Anda di halaman 1dari 8

MATERI

MENGGAMBAR INSTALASI DENGAN VISIO


Microsoft Visio (Visio) adalah software yang banyak dipergunakan untuk membuat
desain gambar teknik. Hal ini dikarekakan fitur-fitur yang disediakan pada microsoft visio
sangat mudah dipergunakan karena telah disediakan simbol-simbol yang mewakili gambar
teknik sesuai dengan standard gambar teknik. Sebelum menggunakan visio kita harus
menginstall dulu software-nya (programnya) karena tidak secara langsung termasuk ke dalam
fasilitas windows.
Setelah memastikan bahwa programnya terinstall pada komputer baru kita dapat
mulai menggunakannya untuk membuat gambar.
Langkah-langkahnya secara sederhana saya tuliskan sebagai berikut:
MEMBUKA PROGRAM MICROSOFT VISIO

Klik icon microsof visio pada dekstop sehingga muncul beranda dari microsoft visio

Klik pada New - Blank Drawing

Muncul layar utama dari microsoft visio. Area 1 berisi toolbox /fasilitas yang ada
pada microsoft visio. Area 2 berupa area gambar

MENGATUR UKURAN KERTAS DAN SETTING GAMBAR

Untuk mensetting ukuran kertas klik File - page Setup

Pada bagian print setup tentukan ukuran kertasnya (paper size), page orientation
(portrait/berdiri; landscape/tidur)

Pada page properties pastikan ukuran yang dipakai untuk pengukuran dalam
centimeter (untuk memudahkan kita membuat perbandingan)

Untuk memudahkan menggambar beberapa fasilitas harus dipastikan aktif. Tersedia


pada View. Size and position window (untuk memastikan ukuran presisi dan posisi
gambar), Ruler (penggaris), Grid (garis bantu kotak-kotak), Connection point
(memastikan pertemuan 2 object)

Khusus untuk fasilitas gambar teknik listrik khususnya perencanaan instalasi listrik
bangunan dapat dimunculkan melalui toolbox Stensil - Building Plan - Wall Door and
Windows

MENGGAMBAR DAN MENGEDIT GAMBAR


Jika telah selesai mengatur ukuran kertas dan setting ukuran gambar maka kita telah siap
untuk mulai menggambar pada area gambar.
Contoh gambar yang akan kita buat adalah sebagai berikut :

Untuk dapat menghasilkan gambar seperti contoh langkah-langkah yang harus kita lakukan
adalah :

Menggambar dinding yang mendatar : klik, drag and drop icon wall dari stensil dan
letakkan di area gambar. Panjang dinding dapat kita monitor dari jendala size and
position pada posisi length

Menggambar dinding yang tegak lurus : lakukan langkah yang sama dengan
menggambar dinding yang mendatar. Kemudian klik icon rotate pada tool box
sehingga ujung dinding berubah dari kotak menjadi lingkaran, kemudian putar
sehingga posisi menjadi tegak lurus

Menyatukan dinding yang mendatar dan tegak lurus : Untuk menyatukan dinding /
garis pastikan ujung kedua dinding menyatu dan mengeluarkan kotak berwarna
merah.

Menambahkan pintu dan jendela : untuk pintu (door) dan jendela (window) klik drag
and drop door/window dari stensil dan letakkan pada posisi pintu / jendela yang
diinginkan. Secara otomatis pintu dan jendela akan mengambil posisi pada dinding
yang telah dibuat sebelumnya

Mengubah posisi pintu : ketika posisi pintu yang kita tempatkan pada dinding belum
sesuai letak menghadapnya maka kita bisa mengubahnya. Pastikan dulu gambar
pintunya aktif (kalau belum di klik dulu) kemudian klik kanan ditempat pilih Shape Flip Vertikal. Lakukan sekali lagi Shape - Flip Horizontal.

Lakukan penggambaran dinding dan pintu serta jendela hingga selesai. Jangan lupa
untuk mengontrol panjang dinding melalui jendela size and position.

TIPS : untuk mempercepat waktu menggambar maka dinding-dinnding yang


berseberangan letakknya dapat menggunakan copy paste saja.

Melakukan grouping : Ketika gambar kita jadi, gambar tersebut masih berupa
gabungan dari berbagai macam bentuk dan ukuran garis yang masih terpisah satu
sama lain. Untuk itu kita memerlukan grouping untuk menyatukannya menjadi satu
kesatuan gambar yang tak terpisah satu sama lain. Langkah-langkah grouping :
Blok semua gambar (pastikan semua objek gambar masuk)

Jika telah ter-blok maka garis gambar akan berubah warna (biasanya pink ungu) klik
kanan
di tempat - shape - group

Jika sudah menjadi satu group maka gambar sudah menjadi satu dan kita bisa
menggeser
gambar tanpa takut ada yang tertinggal

Atur kembali posisi gambar agar layoutnya ketika dicetak nanti pas berada di tengah
area
gambar

Nah sekarang gambarnya tinggal dilengkapi dengan judul kemudian diprint. Dijamin
hasilnya lebih rapi daripada perencanaan yang kita buat dengan alat tulis.