Anda di halaman 1dari 28

RUMAH SAKIT BINA KASIH

JL. Samanhudi No. 3-5


Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Setiap warga negara berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal dan
memiliki kewajiban untuk ikut serta dalam memelihara dan meningkatkan derajat
kesehatan. Oleh karena itu semua orang termasuk tenaga kesehatan mempunyai
kewajiban untuk melaksanakan, memelihara dan meningkatkan pelayanan kesehatan
dengan metode promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Rumah sakit sebagai salah
satu sarana kesehatan berfungsi untuk melaksanakan upaya kesehatan. Di dalam
menjalankan upaya kesehatan. Didalam menjalankan fungsinya ditandai dengan
peningkatan mutu rumah sakit dimana mutu rumah sakit dipengaruhi oleh sumber daya
manusia (SDM) baik secara kualitas maupun kuantitas. Berbanding lurus juga dengan
SDM yang tidak kalah penting dalam peningkatan mutu rumah sakit adalah teknologi,
pengetahuan serta dapat memenuhi tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang
bermutu. Rumah sakit Bina Kasih Pekanbaru berusaha melakukan perbaikan dalam
segala bidang, dimana salah satunya adalah menyediakan tenaga SDM berdasarkan
standar yang telah ditetapkan.
Undang undang kesehatan Nomor 23 tahun 1992 menyatakan bahwa setiap
orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh derajat kesehatan yang optimal dan
memiliki kewajiban untuk ikut serta dalam memelihara dan meningkatkan derajat
kesehatan perorangan, keluarga dan lingkungannya. Oleh karena itu semua orang
termasuk tenaga kesehatan mempunyai kewajiban untuk melaksanakan pemeliharaan dan
peningkatan pelayanan kesehatan yang bermutu, merata dan terjangkau oleh masyarakat.
Untuk mewujudkan derajat kesehatan tersebut diselenggarakan upaya kesehatan dengan
pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit
(preventif) sebagai paradigma baru kesehatan disamping penyembuhan penyakit (kuratif)
dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif) upaya tersebut dilaksanakan secara menyeluruh
terpadu dan berkesinambungan.
Rumah sakit merupakan salah satu bentuk sarana kesehatan, baik yang
diselenggarakan oleh pemerintah dan atau masyarakat berfungsi untuk melakukan upaya
kesehatan dan kesehatan rujukan dan atau kesehatan penunjang, didalam melaksanakan
1

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

fungsinya diharapkan senantiasa memperhatikan fungsi sosial dalam memberikan


pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Keberhasilan Rumah sakit dalam menjalankan
fungsinya ditandai dengan adanya mutu pelayanan prima Rumah sakit. Mutu rumah sakit
sangat sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, dan faktor yang paling dominan adalah
sumber daya manusia.
Sumber daya manusia yang terlibat secara langsung dalam pemberian pelayanan
kepada pasien adalah dokter, perawat, bidan, serta tenaga penunjang lainnya. Diantara
tenaga tersebut, tenaga perawat dan bidan menempati urutan jumlah terbanyak (40%).
Meskipun tenaga keperawatan menempati urutan teratas dari segi jumlah, namun dalam
hal kualitas masih menjadi permasalahan. Permasalahan ketenagaan tersebut disebabkan
antara lain karena belum adanya standar tenaga keperawatan yang menunjang pelayanan
keperawatan dan kebidanan di Rumah sakit yang diharapkan dapat digunakan untuk
menetapkan kebutuhan tenaga keperawatan dan kebidanan di rumah sakit.
Standar tenaga keperawatan di Rumah sakit ini akan ditinjau secara berkala
sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan/ keperawatan
dan kebidanan serta kebutuhan masyarakat.
Keberhasilan pmbangunan daerah khususnya di kabupaten dan kota sangat
ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan peran aktif masyarakat sebagai pelaku
pembangunan tersebut. Oleh karena itu, dalam pertemuan nasional bupati dan walikota
seindonesia dalam desentralisaso dibidang kesehatan, tanggal 28 juli 2000 di Jakarta
telah disepakati bahwa peningkatan sumber daya manusia di daerah merupakan prioritas
dalam pelaksanaan pembangunan di daerah.
Untuk mendukung visi indonesia sehat 2010 diperlukan SDM kesehatan yang
bermutu dan merata. Dalam kaitan ini, kebijakan SDM kesehatan yang di tetapkan
menteri kesehatan No: 850 Tahun 2000 yang menekankan pentingnya perencanaan SDM
kesehatan. Demekian pula rencana strategi badan PPSDMK menggaris bawahi peran
penting dari perencanaan SDM kesehatan.
Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 004/Menkes/SK/I/2003 tentang kebijakan
dan strategi Desentralisasi Bidang Kesehatan, disebutkan bahwa dalam memantapkan
sistem Manajemen SDK kesehatan perlu dilakukan peningkatan dan pemantapan
perencanaan, pengadaan tenaga kesehatan, pendayagunaan dan pemberdayaan profesi
kesehatan.

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

Pengelolaan SDM kesehatan khususnya perencanaan kebutuhan SDM kesehatan


selama ini masih bersifat administratif kepegawaian dan belum di kelola secara
profesional, masih bersifat top down dari pusat,belum bottom up ( dari bawah ), belum
sesuai kebutuhan organisasi dan kebutuhan nyata di lapangan, serta belum berorientasi
pada jangka panjang. Diharapkan dalam menyusun perencanaan SDM sebaiknya
ditetapkan terlebih dahulu Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kesehatan di Propinsi,
kabupaten/ kota untuk mengantisipasi masalah-masalah kesehatan yang mungkin akan
terjadi, karena SDM kesehatan merupakan bagian tidak terpisahkan dari pelayanan
kesehatan.
Pedoman

ini

diharapkan

dapat

pula

melengkapi

Kepmenkes

No.

