Anda di halaman 1dari 41

IBADAH

Dani Darmawan
Echa Kaniasari
Noorma Nurmalasari
I-A D-III TEKNIK KIMIA

MAKNA IBADAH
SECARA ETIMOLOGIS
berasal dari bahasa arab
- yang artinya menyembah, mengabdi,
tunduk atau patuh
Dalam Al Quran kata-kata ibadah berarti
tunduk, patuh, doa, atau mohon petunjuk; seperti
tersirat dalam firman Allah dalam QS. Al-Fatihah
[1]:5]

DEFINISI LAINNYA

Ibadah ialah taat kepada Allah


Ibadah adalah merendahkan diri kepada Allah ,
Ibadah ialah sebutan yang mencakup seluruh
apa yang dicintai dan diridhai Allah , baik berupa
ucapan atau perbuatan, yang dzahir maupun
bathin. Ini adalah definisi ibadah yang paling
lengkap.

TUJUAN IBADAH
Tujuan ibadah dalam Islam adalah
untuk memurnikan dan membersihkan
jiwa dan kehidupan sehari-hari dari dosa
dan kejahatan.



Dan Aku tidak menciptakan jin dan
manusia melainkan supaya mereka
menyembah-Ku. (QS. Adz-Dzariyat: 5658).

HAKIKAT IBADAH
hakekat ibadah yaitu:
1. Ibadah adalah tujuan hidup kita, seperti yang terdapat dalam surat
adz-dzariat ayat 56, yang menunjukkan bahwa tugas kita sebagai
manusia adalah untuk beribadah kepada allah.
2. Hakikat ibadah itu adalah melaksanakan apa yang Allah cintai dan
ridhai dengan penuh ketundukan dan perendahan diri kepada Allah.
3. Ibadah akan terwujud dengan cara melaksanakan perintah Allah dan
meninggalkan larangan-Nya.
4. Hakikat ibadah sebagai cinta.
5. Jihad di jalan Allah (berusaha sekuat tenaga untuk meraih segala
sesuatu yang dicintai Allah).
6. Takut, maksudnya tidak merasakan sedikitpun ketakutan kepada
segala bentuk dan jenis makhluk melebihi ketakutannya kepada Allah
SWT.

DASAR-DASAR IBADAH
Ada tiga hal yang apabila terdapat dalam

seseorang niscaya ia akan mendapatkan


manisnya iman, yaitu bahwa Allah dan RasulNya lebih ia cintai daripada yang lain; bahwa ia
tidak mencintai seseorang melainkan semata
karena Allah; dan bahwa ia membenci kembali
kepada kekufuran setelah Allah
menyelamatkannya, sebagaimana ia membenci
untuk dilemparkan ke dalam neraka.(HR
Bukhari dan Muslim, dari Anas bin Malik)

FUNGSI IBADAH
1. Mewujudkan hubungan antara hamba
dengan Tuhannya.
2. Mendidik mental dan menjadikan
manusia ingat akan kewajibannya
3. Melatih diri untuk berdisiplin

PRINSIP IBADAH
a.
"

Tidak menyekutukan Allah. Firman Allah :


Dan sembahlan Allah dan janganlah kamu
mempersekutukannya dengan suatu apapun.
Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua."
( QS An Nisa : 36 )
b.Dilakukan dengan penuh kepasrahan diri kepada
Allah. Firman Allah : " katakanlah (muhammad),
sesunguhnya shalatku, ibadahku, hidupku,
matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam,
tidak ada sekutu bagi-nya. Dan demikianlah yang
diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang
yang pertama berserah diri." (QS Al An'am : 162163)

c. Dilakukan dengan penuh keikhlasan. Firman


Allah : " padahal mereka hanyalah di perintah
menyembah Allah, dan ikhlas mentaati-nya
semata-mata karena (menjalankan) agama, dan
juga agar melaksanakan sholat dan menunaikan
zakat, dan yang demikian itulah agama yang
lurus." (QS AL Bayinah : 5)
d. Dilaksanakan dengan penuh kesabaran dan
keteguhan hati. Firman Allah : " (dialah) tuhan
(yang menguasai) langit dan bumi dan segala
yang ada diantara keduanya, maka sembahlah
dia dan berteguh hatilah dalam beribadah
kepada-nya. Apkah engkau mengetahui ada
sesuatu yang sama dengan-nya ?." (QS
Maryam : 65)

