Anda di halaman 1dari 23

RULE OF NURSING IN CODE STROKE

Ns Eva Desvita,Skep

PENDAHULUAN

Prevalensi Stroke
Nasional
Prevalensi Stroke
DKI Jakarta

146.000 people

3.049.200 people

Indonesia 252 juta penduduk :2014

Prevalensi : 12.1 per-1000 penduduk (di Jakarta : 14,6 per-1000)


Penyebab utama kematian dan kecacatan
Diperkirakan pada 2020 : 7.6 juta kematian disebabkan karena stroke

Stroke : Epidemiologi & Dampak


Stroke, bersama penyakit jantung koroner dan kanker, adalah
penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia
Indonesia memiliki prevalensi stroke yang tinggi dibandingkan negaranegara di Asia
Prevalensi/kejadian stroke cenderung meningkat

SKRT 1995 : 2 per-1000 penduduk

Riset Kesehatan Dasar 2007 : 8.3 per-1000 penduduk

Riset Kesehatan Dasar 2013 : 12.1 per-1000 penduduk

Stroke adalah penyebab dan kematian no.1 di Indonesia

Riskesdas 2007 : 15.4% kematian disebabkan karena stroke

Kematian terutama terjadi pada fase awal stroke


AHA and Stroke Statistics Writing Group. Circulation 2013;127:e6-e245
Riset Kesehatan Dasar 2013, Kementrian Kesehatan RI

Kondisi Terkini Pelayanan Stroke Akut


di Indonesia
Hanya 47% pasien stroke yang datang ke RS dalam 24 hours
Kurang dari 10% yang tiba di RS pada golden periode (<3 hours)
Data pasien stroke yang di trombolisis belum ada
Diperkirakan angka trombolisis <0.5%
Kebanyakan dilakukan di RS Swasta (dengan protocol yang tidak standar)

Pengetahuan masyarakat yang rendah mengenai gejala stroke,


pencegahan dan pengobatan sehingga pasien hampir selalu
datang terlambat ke RS
Kesadaran yang rendah dari tim di unit gawat darurat dan juga
manajemen RS
Kesulitan dalam hal akses CT-Scan/MRI
Harga obat trombolisis yang mahal
National Stroke Registry, Ministry of Health Data , 2014
CMNH Thrombolysis Registry

ALGORITMA CODE STROKE

IGD (Triage)

Pasien dengan
susp Stroke

TIM TRIASE
DOKTER PPDS Neurologi senior
curiga stroke akut, onset < 4.5
jam )

ACTIVATE CODE STROKE

Urgent
CT/MRI Brain

Urgent Consult /
Refer to Neurologis
NEUROLOGIST

Eligibilitas Trombolisis

Lihat ceklis

START TROMBOLYSIS

TRANSFER KE :
(STROKE UNIT/Ruang Rawat
HCU or ICU)

Gejala FAST : (Checklist)


-Face (Mulut mencong)
-Arm (Lemah separuh badan)
-Speech (pelo/aphasia)
-Time last normal (< 4.5 jam)
Dalam 10 menit:
1.ECG
2.Gula Darah Stick
3.Lab (bila perlu)
(Warfarin INR ; NOAC APTT)
4. Order Urgent CT/MRI Brain
5. Nilai NIHSS
6.Pasang iv-line
7.Hubungi DPJP Neurologist

Neurologist

Konfirmasi stroke Iskemik


Klarifikasi onset gejala
NIHSS
Order obat Alteplase
(Actilyse)
Lihat ceklist
Dosis Alteplase 0.6 mg/kgBB
Berikan bolus 10% dosis
Sisanya di drip dalam 1 jam

Our Achievement so far


20 pasien stroke iskemik telah diberikan terapi
trombolisis
Door to needle time :
Target : 60 menit (sesuai rekomendasi guideline)
Capaian terbaik : 57 menit
Rata-rata : 144 menit (2 jam 24 menit)

Evaluasi :
Perbaikan kecepatan CT-Scan : saat ini rata-rata door to CT
time 89 menit (target 30 menit)
Perbaikan ketersediaan obat di Farmasi
Perbaikan kecepatan administrasi

CLINICAL PATHWAY

8/9/2015

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL

8/9/2015

TRIASE PRIMER
1. Menilai
secara
(henti
1. Perawat
Triase visualisasi
mencatat Identitas
nafas&
henti jantung
dan C) Jenis
Pasien
(NRM, ,A,B
Nama,
2. Mengukur
Oksigen
dan
Kelamin, saturasi
dan Tanggal
Lahir) atau
tekanan
darah stiker pada kolom yang
menempel
3. Menanyakan
keluhan pasien
disediakan.
4. Mengantar
triase sekunder
2. Perawatpasien
triaseke mengisi
dengan
checklist cara datang pasien, jika
pasien diantar oleh polisi maka
tulis No. ID Polisi.
3. Perawat Triase mengisi checklist
pada asal rujukan pasien dan
menuliskan asal Rujukan (berlaku
pada pasien rujukan).
4. Perawat Triase mencatat jam
pasien datang.
5. Perawat Triase mencatat jam
registrasi pasien.

TRIASE SEKUNDER
1.
2.
3.

