Anda di halaman 1dari 11

N

O
1

Diagnosa

Tujuan

Kriteria Hasil

Keperawatan
Resiko
penurunan Tujuan Umum :
derajat

kesehatan Setelah

1. Jumlah lansia yang sakit

dilakukan

tindakan

lanjut usia di Desa keperawatan selama 3 minggu


Bener

berhubungan derajat

dengan

kesehatan

lansia

kurangnya meningkat.

pengetahuan
masyarakat

dalam Lansia warga Desa Bener dapat


serta

dalam

lanjut usia warga Desa peningkatan status kesehatan :


Bener

a. Lansia

tidak bertambah
2. Tidak terjadi komplikasi
lebih lanjut
3. Lansia mengetahui
meningkatkan

Tujuan Kusus :

memelihara kesehatan berperan

Intervensi

Desa

mengikuti

Bener

cara
status

kesehatan
4. Lansia memeriksakan diri
secara rutin
5. Posyandu lansia berjalan
lancar

1. Penyuluhan tentang senam lansia:


a. Kaji pengetahuaan tentang senam
lansia
b. Diskusi tentang senam lansia
c. Motivasi
masyarakat/lansia
untuk

menyebutkan

tentang

cara

kembali

memelihara

kesehatan dengan senam lansia


d. Berikan renforsemen positif atas
usaha masyarakat
2. Lakukan demonstrasi senam lansia
pada lansia:
a. Mengetahui pada lansia siapa

kegiatan

Posyandu Lansia secara

saja

yang

berisiko

terhadap

rutin.

penurunan aktifitas sehari hari


lansia.

Resiko terjadinya

Tujuan umum:

1. Pengtahuan ibu tentang

penurunan derajat

Setelah dilakukan tindakan

kebersihan gigi dan mulut

kesehatan anak

keperawatan selama 3 minggu

meningkat.

prasekolah dan

diharapkan tidak terjadi

sekolahan di desa

penurunan derajat kesehatan

menggosok gigi yang baik

c. kapan waktu mencuci tangan

Bener berhubungan

pada anak prasekolah dan

dan benar meningkat

d. alat-alat yang diperlukan dalam

2. Pengetahuan ibu cara

1. Cuci tangan:
a. pengertian mencuci tangan
b. tujuan mencuci tangan

dengan Kurangnya

sekolah di desa Bener

pengetahuan ibu

Tujuan Khusus:

makanan yang baik untuk

mengenai cara

1.

anaknya.

Anak prasekolah dan

3. Ibu bisa memilah jenis

sekolah dapat memahami dan

baik dan benar dan

mengerti masalah kesehatan

membiasakan

kurang pengetahuan

yang muncul akibat cara

tangan sebelum makan

anak- anak mengenai

menggosok gigi yang tidak

kebersihan gigi dan

benar.
2.

Terbina kesehatan yang

terkoordinasi pada usia

e. demonstrasi cara mencuci tangan


yang benar dan sehat

menggosok gigi yang

mulut mereka.

mencuci tangan

4. Anak- anak usia TK mau

2. Gosok gigi:

mencuci

a. Pengertian gosok gigi


b. Akibat tidak gosok gigi

5. Anak- anak usia SD (kelas

c. Cara gosok gigi yang benar

1) mau membiasakan gosok

d. Penerapan gosok gigi dengan baik

gigi minimal setelah makan

dan benar dalam kehidupan sehari-

dan menjelang tidur malam

hari

prasekolah dan sekolah

3. Lakukan demonstrasi mengenai cara


menyikat gigi yang baik dan benar :
a.
Mengetahui pada lansia siapa
saja yang berisiko terhadap
penurunan aktifitas sehari hari
lansia.
3.

TINDAKAN KEPERAWATAN DAN EVALUASI


NO

DIAGNOSA
KEPERAWATAN
1. Resiko terjadinya penurunan
derajat kesehatan balita dan

IMPLEMENTASI

EVALUASI

Sabtu, 5 April 2014

S : Ibu Guru paud mengatakan lebih tau cara 6 langkah

Pukul 09.00

cuci tangan.

anak- anak di Pedukuhan


Guyangan, Wonolelo

1. Penyuluhan dan Demontrasi tentang cuci Anak- anak mengatakan sangat senang diberi tahu cara
tangan di PAUD Harapan Pertiwi

berhubungan dengan
Kurangnya pengetahuan ibu
mengenai asupan gizi balita
yang baik, kurangnya

cuci tangan dengan benar.