Macam Macam Ibadah


Pada dasarnya ibadah dibagi 2 :
Ibadah Mahdlah : sudah ada aturannya dari
Allah
Ibadah Ghair Muhdlah : tidak diatur secara
khusus
Selain Praktek ibadah sangatlah beragam,
tergantung dari sudut mana kita meninjaunya.

Dilihat dari segi umum dan khusus, maka ibadah dibagi dua
macam:
Ibadah Khoshoh
Ibadah Ammah.
Ditinjau dari kepentingan perseorangan atau masyarakat,
ibadah ada dua macam:
ibadah wajib (fardhu) seperti sholat dan puasa;
ibadah ijtimai, seperti zakat dan haji.
Dilihat dari cara pelaksanaannya:
ibadah jasmaniyah dan ruhiyah (sholat dan puasa)
ibadah ruhiyah dan amaliyah (zakat)
ibadah jasmaniyah, ruhiyah, dan amaliyah (pergi haji)

Ditinjau dari segi bentuk dan sifatnya, ibadah


dibagi menjadi:
ibadah yang berupa pekerjaan tertentu dengan
perkataan dan perbuatan,
ibadah yang berupa ucapan,
ibadah yang berupa perbuatan yang tidak
ditentukan bentuknya,
ibadah yang berupa menahan diri,
ibadah yang sifatnya menggugurkan hak, seperti
membebaskan utang, atau membebaskan utang
orang lain.

BENTUK PERIBADATAN
TAHARAH
Secara bahasa thahrah berarti suci dan bersih
Hukum thahrah (bersuci) ini adalah wajib
Najis dan Hadats
Najis adalah segala kotoran hadats akibat
dari najis. Hadats ini ada dua macam, yaitu
hadats kecil dan hadats besar

Wudlu
1. Niat berwudlu
2. Membasuh tangan tiga kali sambil menyelanyelai jari-jemarinya
3. Berkumur-kumur
4. Membasuh wajah
5. Membasuh tangan
6. Mengusap kepala sekaligus dengan telinga
7. Membasuh kaki kanan
8. Tertib,
9. Doa setelah wudlu

Hal-hal Yang Membatalkan Wudlu


Keluarnya sesuatu dari dua lobang bawah
yakni qubul (lobang depan atau kemaluan)
dan dubur (lobang belakang atau pantat)
Tidur nyenyak dalam keadaan berbaring
Menyentuh kemaluan tanpa alas/pembatas
Hilang akal
bersetubuh.

MANDI JUNUB
Mandi atau biasa disebut dengan mandi junub adalah
membasahi seluruh badan dengan air suci. Hukumnya
wajib bagi yang terken hadats besar.
Adapun hal-hal yang disunatkan untuk mandi antara
lain adalah ketika hendak menunaikan shalat Jum`at,
shalat dua hari raya atau bagi yang berhaji mulai ketika
hendak wukuf di Arafah, sesudah memandikan jenazah
dan hendak ihram.

TAYAMUM
Tayammum dilakukan sebagai pengganti wudlu dan
mandi besar bila ada halangan, seperti sakit atau
ketiadaan air untuk bersuci, misalnya karena musafir. Cara
tayamum :
Mengucap basmalah (yakni bismillhirrahmnirrahm)
sambil meletakkan kedua telapak tangan di tanah (boleh
di dinding) kemudian meniup debu yang menempel di
kedua telapak tangan tersebut.
Mengusapkan kedua telapak tangan ke wajah satu kali,
kemudian langsung mengusapkan ke tangan kanan lalu
kiri cukup sampai pergelangan telapak tangan, masingmasing satu kali.

