Anda di halaman 1dari 31

BAB 4.

WUJUD ZAT
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

WUJUD GAS
HUKUM GAS
HUKUM GAS IDEAL
GAS NYATA
CAIRAN DAN PADATAN
GAYA ANTARMOLEKUL
TRANSISI FASA
DIAGRAM FASA

WUJUD ZAT:
GAS
CAIRAN
PADATAN

PERMEN (sukrosa)

C12H22O11 (s) + 8KClO3 (aq)

8KCl (aq) + 11H2O (g) + 12CO2 (g)

SELAIN WUJUD GAS, CAIRAN, DAN


PADATAN, WUJUD ZAT LAINNYA :

PLASMA
- MIRIP WUJUD GAS
- PARTIKEL BERMUATAN
- MISAL : PETIR

KRISTAL CAIR :
- WUJUD DIANTARA CAIRAN DAN
PADATAN (KRISTAL)
- MISAL : LCD (MONITOR/DISPLAY
KRISTAL CAIR)

4.1 WUJUD GAS


SEMUA GAS MEMILIKI SIFAT UMUM YANG
SAMA :
GAS DAPAT DITEKAN
GAS MENIMBULKAN TEKANAN PADA
KONDISI SEKELILINGNYA
GAS MENGEMBANG DAN MENEMPATI
VOLUME YANG TERSEDIA
GAS MAMPU BERCAMPUR SEMPURNA
DENGAN GAS LAIN
GAS DAPAT DIJELASKAN
MENGGUNAKAN PARAMETER SUHU
DAN TEKANANNYA.

4.2 HUKUM GAS


Hukum Boyle :
V ~ 1/P (T & n tetap)
Hukum Charles :
V ~ T (P & n tetap)
Hukum Avogadro :
V ~ n ( P & T tetap)

Hukum Gas Ideal :


V ~ nT/P = RnT/P
PV = nRT
R = 0,082058 L atm mol-1 K-1
R = 8,3145 J mol-1 K-1

4.3 HUKUM GAS IDEAL


PV = nRT

KEADAAN STP (suhu dan tekanan


standar):
suhu 0 oC ( 273,25 K)
tekanan 1 atm

VOLUME MOLAR STANDAR


volume 1 mol gas = 22,414 L

CONTOH 4.1
Konversikan hasil pembacaan tekanan 736 mm Hg
ke dalam unit: (a) atm, (b) torr, (c) kPa, (d) bar, (e)
psi

Penyelesaian
(a) atm: 736 mm Hg x 1 atm/760 mm Hg =0,968 atm
(b) torr: 736 mm Hg x 760 torr/760 mm Hg = 736 torr
(c) kPa: 736 mm Hg x 101,3 kPa/760 mm Hg = 98,1 kPa
(d) bar: 736 mm Hg x 1,013 bar/760 mm Hg = 0,981 bar
(e) psi: 736 mm Hg x 14,7 psi/760 mm Hg = 14,2 psi

CONTOH 4.2
Gas menempati volume 12 liter dengan tekanan 1,2 atm.
Berapakah volume jika tekanannya naik menjadi 2,4 atm ?

Penyelesaian
V1 = 12 L
V2 = ? L

P1 = 1,2 atm
P2 = 2,4 atm

Hukum Boyle : P1V1 = P2V2


P1V1 (1,2atm)(12L)
=
V2 =
P2
2,4atm

V2 = 6,0 L

CONTOH 4.3
Sampel gas nitrogen menempati volume 117 mL pada 100,0
oC. Pada suhu berapa (oC) volume yang ditempati gas 234
mL jika tekanannya tidak berubah ?

Penyelesaian
V1 = 117 mL
T1 = 373,0 K

V2 = 234 mL
T2 = ?

Hukum Charles : V1/T1 = V2/T2

V2T1 (234 mL)(373K)


=
T2 =
V1
117 mL

T2 = 746 K (473 oC)

CONTOH 4.4
Balon cuaca yang diisi dengan helium mempunyai volume
1,0 x 104 L pada 1,00 atm dan 30 oC. Balon ini naik sampai
ketinggian yang tekanannya turun menjadi 0,60 atm dan
suhunya -20 oC. Berapa volume balon sekarang ?

Penyelesaian
P V =P V
T
T
1

= 1,0 x10 L (
4

1,00 atm
)
0,60 atm

V2 = 1,4 x 104 L

253 K
)
303 K

CAMPURAN GAS
HUKUM DALTON:
Tekanan total adalah jumlah tekanan parsial setiap gas.
Untuk campuran gas pada tekanan rendah, tekanan
parsial salah satu komponen, A ialah

RT
P A = nA
V

TEORI KINETIK GAS


1. Gas murni terdiri atas sejumlah besar molekul yang
sama yang letaknya sangat berjauhan dibandingkan
dengan ukurannya.
2. Molekul gas terus-menerus bergerak dalam arah acak
dengan kelajuan yang berbeda-beda.
3. Molekul-molekul tidak menimbulkan gaya jika tidak
berbenturan, dan geraknya lurus dengan kecepatan
tetap.
4. Tumbukan molekul dengan dinding wadah bersifat
elastik; tidak ada energi yang hilang selama tumbukan..

