Anda di halaman 1dari 5

Contoh jawaban gugatan dan gugatan dalam rekonpensi

November 5, 2008 bukukuini

Jawaban dalam konpensi dan gugatan dalam rekonpensi


Dalam Perkara Perdata No
Antara
1 sebagai Turut Tergugat
2 sebagai Tergugat I
3 Sebagai Tergugat II
4Sebagai Tergugat III
5 Sebagai Tergugat IV
Melawan
sebagai Penggugat
Kepada Yth, Bapak Ketua Pengadilan Negeri
Jl no
Jakarta
Dengan hormat,
Untuk dan atas nama selaku Turut Tergugat berdasarkan surat kuasa khusus terlampir, bersama
ini kami menyampaikan Jawaban dalam Konpensi dan Gugatan dalam Rekonpensi dalam
perkara No sebagai berikut:
Turut Tergugat menolak dan menyangkal seluruh dalil dan hal-hal lain yang diajukan Penggugat
dalam gugatannya ini kecuali apa yang secara tegas dan jelas diakui oleh Turut Tergugat.
DALAM KONPENSI
Eksepsi
1. Gugatan Penggugat terhadap Turut Tergugat adalah salah alamat.

Bahwa Turut Tergugat bukanlah merupakan pihak dalam perjanjian jual beli antara Tergugat I
sebagai penjual dan Penggugat sebagai pembeli, sehingga tidak ada perselisihan hukum antara
Turut Tergugat dengan Penggugat.
2. Gugatan Penggugat kabur (obscuur libel).
Bahwa gugatan Penggugat tidak disusun secara sistematis dan dalil-dalil yang ditujukan terhadap
Turut Tergugat tidak berdasarkan hukum. Yang berutang pada Turut Tergugat adalah Tergugat IV,
bukan Tergugat I. Oleh karenanya, gugatan kabur itu harus dinyatakan tidak dapat diterima (niet
ontvankelijke verklaard)
Bahwa namun demikian, seandainya Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini tidak
sependapat dengan Turut Tergugat, disampaikan jawaban sebagai berikut:
Pokok Perkara
1. Bahwa segala sesuatu yang dikemukakan dalam eksepsi tersebut di atas mohon dianggap
dikemukakan pula dalam pokok perkara di bawah ini:
2. Bahwa Turut Tergugat mensomir Penggugat untuk membuktikan dalil-dalil yang dikemukakan
dalam gugatannya:
a. Bahwa Penggugat mempunyai hubungan hukum dengan Turut Tergugat berkenaan dengan
masalah yang dimaksud.
b. Bahwa Turut Tergugat menghadiri pertemuan tanggalx bulan y tahun z bertempat di
c.
3. Bahwa Turut Tergugat menolak dalil Penggugat butir, , dan dengan alasan-alasan
sebagai berikut:
a. Bahwa jika diteliti gugatan yang diajukan oleh Penggugat maka ada dua hubungan hukum
yang terpisah satu dengan yang lainnya.
Pertama: Hubungan hukum antara Penggugat dengan Tergugat I karena persetujuan jual beli
obyek yang menjadi masalah di mana Turut Tergugat bukan merupakan salah satu pihaknya
karena bukan pemilik obyek yang dipermasalahkan dan juga bukan merupakan perantara.
Kedua : Hubungan hukum karena hutang-piutang antara Turut Tergugat (kreditur) dengan
Tergugat I s/d IV (debitur/penjamin)
b. Bahwa oleh karena itu tidaklah berdasarkan hukum dan sangat membingungkan usaha
Penggugat agar Turut Tergugat dilibatkan dalam hubungan hukum Pertama.