SHALAT
Pengertian Shalat

Shalat menurut Bahasa artinya doa. adapun


berdasarkan syariat, shalat adalah ibadah yang
mengandung bacaan dan perbuatan tertentu dan
khusus, diawali dengan takbir dan diakhiri dengan
salam.
Dikatakan
shalat
karena
di
antara
kandungannya adalah doa.

Hukum Shalat
Shalat hukumnya adalah wajib. Beberapa ayat
dibawah ini adalah perintah/seruan untuk
melaksanakan shalat. QS. Al-Ankabut ayat 45;

Artinya: Kerjakanlah sholat sesungguhnya sholat


itu bisa mencegah perbuatan keji dan munkar.

Keutamaan dan Kedudukan Shalat


Shalat yg selalu kita kerjakan tiap hari memiliki
kedudukan yg besar dan agung dlm agama ini. Ibadah
yg mulia ini disyariatkan pada seluruh umat tdk hanya
pada umat Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam

Hukum Orang yang Meninggalkan Shalat


Para ulama sepakat bahwa seorang muslim yang
sudah akil baligh bila meninggalkan shalat dengan
mengingkari kewajibannya adalah kafir dan murtad
(keluar) dari agama Islam

Jenis-jenis Shalat
Pada dasarnya shalat bisa dikategorikan atas yang wajib
dan yang sunnah. Di luar dari situ adalah haram, yang
berarti tidak boleh seorang muslim mengarang-ngarang
(menciptakan) model shalat. Shalat wajib adalah 5x dalam
sehari semalam, yaitu :
1. Shalat Subuh
2. Shalat Dhuhur
3. Shalat Azar
4. Shalt Magrib
5. Shalat Isa.
Sedangkan diluar dari yang lima ini, adalah shalat
Sunnah. Misalnya:
1. Shalat yang meyertai shalat wajib (Rawatib).
2. Shalat hajat

Waktu- waktu Shalat

Shalat pada waktunya


Shalat yang diharamkan
Bagaimana jika terlewat waktu shalat

Setelah shalat shubuh hingga matahari agak


meninggi.
Waktu Istiwa
Saat Terbenam Matahari
Setelah Shalat Shubuh Hingga Matahari Terbit
Setelah Melakukan Shalat Ashar Hingga
Matahari Terbenam.

PUASA
Hadits


: :"











) ."










(

Dari Anas bin Malik berkata : Rosulullah Shollallahu 'Alaihi Wa Sallam


bersabda : Allah mewajibkan puasa atas umatku selama tiga puluh hari dan
meewajibkan atas umat-umat yang lain lebih sedikit atau lebih banyak. Hal
tersebut disebabkan karena ketika Adam memakan bagian dari pohon
(syajroh) di dalam perutnya selama tiga puluh hari. Maka ketika Allah
menerima taubatnya Allah memerintahkannya utk berpuasa selama tiga
puluhhari termasuk pada malam harinya. Dan diwajibkan atasku dan umatku
(utk berpuasa) pada siangnya saja dan kita makan dimalam harinya sebagai
keutamaan dari Allah Azza wa Jalla.

PUASA
Syarat-syarat Wajib
Puasa
Berakal sehat
Baligh (sudah cukup
umur)
Mampu
melaksanakannya

Syarat sah puasa :


Islam (tidak murtad)
Mummayiz (dapat
membedakan yang
baik dan yang buruk)
Suci dari haid dan
nifas
Mengetahui waktu
diterimanya puasa

Rukun puasa :
Niat
Meninggalkan segala
hal
yang
membatalkan puasa
dari terbit fajar hingga
terbenam matahari

Hal-hal yang dapat


Membatalkan Puasa :
Makan atau minum
dengan sengaja
Berhubungan suami istri
Keluar mani dengan
sengaja
Muntah dengan sengaja
Hilang akal
Keluar haid atau nifas

MACAM-MACAM PUASA WAJIB


1.Puasa Ramadhan

2. Puasa Nazar

Allah taala berfirman,






Hai
orang-orang
yang
beriman, telah diwajibkan
kepada
kalian
untuk
berpuasa,
sebagaimana
telah diwajibkan kepada
orang-orang sebelum kalian
agar kalian bertakwa. (QS.
Al-Baqarah [2] : 183).

