Anda di halaman 1dari 27

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sumber daya alam adalah semua kekayaan berupa benda mati
maupunbenda hidup yang berada di bumi dan dapat dimanfaatkan untuk
memenuhi kebutuhan hidup manusia (Abdullah, 2007: 3). Sumber daya alam
dapat dibedakan berdasarkan sumbernya, persebarannya, tujuannya, cara
pengolahan dan pemanfaatannya, sifat, potensi, jenisnya, pembentukannya, nilai
ekonomis atau nilai kegunaannya, bentukny, Undang-Undang Republik Indonesia
serta berdasarkan barlow.
Kontrol masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam dan pelestarian
fungsi lingkungan hidup merupakan hal yang penting. Masalah penduduk
sebenarnya sangat kompleks, banyak sekali aspek yang mencakup aspek
didalamnya, diantara aspek pangan, pemukiman, sandang, pendidikan, kesehatan,
ketenagakerjaan, lingkungan hidup, dan sebagainya.juga perlu mendapat
perhatian karena dapat berpotensi mempercepat t e r j a d i n y a k e r u s a k a n
s u m b e r d a y a a l a m . Oleh sebab itu sudah menjadi tanggung jawab manusia
untuk menjaga dan merawat lingkungan alam kita ini. Agar sumber daya alam ini
bisa tetap terjaga dengan baik antara lain berdasarkan prinsip berwawasan
lingkungan dan berkesinambungan :
a) Penghijauan dan Reboisasi
Usaha
penghijauan
dan

reboisasi

hutan

dapat

mencegah

rusaknyalingkungan yang berhubungan dengan air, tanah dan udara.


b) Sengkedan atau terasering
Pengembangan daerah aliran sungai
c) Pengelolaan air limbah
d) Penertiban pembuangan sampah

B. Rumusan Masalah
Dari uraian latar belakang di atas dapat ditarik beberapa rumusan masalah,
yaitu:
1. Apa pengertian Sumber daya alam ?
2. Apa saja klasifikasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan?
3. Apa saja fungsi dari Sumber daya Alam?
C. Tujuan Penulisan
Sesuai dengan masalah yang dihadapi maka makalah ini bertujuan untuk:
1. Mengetahui pengertian sumber daya alam.
2. Mengetahui klasifikas Sumber Daya Alam dan Lingkungan.
3. Mengetahui fungsi dari Sumber Daya Alam.

BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Sumber Daya Alam
Menurut Slamet Riyadi (Darmodjo, 1991/1992) mendefinisikan Sumber
Daya Alam sebagai segala isi yang terkandung dalam biosfer, sebagai sumber
energi yang potensial, baik yang tersembunyi di dalam litosfer (tanah), hidrosfer
(air) maupun atmosfer (udara) yang dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan
kebutuhan manusia secara langsung maupun tidak langsung.
Herman Haeruman Js (Kaligis, 1986) menyatakan bahwa: Sumber Daya
Alam adalah sumber daya yang terbentuk karena kekuatan alami misalnya tanah,
air dan perairan, biodata, udara dan ruang, mineral, bentang alam (landscape),
panas bumi dan gas bumi, angin, pasang surut dan arus laut.
Sumber daya alam adalah semua kekayaan berupa benda
mati maupun benda hidup yang berada di bumi dan dapat
dimanfaatkan

untuk

memenuhi

kebutuhan

hidup

manusia

(Abdullah, 2007: 3).


Jadi, Sumber daya alam (natural resources) adalah unsur-unsur
lingkungan alam yang diperlukan manusia untuk memenuhi kebutuhan serta
meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Sumber daya alam merupakan semua
kekayaan alam, baik berupa makhluk hidup maupun benda mati yang terdapat di
bumi dan dapat dimanfaatkan dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia.
B. Klasifikasi Sumberdaya Alam dan Lingkungan
Berdasarkan bagian atau bentuk yang dapat dimanfaatkan, sumber daya
alam diklasifikasikan seperti berikut :
1.

Sumber daya alam materi, yaitu bila yang dimanfaatkan adalah materi
sumber daya alam tersebut.

2.

Sumber daya alam hayati, ialah sumber daya alam yang berbentuk
makhluk hidup, yaitu hewan dan tumbuh-tumbuhan. Sumber daya alam
tumbuh-tumbuhan disebut sumber daya alam nabati, sedangkan sumber

daya alam hewan disebut sumber daya alam hewani. Bila kita telusuri
lebih jauh, sumber daya alam hayati dapat digolongkan sebagai sumber
daya alam materi maupun energi.
3.

Sumber daya alam energi, yaitu bila barang yang dimanfaatkan manusia
adalah energi yang terkandung dalam sumber daya alam tersebut.

4.

Sumberdaya alam ruang, yaitu ruang atau tempat yang diperlukan manusia
dalam hidupnya. Makin besar kenaikan jumlah penduduk, sumber daya
alam ruang makin sulit diperoleh. Ruang, dalam hal ini, dapat berarti
ruang untuk mata pencaharian (pertanian, perikanan), tempat tinggal, arena
bermain anak-anak,dan sebaginya. Di kota-kota besar, seperti Jakarta,
sumber daya alam ruang makin sulit didapat.

5.

Sumber daya alam waktu, sulit dibayangkan bahwa waktu merupakan


sumber daya alam. Sebagai sumber daya alam, waktu tidak berdiri sendiri
maliankan terikat dengan pemanfaatan sumber daya alam lainnya. Contoh:
air sulit didapat pada musim kemarau. Akibatnya, mengganggu tanaman
pertanian.
Sumber

daya

alam

dapat

dibedakan

berdasarkan

sumbernya,

persebarannya, tujuannya, cara pengolahan dan pemanfaatannya, sifat, potensi,


jenisnya, pembentukannya, nilai ekonomis atau nilai kegunaannya, bentuknya,
Undang-Undang Republik Indonesia serta berdasarkan barlow :
a) Berdasarkan sumbernya,sumber daya alam dibedakan menjadi dua jenis yaitu:
1. Sumber daya alam Biotik (organik) yaitu sumber daya alam yang berasal
dari mahkluk hidup. Kegiatan yang berhubungan dengan sumber daya
alam organik antara lain pertanian, kehutanan, peternakan, dan perikanan.
Sebagai contoh SDA organik dalam bidang peternakan adalah peternakan
Sapi, Kambing, Ayam, dan lain-lain.
2. Sumber daya alam Abiotik (anargonik) yaitu materi sumber daya alam
anorganik (nonhayati), berupa benda-benda mati baik yang berbentuk
benda padat, cair, atau gas. Kegiatan yang berhubungan dengan sumber
daya alam anorganik di antaranya adalah pertambangan tanah, batuan,
mineral, minyak dan gas alam, dan energi.