1457/Menkes/SK/X/2003 tanggal 10 Oktober 2003 tentang Standar Pelayanan Minimal


bidang Kesehatan di Propinsi, Kabupaten/Kota serta Rumah Sakit dalam menyusun
perencanaan SDM kesehatan secara menyeluruh

( jangka pendek, menengah, dan

panjang ).
Kegiatan utama bagian SDM yaitu pengadaan (rekrutmen, seleksi dan
penempatan),

pemeliharaan

(pemberian

motivasi,

remunerasi,

pelatihan

dan

pengembangan) serta separasi (pemutasan hubungan kerja). Implementasi kegiatan


bidang SDM didasarkan pada peraturan perusahaan yang telah di sahkan oleh dinas
tenaga kerja dan transmigrasi serta regulasi pemerintah lainnya yang mengatur tentang
ketenagakerjaan dengan mempertimbangan kemampuan rumah sakit.
B. TUJUAN
1. Tujuan Umum
a. Untuk meningkatkan pelayanan di rumah sakit Bina Kasih
b. Adanya kejelasan alur proses tata kelola sumber daya manusia (SDM) RS. Bina
Kasih.
c. Menjadi pedoman dalam penyelenggaraan tata kelola SDM.
2. Tujuan Khusus
Adanya pedoman ketenagaan untuk mengatur pola ketenagaan serta SDM di Rumah
Sakit Bina Kasih Pekanbaru.
C. RUANG LINGKUP
Lingkup pedoman ini adalah Rumah Sakit Bina Kasih Pekanbaru.
D. BATASAN OPERASIONAL

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

Ketenagaan adalah peraturan proses mobilisasi potensi, proses motivasi, dan


pengembangan sumber daya manusia dan memenuhi kepuasaan untuk tercapainya tujuan
individu dan organisasi.
E. DASAR HUKUM
1. Keputusan Menteri Kesehatan No.81 Tahun 2004 tentang pedoman penyusunan
perencanaan SDM Kesehatan
2. Undang undang No.13 Tahun 2009 tentang Ketenagakerjaan
3. Undang Undang No.44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit.

BAB II
GAMBARAN UMUM RUMAH SAKIT

Nama Rumah Sakit adalah Rumah Sakit Bina Kasih yang berada di kota Pekanbaru
berlokasi di jalan Samanhudi No.3-5, Pekanbaru. Berawal dari sebuah Rumah Bersalin yang

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

didirikan pada tahun 1986. seiring berjalannya waktu pada tahun 1990 Rumah Bersalin Bina
Kasih menjadi Rumah Sakit Umum.
Pada tanggal 22 Desember 1997 Rumah Sakit Bina Kasih berada dibawah Yayasan
Bina Kasih dengan Akta Notaris H. Asman Yunus, SH. Yayasan Bina Kasih juga memiliki
Balai Pengobatan, yaitu Balai Pengontan Bina Kasih 2 yang terletak di Jl. Riau No. 51.D
Pekanbaru, dan Balai Pengobatan Bina Kasih 3 yang terletak di Jl. Harapan Raya, hingga saat
ini masih beroprasional.
Seiring perkembangan waktu Yayasan Bina Kasih berubah menjadi PT. Bina Kasih
yang didirikan pada tanggal 11 Juni 2007 dengan Akta notaris Pritta Melanie, SH. Dimana
kedua (2) Balai pengobatan tersebut juga berada dibawah pengawasan PT. Bina Kasih. Saat
ini RS. Bina Kasih mempunyai Izin Operasioanl dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
Dengan nomor HK.07.06/III/1904/09. dengan status type Rumah Sakit Type C . Dengan 60 tt
(terpasang) dan 70 tt (tersedia).
Memberikan pelayanan :
1.
2.
3.
4.

Layanan Unit Gawat Darurat (UGD)


Layanan Rawat Jalan Poli Spesialis.
Layanan Rawat Inap terdiri dari SVIP, VIP, Kelas I, Kelas II, Kelas III
Layanan Penunjang Medis (Laboratorium, radiologi, Instalasi Farmasi, Instalasi Gizi,

Ambulance).
5. Layanan ICU (Intensive Care Unit)
6. Layanan Hemodialisa
7. Layanan Kamar Bedah.
BAB III
VISI, MISI, TUJUAN DAN MOTTO
1. Visi
Menjadikan RS Bina Kasih sebagai rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan
kesehatan yang bermutu tinggi, dikelola secara profesional sehingga menjadi pilihan
terpercaya bagi masyarakat tahun 2020.
2. Misi

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

a. Memberikan pelayanan yang berkomitmen terhadap kualitas mutu, kinerja,


profesionalime dan standar profesi
b. Senantiasa meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia, sistem,
sarana prasarana dan teknologi yang dimiliki
c. Merealisasikan prinsip dasar patient safety, medical excellence dan service excellence
d. Menjalankan prinsip administrasi manajerial dan administrasi keuangan dalam
mencapai finance excellence
e. Mensejahterakan karyawan
3. Tujuan
a. Tujuan Umum
1) Melalui upaya pelayanan kesehatan berusaha meningkatkan derajat kesehatan
bangsa tanpa membedakan ras, golongan dan agama.
2) Melalui upaya pendidikan dan pelatihan, berusaha untuk meningkatkan
profesionalisme karyawan sehingga mampu untuk memberikan pelayanan
kesehatan yang bermutu dan terjamin kepada pengguna rumah sakit.
b. Tujuan Khusus
1) Menjadikan kepuasan dan keselamatan pelanggan sebagai prioritas utama.
2) Perbaikan kualitas secara terus menerus sesuai dengan perkembangan ilmu dan
teknologi Rumah Sakit.
3) Meningkatkan dan mengembangkan Sumber Daya Manusia yang profesional
4. Motto
Melayani dengan sepenuh hati.
BAB IV
STRUKTUR ORGANISASI UNIT KERJA