4.4 GAS NYATA


Persamaan van der Waals
2

n
(P + a 2 )(V nb) = nRT
V
2

nRT n
P=
a 2
V nb V

KONSTANTA VAN DER WAALS


Tergantung jenis gas
Senyawa a (L2 atm mol-2)
He
0,03421
H2
0,0244
O2
1,360
N2
1,390
2,253
CH4
H2O
5,464
C2H5OH 12,02

b (L mol-1)
0,02370
0,02661
0,03183
0,03913
0,04278
0,03049
0,08407

4.5 CAIRAN DAN PADATAN

CAIRAN: VOLUME TETAP TETAPI


DAPAT MENGALIR SESUAI
BENTUK WADAH
PADATAN : VOLUME DAN BENTUK
TETAP

CAIRAN - Tegangan permukaan


gaya kohesi (sejenis)
gaya adhesi ( tidak sejenis)
- VISKOSITAS
- DIFUSI (gas > cairan > padatan)

PADATAN
GRAFIT : - ikatan sp2 dan p pada atom C
- konduktor arus listrik
- bahan baku pensil
INTAN : - ikatan sp3 pada atom C
- nonkonduktor
- benda alam terkeras, tc = 3500 oC
SILIKA : - SiO2 , tetrahedral
- nonkonduktor
- kuarsa (sangat keras)
- bahan baku gelas

4.6. GAYA ANTARMOLEKUL


(1) GAYA VAN DER WAALS
gaya dispersi (gaya London)
POLARISABILITAS - BOBOT MOLEKUL (BM)
- PANJANG MOLEKUL - TITIK DIDIH ( td)
TITIK CAIR
TITIK DIDIH :
He (4 K) < Rn (221 K)
neopentana (9,5 oC) < n-pentana (36,1 oC)

CONTOH 4.5
Susunlah zat-zat berikut ini berdasarkan kenaikan
titik didihnya: Cl2, H2, N2, F2.
Penyelesaian
Titik didih akan naik dengan kenaikan BM
H2 < N2 < F2 < Cl2
Titik Didih : H2
N2
F2
Cl2

=
=
=
=

-253 oC
-196 oC
- 88 oC
- 34 oC

(2)

INTERAKSI DWIKUTUB-DWIKUTUB

TITIK DIDIH SENYAWA POLAR > NONPOLAR


n-butana, BM = 58, nonpolar
td 0,5 oC dan tc -138,3 oC
aseton, BM = 58, polar
td 56,5 oC dan tc -94,8 oC
td cis > trans :

trans-dikloroetilena, nonpolar
td 47,7 oC
cis dikloroetilena, polar
td 60,3 oC

(3) IKATAN HIDROGEN.

Atom H ..O, N, F (atom sangat


elektronegatif)
H

O
O H

H
perhatikan titik didih H2O, HF, dan NH3

Titik Didih Senyawa Hidrida Golongan 4A,


5A, 6A, dan 7A

STRUKTUR ES
Setiap molekul air terikat dengan empat molekul air
terdekat melalui ikatan hidrogen (garis terputus)

4.7. TRANSISI FASA


Enam transisi fasa terjadi di antara
ketiga wujud zat

KURVA TEKANAN UAP BEBERAPA


ZAT CAIR

4.8. DIAGRAM FASA

beku

didih

DIAGRAM FASA AIR


Titik beku normal : 0 oC (1 atm)
Titik didih normal : 100 oC (1 atm)
T = Titik tripel : +0,01 oC, 0,006 atm
C = Titik kritis : 374,2 oC, 218 atm

TB = kurva peleburan
TC = kurva tekanan uap
AT = kurva sublimasi

DIAGRAM FASA Ar, CO2, dan H2O

1. Pada suhu 70 oC suatu sampel gas memiliki volume 550


mL. Jika volume gas tadi direduksi menjadi 500 mL,
pada suhu berapa gas harus didinginkan?
2. Asam klorida direaksikan dengan logam magnesium
sbb:
2HCl (aq) + Mg (s) MgCl2 (aq) + H2 (g)
Reaksi ini menghasilkan gas hidrogen sebanyak 37,6 mL
pada tekanan 760 torr dan suhu 20oC. Hitung berapa
banyak magnesium yang direaksikan
3. Berapakah volume yang ditempati oleh 0,136 gram gas
O2 pada suhu 20oC dan tekanan 748 torr

4.

Sebutkan jenis gaya tarik menarik antarmolekul


(dwikutub-dwikutub, London, ikatan hidrogen) yang ada
pada molekul : (a) HF, (b) PCl3, (c) SF6, (d) SO2

5.

Berikut adalah tekanan uap beberapa senyawa yang


diukur pada suhu 20oC. Susunlah senyawa-senyawa
berikut mengikuti kenaikan gaya tarik menarik
antarmolekul.
Benzena (C6C6)

80 torr

Asam asetat (HC2H3O2)

11,7 torr

Aseton (C3H6O)

184,8 torr

Dietil eter (C4H10O)

442,2 torr

Air (H2O)

17,5 torr

6. Urutkan zat berikut dengan titik didih


normal, td, meningkat dan jelaskan
alasan Anda: NO, NH3, Ne, RbCl.
7. Buatlah sketsa diagram fasa dari suatu
senyawa yang memiliki titik tripel
pada 15,0oC dan 0,30 atm, melebur
pada 10oC pada 1 atm dan memiliki
titik didih normal 90oC.