Anda di halaman 1dari 7

ASUHAN KEPERAWATAN

PADA Tn.A DENGAN GASTROENTERITIS (GE)


DI RUANGAN UNIT GAWAT DARURAT (IGD) RSUD Dr. SOEGIRI LAMONGAN
TAHUN 2016
1. PENGKAJIAN KEPERAWATAN
IDENTITAS PASIEN
No. RM

: 638089

Nama Lengkap

: Tn. A

Tgl. Lahir/ Umur

: 7 Februari 1966/ 50 tahun

Agama

: Islam

Suku / Bangsa

: Jawa/ Indonesia

Pekerjaan

: Tani

Pendidikan

: SMA

Status Perkawinan

: Kawin

Alamat

: Dsn. Bulak Watu RT03/RW 03 Bulak


Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan

Datang di IRD tgl

: 10 Februari 2016 pukul 07.30 WIB

Cara Datang

: Brankart

Transportasi ke IRD

: Kendaraan umum

GENERAL IMPRESSION
Keluhan utama

: BAB lebih dari 10 x/hari

Status mental

:V

Kategori triase

: P2

I PRIMARY SURVEY
1. AIRWAY
Masalah

: Tidak ada sumbatan jalan nafas


: Tidak ada

2. BREATHING

: Gerak dada simetris, pola nafas dyspnue, frekuensi

nafas

25x/menit, irama nafas tidak teratur, bunyi nafas vesikuler.


Masalah
Kriteria hasil

: Ketidakefektifan pola nafas b/d hipoxia


: Sesak berkurang, RR dalam batas normal(16-20x/menit)

Intervensi

1. Berikan oksigen 4 L/ menit dengan masker.


2. Monitor TTV
3. CIRCULATION
: Tidak ada perdarahan,akral dingin kering pucat, CRT > 2 dtk,
nadi carotis 113 x/menit,, kuat , reguler, TD 80/60 mmHg, Kulit pucat , mukosa kering,
turgor kulit kurang, sianosis disekitar hidung, ubun ubun cekung, terdapat finger print.
Masalah
Kriteria hasil

: Kekurangan volume cairan b/d kehilangan cairan aktif.


: Dehidrasi teratasi,TTV dalam rentang norma, (N:60-100x/menit,

RR:16-20 x/menit, TD: 120/80 mmHg), akral hangat kering merah, CRT < 2 detik.
Intervensi

:
1. Posisikan pasien trendelenberg ( kaki lebih tinggi dari pada jantung). R/
memperbaiki sirkulasi serebral dan mendorong aliran darah vena kembali ke
2.
3.
4.
5.
6.

jantung.
Pasang infus IV RL 1000 cc loading . R/ rehidrasi cairan cepat.
Pasang CVP. R/ memantau kebutuhan cairan.
Pasang kateter urine tidak menetap . R/menunjukkan keadekuatan perfusi ginjal.
Pasang ngt .R/intake nutrisi dan obat.
Monitor TTV

DISABILITY

:Kesadaran somnolen, GCS 10 E2 V4 M4, Pupil isokor , Respon

cahaya + ,diameter 2 mm.


Masalah

: Tidak ada

EXPOSURE

: Tidak ada trauma, tidak ada deformitas, tidak ada luka.Suhu 38 C,

pasien tampak lemah, konjungtiva anemis.


Masalah
II . SECONDARY SURVEY
ANAMNESA

: Tidak ada

1. Riwayat penyakit sekarang

Keluarga mengatakan klien lemas, BAB lebih dari 10x

sehari, feses cair, disertai mual muntah sejak 2 hari yang lalu.
2. Alergi
:3. Medikasi
:4. Riwayat penyakit sebelumnya : Keluarga mengatakan sebelumnya klien belum pernah
terkena penyakit yang dialaminya sekarang dan tidak pernah di rawat dirs sebelumnya.
5. Makan dan minum terakhir
: Nasi boran dan es teh.
6. Tanda vital
: TD :80/60 mmHg, N : 113 x/ menit, RR : 25x/menit , suhu
: 38C(axila)
PEMERIKSAAN FISIK
1. Keadaanumum

: lemah

2. Beratbadan

: 50 Kg

Tinggibadan : 160 cm

3. Kepala
Inspeksi :Distribusirambutmerata, warnahitam, tidakadalesi, luka, edema, ubun-ubuncekung
Palpasi :Tidakadanyeritekan
4. Mata
Inspeksi :Posisimatasimetris, pergerakan bola mata normal, fungsipenglihatan normal,
tidakadatandaradang, konjungtivaanemis, matasedikit cekung
Palpasi :Tidakadanyeritekandan edema padakelopak mata.
5. Hidung
Inspeksi : ada sianosis, bentuksimetris, adapernafasancupinghidung,
6. Mulut
Inspeksi :, stomatitis, tidak ada caries, bibirkering, lidahkering, baumulutkhas
7. Telinga
Inspeksi