STRUKTUR SDM DAN MARKETING RUMAH SAKIT BINA KASIH

DIREKTUR PT
Dewi Khusniaty
DIREKTUR
dr.Noorchalis Asnawi,M.Kes

MNG SDM dan MARKETING


Mulyadi, S.Psi

STAFF MARKETING
1. Budi
2. Murtilah
6

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

BAB V
URAIAN JABATAN
A. Uraian Tugas dan Wewenang Manager SDM dan Marketing
1. Nama Jabatan
: Manager SDM dan Marketing
2. Nama Jabatan atasan
: Direktur RS. Bina Kasih
3. Nama Jabatan Bawahan Langsung
: kepala bagian SDM dan kepala Bagian
Marketing
4. Tugas Pokok
Membantu direktur dalam merencanakan, mengarahkan, mengkoordinasikan,
mengendalikan, mengvaluasi pelaksanaan program administrasi kesekretariatan,
kepegawaian atau personalia dan pendidikan, pelatihan Sumber Daya Manusia
Rumah Sakit Bina Kasih.
5. Uraian Tugas
a. Merencanakan

program

pengelolaan

kesekretariatan,

pengadaan

dan

pengembangan Sumber Daya Manusia Rumah Sakit.


b. Merencanakan Pengembangan Organisasi Rumah Sakit bersama Direktur.
c. Merencanakan Kebutuhan Ketenagaan Berdasarkan Pola Ketenagaan di Rumah
Sakit.

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

d. Merencanakan program perekrutan, pemeliharaan pegawai, penilaian kinerja,


separasi

atau

pemberhentian

karyawan

dan

pengelolaan

administrasi

kepegawaian Rumah Sakit.


e. Merencanakan kebutuhan pendidikan, pelatihan dan pengembangan karir SDM
Rumah Sakit berdasarkan usulan Unit Kerja.
f. Merencanakan Audit, SDM dan Marketing dilingkungan Rumah Sakit.
g. Merencanakan pengelolaan hubungan industrial atau peraturan ketenagakerjaan,
perjanjian kerja dan penyelesaian hubungan industrial.
h. Melakukan koordinasi rutin, terjadwal dengan karyawan dibawah koordinasi
divisi SDM dan Marketing.
i. Melakukan koordinasi dengan pimpinan dan unit kerja lainnya baik untuk
pelaksanaan program kerja SDM dan Marketing maupun program lainnya.
j. Mengkoordinasikan kegiatan rapat kerja bulanan dan tahunan.
k. Melakukan koordinasi dengan lembaga atau instansi, lembaga pendidikan dan
organisasi diluar Rumah Sakit dalam rangka pengelolaan dan pengembangan
SDM dan Marketing.
l. Melakukan pembagian tugas pekerjaan kepada karyawan dibawah koordinasi
divisi SDM dan Marketing.
m. Memberikan arahan dan bimbingan kepada karyawan diluar koordinasi bagian
SDM dan marketing atas permintaan dari unit kerja yang bersangkutan.
n. Menyusun dan melaksanakan rencana kerja dan anggaran tahunan bagian SDM
dan Marketing.
o. Menyusun petunjuk teknis pelaksanaan pekerjaan untuk mendukung pencapaian
program kerja.
p. Menganalisa kebutuhan ketenagaan dan pelatihan SDM dan Marketing sesuai
dengan kompetensi.
q. Membuat usulan mengenai kesejahteraan, kesehatan dan keselamatan karyawan
sesuai rencana kerja dan anggaran yang telah disetujui kepada petugas K3
Rumah Sakit.
r. Melaksanakan kegiatan orientasi.
s. Melaksanakan program peningkatan mutu dan keselamatan pasien yang saling
berkaitan satu sama lain.
t. Memonitor, mengevaluasi dan melaksanakan tindaklanjut dari hasil evaluasi
pelaksanaan program kesekretariatan, personalia dan pengembangan SDM.
u. Mengambil langkah yang perlu dan menyelesaikan urusan yang berkaitan
dengan bagian tugas SDM dan Marketing baik yang berada dalam garis
koordinasi maupun yang ada diunit kerja lain.
8

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

v. Membuat laporan bulanan dan tahunan divisi SDM dan Marketing ke Direktur
Rumah Sakit Bina Kasih.
6. Wewenang
a. Memberikan masukan kepada seluruh jajaran manajemen.
b. Menandatangani surat dan dokumen rumah sakit sesuai dengan kebijakan
regulasi Rumah Sakit.
c. Memberikan penilaian pekerjaan ke Pimpinan Divisi lain dan lingkungan SDM
& Marketing dalam formulir daftar penilaian pekerjaan (DP3).
d. Menolak hasil kerja dilingkungan SDM dan Marketing yang tidak sesuai dengan
ketentuan.
e. Meminta kelengkapan data dan informasi kepada unit kerja terkait.
f. Merekomendasi izin dan menyetujui cuti karyawan, lembur karyawan.
g. Menyetujui Penggajian bulanan dan insentif karyawan setelah direkap oleh
Sekretariat.
7. Hubungan Kerja
a. Direksi