(Megamurti D)
Pukul 10.00

O : Anak-anak sangat senang dan antusias dalam

2. Senam PAUD Sehat Ceria di PAUD mempraktekan cuci tangan.


HARAPAN PERTIWI

stimulasi pada balita, dan

Sebagian anak-anak mampu mengikuti senam PAUD


(Restu Dyavanti) dengan benar.

kurang pengetahuan anak-

Minggu, 6 April 2014

Anak anak mampu menyebutkan manfaat dan kerugian

anak mengenai kebersihan

Pukul 09.00

jika tidak menggosok gigi.

diri

3. Penyuluhan dan Demontrasi tentang gosok


gigi pada anak-anak di Dusun Guyangan A : Resiko terjadinya penurunan derajat
(di Rumah Bapak Wakidi)
(Dwi W)

kesehatan

balita dan anak- anak di Pedukuhan Guyangan,


Wonolelo berhubungan dengan Kurangnya pengetahuan
ibu mengenai asupan gizi balita yang baik, kurangnya
stimulasi pada balita, dan kurang pengetahuan anakanak mengenai kebersihan diri teratasi sebagian
P : 1. Lanjutkan senam PAUD
2. Review kembali tentang cuci tangan

2. Resiko terjadinya penurunan


derajat kesehatan anak
prasekolah dan sekolahan di

Rabu, 18 Mei 2016

Biasakan praktik 6 lankah cuci tangan dengan benar


S : Ibu anak mengatakan lebih tau cara menggosok gigi

Pukul 16.30 WIB

yang baik dan benar.

1. Penyuluhan tentang cara menyikat gigi

Anak- anak mengatakan sangat senang diberi tahu cara

desa Bener berhubungan

yang baik dan benar

dengan Kurangnya

menggosok gigi yang baik dan benar.


(Rosa Tania)

pengetahuan ibu mengenai

O : Anak-anak sangat senang dan antusias dalam

cara menggosok gigi yang

mempraktekan gosok gigi yang baik dan benar.

baik dan benar dan kurang

2. Penyuluhan dan Demontrasi tentang cara Sebagian

anak-anak

mampu

mengikuti

dan

pengetahuan anak- anak

menyikat gigi yang baik dan benar di mendemonstrasikan cara menyikat gigi yang baik dan

mengenai kebersihan gigi dan

Balai RW 01

benar

mulut mereka.

Anak anak mampu menyebutkan manfaat dan kerugian


(Dewi Risna )

jika tidak menggosok gigi.


A : Resiko terjadinya penurunan derajat kesehatan anak
prasekolah dan sekolahan di desa Bener berhubungan
dengan Kurangnya pengetahuan ibu mengenai cara
menggosok gigi yang baik dan benar dan kurang
pengetahuan anak- anak mengenai kebersihan gigi dan
mulut mereka.
P : 1. Lanjutkan menyikat gigi dengan cara yang baik
dan benar
3. Review kembali tentang cara menggosok gigi
yang baik dan benar
4. Biasakan praktik cara menyikat yang baik dan

Resiko

penurunan

benar
Sabtu, 29 Maret 2014

derajat Minggu,22 Mei 2016

kesehatan lanjut usia di Desa Pukul 08.00 WIB


Bener berhubungan dengan
kurangnya

pengetahuan

masyarakat

1. Penyuluhan tentang penyakit diabetes S:salah satu ibu anggota Dasawisma bertanya bahwa
militus

dalam

memelihara kesehatan lanjut

Pukul 21.00
bagaimana tidakan selanjutnya jika ada salah satu
(Supriyani) anggota

2. Penyuluhan tentang penyakit asam urat

usia warga Desa Bener

keluarganya

mengalami

tanda-tanda

dari

penyakit diabetes militus.

