Anda di halaman 1dari 13

Lo 2 glomerulonefritis akut

glomerulonefritis akut (GNA) : suatu


reksi imunologis pada ginjal terhadap
bakteri atau virus tertentu

Epidemiologi
Sering pada usia 5-15 th
Jarang pada bayi
Perbandingan laki2 dan perempuan
adalah 2:1

Etiologi
75 % Streptokokus beta hemolitikus
grup A
Bakteri : streptokokus grup C,
meningocococcus,
streptoccocus
Viridans,
gonococcus,
m.
Pneumoniae
Virus : hepatitis b, varicella, vaccinia,
echovirus, parvovirus influenza
Parasit : malaria, toksoplasma

Streptokokus
Bakteri gram positif berbentuk bulat
yang membentuk rantai
Golongan bakteri yang heterogen
S.pyogenes beta grup A
mengeluarkan 2 hemolisin:
Streptolisin O dasar pemeriksaan
ASTO
Streptolisin S bukan antigen

Patofisiologi
Terbentuknya kompleks antigen-antibodi di dalam darah
Disebabkan antigen streptokokus menyerupai antigen
membran basalis glomerulus
Komplemen terfiksasi mengakibatkan lesi dan peradangan
sel PMN dan trombosit tertarik menuju tempat lesi
Fagositosis dan pelepasan enzim lisosom juga merusak
endothel dan membran basalais glomerulus
Timbul proliferasi sel2 endotel yang diikuti sel mesangium
dan sel epitel
Semakin meningkatnya kebocoran kapiler glomerulus
menyebabkan protein dan sel darah merah dapat keluar
ke dalam urine

Gejala klinis
Hematuria
Edema ringan di sekitar mata atau
kaki
Azotemia
Hipertensi
Demam
Muntah
Tidak nafsu makan

Pemeriksaan lab

Proteinuria (+1 sampai +4)


Hematuria mikroskopik
Kelainan sedimen dengan eritrosit disformik
Leukosituria
Eritrosit (++)
Albumin (+)
Silinder leukosit (+)
Penurunan C3 (<50 mg/dl)
ASTO meningkat (>100 kesatuan Todd)

Gambaran patologi
Makroskopis
Ginjal membesar
Pucat
Terdapat titik-titik perdarahan pada korteks
Mikroskopis
Proliferasi sel endotel glomerulus yang keras
Infiltrasi sel epitel kapsul
Infiltrasi sel PMN dan monosit
Membarana basalis menebal tidak teratur
Gumpalan humps di subeptelium

Diagnosis banding
Nefritis IgA
MPGN (tipe I dan II)
Lupus nefritis

Tatalaksana
Istirahat 3-4 minggu
Antibiotik : eritomisin 30 mg/kgBB/
hari dibagi 3 dosis
Diet : rendah protein (1g/kgBB/hari)
dan rendah garam (1 g/hari)
Antihipertensi : reserpin dan
hidralazin

Komplikasi

Oliguria sampai anuria


Ensefalopati hipertensi
Gangguan sirkulasi berupa dispnea
Anemia

Prognosis
Sebagian besar pasien akan sembuh, tapi 5%
akan memburuk dengan pembentukan kresen
pda epitel glomerulus
Diuresi akan menjadi normal kembali pada hari
ke 7-10
Fungdi ginjal membaik dalam 1 minggu dan
normal dalam 3-4 minggu
Komplemen serum normal dalam waktu 6-8
minggu
Kelainan sedimen urin akan tetap terlihat selama
berbulan bahkan bertahun