Untuk
puasa
nazar
hukumnya
wajib
jika
sudah niat akan puasa
nazar. Jika puasa nazar
tidak
dapat
dilakukan
maka
dapat
diganti
dengan
memerdekakan
budak / hamba sahaya
atau memberi makan /
pakaian pada sepuluh
orang miskin.

MACAM-MACAM PUASA WAJIB


Puasa kifarat karena
3. Puasa Kifarat
(Denda)
seorang melakukan
hubungan
suami
Dalam syariat Islam
istri selama puasa
puasa kifarat hukumnya
wajib bila :
Puasa kifarat karena
membunuh seorang
muslim
tanpa
disengaja

MACAM-MACAM PUASA SUNNAH


1. . Berpuasa Tiga Hari Setiap

Bulan Syaaban
dan Keutamaannya
Syaaban
bererti
berpecah atau bercerai-berai.
Keutamaan bulan syaaban
Allah swt mengangkat darjat
orang yang menghidupkan
bulan ini dengan amalan
ibadah. Allah juga banyak
mengurniakan rahmat kepada
hambaNya. Rasullah bersabda
yang bermaksud: Allah
mengangkat amalan-amalan
semua hambaNya pada bulan
ini.

2. Puasa Hari 'Asyura dan Tasu'a


Hari 'Asyura ialah tanggal 10
Muharram, sedang Hari Tasu'a
ialah tanggal 9-nya. Adapun dalil
dimustahabkannya puasa pada
kedua hari itu ialah hadits riwayat
Ibnu 'Abbas RA:


Artinya: "Bahwa Rasulullah SAW
berpuasa pada Hari 'Asyura, dan
menyuruh
supaya
melakukan
puasa pada hari itu. " (H.R. alBukhari: 1900 dan Muslim: 1130)

3. Puasa Hari 'Arafah


Hari 'Arafah ialah pada tanggal 9
Dzulhijjah. Puasa pada hari itu adalah
sunnat bagi orang yang tidak sedang
menunaikan ibadah haji:
Dari Abu Qatadah RA, dia
mengatakan:


Artinya : "Rasulullah SA W pernah
ditanya tentang puasa hari 'Arafah,
maka jawab beliau: "Ia menghapus
dosa-dosa di tahun lalu dan yang
akan datang. " (H.R. Muslim: 1162)

4. Puasa Senin Kamis


Dalilnya ialah hadits riwayat
at-Tirmidzi
(745),
dari
'Aisyah RA, dia berkata:



Artinya: "Rasulullah SA W
telah
menganjurkan
puasa hari Senin dan
Kamis'"

5.. Puasa Tiga Hari Setiap Bulan


Dalam hal ini, yang terbaik dilakukan pada
hari-hari dari malam putih, yaitu tanggal 13,
14 dan 15 setiap bulan. Disebut malam
putih, karena pada tanggal-tanggal tersebut
malam begitu terang dengan adanya bulan
purnama. Adapun dalil dimustahabkannya
puasa pada hari-hari ini adalah sebuah
hadits riwayat al-Bukhari (1124) dan Muslim
(721), dari Abu Hurairah RA, dia berkata:

Artinya: "Kekasihku S A W pernah berpesan


kepadaku tiga perkara: berpuasa tiga hari
setiap bulan, shalat Dhuha dua rakaat dan
shalat Witir sebelum tidur."

6. Puasa Enam Hari Pada Bulan Syawal


Dalam hal ini, yang terbaik dilakukan
berturut-turut, langsung sesudah Hari
Raya
'Idul
Fitri,
sekalipun
tidak
dipersyaratkan demikian, tapi kesunnahan
bisa juga diperoleh dengan melakukannya
secara terpisah-pisah.
Menurut riwayat Muslim (1163), dari Abu
Ayub
RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

Artinya:
"Barangsiapa
berpuasa
Ramadhan, kemudian dilanjutkan dengan
enam hari pada bulan Syawal, maka
seperti berpuasa sepanjang tahun
."
."