(Megamurti .D) O:
-Terlihat ibu-ibu semangat dalam mengikuti penyuluhan
DM dan Asam Urat
-Ibu-ibu mampu menyebutkan kembali isi materi dari
penyuluhan DM dan Asam Urat
Minggu 30 Maret 2014

Minggu,30 maret 2014

Pukul 15.30 WIB

Pukul 17.00

3. Pemeriksaan tekanan darah pada lansia di S: terlihat para lansia sangat semangat mengikuti
RT 02,03,04

kegiatan pemeriksaan tekanan darah, Gula Darah, dan


(Dina .N) Asam Urat

4. Pemeriksaan gula darah pada lansia di RT O:


02,03,04

-pemeriksaan tekanan darah, Asam Urat dan Gula Darah


(Danan .S) di ikuti oleh orang

5. Pemeriksaan asam urat pada lansia di RT -terdapat banyak lansia yang baru pertama mengecekan
02,03,04

kadar gula darah atau asam urat,dan banyak lansia baru

(Devi .A) mengetahui hasil pemeriksaan nya di atas normal.


6. Senam lansia RT 02,03,04

-senam lansia di ikuti olehorang


(Rianda .P) -Para lansia sangat semangat dalam mengikuti senam
lansia

Rabu 02 April 2014

Rabu, 2 April 2014

Pukul 15.30 WIB

Pukul 16.30 WIB

7. Pemeriksaan tekanan darah pada lansia di S:terlihat para lansia sangat semangat mengikuti
RT 01

kegiatan pemeriksaan tekanan darah, Gula Darah, dan


(Dwi .W) Asam Urat

8. Pemeriksaan gula darah pada lansia di O:


RT01

-pemeriksaan tekanan darah, Asam Urat dan Gula Darah


(Sri .P) di ikuti oleh orang

9. Pemeriksaan asam urat pada lansia di RT -terdapat banyak lansia yang baru pertama mengecekan
01

kadar gula darah atau asam urat,dan banyak lansia baru


(Restu .D) mengetahui hasil pemeriksaan nya di atas normal.
Minggu, 6 April 2014
S:
- salah satu ibu anggota Dasawisma bertanya bahwa
bagaimana tidakan selanjutnya jika ada salah satu
anggota

keluarganya

mengalami

tanda-tanda

dari

penyakit diabetes militus.


- terlihat para lansia sangat semangat mengikuti
kegiatan pemeriksaan tekanan darah, Gula Darah, dan
Asam Urat
O:
--Terlihat

ibu-ibu

semangat

dalam

mengikuti

penyuluhan DM dan Asam Urat


-Ibu-ibu mampu menyebutkan kembali isi materi dari
penyuluhan DM dan Asam Urat
_-pemeriksaan tekanan darah, Asam Urat dan Gula
Darah di ikuti oleh orang
-terdapat banyak lansia yang baru pertama mengecekan
kadar gula darah atau asam urat,dan banyak lansia baru
mengetahui hasil pemeriksaan nya di atas normal.
-senam lansia di ikuti olehorang
-Para lansia sangat semangat dalam mengikuti senam
lansia
A:
- Resiko penurunan derajat kesehatan lanjut usia di
Dusun Guyangan berhubungan dengan kurangnya
pengetahuan masyarakat dalam memelihara kesehatan
lanjut usia warga Guyangan teratasi.

2.

Risiko terjadinya penurunan Sabtu, 29 Maret 2014

P:Sabtu , 29 Maret 2014

derajat kesehatan masyarakat Pukul 19.30 WIB

Pukul 21:00 WIB

dusun
berhubungan
Kurangnya

Guyangan
dengan

1. Penyuluhan

tentang

cara

penampungan air yang benar (3M)

kesadaran

sebagian masyarakat dusun


Guyangan tentang pentingnya

tindak

lanjutnya

berupa

pembagian

Abate

dan

(Restu .D) pemeriksaan jentik di masing masing rumah.