:simetriskiridankanan,

tidak

adaserumendantidaktandaradangpadalubangtelinga,

kebersihandauntelingacukup, fungsipendengarantidakterganggu
8. Dada
Inspeksi :simetris, bentuk normal chest, gerakannafasbaik, tidakadapenggunaanotot bantu
pernafasan, warnakulitputih, tidakadalesidan edema
Palpasi :integritaskulitkurang elastic, tidakadanyeritekan, ekspansisimetris
Perkusi :suara area lapangparuresonan, suarajantungredup
Auskultasi : Suara paru vesikuler, suara jantung S1 S2 tunggal.
9. Abdomen

Inspeksi : abdomendistensi, tidakadalesi, warnasamadengankulit


Auskultasi :Bisingusus 40x/menit
Palpasi :Tidakadanyeritekan
Perkusi : timpani
10. Punggung
Inspeksi :Tidakadakelainansepertikifosis, lordosisdan scoliosis
Palpasi : Tidak ada nyeri tekan
11. Genetalia
Inspeksi :Tidakadatandainfeksi, testis 2, skrotumbaik
12. Ekstremitas
Kekuatanototekstremitasbawahdanatas 4, terpasang infuse sebelah kaki kiri
13. Kulit
Inspeksi: Keadaan bersih, tidakada edema, tugorkurangelastis,
PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
HasilLaboratorium
1. Feses
Makroskopis
Warna :hijau
Konsistensi :encer
Lendir : Darah : Nanah : Mikroskopis
Amoeba : Telurcacing : Jamur : Bakteri : +
No
JenisPeriksa
Hematologi Analyzer
1
Hemoglobin
2
Lekosit

Metode
DC Detection
Flowcytometr

HasilPemeriksaaan
9
20.500

Normal

12-16 gr/dl
4300-10800

3
4
5
6

i
Westergren
Slide

LED
Diff count

60
2.0-0-80-8-10

10-20/ jam
1-2/0-1/3-5/54-

PCV

Flowcytometr

14,3

62/25-33/3-7
37-45 %

Trombosit

i
Flowcytometr

179.000

140000-340000/ml

DIAGNOSIS UTAMA: GE
ICD:
TERAPI:

Jam: 07.40 WIB

Dokter: dr. Maharani

Obat parenteral
Infus RL 1000 cc loading
Infus RL 500 cc 29 tpm
Loperamide tab 2mg
Tanggal dan Jam Pengkajian: 10 Februari 2016
Nama Pengkaji:

Tanda tangan:

Evi Ayu Ningsih

EAN

CATATAN PERKEMBANGAN
NamaPasien

: Tn. A

No. RM

:638089

Tanggal

:10 Februari 2016

Jam

Implementasi

Para

Jam

07.4

Keperawatan
f
1.Memberikan oksigen EAN 07.4

L/

menit

dengan

Evaluasi Keperawatan

Paraf

Sesak berkurang

EAN

N:113x/menit,R:

EAN

masker.
2.Monitoring TTV

EAN

07.4

07.5

20/menit, S: 38C, TD:

80/60 mmHg.

3.Memposisikan pasien EAN

Sirkulasi

trendelenberg(kaki

membaik

07.5

lebih tinggi dari pada

07.5

jantung).

4.Memasang infus

IV EAN

serebral EAN

Tetesan lancar

EAN

Nilai CVP : 5cmH2O

EAN

RL 1000 cc loading
( resusitasi) dan RL 500
08.0

cc29 tpm (maintenance)

5.Memasang CVP
6.Memasang

09.0
EAN 0

kateter EAN

Output urine : 40 cc

urine tidak menetap.


7.Memasang ngt dan EAN

Tidak ada alergi

09.1

sonde obat loperamide

09.2

2mg

09.2

8. Memonitor TTV

EAN

EAN 09.3
5

EAN

N: 105 x/menit, RR:


20x/menit,S:37,5C ,TD: EAN
100/70 mmHg

09.3

09.4

09.4

09.5

EVALUASI SUMATIF KEPERAWATAN


NamaPasien

: Tn. A

No. RM

:638089

Tanggal

: 10 Februari 2016

Jam
09.53

Diagnosis Keperawatan
Evaluasi
Paraf
Ketidakefektifan
pola S: Klien mengatakan sesak EAN
nafas b/d hipoxia

sudah berkurang.
O: RR : 16x/ menit
.
A:

Masalah

teratasi

sebagian
P: Lanjutkan intervensi 1
Kekurangan
cairan

b/d

volume S: Klien mengatakan masih


kehilangan lemas.

cairan aktif
O: Turgor kulit baik, CRT<
2 detik, N: 105 x/menit, S:
37,5 C, TD : 100/70 mmHg,
RR: 20 x/menit.
A: Masalah belum teratasi
P:

Lanjutkan

4,5,6,7,8
Jam Keluar IRD: 09.54 WIB
Tindak Lanjut Pasien: MRS di ruang Dahlia

intervensi