c. Bahwa Turut Tergugat tidak dapat dikatakan lalai terhadap Penggugat karena antara Turut
Tergugat dengan Penggugat tidak ada perjanjian atau ikatan secara hukum sehingga tidak ada
kewajiban hukum untuk memberi tahukan segala sesuatu yang berkenaan dengan jaminan atas
nama debitur /Tergugat IV kepada Penggugat.
d. Bahwa hubungan hukum antara Turut Tergugat sebagai kreditur dengan Tergugat I s/d IV
sebagai debitur adalah hubungan hutang piutang yang dijamin dengan Sertifikat Hak Milik yang
diikat secara hipotik sbb:
SHM No
SHM No
e. Bahwa jaminan utang tersebut di atas telah ditebus oleh para pemiliknya yaitu Tergugat I s/d
IV sehingga secara hukum Turut Tergugat harus menyerahkan kembali jaminan hutang tersebut
kepada pemiliknya, bukan kepada Penggugat.
DALAM REKONPENSI
4. Bahwa Turut Tergugat Konpensi sekarang dalam kedudukannya selaku Penggugat
Rekonpensi akan mengajukan Gugatan Rekonpensi terhadap Penggugat Konpensi dalam
kedudukannya sekarang selaku Tergugat Rekonpensi.
5. Bahwa segala sesuatu yang dikemukakan dalam Konpensi tersebut di atas, mohon agar
dianggap dikemukakan pula dalam Rekonpensi ini.
6. Bahwa gugatan yang diajukan oleh Tergugat Rekonpensi/Penggugat Konpensi adalah tidak
berdasarkan hukum karena antara Penggugat Rekonpensi/Turut Tergugat Konpensi dengan
Tergugat Rekonpensi/Penggugat Konpensi tidak ada hubungan hukum/perselisihan hukum.
7. Bahwa dengan digugatnya Penggugat Rekonpensi/Turut Tergugat Konpensi oleh Tergugat
Rekonpensi/Penggugat Konpensi maka Penggugat Rekonpensi/Turut Tergugat Konpensi
mengalami kerugian materiil dan immateriil. Nama baikPenggugat Rekonpensi/Turut Tergugat
Konpensi menjadi tercemar dan hubungan dengan relasi usahanya menjadi terganggu dan
disamping itu Penggugat Rekonpensi/Turut Tergugat Konpensi telah telah mengalami kerugian
waktu, tenaga, biaya dan pikiran.
8. Bahwa jika diperinci kerugian Penggugat Rekonpensi/Turut Tergugat Konpensi tersebut dalam
butir 7 adalah:
a. Kerugian materiil: berupa tidak diperolehnya keuntungan usaha Penggugat
Rekonpensi/Tergugat Konpensi karena tersitanya waktu untuk mengurus perkara. Keuntungan
yang diharapkan adalah Rp

b. Kerugian immateriil: berupa tercemarnya nama baik, kredibilitas Penggugat


Rekonpensi/Turut Tergugat Konpensi dan kalau kerugian tersebut dinilai dengan uang maka
jumlahnya adalah sebesar
9. Bahwa tindakan Tergugat Rekonpensi/Penggugat Konpensi yang menggugat Penggugat
Rekonpensi/Turut Tergugat Konpensi jelas merupakan perbuatan melawan hukum karena antara
Penggugat Rekonpensi/Turut Tergugat Konpensi dangan Tergugat Rekonpensi/Penggugat
Konpensi tidak ada hubungan hukum.
10. Karena telah melakukan perbuatan melanggar hukum maka hendaknya kepada Tergugat
Rekonpensi/Penggugat Konpensi dibebankan kewajiban untuk mengganti kerugian yang diderita
oleh Penggugat Rekonpensi/Turut Tergugat Konpensi.
11. Bahwa dikuatirkan Tergugat Rekonpensi/Penggugat Konpensi akan mengalihkan
kekayaannya kepada pihak lain sehingga mohon agar Majelis Hakim meletakkan sitaan jaminan
atas harta benda milik Tergugat Rekonpensi/Penggugat Konpensi.
12. Bahwa gugatan rekonpensi ini didasarkan pada fakta dan didukung oleh bukti yang otentik,
maka layaklah apabila putusan ini dapat dijalankan lebih dahulu meskipun ada verzet, banding
ataupun kasasi.
Maka berdasarkan hal-hal tersebut di atas, Penggugat Rekonpensi/Turut Tergugat Konpensi
mohon dengan hormat kiranya Majelis Hakim Pengadilan Negeri memberikan putusn sebagai
berikut:
Dalam Konpensi
Mengenai eksepsi
1. Menerima dan mengabulkan seluruh eksepsi Turut Tergugat
2. Menyatakan gugatan Penggugat ditolak setidak-tidaknya tidak dapat diterima.
Mengenai pokok perkara
1. Menyatakan menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya atau setidak-tidaknya menyatakan
gugatan Penggugat tidak dapat diterima sepanjang berkenaan dengan Turut Tergugat.
2. Menghukum Penggugat untuk membayar seluruh biaya perkara yang timbul dalam perkara ini.
Dalam Rekonpensi
1. Mengabulkan seluruh gugatan Penggugat Rekonpensi/Turut Tergugat Konpensi.
2. Menyatakan sita jaminan (conservatoir beslag) terhadap harta benda Tergugat
Rekonpensi/Penggugat Konpensi adalah sah dan berharga menurut hukum.

3 Menyatakan Tergugat Rekonpensi/Penggugat Konpensi telah melakukan perbuatan melawan


hukum.
4. Menghukum Tergugat Rekonpensi/Penggugat Konpensi membayar ganti rugi sebesar RP
dengan rincian untuk kerugian materiil Rp dan kerugian immateriil Rp
5. Menyatakan putusan dalam perkara ini dapat dijalankan lebih dahulu walaupun ada
perlawanan, banding, ataupun kasasi.
6. Menghukum Tergugat Rekonpensi/Penggugat Konpensi membayar segala biaya perkara
atau
Apabila Pengadilan Negeri berpendapat lain, mohon agar memberikan putusan yang seadiladilnya (ex aequo et bono).
Demikianlah kami sampaikan Jawaban Dalam Konpensi dan Gugatan Dalam Rekonpensi dan
atas perhatian Majelis Hakin Pengadilan Negeri, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kuasa Penggugat Rekonpensi/Turut Tergugat Konpensi