2. Penyuluhan tentang penyakit DBD di RT O:
02, 03, 04

-ibu dasawisma sangat semangat dalam mengikuti

Perilaku Hidup Bersih dan


Sehat (PHBS).

pengelolaan S:Ibu dasawisma berharap setelah penyuluhan ini ada

(Dina .N) penyuluhan DBD


Minggu 30 Maret 2014

Minggu,30 Maret 2014

Pukul 06.30 WIB

Pukul 09.00

3. Kereja bakti lingkungan sekitar di RT 03 S; ketua RT 4 mengatakan bahwa kesadaran dari warga
dan 04

Guyangan ini akan kebersihan lingkungan sangat rendah


(Supriyani) O:

4. Pemberantasan

sarang

nyamuk

pemantauan jentik di penampungan air

dan -kegiatan kerja bakti di ikuti oleh warga RT 3 dan RT 4


-kerjabakti berlangsung dari jam 07.00-09.00

(Danan .S) -Warga RT 4 sangat semangat untuk mengikuti kegiatan


5. Pembagiaan ABATE dan pembagian poster kerja bakti di lingkungan jalan.
serta stiker tentang DBD

-kegiatan PSN dilakukan oleh mahasiswa dan kader


(Devi .A) kesehatan di Dusun Guyangan dan didapatkan banyak
rumah yang terdapat jentik nyamuk nya.
A:
Risiko

terjadinya

penurunan

derajat

kesehatan

masyarakat dusun Guyangan berhubungan dengan


Kurangnya kesadaran sebagian masyarakat dusun
Guyangan tentang pentingnya Perilaku Hidup Bersih
dan Sehat (PHBS) teratasi sebagian
P:
-Mengevaluasi kembali dari kegiatan kader Pemantau
jumantik di Dusun Guyangan
-pemasangan media(poster/stiker) untuk meningkatkan
3.

Resiko terjadinya penurunan

Sabtu, 5 April 2014

kesadaran wrga akan kebersihan lingkungan


S : Ibu Guru paud mengatakan lebih tau cara 6 langkah

derajat kesehatan balita dan

Pukul 09.00

cuci tangan.

anak- anak di Pedukuhan


Guyangan, Wonolelo

3. Penyuluhan dan Demontrasi tentang cuci Anak- anak mengatakan sangat senang diberi tahu cara
tangan di PAUD Harapan Pertiwi

berhubungan dengan
Kurangnya pengetahuan ibu
mengenai asupan gizi balita
yang baik, kurangnya

cuci tangan dengan benar.

(Megamurti D)
Pukul 10.00

O : Anak-anak sangat senang dan antusias dalam

4. Senam PAUD Sehat Ceria di PAUD mempraktekan cuci tangan.


HARAPAN PERTIWI

stimulasi pada balita, dan

Sebagian anak-anak mampu mengikuti senam PAUD


(Restu Dyavanti) dengan benar.

kurang pengetahuan anak-

Minggu, 6 April 2014

Anak anak mampu menyebutkan manfaat dan kerugian

anak mengenai kebersihan

Pukul 09.00

jika tidak menggosok gigi.

diri

5. Penyuluhan dan Demontrasi tentang gosok


gigi pada anak-anak di Dusun Guyangan A : Resiko terjadinya penurunan derajat
(di Rumah Bapak Wakidi)

kesehatan

balita dan anak- anak di Pedukuhan Guyangan,

(Dwi W) Wonolelo berhubungan dengan Kurangnya pengetahuan


ibu mengenai asupan gizi balita yang baik, kurangnya
stimulasi pada balita, dan kurang pengetahuan anakanak mengenai kebersihan diri teratasi sebagian
P : 1. Lanjutkan senam PAUD
5. Review kembali tentang cuci tangan
6. Biasakan praktik 6 lankah cuci tangan dengan
4.

Kurangnya paparaninformasi Sabtu, 29 Maret 2014

benar
S : pemuda bertanya tentang cara pencegahan agar tidak

pada

terjadi bahaya free sex.

remaja

Guyangan

di

Dusun Pukul 20.30 WIB

berhubungan

1. .Penyuluhan tentang sex education

dengan Kurang pengetahuan


pada remaja putra putri di
Dusun Guyangan.

Pemuda bertanya tentang cara merawat anggota alat


(Sri .P) reproduksi.

2. Penyuluhan

dan

demonstrasi

tentang

SADARI (pemeriksaan payudara sendiri)

O : pemuda sangat antusias

(Rianda .P) Pemuda memperhatikan penyuluhan yang diberikan


Pemudi bisa mempraktikan cara SADARI
A : Kurangnya paparan informasi pada remaja di
Dusun Guyangan berhubungan dengan Kurang
pengetahuan pada remaja putra putri di Dusun
Guyangan teratasi

P : 1. Lanjutkan pencarian informasi lebih lanjut


mengenai kesehatan reproduksi