: memperoleh arahan pelaksanaan program kerja


dan pelaporan
b. Manager Keperawatan
: koordinasi untuk pelaksanaan program kerja
c. Manager Yanpenmed
: koordinasi untuk pelaksanaan program kerja
d. Manager Umum & Keuangan : koordinasi untuk pelaksanaan program kerja

8. Persyaratan Jabatan
a. Pendidikan S I Psikologi/Hukum/Managemen.
b. Masa kerja minimal 5 tahun
c. Usia minimal 35 tahun.
d. Pernah menduduki jabatan minimal setingkat kepala bagian
e. Sehat jasmani dan rohani.
f. Bisa berkomunikasi dengan baik dan bisa berbahasa inggris, minimal pasif.
g. Memiliki integritas, dedikasi dan kedisplinan yang baik serta dapat bekerja
dalam tim.
h. Energik, kreatif dan inovatif
i. Memiliki motivasi kerja yang tinggi.
BAB VI
TATA HUBUNGAN KERJA

DIVISI SDM &


MARKETING

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

UNIT KERJA

YANMED

KEPERAWATAN

UMUM &
KEUANGAN

PENUNJANG
MEDIS

10

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

BAB VII
POLA KETENAGAAN DAN KUALIFIKASI PERSONIL
A. Kualifikasi Sumber Daya Manusia
Kualifikasi sumber daya manusia dalam rumah sakit perlu disesuaikan dengan
peraturan perundang-undangan yang masih berlaku. Kualifikasi ini bertujuan agar
sumber daya manusia yang ada dalam ligkungan rumah sakit adalah merupakan
sumber daya yang benar benar sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan oleh rumah
sakit.
Kualifikasi sumber daya manusia yang ada di RS BINA KASIH, sebagai berikut :
No

PELAYANAN

KUALIFIKASI

KUALIFIKASI

.
1

Pelayanan Medik

JABATAN
Dokter Spesialis

PENDIDIKAN
Dokter Spesialis

2
3
4

Spesialis dasar
Pelayanan Medik Umum
Pelayanan Gawat Darurat
Pelayanan Keperawatan

Dokter Umum
Dokter Umum
Perawat dan Bidan

Dokter Umum
Dokter Umum
D III & S1 Keperawatan,

dan Kebidanan
Pelayanan Penunjang

Analisis Kesehatan,

D III, D IV Kebidanan
SMAK atau D III

Medik

Penata Radiografer

Kesehatan Analisis, D III

Pelayanan Penunjang

Apoteker, Ahli gizi,

Radiologi
Profesi apoteker, Asisten

Klinik

Rekam Medis

Apoteker, Profesi Ahli gizi,


D III Rekam Medis
SMA/SMK/STM, D III

Pelayanan Penunjang Non

Linen, Dapur,

Klinik
Manajemen

Sanitasi

8
9

Administrasi

sanitasi/D III lainnya


Sesuai Formasi yang

Administrasi

Tersedia di RS. Bina Kasih


SLTA, D3 atau S I sesuai

umum, staf SDM,

dengan bidangnya

B. Distribusi Ketenagaan
Distribusi ketenagaan dilakukan berdasarkan jenis tenaga dan kriteria yang ada di RS
BINA KASIH. Distribusi ketenagaan yang ada, sebagai berikut :
11

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

1. Administrasi

NO

NAMA

JABATAN
Manager

Keuangan
Kabag

Keuangan

KUALIFIKASI
FORMAL

IN FORMAL

Minimal

Pelatihan

D3

(terlampir pada

Akuntansi
Minimal

uraian tugas)
Pelatihan

D3

(terlampir pada

Akuntansi
Minimal

uraian tugas)
Pelatihan

D3

(terlampir pada

Akuntansi
Minimal

uraian tugas)
Pelatihan

SMK

(terlampir pada

Akuntansi

uraian tugas)

PJ. Kasir

Kasir

JUMLAH

KEBUTUHAN

PERMINTAAN/

SEBENARNY

PENGURANGA

-1

ACTUAL
KETENAGAA

2. Bagian Umum

NO

NAMA

JABATAN

KUALIFIKASI
FORMA
L

Kabag.
Umum

Komandan
2

Regu
Security

Pelaksana
Security
Pelaksana

Minimal
D3

IN FORMAL

JUMLAH

KEBUTUHA

ACTUAL
KETENAGAA

N
SEBENARNY

PENGURANGA

PERMINTAAN/

Pelatihan
(terlampir
pada uraian
tugas)
Pelatihan

Minimal

(terlampir

SLTA

pada uraian
tugas)
Pelatihan

Minimal

(terlampir

SLTA

pada uraian

Minimal

tugas)
Pelatihan

12

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU
(terlampir
Driver

SLTA

pada uraian
tugas)
Pelatihan

Pelaksana

Teknisi

Pelaksana
6

Pramuhusad
a

Minimal

(terlampir

SMK

pada uraian

tugas)
Pelatihan
Minimal

(terlampir

SLTA

pada uraian
tugas)

3. Sekretariat

NO

NAMA

JABATAN

KUALIFIKASI
FORMAL

IN FORMAL

JUMLAH
ACTUAL
KETENAGAA
N

KEBUTUHAN
SEBENARNYA

PERMINTAAN/
PENGURANGA
N

Pelatihan
1

Sekretariat

Administras
i Umum
Team
Casemix

Minimal SLTA

Internal &

Minimal SLTA

Staf SDM
& Diklat

(terlampir pada

SLTA/D3/S1/Dokte
r

Minimal SLTA

External
5

-1

uraian tugas)
Pelatihan

Marketing
4

(terlampir pada

uraian tugas)
Pelatihan
(terlampir pada
uraian tugas)
Pelatihan
(terlampir pada
uraian tugas)
Pelatihan

Minimal D3

(terlampir pada
uraian tugas)

4. UGD dan Rawat Jalan


NO

NAMA

JABATAN

Kepala
Ruangan

KUALIFIKASI
FORMAL

IN FORMAL

D3 Prwt

Pelatihan

JUMLAH
ACTUAL
KETENAGAA
N
1

KEBUTUHAN
SEBENARNYA

PERMINTAAN/
PENGURANGA
N
0

(terlampir pada
13

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

uraian tugas)
PK2 (PJ.