b) Berdasarkan Persebarannya, sumber daya alam dibedakan menjadi dua jenis:


1. Sumber daya alam yang terdapat dimana-mana misalnya sinarmatahari,
air, udara, areal pertanian, dan hutan.
2. Sumber daya alam yang hanya ditemukan di daerah tertentu saja.
Misalnya: tambang uranium, tambang batu bara, dan tambang emas.
c) Berdasarkan tujuannya, sumber daya alam di bedakan atas tiga jenis yaitu:
1. Sumber daya alam bahan industri adalah sumber daya alam yang
umumnya di gunakan sebagai bahan dasar atau bahan baku industri
misalnya tanah liat, belerang dan lain-lain.
2. Sumber daya alam bahan pangan adalah sumber daya alam yang
digunakan sebagai bahan pangan baik langsung maupun melalui
pengelolahan terlebih dahulu misalnya padi, jagung, dan kedelai
3. Sumber daya alam bahan sandang adalah sumber daya alam bahan
sandang adalah sumber daya alam yang dapat di gunakan sebagai bahan
baku pembuatan sandang misalnya sutra dan kapas.
d) Berdasarkan cara Pengolahan dan pemanfaatannya
Sumber daya alam di bedakan menjadi Sumber Daya Alam Yang Dapat Di
Perbaharui (Renewable Resources) dan Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Di
perbaharui (Unrenewable Resource).

Sumber Daya Alam yang dapat diperbarui (Renewable Natural Resources)


Disebut sebagai sumber daya alam yang dapat diperbaharui, karena alam
mampu mengadakan pembentukan baru dalam waktu yang relative cepat.
Dengan demikian, sumber daya alam ini tidak dapat habis.Sumber Daya
Alam yang dapat diperbaruimerupakan Sumber Daya Alam yang dapat
terus diusahakan keberadaanya atau dapat dilestarikan. Sumber daya alam
yang dapat diperbaharui, antara lain berasal dari tanah, sepertihasil
pertanian, perhutanan, dan perkebunan yang sangat bermanfaat untuk
manusia,diantaranya sebagai berikut :
1. Karet sebagai bahan baku pembuatan ban.
2. Kapas sebagai bahan baku tekstil.
3. Tembakau sebagai bahan baku rokok atau obat.
4. Kopi sebagai bahan baku pembuatan minuman.
5. Tebu sebagai bahan baku pembuatan gula pasir.

Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbarui (Unrenewable Natural


Resources) merupakan Sumber Daya Alam yang akan habis jika terus
menerus digunakan atausulit dijaga kelestariaannya. Karena membutuhkan
waktu yang sangat lama dalam proses pembentukannya.Sumber daya alam
yang tidak dapat diperbaharui dan kemungkinan akan habis adalah hasil
tambang, diantaranya sebagai berikut :
1. Batu bara, banyak digunakan

sebagai

bahan

bakar

untuk

keperluanindustri dan rumahtangga.


2. Minyak bumi, digunakan sebagai bahan bakar minyak.
3. Vaselin untuk bahan obat (salep).
4. Parafin untuk bahan pembuat lilin.
5. Aspal untuk bahan pembuat jalan.
6. Biji besi dimanfaatkan untuk peralatan rumah tangga dan pertanian.
7. Tembaga untuk membuat perabotan dapur.
8. Bauksit bermanfaat sebagai bahan dasar pembuatan alumunium.
9. Emas dan perak untuk perhiasan.
10. Marmer untuk bahan bangunan rumah atau gedung.
Berdasarkan daya pakai dan nilai konsumtifnya, sumber daya alam yang
tidak dapat diperbaharui dibedakan menjadi dua golongan, yaitu :
1) Sumber daya alam yang tidak cepat habis.
Tidak cepat habis karena nilai konsumtif terhadap barang itu relative kecil.
Manusia hanya memanfaatkannya dalam jumlah sedikit. Di samping itu,
sumber daya ala mini dapat dipakai secara berulang-ulang hingga tidak
cepat habis.
Contoh : intan, batu permata, serta logam mulia (emas)
2) Sumber daya alam yang cepat habis.
Cepat habis karena nilai konsumtif akan barang relatif tinggi. Manusia
menggunakan dalam jumlah yang banyak, sehingga sumber daya alam ini
akan cepat habis. Di samping itu daur ulangnya sukar dilakukan.
Contoh : bensin, gas alam, dan bahan bakar lainnya.
Bagaimanakah caranya agar sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui
tersebut tetap lestari? Manusia harus dapat memanfaatkannya secara bijaksana dan
tidak berlebihan. Selain itu, perlu dikembangkan bahan alternatif pengganti yang

berfungsi sama tetapi selalu tersedia, seperti melakukan pendauran ulang sehingga
mengurangi tingkat eksploitasinya.
e) Berdasarkan Sifat
Menurut sifatnya, sumber daya alam dapat dibagi 3, yaitu sebagai berikut :
a. Sumber daya alam yang terbarukan (renewable), misalnya: hewan,
tumbuhan, mikroba, air, dan tanah. Disebut terbarukan karena dapat
melakukan reproduksi dan memiliki aya regenerasi (pulih kembali).
b. Sumber daya alam yang tidak terbarukan (nonrenewable), misalnya:
minyak tanah, gas bumi, batu tiara, dan bahan tambang lainnya.
c. Sumber daya alam yang tidak habis, misalnya, udara, matahari, energi
pasang surut, dan energi laut.
f) Berdasarkan Potensi Penggunaannya
Menurut potensi penggunaannya, sumber daya alam dibagi beberapa
macam, antara lain sebagai berikut:
1. Sumber daya alam materi; merupakan sumber daya alam yang
dimanfaatkan dalam bentuk fisiknya. Misalnya, batu, besi, emas, kayu,
serat kapas, rosela, dan sebagainya.
2. Sumber daya alam energi; merupakan sumber daya alam yang
dimanfaatkan energinya. Misalnya batu bara, minyak bumi, gas bumi, air
terjun, sinar matahari, energi pasang surut laut, kincir angin, dan lain-lain.
3. Sumber daya alam ruang; merupakan sumber daya alam yang berupa
ruang atau tempat hidup, misalnya area tanah (daratan) dan angkasa.
g) Berdasarkan Jenis
Menurut jenisnya, sumber daya alam dibagi dua sebagai berikut :
1. Sumber daya alam nonhayati (abiotik); disebut juga sumber daya alam
fisik, yaitu sumber daya alam yang berupa benda-benda mati. Misalnya:
bahan tambang, tanah, air, dan kincir angin.
2. Sumber daya alam hayati (biotik); merupakan sumber daya alam yang
berupa makhluk hidup. Misalnya: hewan, tumbuhan, mikroba, dan
manusia.
h) Berdasarkan Pembentukan
7

