Anda di halaman 1dari 46

TINGKAT KESEHATAN BPR SAK ETAP

LATAR BELAKANG PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BPR

Dasar Hukum:
SK Dir BI No.30/12/KEP/DIR tanggal 30 April 1997 tentang Tatacara
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Perkreditan Rakyat

Kesehatan suatu bank merupakan kepentingan semua


pihak yang terkait, baik pemilik dan pengelola bank,
masyarakat pengguna jasa bank maupun OJK selaku
pengawas dan pembina bank.
Pada prinsipnya dilakukan dengan pendekatan kualitatif
atas berbagai aspek yang berpengaruh pada kondisi dan
perkembangan suatu bank, yaitu faktor permodalan,
kualitas aktiva produktif, manajemen, rentabilitas, dan
likuiditas.

SUMBER PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BPR SAK ETAP

Laporan
Bulanan Bulan
Berjalan dan
Series
12 bulan ke
belakang

Laporan
BMPK
Bulan
Berjalan

Tingkat Kesehatan BPR

PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BPR SAK ETAP


C
PERMODALAN
Bobot 30%

Kualitas Aktiva
Produktif
Bobot 30%

MANAJEMEN
0
Bobot 20%

RENTABILITAS
Bobot 10%

Faktor dan Bobot Penilaian Tingkat Kesehatan BPR


Judgement Penilaian Tingkat Kesehatan BPR
Pelanggaran
BMPK

Praktik Bank
Tidak Sehat

Tingkat Kesehatan BPR

L
LIKUIDITAS
Bobot 10%

PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BPR SAK ETAP

ALUR PERHITUNGAN TINGKAT KESEHATAN BPR


Kekurangan PPAP Wajib Bentuk
menjadi faktor pengurang Laba
Setelah TKS (beban PPAP meningkat)
dan Taksiran Pajak menurun. Neraca
TKS disesuaikan dan perhitungan
rentabilitas berdasarkan Neraca dan
LR setelah TKS

Perhitungan
Kualitas
Aset
Produktif

CR

Kekurangan
PPAP
Wajib
Bentuk

PPAP Wajib Bentuk


menjadi faktor
pengurang
Laba/penambah Rugi
pada perhitungan
KPMM

Laba Rugi
After TKS

ATMR

KPMM

Neraca
After TKS

Rentabilitas
(ROA dan
BOPO)

PPAP Wajib Bentuk menjadi


faktor pengurang baki debet
Kredit dalam perhitungan
ATMR

LDR

Modal inti
pada perhi
tungan
KPMM
menjadi
faktor perhi
tungan
LDR

KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF

FAKTOR KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF

FAKTOR KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF

FAKTOR KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF

PENILAIAN KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF


DAN PENYISIHAN PENGHAPUSAN AKTIVA PRODUKTIF
NAMA BANK :
No. Keterangan

BULAN :
Kurang
Lancar

Diragukan

Macet

Jumlah

Penjelasan

Kualitas 1
All
Kualitas 1

Kualitas 2

Kualitas 3

Kualitas 4

Kualitas 2

Kualitas 4

Total
Total
Total

Form 06 - Kolom XXII (baki debet)


Form 04 - Kolom VII (biaya perolehan)
Form 05 - Kolom IX (jumlah)
kecuali sandi jenis 10 (giro)

Total

Total

Total

Total

Total

0%
A.4 x B

50%
A.4 x B

75%
A.4 x B

100%
A.4 x B

Total

Lancar

I. Perhitungan Aktiva Produktif dan rasio KAP (menurut


Lapbul)
A. Aktiva Produktif
1. Kredit yang Diberikan
2. Sertifikat Bank Indonesia
3. Penempatan dana pd bank lain (di luar giro)
4. Jumlah Aktiva Produktif
B. Persentase Bobot Klasifikasi
C. Jumlah Aktiva Produktif yang Diklasifikasikan
D. Rasio Aktv Prod yg Diklasifikasikan thd Aktv Prod
(I.C:I.A.4) x 100%

(C / A.4)%

% Aktiva produktif yang diklasifikasikan


dari Jumlah Aktiva Produktif

II. Perhitungan Aktiva Produktif dan rasio KAP (menurut


pemeriksaan)
A. Aktiva Produktif
1. Kredit yang Diberikan
a. Persentase Kolekt. menurut Pemeriksaan
terakhir
b. Nominal sesuai bobot pemeriksaan
2. Sertifikat Bank Indonesia
3. Penempatan dana pd bank lain (di luar giro)

Kualitas 1
Kualitas 2
Kualitas 3
Kualitas 4
% Kualitas 1 % Kualitas 2 % Kualitas 3 % Kualitas 4
A.1 x A.1.a
All
Kualitas 1

A.1 x A.1.a
Kualitas 2

A.1 x A.1.a

A.1 x A.1.a
Kualitas 4

Total
100%
Total
Total
Total

Form 06 - Kolom XXII (baki debet)


Form 04 - Kolom VII (biaya perolehan)

PENILAIAN KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF


DAN PENYISIHAN PENGHAPUSAN AKTIVA PRODUKTIF
NAMA BANK :
No. Keterangan
II. Perhitungan Kewajiban Penyisihan Penghapusan AP
A. Jumlah Agunan per-rek(maks. sebesar Baki Debet)

