Anda di halaman 1dari 2

REAKSI GIGITAN SERANGGA

(T63.4)
No. Dokumen
No. Revisi
Tanggal Terbit

:
:
:

Halaman

SOP
UPT PUSKESMAS
GEDONGAN
drg.Lidwina Ellen SW
NIP. 19661127 199303 2 005

KOTA
MOJOKERTO
PENGERTIAN

Reaksi gigitan serangga adalah reaksi hipersensitivitas atau alergi pada


kulit

akibat

gigitan,dan

serangga,misalnya

oleh

kontak

dengan

serangga.Gigitan

nyamuk,lalat,bugs

dan

hewan

kutu,yang

dapat

menimbulkan reaksi peradangan yang bersifat lokal sampai sistemik


TUJUAN
. Sebagai acuan dalam melaksanakan langka-langka dalam
penatalaksanaan reaksi gigitan serangga
KEBIJAKAN

REFERENSI

Keputusan kepala UPT puskesmas Gedongan nomor


188.4/34/417.302.1/2016
Permenkes RI No.5 Th 20014 ttg Panduan Dasar Klinis Dokter Di

PROSEDUR

Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer


Anamnesa
a. Gatal nyeri, kemerahan,nyeri tekan,hangat atau bengkak pada
daerah tubuh yang digigit
b. Sesak nafas,demam malaise,sakit kepala
Pemeriksaan fisik
a. Urtika dan papul timbul secara simultan di tempat gigitan,dikelilingi
eritematosa
b. Dibagian tengah tampak titik bekas gigita/tusukan
c. Takipneu,stridor,wheezing,bronkospasme
d. Hiperaktif peristaltik
e. hipotensi
PENATALAKSANAAN
a. atasi keadaan akut
bila

disertai

obstruksi

saluran

nafas

berikan

adrenalin

subkutan,dilanjutkan dengan pemberian prednison 60-80 mg/hari


selama 3 hari,dosis diturunkan 5-10 mg/hari
b. kondisi stabil
1. antihistamin sistemik: chlorpheniramin maleat 3X4mg selama 7

hari atau loratadin 1X10 mg perhari selama 7 hari


2. topikal : kortikosteroid topikal : betametason 0,5% diberikan
selama 2 kali sehari selama 7 hari
c. konseling dan edukasi
keluarga diberikan penjelasan mengenai:
1. minum obat secara teratur
2. menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal
3. hindari gigitan serangga
KRITERIA RUJUKAN
Jika kondisi memburuk,yaitu dengan makin bertambahnya eritema,timbul
bula atau disertai gejala sistemik atau komplikasi
Unit terkait
UGD
Rekaman
historis
perubahan

No

Halaman Yang
Dirubah

Perubahan

Diberlakukan
tanggal