1. Sumber Daya Alam Biotik terbentuk dari adanya proses tumbuh dan
berkembangnyamakhluk hidup. Contoh: Tumbuhan, Hewan.
2. Sumber Daya Alam Fisis terbentuk dari proses fisis dan kekuatan
alam.Contoh: air, tanah, udara, barang tambang.
3. Sumber Daya Alam Lingkungan terbentuk dari penggabungan antara
faktor fisis dan biotik.Contoh: Lingkungan pegunungan, lingkungan
lembah.
i) Sumber daya alam berdasarkan nilai ekonomis atau nilai kegunaannya
1. Sumber Daya Alam Ekonomis Tinggi merupakan sumber daya alam yang
dalammendapatkannya memerlukan biaya yang tinggi. Contoh: mineral
dan logam mulia seperti emas, perak, intan.
2. Sumber Daya Alam Ekonomis Rendah merupakan sumber daya alam yang
dalammendapatkannya memerlukan biaya yang relatif murah. Contoh:
Pasir, Batu.
3. Sumber Daya Alam non Ekonomis merupakan sumber daya alam yang
dalam mendapatkannya tidak memerlukan biaya. Contoh: Udara, Sinar
dan Panas Matahari
j) Sumber daya alam berdasarkan bentuknya
Dapat dikelompokkan kedalam lima kelompok yaitu sumber daya lahan
atau tanah, sumber daya hutan, sumber daya air, sumber daya laut, sumber daya
mineral.
k) Sumber daya menurut Undang-Undang Republik Indonesia
Tentang Lingkungan Hidup No.4 Tahun 1982 dapat dikelompokkan
menjadiempat kategori utama yait sumber daya manusia, sumber daya alam
hayati, sumber daya alam nonhayati, sumber daya buatan.
Sumber Daya Alam Berdasarkan Habitat
Berdasarkan macam habitatnya, sumber daya alam dapat dibedakan menjadi:
a. Sumber Daya Alam Terestris
Sumber daya alam terestris (daratan) merupakan sumber daya yang
berhubungan dengan tanah yang digunakan sebagai lahan untuk berbagai

aktivitas penduduk, sebagai bahan industri (genteng, keramik, dan lain-lain),


dan segala sumber daya yang diperoleh dari darat.
b. Sumber Daya Alam Akuatik
Sumber daya alam akuatik (perairan) merupakan sumber daya alam yang
berhubungan dengan perairan seperti laut, danau, sungai, air tanah, air hujan,
dan lain-lain.
Pengelompokan Lain Sda Berdasarkan Pengelolanya :
1.
2.

SDA yang dikelola pemerrintah


SDA yang dikelola swasta
Berdasarkan Hak Penguasaan :

1.
2.

SDA milik individu (private property )


SDA milik umum (common property)
SDA milik perorangan penguasaannya ada di bawah seseorang atau suatu
badan, sedangkan SDA milik umum penguasaannya menjadi jelas bila
SDA itu sudah ditangkap atau dikuasai oleh seseorang atau suatu badan.
Jadi SDA milik umum berarti bukan milik siapapun dan berarti pula SDA
milik setiap orang.
Sumber Daya Alam Primer Dan Sekunder
1. Sumber daya alam primer, yaitu sumber daya alam yang langsung
diperoleh dari alam tanpa ada proses pengolahan, misalnya air, udara,
angin, dan matahari.
2. Sumber daya alam sekunder,Sumberdaya alam sekunder merupakan SDA
yang adanya karena SDA primer, yaitu sumber daya alam yang diperoleh
setelah dibudidayakan oleh manusia, misalnya hasil pertanian, hasil
perkebunan, hasil persawahan.

l) Sumber daya alam menurut Barlow


Dapat dibagi ke dalam tiga kelompok yaitu sumber daya alam yang dapat
diperbarui, sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui, sumber daya alam yang
memiliki sifat gabungan.

m) Nilai Sosial Ekonomi Sumber Daya Alam


Nilai-nilai yang terkandung dalam perlindungan alam meliputi nilai
ilmiah, nilai ekonomi, dan nilai budaya yang saling berkaitan. Secara terperinci,
nilai-nilai yang dimiliki dalam perlindungan dan pengawetan alam dapat
dijelaskan sebagai berikut:
a. Nilai ilmiah,yaitu kekayaan alam, misalnya, hutan dapat digunakan
sebagai tempat penelitian biologi untuk pengembangan ilmu (sains).
Misalnya, botani, proteksi tanaman, dan penelitian ekologi.
b. Nilai ekonomi,yaitu perlindungan alam ditujukan untuk kepentingan
ekonomi. Misalnya pengembangan daerah wisata. Hal ini akan
mendatangkan berbagai lapangan kerja. Hutan dengan hasil hutannya, dan
Taut dapat menjadi sumber devisa bagi negara.
c. Nilai budaya,yaitu flora dan fauna yang khas maupun hasil budaya
manusia pada suatu daerah dapat menimbulkan kebanggaan tersendiri,
misalnya Candi Borobudur, komodo, dan tanaman khas Indonesia (melati
dan anggrek).
d. Nilai mental dan spiritual,misalnya dengan perlindungan alam, manusia
dapat menghargai keindahan alam serta lebih mendekatkan diri kepada
Tuhan Yang Maha Esa.
C. Fungsi Sumber Daya Alam
Sumber daya alam merupakan semua kekayaan alam yang berwujud benda
mati atau hidup yang ada pada suatu tempat serta dapat dimanfaatkan untuk
memenuhi kebutuhan hidup manusia seperti tumbuhan, hewan, udara, air, tanah,
dan cahaya matahari. Sumber daya alam tersebut dapat memberikan manfaat bagi
kita apabila diolah dan dimanfaatkan secara bijak. Sebaliknya, apabila sumber
daya alam dieksploitasi secara berlebihan tanpa memperhatikan dampaknya
terhadap lingkungan, maka akan menimbulkan kerusakan lingkungan dan bencana
alam.
Sumber daya alam memiliki fungsi dan peran dalam bentuk manfaat yang
sangat besar bagi kehidupan manusia. Beberapa contoh fungsi dan peran sumber
daya alam terhadap kehidupan dijabarkan sebagai berikut.
1. Fungsi dan peran Sumber Daya Alam hayati
10