B. Sertifikat Bank Indonesia


C. Dasar Perhitungan PPAP

D. Persentase PPAPWD
E. Jumlah PPAPWD -per rekening

F. Jumlah PPAP (Lapbul)

G. Jumlah Kekurangan PPAP -per rekening

H. Rasio PPAP ((II.F+II.G):II.E) x 100%

BULAN :
Lancar

Kurang
Lancar

Kualitas 1.
Kualitas 2.
IF Agunan
IF Agunan
Likuid > BD = Likuid + Non
BD, IF Agunan Likuid > BD =
Likuid < BD =
BD, IF
Agunan Likuid
Agunan
Likuid + Non
Likuid < BD =
Ag. Likuid +
Ag. Non
Likuid
All
I.A.4 - (II.A II.B)

I.A.4 - (II.A II.B)

Diragukan

Macet

Jumlah

Penjelasan

Kualitas 3.
IF Agunan
Likuid + Non
Likuid > BD =
BD, IF
Agunan
Likuid + Non
Likuid < BD =
Ag. Likuid +
Ag. Non
Likuid

Kualitas 4.
IF Agunan
Likuid + Non
Likuid > BD =
BD, IF
Agunan
Likuid + Non
Likuid < BD =
Ag. Likuid +
Ag. Non
Likuid

Total

Jumlah agunan yang diambil berdasarkan


lapbul. yg mana Agunan Kualitas Lancar
(Kol. 1) hanya berasal dari nominal
agunan yang bersifat likuid maks baki
debet. Sedangkan untuk Agunan pada
Kualitas Kurang Lancar, Diragukan dan
Macet (Kol. 2, 3, dan 4) merupakan jumlah
dari nominal agunan likuid dan nominal
agunan non likuid yang diperhitungkan
untuk PPAP (sudah dibobot sesuai
proporsi) maksimal sebesar Baki Debet.

I.A.4 - (II.A II.B)

I.A.4 - (II.A II.B)

0.5%
10%
50%
100%
PPAPWD
PPAPWD
PPAPWD
PPAPWD
Penempatan Penempatan Penempatan Penempatan
(kec. Giro)
(kec. Giro)
(kec. Giro)
(kec. Giro)
dan KYD
dan KYD
dan KYD
dan KYD
Form 05;
Form 05;
Form 05;
Form 05;
Kolom XI +
Kolom XI +
Kolom XI +
Kolom XI +
Form 06;
Form 06;
Form 06;
Form 06;
Kolom XXVIII Kolom XXVIII Kolom XXVIII Kolom XXVIII
II. E - II.F

II. E - II.F

II. E - II.F

II. E - II.F

Total
Total

Total
Total

Total

Total

((II.F+II.G)/
II.E) x 100%

Hasil pengurangan Jumlah Aktiva


Produktif dengan total SBI dan agunan
kredit (I.A.4 - II.A - II.B)
PPAP umum = (baki debet dikurangi
agunan likuid)*0.5%; PPAP khusus = (baki
debet dikurangi agunan likuid dan non
likuid yg diperhitungkan)* rate PPAP
Penjumlahan dari Total PPAP yang Telah
Dibentuk dari AP sesuai lapbul (PPAP yg
Telah Dibentuk + PPAP Dalam Rangka
Restrukturisasi) ditambah PPAP
Penempatan Pada Bank Lain
Total selisih antara PPAP yang Wajib
Dibentuk dengan PPAP yang Telah Dibentuk
sesuai Lapbul. Apabila PPAP yg Telah
Dibentuk lebih besar dari PPAPWD maka
kekurangan PPAP adalah 0.
(II.E per rekening - II.F per rekening)

A. Jumlah Agunan per Rekening : Step 3 dan Step 4


Kualitas
Agunan
Baki Debet

Step 1.

Likuid

Non Likuid Yang


Diperhitungkan
PPAP

1
1
1
2
2
2
3
4

100
1000
100
500
0
50
20
0

200
1000
0
100
100
100
50
200

500
300
100
300
300
300
100
250

500
300
100

E. Jumlah PPAP per Rekening : Step 6


Kualitas
Step 1.
Step 2.
Baki
Baki
Debet
Debet
Kualitas 1 Kualitas
2-4
a

1
1
1
2
2
2
3
4

500
300
100

Step 2.

Step 4.

Baki
Baki
Agunan Yang Diper
Debet
Debet
hitungkan Kual.1
Kualitas 1 Kualitas Agunan Likuid Maks
2-4
Baki Debet
f

IF ((b > d), d,b)

Kualitas

Agunan Yang Diper


hitungkan Kual. 2 - 4
Ag. Lik + Non Lik Maks
Baki Debet
IF ((b + c) > d), d,b + c)

100
300
100

Total
Agunan
Kualitas L

300
300
300
100
250

Step 5.

300
100
150
70
200

Total
Agunan
Kualitas KL
D
M

Step 6.

Kualitas

Step 3.

Step 4.

Agunan Yang
Diperhitungkan
Agunan Likuid
Maks Baki Debet

Agunan Yang
Diperhitungkan
Ag. Lik + Non Lik Maks
Baki Debet

IF ((b > d), d,b)

IF ((b + c) > d), d,b + c)

g x %PPAP

300
100
150
70
200

400
0
0
0
200
150
30
50

2
0
0
0
20
15
15
50

100
300
100
300
300
300
100
250

Step 3.

