Anda di halaman 1dari 2

Dibangdingkan penyakit lain yang menyerang saluran cerna, diare merupakan masalah kesehatan

yang palin sering ditemukan pada anak. Diare merupakan penyebab utama kesakitan dan
kematian pada anak di Negara berkembang, dengan perkiraan 1,3 miliar episode dan 3,2 juta
kematian setiap tahun pada balita. Secara keseluruhan, anak-anak 3,3 episode diare pertahun ,
tetapi pada beberapa tempat, dapat lebih dari 9 episode per tahun.Di dareah dengan episode diare
yang tinggi, seorang balita dapat menghabisan 15% waktunya dengan diare. Dari 367 anak yang
dirawat inap, 36,78% di antaranya mereka diare(Siregar,1996). Kurang lebih 80% kemtian yang
dihubungkan dengan diare terjadi pada 2 tahun pertama kehidupan (Depkes R & DITJEN PMM
&& PLP, 1999). Penyakit ini terutama disebabkan oleh berbagai keterbatasan yang ada.
Kebiasaan perilaku hidup bersih dan sehat yang masih rendah, rendahnya pengetahuan tentang
kesehatan ,pendapatan yang rendah, pengetahuan tentang kesehatan yang relatife rendah, dan
akses terhaap layanan kesehatan yang sulit dijangkau baik dari sisi jarak maupun kemampuan
membayar.
Penyebab utama kematian terkait dire adalah dehidrasi, akibat kehilangan cairan dan elektrolit
melalu feses. Penyebab kematian lain adalah disentri, kurang gizi, dan infeksi yang serius,
seperti pneumonia. Dasar dari semua diare adalah gangguan transportasi larutan usus, akibat
perpindahan air melalui membrane usus berlangsung secara pasif dan hal ini ditentukan oleh
aliran larutan secara aktif maupun pasif, terutama natrium, klorida, dan glukosa.
Penyakit diare akut lebih sering terjadi pada bayi daripada anak yang lebih besar. Perbandingan
kejadian diare akut antara anak laki-laki hampi sama dengan anak perempuan. Cara penularan
penyakit diare adalah secara fekal-oral, melalui makanan ataupun minuman yang sudah tercemar.
Di Indonesia, prevalensi yang tinggi penyakit diare disebabkan turunnya daya tahan tubuh
(McCormick, 1982). Baik dinegara maju maupun berkembang, angka diare pada bayi berkurang
dengan pemberian ASI.
PENGERTIAN
Diare adalah defeksi encer lebih dari tiga kali sehari, dengan atau tanpa darah dan/atau lendir
dalam feses. Secara epidemiologic, biasanya diare didefisikan sebagai pengeluaran feses lunak
ata cair tiga kali atau lebih dalam sehari, tetapi ibu mengguanakan istilah berbeda-beda untuk
menggambarkan diare. Secara lebh praktis, diare didefinisikan sebagai peningkatan frekuensi

defekasi atau konsistensi feses menjadi lebih lunak pada anak sehingga dianggap abnormal oleh
ibu anak tersebut (Depkes RI & DITJEN PPM & PLP,1999).