Semua makhluk hidup seperti hewan, tumbuhan, dan mikroba yang ada di
muka bumi ini merupakan sumber daya alam hayati. Sumber daya alam dari
tumbuhan disebut sumber daya alam nabati dan Sumber daya alam yang berasal
dari hewan disebut sumber daya alam hewani.
2. Sumber Daya Alam Nabati
Sebagian besar sumber daya alam nabati di negara kita berfungsi sebagai
tanaman budidaya pangan, sandang, bahan baku kayu olahan, dan obat-obatan.
Berikut penjelasannya:
a. Sebagai budi daya pangan
Sumber daya lama nabati sebagai tanaman budi daya pangan dimanfaatkan
sebagai sumber karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin. Tanaman sebagai
sumber karbohidrat seperti padi, jagung, ubi dan kentang. Tanaman sebagai
sumber lemak antara lain kelapa, kacang tanah, dan kelapa sawit, sumber
protein di antaranya kedelai, kacang hijau, serta jenis kacang-kacangan yang
lainya, sedangkan sebagai sumber vitamin yaitu sayur-sayuran.
b. Sebagai budi daya sandang
Sumber daya alam hayati yang digunakan dalam kehidupan sebagai
sumber bahan sandang atau bahan pakaian antara lain kapas sebagai bahan
dasar katun, serat rami sebagai bahan dasar rayon, dan serat sisal sebagai
bahan dasar linen. Bahan dasar kain dari tumbuhan diperoleh dari serat yang
dimilikinya. Serat tersebut diperoleh dari biji, batang pohon, daun, dan buah.
Berikut jenis tanaman yang digunakan bagiannya sebagai serat.
No.

Nama Bagian

Nama Tanaman

1.

Biji

Kapas, kapuk

2.

Batang

Flak, jute, rosella, henep, rami, urena, sun

3.

Daun

Abaka, sisal, henequen, nanas

4.

Buah

Kelapa (sabut)

c. Sebagai komoditi kayu olahan

11

Sebelum dikenal perkakas rumah tangga dari besi, alumunium dan


sejenisnya, berbagai jenis kayu telah dimanfaatkan sebagai bahan baku utama
untuk menopang kehidupan. Pemanfaatan kayu olahan dibuat untuk
pembuatan mebel, seperti kayu jati dan kayu-kayu yang lain yang telah
dibudidayakan dari hutan, seperti meranti, rasamala, rotan, dan bamboo.

No. Bahan Kayu

Hasil Produk

1. Jati

Perabotan rumah tangga, mebeler, rangka bangunan

2. Meranti

Mebeler, rangka bangunan, kusen, pintu, dan jendela

3. Mahoni

Rangka bangunan, perabotan rumah tangga, dan barang


kerajinan

4. Rotan

Barang kerajinan dan alat rumah tangga, mebeler.

5. Bambu

Mebeler, barang kerajinan, dan alat rumah tangga

d. Sebagai bahan obat-obatan


Tanaman sebagai sumber daya alam nabati bagi manusia selain dapat
digunakan sebagai sandang, pangan, dan bahan baku juga dapat dimanfaatkan
sebagai obat-obatan. Tanaman yang digunakan sebagai bahan obat-obatan
lebih dikenal dengan apotek hidup, seperti kumis kucing, jahe, kencur, kunyit,
dan temulawak termasuk bunga Rosella.
No. Nama Tumbuhan Obat
1. Kumis Kucing

Manfaat
Anti Radang ataupun Anti Keracunan Empedu.
Penyakit Hepatitis B.

2. Jahe

Mengatasi gangguan pencernaan, sakit kepala,


dan rematik.

3. Kencur

Oba tmasuk angin, radang lambung, obat batuk


dan diare

4. Kunyit

Anti peradangan, sakit perut, dan membersihkan


darah.

5. Temulawak

Menjaga

12

kesehatan

hati,

radang

sendi,

menurunkan lemak darah, mengatasi penyakit


maag.

Bunga Rosella merupakan salah satu sumber daya alam nabati yang
banyak mengandung nutrisi/ gizi dan baik bagi kesehatan manusia. Fungsi dan
kandungan nutrisi Rosella baik untuk mengatasi keluhan kesehatan yang di derita
oleh seseorang dan bermanfaat sebagai bahan antiseptik. Adapun manfaat bunga
Rosella untuk kesehatan manusia diantaranya:
1. Membantu menurunkan tekanan darah tinggi (menstabilkan tekanan
darah), kolesterol, batuk, panas dalam, ambeien, jantung, dan lainnya.
2. Melancarkan peredaran darah, melancarkan kencing, buang air besar,
memperbaiki saluran kencing dan ginjal.
3. Sebagai pengganti cairan electrolyte tubuh yang hilang setelah berolah
raga dan sebagai tonikum yang menyegarkan.
4. Mengontrol berat badan, memperbaiki pencernaan dan mencerahkan kulit.
Berbagai hasil olahan dan kemasan Rosella dapat berupa sari bunga
Rosella dan teh bunga Rosella. Selain berbagai jenis pemanfaatan yang telah
dibahas berbagai tanaman lainnya yang juga dimanfaatkan di Indonesia antara lain
sebagai berikut:
1. Jenis tanaman untuk keperluan industri. Manusia membudidayakan
beberapa jenis tanaman secara luas dalam bentuk perkebunan. Contoh: teh,
kopi, tebu, tembakau, lada, gambir, vanili, dan sebagainya.
2. Jenis tanaman yang dimanfaatkan manusia sebagai sumber minyak atsiri,
antara lain cengkih, serai, tengkawang, kayu putih, dan kenanga.
3. Berbagai jenis tanaman yang dimanfaatkan manusia sebagai tanaman hias
dapat menyemarakkan kehidupan manusia dan juga meningkatkan nilai
budaya. Contoh: anggrek, mawar, melati, dan lain-lain.
4. Tanaman yang dimanfaatkan sebagai sumber protein adalah kedelai,
kacang hijau, serta jenis kacang-kacangan lainnya.
e. Sumber Daya Alam Hewani