Baki Debet BD - Agunan


Agunan Yang
Yang Diper
Diperhitungkan hitungkan) *
%PPAP

Total
Agunan
Kualitas L
Total
Agunan
Kualitas KL
D
M

NERACA DAN LABA RUGI SETELAH TKS

NERACA DAN LABA RUGI SETELAH TKS


NERACA SEBELUM TKS
Aset non KYD dan PPBL 11.548.727 Kewajiban
Taksiran Pajak Penghasilan
Kredit/Penempatan BL
2.851.780 Total Kewajiban
PPAP Dibentuk
(537.500) Ekuitas
Total Kewajiban dan Ekuitas
Laba Rugi Lapbul

12.148.871
12.148.871
1.672.878
13.821.749
41.293

Laba Rugi Lapbul


Taksiran Pajak Penghasilan

41.293
(35)

Total Aset

Pendapatan

13.863.007

Laba Rugi Bersih Lapbul


Total Pasiva

41.258
13.863.007

LABA RUGI SEBELUM TKS


54.613 Beban

13.320

Beban

13.320

Laba Rugi Sblm Pajak


Taksiran Pajak Pengh

41.293
(35)

Laba Rugi Bersih TKS

41.258

NERACA SETELAH TKS


Aset non KYD dan PPBL 11.548.727 Kewajiban
Taksiran Pajak Penghasilan
Kredit/Penempatan BL
2.851.780 Total Kewajiban
PPAP Dibentuk
(537.500) Ekuitas
Kekurangan PPAP
(1.820.574) Total Kewajiban dan Ekuitas
-/-PPAP WD
(2.358.074)
Laba Rugi Lapbul
Kekurangan PPAP
Laba Rugi TKS
Taksiran Pajak Penghasilan
selisih THP
Laba Rugi Bersih TKS
Total Aset
12.042.433
Total Pasiva

Pendapatan

LABA RUGI SETELAH TKS


54.613 Beban
Kekurangan PPAP
Beban Stlh TKS
Laba Rugi Sblm Pajak
Taksiran Pajak Pengh
THP Seharusnya
selisih THP
Laba Rugi Bersih TKS

Step 1. Kekurangan PPAP menjadi faktor penambah beban dan mengurangi laba
Step 2. Taksiran Pajak Penghasilan dihitung ulang sesuai laba/rugi setelah PPAPWD
Step 3. Laba/rugi setelah PPAPWD masuk dalam figure neraca
Step 4. Kelebihan beban Taksiran Pajak Penghasilan mengurangi Taksiran Pajak Penghasilan di pos
Kewajiban Lain-lain

12.148.871
(35)
12.148.836
1.672.878
13.821.714
41.293
(1.820.574)
(1.779.281)
(35)
35
(1.779.281)
12.042.433

13.320
1.820.574
1.833.894
(1.779.281)
(35)
35
(1.779.281)

DAFTAR RINCIAN LABA RUGI GABUNGAN


Rekening - Rekening
Pendapatan Operasional
1. Pendapatan bunga
Beban Operasional
1. Beban bunga
2. Beban kerugian restrukturisasi kredit
3. Beban penyisihan penghapusan aset produktif
a. Surat berharga
b. Penempatan pada bank lain

c. Kredit yang diberikan


i. Kepada bank lain

ii. Kepada pihak ketiga bukan bank

Sandi
100

(Ribuan Rp)

Penjelasan

Form 02

Sesuai Laporan

Form 02
Form 02

Sesuai Laporan
Sesuai Laporan

Form 02

Sesuai Laporan
sandi 174 + total kekurangan PPAP yg Wajib
Dibentuk untuk Penempatan pada Bank Lain
(dikecualikan untuk Giro).

150
172
173
174

175

sandi 175 + total kekurangan PPAP yg Wajib


Dibentuk untuk Kredit yg Diberikan kpd Bank Lain.

176

sandi 176 + total kekurangan PPAP yg Wajib


Dibentuk untuk Kredit yg Diberikan kpd Pihak
Ketiga Bukan Bank.
Sesuai Laporan
Sesuai Laporan
Sesuai Laporan
Sesuai Laporan

4. Beban pemasaran
5. Beban penelitian dan pengembangan
6. Beban administrasi dan umum
7. Beban Lainnya
Laba Operasional
Rugi Operasional
Pendapatan Non Operasional
Beban Non Operasional
Laba Non Operasional
Rugi Non Operasional
Laba Tahun Berjalan
Rugi Tahun Berjalan
Taksiran Pajak Penghasilan

180
190

Jumlah Laba
Jumlah Rugi

410
420

250
260
300
350
360
370
380
390
400

Form 02
Form 02
Form 02
Form 02

Setelah disesuaikan dengan kekurangan PPAP


Setelah disesuaikan dengan kekurangan PPAP
Setelah disesuaikan dengan kekurangan PPAP
Setelah disesuaikan dengan kekurangan PPAP
Sandi 400 dikurangi selisih THP akibat kenaikan
beban PPAP sandi 173,174,175, dan 176.
Nominal setelah TKS

NERACA BULANAN BPR BESERTA REKENING ADMINISTRATIF GABUNGAN


Nama BPR
Alamat Kantor
Kota
Laporan akhir bulan :
Tanggal Cetak :
No

Sandi
Pos - pos

Sandi

ASET
1 Kas
2 Kas dalam valuta asing
3 Surat berharga
4 Pendapatan bunga yang akan diterima
5 Penempatan pada bank lain
-/- Penyisihan penghapusan aset produktif

100
102
110
120
130
131

6 Kredit yang diberikan


-/- Penyisihan penghapusan aset produktif

140
141

7 Agunan yang diambil alih


8 Aset tetap dan inventaris
-/- Akumulasi penyusutan dan penurunan nilai
9 Aset tidak berwujud
-/- Akumulasi amortisasi dan penurunan nilai
10 Aset antarkantor
11 Aset lain-lain
TOTAL ASET