Melengkapi form triase


1. Perawatpemeriksaan
Triase mencatat
Melakukan
FASTIdentitas
Pasien
(NRM, Nama,
Team
triage melakukan
klarifikasiJenis
pasien
Kelamin,
dan Tanggal
Lahir)
stroke
yang masuk
kurang dari
24 atau
jam on
set menempel stiker pada kolom yang
disediakan.
4. Melakukan
triage secara cepat dan
2. Perawat
triase mengisi
dengan
akurat
mengetahui
gejala stroke
Gejala
motorikcara
: Kelemahan
otot jika
checklist
datangpada
pasien,
wajah/ekstremitias satu sisi
pasien
diantar
oleh polisi
Gejala
sensorik
: Baal/kesemutan
padamaka
wajah/ekstremitas
tulis No. ID Polisi.
Gejala gangguan bicara : pelo atau tidak
3.
Perawat
Triase mengisi checklist
mengerti
pembicaraan
Gejala
gangguan
penglihatan
pada
salah dan
pada
asal
rujukan
pasien
satu/kedua mata
Gejala
vertigo/gangguan
keseimbangan
menuliskan
asal Rujukan
(berlaku
Gejala gangguan menelan
pada
pasien
Nyeri
kepala
hebatrujukan).
Gangguan
atau mencatat
disorientasi jam
4.
Perawatkesadaran
Triase
Gangguan menelan tiba-tiba
pasien
datang.
Kejang
yang
muncul tiba-tiba/mendadak
Mengantar
ke ruang
IMET jam
5. Perawatpasien
Triase
mencatat
registrasi pasien.

8/9/2015

Cincinnati Stroke Scale


Cheklis GejalaStroke untuk Tenaga Kesehatan Emergensi
Ceklis Pertanyaan

Skor

1. Minta pasien untuk tersenyum


Normal

Sedikit asimetris

Asimetris

Tidak bisa melakukan perintah


2. Minta pasien untuk mengangkat kedua tangan
melewati kepala
Kedua lengan terangkat simetris

Satu lengan lebih tinggi dari yang lain

Tidak bisa melakukan perintah

3. Minta pasien untuk mengatakan burung terbang pagi


menangkap cacing

Total score:

3 Clear evidence of stroke

Mengucapkan dengan benar

2 Strong evidence of stroke

Pelo

1 Partial evidence of stroke

Tidak mengerti kata-kata

0 No evidence of stroke

Tidak bisa melakukan perintah

Govindarajan et al. BMC Neurology 2011;11:14.

Ceklis Triage/dr jaga

13

IMET

IMET
Sistem CNS : Mengukur tanda vital pasien dan GCS
Sistem Kardiovaskular :
Memasang iv line
Mengukur dan mempertahankan suhu dalam batas normal
Melakukan pemeriksaan EKG

Sistem Respirasi
Mengukur saturasi Oksigen
Memberikan Oksigen sesuai hasil saturasi O2

Sistem Gastrointestinal
Memasang NGT jika pasien mengalami penurunan kesadaran, terdapat gangguan
menelan, atau intake sulit
Melakukan bilas lambung bila ada perdarahan

IMET
Sistem Perkemihan :
Memasang kateter Foley jika pasien mengalami kesadaran menurun atau terdapat
tanda peningkatan tekanan intracranial

Sistem Endokrin
Evaluasi gula darah sewaktu dengan glucometer stick
Menginformasikan dokter untuk manajemen gula darah segera jika GDS >400 mg/dL atau >50
mg/dL

Pengkajian Risiko
Melakukan pengkajian risiko jatuh
Melakukan pengkajian risiko aspirasi (fungsi menelan)

Pemeriksaan Penunjang
Mengambil sampling darah untuk pemeriksaan lab stroke (darah perifer lengkap, ureum,
kreatinin, gula darah sewaktu, elektrolit, AGD, Hemostasis (PT, APTT, D-dimer,
Fibrinogen, INR), Urin lengkap, SGOT-SGPT

Obat-obatan
- Memberikan oksigen dan obat-obatan sesuai instruksi dokter
- Menyiapkan obat alteplase, koordinasi dengan Farmasi

IMET
Edukasi pasien dan keluarga bersama PPDS Neurologi

Jelaskan kepada pasien dan keluarga tentang


stroke dan terapi trombolisis
Jelaskan rencana perawatan & pengobatan, hasil
yang diharapkan dan risiko tindakan trombolisis
Membantu pemberian altpeplase dan monitoring selama 1 jam
pasca bolus alteplase
Menyiapkan ruang rawat/ruang untuk monitoring pasien selama
24 jam

Stroke Unit
Bangsal Neurologi
ICU/HCU

Trombolitic

8/9/2015

MASALAH KEPERAWATAN
Diagnosa Keperawatan yang muncul berdasarkan tanda dan
gejala adalah:
1). Gangguan Perfusi jaringan cerebral
2). Kerusakan komunikasi verbal
3).Resiko Aspirasi

8/9/2015

URGENT

Mempertahankan A,B,C
Posisi kepala tinggi 30
Observasi tanda tanda peningkatan TIK
Monitor Hemodinamik

8/9/2015

Kesimpulan
Stroke iskemik adalah gangguan neurologis yang disebabkan
oleh sumbatan pembuluh darah di otak
Stroke iskemik dapat mengakibatkan kematian atau kecacatan
permanen
Penanganan stroke iskemik harus cepat : Time is Brain
Terapi definitif stroke iskemik adalah trombolisis dengan
alteplase, harus diberikan dalam waktu <4,5 jam setelah onset
Untuk meningkatkan angka trombolisis yang masih sedikit,
maka diimplementasikan suatu sistem layanan yang disebut
Code Stroke
Perawat berperan penting dalam Code Stroke, mulai dari triage
hingga monitoring dan transfer pasien ke ruang rawat stroke

TIME IS BRAIN : DETECT EARLY & ACT FAST

8/9/2015