Shift UGD)
PK2 (PJ.

Poli)
PK1

(Pelaksana
UGD)
PK1

(Pelaksana
Poli)

D3 Prwt /
Bidan
D3 Prwt /
Bidan
D3 Prwt /
Bidan
D3 Prwt /
Bidan

Pelatihan
(terlampir pada

-3

-1

uraian tugas)
Pelatihan
(terlampir pada
uraian tugas)
Pelatihan
(terlampir pada
uraian tugas)
Pelatihan
(terlampir pada
uraian tugas)

5. Rawat Inap Cemara

NO

NAMA

JABATAN

KUALIFIKASI
FORMAL

IN FORMAL

JUMLAH
ACTUAL
KETENAGAA
N

KEBUTUHAN
SEBENARNYA

PERMINTAAN/
PENGURANGA
N

Pelatihan
1

Kepala
Ruangan
PK 2 (PJ.
Shift
Keperawatan

SPK

(terlampir
pada uraian

D3

tugas)
Pelatihan

Keperawata

(terlampir

pada uraian

14

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

tugas)

PK 1
3

(Perawat

D3
Keperawata

Pelaksana)

Pelatihan
(terlampir

pada uraian

tugas)

6. Rawat Inap Cendana

NO

NAMA

JABATAN

Kepala
Ruangan

KUALIFIKASI
FORMAL

IN FORMAL

D3

Pelatihan

Keperawata

(terlampir pada

uraian tugas)
Pelatihan

D3 Bidan

(terlampir pada

PK 2 (PJ.
2

Shift
Kebidanan)
PK 2 (PJ.

Shift

Pelaksana

D3 Bidan

Pelaksana
Perinatologi)

PERMINTAAN/

SEBENARNY

PENGURANGA

(terlampir pada

-1

uraian tugas)
Pelatihan
D3 Bidan

Kebidanan)
PK 1 (Prwt.
5

KEBUTUHAN

ACTUAL
KETENAGAA

uraian tugas)
Pelatihan

Perinatologi)
PK 1 (Prwt.
4

JUMLAH

(terlampir pada
uraian tugas)
Pelatihan

D3 Bidan

(terlampir pada
uraian tugas)

15

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

7. Intencive Care Unit

NO

NAMA

JABATAN

Kepala
Ruangan

PK 2 (PJ.
Shift)

PK 1
4

(Perawat
Pelaksana)

KUALIFIKASI
FORMAL

SPK

D3
Keperawata
n
D3
Keperawata
n

IN
FORMAL
Pelatihan
(terlampir
pada uraian

JUMLAH

KEBUTUHA

ACTUAL
KETENAGAA

N
SEBENARNY

PENGURANGA

-1

-1

PERMINTAAN/

tugas)
Pelatihan
(terlampir
pada uraian
tugas)
Pelatihan
(terlampir
pada uraian
tugas)

16

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

8. Ruangan Hemodialisa
NAMA

KUALIFIKASI

JABATA

O.

N
Kepala

Ruangan

PK 2 (PJ.

Shift)
PK 1
(Perawat

Pelaksana
)

FORMAL

IN FORMAL

JUMLAH

KEBUTUHA

ACTUAL
KETENAGA

N
SEBENARNY

AN

AN

PERMINTAAN/
PENGURANG

Pelatihan

D3
Keperawata
n

(terlampir
pada uraian
tugas)
Pelatihan

D3
Keperawata
n

(terlampir
pada uraian
tugas)
Pelatihan

D3
Keperawata
n

(terlampir
pada uraian
tugas)

9. Ruangan Kamar Bedah


NO

NAMA

JABATAN

Kepala
Ruangan

KUALIFIKASI
FORMAL
D3
Keperawata
n

IN FORMAL

JUMLAH

KEBUTUHAN

PERMINTAAN/

SEBENARNY

PENGURANGA

ACTUAL
KETENAGAA

Pelatihan
(terlampir
pada uraian
tugas)
17

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

PK 2
(Penanggun

g Jawab

Keperawata
n

Shift)
PK 1

(Pelaksana)

Pelatihan

D3

pada uraian

-1

-1

tugas)
Pelatihan

D3
Kebidanan
& Prwt

(terlampir

(terlampir
pada uraian
tugas)

10. Intalasi Farmasi

NO

NAMA

JABATAN

Apoteker

PJ. Shift

KUALIFIKASI
FORMA
L
S. Farm,
Apt
SMF &
D3

IN FORMAL

JUMLAH

KEBUTUHA

ACTUAL
KETENAGAA

N
SEBENARNY

PENGURANGA

-1

Pelatihan (terlampir
pada uraian tugas)
Pelatihan (terlampir
pada uraian tugas)

Admin

Farmasi
Minimal

Pelatihan (terlampir

Farmasi

SMU

pada uraian tugas)