200
210
211
220
221
230
270
290

(Ribuan Rp.)
Jumlah

Penjelasan

Form 01
Sesuai laporan
Form 01
Sesuai laporan
Form 01
Sesuai laporan
Form 01
Sesuai laporan
Form 01
Sesuai laporan
PPAP Wajib Bentuk PPAP Form 05 + total kekurangan
Penempatan pada
PPAP yg Wajib Dibentuk utk
Bank Lain Form KAP
Penempatan pada Bank Lain
(kecuali Jenis Giro)
Form 01
Sesuai laporan
PPAP Wajib Bentuk PPAP Form 06 + total kekurangan
Kredit Yang Diberikan PPAP yg Wajib Dibentuk untuk
Form KAP
Kredit yg Diberikan.
Form 01

Sesuai laporan

Form 01

Sesuai laporan

Form 01

Sesuai laporan

Form 01
Form 01
Total

Sesuai laporan
Sesuai laporan

NERACA BULANAN BPR BESERTA REKENING ADMINISTRATIF GABUNGAN


Nama BPR
Alamat Kantor
Kota
Laporan akhir bulan :
Tanggal Cetak :
No

Sandi
Pos - pos

KEWAJIBAN
1 Kewajiban segera
2 Utang bunga
3 Utang pajak
4 Simpanan
a. Tabungan
b. Deposito
5 Simpanan dari bank lain
6 Pinjaman diterima
7 Dana setoran modal - kewajiban
8 Kewajiban imbalan kerja
9 Pinjaman subordinasi
10 Modal pinjaman
11 Kewajiban antarkantor
12 Kewajiban lain-lain

TOTAL KEWAJIBAN

Sandi

(Ribuan Rp.)
Jumlah

Penjelasan

300
310
320

Form 01
Form 01
Form 01

Sesuai laporan
Sesuai laporan
Sesuai laporan

330
340
360
370
400
410
420
430
440
470

Form 01

Sesuai laporan

Form 01
Form 01
Form 01
Form 01
Form 01
Form 01
Form 01

Sesuai laporan
Sesuai laporan
Sesuai laporan
Sesuai laporan
Sesuai laporan
Sesuai laporan
Sesuai laporan
Nilai awal Kewajiban Lain2 selisih nilai THP oleh karena
adanya kenaikan beban PPAP di
LR Stlh TKS sandi 174 , 175 dan
176

480

TOTAL

NERACA BULANAN BPR BESERTA REKENING ADMINISTRATIF GABUNGAN


Nama BPR
Alamat Kantor
Kota
Laporan akhir bulan :
Tanggal Cetak :
No

Sandi
Pos - pos

EKUITAS
1 Modal
a. Modal dasar
b. Modal yang belum disetor -/-

c. Agio
d. Disagio -/e. Modal sumbangan
Dana setoran modal - ekuitas dan kewajiban

Laba/Rugi yang belum direalisasi

Surplus revaluasi aset tetap

Saldo laba
a. Cadangan umum
b. Cadangan tujuan
c. Laba/Rugi
1) Tahun-tahun yang lalu
i. Laba
ii. Rugi -/2) Tahun berjalan
i. Laba
ii. Rugi -/Jumlah Ekuitas
Total Kewajiban dan Ekuitas

Sandi

501
502

(Ribuan Rp.)
Jumlah

Penjelasan

Form 01

Sesuai
Sesuai
Sesuai
Sesuai
Sesuai
Sesuai

520

Form 01

Sesuai laporan

530

Form 01

Sesuai laporan

541
542

Form 01
Form 01
Form 01

Sesuai laporan
Sesuai laporan
Sesuai laporan

543
544

Form 01
Form 01

Sesuai laporan
Sesuai laporan

503
504
505
510, 400

545
546
580
590

Form 01
Form 01
Form 01
Form 01
Form 01

laporan
laporan
laporan
laporan
laporan
laporan

Nominal setelah TKS


(Laba Rugi Stlh TKS)
Total
Total Kew. + Ekuitas

PERMODALAN

FAKTOR PERMODALAN

Keterangan

Bobot
Resiko

Nominal

Penjelasan
ATMR

Agunan

Gol. Debitur

Penjamin

Jenis
Penggunaan

I. AKTIVA TERTIMBANG MENURUT RISIKO


1. AKTIVA NERACA
1.1 Kas

45.695

0%

Form 01 sandi 100 dan 102

0%

Form 01 sandi 110

538.065

0%

0 Likuid : 1, 2, 3
Non Likuid : 5

(diambil nilai terendah antara Baki Debet dengan


Agunan)

1.2 Sertifikat Bank Indonesia(SBI)


Penjamin, golongan debitur dan bagian yg dijamin tidak diperhitungkan :
Asumsi 1 : Agunan baik likuid dan non likuid >/= 100% dari Baki Debet :
1.3 Kredit dengan agunan berupa SBI, deposito & tabungan
pada bank ybs yg diblokir disertai surat pencairan serta emas &
logam mulia. *)

Asumsi 2 : Jika nilai agunan < 100% baki debet, maka untuk bagian baki debet yang ter-cover oleh agunan adalah sebesar bobot risiko 0%.
Selebihnya jika pembobotan risiko tergantung pada golongan debitur.
Penjamin dan bagian yang dijamin tidak diperhitungkan :
1.4 Kredit kepada Pemerintah Pusat *)
1.5 Giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan serta
tagihan lainnya kepada bank lain *)
1.6 Kredit kepada atau yang dijamin oleh bank lain atau
Pemerintah Daerah *)
1.6.a Kredit kepada Bank lain dan Pemda *)

0%

262.593

20%

20%

0 Likuid : 12
800
Non Likuid : 6,7,8,9,10,11,12
52.519
Form 05 (sandi jenis 10,20,25,30,35,40)
0
Likuid : 12
Non Likuid : 6,7,8,9,10,11,12