13

Sumber daya alam hewani digunakan sebagan sumber pangan, dalam hal
ini pangan digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk makanan
sehari hari, misalnya ikan, hewan ternak dan lainya. Hewan dimanfaatkan juga
sebagai benda-benda seni kerajinan tangan manusia yang bernilai seni kreatif.
Misalnya hewan yang mempunyai bulu yang indah diawetkan dan digunakan
untuk hiasan rumah.
1. Perikanan
Wilayah Indonesia sendiri 2/3 nya ialah perairan. Sumber daya perikanan
merupakan sumber makanan bagi kehidupan manusia. Ikan sangat digemari oleh
manusia karena mengandung gizi yang tinggi. Selain itu, sumber daya perikanan
juga sering dimanfaatkan manusia untuk mencari sarana hiburan yaitu dengan
memancing ikan baik itu di perairan darat ataupaun laut.
2. Peternakan
Peternakan meupakan salah satu sumber daya alam hayati yang dimiliki
Indonesia. Sumber daya alam hayati ini dapat berupa hewan liar maupun hewan
yang sudah dibudidayakan. Peternakan dibagi menjadi beberapa jenis yaitu:
a. Peternakan Potong dan Kerja. Jenis peternakan ini dimanfaatkan manusia
untuk melakukan berbagai kegiatan seperti membajak sawah, mengangkat
barang-barang, dan alat transportasi. Selain dimanfaatkan tenaganya juga
diambil dagingnya. Macam-macam yang termasuk didalam jenis ini antara
lain sapi, kambing, kuda, dan domba.
b. Peternakan Perah. Kambing, dan kuda merupakan beberapa jenis hewan yang
diambil produksi susunya untuk memenuhi kehidupan manusia. Susu
merupakan salah satu sumber gizi bagi kehidupan manusia.
c. Peternakan Unggas. Peternakan unggas ialah jenis hewan yang memiliki bulu
dan sayap untuk diambil daging ataupun telurnya. Contohnya ayam, bebek,
merpati, dan kalkun.
d. Aneka Satwa. Aneka satwa merupakan hewan

yang

belum lama

didomestikasi. Jenis ini digunakan sebagai penghasil bahan pangan berprotein


tinggi. Contoh aneka satwa diantaranya, lebah madu, ulat sutera, cacing tanah,
burung unta, dan burung walet.

14

3. Fungsi dan Peran Sumber Daya Alam Non Hayati


Selain sumber daya alam hayati ada pula sumber daya alam non hayati
yang dapat kita temui di lingkungan sekitar. Contoh sumber daya alam non hayati
yaitu bahan tambang, air, panas bumi, dan udara. Mari kita pelajari lebih
mendalam tentang fungsi dan peran sumber daya non hayati bagi kehidupan
manusia.
a. Sumber Daya Alam Bahan Tambang
Keberadaan bahan tambang di Indonesia sangat banyak bahkan sampai
diperebutkan

oleh

masyarakat

dunia.

Banyak

pengelolaan

blok-blok

pertambangan di Indonesia yang dikelola oleh asing. Undang-Undahng Dasar


1945 pasal 33 menyatakan, Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung
didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya guna
kemakmuran rakyat.
Barang tambang di Indonesia terdapat di darat dan di laut. Pengelolaan
barang tambang tersebut memerlukan modal yang banyak, tenaga ahli dan
teknologi tinggi. Pertambangan merupakan suatu kegiatan yang perlu perencanaan
secara baik dan matang, sebab harus selaras sehingga kelestarian lingkungan
hidup dapat terjaga dengan baik. Berikut ini daftar beberapa bahan tambang dan
manfaatnya.
No.
1.

Nama Bahan Tambang


Minyak bumi

Manfaat
Sebagai bahan bakar seperti bensin dan solar,
sebagai bahan lilin dan asapal

2.

Batu bara

Sebagai bahan bakar pembakit listrik, bahan


pembuatan serat karbon

3.

Emas dan Perak

Emas dan Perak sebagai perhiasan, dan


sebagai investasi.

4.

Nikel

Bahan pembuat logam campuran, bahan


pelapis anti karat

5.

Fosfat

Pengolahan dan pemrnian air minum, industri


kertas dan tekstil

15

Penggolongan bahan galian menurut Undang-Undang No. 11 Tahun 1967


tentang Ketentuan- Ketentuan Pokok Pertambangan, dibagi menjadi 3 (tiga)
golongan, yaitu:
a. Bahan galian golongan A, yaitu bahan galian golongan strategis. Strategis
dalam hal ini adalah strategis bagi pertahanan/keamanan negara atau bagi
perekonomian negara;
b. Bahan galian golongan B, yaitu bahan galian vital, adalah bahan galian
yang dapat menjamin hajat hidup orang banyak;
c. Bahan galian C, yaitu bahan galian yang tidak termasuk golongan A dan
B.
Bahan galian potensial bernilai ekonomi tinggi di Indonesia menurut
pemanfaatannya dikelompokkan atas tiga golongan:
a. Bahan galian logam/bijih (ore); merupakan bahan galian yang bila diolah
dengan teknologi tertentu akan dapat diambil dan dimanfaatkan logamnya,
seperti timah, besi, tembaga, nikel, emas, perak, seng, dan sebagainya.
b. Bahan galian energi merupakan bahan galian yang dimanfaatkan untuk
energi, misalnya batubara dan minyak bumi.
c. Bahan galian industri merupakan bahan galian yang dimanfaatkan untuk
industri, sepertiasbes, aspal, bentonit, batu gamping, dolomit, diatomae,
gipsum, halit, talk, kaolin, zeolit, tras.
b. Tanah
Tanah merupakan hasil dari pelapukan batuan-batuan dan sisa-sisa bahan
organik yang hancur karena proses alamiah. Tanah memiliki fungsi dan peranan
yang sangat besar bagi kehidupan manusia diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Tanah dimanfaatkan oleh manusia sebagai lokasi tempat tinggal dan tempat
menjalankan berbagai aktivitas kehidupan manusia. Rumah, gedung, dan hotel
tentunya dibangun di atas permukaan tanah.
2. Tanah dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhannya. Berbagai macam
kebutuhan pangan manusia membutuhkan tanah untukmembudidayakannya.
Pertanian dan perkebunan merupakan kegiatan manusia dalam memenuhi
kebutuhannya yang sangat membutuhkan tanah.
3. Tanah memiliki fungsi lingkungan yaitu tempat untuk menyimpan cadangan
air.
16