PERMINTAAN/

11. Instalasi Laboratorium

NO

NAMA

JABATAN

KUALIFIKASI
FORMA
L

1
2

JUMLAH

KEBUTUHAN

PERMINTAAN/

SEBENARNY

PENGURANGA

(terlampir pada

IN FORMAL

ACTUAL
KETENAGAA

Pelatihan

Kepala

Minimal

Ruangan

SMAK

Pelaksana

Minimal

uraian tugas)
Pelatihan

Laboratorium

D3 Analis

(terlampir pada

Kesehata

uraian tugas)

18

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

n
3

Pelaksana

Minimal

Laboratorium

SMAK

Pelatihan
(terlampir pada

uraian tugas)

12. Radiologi

No
.
1

NAMA
JABATA
N

FORMAL

Kepala

Ruangan
Pelaksana
Radiologi

JUMLAH

KEBUTUHA

IN

ACTUAL
KETENAGAA

N
SEBENARNY

PENGURANGA

FORMAL

Tidak Ada

-1

-1

KUALIFIKASI

D3
Radiograf
er

PERMINTAAN/

Pelatihan
(terlampir
pada uraian
tugas)

13. Medical record

N
O.

NAMA
JABATA
N
Kepala
Ruangan

KUALIFIKASI
FORMA
L
Minimal
D3

Rekam

Minimal

Medis

D3

Pelsaksan

Minimal

a Umum

D3

IN FORMAL

JUMLAH

KEBUTUHA

PERMINTAAN

ACTUAL
KETENAGA

N
SEBENARN

/
PENGURANG

AN

YA

AN

-1

Pelatihan
(terlampir pada
uraian tugas)
Pelatihan
(terlampir pada
uraian tugas)
Pelatihan
(terlampir pada
uraian tugas)

19

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

C. Pengaturan Jaga
1. Perrtugas Pelayanan
Pengaturan jadwal merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam Rumah
Sakit terutama bagi karyawan medis. Baik dan buruknya penjadwalan yang
dilakukan oleh manajemen / pejabat strukutral Rumah Sakit yang memegang
peranan penting dalam mempengaruhi kinerja. Rumah Sakit BINA KASIH
memiliki banyak ruang pelayanan baik rawat inap, poliklinik, IGD, farmasi, kasir,
pengolaan gizi, RM, dan pendaftaran dimana unit tersebut siaga selama 24 jam
perhari. Oleh sebab itu dibutuhkan jam kerja yang tinggi oleh perawat dan atau
petugas yang selalu siap berjaga pada shift yang berbeda yaitu pada shift pagi,
sore dan malam. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kelelahan dan keletihan
secara fisik, emosi, psikologis pada petugas yang nantinya akan berdampak buruk
bagi kinerja dalam memberikan pelayanannya kepada pasien. Berikut ini jadwal
jaga bagi karyawan shift yang dibagi menjadi 3 (tiga) shift, yaitu :
a. Shift pagi, kebutuhan dalam sehari adalah 7 jam kerja durasi waktu antara
pukul 07.00 14.00 wib.
b. Shift sore, kebutuhan dalam sehari adalah 7 jam kerja, durasi waktu antara
pukul 14.00 21.00 wib.
c. Shift malam, kebutuhan dalam sehari adalah 10 jam kerja, durasi waktu antara
pukul 21.00 07.00.
2. Petugas Administrasi
Pengaturan jaga bagi karyawan non shift adalah :
a. Senin Jumat
: 08.00 16.00 wib
b. Sabtu
: 08.00 13.00 wib

20

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

BAB VIII
STANDAR KETENAGAAN DI RS. BINA KASIH

A. PENDAHULUAN
Rumah sakit merupakan salah satu bentuk sarana kesehatan, baik yang
diselenggarakan oleh pemerintah dan atau masyarakat berfungsi untuk melakukan
upaya kesehatan dasar atau kesehatan rujukan dan atau upaya kesehatan penunjang
didalam menjalankan fungsinya. Standar ketenagaan adalah penetapan tenaga
karyawan. Baik dalam jumlah, kualifikasi pendidikan yang telah ditetapkan di rumah
sakit berdasarkan rata-rata BOR tahun 2015.
B. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Tersedianya tenaga karyawan yang mencakup jumlah dan kualifikasi pendidikan,
sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan untuk mencapai pelayanan
keperawatan yang efektif dan efesien.
2. Tujuan Khusus
Standar ketenagaan karyawan bermanfaat untuk :
a. Sebagai pedoman untuk menghitung kebutuhan tenaga, baik jumlah maupun
kualifikasi pendidikan.
b. Sebagai acuan dalam perencanaan dan pendayagunaan tenaga karyawan.
c. Sebagai pedoman dalam pengembangan karir karyawan.

C. PENGELOMPOKKAN KETENAGAAN DI RUMAH SAKIT


21

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

Salah satu fungsi rumah sakit adalah menyelenggarakan pelayanan kepada pasien /
keluarga sesuai dengan jenis dan karakteristik pelayanan. Berdasarkan ini di
kelompokkan sebagai berikut :
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.
k.