600, 601, 700,


805, 901

Likuid : 12
Non Likuid : 6,7,8,9,10,11,12

600, 601, 700,


805, 901

Penjamin dan bagian yang dijamin diperhitungkan :


1.6.b Kredit yang dijamin oleh bank lain atau Pemda *)

PERHITUNGAN ATMR PADA FORM KYD


agunan
liquid

Step 1.3.
agunan
non likuid

Ag. Lik
Agu.
Kolom
jenis sandi Non.Lik
XXII; Baki
1,2,3
jenis sandi
debet atau
5
Ag. Lik +
Ag. NL
mana yg
lbh rendah

Baki debet
sisa kriteria
1.3 yg lebih
besar dr ag.
Lik + ag. NL

(Baki debet
sisa kriteria
1.3 yg lebih
besar dr ag.
Lik + ag. NL) PPAPWD*

d dengan
kriteria gol
debitur 800;
Pemerintah
Pusat

d-e

f dengan
kriteria gol
debitur 600,
601, 700, 901,
805 (bank lain
dan pemda)

f-g

Baki debet
diluar kriteria
1.3

Baki debet
diluar kriteria
1.3 PPAPWD*

d dengan
kriteria gol
debitur 800;
Pemerintah
Pusat
Baki debet
diluar kriteria
1.3 dan 1.4

f dengan
kriteria gol
debitur 600,
601, 700, 901,
805 (bank lain
dan pemda)

1.3 ATMR

Step 1.4.
baki debet sisa BD - PPAPWD
setelah 1.3

1.4 - ATMR

Step 1.6.a.
BD sisa
1.6.a. - ATMR
setelah 1.4

Step 1.6.b.
BD sisa
1.6.b - ATMR
setelah 1.6.b

h dengan
kriteria gol
penjamin 600,
601, 700, 901,
805 (bank lain
dan pemda)

Baki debet
h dengan
diluar kriteria kriteria gol
1.3, 1.4, 1.6.a penjamin 600,
601, 700, 901,
805 (bank lain
dan pemda)

AKTIVA TERTIMBANG MENURUT RISIKO


Nama bank :
Bulan :

Penjelasan

Nominal

Bobot
Resiko

ATMR

40%

a. x b.

Likuid : 12
Non Likuid : 6,7,8,9,10,11,12

1.8.a Kredit kepada BUMN/BUMD *)

50%

a. x b.

Likuid : 12
Non Likuid : 6,7,8,9,10,11,12

1.8.b Kredit yang dijamin oleh BUMN/BUMD *)

50%

a. x b.

Likuid : 12
Non Likuid : 6,7,8,9,10,11,12

1.9 Kredit kepada Pegawai/Pensiunan

50%

a. x b.

Likuid : 12
Non Likuid : 6,7,8,9,10,11,12

1.10 Kredit kepada Usaha Mikro/Kecil

85%

a. x b.

a. Perorangan

100%

a. x b.

Likuid : 12
Non Likuid : 6,7,8,9,10,11,12

b. Koperasi

100%

a. x b.

c. Kelompok dan Perusahaan lainnya

100%

a. x b.

Likuid : 12
Non Likuid : 6,7,8,9,10,11,12
Likuid : 12
Non Likuid : 6,7,8,9,10,11,12

1.12 Aktiva Tetap dan Inventaris (nilai buku)

100%

a. x b.

1.13 Aktiva lainnya selain tersebut diatas

100%

a. x b.

Keterangan

Agunan

Gol. Debitur

Penjamin

Jenis
Penggunaan

Penjamin dan bagian yang dijamin tidak diperhitungkan :


1.7 Kredit Pemilikan Rumah(KPR) yang dijamin oleh hak
tanggungan pertama dengan tujuan untuk dihuni *)

Non Pemerintah Non dijamin oleh Form 06; sandi 31;


Pusat, Pemda dan Pemda dan Bank jenis penggunaan
Bank lain
lain
KPR dgn hak
tanggungan I

Penjamin dan bagian yang dijamin diperhitungkan :


1.8 Kredit kepada atau yang dijamin oleh BUMN/BUMD *)
Form 06; sandi
832, 834; BUMN
dan BUMD

Form 06; sandi 874

Non dijamin oleh


Pemda dan Bank
lain

Non KPR

Form 06; sandi


832, 834; BUMN
dan BUMD

Non KPR

Form 06; sandi


880; asuransi
jiwa

Non KPR

Plafond akad per rekening yang nilainya < Rp 500jt

1.11 Kredit kepada atau yang dijamin oleh :

Jumlah

*) diisi dengan kolom baki debet dikurangi PPAP wajib dibentuk

Total

Form 06; sandi


874, 875;
perorangan

Form 08; sandi


870; Koperasi
sandi selain 600,
601, 700, 800,
805,870, 901, 832,
834, 874, 875
Form 01 (210 - 211 + 220 - 221); aset tetap, inventaris dan aset tdk berwujud net

