Anda di halaman 1dari 19

Pembahasan Bab 9

Nomor 1, 3, 4 dan 8
Oleh :
Deo Novrin
Hardi Anando
Haritz Faiz H
Yusril Ihza Ainun A

Soal No 1
PT OPQ memproduksi 3 jenis produk yang berbeda yang diolah dari
satu jenis bahan baku. Berikut ini adalah ringkasan biaya produksi di
tahun 2011

Diminta
Semua biaya yang dapat dipisahkan (separable costs) telah
dibagi ke produk, tetapi biaya bersama (joint cost) belum
dialokasikan. Alokasikan biaya tersebut ke tiap jenis produk:
a). Dengan metode nilai jual relatif. Kemudian hitunglah laba
kotor tiap jenis produk. (Semua produk di tahun 2011 telah
dapat dijual semua)
b). Dengan Metode Satuan Fisik

Jawaban no 1

Soal No 3
PT INDORAYA memproduksi 3 macam produk di 3 departemen.
Setelah bahan selesai diolah di departemen I, ketiga macam
produk tersebut baru dapat dikenali (split-off). Ketiga macam
produk tersebut adalah buram, kilap, dan kasar.
Perbandingan dari ketiga jenis produk tersebut adalah 3:5:2.
Produk buram memerlukan proses lanjutan di departemen II,
sedang produk kasar diproses lebih lanjut di departemen III.
Produk kilap tidak memerlukan proses lanjutan. Berikut ini
adalah informasi yang berhubungan dengan ketiga produk tersebut
pada periode bulan Januari 2010: (slide selanjutnya)

Diminta
a). Alokasikan biaya bersama yang terjadi di departemen I
dengan menggunakan metode satuan fisik. Alokasikan biaya
tersebut ke setiap jenis produk jadi dan ke produk dalam
proses.
b). Hitunglah Harga Pokok Produk untuk setiap jenis produk jadi

Jawaban no 3

Soal No 4
PT. MUTIARA memproduksi 3 macam produk A, B, dan C dengan melalui
proses bersama di Departemen I. Ketiga produk tersebut bisa langsung
dijual setelah selesai diproses di Departemen I atau setelah diproses
lebih lanjut. Total biaya yang terjadi di Departemen I pada bulan
Desember 2010 adalah sebesar Rp 578.000.000,- Berikut ini data dari
ketiga produk tersebut pada bulan Desember 2010 :

Diminta
a). Hitung alokasi biaya bersama kepada masing-masing produk dengan menggunakan metode pisik
dan net realizable value.
b). Jika produk A bisa dijual saat titik pisah (split-off point) sebesar Rp 185.000.000,- sebaiknya
produk A langsung dijual atau diproses lebih lanjut? Buatlah perhitungan untuk jawaban saudara.
c). Hitunglah laba kotor per unit produk C jika dijual setelah diproses lebih lanjut.

Jawaban No 4

Soal No 8
PT Anugerah memiliki 3 macam produk termasuk produk sampingan.
Produk utama PT ANUGERAH adalah: Utama_1 dan Utama_2.
Sedangkan produk sampingannya adalah: Samp_3. PT ANUGERAH
tidak melakukan alokasi biaya bersama ke produk sampingan.
Proses produksi dilakukan sbb: (slide selanjutnya)

Diminta
a). Buatlah daftar alokasi biaya bersama ke produk utama, dengan
menggunakan metode satuan unit fisik berdasar pada produk yang siap
dijual. Hitunglah berapa HPP masing-masing produk utama tersebut
b). Buatlah daftar alokasi biaya bersama ke produk utama, dengan
menggunakan metode nilai jual pada saat titik pisah (split-off point).
Hasil penjualan bersih produk sampingan (penjualan setelah dikurangi
biaya pemasaran) diberlakukan sebagai tambahan penjualan produk
utama. Hitunglah berapa HPP masing-masing produk utama tersebut.
Buatlah Laporan Laba/Rugi

Jawaban no 8