Anda di halaman 1dari 4

BAB III

METODELOGI PENELITIAN
A. Kerangka Konsep Peneltian
Kerangka Konsep penelitian adalah suatu hubungan atau kaitan antara
konsep yang lainya masalah yang ingin diteliti (Rumengan, 2010). Secara
ringkas dapat digunakan dalam gambar sebagai berikut.
Gambar 3.1
Kerangka Konsep Penelitian
Variabel Independen

Variabel Dependen

Tingkat Pengetahuan
Ibu tentang Oral

Karies Gigi

B. Hipotesis Penelitian
Hipotesis adalah suatu pernyataan yang masih lemah yang memerlukan
suatu pembuktian untuk menegaskan apakah hipotesa dapat diterima atau
ditolak berdasarkan fakta atau data empiris yang telah dikumpulkan dalam
penelitian (Rumengan, 2010).
1. Hipotesis Alternative (Ha)
Hipotesis alternative dalam penelitian adalah:
Adanya hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang oral hygiene
dengan kejadian karies gigi pada anak.
2.

Hipotesis Nol (H0)


Hipotesis nol dalam penelitian ini adalah:
Tidak adanya hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang oral
hygiene dengan kejadian karies gigi pada anak.

C. Lokasi dan Waktu Penelitian


Penelitian ini akan dilaksanakan di Pulau Labu Kelurahan Batu Legong
Kecamatan Bulang pada bulan Januari 2016.
D. Subjek Penelitian
1. Populasi Penelitian
25

Populasi merupakan seluruh objek atau objek dengan karakteristik


tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik
kesimpulanya (Notoatmodjo, 2010). Populasi dalam penelitian ini adalah
Ibu yang mempunyai anak berjumlah 64 orang di Pulau Labu, siswa kls 4
dan 5 sdnx . Populasi dalam penelitian ini diambil sesuai dengan kriteria
sebagai berikut:
a. Kriteria Inklusi
1) Terdaftar sebagai warga Pulau Labu. Ank2 dg frequen mknn
kariog dengan fr mak kar ternyk dan terjd karies 4,5
2) Ibu yang memiliki anak berusia 3-12 tahun.
3) Anak yang berusia 3-12 tahun.
4) Bersedia menjadi responden.
b. Kriteria Ekslusi
Ibu dan anak yang tidak ada saat penelitian.anak anak yg jarang mkn
kario
2. Sampel Penelitian
Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak berusia
3-12 tahun di Pulau Labu, yaitu sejumlah 48 orang, siswa dg frekue mknn
kariog yg tinggi yg menderit kariesgigi dan. Teknik pengambilan sampel
dalam penelitian ini adalah purposive sampling
E. Desain Penelitian
Rancangan penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik deskriptif
dengan pendekatan cross sectional, yaitu bertujuan untuk mengetahui
bagaimana pengaruh antara variabel independen dan variabel dependen di
identifikasi pada satu satuan waktu (Notoatmodjo, 2010).
F. Identifikasi Variabel Penelitian
Variabel dalam penelitian ini terdiri atas:
1. Variabel Terikat (Dependent Variable)
Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kejadian karies gigi.
2. Variabel Bebas (Independent Variable)
Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan ibu
tentang oral hygiene.
G. Definisi Operasional Variabel Penelitian

26

Table 3.1
Definisi Operasional
No

Variabel

Definisi
Operasional

Cara Ukur

Skala
Ukur

1.

Tingkat
Pengetahuan
Ibu tentang
Oral Hygiene

Pengetahuan
a\kan pentingnya
pemeliharaan gigi
dan mulut. Salah
satu faktor
timbulnya
masalah
kesehatan gigi
dan mulut pada
masyarakat
adalah perilaku
atau sikap
mengabaikan
kebersihan gigi
dan mulut.
(kawuryan, 2008)
Karies berasal
dari bahasa latin
yaitu caries yang
artinya
kebusukan.
(fitriani, 2009)

Kuesioner

Ordinal

2.

Karies Gigi

Hasil
Pengukuran
Tingat
pengetahuan
baik: 76%100%
Tingkat
pengetahuan
kurang: 56%
(Nursalam,
2008)

Hasil
Pemeriksaan
Dokter Gigi

Nominal

0 = tidak
karies gigi.
1 = karies gigi.

H. Instrumen Penelitian
Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini
melalui wawancara antara peneliti dan responden. Pertanyaan tersebut berisi
pertanyaan-pertanyaan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu dan
kejadian karies gigi., kaca mulut no 3, 4 dewasa
I. Teknik Analisis Data
Menurut Rumengan (2010), menyimpulkan bahwa analisa data
merupakan data-data yang telah terkumpul umumnya masih terbentuk data
mentah untuk itu diperoleh agar lebih sederhana sehingga memudahkan
peneliti untuk melakukan analisa data.
1. Pengolahan Data

27

Data diolah menggunakan suatu program SPSS dan data dianalisis


untuk memperoleh informasi bagaimana hubungan antara tingkat
pengetahuan ibu dan kejadian karies gigi.
a. Analisis Univariat
Analisis univariat yang bertujuan untuk menjelaskan atau
mendeskripsikan karakteristik setiap variabel penelitian. Bentuk
analisis univariat tergantung dari jenis datanya (Notoadmojo, 2010).
Analisis yang dilakukan peneliti adalah mengetahuai distribusi
frekuensi pada masing-masing variabel penelitian yaitu distribusi
frekuensi tingkat pengetahuan ibu dan distribusi frekuensi kejadian
karies gigi.
b. Analisis Bivariat
Menurut Rumengan (2010), analisis bivariat terdiri dari metode
statistik deskriptif dan statistik infersial yang dipergunakan untuk
menganalisa data dari dua variabel penelitian Uji statistik untuk
melihat hubungan antara variabel independen dengan variabel
dependen dengan mengunakan analisa Chi - Square.

28