Form 01 (120+200+230+270); Pendapatan bunga yg akan diterima, AYDA, Aset antar


kantor dan Aset lain-lain

PERHITUNGAN ATMR PADA FORM KYD


Step 1.7
BD sisa setelah
1.7 - ATMR
1.6.b

Step 1.8.a
BD sisa
1.8.a - ATMR
setelah 1.7

Step 1.8.b.
BD sisa
1.8.b - ATMR
setelah 1.8.a

Step 1.9
BD sisa
1.9 - ATMR
setelah 1.8.b

h- i

j dengan
kriteria jenis
penggunaan 31;
KPR

j-k

l dengan
kriteria gol.
Debitur 832,
834; BUMN
dan BUMD

l-m

n dengan
kriteria gol.
Penjamin
832,834;
BUMN dan
BUMD *
(persentase yg
dijamin)

n- o

p dengan
kriteria gol.
debitur 874;
pegawai dan
gol. Penjamin
800; asuransi
jiwa

Baki debet
diluar kriteria
1.3, 1.4, 1.6

j dengan
kriteria jenis
penggunaan 31;
KPR
Baki debet
diluar kriteria
1.3, 1.4, 1.6, 1.7

l dengan
kriteria gol.
Debitur 832,
834; BUMN
dan BUMD
Baki debet
diluar kriteria
1.3, 1.4, 1.6,
1.7, 1.8.a

n dengan
kriteria gol.
Penjamin
832,834;
BUMN dan
BUMD *
(persentase yg
dijamin)
Baki debet
diluar kriteria
1.3, 1.4, 1.6,
1.7, 1.8.a dan
1.8.b

p dengan
kriteria gol.
debitur 874;
pegawai dan
gol. Penjamin
800; asuransi
jiwa

PERHITUNGAN ATMR PADA FORM KYD


Step 1.10
BD sisa
1.10 - ATMR
setelah 1.9

Step 1.11.a
BD sisa
1.11.a setelah 1.10
ATMR

Step 1.11.b
BD sisa setelah
1.11.b 1.11 a
ATMR

Step 1.11.c
BD sisa setelah 1.11.c - ATMR
1.11 b

p- q

r dengan
kriteria
BD/jumlah
rekening <
500juta

r-s

t dengan
kriteria
gol.
Penjamin
874, 875;
perorangan

t-u

t dengan
kriteria gol.
Penjamin
870; koperasi

v-w

Baki debet
diluar kriteria
1.3, 1.4, 1.6,
1.7, 1.8, 1.9

r dengan
kriteria
BD/jumlah
rekening <
500juta

Baki debet
diluar kriteria
1.3, 1.4, 1.6,
1.7, 1.8, 1.9,
1.10, 1.11.a dan
1.11.b

Baki debet
diluar kriteria
1.3, 1.4, 1.6,
1.7, 1.8, 1.9,
1.10

t dengan
kriteria
gol.
Penjamin
874, 875;
perorangan Baki debet diluar
t dengan
kriteria 1.3, 1.4,
kriteria gol.
1.6, 1.7, 1.8, 1.9,
Penjamin
1.10, 1.11.a
870; koperasi

NAMA :
BULAN :
KETERANGAN
II. MODAL
1. Modal Inti
1.1 Modal disetor

1.2 Agio
1.3 Disagio (-/-)
1.4 Modal sumbangan
1.5 Dana Setoran Modal - Ekuitas
1.6 Cadangan Umum
1.7 Cadangan tujuan
1.8 Laba tahun-tahun lalu
1.9 Rugi tahun-tahun lalu (-/-)
1.10 Laba tahun berjalan setelah dikurangi
kekurangan PPAP (50% setelah THP)

JUMLAH
SETIAPKOMP
a

DIPERHI
TUNGKAN
b

1,00

a. x b.

Form 01 sandi 503


Form 01 sandi 504
Form 01 sandi 505
form 01 sandi 510
Form 01 sandi 541
Form 01 sandi 542
Form 01 sandi 543
Form 01 sandi 544

1,00
1,00
1,00
1,00
1,00
1,00
1,00
1,00
0,50

a. x b.
a. x b.
a. x b.
a. x b.
a. x b.
a. x b.
a. x b.
a. x b.
a. x b.

1,00

a. x b.

1.12 Goodwill (-/-)


1.13 Agunan yang diambil alih (AYDA) yang
telah melampaui 1 (satu) tahun sejak tanggal
pengambilalihan (-/-)

Total

Penjelasan

(Form 01 sandi 501 form 01 sandi 502)

1.11 Rugi tahun berjalan (-/-)

Sub Total

JUMLAH

Hasil dari pengurangan modal dasar


dengan modal yang belum disetor.

Laba tahun berjalan (Form 02 sandi


380) dikurangi kekurangan PPAP pada
form KAP (Form KAP II.G) . Lalu hasilnya
sebagai dasar perhitungan PPh
pengurang (Sesuai THP 2011). Hasil
akhir laba tahun berjalan net PPh
dikali 50%.
Merupakan nilai dari nilai rugi/laba
tahun berjalan dikurangi kekurangan
PPAP.

Total
-

1,00
1,00

Dibiarkan kosong. (tidak lagi berlaku)


Diambil periode jatuh tempo yang
lebih lampau dari periode laporan.

PERHITUNGAN KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM (KPMM)


NAMA :
BULAN :
KETERANGAN

JUMLAH
SETIAPKOMP
a

1.12 Goodwill (-/-)


1.13 Agunan yang diambil alih (AYDA) yang
telah melampaui 1 (satu) tahun sejak tanggal
pengambilalihan (-/-)
1.15 Jumlah Modal Inti
2. Modal Pelengkap
2.1 Surplus Cadangan Revaluasi Aktiva Tetap Form 01 sandi 530
2.2 Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif
Umum (Maks 1.25% dari ATMR)

2.4 Pinjaman Subordinasi


(Maks. 50% dari modal inti)

IV. JUMLAH KEKURANGAN MODAL (III-II.3)


V. RASIO MODAL (CAR) = (II.3 : ATMR) x 100%

JUMLAH
c
a. x b.
a. x b.