Ruang rawat inap (ruang cemara, ruang cendana, kamar bersalin dan perinatologi
Ruang rawat jalan ( poliklinik umum, poliklinik spesialis )
Ruang operasi
Instalasi Gawat Darurat ( IGD)
ICU
Hemodialisa
Umum
Radiologi
Kasir
Laboratorium
Gizi

D. STRATEGI PENERAPAN STANDAR


Dalam upaya untuk memenuhi ketenagaan baik jumlah, kualifikasi pendidikan dan
kompetensi sesuai dengan jenis dan karakteristik pelayanan perlu didukung oleh
Kebijakan Pimpinan Rumah Sakit antara lain:
1. Kebijakan pimpinan rumah sakit tetang mekanisme rekruitmen dan seleksi
penerimaan ketenagaan.
2. Kebijakan pimpinan rumah sakit tentang sistem penugasan keperawatan.
3. Kebijakan pimpinan rumah sakit tentang program pengembangan staff dan
pendidikan keperawatan.
4. Kebijakan pimpinan rumah sakit tentang penilaian kinerja ketenagaan.
5. Tersedianya data dan informasi rumah sakit tentang fungsi dan beban kerja RS,
kapasitas tempat tidur, BOR dan tata ruang.
6. SOP ketenagaan.
E. CARA PERHITUNGAN KEBUTUHAN KETENAGAAN
Perhitungan kebutuhan Ketenagaan di rumah sakit, dihitung berdasarkan beban kerja
dimasing-masing unit dengan memperhatikan :
1. Ruang rawat inap
Berdasarkan klasifikasi pasien cara perhitungan berdasarkan :
a. Tingkat ketergantungan pasien berdasarkan jenis kasus.
b. Rata-rata pasien perhari.
c. Jam perawatan yang diperlukan / hari / pasien
22

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

d. Jam perawatan yang diperlukan / ruangan / hari


e. Jam kerja efektif setiap perawat / bidan 7 jam / hari.
2. Unit Gawat Darurat
Berdasarkan klasifikasi pasien cara perhitungan berdasarkan :
a. Tingkat ketergantungan pasien berdasarkan jenis kasus.
b. Rata-rata pasien perhari.
c. Jam perawatan yang diperlukan / hari / pasien
d. Jam perawatan yang diperlukan / ruangan / hari
e. Jam kerja efektif setiap perawat / bidan 7 jam / hari.
3. Ruang Hemodialisa
Berdasarkan klasifikasi pasien cara perhitungan berdasarkan :
a. Tingkat ketergantungan pasien berdasarkan jenis kasus.
b. Rata-rata pasien perhari.
c. Jam perawatan yang diperlukan / hari / pasien
d. Jam perawatan yang diperlukan / ruangan / hari
e. Jam kerja efektif setiap perawat / bidan 7 jam / hari.

4. Ruang Kamar Bedah


Berdasarkan klasifikasi pasien cara perhitungan berdasarkan :
a. Tingkat ketergantungan pasien berdasarkan jenis kasus.
b. Rata-rata pasien perhari.
c. Jam perawatan yang diperlukan / hari / pasien
d. Jam perawatan yang diperlukan / ruangan / hari
e. Jam kerja efektif setiap perawat / bidan 7 jam / hari.
5. Umum
a. Rata-rata pasien perhari.
b. Jam kerja efektif Karyawan/ hari.
6. Radiologi
c. Tingkat ketergantungan pasien berdasarkan jenis kasus.
d. Rata-rata pasien perhari.
e. Jam kerja efektif Karyawan/ hari.
7. Laboratorium
a. Tingkat ketergantungan pasien berdasarkan jenis kasus.
b. Rata-rata pasien perhari.
c. Jam kerja efektif setiap Karyawan / hari.
8. Intensive Care Unit
Berdasarkan klasifikasi pasien cara perhitungan berdasarkan :
23

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

d.
e.
f.
g.
h.

Tingkat ketergantungan pasien berdasarkan jenis kasus.


Rata-rata pasien perhari.
Jam perawatan yang diperlukan / hari / pasien
Jam perawatan yang diperlukan / ruangan / hari
Jam kerja efektif setiap perawat / bidan 7 jam / hari.

BAB IX
STATUS KARYAWAN
1. Karyawan Masa orientasi
Karyawan yang telah lulus seleksi akan menjalani masa orientasi selama 6 (enam)
hari. Pada masa orientasi karyawan akan diberikan pelatihan Umum diruangan Diklat
lantai 4 (empat) yang dimentori oleh Divisi SDM dengan materi :
a. Sejarah & Profile Rumah Sakit Bina Kasih
b. Peraturan Internal RS. Bina Kasih
c. Bantuan Hidup Dasar
d. Cara Mencucui Tangan standart WHO dan Sosialiasasi PPI (Pencegahan &
Pengendalian Infeksi)
e. Sasaran Keselamatan Pasien
f. Pengendalian Mutu Rumah Sakit.
g. SPO (Standar Prosedur Operasional) dan Uraian Tugas masing-masing calon
karyawan.
h. Pre test dan Post test serta diserahkan ke unit kerja masing-masing.
Dan dievaluasi oleh Kepala Ruangan ditempat karyawan tersebut orientasi jika belum
lulus maka karyawan tersebut tidak lagi mempunyai hubungan kerja dengan Rumah
Sakit tidak mempunyai kewajiban apapun terhadap karyawan tersebut. Selama masa
orientasi karyawan tersebut akan diberikan uang pengganti tranport Rp. 25.000/Hari.
2. Karyawan Magang/Percobaan
Karyawan yang telah lulus masa orientasi akan memasuki masa magang selama 3
(tiga) bulan, setiap bulan karyawan tersebut akan dievaluasi Kepala Ruangan dan
melaporkan ke Manager Divisi masing-masing. Jika belum lulus dalam evaluasi 1
(Satu) bulan, karyawan tersebut dapat diberhentikan dan tidak dilanjutkan ke bulan
berikutnya atau dapat diperpanjang masa magang selama 1 (Satu) bulan lagi,
maksimal 3 (tiga) bulan tergantung hasil keputusan management.
24

