Anda di halaman 1dari 4

ESTIMASI DANA DIVISI KESEHATAN

Program Kerja
Penyuluhan
pemberantasan
demam berdarah
Aksi pemberantasan
demam berdarah
(kerja bakti)
Pengobatan gratis

Penyuluhan
pendidikan tentang
reproduksi (seks)

Nama Barang
1. LCD
2. Laptop (ppt)
3. Brosur

Jumlah
1
1
50
5 (@5 sachet)

Harga (Rp)
150.000
25.000
75.000
-

1.
2.
3.
4.

100
100
1 set

1.500.000
20.000
50.000
-

1.
2.
3.
4.

LCD
Laptop (ppt)
Brosur
Hadiah

2 dus
1
1
50
15
-

50.000
25.000
150.000
-

LCD
Laptop (ppt)
Brosur
Alat dan bahan obat

1
1
50

1. Bubuk Abate
2. Peralatan kerja bakti
TBMM/Timapkes
Kupon
Undangan
Meja kursi
(meminjam warga)
5. Air mineral

Membantu kegiatan posyandu


Penyuluhan
1.
penanaman
dan 2.
3.
pemanfaatan toga
4.

25.000
50.000
Total Rp. 2.120.000

Devisi ekonomi
keuangan :
a. seminar
konsumsi 50
Rp. 7.000/org
Aqua
2
Rp. 30.000/kotak =
Fandel
1
Rp. 100.000
=
total
=
b. kekreativitasan
kuas
30
2.000/buah
=
cat
3
25.000/kaleng
tinner
2
10.000/kaleng
bgks kado
10
2.000/buah
buku tulis10
30.000/buah
=
tmpt pnsil
3
20.000/buah
penghapus
3
10.000/pck
pensil
4
15.000/pck
=
total
=

= Rp. 350.000
Rp. 60.000
Rp. 100.000
Rp. 510.000
Rp. 60.000
= Rp. 75.000
= Rp. 20.000
= Rp. 20.000
Rp. 300.000
= Rp. 60.000
= Rp. 30.000
Rp. 60.000
Rp. 637.000

Total keseluruhan = total seminar + total kekreativitasan


= Rp. 510.000 + Rp. 637.000
= Rp. 1.147.000

Devisi Lingkungan

Rinciandan Anggaran
1. Teknologi Aplikatif dalam mengolah Limbah Rumah Tangga (Sampah
Organik) menjadi Pupuk Kompos (Pupuk Organic).
Tujuan :
Untuk memberikan keterampilan warga dalam mengolah
Limbah Rumah Tangga (Sampah Organik) menjadi pupuk
kompos untuk menambah nilai ekonomis warga.
Dan diharapkan warga dapat mengembangkan keterampilan
secara continue bahkan tanpa ada traineer (tidak tergantung
pada traineer ataupun program KKN).
Latar belakang :
Sampah merupakan salah satu factor yang menjadi masalah
terutama pada kalangan rumah tangga.
Sampah anorganik adalah sampah yang dapat didaur ulang dan
dapat didistribusikan ke bank sampah. Sedangkan sampah organic
(limbah rumah tangga) tidak bisa ddistribusikan ke bank sampah.
Oleh karenanya sebagai bentuk antisipasi dari dampak negative
sampah organic yang tidak dapat didistribusikan ke bank sampah.
Kami sebagai divisi Sosial-Budaya (Sosbud) akan mengajarkan
keterampilan kepada warga khususnya ibu-ibu untuk dapat
mengolah sampah organic menjadi pupuk kompos. Selain menjaga
lingungan, pupuk kompos juga dapat dimanfaatkan untuk
menambah nilai ekonomis masyarakat.
Sasaran : Ibu-ibu PKK
Anggaran yang dibutuhkan :
Alat :
-

Cangkul
: Rp 100.000,Kerajang buah@Rp 20.000 x 5 : Rp 100.000,Plastic bening @12m
: Rp 60.000,Sarung tangan @1pck
: Rp 30.000,-

Bahan :
-

Serbuk Kayu
: Rp 20.000,Gula
: Rp 30.000,Sampah organic
EM4 @5liter (Rp25.000x5)
: Rp 125.000,Konsumsi
: Rp 500.000,Hand out materi
: Rp 100.000,Dan lain-lain
: Rp 335.000,-

Total Anggaran Dana : Rp.1.400.000


2. Desain Taman + Kebersihan (Gotong royong Kerja Bakti)
Tujuan :
Untuk membudidayakan kegiatan bersih lingkungan serta
untuk memperidah desa tersebut.
Latar belakang :
Sebagai divisi yang berwenang dalam lingkup social-budaya
dan lingkungan, program kebersihan sangat penting diadakan untuk
memberikan kesadaran kepada masyarakat setempat mengenai
kebersihan dan makna gotong-royong. Selain kami akan
mengadakan gotong royong, kami juga akan mendesain untuk
membuat taman yang akan digunakan warga sebagai tempat
rekreasi dan keindahan untuk warga. Dengan adanya pembuatan
taman ini, selain untuk penghijauan terhadap desa setempat, taman
ini juga diharapkan sebagai tempat untuk menghilangkan penat dan
lelah warga.
Sasaran :
Semua warga .

Anggaran yang dibutuhkan :Rp 2.000.000,-

3. Lomba untuk memperingati 17 Agustus


Tujuan :
Untuk membudidayakan kegiatan perlombaan 17-an bahkan
yang saat ini banyak ditinggalkan budayanya, serta untuk
meramaikan peringatan 17 Agustus-an.
Latar belakang :
Momen 17 Agustus adalah momen terpenting bagi
masyarakat Indonesia. Karena pada tanggal 17 Agustus itulah

masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang merdeka, bebas


dari jajahan. Oleh karena itu perlunya diadakan acara 17 Agustusan. Oleh karena itu sebagai divisi Sosial-budaya, kami akan
memeriahkan momen 17 agustus ini bersama desa setempat
dengan mengadakan beberapa lomba yang telah kami susun dan
akan menampikan beberapa lomba yang bermanfaat bagi warga
setempat dan tentu akan menampilan budaya yang telah banyak
ditinggalkan oleh warga setempat. Berkaitan dengan acara 17
Agustus yang akan kami selenggarakan, kami akan bekerjasama
dengan divisi ekonomi.
Dengan harapan, saat program (17
Agustus) itu dilaksanaan kami berharap ada beragam bazaar yang
menjadi proker divisi ekonomi (misalnya : bazaar makanan, hasil
keterampilan warga, dll).
Sasaran :
Seluruh warga setempat
Jenis perlombaan :
Kompetisi Futsal antar SD Tingkat Desa
Lomba balap karung
Anggaran dana :
- Bola
: Rp 50.000,- Peluit
: Rp 15.000,- Karung beras @5
: Rp 30.000,- Konsumsi
: Rp 800.000,- Buku @3lusin
: Rp 250.000
- ATK
: Rp 300.000,- Dll
: Rp 350.000,Anggaran yang dibutuhkan : Rp 1.795.000