Penjelasan

Dibiarkan kosong. (tidak lagi berlaku)


Form AYDA kriteria periode jatuh
tempo yang lebih lampau dari periode
laporan.

a. x b.
1,00
Max. 1.25%
dr. ATMR

Max. 50 %
modal inti

2.5 Jumlah Modal Pelengkap (maks 100% dari


modal inti)
3. Jumlah Modal (1.15 + 2.5)
III. MODAL MINIMUM (8% DARI ATMR)

DIPERHI
TUNGKAN
b
1,00
1,00

a. x b.
Merupakan PPAPWD untuk Aktiva
Produktif kualitas Lancar (Form KAP
II.E) di mana maks. Adalah 1.25% dari
nilai ATMR. (Form ATMR )
Nilai dari Pinjaman Subordinasi (Form
01 sandi 420) di mana Maks. 50% dari
nilai modal inti (No. 1.15). Apabila
modal inti bernilai negatif maka nilai
maks. Modal pelengkap adalah nul.

Max.100
%dr.Mdl.Inti
1.15 + 2.5
8% x Form Merupakan hasil dari perkalian 8%
ATMR
pada nilai ATMR setelah di bobot
sesuai risiko. (Form ATMR)
III. - II.3
(II.3 / ATMR) x 100%

RENTABILITAS

FAKTOR RENTABILITAS

FAKTOR RENTABILITAS

ROA DAN BOPO


Mapping

Total Aset Neraca TKS

Data 12 Bulan
Terakhir

Total Aset

LR Sebelum Pajak (n - (n-1));


ref.LR TKS

LR Kotor
Posisi
3,571,887
247,700
411,292
746,367
931,922
-2,041,823
-1,936,406
225,562
-1,707,063
1,702
-43,521
-6,035
-1,779,281

LR Kotor
Mutasi

Pend Opr (n - (n-1));


ref.LR TKS

Pend Opr
Posisi
17,614,145
1,383,264
2,691,355
4,160,756
5,570,758
6,929,973
8,411,010
9,936,897
11,804,708
147,165
72,400
83,886
51,996

Pend Opr
Mutasi

Jan-12
100,289,521
247,700
1,383,264
Feb-12
98,680,059
163,592
1,308,091
Mar-12
99,980,167
335,075
1,469,401
Apr-12
99,031,061
185,555
1,410,002
May-12
97,215,381
-2,973,745
1,359,215
Jun-12
102,787,898
105,417
1,481,037
Jul-12
107,651,740
2,161,968
1,525,887
Aug-12
103,574,585
-1,932,625
1,867,811
Sep-12
18,236,173
1,708,765
-11,657,543
Oct-12
30,991,808
-45,223
-74,765
Nov-12
31,012,246
37,486
11,486
Dec-12
12,042,433
-1,773,246
-31,890
Jumlah
901,493,072
-1,779,281
51,996
Rata-Rata per
Bulan
75,124,423
a.
Rasio LR terhadap rata-rata volume usaha (%)
b.
Rasio Jumlah Biaya Operasional terhadap Jumlah Pendapatan Operasional

Biaya Opr (n - (n-1));


ref.LR TKS

Biaya Opr
Posisi
13,783,313
1,125,971
2,265,212
3,384,124
4,600,707
8,299,917
9,656,005
9,378,825
12,765,802
159,141
115,668
92,428
1,833,324

Biaya Opr
Mutasi
1,125,971
1,139,241
1,118,912
1,216,583
3,699,210
1,356,088
-277,180
3,386,977
-12,606,661
-43,473
-23,240
1,740,896
1,833,324

-2.37%
3525.89%

LIKUIDITAS

FAKTOR LIKUIDITAS

FAKTOR LIKUIDITAS

FAKTOR LIKUIDITAS

PERHITUNGAN CASH RATIO


NAMA BANK :
BULAN :
KETERANGAN
Rasio Alat Likuid Terhadap Hutang Lancar
1. Kas
2. Giro
3. Selisih lebih tabungan antar bank (3a-3b)
a. Tabungan pada bank lain
b. Tabungan bank lain pada bank
4. Jumlah alat likuid (1+2+3)
5. Kewajiban-kewajiban yang segera dapat dibayar

6. Tabungan
7. Deposito berjangka
8. Jumlah hutang lancar (5+6+7)
9. Cash Ratio (4:8) x 100%

NOMINAL

Form 01 sandi 100,102


Form 05; Kolom IX; sandi
jenis 10

Penjelasan

Hasil penjumlahan dari nominal kas dan kas


dalam valuta asing.
Nilai Giro dari Penempatan pada Bank Lain.

3.a - 3.b minimal 0

Jika Tabungan bank lain pada BPR > Tabungan


pada bank lain maka dihitung nul.
Form 05; Kolom IX; sandi Nilai Tabungan Pada Bank Lain dari
jenis 20 dan 25
Penempatan pada Bank Lain.
Form 14; Kolom VIII; sandi Nilai Tabungan dari Bank Lain dari Simpanan
jenis 20
Dari Bank Lain.
1. + 2. + 3.
(Form 01 sandi 300, 320) + Total nilai dari akun Kewajiban Segera ,Utang
(Form 11 sandi 20, 40) Pajak dan Utang Bunga yang Sudah Jatuh
Tempo.
Form 12; Kolom IX
Nilai Tabungan yang berasal dari Pihak Ketiga
Bukan Bank.
Form 13; Kolom VIII
Total Nilai Deposito dari Pihak Ketiga.
5. + 6. + 7.
4. / 8.