Pengertian zakat
Zakat ( Bahasa Arab : ;transliterasi: Zakah ) adalah
jumlah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang
yang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yang
berhak menerimanya (fakir miskin dan sebagainya). Zakat
merupakan rukun ketiga dari Rukun Islam. Zakat dari segi
prakteknya adalah kegiatan bagi-bagi yang diwajibkan bagi
umat islam.

Yang berhak menerima


zakat

Fakir
Miskin
Amil
Muallaf
Hamba sahaya
Gharimin
Fisabilillah
Ibnus Sabil

Yang tidak berhak


menerima zakat
Orang kaya dan orang
yang masih memiliki
tenaga.
Hamba sahaya yang
masih mendapat nafkah
atau tanggungan dari
tuannya.
Keturunan Rasulullah
( ahlul bait ).
Orang yang dalam
tanggungan dari orang
yang berzakat, misalnya
anak dan istri .

Jenis jenis zakat


Zakat Fitrah
Zakat maal (harta)

Pengertian Haji
Dalam bahasa Arab, haji berarti al-qashad, yaitu
menyengaja atau menuju. Dalam istilah syarah , haji berarti
menyengaja mengunjungi kabah untuk melakukan ibadah
tertentu (thawaf, sai, waquf di Arafah, dan lainnya).

Rukun (fardu) haji

Ihram
wakuf
thawaf
sai
bercukur
dan tartib

Larangan dalam haji


Bersetubuh, bermesra-mesraan, berbuat maksiat,
dan bertengkar dalam haji.
Dilarang menikah dan menikahkan (menjadi wali).
Dilarang memakai pakaian yang di jahit
Perempuan dilarang menutup muka dan kedua
telapak tangan.
Dilarang menghilangkan rambut dan bulu badan,
memotong kuku selama haji, kecuali sakit tetapi
wajib membayar dam.
Dilarang berburu atau membunuh binatang liar yang
halal di makan.

Jenis-jenis Dam
Dam (denda) karena memilih tamattu atau qiran.
Dam (denda) meninggalkan ihram dari miqatnya, tidak melempar
jumrah, tidak bermalam di muzdalifah dan mina, meninggalkan
tawaf wada, terlambat wukuf di arafah, dendanya ialah
memotong seekor kambing kurban.
Dam (denda) karena bersetubuh sebelum tahallul pertama, yang
membatalkan haji dan umrah
Dam (denda) karena mengerjakan hal-hal yang di larang selagi
ihram, yaitu bercukur, memotong kuku, berminyak, berpakaian
yang di jahit, bersetubuh setelah tahallul pertama.
Orang yang membunuh binatang buruan wajib membayar denda
dengan ternak yang sama dengan ternak yang ia bunuh.
Dam sebab terlambat sehingga tidak bisa meneruskan ibadah
haji atau umrah, baik terhalang di tanah suci atau tanah halal,
maka bayarlah dam (denda) menyembelih seekor kambing dan
berniatlah tahallul (menghalalkan yang haram) dan bercukur di
tempat terlambat itu. (Fiqih Ibadah, 1998 : 50-57 )

Sunnah haji
Diantara sunnah haji ialah haji ifrad
Membaca talbiyah dengan suara yang keras bagi
laki-laki, sedangkan bagi wanita sekadar dapat
didengar sendiri. Sunnah membaca talbiyah
selama ihram sampai melempar jumroh aqabah
pada hari nahar (hari raya).
c.Berdoa sesudah membaca talbiyah, meminta
keridhoan Allah, surga dan meminta perlindungan
dari siksa neraka.
d.Membaca dzikir waktu thawaf.
e.Shalat dua rakaat setelah mengerjakan thawaf.
f.Memasuki kabah (rumah suci).

Hikmah Ibadah Haji

Dalam pelaksanaan ihram


Dalam pelaksanaan thawaf
Ibadah sai antara Shafa dan Marwah
Wukuf diarafah
Melempar jumrah
Bermalam di mina dan muzdalifah
Dalam tahallul