c. Air
Air tanah dan air permukaan adalah jenis yang digunakan untuk memenuhi
kebutuhan kita sehari-hari yaitu untuk minum, mandi, mencuci dan sebagainya.
Selain itu, air dipermukaan bumi juga menjadi tempat tinggal berbagai macam
makhluk hidup lain. Ikan juga dapat dibudidayakan manusia di tambak-tambak
baik yang ada di danau atau waduk maupun di pantai.
Pertanian dan perkebunan sebagai sarana dalam memenuhi kebutuhan
manusia juga membutuhkan air, Air juga memegang peranan penting bagi bagian
kehidupan manusia yang lain yaitu sebagai sarana transportasi. Sumber air dapat
dikelompokkan dalam sumber air sungai dan air danau.
1. Sumber air danau
Danau merupakan massa air yang berada di suatu cekungan yang terdapat
di daratan. Danau terbesar di Indonesia adalah danau Toba yang terletak di Pulau
Sumatra tepatnya di Provinsi Sumatra Utara. Pemanfaatan danau di bidang
ekonomi yang umum dilakukan di Indonesia yaitu:
a. Cadangan air bersih. Keberadaan air di danau dengan volume yang sangat
besar maka dapat sebagai penyuplai air tanah dangkal maupun air tanah
dalam. Keberadaannya akan membantu sekali ketika musim kemarau
panjang.
b. Air irigasi. Irigasi merupakan faktor utama dalam hal pertanian.
Kebutuhan air irigasi tidak dapat tercukupi melalui saluran lokal, maka
waduk buatan sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
c. Pariwisata. Danau yang terbentuk secara alami maupun buatan apabila
dikelola menjadi suatu objek tujuan wisata akan mempunyai daya tarik
sendiri. Misalnya danau Toba di Sumatera Utara.
d. Perikanan. Salah satu manfaat danau adalah untuk pengembangan
perikanan darat. Air yang melimpah akan mampu menampung ataupun
sebagai penyuplai kebutuhan air di empang, tetapi saat ini penggunaan
karamba juga untuk menunjang adanya wisata air.
e. Pembangkit Tenaga Listrik. Apabila cadangan air yang ada di danau besar
dan

mampu

untuk

dijadikan

17

sumber

tenaga

hidrolistrik,

maka

danau/waduk menjadi potensial untuk dijadikan sumber penggerak turbin


dalam pembangkit listrik tenaga air.
2. Sumber air sungai
Sungai adalah massa air yang secara alami mengalir melalui suatu lembah.
Kebanyakan sungai mengalir di permukaan bumi ke tempat yang lebih rendah dan
sebagian meresap di bawah permukaan tanah. Aliran sungai tidak tetap kadang
deras dan kadang lambat, tergantung pada kemiringan sungai. Alirannya
mengikuti saluran tertentu yang di kanan kirinya dibatasi tebing yang curam.
Pemanfaatan serta peran sungai dalam pengembangan ekonomi adalah:
a. Sumber air industri. Aliran sungai di Indonesia umumnya dimanfaatkan
oleh perusahaan air minum. Perusahaan ini memanfaatkan air sungai
sebagai bahan baku untuk disuling dan diolah menjadi air minera.. Hal ini
mendukung perkembangan ekonomi negara mengingat pengambilan bahan
baku di sungai dapat meminimalkan biaya produksi dan memaksimalkan
keuntungan.
b. Irigasi. Pemanfaatan untuk irigasi pada umumnya dilakukan oleh petani
agar hasil panennya pun akan menjadi maksimal. Jika hasil panen
maksimal maka pendapatan yang akan diperoleh pun akan optimal.
c. Perikanan. Usaha perikanan sering dilakukan masyarakat terutama pada
sungai sungai besar dengan aliran yang tidak begitu deras. Masyarakat
pada umumnya membangun keramba atau kolam ikan dekat dengan
sungai.
d. Transportasi. Sungai juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana transportasi
seperti di Pulau Kalimantan. Aksesibilitasnya akan lebih cepat dan murah
melalui sungai dari pada melalui dataran.
e. Rekreasi.Pemanfaatan sungai yang lain adalah sebgai destinasi wisata.
Pada umumnya, sungai yang dipilih sebagai destinasi wisata adalah sungai
yangmemiliki banyak jeram sehingga dapat dimanfaatkan sebagai wisata
arung jeram.
f. Sumber bahan bangunan (pasir dan batu). Selain sebagai penyuplai air,
sungai juga mampu menyuplai bahan bangunan seperti pasir dan batu,

18

terlebih lagi pada sungai-sungai yang memiliki hulu sekitar gunung berapi
seperti sungai Gendol, Sungai Code, Sungai Progo.
d. Udara
Setiap makhluk yang hidup di dunia ini pasti membutuhkan udara baik
manusia, hewan, dan tumbuhan. Oksigen adalah udara yang sehari-hari kita hirup
dan dibutuhkan oleh tubuh manusia dari berbagai jenis udara yang terdapat di
atmosfer. Udara sangat penting bagi manusia. Manfaat udara bagi kehidupan
manusia antara lain sebagai berikut:
1. Sebagai pelindung terhadap radiasi sinar matahari (sebagian sinar matahari
diserap udara sehingga suhu di bumi tidak begitu tinggi).
2. Sebagai sumber berbagai macam zat yang berguna bagi manusia, oksigen
berguna bagi manusia untuk bernapas.
3. Sebagai pelindung bumi dari tabrakan-tabrakan dengan benda langit yang
lain, karena meteorit-meteorit bergesekan dengan atmosfer sebelum
sampai di bumi.
4. Untuk keperluan komunikasi. Lapisan udara bagian atas atau pada
ketinggian di atas 60 km berdasarkan partikel-partikel ion merupakan
pemancar gelombang radio.
Udara yang bergerak atau biasa kita sebut dengan angin juga memiliki peranan
yang besar bagi kehidupan manusia. Pada zaman dahulu, kapal-kapal digerakkan
oleh tenaga angin. Udara juga dimanfaatkan oleh manusia sebagai sarana rekreasi
dan olahraga, seperti terjun payung, gantole, terbang layang, main layang-layang,
dan sebagainya.
e. Panas Bumi
Panas bumi merupakan sebuah energi yang dihasilkan dari dalam perut
bumi. Sumber panas bumi umumnya dijumpai di daerah sekitar gunung api,
seperti di Indonesia. Energi ini sifatnya dapat diperbarui tidak seperti minyak dan
batu bara. Panas bumi memiliki fungsi dan peranaan penting dalam kehidupan
manusia. Panas bumi dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi. Keunggulan
panas bumi selain merupakan energi yang dapat diperbarui, energi panas bumi
juga sangat ramah lingkungan.
19

Potensi dan Pemanfaatan Energi Geothermal di Indonesia


No

Lima wilayah dengan potensi

tertinggi

1. Jawa Barat

Lima wilayah dengan


No.

pemanfaatan
paling unggul

(PLTP Salak, Kamojang, 1. Jawa Barat

Wayang Lindu, dan Darajat)