Jumlah alat likuid / Jumlah hutang lancar

PERHITUNGAN LOAN TO DEPOSIT RASIO


NAMA :
BULAN :
KETERANGAN

NOMINAL

PENJELASAN

Rasio Kredit Terhadap Dana


1. Simpanan Pihak Ketiga (1a + 1b)
1.a Tabungan
1.b Deposito
2. Bank Indonesia

3. Simpanan/Pinjaman dari Bank Lain lebih dari 3 bln


3.a Deposito berjangka

3.b Pinjaman yang diterima

4. Pinjaman yang diterima dari pihak ketiga bukan


bank lebih dari 3 bulan
5. Modal Pinjaman
6. Modal Inti
7. Jumlah Dana (1+2+3+4+5+6)

1.a + 1.b
(Form 01 sandi 330)
(Form 01 sandi 340)
(Form 15; Kolom X;
Gol.Kreditur 001)

Nilai baki debet dari total pinjaman yang diterima dari Bank
Indonesia.

3a. + 3b.
Deposito berjangka dan tabungan dr bank lain yang memiliki
periode dari jangka waktu ( tanggal mulai - jatuh tempo) > 3
bulan.
(Form 15; Kolom X; sandi
Pinjaman yg diterima dr bank lain yang memiliki periode
Gol.Kreditur 600, 601,700,901) dari jangka waktu ( tanggal mulai - jatuh tempo) > 3 bulan.
Form 14; Kolom VIII; sandi
jenis 20, 30

(Form 15; Kolom X; sandi


Gol.Kred, 800 - 890)
Form 01 sandi 430
Form KPMM

Nilai baki debet dari total pinjaman yang diterima selain


dari Bank Indonesia dan Bank lain.
Nilai modal inti pada perhitungan KPMM

1. + 2. + 3. + 4. + 5. + 6.

8. Kredit yang diberikan


8.a Kredit Kepada Bank Lain
8.a.1 Kredit Kepada Bank Lain lebih dari 3 bulan

8.a.2 Pembiayaan bersama


8.b Kredit kepada pihak ketiga bukan bank
8.c Antar Bank Pasiva
8.c.1 Pembiayaan bersama (-/-)

8.a.1. + 8.a.2
Form 06; Kolom XXII; sandi
Gol.Deb 600, 601,700,901

Kredit yg diberikan kpd bank lain yang memiliki periode dari


jangka waktu ( tanggal mulai - jatuh tempo) > 3 bulan.

0
Dibiarkan kosong. (tidak lagi berlaku)
Form 06 sandi Gol.Deb 800 s.d. Kredit yg diberikan kepada pihak ketiga bukan bank.
890)
0

9. Jumlah Kredit

8.a + 8.b + 8.c

10. Loan to Deposit Ratio (9:7) * 100 %

(9 / 7)*100%

Dibiarkan kosong. (tidak lagi berlaku)

MANAJEMEN

FAKTOR MANAJEMEN

BATAS MAKSIMUM PEMBERIAN KREDIT

FAKTOR BMPK

HASIL PENILAIAN TKS

HASIL PENILAIAN TKS

HASIL PENILAIAN TKS


[1]
Faktor
Permodalan (Capital)
A.Total Faktor Permodalan
Kualitas Aset (Asset
Quality)
B.Total Faktor Kualitas Aset
Manajemen
C.Total Faktor Manajemen
Rentabilitas (Earnings)
D.Total Faktor Rentabilitas
Likuiditas (Liquidity)

[2]
[3]
[4]
[5]
[6]
Rasio/penilaian
Bobot Komponen
Nama
Nilai
Nilai Kredit (NK) Bobot Komponen
dalam Faktor
NK Komponen
CAR
<Hasil Perhit. Rasio> <Hasil konversi [2]>
30%
100% <perkalian [3] x [5]>
30% <jumlah [4]> 100% <jumlah [5]> <jumlah [6]>
APYD
<Hasil Perhit. Rasio> <Hasil konversi [2]>
25% [25% / 30%] 83,33% <perkalian [3] x [5]>
PPAP
<Hasil Perhit. Rasio> <Hasil konversi [2]>
5% [5% / 30%] 16,67% <perkalian [3] x [5]>
30%
100% <jumlah [6]>
Umum
<Hasil Penilaian>
<Hasil konversi [2]>
10%
[10% / 20%] 50% <perkalian [3] x [5]>
Risiko
<Hasil Penilaian>
<Hasil konversi [2]>
10%
[10% / 20%] 50% <perkalian [3] x [5]>
20%
100% <jumlah [6]>
ROA
<Hasil Perhit. Rasio> <Hasil konversi [2]>
5%
[5% / 10%] 50% <perkalian [3] x [5]>
BOPO
<Hasil Perhit. Rasio> <Hasil konversi [2]>
5%
[5% / 10%] 50% <perkalian [3] x [5]>
10%
100% <jumlah [6]>
CR
<Hasil Perhit. Rasio> <Hasil konversi [2]>
5%
[5% / 10%] 50% <perkalian [3] x [5]>
LDR
<Hasil Perhit. Rasio> <Hasil konversi [2]>
5%
[5% / 10%] 50% <perkalian [3] x [5]>
10%
100% <jumlah [6]>

E.Total Faktor Likuiditas


I.Jumlah Faktor CAMEL
II.NK Pengurang dari Pelanggaran BMPK
III.Hasil Penilaian Tingkat Kesehatan

[7]

[8]
Predikat

NK Faktor
[4]x[5]x[6]

<konversi [7]>
-

[4]x[5]x[6]

<konversi [7]>
-

[4]x[5]x[6]

<konversi [7]>
-

[4]x[5]x[6]

<konversi [7]>
-

[4]x[5]x[6]
<konversi [7]>
<jumlah [7]> <konversi [7]>
<Hasil konversi>
[I]-[II]
<konversi [7]>