1

Masalah
Skala
Segera ditangani

mengatakan

jika

penyakit kambuh
harus

Segera

ditangani

ditangani =2
Tidak perlu

tidak

segera ditangani

komplikasi

=1
Masalah tidak di
rasakan = 0
Jumlah

Keluarga

4/5

segera
agar
terjadi