2. Sumatera Utara (PLTP Sibayak)

2. Jawa Tengah

3. Jawa Tengah (PLTP Dieng)

3. Sulawesi Utara

4. Sumatera Selatan

4. Sumatera Utara

5. Sulawesi Utara (PLTP Lahendong)

5. Sumatera Selatan

Keanekaragaman hayati di Indonesia sangat tinggi. Hal ini dapat


dibuktikan dengan berbagai macam jenis tanaman dan hewan yang hidup di
Indonesia. Keberadaan tumbuhan dan hewan memberikan manfaat yang besar
bagi kehidupan manusia. Hal ini patut kita syukuri karena tidak semua negara di
dunia mempunyai keanekaragaman hayati seperti Indonesia. Selain itu, kita juga
harus menjaga kelestarian ekosistem agar keanekaragaman hayati tersebut tidak
punah.
D. Usaha pelestarian dan pencegahan kerusakan SDA
Usaha-usaha pelestarian SDA dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
1. Membuat UU dan peraturan-peraturan yang mengatur pemanfaatan sumber
daya alam untuk mengurangi kerusakan-kerusakan SDA.
2. Memberikan pendidikan dan penyuluhan kepada

penduduk

yang

memanfaatkan SDA agar kerusakan SDA dapat dicegah atau setidaknya bisa
dikurangi.
3. Mengelola SDA dan lingkungan hidup yang disertai program pembatasan
penduduk.
4. Menghemat penggunaan SDA dan memperhatikan keperluan generasi
mendatang.
E. Hubungan Antara SDA Dan Penggunaannya
20

Apabila dua atau lebih SDA diambil dari bumi dan digunakan atau
dikonsumsi

dalam

proses

produksi

maka

terdapat

hubungan

yang

sifatnyakomplementer dan substitusicontoh:


a. Penggunaan lahan untuk kehutanan sekaligus rekreasi sifatnya komplementer
dalam sisi penawaran
b. Penggunaan batubara dan bijibesi untuk menghasilkan baja sifanya komplementer
dalam sisi permintaan
c. Penggunaan suatu daerah untuk pertanian dan untuk waduk merupakan hubungan
yang bersaing/substitusi dari sisi penawaran
d. Penggunaan tenaga ternak dan mesin traktor disektor pertanian merupakan
hubungan substitusi dari sisi permintaan.

21

F. Pengelolaan

Sumber Daya Alam

Berdasar Prinsip

Berwawasan

Lingkungan Dan Berkelanjutan


a. Kerusakan Sumber Daya Alam
Ketersediaan sumber daya alam di permukaan bumi sangat beragam dan
penyebarannya tidak merata. Ada sumber daya alam yang berlimpah ruah dan ada
pula yang jumlahnya terbatas atau sangat sedikit. Bahkan, ada yang sekali diambil
akan habis.
Bila terjadi ketidakseimbangan antara jumlah penduduk dan persediaan
sumber daya alam, maka lingkungan hidup bisa berubah. Perubahan, sebagai
akibat kegiatan manusia hasilnya bisa baik, bisa juga buruk. Contoh perubahan
lingkungan kearah yang buruk adalah pencemaran lingkungan (pencemaran udara,
air, dan tanah), pembukaan hutan, dan permasalahan di bidang sosial. Umumnya,
kerusakan sumber daya alam diakibatkan oleh pengelolaan tanpa perhitungan.
Bentuk-bentuk kerusakan sumber daya alam di Indonesia antara lain
sebagai berikut.
1)

Pertanian dan Perikanan


Penggundulan hutan merupakan salah satu contoh kerusakan yang diakibatkan
oleh kegiatan pertanian ladang berpindah. Tempat yang ditinggalkan menjadi
kurang subur dan ditumbuhi alang-alang. Akibat lebih jauh, saat musim hujan,
akan terjadi proses pengikisan tanah permukaan yang intensif. Hal ini bisa
menyebabkan banjir. Sementara itu, saat musim kemarau tempat seperti itu
akan mengalami kekurangan air.

2)

Teknologi dan Industri


Perkembangan teknologi yang pesat mempercepat dan mempermudah
manusia dalam mengolah alam (lingkungan hidup). Hanya saja dalam
penggunaan teknologi harus tepat dan sesuai dengan keadaan suatu daerah.
Pemanfaatan teknologi yang tidak tepat dan tidak sesuai dapat mengubah
lingkungan menjadi buruk.

3)

Pencemaran
Pencemaran (polusi) adalah peristiwa berubahnya keadaan alam (udara, air,
dan tanah) karena adanya unsur-unsur baru atau meningkatnya sejumlah unsur

22

tertentu. Pencemaran ini dapat menimbulkan gangguan ringan dan berat


terhadap mutu lingkungan hidup manusia.
4)

Banjir
Banjir sering terjadi saat musim hujan, terutama ketiak curah hujan tinggi.
Banjir merupakan genangan air, meliputi daerah yang cukup luas karena
sungai tidak mampu lagi menampungnya.

5)

Gunung api Meletus

6)

Gempa Bumi

7)

Angin Topan
Angin Topan adalah angin yang berhembus dengan kecepatan yang sangat
kuat. Bila disertai hujan, disebut badai.

8)

Musim Kemarau
Pengelolaan sumber daya alam harus hati-hati. Prinsipnya, berwawasan
lingkungan dan berkelanjutan agar tetap terjaga kelestariannya. Sumber daya
alam perlu dilestarikan supaya dapat mendukung kehidupan makhluk hidup.
Bila sumber daya alam rusak atau musnah, kehidupan bisa terganggu.
Beberapa hal yang dapat diusahakan untuk menjaga kelestarian sumber

daya alam adalah sebagai berikut :


1.

Penghijauan dan Reboisasi, usaha penghijauan dan reboisasi hutan dapat


mencegah rusaknya lingkungan yang berhubungan dengan air, tanah, udara.

2.

Sengkedan, untuk mencegah erosi dan menjaga kesuburan tanah, pada


tanah yang berbukit-bukit atau tanah miring dibuat sengkedan / terasering.
Tujuannya adalah agar pada waktu hujan air banyak meresap ke dalam tanah.

3.

Pengembangan daerah aliran sungai, Daerah aliran sungi (DAS)


merupakan daerah peka terhadap kerusakan dan pencemaran, karenanya
seringnya pengikisan lapisan tanah oleh arus sungai.

4.

Pengolahan air limbah, sumber air limbah dapat berasal dari rumah tangga,
industri dan pabrik. Air limbah yang dibuang ke tanah bisa merembes, masuk
ke tanah bercampur dengan air tanah. Hal itu bearti bukan tanah saja yang
tercemar, tetapi juga air bawah permukaan tanah.

23

5.