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

Selama magang, karywan tersebut akann memperoleh fasilitas sebagai berikut:


a. Gaji pokok, sesuai dengan peraturan penggajian di Rumah Sakit Bina Kasih.
b. Tunjangan transportasi
c. Tunjangan makan
3. Karyawan kontrak
Status karyawan kontrak adalah hubungan kerja dan syarat kerja antara pemberi kerja
dan penerima kerja ditentukan jangka waktu dan apabila berakhir waktu yang telah
ditentukan dalam perjanjian, berakhirlah hubungan kerja secara sendiri atau putus
demi hukum.
Selama kontrak, gaji karyawan akan memperoleh fasilitas sebagai berikut:
a. Gaji pokok yang disesuaikan dengan peraturan penggajian yang telah diatur
b.
c.
d.
e.

tersendiri.
Tunjangan fungsional
Tunjangan transportasi.
Tunjangan makan.
Cuti tahunan dan cuti melahirkan sesuai dengan aturan yang berlaku di Rumah
Sakit Bina Kasih, serta cuti lainnya yang telah diatur tersendiri, yang disesuaikan

dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.


f. Setahun setelah menjalani kontrak, maka karyawan tersebut terdaftar sebagai
peserta jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek) cab.Pekanbaru.
4. Karyawan Tetap
a. Gaji pokok yang disesuaikan dengan peraturan penggajian yang telah diatur
b.
c.
d.
e.
f.

tersendiri.
Tunjangan fungsional
Tunjangan Jabatan (yang memegang jabatan struktural)
Tunjangan transportasi.
Tunjangan makan.
Terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagaankerjaan dan BPJS Kesehatan

Cab.Pekanbaru.
g. Cuti tahunan dan cuti melahirkan sesuai dengan aturan yang berlaku di Rumah
Sakit Bina Kasih, serta cuti lainnya yang telah diatur tersendiri, yang disesuaikan
dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

25

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

BAB X
PERTEMUAN / RAPAT
1. Rapat rutin koordinasi manajemen yang diselenggarakan setiap hari senin pagi
membahas tentang kegiatan kerja pada minggu berjalan dan minggu yang akan
datang.
2. Rapat rutin bulanan, rapat yang diselenggarakan 1 ( satu ) bulan sekali pada mingggu
ke I ( pertama ) atau II ( kedua ) setiap bulan rapat membahas mengenai evaluasi kerja
bidang SDM dan marketing pada bulan berjalan, penyiapan laporan bulanan,
pembahasan masalah dbidang SDM dan marketing, rencana kerja serta sosialisasi
kebijakan terbaru di Rumah Sakit.
3. Rapat Insidentil, rapat yang sifatnya mendesak, tidak terjadwal dan dapat
diselenggarakan baik secara internal unit kerja SDM dan Marketing maupun
mengundang unit kerja lain sesuai dengan kebutuhan.

26

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

BAB XI
PELAPORAN
1. Laporan Bulanan
Laporan yang disusun setiap bulan yang meliputi :
a. Laporan perubahan ketenagaan.
b. Kedisiplinan.
c. Administrasi surat menyurat.
d. Pelatihan.
e. Laporan bulanan diserahkan kepada Direktur RS. Bina Kasih
2. Laporan Tahunan
Laporan tahunan yang disusun oleh bidang Sumber Daya Manusia meliputi :
a. Laporan posisi ketenagaan Rumah sakit BINA KASIH
b. Laporan pelaksanaan program kerja pengembangan SDM dan marketing
c. Laporan pelaksanaan program kerja administrasi kesekretariatan.
d. Laporan pelaksanaan program kerja bidang sumber daya manusia.
e. Laporan pelaksanaan dan penggunaan agenda kerja.
f. Laporan daftar inventaris di bidang SDM.
g. Laporan Tahunan disampaikan kepada Direktur RS. Bina Kasih.

BAB XI
PENUTUP
Undang undang kesehatan Nomor 23 tahun 1992 menyatakan bahwa setiap orang
mempunyai hak yang sama dalam memperoleh derajat kesehatan yang optimal dan memiliki
kewajiban untuk ikut serta dalam memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan
perorangan, keluarga dan lingkungannya.
27

RUMAH SAKIT BINA KASIH


JL. Samanhudi No. 3-5
Telp : (0761)21718, 32195 Fax : (0761) 28803
PEKANBARU

Sumber daya manusia yang terlibat secara langsung dalam pemberian pelayanan
kepada pasien adalah dokter, perawat, bidan, serta tenaga penunjang lainnya. Diantara tenaga
tersebut, tenaga perawat dan bidan menempati urutan jumlah terbanyak (40%). Meskipun
tenaga keperawatan menempati urutan teratas dari segi jumlah, namun dalam hal kualitas
masih menjadi permasalahan. Permasalahan ketenagaan tersebut disebabkan antara lain
karena belum adanya standar tenaga keperawatan yang menunjang pelayanan keperawatan
dan kebidanan di Rumah sakit yang diharapkan dapat digunakan untuk menetapkan
kebutuhan tenaga keperawatan dan kebidanan di rumah sakit.
Ketenagaan adalah bagian dari sumber daya manusia sehingga Rumah Sakit perlu
membuat pedoman pola ketenagaan ini guna acuan pimpinan atau manajemen rumah sakit
dalam mengembangkan dan mengimplementasikan proses penetapan staf. Untuk memastikan
petugas menjalankan tanggung jawabnya, maka pimpinan dalam hal ini bagian SDM
membuat uraian tugas sesuai dengan jabatan masing-masing.
Dengan adanya buku pedoman pola ketenagaan ini diharapkan dapat mempermudah
pimpinan dalam mengembangkan dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang
diberikan kepada pasien.

28

Anda mungkin juga menyukai