Penertiban

pembuangan

sampah,

sampah

dapat

menimbulkan

permasalahan, seperti sarang penyakit, menimbulkan bau busuk, dan


mengganggu pandangan mata. Oleh sebab itu, buanglah sampah pada tempat
yang telah ditentukan jangan membuang sampah di sembarang tempat.
Tempat penimbunan sampah yang terakhir jangan sampai mengganggu
lingkungan kehidupan. Di samping itu perlu dipikirkan pula cara pemusnahan
sampahnya.
b. Pengelolaan Sumber Daya Alam Berdasarkan Prinsip Daur Ulang
Dengan teknologi maju, manusia dapat memanfaatkan sampah untuk
dijadikan kertas ataupun pupuk organis. Sampah-sampah yang berasal dari
organic dapat diproses menjadi pupuk organic dan digunakan untuk memupuk
tanah. Tanah sebagai sumber daya alam kemudian ditanami tanaman produksi.
Setelah tanaman mati, daun-daunnya dapat diolah kembali menjadi pupuk setelah
melalui proses daur ulang.
Proses daur ulang adalah pengolahan kembali suatu massa atau bahanbahan dalam bentuk sampah kering yang tidak mempunyai nilai ekonomi menjadi
suatu barang yang berharga dan berguna bagi kehidupan manusia. Bahan-bahan
bekas tersebut, antara lain, plastik, kertas, karton, kardus, seng, besi, logam,
aluminium, kaleng, serbuk gergaji, potongan kain, kaca dan kulit.
Bahan baku daur ulang yang berupa sampah, pada umumnya dianggap
tidak berguna dan tidak mempunyai nilai ekonomi. Sampah tersebut biasanya
digolongkan sebagai sampah anorganik yang tidak dapat diproses secara alamiah.
Sampah tersebut harus diolah melalui suatu proses, menjadi barang yang
bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bahkan, dapat digunakan kembali
sebagaimana layaknya semula.Sampah yang bersumber dari bahan organik berupa
sayuran, sisa makanan, pertanian, perkebunan, dan peternakan digolongkan
sebagai sampah basah (sampah organic) yang dapat diproses secara alamiah.
Misalnya dijadikan bahan baku untuk pembuatan kompos. Hal ini merupakan
salah satu model pengelolaan sampah (waste management).

24

Ada dua sistem pengelolaan sampah, yaitu sistem pengelolaan formal dan
informal.
1.

Sistem pengelolaan formal


Pengelolaan formal yakni pengumpulan, pengangkutan, dan pembuangan
yang dilakukan oleh aparat pemerintah setempat, misalnya Dinas Kebersihan
dan Pertamanan. Sistem ini memandang samaph sebagai beban lingkungan,
sehingga memerlukan dana dan tenaga yang besar. Walaupun ada Program
Adipura, namun kenyataannya masalah sampah tidak pernah terselesaikan
secara sempurna. Hal ini disebabkan oleh rendahnya partisipasi masyarakat
dalam penanganan sampah.

2.

Sistem Pengelolaan Informal


Pengelolaan informal yakni aktivitas yang dilakukan oleh dorongan kebutuhan
untuk hidup dari sebagian masyarakat. Secara tidak sadar mereka berperan
serta dalam kebersihan kota, seperti pemulung dan insdutri daur ulang, baik
jenis kertas, plastik, kaleng, seng, botol, kardus, dan lain-lain. Mereka
memandang sampah sebagai sumber daya ekonomi. Mereka ini sebenarnya
juga merupakan pendekar lingkungan.
Dalam usaha mengurangi samapah melalui teknik daur ulang, tidak sama

perlakuannya untuk semua jenis sampah. Daur ulang dapat diakukan secara
individu atau kelompok, misalnya industri daur ulang kaleng, plastik, kertas, kaca,
logam, aluminium, dan lain-lain. Hal ini harus dilakukan dengan skala industri,
karena investasinya cukup besar. Pengelolaan yang dapat dilakukan secara
individu atau kelompok kecil dan investasinya relative murah adalah mendaur
ulang besi. Bahan bakunya berlimpah, ekonomis, dan cara pembuatannya
sederhana.
Proses daur ulang sebenarnya juga merupakan salah satu cara menghemat
sumber daya alam, Sebagai contoh, pada daur ulang kertas. Jika kita mendaur
ulang kertas, maka berarti kita telah menghemat dan mengurangi terjadinya
penebangan hutan. Selin menghemat dan menyelamatkan hutan, dengan mendaur
ulang kertas, juga berarti mengurangi penumpukan sampah.

25

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Sumber Daya Alam adalah sesuatu yang berguna dan mempunyai nilai
didalam kondisi dimana kita menemukannya. Ada delapan isu penting yang
berkaitan dengan sumber daya alam yaitu persediaan untuk kebutuhan manusia,
lokasi persediaan, pergeseran ketersediaan sumber daya alam, kebijakan
penggunaan, peranan sumber daya alam dan lingkungan, kualitas, kerusakan
lingkungan dan mekanisme pasar. Keterkaitan antara ilmu ekonomi dengan
sumber daya alam dan lingkungan adalah mengenai pengambilan keputusan
dalam penggunaan sumber daya alam yang dapat diperbaharui maupun yang tidak
dapat diperbaharui. Sumber daya alam juga memberikan peranan terhadap
kegiatan ekonomi.
Persediaan sumber daya alam diartikan sebagai volume sumber daya alam
yang sudah diketahui dan dapat diambil untuk mendatangkan keuntungan.
B. Saran
Dengan keberadaan sumber daya alam di bumi yang tidak tersebar merata
sehingga daya dukung lingkungan pada setiap daerah akan berbeda-beda. Oleh
karena itu, pemanfaatanya harus dijaga agar terus berkesinambungan dan tindakan
eksploitasi harus dihindari. Pemeliharaan dan pengembangan lingkungan hidup
harus dilakukan dengan cara yang rasional antara lain sebagai berikut:
1. Memanfaatkan sumber daya alam yang dapat diperbaharui dengan hatihati dan efisien, misalnya: air, tanah, dan udara.
2. Menggunakan bahan pengganti, misalnya hasil metalurgi (campuran)
3. Mengembangkan metode penambangan dan pemrosesan yang lebih efisien
serta dapat didaur ulang.
4. Melaksanakan etika lingkungan dengan menjaga kelestarian alam.
Tersedianya sumber alam yang relatif banyak maka akan menjurus pada
pemborosan dan akan menghambat pembangunan. Olehnya itu hendaknya kita
menyadari bahwa dengan tersedia sumber alam yang relatif banyak ini harus dapat

26

dimanfaatkan secara efektif dan seefisien mungkin karena mengingat kebutuhan


akan Sumber Daya Alam dimasa yang akan datang.

27